Anda di halaman 1dari 9

Pengertian Permintaan

Permintaan adalah banyaknya jumlah barang yang diminta pada suatu pasar tertentu dengan
tingkat harga tertentu pada tingkat pendapatan tertentu dan dalam periode tertentu.
Permintaan dapat dibagi menjadi 2 (dua) macam:
Permintaan absolut (absolut demand).
Permintaan absolut adalah seluruh permintaan terhadap barang dan jasa baik yang bertenaga
beli/berkemampuan membeli, maupun yang tidak bertenaga beli.
Permintaan efektif (effective demand)
Permintaan efektif adalah permintaan terhadap barang dan jasa yang disertai kemampuan
membeli.
Permintaan Pasar
Menurut Rina (2008 : 325) permintaan pasar untuk suatu produk adalah jumlah volume total
yang akan dibeli oleh kelompok pelanggan tertentu dalam wilayah geografis tertentu dalam
jangka waktu tertentu dan dalam lingkungan pemasaran tertentu dibawah program pemasaran
tertentu. Fungsi-fungsi permintaan pasar yaitu :
a.
Peminatan pemasaran sebagai fungsi dari pengeluaran pemasaran industri (diasumsikan
lingkungan pemasaran tertentu).
b.
Peminatan pemasaran sebagai fungsi dari pengeluaran pemasaran industri (diasumsikan
dua lingkungan yang berbeda).
Menguji metode untuk mengestimasi permintaan dimasa yang akan datang sangat sedikit
produk atau jasa yang mudah dibuat ramalannya. Dikebanyakan pasar, permintaan total dan
permintaan perusahaan tidaklah stabil dan ramalan yang baik menjadi faktor kunci bagi
keberhasilan perusahaan.
Hukum Permintaan
Hubungan antara barang yang diminta dengan harga barang tersebut dimana hubungan
berbanding terbalik yaitu ketika harga meningkat atau naik maka jumlah barang yang diminta
akan menurun dan sebaliknya apabila harga turun jumlah barang meningkat.
Dalam hukum permintaan, jumlah suatu barang akan berbanding terbalik dengan tingkat
harga barang tersebut. Kenaikan harga barang akan menyebabkan berkurangnya jumlah
barang yang di minta, hal ini dikarenakan daya tarik untuk membeli semakin menurun yang
disebabkan oleh mahalnya harga jual barang tersebut.
Faktor-faktor lain yang tidak berubah antara lain pendapatan, selera, harga barang substitusi
atau komplementer, jumlah penduduk. Hukum permintaan tidak berlaku pada barang-barang
tertentu yaitu barang inferior, barang prestise, barang spekulasi.
Contohhukumpermintaanpadasaatini:
Ketikahargakedelaisemakintinggi,pengusahatempetahucenderungberalihmenggunakan
kedelaiyanglebihrendahjenisnya,bahkanadapengusahayangsampaigulungtikarkarena
tidaksanggupmembelibahanbakupembuatantempedantahutersebut

Kurva Permintaan
Kurva Permintaan dapat didefinisikan sebagai :
Suatu kurva yang menggambarkan sifat hubungan antara harga suatu barang tertentu dengan
jumlah barang tersebut yang diminta para pembeli.
Kurva permintaan berbagai jenis barang pada umumnya menurun dari kiri ke kanan bawah.
Kurva yang demikian disebabkan oleh sifat hubungan antara harga dan jumlah yang diminta
yang mempunyai sifat hubungan terbalik.

Kurva Permintaan
Pergerakan Kurva Permintaan
Pergerakan kurva permintaan merupakan pergerakan yang terjadi di
sepanjang kurva permintaan yang diakibatkan oleh berubahnya jumlah
produk yang diminta konsumen sebagai akibat dari perubahan harga
produk tersebut.
Jadi, jelas bahwa yang menyebabkan adanya pergerakan di sepanjang
kurva permintaan adalah karena perubahan harga produk yang
bersangkutan. Pergerakan ini sejalan dengan Hukum Permintaan, yaitu
ketika harga barang naik, maka jumlah permintaan akan turun, sehingga
titik pada kurva permintaan akan bergerak ke kiri.

