Anda di halaman 1dari 8

Koneksi Database dengan JDBC

A. Mengenal JDBC
Java Database Connectivity adalah API yang digunakan Java untuk melakukan
koneksi dengan aplikasi lain atau dengan berbagai macam database. JDBC
memungkinkan kita untuk membuat aplikasi Java yang melakukan tiga hal:
konek ke sumber data, mengirimkan query dan statement ke database,
menerima dan mengolah resultset yang diperoleh dari database.
JDBC mempunyai empat komponen :
1. JDBC API
JDBC API menyediakan metode akses yang sederhana ke sumber data
relational (RDBMS) menggunakan pemrograman Java. dengan menggunakan
JDBC API, kita bisa membuat program yang dapat mengeksekusi SQL,
menerima hasil ResultSet, dan mengubah data dalam database. JDBC API juga
mempunyai kemampuan untuk berinteraksi dengan lingkungan terdistribusi
dari jenis sumber data yang berbeda-beda. JDBC API adalah bagian dari Java
Platform yang disertakan dalam library JDK maupun JRE. JDBC API sekarang
ini sudah mencapai versi 4.0 yang disertakan dalan JDK 6.0. JDBC API 4.0
dibagi dalam dua package yaitu : java.sql dan javax.sql.
2. JDBC Driver Manager
Class DriverManager dari JDBC bertugas untuk mendefisikan object-object
yang dapat digunakan untuk melakukan koneksi ke sebuah sumber data.
Secara tradisional DriverManager telah menjadi tulang punggung arsitektur
JDBC.
3. JDBC Test Suite
JDBC Test Suite membantu kita untuk mencara driver mana yang cocok
digunakan untuk melakukan sebuah koneksi ke sumber data tertentu. Tes
yang dilakukan tidak memerlukan resource besar ataupun tes yang
komprehensif, namun cukup tes-tes sederhana yang memastikan fitur-fitur
penting JDBC dapat berjalan dengan lancar.

4. JDBC-ODBC Bridge
Brige ini menyediakan fasilitas JDBC untuk melakukan koneksi ke sumber data
menggunakan ODBC (Open DataBase Connectivity) driver. Sebagai catatan,
anda perlu meload driver ODBC di setiap komputer client untuk dapat
menggunakan
bridge ini. Sebagai konsekuensinya, cara ini hanya cocok dilakukan di
lingkungan intranet dimana isu instalasi tidak menjadi masalah.
Dengan keempat komponen yang dipunyainya, JDBC menjadi tools yang dapat
diandalkan untuk melakukan koneksi, mengambil data dan merubah data dari
berbagai macam sumber data. Modul ini hanya akan membahas dua komponen
pertama dari keempat komponen yang dipunyai oleh JDBC, yaitu JDBC API dan
DriverManager. Sumber data yang digunakan adalah Relational Database.

B. Database Driver
JDBC memerlukan database driver untuk melakukan koneksi ke suatu sumber
data. Database driver ini bersifat spesifik untuk setiap jenis sumber data.
Database driver biasanya dibuat oleh pihak pembuat sumber datanya, namun
tidak jarang juga komunitas atau pihak ketiga menyediakan database driver
untuk sebuah sumber data tertentu.

C. Membuat Koneksi
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah membangun sebuah koneksi ke DBMS
Yang ingin digunakan. Ini akan melibatkan dua langkah, yaitu :
1. Membuat Driver
Membuat driver yang ingin digunakan caranya sederhana, hanya menuliskan
satu baris perintah. Sebagai contoh, jika menggunakan Mysql Jdbc Driver :
Class.forName(com.mysql.jdbc.Driver);
2. Membuat Koneksi
Langkah yang kedua adalah membuat driver untuk koneksi ke DBMS. Baris
berikut menggambarkan secara umum :
url = jdbc:mysql://localhost/nama_database;
myUser = root;
myPassword = ;
Connection connection =
DriverManager.getConnection(url,myUser,myPassword);

Sebuah objek Connection mempresentasikan sebuah koneksi dengan


database. Sebuah sesi koneksi meliputi statement-statement yang akan
dijalankan dan hasil yang dikembalikan.
url memiliki tiga bagian, yaitu :
a. jdbc, yaitu protokol. Protokol dalam sebuah url JDBC selalu jdbc.
b. Subprotokol, nama driver atau nama mekanisme konektivitas
database yang mengkin didukung satu atau lebih dirver.
c. Subname, cara untuk mengidentifikasi sumber data. Subnama dapat
bervariasi, tergantung pada subprotokol, dan bisa memiliki sintaks
internal apa saja. Sebuah sumber data pada remote server atau bisa
diakses melalui internet, akan mempunyai bentuk.
//hostname:port/subname
Class DriverManger adalah layer manajemen tradisional JDBC, bekerja
diantara pemakai dan driver. Tugasnya mengawasi driver yang tersedia
dan menangani pembuatan koneksi antara database dan driver.

