Anda di halaman 1dari 3

LAPORAN PRATIKUM LISTRIK MAGNET

GAYA LORENTZ

DISUSUN OLEH :
1. Ade Febri
2. Ahmad Ruswandi
3. Anisa Safera P
4. Ansita Diah D
5. Asrori
6. Aulia Tri Hidayah
7. Diah Setyawati
8. Erna Mustika Rahayu
9. Evi Sulis S
10. Fatma Roudhotul R.K

( K2313001)
(K2313003)
(K2313005)
(K2313007)
(K2313009)
(K2313011)
(K2313015)
(K2310019)
(K2313021)
(K2313025)

PENDIDIKAN FISIKA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
2014

GAYA LORENTZ
I.

Tujuan
a. Mengetahui pengertian gaya Lorentz
b. Mengetahui arah gaya Lorentz

II.

c. Mengetahui perhitungan gaya Lorentz


d. Menjelaskan kenapa alat tidak bekerja
Landasan Teori
Muatan yang bergerak didalam suatu medan magnet mengalami suatu gaya
yang disebabkan oleh medan tersebut, dengan syarat vektor kecepatannya tidak
searah dengan garis medan magnet. Arah gaya pada muatan negatif berlawanan
dengan arah gaya pada muatan positif dengan laju yang sama.
Arah gaya yang bekerja pada sebuah muatan +q yang bergerak didalam medan
magnet dapat ditentukan dari aturan tangan kanan.
Buka tangan kanan anda. Arahkan jari-jari kearah medan. Orientasikan ibu jari
sesuai dengan arah kecepatan muatan positif. Maka telapak tangan mendorng sesuai
dengan arah gaya pada muatan tersebut. Arah gaya pada muatan negatif berlawanan
dengan arah gaya pada muatan positif (Bueche, 2006: 206).

Gambar di samping menunjukan bahwa kombinasi arah pada gambar tepat untuk kros
produk l. pada kenyataannya, gaya magnet dalam muatan Q,
F
bergerak dengan kecepatan v dalam medan magnet B,
adalah
v
B

Fb Q ( )

ini
dikenal sebagai hukum gaya Lorentz. Di hadapan kedua
bidang listrik dan magnet, gaya total pada Q akan

F Q ( )
(Griffiths, 1999: 204).
Besar gaya magnetik pada partikel bermuatan adalah
Fb q vB sin

III.

IV.

V.

Di mana adalah sudut lancip antara v dan B. Dari rumusan ini kita memahami
Fb
0
180
bahwa
nol ketika v sejajar B (
atau
) dan maksimum ketika v tegak
90
lurus B (
)
(Serway, Fisika untuk sains dan teknik: 454)
Alat dan Bahan
a. Buku materi
b. Seperangkat alat praktikum gaya Lorentz
c. Teostat
Metode
a. Melakukan pengamatan terhadap alat
b. Melakukan studi pustaka
Pembahasan

Alat praktikum gaya lorrentz ini bekerja dengan prinsip dasar gaya lorrentz dengan
mengalirkan arus pada konduktor yang dapat bergerak bebas di rel dalam medan
magnet.
Gaya Lorentz merupakan gaya yang bekerja pada muatan yang bergerak melalui
medan magnet.
Dari skema alat di samping
dapat dilihat aliran arus
+12v pada batang konduktor
Teostat
mengalir dari rel A ke rel B
sehingga menurut kaidah
B
tangan kanan gaya pada
sistem
tersebut
akan
A
mengarah ke kiri (arah
gerak muatan berlawanan
I
arah arus) sebesar
B
Fb Q( )
Karena I dan B tegak lurus
maka
Fb Q
Dalam praktikum alat yang diamati tidak dapat bekerja kemungkinan karena hal hal
seperti berikut :
a. Bahan rel dan pipa bukan konduktor yang baik
b. Arus rangkaian kurang
VI.

Kesimpulan
a. Gaya Lorentz merupakan gaya yang bekerja pada muatan yang bergerak
melalui medan magnet.
b. Pada alat tersebut arah gaya lorentz mengarah ke kiri, sesuai dengan kaidah
tangan kanan dan gambar berikut
F
v
B

c. Besar gaya Lorentz dapat dihitung dengan persamaan :


Fb Q ( )

VII.

d. Alat tidak dapat bekerja karena :


i. Bahan rel dan pipa bukan konduktor yang baik
ii. Arus rangkaian kurang
Daftar Pustaka
David J. Griffiths .(1999).Introduction to electrodynamics.New Jersey Prentice Hall.
Frederick J. Bueche, Eugene Hecht.(2006). Fisika Universitas. Jakarta : Erlangga.
Serway & Jewett.(2010). Fisika untuk sains dan teknik. Jakarta : Salemba Teknika.