Anda di halaman 1dari 48
AUN00) VO Gavaue A Dictionary of the Bible ie Panduan dasar ke dalam kitab-kitab, tema, tempat, tokoh, dan istilah Alkitabiah Katalog dalam tetitan (KOT) Browning, WRF, Kamus Alkitab a dictionary ofthe Bible Panduan dasar ke dalam kitab-kitab, tema, tempat, koh ddan istlah-istllah alkitabiah /olch WF. Browning: Giteremankan deh Liem Khiem Yang dan Bambang Subancijo. Cet, 3, - Jakarta: Gunung Mulia, 2008. xvii, 525 him, ;23 om, Judi asi: A dictionary ofthe Bible, 1. Atktab — Kamus. [Liem Khiem Yang. ll. Subandeijo, Bambang. I dud 2203-420 ISBN 976-070-687-303-7 KANUS ALIITAB ‘A Dictionary of the Bible. Panduan Dasar ke dalam Kitab-Kitab, ‘Tema, Tempat, Tokoh dan Istilah-stitah Alkitablah. Judul asli: A Dictionary of the Bible Orford Univrsty Prose 1906 Dictionary ofthe Bible was orginally publishedin Engshin 1896. Ts trenslatonispublishedby arrangement wth Oxtord Unversity Press A Dictionary of the Bible diterbitkan pentarna kali dalam bahasa Inggris pada 1936. Terjerahan ii ditebtkandelam pejanjan dengan Oxord UnversilyPress. Hak Cipla Tefjemanan indonesia oleh PTEPK Gunung Mulia, J Kwitang 22-2, Jakarta 10420 smal pubishing @Dpkgm.com-hipcwaw bpkgm. com ‘Angola KAP Hal Cpa cindungicleh Undang-undang Colakanke-1:2007 Colskan ke 3 2008 Editor Chrisestomus Sinctang Korektor Naskahs Laksmi Wowor, Rika Ui Napitupuls-Sinaranghir, Asim Siregar, Bordzatuid Gea Seller Mikhae! Buhis Desain Samput: Janu Wibowo A Simbol yang digunakan dalam kritik teks untuk manuskrip Perjanjian Baru (PB) bahasa Yunani yang ditulis di atas perka- men di Mesir (atau *Aleksandria, TB, se- hingga dikenal sebagai Kodeks Aleksan- drinus) pada abad ke-5. Beberapa lembar yang berisi ayat-ayat Injil Matius, Yohanes dan 2 Korintus, hilang, namun dua surat Klemens ditambahkan pada bagian akhir. ‘Terdapat 820 lembar. Manuskrip tersebut dipersembahkan oleh Patriakh Konstanti- nopel kepada raja Inggris pada tahun 1627, dan kini berada di British Library di London. Abadon Dalam bahasa Ibrani berarti penghancuran, dan dalam Ayb. 26:6 serta Ams, 27:20 menunjukkan tempat kedi- aman orang mati, juga disebut *syeo!, atau hades, atau *alam maut (neraka). Dalam ‘Why. 9:11 Abadon dipersonifikasi sebagai penghancur semua kehidupan dan per- damaian. Abba Kata Aram untuk ‘bapa’. Yesus menggunakannya dalam doa di taman, *Getsemani (Mrk. 14:36), dan digunakan dua kali oleh Paulus sebagai sapaan bagi Allah dalam doa umat Kristen. Telah dike- tahui bahwa Abba menggambarkan bentuk sapaan yang akrab, terutama sapaan anak- anak terhadap bapaknya, sebagaimana kata Inggris ‘Daddy’. Namun, terbukti bahwa Abba biasa juga digunakan dalam pembi- caraan orang dewasa, dan kemungkinan istilah ini tidak satu-satunya yang diguna- kan oleh Yesus. Paulus menunjukkan bab- ‘wa jemaat-jemaat bukan Yahudi kadang- kadang menyebut Abba dalam doanya, namun tidak berarti bahwa dalam hal ini mereka mengutip doa Yesus; gereja-gereja A bukan Yabudi juga berdoa *Maranatha ~ kata Aram yang berarti "Tuhan, datanglah!" ~, yang jelas bukan bagian dari doa Yesus. Pastilah Abba dan Maranatha, keduanya benar-benar masih lazim digunakan dalam jemaat perdana Palestina yang berbahasa Aram, yang adalah dunia Paulus. Abednego Dalam bahasa [brani berarti *hamba Nego’, perubahan bentuk dari 'Nebo' nama yang diberikan Raja “Nebukadnezar kepada Azarya dalam Dan. 1:7, salah se- orang kawan Daniel yang dilemparkan ke dalam perapian yang menyala-nyala. Abiam Nama yang paling terkenal dari empat pemakai nama ini dalam PI. adalah anak laki-laki “Rehabeam dan pengganti dirinya. Ja adalah raja *Yehuda (911-908 sM), setelah perpecahan negara menjadi dua, kerajaan Israel dan Yehuda. Penulis Kitab Raja-raja tidak menemukan kebaikan pada dirinya (4Raj. 15:3), namun revisionis sejarah dalam Kitab Tawarikh (2Taw. 13: 19) mencatat kesuksesan militer melawan kemurtadan “Yerobeam. Ia ‘sangat kuat’ (13:21) dan mengambil 14 orang istri. Abigail Istri Nabal;ia memohon pengam- punan kepada *Daud untuk menyelamat- kan nyawa suaminya (1Sam, 25:23-31). Nabal begitu terguncang oleh intervensi yang sukses itu, dan sepulub hari kemudian ia mati, Daud kemudian mengambil Abi- gail yang ‘langsing dan cantik’ itu sebagai istrinya. Abilene Suatu wilayah di sebelah barat laut Damsyik dalam PB, di sekitar Abila. Luk. 3:1 menyebutkan bahwa ketika ‘Yohanes Pembaptis mengawali pelayanan- 2 ABIMELEKH nya, Abilene diperintah oleh *Lisanias. Suatu inskripsi di Abilene dari masa antara. 15-30 sM merujuk pada 'Lisanias raja wilayah’. Abimelekh Anak *Gideon (atau Yeru- baal) dengan seorang gundik dari *Sikhem. Dengan kematian Gideon, Abimelekh dinobatkan sebagai raja di Sikhem (Hak. 9}, bertentangan dengan tradisi di Israel, yang berpegang bahwa Yahweh sendirilah raja. Jauh sebelumnya, kota tersebut meno- lak Abimelekh, namun sebagai balas den- dam, ia menghancurkannya. Terdapat bukti *arkheologis, penghancuran Sikhem ter- jadi antara 1150-1125 sM. Ketika menyer- bu *Tebes, ia tewas oleh seorang perempu- an, yang menimpakan sebuah batu kilang- an dan meremukkan batok kepalanya (Hak. 9:53). Abinadab 1) Pria yang memiliki rumah di atas bukit di KiryatYearim, tempat *Taubut Perjanjian disimpan setclah dikembalikan ke Israel oleh orang-orang *Filistin. Tabut tersebut lelap berada di sana selama 20 tahun (18am. 7:2), hingga ‘Daud memba- wanya, pertama-tama ke rumah Obed- Edom (1 Taw. 13:13), dan kemudian ke Yeru- salem. 2) Anak laki-laki kedua "Isai juga memiliki nama itu (1Sam. 16:8). Abisai Scorang tentara yang setia kepa- dagerombolan *Daud, yang dilarang mem- bunuh Saul, ketika ia sedang beristirahat dari kejaran pesaing mudanya (1Sam. 26:9). Kemudian hari, Abisai terlibat dengan *Yoab (2Sam. 3:30) dalam pemba- Jasan membunuh *Abner, yang telah mem- bunuh Asael, adik mereka (2Sam. 2:23). Naskah Alkitab menyatakan bahwa Daud tidak ambil bagian dalam tindakan balas dendam ini (2Sam. 3:37). abjad Abjad telah digunakan di kota-kota Palestina sekitar 1200 sM, termasuk abjad Ibrani yang digunakan di “Israel dan *Yehu- da. Bagi para pedagang, abjad ini lebih mudah daripada buruf hieroglif Mesir atau *tulisan paku (cuneiform) *Babel, yang be- rupa tanda-tanda gambar. Benteng Mesha raja Moab, yang terdiri dari 34 baris, adalah prasasti dari sekitar 850.sM dengan tulisan yang sama seperti yang digunakan dalam. abjad Ibrani. Orang Ibrani mengadopsi abjad Fenisia yang lerdiri dari 22 konsonan (huruf mati), namun tanpa vokal, hingga kira-kira tahun 700 M, ketika para sarjana Yahudi menemukan sistem notasi huruf hidup, yang ditempatkan di bawah kon- sonan untuk mempertahankan tradisi pengucapannya, Oleh Herodotus, abjad Yunani dianggap berasal dari Cadmus, seorang Fenisia, dan kira-kira abad ke-8 sM telah ada abjad Yunani dengan konsonan dan vokal. Ada 21 buruf dari “alfa hingga “omega. Abner Sepupu Raja *Saul, yang menjadi komandan bala tentaranya (1Sam. 14:50). Dalam peperangan antara keluarga Saul dengan keluarga Daud (2Sam. 3:6), Abner tetap bersama dengan pasukan anak laki- Jaki Saul untuk beberapa waktu. Namun, ia kemudian memalingkan kesetiaannya kepada *Daud, yang menyambut baik pe- nyeberangannya, dan berduka serta marah karena perseteruan pribadi Panglima *Yoab (2Sam, 3:31), Di *Hebron, Yoab menikam Abner di perutnya (25am. 3:27), aborsi Dalam Alkitab bukanlah persoal- an etis, karena mengendalikan pertam- bahan penduduk merupakan prioritas bagi orang Yahudi. Abraham Juga dikenal dengan Abram; cikal-bakal leluhur Israel. Kisah hidupnya yang digambarkan dalam Kej. 11-25 mung- kin terjadi sekitar 2000-1500 sM, namun dalam berbagai cerita Abraham adalah se- orang saudagar individual dari dacrah *Het, khas masyarakat yang bermigrasi dari per- adaban pedesaan *Ur ke Palestina, Kisah *perjanjian Abraham dengan “Lot (Kej. 13:8) mengenai pilihan tanah masing-ma- sing (Lot memilih menetap di lembah So- dom) juga bermakna menjelaskan asal-usul orang-orang *Moab. Beberapa sarjana berpendapat, kisah ini mencerminkan fak- ta historis terjadinya perubahan pekerjaan ketika kemunduran perdagangan mengha- ruskan orang beternak. Namun, dalam se- luruh kisah