Anda di halaman 1dari 13

Matematika

STATISTIKA

RIZKI FAUZI
NO: 26/ X MIA 2
SMAN 3 SEMARANG

MATEMATIKA SMA (STATISTIK)

1.

Memahami Statistik, populasi dan sample

Statistika adalah ilmu pengetahuan tentang cara-cara pengumpulan data,


pengumpulan data, penyusunan data, penyajian data serta penarikan
kesimpulan.
Statistik adalah kumpulan fakta yang umumnya berbentuk bilangan / agka dan
disajikan dalam bentuk table atau diagram sehingga dapat menggambarkan
suatu masalah.
Populasi adalah keseluruhan objek yang akan diteliti.
Sampel adalah sebagian dari populasi yang benar-benar diteliti
2.

Memahami statistic lima serangkai

Statistik peringkat adalah penyusunan data dari yang terbesar sampai yang
terkecil (diurutkan)
Statistik ekstrim :

Statstik minimum adalah nilai datum terkecil dilambangkan x 1

Satistik maksimum adalah nilai datum terbesar dilambangkan x n

Kuartil

Kuartil bawah/pertama (Q1)

Median / kuartil kedua (Q2)

Kuartil ketiga/atas (Q3)

Kelima data statistic X1, Q1, Q2, Q3, Xn disebut statistic lima serangkai. Bagannya
sbb:
Q2 =
Q1 =

Q3 =

X1 =

X2 =

C. Memahami jangkauan data, Jangkauan antar kuartil


Jangkauan/ Range adalah selisih mutlak kedua statistic ekstrim/ data
terbesar dikurang data terkecil
J = Xn X1 = Xmax Xmin
Jangkauan antar kuartil / Hamparan adalah selisih Q3 dan Q1
H = Q3 Q1

Jangkauan semi interkuartil ( Simpangan kuartil)


Qd = (Q3- Q1)
Rataan Quartil = (Q3 Q1)
Rataan tiga kuartil = ( Q1 + 2Q2 + Q3)
Penyajian data dalam bentuk diagram
A.

Data Ukuran (Kontinu) dan Data Cacahan(Deskrit)

Data adalah keterangan atau fakta mengenai sesuatu persoalan


Data kualitatif adalah data kategori missal; rusak, baik, senang, puas.
Data kuantitatif adalah data berbentuk bilangan missal: dat berat badan,
banyak siswa dll.
Ada 2 jenis data kuantitatif:
1.
Data ukuran ( kontinu) yaitu data yang diperoleh dengan cara mengukur.
Misal: tinggi menara 30 m, berat badan 50 kg dll.
2.
Data cacahan ( deskrit) yaitu data yang diperoleh
menghitung. Misal: jumlah siswa kls XI IPA 1 ada 30 anak

dengan

cara

SMA 13 mempunyai 20 ruang kelas.


B. Diagram Batang, Diagram Lingkaran dan Diagram Garis
1. Diagram Batang adalah penyajian data statistic yang menggunakan persegi
panjang atau batang dengan lebar batang sama dengan jarak antara batang
yang satu dengan yang lainnya, serta dilengkapi dengan skala sehingga ukuran
datanya dapat dilihat dengan jelas.
2. Diagram Lingkaran adalah penyajian data statistic dengan menggunakan
gambar yang berbentuk daerah lingkaran.
3. Diagram Garis adalah penyajian data statistic dengan menggunakan gambar
berbentuk garis lurus.
4. Diagram Batang Daun yaitu teknik penyajian data dalam bentuk batang dan
daun yang bertujuan untuk menampilkan data yang akurat darai suatu
opservasi.
5. Diagram Kotak Garis (DKG) adalah diagram yang berupa kotak dan garis
dengan ketentuan sbb:

Data statistic yang dipakai untuk menggambar DKG adalah statistic lima
serangkai

Diagram tersebut berbentuk seperti kotak seperti persegi panjang dan


mempunyai ekor ke kiri dan ke kanan yang berupa garis.


DKG meliputi jangkauan antar kuartil atau hamparan dan data yang
berada di dalam kotak adalah median dan kuartil bawah (Q1) serta kuartil atas
(Q3).

