Anda di halaman 1dari 1

RS Bunda

Palembang

Jl. Demang Lebar


Daun
Palembang

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

VALIDASI DATA TERPADU DALAM PROSES MANAJEMEN


MUTU
NOMOR DOKUMEN

NOMOR REVISI

HALAMAN

1817/KMKP/X/2013
.

1/1
.

TANGGAL TERBIT

DITETAPKAN
DIREKTUR ,

04 November 2013
..
Dr.Halipah Mahyuddin,SpTHT,MM

PENGERTIAN

TUJUAN

KEBIJAKAN

PROSEDUR

UNIT TERKAIT

Salah satu langkah dalam proses menetapkan prioritas penilaian,


memilih yang apa yang harus dinilai, memilih dan mengetes
indikator, mengumpulkan data, validasi data dan menggunakan
data untuk peningkatan.
1. Sebagai acuan dalam melaksanakan validasi data mutu
2. Tersedianya data dan informasi mutu yang valid sebagai
dasar manajemen rumah sakit untuk mengambil keputusan
dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, evaluasi
program dan peningkatan kewaspadaan serta respon
terhadap kejadian luar biasa yang cepat dan tepat
Surat Keputusan Direktur Rumah Sakit Bunda Palembang
Nomor : 81/KPTS/DIR/1.6/X/2013 tentang Kebijakan Validasi data
terpadu dalam proses manajemen mutu Rumah Sakit Bunda
Palembang
1. Nilai kebutuhan validasi
2. Tentukan jumlah sampel untuk validasi data mutu.
Penggunaan 100% sampel hanya diperlukan apabila jumlah
rekor, kasus atau data lainnya sangat kecil. Dimungkinkan
untuk memakai 10% jika sampel besar
3. Pastikan alat ukur validasi yang sesuai
4. Lakukan pengumpulan ulang data oleh orang kedua yang
tidak terlibat dalam pengumpulan data yang orisinil, dengan
menggunakan objek data yang sama dan cara ukur yang
sama
5. Hitungan keakuratan dilakukan dengan membandingkan
hasil data orang pertama dengan orang kedua. Hasil data
orang kedua harus > 90% dari hasil data orang pertama
untuk dikatakan sebagai data valid
6. Melakukan koreksi apabila unsur datanya tidak sama,
alasan-alasannya (misalnya, definisi data yang tidak jelas)
harus dicatat dan tindakan korektif harus didokumentasikan
7. Identifikasi tindakan korektif dengan mereview kembali
teknis pengukuran yang telah dilaksanakan
1. Tim Mutu dan Keselamatan Pasien
2. Instalasi Rekam Medis