Anda di halaman 1dari 18

Accor adalah salah satu perusahaan perhotelan multinasional

terbesar di Perancis. Perusahaan ini didirikan tahun 1967


dan bermarkas di Evry, Perancis. Perusahaan ini memiliki,
mengoperasikan dan membuka kurang lebih 4.200 hotel di
lima benua, dari menangani anggaran dan ekonomi
penginapan hingga akomodasi mewah di daerah pariwisata.
Pada tahun 1960, industri
wisata di Perancis sangat Gbr 1. Head office Accor, Evry, France
populer, tapi banyak hotel baru hanya berkonsentrasi di
kota-kota besar seperti Paris. Pada saat itu, Paul Dubrule dan
Grard Pelisson, pendiri Accor, masih tinggal di Amerika
Serikat dan bekerja di salah satu perusahaan komputer besar.
Mereka memulai bisnis bersama pada tahun 1967 dengan
mendirikan grup hotel SIEH (Socit d'investissement et
d'exploitation hteliers).
Gbr 2. Paul Dubrule & Grard Pelisson

Setelah melihat keberhasilan penginapan properti Amerika di


daerah pinggiran kota dan di sepanjang jalan raya utama,
Dubrule dan Pelisson membuka Hotel Novotel gaya Amerika
mereka di luar Lille di utara Perancis. Pada tahun 1974,
mereka meluncurkan Hotel Ibis Bordeaux.

Accor Group terus berkembang hingga pada tahun


1985, perusahaan ini meluncurkan merek Hotel
Formule 1 yang menawarkan akomodasi kualitas
standar dengan harga rendah. Lima tahun kemudian,
pada tahun 1990, perusahaan ini mengakuisisi Motel 6
di Amerika Utara, kemudian membeli Hotel Westin dan
secara berantai membeli Red Roof Inn yang kemudian
Gbr 5. F1 & Motel 6 Hotel
dijual kembali ke pada Starwood dan konsorsium Citi Global Special
Situations Group dan Westbridge Hospitality Fund, LP. Pada 1990-an, perusahaan juga
memverifikasi Accor Casinos.

Case Study: Reinventing Accor

Pada tahun berikutnya, Sieh


Gbr 3. Ibis Hotel
mengakuisisi
Courtepaille
dan merek Mercure, dan pada tahun 1980 juga mengakuisisi
hotel Sofitel yang memiliki 43 hotel. Dua tahun kemudian,
pada tahun 1982, Sieh dibeli Jacques Borel Internasional.
Sebagai nama yang terkemuka di dunia, hotel ini
menawarkan fasilitas voucher untuk restoran. Grup yang
memiliki tiket restoran dan hotel ini selanjutnya berubah
Gbr 4. Founders was chosen as
Managers of the Year
nama menjadi Accor Group pada tahun 1983. Setahun
kemudian, Dubrule dan Pelisson terpilih sebagai "Managers of the Year" oleh majalah
Frances Le Nouvel conomiste.

Pada tahun 2010, Accor SA menjual 48 unit hotelnya,


dengan total harga hotel yang berhasil terjual sebesar
367.000.000 sebagai bagian dari rencana untuk
melikuidasi beberapa kepemilikan real estate termasuk
31 properti di Perancis, 10 di Belgia, dan 7 di Jerman.
penjualan ini dimaksudkan untuk melunasi hutang
perusahaan sekitar 282 juta dan program akan
dilakukan setidaknya selama tiga tahun berikutnya.

Gbr 6. Accor Sold 48 Unit of Their Hotels

Pada tahun 2004, perusahaan membeli saham hampir 30 persen dari Club Mditerrane. Pada
bulan Juni 2010, para pemegang saham menyetujui pemutusan program bisnis voucher.
Accor Services berubah menjadi Edenred. Dua entitas ini memulai perdagangan sebagai

Gbr 7. New Accors Tagline

Gbr 8. Accor Brands

Kini, Accor menjadi hotel Prancis dengan kurun harga dari rendah (Budget), menengah
(Midscale) hingga tinggi (Luxury & Upscale) di seluruh Paris dan seluruh dunia.

Case Study: Reinventing Accor

perusahaan yang terpisah dari Bursa Efek Paris sejak 2 Juli 2011. Pada September 2011,
Accor mengumumkan konsentrasi mereka akan berfokus pada Ibis. Namun kemudian pada
tahun yang sama, Accor memperkenalkan brand positioning baru dengan slogan: "Open new
frontiers in hospitality."

