Anda di halaman 1dari 9

BAUS Buas?

(1) Konspirasi untuk Mengelabui Kebuasan Dakwah IM

http://fakta.blogsome.com/2008/04/26/baus-buas1-konspirasi-untuk-mengelabui-kebuasan-
dakwah-im/

Filed under: Umum, Fakta

Berdusta Ala Ustadz Sururi (BAUS)

Pengantar redaksi

Bismillah. Mohon maaf, mungkin judul ini teramat janggal, demi memplesetkan buku Belajar dari
Akhlak Ustadz Salafi (BAUS), lantas diambil judul Berdusta Ala Ustadz Sururi. Memang yang
hendak dikritik disini lebih tepat disebut "Ust. Ikhwani" menjadi BAU… Ikh (Sururi adalah cabang
dari paham Ikhwani, pen). Tapi tak apalah, dalam bahasa ilmu komunikasi, judul dibuat
sedemikian rupa agar menarik untuk dibaca isinya.

Darah dan kehormatan umat Islam masih belumlah kering. Sejarah Ikhwanul Muslimin masih
berlumuran darah kaum Muslimin sebagian kecilnya telah diungkap dalam artikel terdahulu:
http://fakta.blogsome.com/2007/12/16/demokrasi-ikhwan-bersimbah-darah-umat-islam-1/
http://fakta.blogsome.com/2008/01/11/demokrasi-ikhwan-bersimbah-darah-umat-islam-2/

Upaya untuk memperbaiki wajah dan tampilan yang begitu "sangar" dan "mengerikan" tentulah
menjadi suatu keniscayaan. Mengubur dan menyembunyikan dalam-dalam sejarah kelam masa
lalu, mempercantik dan me-make-up wajah seram agar tampil cantik menipu pirsawan. Bahasa
dan akhlaq santun yang dikibar-kibarkan seolah sejarah hanya mereka sendirilah yang
memegang kunci rahasia. Kenyataannya? Tuding sana, tuding sini, bak penasehat bijaksana nan
penuh kelembutan, padahal tangan masih berlumuran darah umat Islam yang menjadi tumbal
ambisi duniawi dan kedudukan. Siapa yang melakukan bombing dan kekacauan? Teror dan
peledakan? Kudeta dan penggulingan kekuasaan? Upaya menegakkan ambisi menguasai negeri
walau darah, air mata dan kehormatan saudara sendiri yang menjadi taruhan. Dengan entengnya
mereka (menghargai nyawa dan kehormatan umat Islam) menjawab: "Setiap perjuangan
membutuhkan pengorbanan!" Na’am, di Poso sedemikian sadis membunuh dan memutilasi
beberapa pelajar wanita atas nama bendera jihad!

Ya Subhanallah, adakah Rasul Shallallahu ‘alaihi wa Sallam yang menjadi uswah dan teladan
kalian dalam berjihad? Sementara wanita dan anak-anak tidaklah boleh untuk disembelih dan
dikaparkan! Demikianlah jika Iblis yang menjadi teladan sehingga mengubah sosok "santun dan
bijak" menjadi bengis tak berperasaan tanpa aturan. Bahkan pohonpun dilarang untuk dibakar
dalam peperangan. Demikianlah rahmat dan kesejukan Islam menaungi seluruh penghuni alam
dan mereka menampilkannya sebagai drakula-drakula bengis tak mau aturan! Jangankan wanita
dan anak-anak kafir yang terlarang untuk dibunuh, bahkan ketika di Ambon para "Mujahidin" itu
dengan speedboat melakukan penyerangan terhadap aparat keamanan di pantai, Allah takdirkan
salah satu penyerang itu mati/sekarat.
Tahukah para pembaca sekalian bagaimana cara mereka menghilangkan jejak sebelum
melarikan diri? Wajah kawan seperjuangan sendiri yang telah meninggal, diberondong peluru
tajam untuk menghilangkan jejak. Mereka mengira dengan praktek kekejaman terhadap kawan
sendiri akan terhapus jejak pelaku penyerangan, tetapi Allah Maha Pembuat Makar. Allah tidak
ridha dengan semua aksi kebiadaban dan kekejaman ini, aparat-pun berhasil meidentifikasi dan
membekuk para penyerang. Walhamdulillah.

Ngeri, ngeri, bau anyir darah di mana-mana menghiasi sejarah kelam Ikhwanul Muslimin dan
orang-orang yang teracuni oleh fikrah takfiri para dedengkot Ikhwanul Muslimin. Benar, wajah keji
dan kejam sedemikian rupa tidaklah menguntungkan untuk menggaet dan mencari mangsa.
Bedah plastik, bedah silikon murah dan instan dengan dokter gadungan menjadi solusi. Sok
berlagak menjadi orang santun penuh pengertian dan toleransi pada sesama.
Dan artikel di bawah ini adalah salah satu "infeksi" akibat bedah plastik dengan silikon murah dari
para "dokter gadungan" Ikhwanul Muslimin. Silakan pembaca menyimak bahwa mereka marah
semata-mata karena tabir kejahatannya dipublikasikan kepada umat! Bisa bangkrut dakwah IM
kalau semua umat mengetahui…" (selamat menyimak,red).

