Anda di halaman 1dari 2

ALUR PELAPORAN INSIDEN KESELAMATAN PASIEN

No. Dokumen:
0102/PROTAP-RSCS/2012

No. Revisi :
0

Halaman :
1/2

Ditetapkan,
Direktur Rumah Sakit Camatha Sahidya
URAIAN

Tanggal terbit :
07-01-2012
( DR.dr. IBRAHIM,SH,MSc)

Pengertian

Tujuan

Kibijakan
Prosedur

Insiden keselamatan pasien merupakan setiap kejadian yang


tidak disengaja dan tidak diharapkan, yang dapat mengakibatkan
atau berpotensi mengakibatkan cedera pada pasien.
1. Terlaksananya sistem pelaporan dan pencatatan insiden
keselamatan pasien rumah sakit
2. Diketahui penyebab insiden keselamatan pasien sampai pada
akar masalah
3. Didapatkannya pembelajaran untuk perbaikan asuhan kepada
pasien.
Setiap pelaporan insiden yang terjadi di rumah sakit dilakukan
tindak lanjut.
1. Apabila terjadi suatu insiden (kejadian nyaris cidera/kejadian
tidak diharapkan), segera ditindaklanjuti (dicegah/ditangani)
untuk mengurangi dampak/akibat yang tidak diharapkan.
2. Setelah ditindaklanjuti, segera buat laporan insidennya dengan
mengisi formulir laporan insiden pada akhir jam kerja/shift
kepada atasan langsung.
3. Buat rekapitulasi incident report setiap bulannya dan
dilaporkan kepada Sub Komite Keselamatan Pasien Rumah
Sakit.
4. Pengawasan pencatatan data incident report dilakukan oleh
Kepala Unit pada masing-masing unit kerja
5. Secara administratif setiap minggunya dilakukan monitoring
apakah terjadi suatu kejadian
6. Sub Komite Keselamatan Pasien Rumah Sakit bersama-sama
dengan Kepala Unit yang bersangkutan melakukan analisa
terhadap data incident report apabila terjadi suatu kejadian.
7. Kepala Bagian/Kepala Unit/Kepala Pelayanan Medis terlapor
memeriksa laporan dan melakukan garding risk terhadap
insiden yang dilaporkan.
8. Hasil grading akan menentukan bentuk investigasi dan
analisis yang akan dilakukan sebagai berikut :

Unit terkait
Dokumen Terkait

Grade biru : investigasi sederhana oleh atasan langsung,


waktu maksimal 1 minggu
- Grade hijau : investigasi sederhana oleh atasan langsung,
waktu maksimal 2 minggu\
- Grade kuning : investigasi komprehensif/analisis akar
masalah/RCA oleh Sub Komite Keselamatan Pasien
Rumah Sakit, waktu maksimal 45 hari.
- Grade merah : investigasi komperhensif/analisis akar
masalah/RCA oleh Sub Komite Keselamatan Pasien
Rumah Sakit, waktu maksimal 45 hari.
9. Setelah selesai melakukan investigasi sederhana, laporan hasil
investigasi dan laporan insiden dilaporkan ke Sub Komite
Keselamatan Pasien Rumah Sakit
10. Sub Komite Keselamatan Pasien Rumah Sakit akan
menganalisis kembali hasil investigasi dan laporan insiden
untuk menentukan apakah perlu dilakukan investigasi lanjutan
(RCA) dengan melakukan regarding
11. Untuk grade kuning/merah, Sub Komite Keselamatan Pasien
Rumah Sakit akan melakukan analisis akar masalah (Root
Cause Analysis/RCA)
12. Setelah melakukan RCA, Sub Komite Keselamatan Pasien
Rumah Sakit akan membuat laporan dan rekomendasi untuk
perbaikan serta pembelajaran berupa petunjuk atau safety
alert untuk mencegah kejadian yang sama terulang lagi.
13. Hasil RCA, rekomendasi dan rencana kerja dilaporkan kepada
direktur
14. Rekomendasi untuk perbaikan dan pembelajaran diberikan
umpang baik kepada unit kerja terkait
15. Unit kerja membuat analisis dan trend kejadian di satuan
kerjanya masing-masing
16. Monitoring dan evaluasi perbaikan oleh Sub Komite
Keselamatan Pasien Rumah Sakit
17. Laporan
hasil
investigasi
sederhana/analisis
akar
masalah/RCA yang terjadi pada pasien dilaporkan oleh Sub
Komite Keselamatan Pasien Rumah Sakit dan mengetahui
Direktur kepada Komite Keselamatan Pasien Rumah Sakit
(KKP-RS) PERSI dengan mengisi formulir laporan insiden
keselamatan pasien.
Seluruh unit pelayanan di rumah sakit
Formulir Incident Report
Kerangka Acuan Incident Report