Case Study: Reinventing Accor

CORPORATE STRATEGY

Accor adalah operator hotel nomor satu di dunia dan terkemuka di Eropa. Accor
memiliki 470.000 kamar di lebih dari 3.600 hotel di 92 negara. Portofolio brand yang luas meliputi Sofitel, Pullman, MGallery, Grand Mercure, Novotel, Suite Novotel, Mercure,
Adagio, ibis, ibis Styles, ibis budget dan hotelF1- menyediakan berbagai pilihan
komprehensif dari spektrum mewah hingga spektrum ekonomi. Dengan lebih dari 170.000
orang yang bekerja untuk brand Accor di seluruh dunia, grup ini memanfaatkan pengalaman
dan keahlian yang telah dibangun selama 45 tahun terakhir untuk melayani pelanggan dan
mitra mereka. Accor juga memanfaatkan kekuatan ini untuk mencapai visinya menjadi
perusahaan hotel yang paling inovatif, berkinerja terbaik, dan paling dihargai di dunia.
Di bawah kepemimpinan Ketua dan CEO Sbastien Bazin, yang diangkat pada
tanggal 27 Agustus 2013, Accor telah meluncurkan roadmap srtaregis baru, dengan
mendesain ulang model bisnis mereka menjadi dua divisi -HotelServices dan HotelInvestdengan maksud untuk meningkatkan efisiensi operasional dan pertumbuhan yang
berkelanjutan. Visi jangka panjang yang jelas ini didasarkan pada organisasi sederhana dan
lebih lincah, indikator kinerja spesifik, dan struktur yang dibangun untuk memaksimalkan
kinerja operasional dan menciptakan nilai bagi setiap stakeholder perusahaan.

Strategi memanfaatkan bidang keahlian pelengkap dalam grup


Accor telah memulai sebuah proyek yang melibatkan penciptaan kembali model

bisnis dengan memanfaatkan sifat saling melengkapi antara dua bidang keahlian yang
bersejarah: operating adn franchising hotels, dan owning and investing in hotels. Grup
Accor sekarang diorganisir dengan dua divisi strategis -HotelServices dan HotelInvest-

1.

HotelServices (operating and franchising)


Divisi ini meliputi 3.600 hotel/470.000 kamar yang beroperasi di bawah brand

Accor. Misinya adalah untuk mengelola operasi di hotel-hotel dan memberikan pilihan
layanan terbaik bagi mitra pemilik hotel (termasuk brand dan sistem distribusi yang kuat).
Tujuan HotelServices adalah untuk memaksimalkan bayaran, mempercepat pelaksanaan

Case Study: Reinventing Accor

dan keduanya memiliki agenda yang ditetapkan dengan jelas dan berbeda.

CRM dan mendorong adanya loyalitas, menggeser grup lebih dalam di dunia digital, dan
menggelar strategi di setiap segmen untuk meningkatkan brand grup Accor.
2.

HotelInvest (owning and investing)


Divisi ini terdiri dari 1.400 hotel yang dimiliki atau dikelola oleh grup melalui

sewa. Misinya adalah untuk merampingkan dan mengelola portofolio aset yang ada
melalui pelepasan dan akuisisi berdasarkan tiga kriteria: marjin, generasi kas dan lokasi.
Tujuan HotelInvest adalah untuk membangun investor hotel terkemuka dalam segmen
ekonomi dan skala menengah di Eropa, fokus pada generasi arus kas dan mengurangi hasil
yang berubah-ubah, mengoptimalkan strategi alokasi CAPEX (Capital Expenditure) dan
mendukung pembangunan Accor dengan berinvestasi secara selektif dalam properti.

