Anda di halaman 1dari 4

KASUS 14

CHRYSLER DISCONNECTED ODOMETERS


Profil Perusahaan
Chrysler Group, LLC adalah sebuah perusahaan mobil Amerika Serikat yang didirikan
pada tahun 1925. Bermarkas di Auburn Hills, Michigan. Perusahaan ini umumnya
menghasilkan berbagai kendaraan macam sport maupun mewah. Perusahaan ini dimiliki
sepenuhnya oleh Cerberus Capital Management setelah Daimler AG juga sempat menjadi
pemegang saham hingga April 2007. Pada 10 Juni 2009 Chrysler mengumumkan
kebangkrutan dan kerjasama dengan Fiat. Pada tanggal 3 Juni 2011, Fiat membeli saham
Chrysler yang masih dimiliki Pemerintah Amerika Serikat dengan harga 500 juta dolas AS,
sehingga sekarang kepemilikan saham Fiat menjadi 52%.
Chrysler didirikan oleh Walter Chrysler pada tanggal 6 Juni 1925, ketika perusahaan mobil
Maxwell Motor Company (didirikan 1904) sedang direorganisasi menjadi Chrysler
Corporation.
Produk Chrysler yaitu:
a.
Chrysler: Sedan mewah, konvertibel, minivan
b.
Dodge: mobil penumpang, minivan, crossover, SUV dan truk
c.
Ram: Truk dan kendaraan komersial
d.
Jeep: kendaraan off-road, SUV dan crossover
e.
Mopar: Divisi aksesoris untuk kendaraan Chrysler.
Kasus
Pada tanggal 24 Juni 1987, Pemerintah AS mengeluarkan 16 poin dakwaan terhadap
Chrysler dan dua petinggi eksekutifnya, dakwaan tersebut berisi odometers pada mobil baru
dan truk yang dipilih untuk proses testing diputus ketika dipakai oleh para eksekutif Chrysler
selama enam minggu untuk keperluan pribadi. Ketika mobil itu kembali, odometer
dihubungkan lagi dan mobil tersebut kemudian dikirimkan ke dealer sebagai mobil baru.
Pemerintah menyatakan bahwa praktek sudah berlangsung selama 38 tahun terakhir,
beberapa mobil telah dipacu hingga menempuh 400 mil. Lebih lanjut ditemukan bahwa ada
beberapa mobil terlibat dalam kecelakaan dan kemudian diperbaiki tanpa kecelakaan tersebut
diberitahukankan kepada pemilik baru.
Pemerintah menegaskan bahwa setidaknya 60.000 mobil telah terlibat dalam praktek ini
antara Juli 1985 dan Desember 1986. Vice president dari Chrysler, Baron Bates, membantah
tuduhan bahwa mobil tersebut diberikan kepada eksekutif perusahaan untuk penggunaan
pribadi. Pembelaan dari Bates mengatakan bahwa praktek pengujian mobil dengan odometers
terputus sebagai bagian dari program jaminan kualitas yang melibatkan mobil yang dipilih
secara acak. Bates menyatakan bahwa mobil yang dibawa pulang ke rumah dalam jangka
waktu semalam dengan tujuan untuk mengisolasi kualitas potensial atau cacat keamanan.
Mobil-mobil tersebut rata-rata hanya menempuh jarak 40 mil, dan hanya sedikit mobil yang
menempuh jarak lebih dari 65 mil. Chrysler lebih lanjut menyatakan bahwa kurang dari 40
mobil terlibat dalam kecelakaan dalam 10 tahun terakhir, dan mobil-mobil tersebut telah
diperbaiki sebelum diserahkan kepada dealer untuk dijual.

