Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN PRAKTIKUM

RANGKAIAN KONVENTER ZERO & SPAN


MATA KULIAH PRAKTIK SISTEM INSTRUMENTASI
DOSEN PENGAMPU IBU BEKTI WULANDARI, M.Pd

DISUSUN OLEH :
FAHMI HUSAINI
13507134011

PROGRAM STUDY TEKNIK ELEKTRONIKA


JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRONIKA
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

1. KOMPETENSI :
Menjelaskan karakteristik konventer zero & span
2. SUB KOMPETENSI :
a. Menjelaskan cara kerja rangkaian konventer zero span
b. Menggambarkan kurva transfer tegangan zero span
c. Menjelaskan pengaruh perubahan tegangan referensi terhadap kurva transfer
d. Menjelaskan pengaruh Rspan pada kurva transfer
3. DASAR TEORI
Konsep konventer ZERO SPAN dapat direalisasikan dengan penguat inverting
summer (penguat penjumla inverting). Konverter ZERO SPAN dapat dilihat dari
gambar berikut :

Penguat ini
mempunyai input 2
buah, yaitu :
a. Ein diberikan
pada input inverter disambung seri dengan Ri, sebuah tahanan potensiometer, agar
gain dapat diatur dengan mudah.
Rf
Gain=
Rin
b. Tegangan referensi atau pengatur zero, diberikan dari tegangan V , yang
disambung seri dengan ros, sebuah potensiometer pengatur zero offset, dengan gain :
Rf
Gain=
Ros
Dengan demikian maka tegangan Eout1, yang merupakan keluaran dari A1, adalah :
Rf
Rf
Eout 1=
Ein
V
Rin
Ros

Dengan gambar 4 dapat pula diperoleh tegangan Eout 2, yang merupakan kebalikan

tanda dari Eout1, yaitu adalah :

Eout 2=

+Rf
Rf
Ein +
V
Rin
Ros

Hal ini disebabkan oleh adanya gain dari penguat A2, sebesar gain = -1
Bandingkan persamaan Eout 1 dan Eout2 dengan persamaan garis linier:
Y = Mx +b
Dimana,m = Rf/Rin adalah slope atau span atau gain
b = Rf/Ros V adalah Y intercept
Yintercept = perpotongan kurva dengan sumbu Y atau offset atau zero ;
4. ALAT DAN BAHAN
a. Power Supply DC
b. Soket IC
c. Papan hubung dan kawat hubung
d. IC-741
e. Resistor : 10k & 1k (2 buah)
100k & 10k (potensiometer)
100k & 470k (2 buah)
5. LANGKAH KERJA
- Percobaan I. Mencari kurva transfer tegangan input output
a. Siapkan rangkaian
b. Berikan catu daya 15 V pada
kaki IC yang relevan
c. Atur potensiometer 10k sehingga
tegangan referensi = 0 V
d. Atur Vin = 0 V. amati apa yang
terjadi pada tegangan beban Vo1.
e. Atur Vin = 0 10 V, dengan
kenaikan setiap 1 V. amati tegangan
output. Vref dipertahankan tetap = 0
V
- Percobaan II. Pengaruh tegangan referensi terhadap kurva transfer
a. Siapkan pengukuran tegangan referensi terhadap ground.
b. Lakukan pengubahan Vin mulai 0-10 V dengan kenaikan setiap 1V
- Percobaan III. Pengaruh Tahanan SPAN terhadap kurva transfer
a. Ulangi percobaan II untuk tahanan SPAN bervariasi
6. BAHAN DISKUSI
a. Apakah hubungan antara Vin dan V output pada percobaan I linier ? bagaimana
bentuk kurvanya ?
b. Bagaimana pengaruh tegangan referensi terhadap kurva transfer pada percobaan II

c. Bagaimana pengaruh variasi tahanan SPAN pada kurva transfer dari percobaan III
7. JAWABAN
a. Hubungan antara Vin dan Vout adalah linier, ketika nilai Vin dinaikan maka nilai Vout
akan ikut naik
Berikut ini kurva hubungan antara Vin dan Vout1/vout2
b.

