Anda di halaman 1dari 9

SATUAN ACARA PENYULUHAN

( SAP )

POLA MAKAN UNTUK PENDERITA DIABETES

Disusun Oleh :
NAMA

: ZUL ILYAS MOHAMAD

NIM

: 313-111-3083

KELAS

: II B

SEMESTER

: III

JURUSAN

: GIZI

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES GORONTALO


gorontalo
2014

SATUAN ACARA PENYLUHAN

( SAP )
POLA MAKAN UNTUK PENDERITA DIABETES

Topik

Pola Makan

Sub Topik

Pola Makan Sehat Untuk


Penderita Diabetes

Hari/Tanggal

Rabu, 04 Februari 2015

Waktu/Jam

30 Menit / 08.00 09.30 WIB

Tempat

Kantor Desa Lopo,

Kecamatan Batudaa Pantai


Penyuluh

I.

Zul Ilyas Mohamad

TUJUAN UMUM
Setelah dilakukan penyuluhan selama 1 x 30 menit diharapkan
peserta dapat mengetahui pola makan untuk penderita Diabetes

II.

TUJUAN KHUSUS
Setelah mengikuti penyuluhan selama 1 x 30 menit, diharapkan
peserta dapat :
Menjelaskan Pengertian Pola Makan
Menjelaskan Pengertian Diabetes
Menjelaskan Pola Makan Untuk Penderita Diabetes

III.

IV.

MATERI
1. Pengertian Pola Makan
2. Pengertian Diabetes
3. Pola Makan Sehat Untuk Penderita Diabetes
METODE
Ceramah dan Tanya Jawab

V.

MEDIA
LCD
MICROPHONE

VI.

SETING TEMPAT
Ket :
= Pemateri

= Moderator

= Operator

= Audien

VII.

KEGIATAN PENYULUHAN
N

Tahapan

O
1.

Waktu
Pembukaan
( 5 Menit )

Kegiatan Pembelajaran
1. Mengucapkan salam
2. Memperkenalkan diri

1. Menjawab salam
2. Mendengarkan dan

3. Kontrak waktu
4. Menyampaikan tujuan

memperhatikan
3. Menyetujui
4. Mendengarkan dan

penyuluhan
2.

Kegiatan Inti 1. Penyampaian garis


( 20 Menit )

Kegiatan Peserta

besar materi Pola


Makan:
a. Pengertian Pola
Makan
b. Pengertian Diabetes

memperhatikan
1. Mendengarkan dengan
penuh perhatian

c. Pola Makan Sehat


Untuk Penderita
Diabetes
2. Member kesempatan
peserta untuk bertanya
3. Menjawab Pertanyaan
3.

Penutup
( 5 Menit )

VIII.

1. Menyimpulkan
2. Salam penutup

2. Menanyakan hal-hal
yang belum jelas
3. Mendengarkan dan
memperhatikan
jawaban dari penyuluh
1. Mendengarkan
2. Menjawab salam

EVALUASI
Pertanyaan Secara Liasan
a. Apa Pengertian Diabetes ?
Diabetes adalah suatu kumpulan gejala yang timbul pada
seseorang yang disebabkan oleh karena adanya peningkatan kadar
gula (glukosa) darah akibat kekurangan insulin baik absolut
maupun relatif (Arjatmo, 2002).
b. Apa saja yang harus diperhatikan dalam pola makan penderita
diabetes?
Kebutuhan makanan bagi penderita penyakit diabetes tidak
hanya sekedar mengisi lambung. Tetapi, makanan tersebut harus
mampu menjaga kadar gula darah dan memberikan terapi bagi
penderita diabetes itu sendiri. Oleh sebab itu, hal yang harus
diperhatikan ialah jadwal makan, jumlah/porsi makanan dan jenis
makanan. Tiga hal ini harus benar-benar diatur sedemikian rupa
sehingga mampu memberikan terapi bagi kesembuhan penyakit
gula tersebut.

