Anda di halaman 1dari 5

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Mata Ajar

: Keperawatan Medikal Bedah III.

Topik

: Perawatan Cimino dan Double Lumen dirumah.

Sasaran

: Pasien HD dan Keluarga.

Waktu

: 30 menit.

A. Tujuan
1. Tujuan Umum
Setelah dilakukan

B.
C.
D.
E.

penyuluhan

pasien

dan

keluarga

diharapkan

dapat

mengetahui dan memahami bagaimana cara perawatan cimino di rumah.


2. Tujuan Khusus
Setelah dilakukan penyuluhan pasien dan keluarga, diharapkan

dapat

menyebutkan:
a) Pengertian Cimino
b) Pengertian Double Lumen
c) Tujuan Perawatan Cimino
d) Tujuan Perawatan Double Lumen
e) Cara Perawatan Cimino dirumah
f) Cara Perawatan Double Lumen di rumah
Sasaran
Sasaran adalah pasien hemodialisa dan keluarga yang sedang berada di rumah sakit.
Materi Penyuluhan
TERLAMPIR
Metode
Ceramah dan tanya jawab.
Media
1. Leaflet

F. Kegiatan
No.

Waktu

Kegiatan Penyuluhan

Respon Klien

Pembukaan
Menyampaikan salam
1.

5 Menit

Menyampaikan tujuan

Menjawab salam dan


Menyimak

Membalas salam
Memperhatikan
Menyampaikan materi
Memberikan penjelasan
Memberikan kesempatan Ny.P
bertanya tentang materi yang
2.

10 Menit

disajikan

Menyimak

Menjawab pertanyaan dari Ny.P


Menyimak dan memperhatikan
Bertanya
Memperhatikan
3.

10 Menit

Evaluasi selama proses

Menjawab secara lisan

Penutup
4.

5 menit

Kesimpulan

Memperhatiakan dan
Menjawab salam.

Memberi salam
G. Evaluasi

Evaluasi berupa pertanyaan lisan, pasien dan keluarga diharapkan mampu menyebutkan
kembali:
1) Pengertian Cimino
2) Pengertian Double Lumen
3) Tujuan Perawatan Cimino
4) Tujuan Perawatan Double Lumen
5) Cara Perawatan Cimino dirumah
6) Cara Perawatan Double Lumen di rumah

Materi Penyuluhan
A. Definisi Cimino
Suatu prosedur pembedahan dengan membentuk suatu pintasan antara arteri dan vena
didaerah tertentu yang berguna untuk akses hemodialisa
B. Tujuan Perawatan Cimino
Memastikan bahwa aliran darah pada Cimino tetap lancar. Memperbesar aliran darah
vena supaya dapat digunakan untuk keperluan hemodialisa juga untuk memudahkan
tim medis untuk melakukan pemasukan sehingga lebih mudah dan mengurangi resiko
dari penusukan di tempat lain lagi
C. Hal-hal yang harus Diperhatikan Dalam Perawatan Cimino
Kebersihan area cimino, kondisi lengan, aliran darah pada cimino, vibrasi pada
cimino, dan tanda tanda peradangan.

D. Cara Perawatan Cimino


1. Pastikan daerah sekitar akses selalu dalam keadaan bersih
2. Jangan menggunakan pakaian ketat atau perhiasan di sekitar daerah cimino
3. Hindari adanya tekanan pada akses cimino saat tidur
4. Latih akses cimino dengan menggunakan bola karet agar aliran darah
bertambah kuat
5. Jangan membebani tangan dimana akses cimino berada untuk mengangkat
benda-benda yang terlalu berat
6. Komunikasikan dengan tim medis apabila akses terasa hangat, bewarna
kemerahan, bernanah, atau menderita demam
E. Definisi kateter Double Lumen
Kateter double lumen adalah sebuah alat yang terbuat dari bahan plastic PVC
mempunyai 2 cabang, selang merah (arteri) untuk keluarnya darah dari tubuh ke
mesin dan selang biru (vena) untuk masuknya darah dari mesin ke tubuh (Allen R.
Nissenson,dkk, 2004)
F. Tujuan Perawatan Kateter Double Lumen
Mencegah terjadinya infeksi, mencegah adanya bekuan darah di selang kateter double
lumen, kateter dapat digunakan dalam waktu tertentu dan aliran darah menjadi lancar.
G. Hal-hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Perawatan Kateter Double Lumen
1. Kebersihan kateter
2. kondisi kateter yang tidak tertekuk
3. rembesan darah dari sambungan tutup kateter
4. kateter lepas atau berubah posisi
5. tanda tanda peradangan
6. Hindari olah raga air seperti berenang,menyelam
7. Hindari menggaruk/menariknarik kateter. kateter harus tertempel pada kulit
8. Pada saat tidur jaga jangan sampai daerah kateter tertekan
9. Hindari mengangkat benda berat
H. Cara perawatan
1. Jaga kateter dan balutan luka selalu dalam keadaan bersih dan kering
2. Balutan luka tidak perlu diganti setiap hari, tapi harus diganti setiap sesi
dialysis
3. Jika sewaktu- waktu balutan luka kotor / basah, segera pergi ke RS terdekat
untuk mengganti balutan
4. Pastikan kateter terfiksasi dengan benar pada kulit
5. Berikan tekanan pada exitsite kateter jika kateter keluar
6. Perhatikan adanya perdarahan dan segera hubungi staf dialysis / pergi ke RS
terdekat

7. Ketika mencuci rambut, kateter ditutup dengan plastic tahan air dan pastikan
tertempel dengan tepat pada kulit. Sebaiknya cuci rambut dilakukan sebelum
sesi dialysis
KAPAN PERLU KONSULTASI KEPADA DOKTER/ PERAWAT
1. Adanya rasa nyeri pada tempat keluarnya kateter /exit site
2. Perdarahan / keluar cairan dari daerah exitsite
3. Suhu tubuh 38 celcius atau lebih
4. Kateter keluar dari tempat penusukan
Daftar Pustaka
John W. H, David C, Todd E. (2008). Handbook of patient care in vascular disease.
Suyono, S, et al. Buku ajar ilmu penyakit dalam. Edisi ketiga. Jakarta: Balai Penerbit
FKUI
Lumeta, Nico A. (2001). Penyakit Ginjal (Penyebab, Pengobatan Medik dan
Pencegahannya). Jakarta : EGC
Alam, Syamsir dan Iwan Hadibroto . (2007) . Gagal Ginjal: Informasi Lengkap untuk
Penderita dan Keluarganya. Jakarta : PT Gramedika Pustaka Utama