Ketika pemerintah mulai penyelidikan pada Chrysler pada bulan Oktober 1986, Chrysler
berhenti untuk memutuskan odometer dan membatasi test drive hanya menenpuh jarak
sampai 65 mil. Mereka juga menempatkan pemberitahuan di dashboard di setiap mobil tes,
yang memberitahukan pembeli bahwa mobil telah terlibat dalam program pengujian.
Pada tanggal 1 Juli 1987, Chrysler president Lee Iacocca membela keabsahan tindakan
Chrysler, dengan menyatakan: "Satu-satunya hukum kami langgar adalah hukum akal sehat."
Dia melanjutkan dengan menyatakan bahwa praktek yang dilakukan mungkin telah
menyebabkan pembeli kehilangan kepercayaan pada Chrysler, kepercayaan yang telah hatihati dipelihara sejak bailout pemerintah. "Kami meminta (pelanggan) untuk percaya pada
kami, dan mereka melakukannya. Sekarang mereka sudah diberi alasan untuk
mempertanyakan kepercayaan itu. Secara sederhana, itu tidak bisa dimaafkan Mengacu
odometer yang diputus, Iacocca menyatakan:" Apakah kami mengacau? Pasti Anda percaya
bahwa kami melakukannya. Saya menyesal itu terjadi dan saya minta maaf dan Anda dapat
yakin itu tidak akan terjadi lagi, dan itu janji. "
Iacocca mengumumkan bahwa Chrysler memperpanjang lima tahun garansi atau 50.000
mil engine dan power train garansi pada semua armada yang terlibat dalam program
pengujian untuk tujuh tahun atau 70.000 mil. Selain itu, garansi ini diperluas untuk mencakup
sistem utama dan tambahan termasuk AC dan rem. Pemilik dari semua mobil yang terlibat di
dalam program ini ditawarkan pemeriksaan gratis. Pemilik mobil yang rusak selama
pengujian dan kemudian diperbaiki sebelum pengiriman ditawari mobil baru atau truk dari
nilai yang sebanding tanpa biaya tambahan. Chrysler menjalankan iklan di televisi dan di
koran meminta maaf karena telah memutuskan hubungan odometers pada mobil uji dan
menguraikan program kompensasi tersebut. Iacocca berhati-hati agar program ini tidak
dianggap sebagai penyelesaian hukum dengan menyatakan: "Ini bukan penarikan kembali
produk. Satu-satunya yang kita recall di sini adalah integritas kita. "
Jawaban atas Pertanyaan:
1. Siapa saja pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders) dalam kasus ini?
Pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders) dalam kasus ini yaitu:
a. Owner/Investor
b. Konsumen
c. Pemerintah
d. Karyawan (President: Iacocca; Vice President Chrysler: Baron Bates)
e. Masyarakat
2. Skala prioritas apa yang akan Anda berikan pada setiap stakeholder?
a. Konsumen
Karena merupakan pihak yang paling dirugikan dalam kasus ini. Kasus odometer
pada mobil baru dan testing truck yang digunakan untuk keperluan pribadi. Selama
digunakan mobil tersebut odometernya di putus, dan dikembalikan ke sambungan untuk
dijual lagi sebagai mobil baru bahkan ada yang jaraknya sampai 400 mil. Selain itu, ada
beberapa mobil terlibat dalam kecelakaan kemudian di perbaiki tanpa diberitahukan
kepada pemilik baru.
b. Owner/Investor

Karena kasus tersebut citra perusahaan menjadi negatif di mata masyarakat sehingga
berpengaruh terhadap pangsa pasar dan tingkat penjualan atas produk.
c. Karyawan (President: Iacocca; Vice President Chrysler: Baron Bates)
Dalam kasus ini pihak manajer yaitu Iacocca sebagai President dan Baron Bates
sebagai Vice President Chrysler yang terkena dakwaan dari pengadilan karena manajer
yang menggunakan fasilitas tanpa odometer untuk kepentingan pribadi.
Pihak manajer pabrik yaitu Frank J. OReilly dan Allen F. Scudder yang juga
mendapatkan dakwaan karena memerintahkan manajer dan pekerja untuk memutuskan
odometers pada mobil.
d. Pemerintah
Melakukan investigasi dan proses hukum terhadap kecurangan yang dilakukan
Chrysler.
e. Masyarakat
Risiko kecelakaan yang terjadi akibat pemutusan odometers tersebut dapat berdampak
kepada masyarakat.
3. Adakah norma atau etika yang dilanggar oleh Chrysler?
a. Prinsip Utilitarianisme
Dampak sosial yang timbul merugikan konsumen dan masyarakat yang lebih besar dari
manfaat yang diperoleh, karena memperoleh produk yang tidak sesuai dengan harapan
konsumen dan risiko kecelakaan yang terjadi dapat merugikan konsumen dan
masyarakat luas.
b. Prinsip Hak dan Keadilan
Hak Kontraktual:
Karena melanggar hak konsumen untuk memperoleh barang dalam keadaan baru
atau tidak sesuai dengan perjanjian jual beli.
Keadilan Distributif:
Karena hak konsumen tidak diberikan sesuai dengan besarnnya jumlah biaya yang di
keluarkan atau dikorbankan dengan barang yang diperoleh.
c. Prinsip Etika Perhatian
Etika perhatian membutuhkan kepedulian yang konkrit kepada pihak-pihak yang memiliki
hubungan erat atau justru yang bergantung pada kita serta yang memberikan keuntungan
terbesar. Dalam kasus ini yaitu pihak yang memiliki hubungan yang erat atau bergantung pada
perusahaan serta memberikan keuntungan terbesar yaitu para stakeholder. Kebijakan yang
diambil oleh Chyrsler tidak mempertimbangkan kepentingan stakeholders sebagai bentuk
kepedulian terhadap tindakan yang diambil justru merugikan kepentingan stakeholder.