Abraham berlangsung terdapat motif teologis mengenai janji Allah tentang tanah *Kanaan dan iman Abraham dalam menanggapinya, Iman itu diuji ketika ia di- perintahkan untuk mengorbankan “Ishak, anaknya, yang sangal penting bagi pengge- napan janji itu. Namun pada saat terakhi campur tangan ilahi telah menyelamatkan Ishak, dan seckor domba jantan yang terpe- rangkap dalam belukar di dekatnya diper- sembahkan sebagai gantinya, Kisah leluhue Abraham berakhir dengan pembelian sebi- dang tanah sebagai kuburannya, dan ten- tang kematiannya (Kej. 25: 10). Ketiga alur dalam Kejadian memberi andil untuk kisah ini, Bagi sumber *Y, ia adalah bapa semua bangsa; bagi sumber *£, ia adalah teladan iman; dan bagi sumber *P ia adalah janji kelangsungan hidup bangsa Israel. Setelah Kitab Kejadian, Abraham hanya disebut di bagian-bagian akhir PL, Namun, dalam PB Abraham diagungkan sebagai pelopor PL - di samping Musa — dalam hal imannya kepada Allah (Rm. 4; Ibr. 7:1-10 dsb.). Abraham berkenan kepada Allah kare- na imannya, jauh sebelum *Taurat dil rikan (Gal. 3:7), karena itu anak-anak Abra- ham yang sebenarnya bukanlah orang- orang Yahudi, yang mengaku keturunannya (Mat. 3:9; Yoh. 6:33) dan hidup menurut hukum Taurat, melainkan umat Kristen yang hidup olch imannya kepada Kristus. Absalom Salah seorang anak *Daud sangat tampan dan ambisius; ia mengum- ADAM 3 pulkan di sekitar dirinya orang-orang yang, kecewa, yang dipersiapkan untuk meng- gulingkan Daud. Ja mendirikan markas besarnya di * Hebron dan berbaris menuju Yerusalem, di mana Daud dengan tergesa- gesa meninggalkannya. Di seberang Sungai *Yordan, Daud mendapatkan informasi- informasi rahasia dari ibu kota melalui *Husai (2Sam. 15:34-35), yang memberi- kan nasihat yang menyesatkan kepada Absalom. Hal ini memberi kesempatan bagi Daud untuk menyusun kembali pasu- kannya yang masih setia, dan Absalom dikalahkan. Perintah-perintah yang jelas untuk menyelamatkan nyawa anak Daud diabaikan oleh *Yoab, dan Absalom, yang, tersangkut di pohon tarbantin itu, ditikam jantungnya. Ratapan Daud bagi anak yang memberontak ini merupakan perikep yang paling sedih dalam PL (2Sam. 18:33). Abyatar Seorang imam dalam bala ten- tara Raja *Daud (2Sam, 20:25), kemudian mendukung permintaan *Adonia yang gagal mendapatkan takhta *Salomo. Raja (Salomo) membuang Abyatar ke tanah mi- liknya di * Anatot (1Raj. 2:26-27). *Yeremia, kemungkinan adalah salah seorang ketu- runannya (Yer, 1:1). Mrk, 2:26 keliru meng- anggap Abyatar telah menjadi imam pada masa pelarian *Daud dari *Saul (Sam. 21:1-6), yang seharusnya adalah Abi- melekh, ayahnya. Adam Kata Ibrani untuk ‘laki-laki’, dan menurut PL, merupakan orang pertama i je Dalam Kitab Kejac dua pemberitaan mengenai *penciptaan. Dalam pemberitaan pertama (Kej. 1; *P), laki-laki dan perempuan diciptakan menurut “gambar atau citra Allah, yang berarti bahwa manusia (Adan dalam ba- hasa Ibrani merupakan kata benda kolektif, yang berarti 'umat manusia’) memiliki tang- gung jawab di hadapan Allah, tidak seperti binatang, Lakitaki dan perempuan dic _ 4 ADAT PERKABUNGAN takan bersama-sama (1:27) dan saling me- lengkapi. Masing-masing memiliki kebe- basan untuk taat atau tidak taat terhadap kehendak Allah. Dalam cerita kedua (2:4b- 25, *Y), Adam’ adalah nama diri dan ia dianggap sebagai kepala (yang pertama) dari segala ciptaan, dengan cara menem- patkannya pada urutan pertama. Perem- puan diciptakan kemudian, karena laki- laki tidaklah lengkap tanpa dia. Di Taman “Eden semua hidup damai, hingga Adam dan “Hawa melanggar perin- tah Allah. Kemudian mereka mulai men- derita sakit, harus bekerja membanting tulang, dan mati, Hubungan sejati dengan Allah menjadi rusak. Mitos Kej. 3 dikenal sebagai *Kejatuhan ke dalam dosa. Dalam PB Adam dan Hawa dianggap sebagai pribadi-pribadi historis, dan oleh Lukas (3:38) *silsilah Yesus dirunut kem- bali kepada Adam. Paulus mempertentang- kan Adam pertama dalam Kejadian, yang tidak taat, dengan Adam terakhir’, Kristus, yang taat. Semua manusia yang berada dalam solidaritas dengan Adam adalah jahat dan berdosa; tetapi melalui *iman kepada Kristus mereka memperoleh hidup, anugerah dan pengharapan akan *kebang- kitan (1Kor. 15:21-22). Dalam pandangan Paulus, pengalaman universal manusia mengenai hidup baru hanya dimungkinkan oleh peristiwa yang terakhir, yaitu kehi- dupan, kematian dan kebangkitan Yesus. adat perkabungan Dalam PL. kemati- an bukanlah soal pribadi bagi keluarga yang kehilangan anggotanya. Malapetaka Ayub melibatkan kawan-kawan dan te- tangga yang menangis selama sepekan (Ayb. 2:12-13). Yeremia mengundang suatu perkabungan bersama yang mencakup memotong rambut dan menoreh-noreh diri (Yes. 16:6), sekalipun dilarang oleh Taurat (Im. 19:27-28). Jelas, berlentangan dengan adatnya kalau Yehezkiel tidak berduka atas kematian istrinya (Yeh, 24:17). Kadang- kadang penyanyi bayaran menyanyikan nyanyian perkabungan (2Taw, 35:25). Upacara-upacara ini dapat berlangsung semingeu (Kej. 50:10) atau tiga minggu (Dan. 10:2), tetapi tidak ada ditentukan waktu yang pasti, Untuk waktu setahun pe- nuh, setelah kematian orangtua, anak-anak- nya menghindari perayaan-perayaan pesta. Beberapa dari adat kebiasaan ini dise- but dalam PB, tetapi Paulus mencegah ber- kabung secara berlebihan (1Tes. 4:13). Namun, pasti ada perkabungan bersama di sekitar *sinagoga (Mrk. 5:38), dan Matius (9:23) menambahkan bahwa ada hadir para penabuh seruling, adil Salah satu sifat Allah (Mzm. 89:14), yang dikejar oleh ciptaan-Nya (Mik. 6:8). Adalah keadilan melibatkan penghukum- an (Hab. 1:12), tetapi keadilan juga mem- perlihatkan karya *keselamatan Allah (1Yoh. 1:9). Dengan demikian, keadilan Allah juga berarti kesetiaan-Nya terhadap umat perjanjian (Rm. 1:17). Adonia Anak *Daud, yang diharapkan menjadi penggantinya, tetapi secara diam- diam *Salomo diurapi oleh Imam *Zadok sebagai pengganti dirinya. Adonia dibunuh (1Raj. 2:25). adopsi Dalam PLanak-anak dapat dima- sukkan ke dalam keluarga melalui adopsi (pengangkatan anak), seperti halnya Musa (Kel. 2:10) diangkat anak oleh putri Firaun, dan *Ester oleh *Mordekhai (Est. 2:7, 15), Oleh Yeremia, seluruh umat Israel dianggap telah diangkat anak oleh Yahweh (Yer. 3:19), Ini merupakan hubungan istimewa dengan Israel sebagai bangsa *pilihan (Hos. 11:1). Dalam PB, umat Kristen memiliki'Roh yang menjadikan anak’ (Rm. 8:15), yang membuat mereka dapat berkata, "Ya “Abba, ya Bapa!’ Karena, barangsiapa melakukan kehendak Bapa adalah saudara laki-laki dan saudara perempuan Yesus (Mf Bagi Paulus, hal tersebut merupakan *anu- gerah, bukan hakikat alamiah atau karena *hukum, sekalipun proses hukum menge- nai pengangkatan anak di wilayah kekai- saran Romawi telah demikian mapan, dan seorang anak angkat telah menjadi anggota penuh di dalam keluarga yang meng- angkatnya, adopsionisme Suatu teori mengenai pribadi Kristus yang dikaitkan dengan bidat Nestorius (451-an M), bahwa Yesus adalah. seorang manusia yang dikaruniai kuasa surgawi. Ini merupakan pandangan yang dipegang oleh kaum “Ebionit dan kadang- kadang kutipan Mzm. 2:7 dan Yes, 42:1 (Engkaulah Anak yang Kukasihi, kepada- Mu Aku berkenan’) dalam Mrk. 1:11 di- anggap sebagai formula penobatan raja atau pengangkatan anak: pada saat itu Yesus di- adopsi sebagai Anak ilahi, Namun, tampak- nya di sini sama sekali tidak ada implikasi mengenaistalus Yesus sebelum pembaptis- an-Nya. Kata-kata ita hanyalah menegaskan tindakan Allah dalam diri Yesus, bahwa permulaan Injil adalah sekarang, bukan pada babak akhir (kebangkitan). Adramitium Pelabuhan di barat laut pantai Turki modern, Dalam perjalanan menuju *Roma, Paulus dinaikkan ke se- buah kapal dari Adramitium, di *Kaisarea (Kis. 27:2). Adulam Suatu tempat di perbukitan Yehuda. Ketika *Daud melarikan diri dari Saul, ia bersembunyi di sebuah gua di dekat tempat itu dan di sana ia menghimpun. kekuatan pendukung, yang terdiri dari orang-orang yang kecewa dan sakit hati (1Sam. 22:1-2). Karena itu, istilah ‘orang- orang Adulany’ digunakan oleh John Bright untuk anggota-anggota parlemen yang menolak mendukung Reformasi Undang- undang Gladstone, pada 1866, dan keluar dari Partai Liberal (Inggris). AFRIKA 5 Adven Suatu terjemahan alternatif dari kata Yunani "parousfa, di samping "keda- tangan’ dalam versi bahasa Inggris, yang menunjuk pada *pengharapan eskhatologis alas kedatangan Kristus sebagai hakim dunia ini pada *akhir zaman (Mat. 24:39). Kemudian, Gereja mengangeap kehidupan Yesus dalam *inkarnasi sebagai 'Keda- tangan yang Pertama’, dan ‘Kedatangan yang Kedua’ akan terjadi di masa depan. Kalen- der gerejawi mengenai Adven kemudian berkembang (pertama-tama enam *Ming- gu, kemudian empat Minggu) sebagai masa persiapan menyongsong hari *Natal dan *Penghakiman ‘Terakhir, aetiologi Suatu cerita aetiologis yang berfungsi untuk menjelaskan sebab-musa- bab. *Pentateukh, terutama Kejadian, kaya dengan cerita-cerita yang dimaksudkan untuk menjelaskan asal-usul fenomena alamiah serta kebiasaan-kebiasaan dalam penyembahan keagamaan. Bagaimana *pelangt itu ada, dan apakah artinya? Ke). 