Selengkapnya…

Seperti kita ketahui, para pendusta, para pelaku teror suka memiliki beberapa nama, banyak
nama, itulah ciri khasnya. Bagi pembaca yang sempat membaca rilis nama-nama terkenal
‘teroris’ takfiri. Misal, Imam Samudra alias ABDUL AZIZ alias ABU OMAR alias BIN SIHABUDIN
alias FATIH alias HENDRI alias HERI alias KUDAMA alias Faiz YUNSHAR. Sebagian nama di
atas diakui sendiri oleh pemiliknya di buku (katanya) AMT (Aku Melawan Teroris!), buku yang
berisi dalil-dalil (baca:dalih-dalih) pembelaan untuk menjustifikasi terhadap aksi bombing yang
dilakukannya. Itulah terpidana mati pelaku teror di Bali, yang sempat menulis buku dari balik
jeruji penjara berjudul (asli) AMT (baca: Akulah Manusia Teroris!) lantas dibantah dengan mantap
oleh Al Ustadz Luqman Ba’abduh hafidhahullah dengan buku berjudul Mereka Adalah Teroris!
(MAT).

Rupanya tak tahan dibantah habis-habisan lewat buku MAT, karena tidak hanya buku Imam
Samudra, sebab ustadz Luqman juga membantah pemikiran yang mendasari perilaku si "demen
yang ribut-ribut dan berbau kematian". Muncullah relawan “bergaji” yang berposisi sebagai
manajer redaksi Pustaka Al Kautsar, Abduh Zulfidar Akaha, Lc, membuat buku berjudul STSK
(baca : Saya [Bela] Teroris? Saya [Bela] Khawarij?)”. Tentu saja, pertarungan al haq dan al bathil
akan terus berlanjut ila yaumil akhir. Bantahan demi bantahan disusun ulang dengan sekian
koreksi oleh al Ustadz Luqman Ba’abduh menjadi buku Menebar Dusta, Membela Teroris-
Khawarij (MDMTK).

Rupanya pembelaan atas Imam Samudra dan inspirator pikirannya dari kalangan Ikhwanul
Muslimin tersebut terus berlanjut. Belajar dari Akhlak Ustadz Salafi yang disingkat BAUS, itulah
besutan terbaru karya Abduh. Grup penerbit Pustaka Al Kautsar yang diberi nama Hujjah Press
juga tak tinggal diam dalam pertarungan pena ini. Pustaka Al Kautsar berkenan mengangkat
prajuritnya yang setia menjadi penulis disana, yang bernama Joko Waskito. Dipilihlah nama
samaran Abu Abdirrahman Al Thalibi untuk si JW ini saat membuat buku Dakwah Salafiyah
Dakwah (DSDB), Meluruskan Sikap Keras Dai Salafi, sampai berturut-turut dua edisi.

Siapa yang tidak kenal buku DSSB dan nama penulisnya? Tapi siapakah yang kenal nama
aslinya? Demi mengobati penasaran pembaca, sebagian user forum myQuran yang berkata "jd
penasaran wajah org yg menebar talbis dan penyesatan opini umat?", "Iya nih bikin penasaran
aja, mungkin banyak yg berdebar-debar ingin melihat wajahnya". Maka perkenankan penulis
melakukan hal-hal seperlunya di artikel Siapakah Abu Abdirrahman Al Thalibi – Lelaki (?) di balik
cadar yang ditulis tanggal 16 Januari 2007. [1]

Memiliki Banyak Nama Samaran


Perilaku memiliki banyak nama samaran baik sekedar untuk kamuflase, agar tidak mudah
terlacak, untuk alasan keamanan, rupanya menjadi kegemaran rekan Abduh ini. Sebenarnya
lebih tepat karena takut setelah berbuat salah, keras, kasar, dia mencoba tidak bertanggung-
jawab, lari dan sembunyi. Lempar batu, sembunyi tangan, kata pepatah.

Walhamdulillah, atas taufik dan hidayah dari Allah Ta’ala, yang menggerakkan hati hamba-Nya,
upaya penulis mendapatkan titik terang, ybs ternyata berinisial JW dan tinggal di kota B,
belakangan diralat di kota C. Siapa sih ikhwan Salafi yang tidak marah dengan ulah ‘kurang
kerjaan’ si JW ini ? Walaupun dijamin tidak ada satu ustadzpun dari kalangan Salafi yang
menghalalkan darah, harta, seorang muslimin bernama JW. Tidak seperti yang disangka oleh JW
sendiri saat menyembunyikan diri setelah lempar batu ke asatidz Salafy, ikhwan Salafy bahkan
ke ulama Salafy !
Demi mengetahui ‘belang’ dustanya terbongkar, meluncurlah kata-kata marah, bahkan
membongkar aib ikhwan kita di tempat terbuka. Pembaca forum Myquran jadi saksi tingkah
kekanak-kanakan si JW.