Portofolio brand yang lengkap dan berbeda


Accor adalah satu-satunya grup hotel yang mencakup secara penuh spektrum dari

mewah ke ekonomi. Pilihan yang luas dari brand internasional menempatkan grup Accor
dalam posisi yang mampu untuk memenuhi keinginan baru, kebutuhan dan pola perilaku
dari pelanggan dengan lebih efektif. Setiap brand grup melayani pelanggan dengan
pengalaman perhotelan yang unik. Semua brand sudah diatur dalam 3 segmen yang setiap
segmennya memiliki tujan yang jelas:
Skala mewah/Kelas atas
Terus meningkatkan keunggulan layanan dan mengembangkan keunggulan hotel di
berbagai kota dengan maksud untuk meningkatkan nilai brand. Segmen ini meliputi:
1) Sofitel, merupakan jaringan hotel mewah Prancis, memiliki 120 hotel di hampir
40 negara. Sofitel dan Ambasadornya (karyawan), membawa Prancis ke kelas
dunia yang melayani pelanggan dan mitra dengan sentuhan pribadi, untuk
menghidupkan emosi dalam proses pencapaian kinerja dan keunggulan.
2) Mgallery, merupakan kumpulan hotel kelas atas yang penuh dengan karakter
yang luar biasa, desain khas, dan sejarah. Mereka membangun kisah kesuksesan
sejak didirikan pada tahun 2008, dan terus maju dengan pengembangan selektif di
seluruh hotel yang dipilih sendiri sekaligus menampilkan kepribadian yang tak
tertandingi.
3) Pullman, merupakan brand hotel kelas atas yang merepresentasikan gaya hidup
eksekutif. Melayani wisatawan kosmopolitan dari seluruh dunia, pada perjalanan

Case Study: Reinventing Accor

1.

bisnis atau liburan. Pullman adalah hotel untuk generasi baru, yang terhubung
dengan pelanggan di mana saja.
2.

Skala menengah
Ekspansi dan inovasi untuk meningkatkan jangkauan dan diferensiasi brand. Segmen
ini meliputi:
1) Novotel, merupakan salah satu merek bersejarah dalam grup, pembuka jalan bagi
hotel di segmen skala menengah, dan merupakan hotel keluarga yang expert
dengan penawaran Keluarga & Novotel. Hotel ini melayani pebisnis dan
wisatawan di pusat utama kota-kota internasional, kawasan bisnis dan tujuan
wisata.
2) Mercure, merupakan jaringan terbesar ketiga dalam hotel skala menengah di
dunia dan satu-satunya brand hotel skala menengah yang menggabungkan
kekuatan dari jaringan internasional, kualitas tanpa kompromi dan pengalaman
home-away-from-home, dan dijalankan oleh pelaku bisnis perhotelan antusias
yang menjamin bahwa tidak ada dua hotel yang sama.

3.

Skala ekonomi
Membawa kesuksesan brand keluarga ibis ke tingkat berikutnya untuk merekatkan
kepemimpinannya. Pada bulan September 2011, Grup mereorganisir brand
ekonominya menjadi lebih konsisten, lebih jelas dan lebih menarik, memanfaatkan
ibis, brand yang kuat dengan reputasi yang patut ditiru di seluruh dunia.

Strategi operasional distribusi terbaik di kelasnya


Accor juga memanfaatkan keunggulan operasional yang telah dibangun sebagai
operator hotel terkemuka di dunia untuk mitra franchise dan manajemennya. Accor
menjalankan satu-satunya sistem pemesanan pusat berbasis web 100%, memiliki
konektivitas yang lengkap dengan distributor secara online dan memiliki keberadaan yang

Strategi pengembangan yang tegas


Strategi

pengembangan

ini

memiliki

dua

sasaran

utama:

merekatkan

kepemimpinan grup di Eropa dan mengembangkan dengan cepat keberadaannya di


negara-negara berkembang. Accor masih melihat potensi pertumbuhan yang signifikan di
Eropa. Grup ini akan meningkatkan kepemimpinannya dengan menggelar strategi

Case Study: Reinventing Accor

sangat kuat dalam aplikasi mobile.

pengembangan yang kuat, fokus terutama pada hotel ekonomi karena rantai ini masih
memiliki tingkat penetrasi yang rendah di banyak negara. Accor juga memiliki tujuan
untuk meningkatkan keberadaannya di negara-negara berkembang pada umumnya dan di
negara-negara yang berpotensi tinggi seperti Brazil, India dan Cina pada khususnya.
Grup memanfaatkan ekspansi dengan:
a.

Menyesuaikan brand dengan preferensi lokal dan meningkatkan fleksibilitas


mereka

b.

Investasi secara selektif dalam proyek dengan margin yang tinggi di lokasi utama,
terutama di segmen ekonomi di Eropa

c.

Merampingkan pengembangan franchise di segmen skala menengah dan ekonomi

d.

