Anda di halaman 1dari 4

1.

Aves
Adaptasi Morfologi

Aves umumnya mempunyai paruh yang besar untuk menyimpan makanan yang sudah
didapat.
Mempunyai kaki yang pendek dan kuat serta
Jari jarinya berselaput untuk memudahkan berenang.
Pada spesies tertentu mempunyai lubang hidung berbentuk saluran pipa dan
memanjang.

Adaptasi Fisiologis

Memilikikelenjar supraorbital untukmenyaringkelebihan air lautdarialirandarah

Habitat

Tersebar di seluruh perairan di dunia, bergantung pada jenisnya. Ada yang hidup di
perairan hangat dan ada pula yang hidup di perairan kutub.

Reproduksi

Ada yang bersarang dalam koloni besar, dekat air atau di pohon.

Cara mencari makan

Umumnya memakan ikan pelagis, krill, cumi-cumi dan hewan air lainnya yang
tertangkap

Mencari makan dengan secara berkoloni

Rata rata marine birds mencari makan dengan cara berenang.

2. Reptil
Adaptasi Morfologi

Kulitnya bersisik
Kepala yang terpisah, leher, tubuh, dan ekor,
Angggota tubuh berukuran pendek
Sejumlah jari yang pada bagian ujungnya dilengkapi cakar

Reproduksi

Perkawinan yang diikuti dengan terjadinya fertilisasi


Fertilisasi eksternal merupakan penyatuan sperma dan ovum di luar tubuh hewan
betina, yakni berlangsung dalam suatu media cair, misalnya air. Contohnya pada
Amfibi (katak).

Fertilisasi internal merupakan penyatuan sperma dan ovum yang terjadi di dalam
tubuh hewan betina.

Habitat

Reptilia hidup di rawa atau di sungai, atau di tapi laut

Cara makan/makanan

Biasanya berupa ikan kecil

3. Mamalia Laut
Adaptasi Morfologi

Tubuhnya berbentuk seperti torpedo atau ada juga yang memunyai bentuk ekor sirip
dan dayung
Lubang hidungnya (blowhole) berubah menjadi lubang peniup pada bagian atas
kepalanya (pada : Cetacea)
Memiliki leher yang pendek, tidak fleksibel dan pergerakan kepala yang terbatas.
(Cetacea)
Sirip dorsal dan sirip ekor (fluks). (Cetacea)
Ekor mamalia adalah horinzontal dan ketika berenang bergerak keatas dan kebawah
dan dikombinasikan dengan sedikit gerakan memutar
Memiliki lapisan lemak dibawah kulitnya. (Cetacea)

Adaptasi Fisiologis

Cetacea melakukan aktivitas melompat ke udara dengan kepala terlebih dahulu dan
menjatuhkan diri kembali ke air (breaching)
Cetacea aktivitas berenang yang dilakukan Paus dan lumba-lumba mengikuti gerakan
ombak yang terjadi akibat gerakan kapal dan mengikuti kapal tersebut. (bowriding) .
Gerakan memunculkan kepala ke permukaan air

Reproduksi

sistem reproduksi jantan memiliki sepasang testis, sepasang kelenjar reproduksi,

sistem pembuluh, dan alat kelamin (penis).


Sedangkan pada betina terdiri dari sepasang induk telur dimana untuk menghasilkan
telur dan berbagai hormone, sepasang pipa Fallopi (oviduk) dimana bertugas sebagai
saluran dari induk telur pertama hingga ke yang terbesar atau disebut uteri (tempat

berkembangnya embrio), vagina sebagai gerbang dari sisi luar tubuh, dan serviks
dimana sebagai menyambungkan uterus dan vagina.
Habitat

Tersebar di seluruh perairan dunia baik di zona neritik dan oseanik

Cara makan/ makanan

Cetacea memakan ikan- ikan kecil


Sirenia memakan rumput dan lamun

4. Pisces
Adaptasi Morfologi

Bentuknya beragam
Bentuk pada zona intertidal umumnya mempunyai ukuran kecil, pipih dan
memanjang
Bentuk pada zona subtidal memiliki warnanya dominan cerah
Memiliki mulut lebar
Giginya tajam
Untuk zona intertidak dan subtidal pisces memiliki mata yang besar berbeda dengan
yang ada pada laut dalam yang umumnya tidak mempunyai mata atau mata tidak
berfungsi dengan baik.

Adaptasi Fisiologis

Kadar garam dalam tubuhnya lebih rendah dibandingkan dengan kadar garam di
lingkungan.

Reproduksi
Habitat

Pisces zona intertidal hidup di perairan yang hangat


Pisces laut dalam hidup di daerah yang sudah tidak ada cahaya

Cara makan/ makanan

Umumnya bergerombol saat mencari makan


Makanan berupa ikan ikan kecil