9:13 memberi jawaban: itu merupakan tan da *perjanjian antara Allah dengan “cipta- an-Nya, bahwa tidak akan pernah terjadi lagi “air bah secara universal. Cerita seperti ini disebut aetiologis, dari kata Yunani aitia, yang berarti ‘penyebab’, seperti dalam Kis. 29:20. Salah satu contoh aetiolo- gi kultis adalah cerita Paskah yang merupa- kan jawaban atas pertanyaan dalam Kel. 12:26, Jika umat bertanya, mengapa Betel dipandang sebagai tempat suci, maka cerita mimpi Yakub (atau Israel) di sana (Kej. 28: 10 dyb.) menyediakan jawabannya. Meski- pun banyak cerita aetiologi merupakan legenda, beberapa di antaranya tergabung ke dalam cerita-cerita yang memiliki dasar sejarah, seperti Yos. 4:9, yang memaparkan tentang keberadaan 12 batu di Yordan. Afrika Daratan luasini sangat sedikit di- ketabui oleh para penulis Alkitab, namun Mesir dan Etiopia sangat mencolok dalam ucapan-ucapan Yesus diteruskan secara lisan, karena itu diperkirakan bahwa sejumlah agrafa kemungkinan merupakan ingatan-ingatan autentik yang tidak diguna- kan oleh keempat penginjil. Agripa 1] Herodes Agripa |, cucu *Hero- des Agung; diperkirakan nama Agripa diberikan karena persahabatannya dengan Markus Vipsanius Agripa, menantu Kaisar * Agustus. Pada 37 M ia diberi wilayah ke- kuasaan *Filipus dan Antipas, pendahu- lunya, oleh Kaisar Caligula, dan pada tahun 41 M, kaisar berikutnya, *Klaudius, me- nambahkan *Yudea dan *Samaria, dengan gelar ‘raja’. Ia mati dalam ketakutan hebat di *Kaisarea pada tahun 44 M. Selama ma- sa pemerintahannya yang singkat itu (41— 44M) ia dapat menjatuhkan hukuman ma- ti, *Yakobus anak “Zebedus dibunuh (Kis. 12:2), 2] Herodes Agripa II menggantikan ayahnya padausia 17 tahun dan sejak tahun 50 M menerima wewenang yang makin luasatas seluruh wilayah * Palestina. Kaisar *Nero menambahkan sebagian *Galilea dan “Perea, Agripa hidup bersama adik pe- rempuannya, *Bernike, setelah suaminya meninggal dunia. Hubungan inses yang terkenal ini memberi catatan menarik pa- daadegan Kis, 25:13-23, ketika Paulus seba- gai seorang tawanan memberi kesaksian di depan mereka setelah naik banding kepada Kaisar, Agripa memperbaiki fasi- litas-fasilitas Yerusalem dan membantu melengkapi bangunan Bait Allah menjelang pemberontakan tahun 66-70 M, ketika ia berpihak pada invasi Romawi. la me- ninggal dunia di *Roma pada 93 M. Agustus Gelar yang berarti ‘yang mulia’, diberikan kepada Oktavianus ketika ia menjadi kaisar pada 27 sM. Jadi, ia adalah kaisar pada masa kelahiran Yesus. la mem- prakarsai suatu proses yang menyebabkan kaisar Romawi didewakan. Ia mengaitkan AHASYWEROS 7 dengan erat keagungan kekaisarannya sendiri dengan negara. Ahab Raja Israel (869-850 5M), anak *Omri dan suami *Izebel, seorang putri “Sidon. la mengalahkan tentara *Damsyik dan bersengketa dengan *Asyur. Sejarawan *Deuteronomis menceritakan kisah pope- rangannya melawan Nabi "Elia atas kecon= dongan Izebel terhadap pemujaan *Baal. Nabi-nabi Baal dikalahkan secara total da- Jam pertandingan spektakuler di atas Gu- nung “Karmel (1Raj. 18). Ahab juga diper- malukan oleh Elia karena telah menyetujui permintaan Izebel untuk membunuh *Nabot, yang kebun anggurnya diinginkan Ahab, Bagi penulis Alkitab, Ahab adalah contoh penjahat, namun dengan kriteria lain, dapat juga dinilai sebagai penguasa yang cakap dan berhasil. Ahas Raja * Yehuda, 735-715 sM. Orang- orang *Asyur begitu dominan. Orang *Aram dan *Efraim memutuskan untuk menahan ekspansi dari Timur, serta ber- upaya memaksa Yehuda bergabung dalam koalisi, namun Ahas menolak. Rezin, raja Aram, dan *Pekab, raja Israel, memutuskan untuk mengganti Ahas dengan anak Tabee! (2Raj. 16:5; Yes. 7:1-25). *Yesaya mendukung, Ahas, namun tidak menyetujui perminta- annya kopada *Tiglat-Pileser untuk menye- lamatkan dirinya dari konspirasi Aram- Efraim. Ketika Damsyik, ibu kota Aram, jatuh, Ahas segera menemui Tighat-Pileser di sana. Pada saat berada di kota itu, Abas tertarik pada *mezbah kafir, dan replika- nya (tiruannya) ditempatkan di Yerusalem. Ahasyweros Mungkin identik dengan “Artahsasta (Xerxes) I (486-465 sM), yang disebutkan oleh Herodotus, sejarawan Yunani. Sebagaimana dilukiskan dalam Ki- tab Ester, Ahasyweros terombang-ambing di antara ancaman bencana karena anjuran “Haman, dengan perlindungan terhadap 8 AHIMELEKH orang-orang Yahudi melalui campur tangan *Ester, ratu Yahudinya. Cerita tersebut fiktif dan ditulis untuk kisah asal-usul pesta *Purim. Kitab Ester tidak berisi referensi peristiwa-peristiwa historis yang diketahui mengenai kerajaan Artahsasta. Ahimelekh Imam di *Nob(1Sam. 21:1- 6). Selama masa pelariannya dari *Saul, *Daud yang kelaparan, diberi *rolti sajian oleh ‘Ahimelekh, Langkah ini digunakan oleh Yesus (Mat. 12:3-4) untuk membela *murid-murid-Nya yang telah mengatasi kelaparan mereka dengan memetik bulir- bulir gandum pada hari *Sabat. Ahitofel Sahabat *Daud yang menyebe- rang kepada * Absalom (2Sam. 15:12). Keti- ka Absalom menolak sarannya, ia melaku- kan bunuh diri. ahli sihir Semua orang, laki-laki dan pe- rempuan yang melakukan sihir dan tenung yang tidak dapat diterima di Israel (Im. 19:31), Kunjungan * Saul ke *Endor untuk membujuk seorang perempuan agar me- manggil *Samuel dari antara orang mati (1Sam. 28:9) sesungguhnya berlawanan dengan perundang-undangannya sendiri. Tukang-tukang sihir dilarang lagi oleh *Yosia (639-609 sM; 2Raj. 23:24). Lihat artikel *sihir/ilmu gaib. ahli Taurat Sebutan Lukas untuk penya- lurhukum (Luk. 11:45) yang menyerahkan diri untuk mempelajari hukum ‘Taurat seca- ra teliti dan sungguh-sungguh, baik hukum yang tertulis maupun yang lisan. Banyak di antara mereka beraliran *Farisi (Mat. 23:13), tetapi aliran itu tidak menentukan keahlian profesional mereka. Yang dicerita- kan dalam Injil Markus (Mrk. 2:16) rupa- nya beraliran Farisi. Mereka itu sangat setia pada Torah, schingga mereka menyalahkan orang-orang yang kurang setia menurut ukuran mereka, termasuk Yesus. Ai Sebuah kota kecil, atau desa, yang dire- but oleh *Yosua, mungkin sekitar 1125 sM; namun skala operasi yang dalam laporan Yos. 8 terlalu dibesar-besarkan, tampaknya merupakan usaha untuk memuji keberani- an tentara orang-orang Ibrani. Dengan tidak adanya penegasan “arkheologis yang dapat diterima umum, terkesan bahwa cerita tersebut disusun untuk menjelaskan rerun- tuhan yang masyhur itu, namun tanpa da- sar historis (ai dalam bahasa Ibrani berarti reruntuhan). Ainon Suatu tempat dekat *Sikhem di *Samaria, meskipun tidak teridentifikasi secara pasti. Ketika Yesus dan *murid-mu- rid-Nya mulai melayani “pembaptisan, *Yohanes pindah ke Ainon (Yoh. 3:22-23). Saat itu Yohanes belum “dipenjara (3:24), sedangkan Markus (1:14) tampak mem- beri kesan bahwa Yesus baru saja memulai *pengajaran-Nya setelah penangkapan Yohanes. air Teramat penting dalam ekonomi, agama, dan pemikiran Israel. Curah hujan menentukan pola kehidupan; di mana pemukiman dapat diadakan dan pekerjaan apa yang mungkin dilakukan. Membe- rikan secangkir air minum merupakan tan- da *keramahan (Mat. 10:42). Seperti juga menyediakan bejana berair bagi para tamu untuk mencuci kakinya (Luk. 7:44). Ada ketetapan mengenai mencuci dengan air untuk menghilangkan