4. Seberapa efektif respon yang diberikan oleh Iacocca (Presiden Chrysler)?


Respon presiden Crysles yaitu langsung meminta maaf dan mengambil kebijakan untuk
memberikan kompensasi berupa memperpanjang garansi selama 5 tahun atau dengan jarak
70 mil sehingga tindakan tersebut dapat memulihkan image negatif dari masyarakat
terhadap perusahaan.
Tindakan yang diambil oleh Iacocca sesuai dengan prinsip keadilan kompensatif yaitu saat
Chrysler melakukan tindakan yang merugikan kepentingan konsumen, maka pelakunya
memiliki kewajiban moral untuk memberikan semacam ganti rugi kepada konsumen.

5. Jika Anda adalah Iacocca, apakah Anda akan melakukan hal yang berbeda?
Tidak, karena tindakan Iacocca sudah tepat dan benar berdasarkan prinsip etika. Dengan
cara memberikan pernyataan permohonan maaf kepada masyarakat dan membayar
kompensasi berupa garansi dan service terhadap mobil pelanggan yang dirugikan dan
tindakan Iacocca diilakukan bukan semata-mata untuk membebaskan perusahaaan dari
proses hukum tetapi untuk menunjukan integritas perusahaan.
6. Dimensi keputusan manakah yang digunakan Chrysler dalam implementasi pada
percobaan mobil?
Dimensi keputusan ekonomi yaitu keputusan didasarkan pada isu-isu ekonomi jangka
pendek dan keuntungan jangka panjang. Dalam kasus ini, dimensi keputusan ekonomi
jangka pendek yang diambil oleh perusahaan karena melakukan penghematan atau
efisiensi biaya untuk mengurangi biaya fasilitas mobil para manager. Tanpa
mempertimbangkan dampak jangka panjang yang ditimbulkan di masa yang akan datang.
7. Dimensi keputusan manakah yang dilakukan oleh Iacocca untuk merespon dari
tuntutan tersebut?
Dimensi keputusan etika yaitu masalah etika yang berkaitan dengan apa yang secara moral
benar dan salah dengan alternatif keputusan. Putusan didasarkan pada standar moral
pembuat keputusan. Dalam kasus ini tindakan manager perusahaan didasarkan pada
dimensi keputusan etika karena mengakui kesalahan dan meminta maaf melalui media
serta memberikan kompensasi kepada pihak yang dirugikan.
8. Apa yang mungkin bisa dilakukan agar praktek seperti ini tidak terjadi?
a. Sistem pengendalian intern perusahaan harus ditingkatkan dengan melakukan evaluasi
dan memonitoring sistem pengendalian intern. Dalam hal ini yang berwenang untuk
melakukan otorisasi hanya terbatas pada level manager fungsional. Seharusnya segala
keputusan harus di otorisasi dan dikoordinasikan dengan President dan Vice President
untuk menghindari segala risiko yang akan terjadi.
b. Menjalankan bisnis yang beretika dan membentuk kesadaran perusahaan dan karyawan
yang memiliki kepekaan tanggung jawab sosial kepada masyarakat sebagai wujud
menjadi warga negara yang baik agar kami terus maju dan dicintai pelanggan.
c. Regulasi pemerintah harus jelas dan ketat sehingga dapat meminimalisir praktek bisnis
yang tidak beretika.