Memanfaatkan peluang pertumbuhan eksternal, seperti partnership atau akuisisi,


untuk mengkonsolidasikan kepemimpinan Grup di pasar yang paling menarik

Jaminan yang menarik untuk karyawan


170.000 orang yang bekerja untuk brand Accor sedang membangun kesuksesan

grup ini di garis depan. Mereka tahu bagaimana untuk menyambut tamu dengan sikap
yang antusias, semangat, ramah dan bakat profesional diakui di 92 negara. Grup Accor
memiliki lebih dari 150 program, 17 jaringan akademi yang kuat yang di dunia dan
menjadi pilihan perintis metode pelatihan, menjadikannya sekolah hotel terkemuka di
dunia.

Reinventing dengan PLANET 21


Accor telah mengambil sikap yang kuat di planet dan masyarakat di daerah hotel:

Accor melakukan reinventing hotel untuk keberlanjutannya di masa yang akan datang. Itu
adalah program PLANET 21, yang dimulai pada tahun 2012. Grup tidak hanya memasuki

bertanggung jawab, yaitu pengembangan yang menghasilkan nilai bagi setiap orang.
PLANET 21 membawa agenda pembangunan berkelanjutan ke tingkat berikutnya,
memanfaatkannya sebagai keunggulan kompetitif yang menentukan bagi Accor, brand
serta mitra-mitranya. Hal ini dilakukan dengan pelanggan yang semakin menyadari
masalah sosial dan lingkungan. Grup Accor telah membuat 21 komitmen. PLANET 21

Case Study: Reinventing Accor

fase ekspansi ringan tapi juga menegaskan kembali visi pengembangan yang cerdas dan

adalah cara Accor menempatkan keramahtamahan yang berkelanjutan pada inti dari
strategi, pengembangan dan inovasi grup.

ASSESMENT OF THE LONG-TERM ATTRACTIVENESS

Accor yang bermarkas di Prancis saat ini memiliki lebih dari 200 hotel dan aset
properti yang tersebar di 22 negara di seluruh dunia. Grup Accor memiliki sejumlah brand,
yaitu: Adagio, All seasons, Etap, Grand Mercure, HotelF1, Ibis, Mercure, MGallery, Motel 6,
Novotel, Pullman, Sofitel, Studio6

Unit bisnis Accor dibagi menjadi 3, yaitu skala mewah, menengah, dan ekonomi.

signifikan terdapat di negara-negara Asia Pasifik pertumbuhannya mencapai 7%, sedangkan


negara-negara Eropa mengalami kejenuhan, pertumbuhannya kurang dari 1 %. Hotel wisata
Accor grup masih mendominasi apabila dibandingkan dengan hotel untuk bisnis, hotel wisata
menghasilkan pendapatan lebih dari 75%, sedangkan hotel untuk bisnis hanya 25%. Apabila
didasarkan pada pembagian geografis, maka segmen industri perhotelan di wilayah Eropa
sebesar 39%, benua Amerika sebesar 31%, Asia Pasifik 26% dan wilayah lain hanya sebesar
4%.

Case Study: Reinventing Accor

Pengamat industri perhotelan berpendapat bahwa pertumbuhan sektor perhotelan yang paling

Dari deskripsi di atas, menurut kami apa yang dilakukan Accor grup sudah benar,
yaitu fokus ekspansi di negara-negara Asia Pasifik sebagai wilayah yang pertumbuhannya
paling signifikan, yaitu sebesar 7%. Pasar Amerika Utara dan Eropa pertumbuhannya sudah
puncak, pasarnya mengalami kejenuhan, sehingga sangat sulit untuk mengembangkan pasar
di wilayah-wilayah tersebut. Fokus Accor grup adalah negara-negara di Asia Pasifik,
khususnya adalah Cina, India dan Indonesia.

ASSEMENT OF THE COMPETITIVE STRENGHT

Grup Accor sebagai grup hotel yang beroperasi di 92 negara mengoperasikan dan
menjalankan franchise atas 3600 hotel di 5 benua dengan menampilakn berbagai brand yang
berbeda dari kelas budget dan ekonomis hingga ke akomodasi mewah di lokasi yang tepat.
Melalui berbagai brand yang dimiliki diseluruh belahan dunia, Accor berusaha untuk dapat
menjangkau berbagai segmen konsumennya berdasarkan kebutuhan, keinginan dan pola
perilaku secara lebih efektif dengan berbagai layanan yang unik.
Accor membagi berbagai brand hotelnya ke dalam tiga kategori yaitu skala mewah,
menengah, dan ekonomi dengan tujuan agar grup dapat mengkonsolidasikan kelebihannya
serta mempertahankan posisinya sebagai pemimpin di segmen yang dimasuki.