segala ketidakmur- nian secara ritual (Im. 11:19-38) serta untuk mentahirkan berbagai penyakit kulit (Im. 14:8). *Naaman ditahirkan penyakit kustanya dengan mencuci diri dalam Su- ngai *Yordan (2Raj. 5:14). Dan seorang buta dapat melihat kembali setelah mencuci matanya di kolam * Siloam (Yoh. 2:7). Air mempunyai kedudukannya dalam *cerita- corita Kitab Kejadian. Ada samudera awal yang dibelah Allah menjadi air di atas (yang menurunkan hujan) dan air dibawah (yang menjadi laut). Laut mewakili kekacauan ~ laut selalu dibayangkan sebagai bergolak, tetapi Allah bersemayam di alas laut secara berdaulat (Mzm. 29:10). Tenggelam dalam laut (Mzm, 69:1-2) itu serupa dengan men- derita dalam roh, dan *keselamatan adalah pengalaman diselamatkan dari air lautan (kematian, Mam. 18:16). Ini sesuai dengan apabila Yesus menggambarkan “penyalib- an-Nya sebagai *baptisan yang mengerikan roh jasmani-Nya (Mrk. 10:38). Dan dalam Gereja Perdana, baptisan ini dimengerti sebagai ikut serta dalam *kematian Yesus (Rm. 6:3), sementara yang dibaptiskan itu adalah mereka yang diselamatkan Allah dari ancaman *air bah (1Ptr. 3:20). air bah, atau banjir Tidak ada petun- juk arkheologis mengenai banjir universal sebagaimana dilukiskan dalam Kej. 6-8, namun ada beberapa cerita Mesopotamia tentang bagaimana suatu keluarga dapat bertahan hidup dalam banjir besar yang menakjubkan itu. Dalam Kejadian dikata- kan bahwa banjir tersebut merupakan *hukuman Allah yang telah memutuskan untuk membersihkan bumi ini dari kena- jisannya yang mencolok, yang diakibatkan oleh kelakuan-kelakuan yang tidak seno- noh penghuninya. Cerita mengenai banjir yang lain, seperti epik (syair kepahlawanan} Gilgamesh dari *Babel, abad ke-12.sM, yang ditemukan di *Ninewe, pada 1872 M, tam- paknya melukiskan bahwa bagaimanapun banjir itu timbul karena pertentangan di antara dewa-dewa. Pahlawan yang tetap hidup mendapatkan immortalitas (tidak dapat mati). Terdapat banyak kesamaan antara cerita-cerita Ibrani dengan Babel, karena itu kemungkinan keduanya ber- gantung pada versi asli yang sama. Nasib “Nuh, yang menurut Alkitab ber- hasil bertahan hidup dalam banjir dengan *bahteranya (Kej. 9:20-28), berbeda; meskipun ia mempersembahkan *korban, ia sendiri mabuk minum sampai setengah AKHAYA 9 mati. Makna penting cerita banjir dalam Alkitab itu terdapat pada *perjanjian antara Allah dengan Nub. Allah berjanji bahwa tidak akan pernah ada lagi banjir besar seperti itu, sementara Nuh, yang mewakili manusia, harus menaati hukum-hukum dasar tertentu, terutama tentang penum- pahan * darah, dan agar manusia memenuhi bumi lagi (Kej. 9:6-7). Bayang-bayang per- janjian jauh sebelum perjanjian dengan Musa dan umat pilihan ini kemudian di- jabarkan oleh rabi-rabi Yahudi ke dalam ‘aturan-aturan Nub’, jalan kehidupan selu- rub bumi’, yang mereka anggap sebagai ke- jiban bagi orang-orang *bukan Yahudi. Diperkirakan syarat-syarat yang dituntut oleh jemaat Yerusalem (Kis. 15:29) dari orang-orang bukan Yahudi yang bertobat, dalam kenyataannya adalah hukum Nuh. Simbolisme banjir tersebut digunakan dalam 1PUu. 3:20. Bahtera Nuh dianggap sebagai prototip Gereja, yang dibayangkan sebagai perahu kehidupan yang diluncur- kan di alas Lautan waktu. Akhan, atau Ahar Anak Karmi (1Taw. 2:7), Setelah penghancuran * Yerikho (Yos. 6:24), beberapa barang rampasan bagi Tuhan dicuri oleh Akhan. Ketika Israel men- derita kekalahan dalam kegagalannya me- rebut Ai, dicurigai bahwa seseorang telah melecehkan larangan mengenai rampasan itu, Proses penyelidikan primitif menemu- kan Akhan, dan ia beserta keluarganya di- rajam hingga mati. Akhaya_Bagian selatan Yunani yang dija- dikan sebuah provinsi oleh pemerintah Ro- mawi pada 27 sM, Pada masa hidup sejara- wan Herodotus (abad ke-5 sM), disebutkan bahwa Akhaya meliputi wilayah Thessaly. Ketika Paulus mengunjungi *Korintus, ibu kotanya, provinsi ini diawasi oleh senat Romawi, yang menunjuk Yunius *Galio sebagai prokonsul atau gubernur (Kis. 18:12). 10 AKHIR ZAMAN akhir zaman Kepercayaan Yahudi pa- da abad pertama sM dan M bukan bahwa dunia ini akan berakhir, melainkan bahwa tatanan dunia yang ada ini akan diperbarui. Bahasa mitis (Yes. 11:7-9) dan gambaran kosmik (Yes. 24:23) digunakan untuk me- nubuatkan pergolakan politis yang luas, ketika para penindas *bukan Yahudi dapat digulingkan dan bangsa yang benar diper- tahankan. Akhir zaman ini dan permulaan zaman baru ditandai dengan kebangkitan umum untuk seluruh umat Israel. Saat itu, pengakuan sebagai umat perjanjian dan kekhalikan Allah akan ditunjukkan. PB menunjukkan bahwa *kehidupan, *kematian, dan *kebangkitan Yesus meru- pakan permulaan pembaruan itu (Mrk. 9:1), meskipun puncak terakhirnya ditun- da (Mat. 24:14) dan waktunya tak dapat ditentukan (Mrk, 13:32). Akhor Lembah tempat Akhan dirajam (Yos. 7:25-26); dalam bahasa Ibrani, kata itu berarti 'kesulitan’. Namun, *Hosea (2:15) menubuatkan bahwa setelah kemur- tadan yang menyedihkan itu Tuhan akan membujuk Israel untuk kembali pada kesetiaan sebelumnya, bahkan Iembah Akhor akan menjadi pintu harapan. Akqwila Orang yang berbalik dari kekris- tenan ke Yudaisme, yang menerjemahkan PL bahasa Ibrani ke dalam bahasa Yunani secara sangat harfiah, dengan maksud untuk menggantikan versi *LXX yang digunakan oleh umat Kristen. Akwila dan Priskila Diusir dari Roma pada 49 M, ketika Kaisar *Klaudius menge- luarkan orang-orang Yahudi setelah keru- suhan mengenai kekristenan. Mereka berjumpa Paulus di *Korintus (Kis. 18:2) dan setelah itu Paulus tinggal bersama mereka di *Eft alam maut Lihat *hades. alamiah, hukum PI. dan PB, keduanya mengerti bahwa Allah meletakkan alas du- nia ini suatu aturan dan susunan tertentu; dan bahwa kepada *bangsa-bangsa bukan Yahudi diberikan kaidah-kaidah dasar, sekalipun mereka tidak diberkati dengan *Torah. Ada hukum yang mewujud di dalam alam, yang dikenal oleh burung-burungse- Kalipun (Yes. 8:7) dan ada suatu *perjanjian yang dibuat Allah dengan semua keturunan “Nuh, leluhur dari seluruh umat manusia {Kej. 9:9-10). Ferjanjian Musa dibuat dengan sekelompok manusia yang sudah ada da- Jam perjanjian dengan Allah. Petunjuk-pe- tunjuk kepada hukum awal ini telah diurai- kan para *rabi pada waktunya. Inilah yang mestinya dituntut dalam titah apostolik (Kis. 15:29), dan yang ditegaskan Paulus da- Jam Rin. 1:19-21; dan 2:14-15, Orang-orang, kafir yang baik melakukan perbuatan baik secara alamiah sesuai dengan hukum yang dari Allah. Juga dalam prolog Injil Yohanes dikatakan bahwa Firman sebagai terang itu ada di seluruh dunia, dan yang menyam- butnya mencakup baik orang Israel yang setia (Hos. 1:10), maupun semua orang lain yang bukan Yahudi yang melakukan perin- tah-perintah perjanjian Nuh secara alamiah (Rm. 2:14-16). Semua adalah anak-anak Allah. Dengan menjadi manusia sesung- gubnya, semua orang laki-laki dan perem- puan mempunyai kemampuan mengenal Allah. Ini lepas dari, atau mendahului *pe- nyataan khusus Allah dalam Yesus, Alkitab atau Gereja. Albright, W.F. (1891-1971) SarjanaPL Amerika Serikal yang sangat berpengaruh, baik sebagai pendiri 'sekolah’ penafsir, maupun dalam klaimnya bahwa penemu- an arkheologis dapat dikaitkan dengan teks alkitabiah. alef Huruf pertama dalam abjad Ibrani (N). Para kritikus tekstual menggunakan ALKITAB YANG DITULIS ULANG = 13 Selama selang kemerdekaan di bawah *Makabe, terjadi aliansi dengan *Romawi (1Mak. 8:17). Alkitab Kata Inggris ‘bible’ berasal dari kata Yunani biblia, yang berarti ‘kitab- kitab’. Bentuk pluralnya menunjukkan fakta bahwa Alkitab Kristen bukanlah satu keutuhan, melainkan sebuah kumpulan. PL terdiri dari 24 kitab, ditulis dalam baha- sa Ibrani (kecuali beberapa perikop ditulis dalam bahasa Aram) dan sering disebut naskah *Masoret. Pada waktu *Keformasi, kitab-kitab Ibrani tersebut disusun ulang, beberapa di antaranya dibagi-bagi, sehing- ga seluruhnya menjadi 39 kitab, yang meru- pakan jumlah dalam AV bahasa Inggris dan revisi-revisi berikutnya. Gereja Katolik Roma memasukkan karya-karya tambahan kitab-kitab *deuterokanonika dari *LXX, sehingga PL Katolik terdiri dari 43 kitab. Secara tradisional, Alkitab