Pola Makan Bagi Penderita Diabetes

A. Pengertian Diabetes
Diabetes Melllitus adalah suatu kumpulan gejala yang timbul pada
seseorang yang disebabkan oleh karena adanya peningkatan kadar gula
(glukosa) darah akibat kekurangan insulin baik absolut maupun relatif
(Arjatmo, 2002).
B. Pengertian Pola Makan
Diabetes Melllitus adalah suatu kumpulan gejala yang timbul pada
seseorang yang disebabkan oleh karena adanya peningkatan kadar gula
(glukosa) darah akibat kekurangan insulin baik absolut maupun relatif
(Arjatmo, 2002).
C. Pola Makan Untuk Penderita Diabetes
Pola

makan

pada

penderita

jadwal,

jumlah,

diperhatikan.

Baik

dikonsumsi.

Mengingat,

penderita

diabetes
maupun
Diabetes

harus
jenis

benar-benar

makanan

biasanya

yang

memiliki

kecenderungan kandungan gula darah yang tidak terkontrol. Kadar gula


darah akan meningkat drastis setelah mengkonsumsi jenis makanan
tertentu. Oleh sebab itu, pola makan dan jenis makanan penyakit
diabetes ini harus diatur sedemikian rupa.
Kebutuhan makanan bagi penderita penyakit diabetes tidak hanya
sekedar mengisi lambung. Tetapi, makanan tersebut harus mampu
menjaga kadar gula darah dan memberikan terapi bagi penderita
diabetes itu sendiri. Oleh sebab itu, jadwal, jumlah dan jenis makanan
yang masuk ke dalam tubuh penderita harus benar-benar diatur
sedemikian rupa sehingga mampu memberikan terapi bagi kesembuhan
penyakit gula tersebut.
1. Jadwal Makan
Jadwal makan yang dianjurkan bagi penderita Diabetes adalah
enam kali makan dalam sehari. Dengan ketentuan tiga kali makan
besar dan tiga kali makan ringan. Hal tersebut dimaksudkan agar

lambung tidak kosong dan asupan gula dalam tubuh tetap stabil, tidak
melonjak drastis dan juga tidak turun sangat rendah. Perbandingan
komposisi Prinsip Gizi Seimbang bagi penderita DM adalah Karbohidrat
60%, Protein 10-15%, dan Lemak 20-25%
Adapun jadwal makan yang dianjurkan untuk penderita Diabetes
adalah setiap tiga jam sekali :
- Makan besar I (Sarapan pagi) : pukul 07.00
- Makan ringan I (Snack) : pukul 10.00
- Makan besar II (Makan siang) : pukul 13.00
- Makan ringan II (Snack) : pukul 16.00
- Makan besar III (Makan malam) : pukul 19.00
- Makan ringan III (Snack) : pukul 22.00
Jadwal makan ini harus benar-benar dipatuhi oleh penderita
diabetes. Usahakan makan tepat waktu. Mengingat jika terjadi
keterlambatan atau makan tidak teratur maka dikhawatirkan terjadi
hipoglikemia (penurunan kadar gula darah). Gejala hipoglikemia ini
ditandai oleh timbulnya pusing, mual dan pingsan pada penderita
diabetes. Jika gejala ini terjadi maka sebaiknya penderita diberi minum
air gula untuk mengembalikan keseimbangan gula dalam darah.

2. Porsi Makanan
Tidak hanya jadwal makan, porsi makanan bagi penderita
DIABETES juga harus diperhatikan. Prinsip yang harus dipegang dalam
mengatur porsi makanan ini adalah porsi makanan yang dikonsumsi

tidak perlu banyak, namun harus sering. Oleh sebab itu, jadwal makan
diatur sedemikian rupa hingga enam kali dalam sehari.
Berikut ini adalah anjuran porsi makanan yang harus diberikan
pada penderita DIABETES:

Makan
Makan
Makan
Makan
Makan
Makan

pagi : 20% dari total kebutuhan kalori dalam satu hari


ringan I : 10% dari total kebutuhan kalori dalam satu hari
siang : 25% dari total kebutuhan kalori dalam satu hari
ringan II : 10% dari total kebutuhan kalori dalam satu hari
malam : 25% dari total kebutuhan kalori dalam satu hari
ringan III : 10% dari total kebutuhan kalori dalam satu hari