Persegi panjang yang mempunyai ekor memeanjang kekiri dan kekanan


mencakup semua data ( kecuali pencilan)

Pencilan adalah data yang letaknya diluar pagar dalam dan pagar luar
biasanya diberi tanda * .
Q1

Q2

Q3
+

X1

Xn

Data Distribusi Frekuensi, Frekuensi Relatif dan Frekuensi Kumulatif


A. Daftar Distribusi Frekuensi Tunggal
Nilai ulangan matematika dari 40 siswa :
8 5 7 4 4 5 7 7 6 4 7 6 6 5 4 8 8 7 6 5
5 6 7 8 4 5 7 6 7 6 7 7 6 6 8 6 6 4 4 5
Data di atas dapat disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi data tunggal:
Nilai

Turus

Frekuensi

11

10

Jumla
h

f = 40

B. Daftar Distribusi Frekuensi Data Kelompok


Nilai ulangan matematika dari 100 siswa:
Nilai

Frekuensi

30 34

35 39

40 44

12

45 49

17

50 59

25

60 64

18

65 69

13

70 74

Jumlah

f = 100

Beberapa istilah yang adarekuensi data kelompok:


1. Kelas interval
Kelompok-kelompok data seperti 30 34, 35 39, , 70 74 disebut kelas
interval.
2. Batas kelas
Bilangan 30, 35, 70 disebut batas bawah kelas, sedangkan 34, 39, ,74 batas
atas kelas.
3. Tepi kelas
Tepi bawah = batas bawah - 0,5 satuan terkecil.
Tepi atas = batas atas 0,5 satuan terkecil.
4. Panjang kelas / lebar kelas
Panjang kelas = tepi atas tepi bawah kelas
5. Titik tengah kelas

Titik tengah kelas = ( batas bawah + batas atas )

Langkah-langkah untuk membuat daftar distribusi frekuensi data kelompok:


1. Menentukan jangkauan
J = X max X min = Xn X1
2. Menentukan banyaknya kelas interval
Biasanya diambil paling sedikit 5 kelas dan paling banyak 15 kelas.
Atau menggunakan aturan Strungers:
k = 1+ 3,3 log n
k = banyaknya kelas
n = banyaknya data
3. Menentukan panjang kelas interval
p=

jangkauan

banyaknya kelas
4. Menentukan batas kelas dimana semua nilai tercakup di dalamnya.
5. Menentukan nilai frekuensi tiap kelas dengan turus.
C. Distribusi Frekuensi Relatif
Frekuensi relatif adalah banyaknya data (frekuensi ) yang dihitung dengan
prosen.
Frekuensi Relatif =

f
f

x 100%

Contoh :

Nilai

Frekuen
si

Frekuensi
(%)

36 44

45 53

12,5

54 62

15

63 71

12

30

72 80

20

81 89

10

90 98

7,5

Jumlah

Relatif

100

Frekuensi relative untuk kelas pertama = 2 x 100%


40
D. Distribusi frekuensi kumulatif
Ada 2 macam daftar distribusi frekuensi kumulatif yaitu:
1.

Daftar distribusi frekuensi kumulatif kurang dari.

2.

Daftar distribusi frekuensi kumulatif lebih dari.

E. Histogram, Polygon Frekuensi dan Ogive

Histogram merupakan diagram batang dimana batang-batangnya saling


dihimpitkan.Apabila tengah tiap sisi atas batang dihubungkan satu sama lain
diperoleh polygon frekuensi.

Ogive positive merupakan


frekuensi kumulatif kurang dari.

grafk

yang

disusun

berdasarkan

table

Ogive negative merupakan grafk yang disusun berdasarkan table


frekuensi kumulatif lebih dari.

A. Memahami Rataan Hitung ( Mean)


3.Rataan Hitung dari data tunggal
n

x=

xi
i=1

Contoh: Tentukan rataan hitung dari data:


9 8 4 12 6 9 5 3
Jawab: x =

xi

= 1 ( 9+8+4+12+6+9+5+3 )
8
= 7

4.

Rataan hitung dari data berkelompok

x=
keterangan : xi = titik tengah interval kelas ke i
f = frekuensi interval kelas ke i
Contoh :
Diketahui distribusi frekuensi :
Nilai

Frekuensi

41 -50

51 -60

61 70

14

71 80

10

81 90

91 100

Tentukan rataan hitung dari table diatas.

