Anda di halaman 1dari 13

I.

Tujuan Percobaan
Mahasiswa dapat mengetahui proses pembuatan amyl asetat dari reaksi antara
alcohol primer dengan asam karboksilat.
II. Alat yang digunakan
-

Gelas Kimia 250 ml dan 500 ml

- Thermometer

Gelas ukur

- Hot plate

Corong gelas

- Neraca analitik

Corong pisah

- Statif dan klem

Botol aquadest

- Gelas ukur

Pengaduk

- Peralatan destilasi

Pipet ukur

- Bola karet

Kaca arloji

III. Bahan yang digunakan


-

Amyl alkohol

Asam asetat glasial

Asam sulfat pekat 96 - 98%

Natrium bikarbonat (NaHCO) jenuh

Kristal magnesium sulfat

Aquadest

Es

IV. Gambar Alat ( terlampir )


V. Dasar Teori
Proses Pembuatan Amil Asetat

Amil asetat merupakan salah satu ester yang memiliki rumus bangun
CH3COOC5H11. Pembuatan amil asetat biasanya melalui proses esterifikasi. Pembuatan ester dari asam
organik

CH3COOH
Asam asetat

C5H11OH CH3COOC5H11+ H2O


amil alkohol
amil asetat
air

Dari reaksi diatas kerugian yang ditimbulkan adalah terbentuknya hasil samping yaitu air
(H2O), sedangkan kelebihannya adalah pada suhu dan tekanan yang relatif rendah reaksi dapat
berjalan dengan baik,bahan baku tidak beracun dan reaksi berjalan reversible.
Menurut kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh masing-masing reaksi amil asetat
maka dipilih pembuatan amil asetatdari asam organik (asam asetat) dan alkohol (amil alkohol)
dengan pertimbangan bahan baku tidak beracun. Reaksi esterifikasi berlangsung secara reversible pada suhu 80oC83,4oC dan tekanan 1 atm denganmengikuti orde 1 terhadap asam asetat, sehingga untuk memperoleh
amil asetat sebesar mungkin maka kecepatan reaksi ke arah kanan harus lebih besar dari pada
kecepatan reaksi ke arah kiri. Reaksi esterifikasi amil asetat terjadi dengan melepaskan
panas(eksotermis)
Kegunaan Produk

1. Sebagai solvent atau pelarut dalam industri pembuatan selulosa nitrat,etil selulosa dan
polivinil asetat
2. Digunakan untuk ekstraksi dan pemurnian pada pembuatan penisilinatau antibiotik
3. Sebagai bahan pembantu pemberi flavour
4. Sebagai penyamaan kulit, tekstil (sebagai obat sablon tekstil)
5. Sebagai campuran obat-obatan oleh perusahaan-perusahaan farmasi
Sifat Fisik dan Kimia
A. Bahan Baku
1. Asam Asetat
Sifat fisik:
Rumus Kimia : CH3COOH
Kadar : 99,8%
Bentuk : cairan tidak berwarna
Berat molekul : 60 kg/kmol
Titik didih : 117,87oC
Titik lebur : 16,6oC
Densitas (25oC) : 1,049 kg/L
Sifat Kimia.
a. Reaksi penyabunanAsam asetat bila direaksikan dengan caustic soda menghasilkan
Naasetat.
CH3COOH (l) + NaOH(S)

CH3COONa + H2O
Asam asetat
caustic soda
Na Asetat
air
b. EsterifikasiAsam asetat bila direaksikan dengan alkohol menghasilkan ester.
CH3COOH +
C5H11OH

CH3COOC5H11 + H2O
Asam asetat

amil alkohol

amil asetat

air

Amil Alkohol

Sifat fisik :
Rumus Kimia
Kadar
Bentuk
Berat molekul
Titik didih
Titik lebur
Densitas (25oC)

: C5H11OH
: 99%
: cairan tidak berwarna
: 88 kg/kmol
: 138,1oC
: -79oC
: 0,824 kg/L

Sifat Kimia :
a. EsterifikasiJika amil alkohol direaksikan dengan asam asetat menghasilkanamil asetat
CH3COOH
+ C5H11OH

CH3COOC5H11+ H2O
Asam asetat
amil alkohol
amil asetat
air
b. DehidrasiAmil alkohol memberikan campuran 1 dan 2 pentena pada175o 400oC
dengan keberadaan katalis (seperti alumina oksida dansenyawa klorida).
Produk Amil Asetat
Sifat fisik :
Rumus Kimia
: CH3COOC5H11
Kadar
: 99,9%
Berat molekul
: 130 kg/kmol
o
Titik didih : 148,4 C
Titik lebur
: -70,8oC
Densitas (250C) : 0,879 kg/L
Sifat Kimia
a. HidrolisisAmil asetat dapat terhidrolisis dengan adanya air menjadi asam
asetatdan amil alkohol.
CH3COOC5H11+ H2O CH3COOH + C5H11OH
b. AmonolisisAmonia dan amil asetat bereaksi membentuk amil alkohol dan amida.
CH3COOC5H11+ NH3 CH3CONH 2+ C5H11OH
c. TransesterifikasiJika amil asetat direaksikan dengan alkohol asam atau ester yang
laindalam keadaan panas, maka gugus alkohol atau asamnya berubah(Transesterifikasi).