Segmen
Hotel
Mewah

No

Brand

Sofitel

Pullman

MGallery

4
5

Grand Mercure
The Sebel

Jumlah

Kekuatan Kompetitif

121 hotel
di 41
negara
(2013)
81 hotel
dan resort
di 24
negara
68 hotel di
22 negara

Akomodasi non standar berlokasi di


kota pusat budaya dengan gaya
Perancis. Terdiri dari Sofitel Legend,
Sofitel So
Lokasi di kota regional internasional
dengan
gaya
eksekutif
dan
cosmopolitan. Fokus di Asia Pasifik

44 hotel
15

Konsep boutique hotel dengan konspe


desain, kerekter dan sejarah yang
ditujukan bagi traveler bisnis maupun
wisata.
Hotel dengan karakter lokal
Apartemen di Asia Pasifik dengan

Case Study: Reinventing Accor

Brand Accor yang beroperasi pada tahun 2013 adalah :

Hotel
menengah

Hotel
Ekonomi

Novotel

Novotel Suite

Mercure

Aparthotel
Adagio

10

Ibis

11

Ibis style

12

Ibis Budget

13

Hotel F1

apartemen
402 hotel
di 60
negara
30 hotel di
9 negara
743 hotel
di 51
negara
90
aparthotel
di 6 negara
999 hotel
di 59
negara
233 hotel
di 21
negara
506 hotel
di 16
negara
238 hotel

akomodasi yang modern


Berlokasi di pusat kota, untuk liburan
dan bisnis dengan pasar strategis di
Asia Pasifik dan Eropa
Hotel untuk long stay dengan
lingkungan yang bersahabat
Boutique hotel di pusat kota

Apartemen di pusat kota dengan


pelayanan ala hotel
Umbrella brand bagi kelas ekonomi
Accor dengan menawarkan pelayanan
dan fasilitas standar
Brand kelas ekonomi dengan fitur
desain, dan dekorasi yang menarik
Brand kelas ekonomi dengan gaya
yang simpel
Hotel regional low cost dengan
ruangan modern untuk 2-3 orang

9-CELL INDUSTRY MATRIX

Accor adalah satu-satunya group hotel yang memiliki cakupan tipe hotel yang luas
mulai dari tipe hotel mewah sampai dengan tipe hotel ekonomis. Accor membagi brand-nya

Segmen Luxury/Upscale
Tujuannya adalah meningkatkan keunggulan layanan dan mengembangkan hotel
unggulan di kota-kota dengan maksud untuk meningkatkan nilai merek. Segmen ini meliputi:
Sofitel, jaringan hotel mewah Perancis, memiliki 120 hotel di hampir 40 negara. Sofitel
dan wakilnya (karyawan), membawa Prancis ke kelas dunia.
MGallery merupakan hotel kelas atas dengan karakter yang luar biasa, desain yang khas,
dan bernilai sejarah.

Case Study: Reinventing Accor

ke dalam tiga segmen, yaitu Luxury/Upscale, Midscale dan Ekonomi.

1
0

Pullman adalah hotel kelas atas bergaya hidup eksekutif. Melayani kosmopolitan
wisatawan dunia dari seluruh dunia, pada perjalanan bisnis atau liburan.
Segmen Midscale
Tujuannya adalah ekspansi dan inovasi untuk meningkatkan jangkauan dan merek
yang terdiferensiasi. Segmen ini meliputi:
Novotel, salah satu merek Accor yang mempunyai nilai sejarah, pembuka jalan di
segmen hotel skala menengah. Hotel ini melayani pebisnis dan wisatawan di tempat
pusat kota di kota-kota internasional, kawasan bisnis dan tujuan wisata.
Mercure adalah jaringan skala menengah hotel terbesar ketiga di dunia dan satu-satunya
hotel merek skala menengah yang menggabungkan bentuk dari jaringan internasional,
kualitas tanpa kompromi dan pengalaman home-away-from-home di hotel.
Segmen Ekonomi
Tujuannya adalah mengambil kesuksesan merek ibis ke tingkat berikutnya pada
segmennya. Pada bulan September 2011, Accor mereorganisasi merek ekonominya menjadi
lebih konsisten, lebih jelas dan lebih menarik line-up dengan memanfaatkan ibis sebagai
brand yang kuat dengan reputasi yang patut ditiru di seluruh dunia. Hasilnya, Accor
meluncurkan ibis Styles dan Hotel ibis Budget sebagai keluarga baru dari Ibis. Pada akhir
Juni 2014, Ibis baru mencakup 1.785 hotel. Wilayah baru sepenuhnya didesain ulang pada
hotel ibis dan ibis Budget untuk menjamin para tamu menikmati pengalaman dalam
menginap di hotel serta layanan trailblazing untuk memberikan kenyamanan.