Si JW ini memiliki kepribadian yang labil, emosional dan mudah ketakutan dengan ulah
tingkahnya sendiri. Suka membikin sensasi tetapi ngeri jika terkenal dan diketahui biodata
pribadinya. Dilihat dari sekadar menulis nama saja sudah suka bergonta-ganti, berikut hal yang
perlu dilakukan untuk mengecek siapakah Abu Abdirrahman Al Thalibi lewat sekedar masalah
kecil yakni menulis nama sbb. Baiklah, mari kita lakukan searching lewat Internet, karena dari
sanalah informasi berikut bisa kita dapatkan sbb:
a. Berawal dari nickname Hak Jawab yang dipakai Abu Abdirrahman Al Thalibi di Myquran, maka
didapatkan informasi sbb :
- Nama Abu Abdurrahman At Thalibi [2] tanggal 2 Oktober 2006, 4 Desember 2006
- Nama Abu Abdirrahman Al Jawiy tanggal 2 Februari 2007
- Nama Abu Abdurrahman (min thulabil ilmi) tanggal 29 November 2006, 4 Desember 2007, 13
Juni 2007
- Nama Abu Abdurrahman An Nusantari (Joko Waskito) tanggal 4 Juni 2007
- Nama Abu Abdurrahman tanggal 9 Juni 2007
- Nick name yang dipakai ‘Hak Jawab’ tanggal 2 Oktober 2006 – 13 Juni 2007 [3]
- Email langitbiru1000@gmail.com [4]
- Email pronusantari@yahoo.com [5]
Kesimpulan, jelas nama aslinya Joko Waskito dengan beragam nama alias Abu Abdirrahman Al
Thalibi alias Abu Abdurrahman At Thalibi alias Abu Abdirrahman Al Jawiy alias Abu Abdurrahman
alias Abu Abdurrahman An Nusantari alias Hak Jawab

b. Tambahan dari thread di myQuran [6] alamatnya : "…yang beralamat di Pondok Mutiara VI No.
4, Cibabat, Cimahi".

c. Berbekal identitas email langitbiru1000@gmail.com didapatkan dari myQuran di atas, maka


didapatkan sbb :
- Nick name yang dipakai ‘AM Waskito’ [7] tanggal 23 Juni 2007 – 21 Juli 2007
- Nama Abu Muhammad Waskito dari forum myQuran tanggal 23 Juni 2007 [8]
- Lokasi yang sering diakui, Bandung 13 Juni 2007, 11 November 2007 [9], [10], [11]

d. Berbekal nama "Abu Muhammad Waskito" yang muncul di poin c, ditemukan buku karyanya
selain DSDB 1 dan 2, berjudul "Muslimah Wedding" diterbitkan Pustaka Al Kautsar, "Hidup itu
Mudah" diterbitkan oleh Khalifa – Pustaka Al Kautsar Grup. Terbitan Khalifa lainnya adalah
Retorika Islam karya Yusuf Al-Qaradhawi.[12] Jelas sudah siapa penerbit Khalifa ini.

e. Apa jadinya bila kita tulis kata kunci "joko waskito" cimahi di google ? Ternyata muncullah data
pribadi yang diekspos oleh Dinas Pendidikan Kota Bandung. Siapakah Joko Waskito suami dari
seorang istri yang namanya tercantum disana, yang menghuni rumah Pondok Mutiara VI no 04
RT 05 RW 23, Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jawa Barat. Mudah-
mudahan penulis disini tidak dicap dhalim, karena informasi yang diambil dari tempat umum,
internet, yang diserahkan kepada Dinas Pendidikan tersebut yang sangat detail. [13]

f. Berbekal nama yang muncul dari poin a "Abu Abdurrahman an Nusantari" dengan
menghilangkan ‘an’, maka ditemukan karya Joko Waskito lainnya. Menepis Godaan Pornografi
ditulis dengan nama samaran Abu Abdurrahman Nusantari, penerbit Darul Falah, tahun terbit
2005.[14] Tanpa memakai kata Abu, ternyata juga menemukan karya Joko Waskito lainnya
berjudul Life Is Beautiful, ditulis dengan nama samaran Abdurrahman Nusantari Hidup Tanpa
Tekanan Stres, penerbit PT. Pena Pundi Aksara, Jakarta, tahun terbit 2006. [15]

g. Berbekal informasi nama "Abdurrahman Nusantari" seperti di poin f, ternyata ditemukan