Ibrani dibagi menjadi tiga bagian: Taurat, Nabi-nabi dan Kitab-kitab. “Taurat (Torah): kelima kitab pertama, yang disebut juga *Pentateukh: Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan, dan Ulangan. Nabi-nabi (Nebi'im): Yusak, Hakim-hakim, Samuel, Raja-raja; Nabi-nabi yang Kemu- dian: Yesaya, Yeremia dan Yehezkiel; Dua belas Nabi-nabi Kecil: Hosea, Yoel, Amos, Obaja, Yunus, Mikha, Nahum, Habakuk, Zefanya, Hagai, Zakharia, Maleakhi. Kitab-kitab (Ketubim): Mazmur, Ayub, Amsal Salomo, Rut, Kidung Agung, Peng- khotbah, Ratapan, Ester, Daniel, Ezra, Nehemia, Tawarikh. Orang Yahudi menggunakan akronim “Tanak’ untuk Kitab Suci mereka. Tanak merupakan kata jadian yang dibentuk dari huraf-huruf pertama Torah, Nebi-im, dan Ketubim. Terjemahan Alkitab Ibrani dalam, bahasa Yunani dikenal sebagai *Septuagin- ta(LXX), dengan ditambah:1 Edras, Kebi- jaksanaan Salomo, Yesus ben Sirakh, Yudit, ‘Tobit, Barukh, Surat Yeremia, 1, 2, 3, 4 Makabe, Tambahan Kitab Daniel dan ‘Tambahan Kitab Ester. Tidak sepenuhnya jelas kitab-kitab manakah yang diterima sebagai yang sah di “Palestina pada zaman Yesus, namun, sekitar tahun 90 M, para *rabi membatasi *kanon naskah Tbrani. Daflar yang lebih sempit ini dipilih oleh beberapa Bapa Gere- ja, meskipun pada umumnya Gereja Kris- ten menggunakan dan menerima PL baha- sa Yunani. Pada saat Reformasi daftar yang lebih luas tersebut tetap memiliki otoritas Gereja Katolik Roma, seperti ditetapkan da- lam Konsili Trente. Namun, sebagian besar kaum Protestan memilih PL Ibrani dan menganggap kitab-kitab yang lainnya seba- gai *Apokrif (‘tersembunyi’ atau ‘dike- sampingkan’), karena kitab-kitab tersebut berisi doktrin, seperti doa untuk orang ma- ti, yang ditolak oleh kaum Protestan. Meskipun proses penentuan kanon berbelit-belit, PB terdiri dari 27 kitab, yang ditulis dalam bahasa Yunani, yaitu: ke- empat Injil: Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes; Surat Roma, dua Surat Korintus, Galatia, Efesus, Filipi, Kolose, dua Surat ‘Tesalonika, dua Surat Timotius, Titus, Filemon, Ibrani, Surat Yakobus, dua Surat Petrus, tiga Surat Yohanes, Yudas dan Wahyu. Pasal-pasal dan ayat-ayat ditambahkan jauh kemudian hari, untuk kemudahan. Masoret Yahudi - para sarjana rabinik periode 500-1000 M, yang mengabdikan diri untuk memelihara naskah Ibrani yang benar — membagi kitab-kitab tersebut ke dalam ayat-ayat. PB dibagi ke dalam pasal- pasal oleh Stephen Langton, Uskup Agung Inggris (wafat 1228) dan ayat-ayat diperke- nalkan pertama kali pada 1551, dalam edi Yunani dan Latin PB Robert Stephanus, di Jenewa, direproduksi dalam Alkitab Jenewa berbahasa Inggris pada 1560. Alkitab yang ditulis ulang Peristilahan untuk tulisan-tulisan yang menandaskan, 14 ALKITAB, KRITIK memodifikasi, atau merevisi kitab-kitab PL yang ada, untuk menjadikannya lebih cocek dan dapat diterima oleh generasi pembaca kemudian. Demikianlah Kitab 1 dan 2 Tawarikh menulis ulang Kitab-kitab Samuel dan Raja-raja dengan sudut pan- dang pasca-pombuangan, terutama untuk mempertinggi kedudukan *Daud. Sir. 44— 49 menuliskan ulang banyak bahan Alki- tab untuk menekankan kewibawaan para imam. Kitab *Yobel dari abad kedua sM melengkapi cerita-cerita Kitab Kejadian mengenai *Nuh dan *Abraham dan me- revisi kronologi PL. Gulungan Bait Suci dari *Qumran memuat petunjuk-petunjuk peribadahan yang tidak terdapat dalam PL, Kitab zaman kuno Alkitab orang Yahudi dari abad pertama M memuat mazmur- mazmur tambahan dan kepercayaan akan kebangkitan. Tulisan tentang zaman kuno dari Josephus (94 M) menulis ulang banyak segi sejarah, seperti yang dilakukan *targum untuk keperluan ibadah *sinagoga, Alkitab, kritik Suatu istilah yang men- cakup bermacam-macam metode, yang digunakan sejak zaman Pencerahan pada awal abad ke-18, untuk mempelajari kitab- kitab dalam Alkitab. Lihat *kritik Alkitab. Alkitab, terjemahan bahasa Inggris Injil Yohanes diterjemahkan ke dalam bahasa Anglo-Sakson oleh Venerable Bede (673-735 M). ‘Terjemahan bahasa Inggris dari seluruh Alkitab Latin dihasilkan pada 1380, di bawah pengaruh John Wyclif, disebut "Bintang Pagi *Reformasi’, namun terjemahan itu tidak diterima dengan baik oleh para pejabat Gereja. William “Tyndale, dalam pembuangan di Cologne, menyele- saikan terjemahan PB bahasa Yunani pada 1525, yang di dalamnya Paulus menyapa tua-tua *Efesus (Kis. 20:20) sebagai jemaat ‘Tuhan’ ketimbang ‘Gereja’. Miles *Cover- dale menghasilkan revisi (1539) yang dise- but ‘Alkitab Agung’ (kumpulan Mazmur- nya dimasukkan ke dalam Buku Doa Umum Anglikan, dan karena itu masih digunakan). Namun, pada 1560 orang-orang pelarian di Jenewa — mereka melarikan diri selama masa pemerinlahan Mary - menerbitkan Alkitab yang lain, yang menjadi popular di kalangan kaum awam, namun tidak demi- kian di kalangan uskup. Dalam Alkitab itu juga digunakan ‘jemaat’ sebagai ganti *Gereja’. Uskup-uskup tersebut menyajikan revisi atas "Alkitab Agung’, yang dikenal sebagai 'Alkitab Para Uskup’, yang dibaca dalam Gereja Inggris selama 43 tahun. Orang Katolik Roma juga mencoba membuat terjemahan, yang diambil dari bahasa Latin, Hal itu merupakan hasil karya dalam pembuangan di Douai dan Reims pada 1582 (PB) dan 1609 (PL). Meskipun kaku dan harfiah (sekalipun telah direvisi oleh Uskup Challoner pada 1749), terje- mahan ini tetap merupakan terjemahan resmi Katolik Roma di Inggris Raya, sampai Mgr. Ronald Knox menerbitkan terjemahan baru (dari bahasa Latin) pada 1955, yang luwes dan jelas, namun sangat berbeda untuk memperoleh pengesahan lebih luas. Apa yang dikenal sebagai “Authorized Version, atau King James Version (1611) adalah revisi dari Alkitab Jenewa oleh tiga kelompok sarjana, yang terbagi ke dalam enam regu. Karya mereka menjadi standar terjemahan selama berabad-abad sesudah- nya, dan menjadi bagian pemikiran serta pembicaraan orang Inggris. Namun, men- jelang abad ke-19, versi tersebut dianggap tidak memuaskan lagi, karena banyaknya pengetahuan baru mengenai manuskrip- manuskrip Yunani dan versi-versi kuno dalam bahasa-bahasa yang lain. Jadi, proses revisi berada dalam gerak. Revised Version (RV) PB yang didasarkan pada naskah bahasa Yunani karya * Westcott dan *Hort, diterbitkan pada 1881, diikuti oleh PL pada 1885, dan Apokrifa pada 1895. Pernah dilakukan konsultasi dengan sarjana- sarjana Amerika, namun revisi bersama tersebut tidak diterbitkan. Malahan, revisi Amerika (1901) disebut Standard Version (SV). Versi itu memiliki variasi Inggris pada lampirannya ~ seperti Revised Version Ingeris juga memiliki variasi Amerika pada lampirannya. Versi-versi ini telap merupa- kan naskah yang lazim bagi para mahasis- wa, hingga Revised Standard Version (RSV), diterbitkan di Amerika pada 1946, dan di- terbitkan berulang-ulang, berpuncak pada New Revised Standard Version (NRSV) pada 1989. Terjemahan Alkilab modern popular adalah karya James Moffat, cende- kiawan Skotlandia, pada 1935, dan untuk melengkapinya sebuah seri komentar diterbitkan. Terjemahan baru secara lengkap telah tersedia di Inggris Raya pada 1961, yang discbut New English Bible (NEB). Terjemah- an ini direvisi agar lebih cock bagi pemba- ca umum dan diterbitkan pada 1989 sebagai Revised English Bible (REB). Gereja Katolik Roma (dan yang lain) juga memegang Jerusalem Bible (JB), berisi ce Ordo Dominikan Yerusalem, dalam Alki mereka yang diterbitkan pada 1956, JB ba- hasa Inggris dan New /Badalah terjemahan dari bahasa asli, bukan bahasa Peranc an kata Ibrani Yahweh dalam PL untuk, nama Allah, kelimbang TuHAN (Loko). New American Bible (NAB), yang diterjemahkan dari bahasa asli, diterbitkan untuk Gereja Katolik Roma pada 1970, Baik NRSV, maupun REB, keduanya menggunakan bahasa inklusif, karena itu, ketika berbicara tentang manusia, baik Jaki-laki maupun perempuan, di mana du- lu digunakan kata yang bersifat maskulin, kini kata-kala seperti "persekuluan’ lebih disukai ketimbang 'saudara-saudara” (bentuk maskulin, Ef, 6:23). NRSV dan REB digunakan oleh umat Kristen hampir selu- ruh denominasi, kecuali pada 1994, Vati- ALLAH 15 kan melarang penggunaan NRSV dalam ibadah umum Katolik, karena bahasanya yang