15

10

5
Vout 2

0
0

10

Vout 1

-5

-10

-15

Tegangan referensi berpengaruh terhadap tegangan output disebabkan oleh adanya


gain dari penguat, sebesar gain A1=1 dan A2=-1
Gambar kurva tegangan referensi terhadap Vout1

8
6
4
2
0
-2
-4
-6
-8
-10
-12

-8

-6

-4

-2

1
2
3

c. Tahanan SPAN berfungsi menahan tegangan input yang akan masuk ke penguat
sehingga berpengaruh pada nilai tegangan keluaran

0
1

10

-2
-4
-6
100k
-8

75k
50k

-10
-12
-14
-16

8. KESIMPULAN
a. Konsep konventer ZERO SPAN dapat direalisasikan dengan penguat inverting
summer (penguat penjumla inverting).
b. Hubungan antara Vin dan Vout adalah linier, ketika nilai Vin dinaikan maka nilai Vout
2 akan ikut naik dan Vout 1 dengan nilai kebalikan (-).
c. Tegangan referensi berpengaruh terhadap tegangan output disebabkan oleh adanya
gain dari penguat, sebesar gain A1=1 dan A2=-1.
d. Tahanan SPAN berfungsi menahan tegangan input yang akan masuk ke penguat
sehingga berpengaruh pada nilai tegangan keluaran
e. Perhitungan dan nilai hasil praktik tidak beda jauh, itu pertanda bahwa hasil praktik
yang kita praktiakan sesuai dengan teori pembahasan
9. LAMPIRAN
a. TABEL 1 Hubungan tegangan input vs Tegangan output (Vref = 0V)

Vin
Vo1
Vo2

0
-0,01
0,06

1
2
3
-0,99 -1,99 -2,99
0,94 1,94 2,94

4
5
-3,99 -4,99
3,94 4,94

6
7
-5,99 -6,99
5,94 6,94

8
9
10
-7,99 -8,99 -9,99
7,94 8,94 9,94

b. TABEL 2 Tegangan output 1 (volt) dalam Vref = V


Vin (v)
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

-8
7,00
5,00
5
4
3,00
2
1
-0.05
-1
-2

-6
5,00
3,00
3
2
1,00
0
-0,5
-1,5
-2,5
-3,5

-4
3,00
1,00
1
0
-0,80
-1,5
-2,5
-3,5
-4,5
-5,5

-2
1,00
0,01
0,90
-1,9
-2,9
-3,9
-4,9
-5,9
-6,9
-7,9

0
-1,01
-1,99
-2,99
-3,99
-4,99
-5,99
-6,99
-7,99
-8,99
-9,99

2
-3,01
-4,00
-5
-6
-7,00
-8
-9
-10
-11
-12

4
-5,00
-6,00
-7
-8
-9,00
-10
-11
-12
-13
-13,6

6
-7,00
-8,00
-9,05
-10
-11,0
-12
-13
-13,6
-13,6
-13,6

8
-9,00
-10,0
-11
-12
-12,0
-13,6
-13,6
-13,6
-13,6
-13,6

4
5,00
6,00
7
8
9,00
10
11
12
13
13,6

6
7,00
8,00
9,05
10
11,0
12
13
13,6
13,6
13,6

8
9,00
10,0
11
12
12,0
13,6
13,6
13,6
13,6
13,6

c. TABEL 3 Tegangan output 2 (volt) dalam Vref = V


Vin (v)
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

-8
-7,00
-5,00
-5
-4
-3,00
-2
-1
0.05
1
2

-6
-5,00
-3,00
-3
-2
-1,00
0
0,5
1,5
2,5
3,5

-4
-3,00
-1,00
-1
0
0,80
1,5
2,5
3,5
4,5
5,5

-2
-1,00
-0,01
-0,90
1,9
2,9
3,9
4,9
5,9
6,9
7,9

0
1,01
1,99
2,99
3,99
4,99
5,99
6,99
7,99
8,99
9,99

2
3,01
4,00
5
6
7,00
8
9
10
11
12

d. TABEL 4 Tegangan output (volt) dalam beberapa harga SPAN= Ohm

Vin (volt)
1
2
3
4
5
6
7
8

100k ohm
-0,99
-1,99
-2,99
-3,99
-4,99
-5,99
-6,99
-7,99

75k ohm
-1,32
-2,66
-3,99
-5,32
-6,66
-7,99
-9,32
-10.6

50k ohm
-1,99
-3,99
-5,99
-7,99
-9,99
-11,9
-13,6
-13,6

9
10

-8,99
-9,99

10. PERHITUNGAN
Rf
Rf
Eout 1=
Ein
V
Rin
Ros
Eout 1=

100
100
1
8
100
100

Eout 1=1(8)
Eout 1=7 v

Eout 2=

+Rf
Rf
Ein +
V
Rin
Ros

Eout 2=

+100 100
1+
8
100
100

Eout 2=1+ (-8)


Eout 2=7 v

-11,9
-13,3

-13,6
-13,6