situsnya ada di http://nusantari.blogspot.com/ dengan profil ditulis di
http://www.blogger.com/profile/02199208706121103051 memakai nama Abdurrahman Nusantari,
tertulis posting tanggal 7 Oktober 2006. Lokasi yang disebut sama seperti poin c yakni Bandung,
Jawa Barat. Juga ditemukan karya lainnya di Pustaka Al Kautsar berjudul "21 Risiko Buruk
Busana Seksi" dan "Ummat Menggugat Gusdur"

h. Berangkat dari nama putranya yang kedua, M ABDURRAHMAN QOWIY yang dipampangkan
di publik [16] serta nama alias Joko Waskito lainnya yakni "Aa Qowiy" yang cocok dengan nama
anaknya.[17] Maka kita coba searching di Google kembali. Maka kita temukan karya Joko
Waskito dengan nama alias lainnya yakni berjudul 10 SIKAP POSITIF MENGHADAPI
KESULITAN HIDUP, tahun terbit 2001 penerbit Remaja Rosdakarya. Penerbit Remaja
Rosdakarya, siapa yang tidak mengenalnya sebagai penerbit milik Syi’ah ? Buku berjudul
"Catatan kang Jalal" yang mendokumentasikan ucapan Jalaludin Rahmat pentolan Syi’ah, juga
diterbitkan oleh penerbit ini. Berikut link rekomendasi dari situs milik Syi’ah terkenal di Indonesia
yakni fatimah yang menyertakan nama-nama penerbit yang mencocokinya.[18] Duhai, makin
nampak saja kekacauan manhaj dari ustadz Sururi bin Ikhwani ini! Manhaj fulus tentunya mudah
terendus oleh siapapun.

i. Berbekal info tentang nama aslinya Joko Waskito, dapat kita kombinasikan dengan data awal
alamat rumahnya di kota Cimahi di poin b. Misal ditulis di google waskito+cimahi. Apabila tekun
melihat hasilnya, pada halaman ke 5 dari google, maka kita dapat lihat hal yang sangat
mencengangkan. Ternyata Waskito pernah menulis proporsal kerjasama pada tanggal 4
September 2006 di forumnya orang kafir kristen milik Gereja Toraja (di
http://gerejatoraja.com/phpBB2/viewtopic.php?p=710&sid=e201df6701f4c09a7d9ab20680b02be3
)

Berikut informasi selengkapnya :


"Posted: Tue Sep 05, 2006 9:45 am Post subject: seputar kenaskahan (text), misalnya
merancang surat, menyus."
Kutipan : Tulisan :
"Bapak, Ibu, Saudara, Saudari…
yang saya hormati.
Mohon maaf bila surat (e-mail) ini mengganggu kesibukan yang sedang
Bapak/Ibu/Saudara/Saudari jalani. Nama saya Waskito, saya seorang pekerja freelance, kini
tinggal di Cimahi Bandung. Saat ini saya sangat membutuhkan **** untuk membiayai sekolah
anak-anak kami. Melalui surat ini saya ingin menawarkan diri untuk mengerjakan ****-**** tertentu
yang ada di perusahaan/lembaga Bapak/Ibu/Saudara/Saudari.

Bidang kerja saya ialah seputar kenaskahan (text), misalnya merancang surat, menyusun
proposal, membuat publikasi (seperti buletin), membuat naskah promosi, mengedit naskah,
mencari data, dan menyusun analisis berdasarkan informasi. Semua ini dikerjakan secara
individu dan freelance, sehingga tidak membebani anggaran sebuah perusahaan/lembaga.

Jika Bapak/Ibu/Saudara/Saudari memiliki **** seperti di atas, atau ****-**** lain yang kira-kira bisa
saya kerjakan, silakan mengirimkan e-mail balasan. Sebutkan pekerjaan yang harus dikerjakan,
sebutkan target waktunya, dan jangan lupa kirimkan data-data atau sample yang dibutuhkan.
Adapun soal pembiayaan, hal itu disesuaikan anggaran yang Bapak/Ibu/Saudara/Saudari
sediakan untuk pekerjaan tersebut.

Cara seperti ini akan sangat membantu perusahaan/lembaga Bapak/Ibu/Saudara/Saudari untuk


menutup kekurangan-kekurangan yang ada. Biaya sesuai anggaran yang disediakan. Namun
komitmen kerjasama yang baik dalam hal ini juga berarti akan meringankan beban keluarga
kami. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan kemurahan kepada
Bapak/Ibu/Saudara/Saudari karena kemurahan hati Anda kepada sesama.

Akhir kata, saya ucapkan terimakasih atas perhatian Bapak/Ibu/Saudara/Saudari. Semoga kita
bisa saling membantu!
Bandung, 4 September 2006

( Waskito ).

Alamat surat: Jl. Jati Serut, Pondok Mutiara VI, No. 4 Cibabat, Cimahi, Bandung (40513)."

