Anda di halaman 1dari 5

TUGAS TREND DAN ISSU KEPERAWATAN

Mata Kuliah : Perkembangan Ilmu Keperawatan & Issue Terkini dalam


keperawatan
Dosen : Suryani, SKp., MHSc, PhD

Di Susun oleh:
Dilfera Hermiati
220120140039

PROGRAM STUDI MAGISTER KEPERAWATAN


FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN
UNIVERSITAS PADJADJARAN
2015
ARAH PENDIDIKAN KEPERAWATAN DIMASA YANG AKAN DATANG
SESUAI DENGAN TREND DAN ISU KEPERAWATAN TERKINI

Prospek perawat profesional di masa depan sangat ditentukan oleh banyak


faktor, mulai faktor keadaan kestabilan sosial-ekonomi-politik, teknologi yang
semakin maju dan faktor internal pada diri perawat sendiri.
Perubahan ekonomi membawa dampak terhadap pengurangan berbagai
anggaran untuk pelayanan kesehatan, sehingga berdampak terhadap orientasi
pelayanan kesehatan / keperawatan dari lembaga sosial ke orientasi bisnis.
Pelayanan kesehatan dihadapkan pada suatu dilema, di satu sisi harus mengurangi
beberapa alokasi anggaran di sisi yang lain mutu asuhan kesehatan / keperawatan
harus ditingkatkan. Keadaan ini ditunjang dengan keadaan politik yang semakin
tidak menentu. Para elit politik, baik eksekutif maupun legislatif, lebih berperan
sebagai seorang penguasa yang selalu membenarkan semua tindakannya untuk
kepentingan golongan / kelompok tertentu, sedikit sekali yang perduli dengan
masalah yang dihadapi anak bangsa, khususnya masalah kesehatan.
Sedangkan perubahan kependudukan

dengan bertambahnya

jumlah

penduduk di Indonesia dan bertambahnya umur harapan hidup, maka akan


membawa

dampak

terhadap

lingkup

dari

praktek

keperawatanyang

mengakibatkan terjadinya kekurangan perawat, sehinggauntuk mengatasinya


profesi perawat dapat memilih untuk bermitra dengan sekolah-sekolah
keperawatan dan fasilitas medis dalam kapasitas mendukung, untuk membantu
mengakhiri kekurangan tersebut. Penyakit HIV-AIDS akan menjadi masalah
utama kesehatan dan keperawatan di masa depan sehingga perawat dituntu untuk
lebih memperdalam pengetahuan dan bekerja sama dengan interdisciplinary
lainnya (Archer, 2010).

Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kesehatan / keperawatan. Pada Era


sekarang identik dengan era komputerisasi, sehingga perawat dituntut untuk
menguasai teknologi komputer didalam melaksanakan MIS (Management
Information System) baik di tatanan pelayanan maupun Pendidikan Keperawatan.
Perubahan yang diharapkan terjadi pada diri perawat di masa depan adalah
sebagai sosok perawat profesional, yang dapat dilihat dari perannya. Peran
perawat yang utama di masa depan adalah mempertahankan perawat sebagai
profesi dengan menjaga citra perawat di hati masyarakat dan berpartisipasi aktif
dalam pembangunan kesehatan baik tingkat kabupaten, provinsi dan nasional
dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan pada umumnya. Hal ini berkaitan
dengan tuntutan profesi dan tuntutan global bahwa setiap perkembangan dan
perubahan memerlukan peran aktif secara profesional dengan mmperhatikan
setiap perubahan yang terjadi di Indonesia. Selain itu keperawatan dimasa yang
akan datang dapat diarahkan kepada profesionalisme dengan spesialisasi bidang
keperawatan.