3. Jenis makanan
Pemilihan jenis makanan bagi penderita penyakit diabetes ini
berkaitan dengan naik turunnya kadar gula darah. Karena asupan gula
ke dalam tubuh berasal dari makanan yang dikonsumsi. Indeks
glikemik adalah angka yang menunjukkan kecepatan makanan dalam
meningkatkan/menaikkan kadar gula dalam darah. Semakin tinggi
indeks glikemik maka kenaikan gula darah setelah mengkonsumsi
makanan semakin cepat.
Bahan makanan untuk penderita diabetes paling baik adalah dari
sumber karbohidrat kompleks, diantaranya padi-padian (beras merah,
jagung, gandum), umbi-umbian (singkong, ubi jalar, kentang), dan
sagu. Proses pencernaan dan penyerapan karbohidrat kompleks
didalam tubuh berlangsung lebih lama dari pada proses pencernaan
dan

penyerapan

karbohidrat

sederhana,

sehingga

dengan

mengkonsumsi karbohidrat kompleks orang tidak segera lapar.


Selain mengkonsumsi makanan sumber karbohidrat kompleks,
penderita diabetes juga harus membatasi konsumsi lemak. Di daerah
pedesaaan, konsumsi lemak atau minyak masih sangat rendah
sehingga

perlu

ditingkatkan.

Sementara

konsumsi

lemak

pada

penduduk perkotaan perlu diwaspadai karena cenderung berlebihan.


Mengurangi asupan lemak, terutama lemak jenuh dapat menurunkan
resiko diabetes. Contohnya makanan yang digoreng, dan mentega atau
santan kental.
Berikut ini adalah contoh makanan yang sebaiknya dihindari oleh
penderita diabetes, yaitu :
1. Mie dan Pasta
Pada kebanyakan mie dan pasta memiliki indeks glikemik yang
tinggi. Artinya pasta dan mie dibuat dengan olahan karbohidrat
sederhana seperti gandum atau tepung beras. Konsumsi karbohidrat
tinggi bisa meningkatkan kadar gula dalam darah.
2. Nasi
Kurangi konsumsi nasi putih karena kandungan karbohidratnya
sangat tinggi. Anda bisa menggantinya, dengan nasi yang berasal
dari beras merah maupun beras coklat.
3. Kafein
Hasil dari beberapa penelitian menunjukkan kafein memiliki
dampak negatif pada penderita DIABETES. Untuk itu, akan lebih jika
Anda mengurangi minuman yang mengandung kafein.
4. Roti putih
Kurangi konsumsi roti yang terbuat dari tepung putih. Lebih
baik pilih roti yang terbuat dari tepung gandum. Selain memiliki
banyak serat juga baik untuk jantung Anda.
Bahan makanan yang dianjurkan dikonsumsi oleh penderita
Diabetes Melitus sebagai berikut :

1. Sumber Karbohidrat

= Padi, beras merah, kentang, ubi

jalar
2. Sumber Protein Rendah Lemak =
tempe
3. Buah

Ayam tanpa kulit, ikan, tahu,

= Jeruk, melon, semangka, apel, pepaya,

pisang
4. Sayuran
- Sayuran Golongan A = Lobak, timun, tomat, kangkung, terung,
-

kembang kol
Sayuran Golongan B (100 gram/hari) = Daun pepaya, daun
singkong, kacang panjang, jantung pisang.

Baliwati, dkk, 2004. Pengatar Pangan dan Gizi. Penerbit Penebar Swadaya,
Jakarta. Web: http://www.library.upnvj.ac.id/pdf/3keperawatanpdf/207312041/bab2.pdf
Diakses tanggal 01 November 2014

Arjatmo Tjokronegoro. 2002. Penatalaksanaan Diabetes Melitus Terpadu. Cet 2. Jakarta


: Balai Penerbit FKUI