Nah, silakan pembaca menyimpulkan sendiri **** (baca: fulus) siapakah yang dikejar oleh calon
pembedah buku BAUS di masjid PUSDAI ini?

Lintas Manhaj, Lintas Agama


Begitulah prajurit Pustaka Al Kautsar ini bersikap, benci kepada Salafy dan Ulama Salafy, sayang
kepada hizbi dan pentolannya. Bahkan demi materi semata, karena hendak mencari nafkah
untuk anak-anaknya, tak segan melintas ke penerbit Syiah (Pemuda Rosdakarya) serta berupaya
menjaring fulus ke situs gereja Tana Toraja. Inilah ciri khas hizbiyyah, mengutamakan hawa nafsu
belaka yang melekat pada Joko Waskito.

Simak buktinya yang telah penulis simpan agar menjadi bukti, siapa tahu Waskito dkk
mengupayakan dihapusnya bukti tersebut.
http://img150.imageshack.us/img150/579/jokowaskitotanatorajajq4.jpg

Lihat bahasa yang dipakai yang ditebalkan di forum gereja Tana Toraja tersebut. "Semoga Tuhan
Yang Maha Kuasa memberikan kemurahan kepada Bapak/Ibu/Saudara/Saudari karena
kemurahan hati Anda kepada sesama." Nampak sekali Waskito berharap diterima oleh komunitas
kafir di forum gereja Tana Toraja ini dengan memakai kata ‘Tuhan’ dan ‘sesama‘. Bukankah
engkau wahai pak Joko sudah menjadi penulis buku Islam yang menghasilkan sekian rupiah
royalti sejak tahun 2001? Sebenarnya siapakah Joko Waskito ini? Apakah dia agen agama
Syi’ah, agen Ikhwanul Muslimin ataukah agen Gereja Tana Toraja? Terus agen siapa lagi
mengingat tidak semua hal bisa penulis ketahui.

Dan Subhanallah, inilah “sebagian” kunci jawaban mengapa Joko Waskito begitu ketakutan
ketika nama dan identitas lengkap pribadinya sedikit dikuak oleh situs ini pada artikel yang lalu.

Kalaulah dirinya menulis karya-karya tersebut berdasarkan keyakinan kebenaran yang benar-
benar terpatri di dalam hatinya, tentulah dirinya tidak perlu sampai ketakutan sedemikian rupa.
Salafiyyin bukanlah segerombolan preman yang siap menghalalkan darah muslim lainnya.
Salafiyyin diajari betapa berharganya nilai darah seorang muslim. Haram untuk ditumpahkan dan
dialirkan tanpa haq! Adapun para takfiri yang menjadi teman-temannya? Tentulah lebih layak
baginya untuk takut kepada mereka! Sayang, tulisan karyanya berlatar belakang duniawi untuk
mencari dan mengeruk fulus semata telah menjadikan dirinya ketakutan luar biasa. BBKB, Berani
Berbuat Ketakutan Bertanggungjawab. Allahul Musta’aan.

Mencari Fulus dengan Berselubung Dakwah


Pembaca yang budiman, silakan periksa berapa banyak halaqah-halaqah, daurah, pengajian
yang diisi oleh Al Ustadz Luqman Ba’abduh hafidhahullah? Alhamdulillah, al Ustadz Luqman
Ba’abduh sehari-harinya mengasuh ma’had As Salafy, membina hubungan dengan asatidzah
dan ulama Salafy, mengisi daurah, ta’lim di kotanya maupun di luar kota, tanpa dikait-kaitkan
dengan sekadar jualan buku. Jauh sekali beliau dari dakwah untuk materi ala Abduh Zulfidar
Akaha, apatah lagi ala Joko Waskito.

Mungkin pembaca bisa melihat, tren yang berkembang di kalangan Turotsi, Ikhwani, dimana
penerbit buku mempromosikan buku barunya dengan bedah buku, sambil menjajakan
dagangannya di arena bedah buku tersebut dengan harga khusus tentunya. Bila tidak berjualan
buku di lokasi, terkadang dibagikan voucher diskon di toko buku tertentu yang menjadi
sponsornya.
Nama Abduh hampir tidak ditemukan dimanakah halaqah pengajian rutin seperti umumnya
seorang ustadz. Maklum, gelar ustadz dari Pustaka Al Kautsar pada Abduh dan Joko Waskito ini
baru muncul setiap ada bedah buku saja. Publikasi pengikut setianya di forum myQuran hanya
berkisar bedah buku belaka, jelas untuk promosi bukunya. Baik sejak terbitnya buku STSK
sampai buku barunya BAUS. Sehingga dapat disimpulkan, ketika Abduh ini datang berceramah,
Abduh selalu membawa misi yakni menjajakan bukunya dan pemikiran anehnya, biar laris-manis
bak kacang goreng.