Potret perawat masa depan adalah perawat yang mempunyai 6 E


(Environmental safety; Excellence,

Eclecticism, Enthusiasm, Effort and

Endurance). Perawat harus tanggap dan dinamis dalam perubahan yang sudah dan
akan terus terjadi di masa depan.
Ciri khas lain perawat masa depan adalah selalu melaksanakan perannya
yang terbaik dan berpandangan luas didalam menyelesaikan permasalahan.
Diharapkan di masa depan perawat mempunyai semangat dan motivasi yang
tinggi ditunjang dengan berbagai aktifitas / kegiatan yang dilaksanakan. Ciri khas

yang terpenting, perawat harus mempunyai suatu daya tahan yang tinggi dan tidak
pantang menyerah dalam meraih tujuan profesionalisme.

BAGAIMANA PROSPEK PENEMPATAN PERAWAT DI MASA DEPAN?


Perubahan sosial ekonomi dan politik, kependudukan, dan IPTEK akan
berdampak terhadap perubahan penempatan perawat, yang meliputi bentuk
praktik keperawatan, pendidikan keperawatan dan perkembangan IPTEK
keperawatan. Perawat pada abad mendatang akan menghadapi suatu kesempatan
dan tantangan yang sangat luas sekaligus suatu ancaman (Chitty, 1997: 470 )
Tantangan terhadap praktek keperawatan

harus dianggap sebagai

tantangan, karena adanya (1) pengurangan anggaran dalam system pelayanan


kesehatan; (2) Otonomi dan akontabilitas; (3) Perkembangan Teknologi; (4)
Perbedaan batas kewenangan praktek.
1. Tatanan Pelayanan Kesehatan
Tempat praktek keperawatan di masa depan meliputi pada tatanan klinik
(RS); komunitas; dan praktek mandiri di rumah / berkelompok (sesuai SK
MENKES R.I 1239/2001 tentang registrasi dan praktik keperawatan).
2. Pendidikan Keperawatan
Dalam menunjang perkembangan dan proses profesionalisasi keperawatan
Indonesia, maka diperlukan dukungan sumber daya manusia (perawat)
yang berkualitas. Oleh karena itu institusi pendidikan akan memberikan
kesempatan kepada para lulusannya, khususnya yang mempunyai
kualifikasi baik, untuk bekerja sebagai staf pengajar. Bagi para lulusan

yang masih mampu melanjutkan penddikan, dapat meneruskan ke Starta 1


(di Program Studi Ilmu Keperawatan) sampai dengan tingkat doctoral.
3. Bekerja Di Luar Negeri Sebagai Tenaga Profesional
Kesempatan bagi para perawat untuk bekerja di Luar Negeri sebagai
tenaga profesional telah dibuka, akan tetapi sampai dengan saat ini, jumlah
tenaga perawat yang bekerja sangat sedikit. Sedikitnya jumlah perawat
yang dapat bekerja di Luar negeri lebih disebabkan faktor (1) kurangnya
kemampuan perawat dalam berbahasa Inggris, sehingga selalu gagal setiap
mengikuti seleksi; dan (2) kurangnya motivasi perawat untuk bekerja di
luar negeri, karena faktor tidak ingin jauh dengan keluarga
4. Lain Lain: Swasta Dan Atau Jalur Non Liner Lainnya (Bumn, Pabrik,
Klinik Dll) Dan Legislatif / Eksekutif (Pemerintahan)
Dari beberapa data yang ada, profesi perawat masih sangat diminati untuk
bekerja sebagai karyawan di swasta maupun BUMN (Pabrik Obat) baik
sebagai tenaga praktisi di Klinik maupun sebagai managerial. Di masa
depan diharapkan perawat juga mampu berkiprah dalam kancah
pemerintahan dan atau legislatif. Hal ini akan sangat mendukung profesi
perawat ikut berpartisipasi dalam menentukan suatu kebijakan-kebijakan
pembangunan, yang tentunya akan berdampak positif bagi perawat dalam
memperoleh kesempatan.
DAPUS:
Archer,
C.
2010.
Nursing
Trends
in
Education.
http://www.ehow.com/about_6393121_nursing-trends-education.html.
Diakses
tanggal 21 Maret 2015.