Case Study: Reinventing Accor

Analisis BCG Matrix

1
1

Star Segmen Midscale dan Ekonomi


Proyek ekspansi yang agresif oleh Accor di Brazil menyebabkan peningkatan
pangsa pasar 43% sehingga pasar tumbuh dengan cepat.
Question Mark Segmen Luxury dan Midscale
Pasar di China, sebagai pasar berkembang, memiliki potensi tinggi untuk ekspansi
Accor terutama untuk hotel kelas menengah dan atas. Saat ini keberadaan perusahaan di
China relatif rendah, dibandingkan dengan negara-negara Asia dan Pasifik lainnya, seperti
Thailand dan Indonesia.
Cash Cow Semua Segmen
Accor adalah pemimpin industri di Eropa, terutama di Perancis. Pendapatan dari
hotel yang berbasis di Perancis hampir sama dengan total pendapatan dari negara-negara
Eropa lainnya. Perancis adalah pasar yang matang dan tingkat huniannya cukup stabil
selama satu dekade.
Poor Dog - Ekonomi
Italia dan Spanyol memiliki tingkat hunian rata-rata terendah dan relatif buruk
pada pertumbuhan tahunan.
Analisis 9 Cell Matrix

Medium

Low
Strong

Average
Competitive Strength

Weak

Case Study: Reinventing Accor

Industry Attractiveness

High

1
2

Segmen Midscale
Segmen Ekonomis
Segmen Luxury & Upscale

Segmen Ekonomis
Accor dapat melakukan strategi sebagai berikut:
Integrasi Vertikal Strategi ini dapat dilakukan dengan cara mengambil alih fungsi
yang sebelumnya disediakan oleh pemasok (backward integration) atau distributor
(forward integration). Dengan kata lain, terdapat satu atau lebih bisnis yang selama ini
disediakan oleh perusahaan lain.
Integrasi Horizontal Dari sisi internal, hendaknya segmen pasar diperluas untuk
mengurangi potensi persaingan sehingga skala ekonomis menjadi lebih besar. Dari sisi
eksternal, perusahaan dapat melakukan akuisisi atau joint venture dengan perusahaan
yang lain pada indusrti yang sama.

Segmen Midscale
Accor dapat melakukan strategi sebagai berikut:
Strategi LabaStrategi ini lebih mengutamakan keuntungan saat ini walau memiliki
resiko besar dengan mengorbankan pertumbuhan masa depan. Hasilnya sering kali
adalah kesuksesan dalam jangka pendek sekaligus dengan stagnasi dalam jangka
panjang.

perusahaan dapat mengkonsolidasikan sumber daya yang ada setelah menghadapi


pertumbuhan cepat.
Strategi Waspada Perusahaan tetap menjalankan usahanya dengan hati-hati karena
adanya faktor-faktor penting yang berubah pada lingkungan eksternal, seperti peraturan
dari pemerintah.

Case Study: Reinventing Accor

Strategi Istirahat Strategi ini tepat dilakukan sebagai strategi sementara agar

1
3

Segemen Luxury & Upscale


Accor dapat melakukan strategi sebagai berikut:
Integrasi Horizontal Dari sisi internal, hendaknya segmen pasar diperluas untuk
mengurangi potensi persaingan. Dari sisi eksternal, perusahaan dapat melakukan
akuisisi atau joint venture dengan perusahaan yang lain pada indusrti yang sama.
Strategi tanpa perubahan Pada strategi ini perusahaan tidak perlu melakukan
perubahan-perubahan yang berarti. Disini perusahaan tetap melakukan usaha-usaha
yang sedang dijalankan, dan hanya melakukan sedikit penyesuaian misalnya karena
terjadi inflasi.