Menurut situs penerbit Pustaka Kautsar, sebentar lagi tanggal 27 April 2008 di masjid PUSDAI,
Bandung akan diadakan acara menjajakan buku, disebutkan "Ust. Abduh Zulfidar Akaha, Lc
(Penulis)" dan "Ust. Abu Muhammad Waskito (Penulis & Pemerhati Gerakan Islam)". Pembaca
dapat mengetahui bahwa bedah buku Belajar dari Akhlaq Ustadz Salafi pertama dilangsungkan
‘kurang sukses’ di kota Bekasi tanggal 13 April 2008 yang silam.

Lihatlah dalam bedah buku Pustaka Al Kautsar itu, selalu ada wakil dari komunitas Imam
Samudra, sebab bagaimanapun MMI terpukul dengan buku-buku ustadz Luqman mulai MAT dan
MDMTK. Maka dari itu, tak salah bila Halawi Makmun (MMI) hadir disana untuk membela
keduanya, membela Imam Samudra dan membela ‘si pembela’ Imam Samudra, Abduh Zulfidar
Akaha, Lc. Tentu saja dengan judul "Kajian dan Bedah Buku", sambil menyelam minum air.

Belum lama ini, Halawi menjadi penceramah bersama Ganna Pryadharizal Lc (wartawan SABILI)
di acara yang judulnya sangat buas "Tabligh Akbar Membongkar kekeliruan dan kebohongan
Dakwah Salafy" tanggal 6 April yang silam di Bekasi yang diadakan Komunitas Penegak Syari’at
Islam Bekasi (CP Ibnu Yasin : 94215251, Syamsudin Uba : 0815 1438 7470). User myQuran
dengan nickname "Abu Hafizh" yang kebetulan menghadiri acara tersebut dan merekam
ceramah disana, tergopoh-gopoh mengedit terlebih dahulu sebelum dibagikan ke rekannya
sendiri di myQuran.[20] Maklum, ucapan Halawi Makmun si takpiri (maaf, beliau tidak fasih dalam
mengucapkan takfiri, red) disana sangat kasar, tidak cocok dengan bendera ‘santun’ yang
dikibarkan rekan dakwahnya, Abduh.

Pustaka Al Kautsar kini hendak menggarap kota Bandung dan sekitarnya untuk menjajakan
bukunya. Dipilihlah Abu Muhammad Waskito bersama Abduh dalam kegiatan promosi buku
berjudul "Kajian dan Bedah Buku …", inilah bukti kegiatan-kegiatannya hanyalah mengeruk
materi semata. Mereka tentu berharap dengan bedah buku keliling Indonesia tersebut, bukunya
laris-manis seperti kacang goreng, menjadi best seller, naik cetak berkali-kali, semuanya bakal
kecipratan fulus dari bapak Tohir Bawazir sang pemilik Pustaka Al-Kautsar. Termasuk acara
bedah buku dengan di VCD-kan, akan mengalir fulus lagi. Di situs Pustaka Al-Kautsar, VCD
Bedah Buku STSK dibandrol Rp. 25.000, dengan modal CD blank sekitar tiga ribuan!! [21] Duit
lagi, lagi lagi ujung-ujungnya duit.

Berdusta sebagai Pekerjaan dan Menuduh Dusta


Melihat data yang masuk dapat disimpulkan bahwa nama Joko Waskito memiliki nama alias
sampai sekian nama diantaranya sbb :
1. Abu Abdirrahman Al Thalibi
2. Abu Abdurrahman At Thalibi
3. Abu Abdirrahman Al Jawiy
4. Abu Abdurrahman
5. Abu Abdurrahman An Nusantari
6. Abu Muhammad Waskito
7. Abu Abdurrahman Nusantari
8. Abdurrahman Nusantari
9. Aa Qowiy
10. Abu Abdurrahman Qowiy
11. Abu Abdurrahman Al Qowiy
12. Anwar Shiddiq [19]
Lihatlah bahkan Imam Samudra saja kalah dalam jumlah nama aliasnya, kalaupun dikurangi
karena ada kemiripan, yang benar-benar beda adalah nomor 1, 3, 5, 6, 8, 9 dan 12. Bisa
dibayangkan betapa licinnya si Joko apabila nama-nama ini benar-benar tertulis di dokumen
paspor maupun KTP, satu orang dengan sekian nama !

Kalau Joko Waskito berdusta dengan banyaknya nama aliasnya diantaranya Abu Abdirrahman Al
Thalibi alias Abu Abdurrahman At Thalibi alias Abu Abdirrahman Al Jawiy alias Abu Abdurrahman
alias Abu Abdurrahman An Nusantari alias Hak Jawab alias Abu Muhammad Waskito. Inilah
kenyataan yang ada penulis top dari buku best seller pujaan yang dielu-elukan Abduh ZA dan
penerbit Hujjah Press, grup Pustaka Al Kautsar.