inklusivistik. “Terjemahan-terjemahan modern mem- perhatikan penemuan-penemuan penting, seperti dokumen-dokumen dari *Qumran, dan hasil ponafsiran naskab-naskah Ibrani, untuk PB, menggunakan naskah Yu- nani terbaik yang tersedia, Para penerjemah sangat berhati-hati dalam menemukan persamaan dinamis untuk kata-kata asli, dan kadang-kadang memilih parafrasa ke- timbang terjemahan-terjemahan harfiah, Lihat juga *torjemahan-terjemahan Alkitab ke dalam bahasa Inggris modern, alkohol Baik dalam PL, maupun dalam PB, yang dimaksud ’anggur’ adalah sari buah anggur yang difermen dan selalu mengandung alkohol di dalamnya. asi Allah Dalam Alkitab ada ‘orang-orang, “bodoh” yang tidak percaya kepada Allah (Mam. 14: dasar pada bangan argumen rasional, m. berdasaz pada kehidupan mereka yang. sak dan egois sialis mod xaum positivis yang mempertahankan bah wa kita memiliki akses kepada pengetahu- an hanya molalui pengetahuan empiris, tidak dikenal dalam PL, maupun dalam PB, Allah adalah yang ada dan akan ada (Kel. 3:14);kata kerja Ibraninya menunjuk- kan manifestasi kebiasaan. Inilah *penya- taan pertama dalam sumber “5 *Pentateukh: mengenai nama ilahi. Hal ini atkan bahwa Allah dapat dikenal hanya jika Ta menghadirkan diri kepada manusia, dan manusia menanggapinya. Allah dalam Alkitab dipahami sebagai yang omnipoten (berkuasa di mana-mana), omnisiens (serba mengetalnui), dan benar- benar pencipta yang baik atas segala sesua- tu yang ada. Seperti datam agama-agama lain, diharapkan bahwa ketaatan kepada ajar tentang Yesus’ (Kis. 18:25), namun mengherankan. ‘hanya mengenal baptisan ‘Yohanes’, *Priskila dan Akwila telah me- nambah pengetahuannya yang kurang me- madai dan di *Korintus Apolos segera men- jadi guru yang terkemuka, yang oleh bebe- Tapa orang dipuja-puja melebihi Paulus (1Kor, 1:11-12; 4:6-7). la kembali ke *Efesus dan menolak undangan Paulus yang tulus agar ia mengunjungi Korintus sekali lagi (1Kor. 16:12). Mungkin Paulus dan Apolos berang- gapan bahwa ketidakhadiran Apolos akan moemperbaiki keserasian hubungan jemaat di sana. Apolos diusulkan sebagai penulis Surat Ibrani, karena tampak adanya kes: maan dengan *Yudaisme Aleksandria da- Jam gaya dan kosakatanya. Seandainya be- nar demikian, surat ini mungkin terutama dialamatkan kepada faksi Ibrani di Korintus (bnd. 2Kor, 11:22) di sekitar tahun 53 M. apsintus (ipuh?) Tanaman yang pahit rasanya, maka dijadikan kiasan dari kepa- hitan (Am dan derita (Yes. 23:15). Sebu- ah bintang yang jatuh dari *langit dan mera- cuni air sungai disebut ‘apsintus’ (Why. 6:1), aqeda Istilah yang digunakan oleh para rabi untuk menguraikan perkembangan teologis cerita Kejadian tentang pengor- banan “Ishak (Kej. 22:1-19) dengan doktrin *penebusan, senada dengan yang terdapat di dalam PB, Doktrin rabinik ini kemung- kinan telah mempengaruhi Paulus (Gal. 16-17). Iman *Abraham diangkat sebagai teladan oleh Yakobus (2:21), sebab di- wujudkan dalam tindakan. ara Pohon yang pada musim dingin gugur semua daunnya, namun mulai bersemi pa- da bulan Februari. Daun-daunnya tampak Kembali pada bulan April. Ungkapan ke- kecewaan Yesus karena tidak mendapatkan buahnya (Mrk. 11:12, 13, 20:21) dan kutuk- an atas pohon tersebut yang diucapkan kemudian, harus dipahami secara simbolik ARAM, BAHASA = 31 sebagai kekecewaan-Nya terhadap Israel. Hal ini tampak dari cara Markus menem- patkan cerita penyucian Bait Alah dan pertentangan Yesus dengan para pemimpin ‘Yahudi di antara dua bagian cerita pohon ara yang mandul itu. Yudaisme bersalah Karena tidak dapat menerima kehadiran *Mesias mereka. Arab Padang gurun luas di antara Irak di sebelah timur dengan *Laut Merah di sebe- lah barat, Dalam Alkitab nama ini kemung- kinan digunakan untuk seluruh wilayah padang gurun di sebelah timur “Palestina, termasuk *Sinai. Iklimnya berubah-ubah, dengan panas yang menyengat dan dingin yang menusuk, hujan sangat sedikit, kecuali di gunung-gunung, Namun, kafilah unta tetap membuka rute perdagangan utara- selatan yang penting ini, Pada hari *Penta- Aosta, di Yerusalem terdapat orang-orang Arab (Kis. 2:11), dan Paulus mengatakan bahwa setelah panggilannya dalam pe lanan menuju *Damsyik ia segera pergi ke Arab (Gal, 1:17), Kerajaan Nabatea mungkin tidak begitu jauh dari Damsyik yang berada di *Siria, salah satu provinsi Romawi. Araba Lembah padang gurun yang mem- bentang dari Laut Mati di *Galilea hingga Laut Merah. Lembah ini merupakan rute perdagangan yang penting dari ulara ke selatan, Di dalam Ayb, 24:5 kata ini diterje- mahkan dengan “padang gurun’ (desert) oleh NRSV dan NJB, dan * padang belanta- ra’ (1vilderness) oleh REB, aga diikuti oleh TB-LAI Aram, bahasa Bahasa yang erat dihu- bungkan dengan bahasa Ibrani dan secara luas, abad ke-8 sM, digunakan sebagai bahasa percakapan di “Palestina di dalam berbagai dialek (2Raj. 18:26). Secara ber- tahap penggunaannya meluas ke seluruh penduduk, sebagaimana terjadi dengan bahasa *Latin di Italia, kekaisaran Romawi. 40 AZAZEL campur tangan lebih lanjut dari sahabat yang keempat, yaitu Elihu muda (32-37). Para 'penghibur’ Ayub (16:1-2) menjelaskan bahwa bukanlah suatu hal yang tidak ma- suk akal jika ia harus menderita tekanan seperti itu, dan mereka menasihati Ayub agar menanggungnya dengan tabah dan tanpa mengeluh — yang hanya menjadikan Ayub marah, Ayub mencerca Allah dengan menghujat, mengutuk dengan mulutnya dan menyatakan ketidakbersalahannya. Ja berharap agar hari kelahirannya dihapus dari sejarah (3:3-7). Ia menantang Allah, bahkan seandainya ia harus dibunuh kare- nanya. Yang ada hanyalah kesunyian. Tidak seorang pun bertindak sebagai wasit antara dirinya dengan Allah. Lalu pada akhirnya, Allah benar-benar menyatakan diri-Nya dan kesombongan Ayub yang keras kepala direndahkan. Ia tidak dapat lagi menya- takan kebenarannya di hadirat Allah yang berbicara dari dalam puting-beliung (38:2- 4). Apa yang dikatakan Allah tidak jauh dari apa yang dinyatakan oleh sahabat- sahabatnya, namun hal itu menjadikan Ayub bertobat dan kemurahan Allah men- jawabnya-— meskipun merupakan jawaban yang agak kasar, bahwa kekayaan Ayub sebelumnya tidak hanya dipulihkan, tetapi diberikan dua kali lipat (42:10), dan ketiga anak gadisnya yang baru adalah yang paling cantik di tanah itu (42:15). Ketiga sahabat Ayub, Elifas, Bildad dan *Zofar, hendak membenarkan Allah de- ngan mengatakan bahwa ada hubungan antara dosa dengan penderitaan. Dalam epilog ditunjukkan bahwa Allah mencela sahabat-sahabatnya, karena ortodoksinya yang naif (42:7), yang sebenarnya telah dinyatakan oleh Allah sendiri, bahwa Ia sulit dimengerti (38:4) dan bahwa hukum ciptaan-Nya adil, tetap, tidak berubah, dan sangat indah, karena itu tak ada artinya dipertanyakan. Menurut doktrin ortodoks, orang baik dan orang jahat akan menerima ganjaran- nya masing-masing dalam kehidupan ini. Penulis Kitab Ayub merasakan bahwa hal itu tidak sesuai dengan fakta, sebagaimana dialaminya. Ia telah meninggalkan puisi yang hebat, namun, seperti 18 ilustrasi yang dikemukakan oleh William Blake (1825), kitab ini akhirnya benar-benar misterius. Azazel Pada hari *penebusan dosa, kam- bing jantan, yang ke atasnya Imam Besar menumpangkan tangan, dilepaskan ke padang belantara, tempat Azazel, “Iblis, berdiam (Im. 16:8). Ini merupakan ritual *kambing korban penghapus dosa, yang dimaksudkan untuk mengangkut dosa umat. Kemudian, kambing itu dilemparkan ke atas batu karang terjal. Azotus Sebuah kota di Yehuda Utara, ha- nya sedikit masuk dari pantai Laut Tengah, dulu disebut *Asdod. Kota ini dikuasai oleh Yohanes Hirkanus, orang *Hasmonean, ke- mudian oleh *Herodes Agung. Dikatakan bahwa *Filipus pernah mengunjungi kota ini (Kis. 8:40) setelah membaptis *sida- sida Etiop’ B Digunakan dalam “kritik teks untuk menandai *Kodeks Vatikanus, manuskrip perkamen abad ke-4, PL bahasa Yunani dan sebagian besar PB, tersimpan di per- pustakaan Vatikan sejak 1475 M. Baal Meskipun kata ini sebenarnya ber- arti'tuhan’, atau 'tuam, ia digunakan sebagai sebutan yang tepat untuk objek utama penyembahan bangsa Kanaan. Baal adalah dewa kesuburan dan pertanian, dan ketika umat Israel menetap di tanah yang