Anda di halaman 1dari 3

PUSKESMAS SEBAGAI BADAN LAYANAN UMUM DAERAH (BLUD)

KABUPATEN BANDUNG TAHUN 2012

I. Pendahuluan
I.1. Latar Belakang

Badan Layanan Umum Daerah atau disingkat BLUD adalah Satuan Kerja Perangkat
Daerah (SKPD) atau Unit Kerja pada Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan
pemerintah daerah di Indonesia yang dibentuk untuk memberikan pelayanan kepada
masyarakat berupa penyediaan barang/jasa yang dijual tanpa mengutamakan mencari
keuntungan, dan dalam melakukan kegiatannya didasarkan pada prinsip efisiensi dan

produktivitas.
BLUD merupakan bagian dari perangkat pemerintah daerah, dengan status hukum

yang tidak terpisah dari pemerintah daerah.


Pola pengelolaan keuangan BLUD memberikan fleksibilitas berupa keleluasaan untuk
menerapkan praktek-praktek bisnis yang sehat untuk meningkatkan pelayanan kepada
masyarakat, seperti pengecualian dari ketentuan pengelolaan keuangan daerah pada

umumnya.
Puskesmas dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 128/MENKES/SK/II/2004
yang selanjutnya disebut dengan Unit Pelaksana Teknis Kesehatan Masyarakat
(UPTD Puskesmas) merupakan penanggungjawab upaya kesehatan untuk jenjang
tingkat pertama. . Ada tiga fungsi dasar UPT Puskesmas yaitu pertama, sebagai pusat
penggerak pembangunan berwawasan kesehatan, kedua sebagai pusat pemberdayaan
keluarga dan masyarakat, dan ketiga sebagai pusat pelayanan kesehatan strata
pertama. Untuk terselenggaranya berbagai upaya kesehatan di wilayahnya, maka
perlu ditunjang oleh manajemen UPT Puskesmas yang baik yang meliputi
perencanaan,

pelaksanaan

dan

pengendalian,

serta

pengawasan

dan

pertanggungjawaban.
Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK BLUD) pada
Puskesmas yang merupakan unit kerja Dinas Kesehatan dimaksudkan untuk
memberikan fleksibelitas pengelolaan keuangan dengan menonjolkan produktifitas,
efesiensi dan efektifitas sehingga pelayanan kesehatan yang diberikan pada
masyarakat dapat lebih berkualitas.

Khusus pelayanan yang menggunakan program universal coverage pada program


yang dikelola oleh Badan Penyelengara Jaminan Sosial Nasional perlu adanya
pengelolaan yang baik terutama dalam kepastian layanan dan penanganan yang baik
(good clinical governance) sehingga biaya menjadi effisien dan kepastian
pengklaiman biaya yang sudah dilaksanakan oleh Puskesmas supaya tercapai
efektifitas dan efisiensi sehingga Puskesmas menjadi lebih dipercaya oleh masyarakat
(trusted), dikenang layanan yang baik (memorable), dan mempunyai kemampuan
yang lebih (credible) sehingga tercipta pengelolaan Puskesmas yang baik (good
corporate governance).

II.

Tujuan
Terwujudnya Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPKBLUD) di Puskesmas Kabupaten Bandung.

III.

Sasaran Kegiatan
15 Puskesmas ujicoba yaitu :
1. Puskesmas Banjaran Nambo
2. Puskesmas Ciparay
3. Puskesmas Cicalengka
4. Puskesmas Pangalengan
5. Puskesmas Rancaekek
6. Puskesmas Soreang
7. Puskesmas Dayeuhkolot
8. Puskesmas Banjaran Kota
9. Puskesmas Cibiru Hilir
10. Puskesmas Bihbul
11. Puskesmas Margaasih
12. Puskesmas Baleendah
13. Puskesmas Majalaya
14. Puskesmas Cikancung
15. Puskesmas Ciwidey

IV.
V.

Sumber Biaya
Penutup

VI.

Tahapan Kegiatan
NO.

KEGIATAN

I.

Tahap Persiapan

a.

Rapat koordinasi LP & LS

b.

Sosialisasi Konsep PPK BLUD pada


Puskesmas

c.

TUJUAN

JADWAL KEGIATAN