D. Praktikum
1. Membuat project di netbeans
a. Pilih menu file
new project
b. Pada choose project, categories dan projects pilih sesuai kebutuhan.
Sebagai contoh pada categories pilih java dan pada project pilih java
application.
c. Klik tombol next, akan muncul jendela seperti dibawah ini

Project Name
: isikan nama project yang akan kita buat
Project Location : merupakan path direktori penyimpanan project
Berikan tanda check pada create main class dan set main project. Hal ini
untuk membuat secara otomatis class main pada project yang akan dibuat.
d. Klik Finish maka project akan terbangun.
2. Membuat Package
a. Buatlah struktur package seperti gambar dibawah ini :

Package Controller : Digunakan untuk menempatkan class yang digunakan


untuk mengontrol form yang ada di package view.
Package Model : Digunakan untuk menempatkan class yang digunakan
untuk memanipulasi data.
Package View : Digunakan untuk menempatkan form.
b. Dengan cara klik kanan pada source package
java package

3. Membuat file txt pada Netbeans


File text ini akan digunakan untuk menyimpan konfigurasi koneksi database.
Lakukan langkah-langkah berikut ini :
a. Klik pada project penjualan
new
b. Pilih other

c. Pilih next
Berikan nama file sebagai contoh conf.ini dan tentukan tempat penyimpanan.
d. Klik Finish.
e. Pada file conf.ini, ketikan configurasi berikut ini :
DBDriver=com.mysql.jdbc.Driver
DBUsername=root
DBHost=localhost
DBPassword=
DBPort=3306
DBDatabase=penjualandb
4. Tambahkan library MySQL JDBC Driver untuk bisa mengkoneksikan ke database.
a. Klik kanan pada package library
add library

b. Pilih MySQL JDBC Driver

c. Klik add library


5. Membuat class Koneksi.java
Digunakan untuk mengkoneksikan antara form dengan database.
a. Klik kanan pada package Controller pilih
new
Java Class
b. Berikan nama class nya Koneksi.

c. Import package, tuliskan pendeklarasikan import di atas pendeklarasian


class.

d. Deklarasikan atribut seperti di bawah ini :

e. Buat konstructor untuk kelas koneksi seperti di bawah ini :


public Koneksi() {
try{
panel = new Properties();
panel.load(new FileInputStream("conf.ini"));
driver = panel.getProperty("DBDriver");
database =
"jdbc:mysql://"+panel.getProperty("DBHost")+":"+panel.getProperty("DBPort")+"/"+panel.getPropert
y("DBDatabase");
user = panel.getProperty("DBUsername");
password = panel.getProperty("DBPassword");
try {
Class.forName(driver);
try {
connection=(Connection)
DriverManager.getConnection(database,user,password);
msg = "Succes : Koneksi berhasil";
msgTitle = "Informasi";
msgTipe = JOptionPane.INFORMATION_MESSAGE;
cekKoneksi = true;
}catch (SQLException se){
msg = "Error : "+se;
msgTitle = "Peringatan";
msgTipe = JOptionPane.ERROR_MESSAGE;
cekKoneksi = false;
}
}catch(ClassNotFoundException cnfe){
msg = "Error : Class tidak ditemukan";
msgTitle = "Peringatan";
msgTipe = JOptionPane.ERROR_MESSAGE;
cekKoneksi = false;
}
}catch(IOException e){
msg = "Error : Configurasi tidak dapat dibuka";
msgTitle = "Peringatan";
msgTipe = JOptionPane.ERROR_MESSAGE;
cekKoneksi = false;
}
}

f. Tambahkan method di bawah ini di bawah konstructor


public void getMesage(){
JOptionPane.showMessageDialog(null, msg,msgTitle,msgTipe);
}
public void createStatement() throws SQLException{
statement = connection.createStatement();
}
public boolean isCekKoneksi() {
return cekKoneksi;
}

6. Membuat interface untuk koneksi


Interface ini akan menggunakan konponen-komponen SWING.
Diletakkan di dalam package view.
a. Klik kanan pada package view
b. Pilih new
JDialogForm
c. Pada class name,isikan : KonfigurasiKoneksi
d. Klik Finish
e. Desain tampilan hingga seperti ini