Perubahan gugus alkohol (alkoholisis)


CH3COOC5H11+ ROH CH3COOR + C5H11OH

Perubahan gugus asam (asidolisis)


CH3COOC5H11+ RCOOH RCOOC4H9+ CH3COOH

Pertukaran ester ester (Transesterifikasi)


CH3COOC5H11+ R1COOR2 CH3COOR + R1COOC5H11

VI. Prosedur Kerja


-

Memasukkan 20 ml amyl alcohol dalam sebuah labu leher dua yang berukuran
500 ml, kemudian menambahkan sedikit demi sedikit asam sulfat pekat sebanyak
14 ml.

Menambahkan asam asetat glacial sebanyak 60 ml.

Mrnyiapkan peralatan destilasi dan melakukan proses destilasi pada suhu 135-160
C.

Menampung destilat dalam Erlenmeyer. Dan memasukkan dalam corong pisah.

Menambahkan 60 ml aquadest dalam corong pisah dan kocok. Setelah itu


didiamkan beberapa menit maka akan terbentuk dua lapisan.

Lapisan bagian bawah dikeluarkan dan ditampung , lapisan bagian atas


merupakan senyawa ester biarkan dalam corong.

Pada lapisan ester tambahkan 50 ml aquadest dan 14 ml natrium bikarbonat.


Mengocok campuran. Setelah itu mendiamkannya hingga terbentuk dua lapisan.

Memisahkan bagian bawah dan atas lapisan . bagian atas ditambahkan 4 gr kristal
magnesium sulfat, kemudian mengocoknya.

Menyaring larutan dan mendapatkan cairan tak berwarna dan berbau sedap.

Menimbang destilat dan menentukan massanya.

VII. Data Pengamatan


No
Perlakuan
Pengamatan
1 Memasukkan 20 ml amyl alcohol Larutan bewarna bening.
2

dalam sebuah labu leher dua.


Menambahkan sedikit demi sedikit Larutan tetap bening dan mengeluarkan

asam sulfat pekat sebanyak 14 ml.


asap.
Menambahkan asam asetat glacial Larutan berbau tetapi tetap berwarna

sebanyak 60 ml
bening.
melakukan proses destilasi pada Destilat berwarna bening dan berbau

suhu 135-160 C selama 2 jam.


5 Memasukkan destilat dalam corong Setelah
pisah + 60 ml aquadest

didiamkan

campuran
beberapa

dikocok
saat,

dan

campuran

terbentuk dua lapisan. Lapisan bawah


dipisahkan.
6 Lapisan atas + 50 ml aquadest + 0,5 Terbentuk dua lapisan kembali setelah
gr natrium bikarbonat
7 Lapisan

atas

magnesium sulfat
8 Menyaring campuran

dikocok dan didiamkan beberapa saat.


4

gr

Lapisan bawah kembali dipisahkan.


kristal Setelah dikocok terdapat endapan.
Didapatkan amyl asetat tak berwarna dan
berbau sedap sebanyak 5 ml

VIII. Perhitungan

Amyl Alkohol (C5H11OH)


V

= 20 ml

= 0,82 gr/ml

Gr

= 20 ml 0,82 gr/ml
= 16,4 gr

BM

= 88,15 gr/mol

Mol

= gr/BM
= 16,4 gr/88,15gr/gr-mol
= 0,18 mol

Asam Asetat Glasial (CH3COOH)


V

= 60 ml

= 1,05 gr/ml

Gr

= 60 ml 1,05 gr/ml
= 63 gr

BM

= 60,05 gr/mol

Mol

= gr/BM
= 63 gr/60,05 gr/gr-mol
= 1,04 mol

Asam Sulfat (H2SO4)


