Anda di halaman 1dari 3

METODE KERJA

PEKERJAAN INSTALASI HYDRANT & SPRNKLER

A. Ruang Lingkup

Pekerjaan instalasi hydrant & sprinkler ditujukan untuk mencegah dan


melindungi bangunan saat terjadi kebakaran.

○ Lingkup pekerjaan instalasi hydrant & sprinkler, meliputi


▫ Pemasangan pipa riser hydrant dalam shaft.
○ Urutan pekerjaan adalah sebagai berikut
- Check kelurusan shaft dan ukuran shaft disesuaikan dengan gambar
kerja dan jumlah pipa yang akan dipasang.
- Marking penempatan bracket, dimana jarak antar bracket adalah 4meter.
- Bahan bracket adalah sesuai dengan spesifikasi dan untuk klem terbuat
dari plat
- Untuk setiap 3(tiga) lantai diberi 1(satu) buah fixed point.
- Pipa yang akan dipasang dipotong sesuai show drawing, pemotongan
menggunakan gergaji listrik, lain disambunt, dengan siatem las, setelah
tersambung lalu di cat. Sebelum pipa riser dimatikan dengan klem,
terlebih dahulu harus di lot kelurusan arah tegaknya, jika sudah lurus
klem lalu dipasang,, pemasangan pipa dimulai dari bawah menuju
keatas. Pemasangan "'TEE" untuk penyambungan pipa datar.

▫ Pemasangan pipa hydrant.mendatar dalam gedung.


- Marking penempatan jalur pipa sesuai dengan shop drawing
- Beri tanda dengan cat pilox untuk penempatan gantungan pipa dimana
jarak antara gantungan adalah 3 meter.
- Sebelum dipasang pipa harus dicat dasar dahulu dengan Zyncromate
- Pipa yang akan disambung sesuai dengan sistem las, kemudian dicat
dasar zyncromate kemudian dicat akhir warna merah kemudian pipa
digantung.
- Lakukan test tekan
- Pada keadaan tertentu seperti perubahan arah pipa dan titik percabangan,
penggantung harus ditambah untuk penguat.
- Setelah itu pipa distel elevasinya dan dicat kembali bagian yang
tertinggal.

▫ Pemasangan pipa hydrant luar bangunan.


- Marking jalur pipa di tanah
- Melakukan penggalian jalur pipa sesuai kedalaman yang telah ditentukan
- Pipa yang disambung dengan sistem las, panjang maksimal 18 meter dan
kedua ujungnya dipasang flens, kemudian dilapisi plinkcoat minyak dan
dibungkus dengan karung goni lalu diikat dengan kawat 1 mm setiap
jarak 1 meter.
- Kemudian pipa diturunkan ke dalam galian dan dilevel dengan water
pass lalu bersihkan permukaan flens dan pasangkan karet packing sesuai
diameter flens dan flens dikunci dengan mur baut.
- Pipa yang telah disambung kemudian ditest tekan, perbaiki kekurangan
yang terjadi.
- Lakukan pengurugan pipa.

▫ Pemasangan Box Hydrant.


- Buat sparing kayu sesuai dengan Box Hydrant
- Bersamaan dengan pemasangan bata, sparing dipasang.
- Pemasangan Box Hydrant setelah melepas sparing kayu, kemudian
diperkuat dengan dyna bolt 8 mm
- Pemasangan pipa
- Lindungi Box Hydrant yang sudah terpasang dengan marking tape.
- Pasang aksesoris Box Hydrant seperti selang, hose nozzle, fire alarm
fixture
▫ Pemasangan pipa sprinkler mendatar dalam gedung.
- Marking penempatan jalur pipa sesuai dengan shop drawing
- Beri tanda dengan cat pilox untuk penempatan gantungan pipa dimana
jarak antara gantungan adalah 3 meter.
- Buat penggantung pipa yang akan digunakan dan dicat dasar.
- Pipa yang akan disambung sesuai dengan sistem las, kemudian dicat
dasar zyncromate kemudian dicat akhir warna merah kemudian pipa
digantung.
- Lakukan test tekan
- Pada keadaan tertentu seperti perubahan arah pipa dan titik percabangan,
penggantung harus ditambah untuk penguat.
- Setelah itu pipa distel elevasinya dan dicat kembali bagian yang
tertinggal.

▫ Pemasangan Droper Sprinkler.


- Marking penempatan dropper srinkler dengan catatan rangka plafond
sudah permanen
- Pemasangan dropper dengan sistem draft
- Pemasangan gantungan

▫ Pemasangan Head Sprinkler.


- Marking penempatan titik srinkler dengan memakai benang.
- Pemasangan isolatape sebanyak 6 (enam) putaran pada head srinkler.
- Pemasangan head sprinkler untuk pipa diatas plafond ditahan dengan
kunci pipa, untuk head sprinkler ditahan dengan kunci pas.