Pergerakan di Sepanjang Kurva Permintaan


Dalam kurva permintaan di atas, diketahui bahwa harga es krim naik dari $1.00 menjadi
$2.00 sebagai akibat dari adanya pajak (tax).
Peningkatan harga es krim ini mengakibatkan jumlah permintaan es krim turun dari 8
menjadi 4, dan terjadi pergerakan di sepanjang kurva permintaan yaitu dari titik A ke B.
Pergeseran Kurva Permintaan
Selain pergerakan, kurva permintaan juga bisa mengalami pergeseran, baik ke kanan maupun
ke kiri. Pergeseran ini terjadi karena berubahnya jumlah produk yang diminta konsumen
sebagai akibat dari berbagai faktor kecuali faktor harga produk tersebut.
Berbagai faktor yang dimaksud diantaranya adalah pendapatan konsumen, harga produk lain,
selera, harapan, dan jumlah pembeli.
Contoh:
Pendapatan Konsumen
Untuk barang normal, apabila pendapatan konsumen meningkat, maka jumlah barang yang
diminta akan meningkat pula dan kurva permintaan akan bergeser ke kanan.
Sedangkan untuk barang inferior, apabila pendapatan konsumen meningkat, maka jumlah
barang yang diminta akan turun dan kurva permintaan akan bergeser ke kiri.
Apabila digambarkan dalam sebuah kurva, berturut-turut adalah sebagai berikut:

Pergeseran Kurva Permintaan ke Kanan (Barang Normal)

Pergeseran Kurva Permintaan ke Kiri (Barang Inferior)


Kesimpulan:
1. Pergerakan di sepanjang kurva permintaan disebabkan oleh harga
produk yang bersangkutan.
2. Pergeseran kurva permintaan disebabkan oleh berbagai faktor
selain harga produk tersebut.

Fungsi Permintaan dalam Bentuk Umum


Fungsi permintaan dalam ilmu ekonomi adalah sebuah fungsi yang menunjukan hubungan
antara harga barang dengan jumlah barang yang diminta oleh . "Fungsi Permintaan" berasal
dari dua kata, yaitu fungsi dan permintaan. "Fungsi" adalah ketergantungan suatu variabel
dengan variabel lainnya. Fungsi secara umum ditulis
. Secara grafik, digambarkan
dengan = sumbu vertikal, = sumbu horizontal dan
menyatakan ketergantungan
terhadap . Sedangkan "permintaan" adalah banyaknya barang dan jasa yang dibutuhkan
masyarakat.
Dalamilmuekonomi,fungsipermintaanditulissebagaip=F(q).Dimanap,garisvertikal,
adalahPrice(hargabarang),danq,garishorizontal,adalahQuantityofGoods(Banyaknya
barang), dan F menyatakan ketergantungan antara harga dengan jumlah barang.
Fungsi permintaan bersifat negatif. Artinya, jika nilai p bertambah, maka nilai q akan
berkurang,begitujugasebaliknya.Hinggasuatusaatnilaipakanmenyentuhtitiktertinggi
(hargamaksimal),titikqakanmenyentuhtitikterendah(barangtidakada),sebaliknya,q
akanmenjadibarangbebasjikatitikpmencapaititikterendahnya(harga0ataugratis).

Bentuk umum fungsi permintaan dengan dua variabel adalah sebagai beriut :
Qd = a - bPd atau Pd = -1/b ( -a + Qd)
dimana :
a dan b = adalah konstanta, dimana b harus bernilai negatif
b
= Qd / Pd
Pd
= adalah harga barang per unit yang diminta
Qd
= adalah banyaknya unit barang yang diminta
Syarat, P 0, Q 0, serta dPd / dQ < 0
Faktor Faktor yang Mempengaruhi Permintaan
1. Perilaku Konsumen / Selera Konsumen
Saat ini handphone blackberry sedang trend dan banyak yang beli, tetapi tahun
mendatang mungkin blackberry sudah dianggap kuno.
2. Ketersediaan dan harga barang sejenis pengganti pelengkap
Jika roti tawar tidak ada atau harganya sangat mahal, maka meises, selai, dan
margarine akan turun permintaannya.
3. Pendapatan/Penghasilan Konsumen
Orang yang punya gaji dan tunjangan besar dapat membeli banyak barang yang dia
inginkan, tetapi jika pendapatannya rendah, maka seseorang mungkin akan mengirit
pemakaian barang yang dibelinya.
4. Perkiraan harga di masa depan
Barang yang harganya diperkirakan akan naik, maka orang akan menimbun atau
membeli dalam jumlah yang lebih banyak ketika harganya masih rendah.
5. Banyaknya/intensitas kebutuhan konsumen
Ketika flu burung dan flu babi sedang menggila. Produk masker pelindung akan
sangat laris. Begitu juga saat bulan puasa, permintaan blewah, timun suri, cincau,
sirup, es batu, kurma, dan lain sebagainya akan sangat tinggi dibandingkan bulan
lainnya.
6. DistribusiPendapatan
Makinmeratapendapatan,makajumlahpermintaansemakinmeningkat,sebaliknya
pendapatan yang hanya diterima/dinikmati oleh kelompok tertentu, maka secara
keseluruhanjumlahpermintaanakanturun.
7. PertumbuhanPenduduk
Jumlahpendudukakanmempengaruhijumlahpermintaan.Makinbanyakpenduduk,
makajumlahpermintaanakanmeningkat.
8. Usaha-usaha produsen meningkatkan penjualan
Bujukan para penjual untuk membeli barang besar sekali peranannya dalam
mempengaruhi masyarakat. Usaha-usaha promosi kepada pembeli sering mendorong
orang untuk membeli banyak daripada biasanya.
Pengertian Penawaran
Penawaran adalah banyaknya barang yang ditawarkan oleh penjualpada suatu pasar tertentu,
pada periode tertentu, dan pada tingkat harga tertentu.
Penawaran Pasar