V

= 14 ml

= 1,84 gr/ml

Gr

= 14 ml 1,84 gr/ml
= 25,76 gr

BM

= 98,08 gr/mol

Mol

= gr/BM
= 25,76 gr/ 98,08gr/gr-mol
= 0,27 mol

Reaksi
CH3COOH

C5H11OH

CH3COOC5H11 + H2O

1,04

0,18

mol

0,18

0,18

0,18

0,18

mol

0,86

0,18

0,18

mol

88,15

130

18

BM = 60,05
Gr

= 51,643
Komponen
CH3COOH
C5H11OH
CH3COOC5H11
H2O
Total

% konversi

Input (gr)
63
16,4
73,4

23,4
Output (gr)
51,643
23,4
3,24
78,283

= (0,18 gr / 1,04 gr) X 100


= 17,3 %

% yield

= (23,4 gr / 63 gr) X 100


= 38,14 %

Secara praktek

Amyl Asetat
V

= 5 ml

= 0,87 gr/ml

Gr

= 5 ml 0,87 gr/ml
= 4,35 gr

BM

= 130 gr/mol

Mol

= gr/BM
= 4,35 gr/130 gr/gr-mol
= 0,033 mol

3,24

gr

/mol

gr

CH3COOH

C5H11OH

CH3COOC5H11 + H2O

1,04

0,18

mol

0,033

0,033

0,033

0,033

mol

1,007

0,147

0,033

0,033

mol

BM =

60,05

88,15

130

18

Gr

60,47

12,92

4,29

0,594

Komponen
CH3COOH
C5H11OH
CH3COOC5H11
H2O
Total

% konversi

Input (gr)
63
16,4
79,4

gr

/mol

gr

Output (gr)
60,47
12,92
4,29
0,594
78,34

= (0,033 gr / 1,04 gr) X 100


= 3,17 %

% yield

= (4,29 gr / 63 gr) X 100


= 6,80 %

% hasil

= (% yield P / % yield T) X 100


= (6,80%/38,14%) X 100
= 17,82 %

IX. Analisa Percobaan


Dari percobaan yang dilakukan dapat dianalisa bahwa pembuatan amyl asetat
dapat dibuat dengan mereaksikan amil alkohol dengan asam asetat. Penambahan asam

asetat glasial pada larutan awal adalah sebagai katalis. Amyl asetat dan asam asetat dapat
bereaksi pada suhu ruang. Pemanasan akan meningkatkan reaksi antara keduanya.
Setelah reaksi itu ditandai dengan berasapnya larutan ketika asam atetat dicampur dengan
amyl alkohol. Reaksi ini merupakan reaksi eksoterm yang menghasilkan panas.
Reaksi yang terjadi antara amyl alcohol dan asam asetat
CH3COOH

C5H11OH

CH3COOC5H11 + H2O

Dari reaksi terbentuk amyl asetat dan air. Untuk memisahkan produk amil asetat
dengan asam asetat yang tidak bereaksi, amyl alcohol yang tidak bereaksi serta air
dilakukan dengan cara destilasi. Hasil destilat yang didapatkan juga belum tentu murni
sehingga dilakukan ekstraksi dengan air. proses ekstaksi ini adalah proses pengikatan air
pada amyl asetat sehingga amyl asetat hasil benar-benar bebas dari air. selanjutnya
dilakukan pemurnian kembali dengan menambahkan natrium bikarbonat, natrium
bikarbonat ini akan mengikat senyawa-senyawa lain yang mengotori amyl asetat baik itu
senyawa bahan yang tidak bereaksi maupun zat pengotor yang mengkontaminasi bahan
seperti amyl alcohol dan asam asetat.
Setelah dilakukan ekstaksi dan pemurnian didapatkan volume amyl asetat
sebanyak 5 ml. dengan % konversi sebesar 3,17 % . produk amyl asetat yang didapat
berbentuk cairan bening serta berbau sedap.

X. Kesimpulan
Dari percobaan yang dilakukan dapat disimpulkan

Mahasiswa dapat mengetahui proses pembuatan amyl asetat dari reaksi antara
alcohol primer dengan asam karboksilat.
Amyl asetat berbentuk cairan berwarna bening dan berbau sedap
% konversi sebesar 3,17 %
% yield sebesar 6,80 %

XI. Daftar Pustaka

Taufik,Muhammad.2011.Petunjuk Praktikum Satuan proses 2. palembang.Polsri.

Gambar Alat

Gelas kimia

Bola karet

Pengaduk

Gelas ukur

Corong gelas Neraca analitik

Spatula

Erlenmeyer

Corong Pisah

Heater

Kaca arloji

Statif dan klem

Peralatan destilasi

SATUAN PROSES

Botol aquadest

PEMBUATAN AMYL ASETAT

Disusun Oleh :
Kelompok
Kelas
Anggota

Angkatan

: 3 ( Tiga )
: 2 EGD
: Desi Fitriyanti
Leni Desi Susanti
M. Dicky Saputra
M. Ikhsan Kamil
M. Risky Aditya
M. Fadil Taufik
Maria Sihol M.S
: 2014

Dosen Pembimbing

: Ir. Fatria, M.T

( 061440411
( 061440411730 )
(
( 061440411731 )
( 061440411732 )
( 061440411737 )
( 061440411733 )

JURUSAN TEKNIK KIMIA PROSI DIV TEKNIK ENERGI


POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA