Anda di halaman 1dari 3

Adrianus Brian XII IPA 1/01

Konstanta Pegas

Oleh:
Adrianus Brian XII IPA 1/01
Agustinus Rangga XII IPA 1/02
Alfonsus Seto XII IPA 1/03

Agustinus Rangga XII IPA 1/02


Alfonsus Seto XII IPA 1/03

Adrianus Brian XII IPA 1/01


A. Tujuan
1. Mengamati elatisitas pegas
2. Menghitung gaya pegas
3. Menghitung besaran pegas
B. Dasar Teori
1. Hukum Hooke: F=k.x maka F=k.x
Sehingga k=
2. Hukum Hooke berlaku hanya untuk daerah lurus.
C. Alat dan Bahan
1. Pegas
2. Beban
3. Statif
4. Meteran
5. Neraca
D. Tugas dan Pertanyaan
1. Tabel pengamatan
No

m (kg)

F=m.g
(newton)

x
(meter)

1
2
3
4
5
6
7
8

0,101
0,2015
0,3015
0,3515
0,4525
0,5535
0,6035
0,7045

1,01
2,015
3,015
3,515
4,525
5,535
6,035
7,045

0,01
0,06
0,12
0,16
0,22
0,29
0,33
0,40

2. Harga k rata-rata=
3. Grafik F terhadap x

Agustinus Rangga XII IPA 1/02


Alfonsus Seto XII IPA 1/03

F=m.
g
(newton
)
1,01
1,005
1
0,5
1,01
1,01
0,5
1,01

x
(meter)

k (N/m)

0,01
0,05
0,06
0,04
0,06
0,07
0,04
0,07

101
20,1
16,7
12,5
16,8
14,4
12,5
14,4

Adrianus Brian XII IPA 1/01

4. Dari grafik dan tabel, bisa diketahui bahwa harga k yang paling tepat
adala harga k dari grafik. Hal tersebut dikarenakan F dan x yang
digunakan dari grafik merupakan yang kenaikannya konstan,
sedangkan yang dari tabel kenaikannya tidak konstan.
Jadi k=
k=
k=
k=15,5 N/m
E. Kesimpulan
Semakin besar beban yang menggantung pada gaya pegas akan semakin
besar.
Semakin besar gaya pegas maka konstanta pegas juga akan semakin
besar.

Agustinus Rangga XII IPA 1/02


Alfonsus Seto XII IPA 1/03

Anda mungkin juga menyukai