Sementara Pustaka Al Kautsar dengan terbitannya juga tak lepas dari kedustaan, seperti buku
yang berjudul "The Lady Di Conspiracy" karangan Indra Aidil. Komentarnya : "Buku semi-fiksi ini
mengambil latar belakang kematian Lady Di dan Dodi Al-Fayed. Layaknya buku semi-fiksi,
batasan antara realita dan ceritanya cenderung samar, membuat kita tidak bisa membedakan
mana info yang nyata dan mana yang fiksi." "Alur logiknya sangat cerdas, dan mampu
menggiring kita untuk mempercayai bahwa skenario pembunuhan Putri Diana takkan berbeda
jauh dari cerita semi fiksi yang dikarang oleh Indra Aidil." (Taufiq Ismail, Pujangga Angkatan 66)"
[22] Apa kesimpulan pembaca tentang buku ini ? Jelas buku yang sarat dengan kedustaan, yang
kedustaan “yang nyaris sempurna” yang dibuat untuk menipu dan mengelabui pembacanya,
bahkan mana fakta, mana yang fiksi susah dibedakan! Sungguh suatu kejahatan yang luar biasa.
Jelas bukan dienul Islam dan akhlaq Islam yang hendak dijajakan, tetapi tipu daya kedustaan
untuk mengeruk fulus dan kekayaan. Benar-benar terobosan “pekerjaan” bagi Abduh dan Tohir
Bawazir yang mengaku sebagai Ahlu Sunnah!! Berdusta sebagai lapangan pekerjaan!!
Na’udzubillahi min dzalik.

Simak tulisan al Akh Abu Amr Ahmad Alfian "Dalam buku barunya yang berjudul Belajar Dari
Akhlaq Ustadz Salafi (BAUS), saudara Abduh Zulfidar Akaha masih pada kebiasaan lamanya,
yaitu senantiasa menggiring pembaca untuk sampai pada kesimpulan-kesimpulan yang dia
maukan, seperti : menuduh Al-Ustadz Luqman berdusta, beliau menuduh tanpa bukti dan fakta,
menjatuhkan kredibilitas beliau, atau meragukan keabsahan data dan bukti yang ditampilkan oleh
beliau, yang itu semua dilakukan dengan gaya bahasa dan cara-caranya yang penuh jebakan
dan permainan. Maka kami ingin mencoba menampilkan beberapa contoh kecil yang akan
membantu para pembaca mengetahui gaya dan cara saudara Abduh yang penuh jebakan
tersebut. Insya Allah kami akan bawakannya dalam beberapa tulisan/artikel. Semoga
bermanfaat.
1. Keabsahan Penegasan Asy-Syaikh ‘Abdul Muhsin Al-’Abbad hafizhahullah yang diragukan
[ http://www.merekaadalahteroris.com/mat/?p=40 ]
2. Cara Abduh Zulfidar Akaha Mengabaikan Kemanusiaan Seorang Manusia
[ http://www.merekaadalahteroris.com/mat/?p=42 ]
3. Benarkah Pustaka Qaulan Sadida Mengkritik Pustaka Al-Kautsar??
[ http://www.merekaadalahteroris.com/mat/?p=43 ]
Untuk memudahkan para pembaca berikut tulisan berseri dalam arsip catatan baus kami buat
dalam format pdf sekelumit catatan untuk Abduh Zulfidar Akaha
[ http://www.merekaadalahteroris.com/catatanabduh.pdf]
4. Masih Membahas Masalah-Masalah Sepele (1)
[ http://www.merekaadalahteroris.com/mat/?p=44 ]
5. Masih Membahas Masalah-Masalah Sepele (2)
[ http://www.merekaadalahteroris.com/mat/?p=45 ] ".
(Dikutip dari http://www.merekaadalahteroris.com/mat/)

Tambahan ringan, entah ini telah menjadi sifat lantas kebiasaan berdusta. Di iklan yang diposting
tanggal 14 Maret 2008 tersebut untuk acara Kajian dan Bedah Buku “Belajar dari Akhlaq Ustadz
Salafi”, tertulis: "Pembicara: Abduh Zulfidar Akaha (Penulis Buku) & Lukman Ba’abduh (dalam
konfirmasi)*." [23]
Sama persis ketika bedah buku STSK di Jogjakarta, banyak ikhwah yang tertipu gara-gara
tertulis: "Ust. Luqman bin Muhammad Ba’abduh* ". [24]
Akhirnya Ibnu Abdul Muis webmaster situs ihwansalafy menambahkan pada tanggal 17 Maret
2008 agar tidak tertipu, nama Lukman Ba’abduh dibuang saja, "Sorry lupa, tadinya ana fikir dari
pada mengecewakan hadirin, khan mending nggak usah di tampilin ajha ghitu loch". Sudah tahu
tidak bakalan hadir dalam acara bercampur-baur dengan orang MMI, Ikhwani, karena beliau jelas
bukan seperti Abdullah Hadrami itu [25]?