Dalam konteks teori penawaran, sering kali penawaran pasar disebut penawaran industri.
Penawaran industri adalah penawaran yang dilakukan oleh sejumlah perusahaan yang
menghasilkan barang sejenis. Penawaran pasar mempunyai makna yang sama dengan
penawaran industri yaitu penawaran suatu barang terentu yang dilakukan oleh sejumlah
perusahaan sejenis. Dalam kondisi pasar persaingan sempurna dimana harga terjadi melalui
mekanisme pasar dan tidak satupun perusahaan yang dapat menetukan atau mempengaruhi
harga, penawaran perusahaan tergantung pada struktur biaya produksi masing-masing
perusahaan. Dengan adanya perbedaan struktur biaya produksi dan perusahaan sebagai
penerima harga, akan ada sejumlah perusahaan yang tidak melakukan penawaran dan
sebagian yang lainnya tetap melakukan penawaran dengan jumlah bervariasi.
Hukum Penawaran
Semakin tinggi harga suatu barang, semakin banyak jumlah barang tersebut akan ditawarkan
oleh para penjual. Sebaliknya, makin rendah harga suatu barang, semakin sedikit jumlah
barang tersebut yang ditawarkan.
Kurva Penawaran
Kurva penawaran dapat didefinisikan sebagai :
Yaitu suatu kurva yang menunjukkan hubungan diantara harga suatu barang tertentu dengan
jumlah barang tersebut yang ditawarkan.
- Kalau penawaran bertambah diakibatkan oleh faktor-faktor di luar harga, maka supply
bergeser ke kiri atas.
- Kalau berkurang kurva supply bergeser ke kiri atas
- Terbentuknya harga pasar ditentukan oleh mekanisme pasar

Pergerakan Kurva Penawaran


Pergerakan kurva penawaran merupakan pergerakan yang terjadi di sepanjang kurva penawaran yang
diakibatkan oleh berubahnya jumlah produk yang ditawarkan produsen sebagai akibat dari perubahan
harga produk tersebut.
Jadi, jelas bahwa yang menyebabkan adanya pergerakan di sepanjang kurva penawaran adalah karena
perubahan harga produk yang bersangkutan. Pergerakan ini sejalan dengan Hukum Penawaran, yaitu
ketika harga barang naik, maka jumlah barang yang ditawarkan akan bertambah, sehingga titik pada
kurva penawaran akan bergerak ke kanan.

Untuk lebih jelasnya, kami tampilkan dalam contoh kurva berikut ini:

Pergerakan di Sepanjang Kurva Penawaran

Dalam kurva penawaran di atas, diketahui bahwa harga es krim naik dari $1.00 menjadi
$3.00.
Peningkatan harga es krim ini mengakibatkan jumlah penawaran es krim bertambah dari 1
menjadi 5, dan terjadi pergerakan di sepanjang kurva penawaran yaitu dari titik A ke C.

Pergeseran Kurva Penawaran


Selain pergerakan, kurva penawaran juga bisa mengalami pergeseran, baik ke kanan maupun
ke kiri. Pergeseran ini terjadi karena berubahnya jumlah produk yang ditawarkan produsen
sebagai akibat dari berbagai faktor kecuali faktor harga produk tersebut.
Berbagai faktor yang dimaksud diantaranya adalah harga input, teknologi, harapan
(ekspektasi), dan jumlah penjual.
Contoh:
Teknologi
Adanya teknologi dapat meningkatkan produktivitas produsen, sehingga dengan jumlah
faktor produksi tetap, produsen dapat memproduksi lebih banyak barang dibanding sebelum
menggunakan teknologi.
Akibatnya, jumlah barang yang ditawarkan meningkat dan menyebabkan kurva penawaran
bergeser ke kanan.