GOOD STRATEGIC FIT

Salah satu strategi diversifikasi yang dilakukan grup Accor yaitu mengeliminasi hotel
yang memiliki kinerja yang kurang baik dan menjualnya kepada perusahaan property dan
investasi. Accor melepaskan 518juta dengan menjual 57 hotel di Perancis dan Switzerland
kepada konsorsium real estate, dan menjual 158 hotelF1 di perancis senilai 272juta.
Penjualan real estate dan pelepasan hotel yang kurang baikkinerjanya mendukung ekspansi
menuju pasar-pasar baru yang lebih cepat berkembang, seperti China, India dan Brazil, salah
satunya adalah pendirian hotel yang lebih mewah di China, Sofitel.
BOD dan para stakeholder lain bersepakat untuk memisahkan lini jasa perhotelan
pada 2010, dan pemisahan ini resmi dimulai pada bulan juni. Menurut kami strategi ini sudah
cocok untuk diterapkan Accor. Masing-masing bisnis membutuhkan modal yang besar dan
pemisahan ini lebih membuat investor tertarik dan bebas untuk menggandeng partner tanpa

a.

Lebih mudah menarik investor

b.

Lebih mudah menutupi utang dengan aset berwujud

c.

Bebas untuk mengejar partner yang berbeda

d.

Tidak dibatasi oleh model yang lama dan struktur modal

Case Study: Reinventing Accor

mengganggu struktur modal. Pemisahan dilakukan dengan alasan:

1
4

Case Study: Reinventing Accor

FINANCIAL & OPERATING PERFORMANCE

1
5

Kinerja keuangan dan operasional grup Accor secara keseluruhan bagus, namun
masih sangat mengandalkan revenue dari Benua Eropa, sedangkan pengamat industri
perhotelan berpendapat bahwa pertumbuhan sektor perhotelan yang paling signifikan terdapat
di negara-negara Asia Pasifik pertumbuhannya mencapai 7%, sedangkan negara-negara
Eropa mengalami kejenuhan, pertumbuhannya kurang dari 1 %. Sehingga grup Accor perlu
mengembangkan bisnis di negara-negara Asia Pasifik, sehingga tidak terlalu mengandalkan
negara-negara di benua Eropa, utamanya adalah karena pasar di Eropa sudah mengalami
kejenuhan.

RECOMMENDATION

Dengan melihat portofolio pendapatan grup Accor berdasarkan region, pendapatan


terbesar Accor dihasilkan dari hotel yang berlokasi di Eropa. Selain itu, jumlah EBIT
yang paling signifikan pun berada pada regional Eropa terutama di Perancis. Oleh
karena itu, sebaiknya Accord dapat memaksimalkan revenue yang diperoleh dengan
penambahan layanan kamar maupun pembangunan hotel dengan lokasi di region
tersebut.

Case Study: Reinventing Accor

1
6

Pada akhir tahun 2013, Accor memutuskan untuk menjual Studio 6/Motel 6 karena
tidak mampu menghasilkan pendapatan seperti yang diharapkan dan menderita capital
loss non cash.

Pembangunan brand image yang kuat merupkan salah satu faktor yang penting dalam
industry perhotelan karena dengan brand image yang kuat, akan dapat menarik
konsumen untuk loyal. Dalam kelas hotel ekonomi misalnya, brand Ibis mulai dikenal
sangat luas dengan beberapa tipe antara lain Ibis style dan Ibis budget.
Pemanfaatan teknologi yang strategis dalam mendukung operasional perusahaan
sangat enting dalam memaksimalkan keunggulan kompetitif yang dimiliki
perusahaan. Tanpa disertai dengan inovasi di bidang teknologi, Accor dapat tersaingi
oleh saingan industrinya mengingat saat ini perkembangan teknologi demikian pesat.
Digital marketing dapat membantu Accor dalam membentuk image yang baik bagi
konsumen antara lain dalam bentuk web, sosial media, dan jaringan mobile.
Pemesanan hotel pun dapat dilakukan melalui web sehingga konsumen dapat
bertransaksi dengan nyaman.

Case Study: Reinventing Accor

1
7