mereka terima itu, senantiasa ada godaan untuk menggeser kesetiaan religius mereka dari Yahweh, yang mereka percayai telah me- mimpin mereka keluar dari tanah *Mesir dan moelintasi *padang gurun, kepada de- wa yang barangkali dapat meningkatkan hasil gandum dan anggur yang lebih baik. Beberapa pribadi juga menggunakan nama Baal, bahkan salah seorang anak *Daud pun demikian (1‘Taw. 14:7). Baal juga dianggap mendorong petualangan erotis yang diku- tuk oleh para nabi, sehingga sejarawan Kitab *Ulangan sangat gembira ketika kuil Baal dihancurkan (2Raj. 11:18) dan para pengikut Baal dikalabkan secara total (1Raj. 18:20-40). Namun demikian, Baalisme te- tap hidup, dan lagi-lagi disingkirkan dalam reformasi *Yosia (2Raj. 23:4-5). Sebagian besar informasi yang tersedia mengenai Baal didapat dari naskah-naskah *Ras Shamra, dari abad ke-15 sM, yang di dalamnya dikatakan bahwa ia memiliki pasangan, yaitu Anat. Di Palestina, pasang- annya adalah * Asyera (Hak, 3:7), atau *Asy- toret (Hak. 10:6)—di mata para penyembah- nya ia adalah keberadaan yang nyata. Pertentangan antara Yahweh dan Baal- isme adalah tentang kesetiaan umat Israel. Apakah mereka setia kepada Allah yang 41 B transenden dengan segala tuntulan etis-Nya, atau kepada ilah bangsa Kanaan yang ima- nen dalam alam semesta? Namun, Yahweh yang transenden itu dapat juga disembah sebagai 'yang bergerak di atas angin' (Mam. dan penyembahan Baal juga memi- liki implikasi-implikasi etis. bab dan ayat Lihat * Alkitab. Babel 1) Kata Ibrani untuk Babilon. Me- nurut tradisi setempal, kota ini dibangun oleh Dewa Marduk. Dalam PL, Babel me- rupakan model dari suatu tempat dengan bahasa yang kacau (Kej, 11:1 dst.), Menurut milos *aetiologis, perbedaan linguistik itu diadakan oleh Allah sebagai hukuman atas kesombongan manusia dalam membangun menara yang megah - mungkin sebuah *ziguvat (menara kuil), seperti yang diba- ngun oleh orang-orang Babel dan *Asyur, Bangunan seperti itu memiliki beberapa lantai dengan berbagai ketinggian, dan semua dimahkotai dengan kuil setinggi 70 kaki (kira-kira 20 m) dari atas tanah. Pada hari *Pentakosta, orang banyak dapat memahami para *rasul, karena seca- ra tiba-tiba rasul-rasul itu mulai menggu- nakan bermacam-macam bahasa asing (Kis. 2:5-13). Oleh penulisnya, cerita ini mung- kin dimaksudkan sebagai pembalikan dari auan di Babel. Perbedaan dan keka- . melalui *Roh digantikan dengan persaluan dan pengertian dalam kemanu- siaan bersama. 'Kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri, tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah’ (Ki ) 2) Kota dan kerajaan kuno di Mesopo- tamia Selatan. Dalam PB (1Ptr. 5:13 dan Why. 18:2, ‘Babel’ merupakan celaan yang 64 BUKIT PENGORBANAN pada zaman mesianis telah dinubuatkan oleh Yes. 56:7, Para pemegang kuasa menaf- sirkan tindakan Yesus sebagai ramalan an- caman mengenai penghancuran yang akan terjadi (Mrk. 14:58). bukit pengorbanan ‘Terjemahan kon- vensional kata Ibrani bamoth, yang artinya terus menjadi perdebatan. Istilah tersebut menunjukkan tempat terbuka untuk mem- persembahkan “korban. Tempat-tempat itu dibenci oleh para *nabi sebagai bagian dari agama kesuburan orang *Kanaan, yang tidak sesuai dengan Yahwisme (Hos. 2:2-20 dan Yeh, 16:16), namun menarik banyak dukungan populer, Memang diakui, banyak tempat suci lokal didirikan oleh pahlawan- pahlawan Isr ng tidak disang- sikan lagi - * Ya pj, 28:18-22) dan *Yosua di *Gilgal (Yos, 4:20-24) ~ yang menyebabkan tempat-tempat suci Kanaan asli dapat dihargai olch orang Israel yang selia. Tentu saja, sebelum Bait *Salomo di- bangun tempat-tempat suei itu dianggap dapat diterima, seperti ketika *Samuel me- mimpin di Zuf (1Sam. 9:19). Kota *Silo, sebelah utara Betel, merupakan pusat ke- agamaan dengan imam-imamnya (1Sam. 1:9), hingga dihancurkan oleh orang *Fi- listin (Yor, 7:12-14). Namun, akhirnya ke- beracaan dan daya tariknya kemudian me- nyebabkan adat-istiadat Kanaan merembes ke dalam Yahwisme. *Yosia dipuji karena menghancurkan bukit-bukit pengorbanan (2Raj. 23:4-20), dan tidak diragukan, pe- nyerbu *Babel menuntaskan pekerjaan ini. ‘Tempat-tempat itu tidak pernah dibang. ketika orang-orang buangan kembali pada akhir abad ke-6 sM. bulan Bulan baru sangatlah penting bagi orang Tbrani. Ttulah waktunya untuk mem= persembabkan korban (Bil. 26:11 dst.) dan pada hari pertama dari bulan ketujuh tidak diizinkan untuk bekerja (Im. 23:24 dst.). Bulan adalah benda langit yang mempe- sona (Ayb. 31:26) dan penyembahan bulan dilakukan oleh tetangga-tetangga Israel. Kepercayaan takhayul modern bahwa bulan itu mempengaruhi batin manusia Clunatik’) dapat dibaca dalam PL (Mzm. 121:6). Dan kata Yunani yang diterjemah- kan dengan sakit ayan (Mat. 4:24; 17:15) dalam bahasa Inggris modern, oleh AV di- terjemahkan dengan lunatics, bulan (penanggalan) Orang Ibrani awalnya menggunakan sistem *kalender atau penanggalan ‘lunar’ (perederan bulan), dan tanggal satu dari tiap bulan ditandai oleh munculnya bulan baru, Nama-nama dari bulan itu berasal dari *Kanaan. Bebera- pa nama bulan ini disebutkan dalam PL (misalnya Ziv: bulan kedua, 1Raj. 6:1; Bul: bulan kedelapan, 1Raj. 6:38). Selama da- lam *pembuangan ditambahkanlah angka- angka. Sesudah pemmbuangan digunakanlah nama-nama "Babel yang telah mereka pe- lajari. Bulan-bulan ini seperti disebutkan dalam PL, dimulai dengan bulan Nisan (Maret-April), di mana dirayakan *Paskah; lalu Kristev (Neh. 1:1), Tebet (Est. 2:16), Sye- bat (Za. 1:7) dan Adar (Ezz. 6:15). Pada waktu kalender'solar (berorientasi pada peredar- an matahari) diambil-alih, kalender lunar tetap digunakan di kalangan agama ter- tentu (misalnya di *Qumran). Dalam PB tidak ada disebutkan nama-nama bulan. Bultmann, Rudolf (1884-1976) Ali PB Jerman. Profesor pada Universitas Mar- burg, dan umumnya dianggap ahli PB abad ke-20 yang terkemuka. Komentarnya atas Injil Yohanes telah menjadi dasar bagi studi Injil ini berikutnya. [a adalah eksponen ter- depan *kritik bentuk dan mengemukakan pandangan yang memperkecil nilai Injil- injil Sinoptik sebagai catatan historis. Ta berpendapat bahwa Injil Yohanes meru- pakan kompilasi dari berbagai sumber, dan dipengaruhiolch *Gnostikisme. Bultmann mengaitkan PB dengan kebudayaan dan agama-agama Helenistik (ia menulis sebe- jum penemuan *Gulungan Laut Mati), serta menganggap bahwa lingkungan itulah yang telah menjadi wahana Injil pada abad perta- ma. Dengan demikian, pemikiran sezaman dapat digunakan oleh para tealog abad ke- 20. Bagi kita, unsur-unsur supranatural da- injil tidak lagi dapat dipe: sebagaimana dibayangkan. Namun, sebag: teolog Bultmann berpendapat bahwa dari- pada disingkirkan unsur-unsur tersebut da- pat direinterpretasi oleh para pengkhotbah dalam terminologi filsafat eksistensialisme modern. Bahasa mitologis spekulatif PB dapat diungkapkan ulang, sehingga Kristus menyatakan kepada kita model keberadaan yang baru dan autentik. Program *demito- logisasi Bultmann menjadi persoalan uta- ma yang diperdebatkan dalam studi PB se- jak + 1945 hingga 1965. Hal itu ditolak oleh pibak Katolik dan pihak-pihak lain, yang me- nyanggah bahwa “mitos dan “syair tetap merupakan cara berbicara tentang Allah dengan *analogi, dan bahwa versi Bultmann mengenai iman Kristen lerlalu tipis. buluh Sungai-sungai dangkal di *Palesti- na, seperti di lembah *Yordan, menghasil- kan beberapa macam buluh yang dipakai sebagai bahan tulis-menulis (3Yoh, 13;bnd. 2Raj. 18:21). Buluh menjadi gambar tumbuh- tumbuhan yang menghiasi mata wang per- tama yang dikeluarkan Herodes *Antipas. Ta mendirikan ibu kotanya di perbatasan Laut *Galilea yang subur ditumbuhi buluh. Yesus berkata-kala tentang "buluh yang digoyang angin’ (Mat. 11:7) yang mungkin, adalah sebutan olokan untuk Herodes Anti- pas, yang memang dijuluki sebagai seorang, yang ragu-ragu. Julukan olokan seperti itu hanya mungkin dimengerti orang di Pales- tina, Oleb Karena itu, mungkin ucapan Yesus itu asli. bumi Kadang-kadang yang dimaksud adalah “dunia (Mat. 6:10) vang dibedakan BusUR 65 dengan “surga; atau daratan pejal yang dibe- dakan dengan laut (Kis. 4:24); atau untuk menunjukkan seluruh