Anda di halaman 1dari 2

SEPTARINI HARYATI

AP 23
14/374117/PEK/19672

TUGAS MANAGEMENT CONTROL SYSTEM


CASE 9 1 NEW YORK TIMES

Pada tahun 2001, New York Times memiliki berbagai properti media cetak,
meliputi surat kabar New York Times, Boston Globe, Worcester Telegram & Gazette,
dan 14 surat kabar regional lainnya, yang kebanyakan berlokasi di selatan AS.
Perusahaan juga memiliki beberapa properti media penyiaran, yang menghasilkan 5
persen dari pendapatan, dan New York Times Digital yang menghasilkan 2 persen dari
total pendapatan.
Cikal bakal NYTD adalah pada tahun 1995, berawal dari keyakinan Steve
Luciani, seorang karyawan di departemen sistem informasi pada Perusahaan bahwa
Internet akan memiliki pengaruh besar terhadap dunia bisnis. Empat karyawan
Steve Luciani, dua karyawan dari meja berita, dan seorangeksekutif periklanan
ditugaskan untuk menangani proyek situs Web baru tersebut dengan nama
NYTimes.com. Empat karyawan Steve Luciani, dua karyawan dari meja berita, dan
seorangeksekutif periklanan ditugaskan untuk menangani proyek situs Web baru
tersebut. Pada awalnya para ekskutif senior di New York Times merasa ragu dengan
dipakainya nama besar New York Times untuk situs digitalnya. Namun, pada tahun
1999, pertumbuhan internet cukup pesat dan para eksektif senior perusahaan kuatir
dengan SDM yang didedikasikan ke NYTimes.com kurang memadai. Selain itu,
mereka khawatir maka interaksi dan kreatifitas menjadi kurang.

Namun, mengingat potensi bisnis tersebut sangat menjanjikan, para pesaing


menginvetasikan uang mereka secara besar-besaran untuk bisnis berita digital
tersebut dan pendapatan para investor terus bertumbuh tanpa mengeluarkan biaya.
Melihat peluang tersebut, perusahaan memutuskan 2 hal yaitu membentuk divisi
operasi baru yang independen yaitu NYTD yang laporannya langsung ke perusahaan
dan menerbitkan tracking stock yang memungkinkan NYTD mendapatkan modal
dari Internet valuasi. Beberapa situs yang bergabung menjadi NYTD antara lain
NYTimes.com, Boston.com, NYToday.com, GolfDigest.com, WineToday.com dan Abuzz.
Tekanan terhadap NYTD untuk menghasilkan profitabilitas terus meningkat
pada akhir tahun 2000. Sebagai akibatnya, manajemen memutuskan untuk
melakukan efisiensi dengan sentralisasi. Selain itu, mereka melakukan beberapa
inovasi untuk meningkatkan pendapatan antara lain dengan membuat Deal Box.
Namun sampai dengan awal tahun 2001, sumber daya keuangan kembali menjadi
hambatan utama. Kondisi ekonomi yang tidak menentu dan anjloknya harga saham
di bursa terutama setelah terjadinya serangan teroris yang terjadi pada 11 September
2001 menambah ketidakpastian. Perusahaan pemasang iklan yang merupakan
sumber pendapatan dari perusahaan mulai mengurangi belanja iklannya. Melihat hal
tersebut, NYTD berencana untuk melakukan restrukturisasi antara lain dengan
melakuakn
karyawan

perubahan
dan

struktur

mengintegrasikan

organisasi
operasional

dengan
NYTD

melakukan
dengan

perusahaan, sehingga harapannya perusahaan menjadi lebih efisien.

pengurangan

bagian

lain

di