Demikianlah sekelumit yang bisa penulis haturkan pada pembaca. Lebih kurangnya mohon maaf,
kebenaran itu datangnya dari Allah Ta’ala dan kesalahan semata-mata dari penulis. Wallahu
ta’ala a’lam.

Abu Abdillah Ibrahim

Catatan tambahan :
Penulis menyusun artikel Siapakah Abu Abdirrahman Al Thalibi – Lelaki (?) di balik cadar pada
tanggal 16 Januari 2007 sesuai tanggal posting. Artinya penulis sama sekali blank sebelumnya
tentang nama Abu Abdirrahman Al Thalibi. Ada postingan dengan nick AMW yang mengakui
bahwa orang yang menamakan dirinya AM Waskito alias Joko Waskito (JW) memang
mengirimkan penawaran itu, namun dia mengingkari posting di forum gereja Tana Toraja. Malah
JW menuduh penulis justru merekayasa bukti di
http://gerejatoraja.com/phpBB2/viewtopic.php?p=710&sid=e201df6701f4c09a7d9ab20680b02be3
yang diposting tanggal 4 September 2006. Wallahi, penulis tidak berkepentingan dengan nama
Joko Waskito di September 2006, apalagi merekayasa bukti, karena belum dapat informasi
siapakah sebenarnya jati diri si Abu Abdirrahman Al Thalibi. Rentang waktu 4 September 2006 –
16 Januari 2007 sampai 4 bulan lebih. Barulah Allah Ta’ala singkapkan siapakah Abu
Abdirrahman Al Thalibi lewat al Akh Irfan Bastian, juga lewat forum myQuran. Padahal menurut
nickname "Hak Jawab", si JW sudah pamit dari myQuran dengan posting "Saya Undur Diri" pada
13 Juni 2007. Hak Jawab : "Saya Bangga Sebagai Alumni Forum MyQuran…" Dan ini bukti dua
kedustaan JW dan kelabilan emosinya sekali lagi. Wallahul musta’an.

Footnote:
[1] Artikel ini baru diposting tgl 16 Januari 2007 di
http://fakta.blogsome.com/2007/01/16/siapakah-abu-abdirrahman-al-thalibi-lelaki-dibalik-cadar/.
[2] http://myquran.org/forum/index.php?topic=21772.0
[3] http://myquran.org/forum/index.php?topic=21772.0
[4] http://myquran.org/forum/index.php?action=profile;u=8018;sa=showPosts
[5] http://myquran.org/forum/index.php?action=profile;u=8018;sa=showPosts
[6] http://myquran.org/forum/index.php/topic,21248.msg472246.html#msg472246
[7] http://myquran.org/forum/index.php?action=profile;u=27306;sa=showPosts
[8] http://myquran.org/forum/index.php?action=profile;u=27306;sa=showPosts
[9] http://donowidiatmoko.wordpress.com/2007/06/23/harta-di-jalan-allah/
[10] http://bunda-thousand-word.blogspot.com/2007/11/sms-satu-kata.html
[11] http://fitrirama.blogspot.com/2006/11/hari-hari-di-mekkah-al-mukaromah-14-29.html
[12] http://rumahbukuislam.com/index.php?id=5&kode=16
[13]http://www.simdik.disdikkotabandung.com/direktori_sekolah_guru_detail.php?kode_sekolah=
50161&id_pegawai=50161_501610002&nip=501610002
[14] http://www.palasarionline.com/detail.php?kode=DRF0167
[15] http://www.palasarionline.com/detail.php?kode=PEN0014
[16]http://www.simdik.disdikkotabandung.com/direktori_sekolah_guru_detail.php?kode_sekolah=
50161&id_pegawai=50161_501610002&nip=501610002
[17] http://myquran.org/forum/index.php/topic,21727.0.html
[18] www.fatimah.org/pustaka/judul_qrs.htm
[19] Kontribusi akh Irfan Bastian, keluarlah nama Anwar Shiddiq. Lebih lengkapnya simak disini
http://www.electronicfiles.net/files/10312/joko_waskito.rtf
[20] http://myquran.org/forum/index.php/topic,37089.30.html . Simak hasil cuplikan alias editan
Abu Hafizh di http://www.fileflyer.com/view/pYA4kAx dan http://www.fileflyer.com/view/akMGNB3
[21] http://www.kautsar.co.id/vcd.php
[22] http://www.kautsar.co.id/detail_LadyDi.php
[23] http://ihwansalafy.wordpress.com/2008/03/14/kajian-dan-bedah-buku-belajar-dari-akhlaq-
ustadz-salafi/
[24] http://img205.imageshack.us/img205/8348/abduhkautsar2ru4.jpg
[25] http://fakta.blogsome.com/2006/11/21/bedah-buku-siapa-khawarij-siapa-teroris-di-malang/