Pergeseran Kurva Penawaran ke Kanan dan ke Kiri


Kesimpulan:
1. Pergerakan di sepanjang kurva penawaran disebabkan oleh harga produk yang
bersangkutan.
2. Pergeseran kurva penawaran disebabkan oleh berbagai faktor selain harga produk
tersebut.

Fungsi-fungsi yang mempengaruhi penawaran


Qs = f (Pq, Pl.i, C, O, T),
di mana :
Qs = jumlah barang yang ditawarkan
Pq = harga barang itu sendiri
Pl.i = harga barang-barang lain (i = 1,2, .,n)
O = tujuan-tujuan perusahaan
T = tingkat teknologi yang digunakan.

a.

b.

c.
d.

Faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran


Harga Barang/Jasa
Ketika harga naik, penjual akan menambah jumlah barang karena ingin memperoleh
keuntungan yang besar. Ketika harga turun, penjual akan mengurangi jumlah barang yang
dijualnya karena takut mengalami kerugian.
Harga Input/Biaya Produksi
Harga input turut mempengaruhi kuantitas yang ditawarkan. Ketika harga tenaga kerja,
modal, bahan baku, dan bahan pembantu naik, produsen akan terdorong untuk mengurangi
kuantitas yang ditawarkan karena menanggung biaya yang lebih besar.
Teknologi Produksi
Teknologi produksi yang digunakan ikut mempengaruhi kuantitas yang ditawarkan
sehingga mempengaruhi penawaran.
Ekspektasi Penjual/Produsen

Jika penjual memperkirakan harga barang tersebut akan naik, maka ia akan menambah
kauntitas barang tersebut. Begitu juga sebaliknya, jika produsen memperkirakan harga barang
akan turun, maka ia akan mengurangi kuantitas barang yang dijualnya.
e.
Keuntungan yang Diinginkan oleh Produsen
Besar-kecilnya keuntungan yang diinginkan oleh produsen akan ikut mempengaruhi
besar-kecilnya harga jual sehingga jumlah barang yang ditawarkan pun akan banyak
terpengaruhi. Semakin besar keuntungan yang akan diperoleh semakin besar harga jual dan
semakin banyak barang yang ditawarkan, sebaliknya semakin kecil keuntungan semakin
rendah harga jual, maka semakin sedikit harga yang ditawarkan.
f.
Banyaknya Penjual/Pesaing
Banyak atau sedikitnya jumlah penjual berpengaruh terhadap besar-kecilnya harga dan
jumlah barang yang ditawarkan.
Keseimbangan permintaan dan penawaran
Dalam ilmu ekonomi, harga keseimbangan atau harga ekuilibrium adalah harga yang terbentuk pada
titik pertemuan kurva permintaan dan kurva penawaran. Terbentuknya harga dan kuantitas
keseimbangan di pasar merupakan hasil kesepakatan antara pembeli (konsumen) dan penjual
(produsen) di mana kuantitas yang diminta dan yang ditawarkan sama besarnya. Jika keseimbangan
ini telah tercapai, biasanya titik keseimbangan ini akan bertahan lama dan menjadi patokan pihak
pembeli dan pihak penjual dalam menentukan harga.
Dengan kata lain Harga keseimbangan adalah harga dimana baik konsumen maupun produsen samasama tidak ingin menambah atau mengurangi jumlah yang dikonsumsi atau dijual. Permintaan sama
dengan penawaran. Jika harga dibawah harga keseimbangan, terjadi kelebihan permintaan. Sebab
permintaan akan meningkat, dan penawaran menjadi berkurang. Sebaliknya jika harga melebihi harga
keseimbangan, terjadi kelebihan penawaran. Jumlah penawaran meningkat, jumlah permintaan
menurun.

Dari gambar, sumber vertikal menunjukkan harga barang (p) yang diukur dalam rupiah per
unit. Harga inilah yang diterima penjualan untuk jumlah penawaran tertentu dan yang akan
dibayar pembeli untuk jumlah permintaan tertentu. Sumbu horizontal menunjukkan jumlah
total permintaan dan penawaran (Q) dinyatakan dalam unit per periode. Didalam grafik
tersebut terdapat perpotongan antara kurva penawaran dan kurva permintaan yang disebut
keseimbangan pasar (equilibrium). Kedua kurva saling berpotongan pada jumlah dan harga
equilibrium. Pada harga ini Pe, jumlah penawaran dan permintaan adalah sama (Qe).