Jawab:
Nilai

Frekuensi

Titik tengah

(f)

( xi )

41 -50

45,5

91

51 -60

61 70

14

71 80

10

81 90

91 100

x=

Fi .xi

B. Menentukan rataan hitung dengan rataan sementara


1. Dengan simpangan rata-rata
Langkah-langkah :
a.

pilih rattan sementara (xs) dapat diambil dari salah satu titik tengah

b.
Tentukan simpangan (di) dari tiap-tiap nilai (x i) terhadap rataan sementara
yang dipilih, dengan rumus di = xi - xs
c.
Rataan sesungguhnya ( yang dicari ) dapat dihitung menggunakan
rumus :
x = xs +

f . di

f
2. Dengan pengkodean (ui)
Langkah-langkah :
a.

pilih rattan sementara (xs) dapat diambil dari salah satu titik tengah

b.
Tentukan kode (ui) dari tiap-tiap nilai (xi) terhadap rataan sementara yang
dipilih, dengan rumus ui = xi - xs
p

c.
Rataan sesungguhnya ( yang dicari ) dapat dihitung menggunakan
rumus :
x = xs +

f . ui . p

f
Keterangan : ui = 0, 1, 2,
P = panjang interval kelas
C. Menentukan modus median dan kuartil.
1. Modus
Modus adalah nilai datum yang paling banyak munculatau nilai datum yang
mempunyai frekuensi terbesar.
Modus dat kelompok ditentukan dengan rumus

Mo = L +

d1 . p
d1 + d 2

Keterangan :
Mo = Modus
L

= Tb = tepi bawah kelas modus

d1 = selisih frekuensi kelas modus dengan frekuensi kelas sebelumnya


d2 = selisih frekuensi kelas modus dengan frekuensi kelas sesudahnya.
P

= panjang interval kelas

= 69,5 + 1,25
= 70,75
2. Median, kuartil dan desil
Median adalah nilai tengah setelah data diurutkan.
Quartil ada 3 yaitu : Q1 (kartil bawah), 2 ( Median ) , Q3 ( kuartil atas)
Dapat diperoleh dengan rumus :
Qi = Li + i / 4 n - ( f )i . p
Fi

Ket : Li

= tepi bawah yang memuat kuartil bawah Qi

(f ) = jumlah frekuensi sebelumquartil bawah Qi


f

= frekuensi kelas yang memuat kuarti bawah Qi

= 1,2,3

Desil adalah suatu nilai yang membagi data menjadi sepuluh bagian yang sama
banyak ( setelah data diurutkan). Cara menentukan Desil:
a.

Untuk data tunggal, dapat ditentukan dengan :

Di = i(n + 1)/10
b.

Untuk data kelompok, dapat ditentukan dengan :

Di = Li + (i/10 n fk)/fi . p
Li = tepi bawah kelas
Fk = frekuensi kumulatif sebelum kelas Di
Fi = frekuensi kelas Di
Contoh untik data kelompok.
Tentukan Desil ke 7 dari data dibawah ini
Nilai

Frekuensi

50 54

55 59

60 64

12

65 69

15

70 74

20

75 79

10

80 84

8
f = 80

Jawab:

Nilai

Frekuensi

F kumulatif

50 54

55 59

15

60 64

12

27

65 69

15

42

70 74

20

62

75 79

10

72

80 84

80

D7 terletak pada data ke 7/10 x 80 = 56.


Kelas D7 pada interval 70 74
Fk = 42
F7 = 20
D7 = 69,5 + 56 42 . 5
20
= 69,5 + 3,5
= 73

D. Menentukan Simpangan Rata-rata, Ragam, Simpangan Baku.


1. Simpangan Rata-rata ( Deviasi Rata-rata )
a. Untuk data tunggal
SR = | xi x |
n
b. Untuk data kelompok
SR = Fi | xi x |
f
Ket : xi = ukuran data ke i
x = rataan hitung

|| = nilai mutlak

2. Ragam / Varian
1. Ragam data tunggal
S2 = ( xi x )2
n
2. Ragam data kelompok
S2 = fi ( xi x )2
fi
3. Simpangan Baku ( Deviasi Standart)
Simpangan baku adalah akar pangkat dua dari nilai ragam yang memilikisatuan
yang sama dengan data.
S = S2
1. Untuk data tunggal
S = ( xi x )2
n
2. Untuk data kelompok
S = fi ( xi x )2
fi