wilayah yang didi- ami dan penduduknya (Why. 13:3). Dalam PL kata yang sama sering diterjemahkan ‘bumi’ dan sering pula diterjemahkan 'du- nia’. Sering tidak begitu jelas, terjemahan mana yang lebih tepat. bunga bakung Simbol keindahan da- lam Kitab Kidung Agung (2:1-2; 5:19) yang dimaksud di sini mungkin adalah jenis bakung biru. Dalam PB ada suatu ucapan mengenai keindahan alam yang jarang, di mana Yesus berbicara mengenai keagungan bunga bakung (Mat. 6:28-29), yang mung- kin menunjuk pada kepelbagaian bunga- bunga pada musim semi yang beraneka warna. burung Burung tekukur dan burung merpati diperkenankan untuk dipersem- bahkan sebagai *korban (Im. 1:14; Luk. 2: 24), Burung-burung liar diburu (Am. 3:5; Mzm. 91:3). Kebiasaan migrasi burung- burung telah dikenal dengan baik (Yer. 8:7), dan burung-burung puyuh yang bermigrasi dari Afrika ke Eropa telah memberi makan umat Israel di *padang gurun (Kel. 16:13). Burung-burang yang dianggap * najis didaf- tarkan dalam Im, 1113-19, bersama-sama dengan kelelawar, Dalam Injil dinyatakan bahwa secara finansial burung-burung tidak begitu bernilai (Luk. 12:6-7, 24), na- mun penting bagi Allah (Mat. 6:26; 8:20). busur Kadang-kadang senjata ini dibuat dari tembaga (Mzm. 18:35), dipegang dan digunakan baik oleh tentara, maupun oleh pemburu. Anak panah dibuat dari gelagah alau kayu yang dihaluskan (Yes. 49:2), sering kali dengan ujung yang beracun (digantungkan di pundak kanan). cacing Dalam Alkilab kala cacing berarti belatung atau jentik-jentik dari berbagai serangga. Sangat menjijikkan apabila digunakan untuk manusia (Ayb. 25:6) dan berhubungan erat dengan *kematian dan kebusukan (Yes, 14:11; Kis, 12:23). Adalah cacing yang menyerang pohon tempat *Yunus berteduh di luar *Niniweh (Yun. 4:7). cakrawala Menurul cerita *penciptaan sumber *P, pemisahan yang diciptakan Allah untuk memisahkan air samudera raya dan untuk membentuk langit (Kej. 1:6+ 8). Kosmologi Ibrani menggambarkan bumi sebagai dataran, di atasnya ada ¢: wala berbentuk kubah, yang ditopang oleh gunung-gunung di alas bumi, dan dikeli- lingi oleh air, Lubang-lubang, atau pintu- pintu air (tingkap-ingkap, Kej. 7:11) me- mungkinkan air jatuh sebagai hujan. Cakra- wala adalah langit tempat Allah me takkan matahari (Mam. 19:4) dan bintang- bintang (Kej. 1:14) pada hari keempat penciptaan. Di bawah bumi terdapat ba- nyak air lagi (Kej. 1:7) dan selama *air bah dua samudera raya bergabung menjadi satu menutupi bumi. *Syeoi/alam maut berada didasar bawah bumi (Yes. 14:9; Bil. 16:30). cambuk, hukuman Hukuman cambuk dari tali kulit, diderita Paulus beberapa kali (2Kor, 11;24-25; Kis. 16: ay. Yesus dicambuk entah sebagai peringatan (Luk, 23:22) atau sebagai hukuman berat sebelum disalibkan (Mat. 27:26). cari muka Digunakan untuk pelayanan yang dilakukan hanya untuk menarik per- hatian, atau menyenangkan hati orang lain (oleh TB LAI diterjemahkan; *hanya di C hadapan mereka saja untuk menyenangkan mereka’), bukan demi Allah atau karena kesadaran (Ef. 6:6; Kol. 3:22). eatena (jamak; catenae) Istilah Latin yang digunakan dalam studi biblika untuk serangkaian hal yang saling berhubungan, seperti cerita-cerita *mukjizat atau per- kataan-perkataan pendek. eawan Kadang-kadang ‘cawan’ diguna- kan sebagai metafora (kiasan), seperti dalam Mat. 26:39. Ketika Yesus bertanya kepada *Yakobus dan *Yohanes apakah mereka dapat ambil bagian dalam cawan- Nya (Mat. 20:22), yang Dia maksudkan adalah ikut mengalami *penderitaan-Nya. Dalam berita *Perjamuan Akhir dari Paulus, yang dimaksud ikut sera minum cawan *Perjamuan Tuhan (1Kor, 11:26) adalah dkut memberitakan *kematian Tuban. cerita Kata yang dipakai dalam *kritik bentuk dengan pengertian khusus. 'Novelle’ dalam bahasa Jerman. dan ‘miracle story’ dalam bahasa Inggris. Dalam Injil Markus ada sembilan buah dan lima buah dalam Injil Yohanes. cerita masa kanak-kanak Yesus Dua pasal pertama Injil Matius dan Lukas ;pakal bahwa Yesus dikandung oleh *Ma- a tanpa campur tangan “Yusuf, dan bah- wa ia adalah keturunan *Daud. Meskipun demikian, terdapat perbedaan-perbedaan penting di antara keduanya. Matius meng- gambarkan kunjungan orang-orang *ma- jus, perjalanan ke *Mesir dan tinggal di sana untuk sementara waktu, pembunuhan bayi besar-besaran oleh *Herodes Agung — se- mua diceritakan dari sudut pandang Yusuf. 67 68 CERITA SUMBER P Lukas memuat cerita kelahiran *Yohanes Pembaptis, kunjungan *malaikat kepada Maria, kunjungan para *gembala, *penyu- natan Yesus, penyerahan di Bait Allah, dan akhirnya catatan tentang percakapan Yesus di Bait Allah pada usia 12 tahun. Ada beberapa keberatan untuk meng- anggap cerita-cerita ini sebagai sejarah seca- ra harfiah. Hal tersebut sulit dicocokkan dengan skema waktu yang memuaskan, baik pelarian diri ke * Mesir (Matius), mau- pun kembalinya ke rumah di *Nazaret (Lu- kas). Dalam kisah tersebut terdapat gambar- an yang mustahil mengenai bintang penun- juk jalan dan perjalanan ke Mesir (Matius) dan ketidakpastian tentang “sensus umum di bawah pemerintahan *Agustus (Lukas). Sebagai anak seorang *tukang kayu, seper- tinya tidak mungkin Yesus dapat berdebat di Bait Allah pada usia 12 tahun. ‘Tidak ada penulis PB yang lain menyatakan pengeta- huannya tentang kehamilan seorang gadis. Menghadapi berbagai kesulitan tentang historisitas ini (perlu dicatat bahwa tidak ada tulisan-tulisan sekuler membonarkan kejahatan Herodes membunuh bayi secara besar-besaran). Banyak sarjana lebih suka memandang cerita-cerita itu sebagai im- provisasi Matius dengan dasar naskah-nas- kah PL, sesuai dengan prinsip-prinsip tabi- nik tentang interpretasi Kitab Suci. Penting artinya bahwa dalam Matius kehendak Allah dinyatakan melalui mimpi, seperti yang terjadi pada “Yusuf, leluhur PL; dan seperti leluhur itu pergi ke Mesir, demikian halnya Yusuf dalam PB, Beberapa sarjana mengakui bahwa sebagai sejarah, cerita itu amat rentan, namun juga dianut bahwa ada inti fakta yang mendorong kedua penginjil memberitakan *iman Kristen mereka ten- tang Yesus sebagai * Anak Daud dan “Anak Allah. Hal itu mereka lakukan dengan me- nunjukkan bahwa Yesus adalah pengge- napan nubuat PL. “Hidup, *kematian, dan *kebangkitan-Nya telah diramalkan, bu- kan kebetulan. Cerita-cerita itu juga menja- wab keberatan bahwa Yesus adalah orang “Galilea, dan karena itu bukanlah *Mesias, dan bahwa keadaan pada saat kelahiran- Nya merupakan hal yang tidak lazim. ‘Tulisan-tulisan Kristen kemudian hari mengandung banyak sekali fantasi yangme- Tupakan penjabaran dari apa yang mereka temukan dalam Matius dan Lukas. Banyak di antaranya menjadi dasar kesalehan po pulerdan pertunjukan anak-anak: kelahir- an-Nya di kandang, duda Yusuf tua dengan anak-anak hasil perkawinan sebelumnya, tiga orang ‘raja’ dan nama-namanya, dan kepercayaan (yang secara luas diterima oleh para teolog Katolik) bahwa kelahiran secara ajaib itu bukan saja terjadi karena dikandungkan oleh *Roh Kudus, melain- kan juga sembilan bulan kemudian dilahir- kan tanpa melalui atau merusakkan organ- organ fisik Maria, Teolog-tcolog madern yang memper- tahankan kebenaran bahwa pengandungan oleh seorang dara merupakan fakta se- sungguhnya, percaya bahwa hal itu sesuai dengan tindakan Allah dalam memberi permulaan baru kepada manusia. Kelahir- an Yesus yang ajaib merupakan pemutusan yang menentukan dengan tatanan yang lama, Teolog-teolog yang lain menyatakan bahwa tanpa andil laki-laki akan merupa- kan kekurangan pada kemanusiaan Yesus. Karena itu, mereka cenderung menem- patkan cerita-cerita tersebut dalam aliran *midras, mungkin terilhami oleh terje- mahan *LXX atas Yes. 7:14, yang di dalam- nya kata Ibrani ha’almah (perempuan muda) diterjemahkan dengan parthenos (anak dara, gadis). *Yesaya prihatin terha- dap kesulitan-kesulitan abad ke-8 sM, bu- kan pada momen zaman mesianik di masa depan. Nabi itu menyerukan bahwa dalam waktu sembilan bulan, yaitu pada saat kela- hiran “Mesias, musuh-musuh raja tidak lagi menjadi ancaman, dan akan segera ter- jadi perdamaian (Yes. 7:15-16). Lihat *kela- hiran oleh seorang dara. berarti pelanggaran hukum (2Kor. 6:14) atau kebejatan moral (1Yoh, 3:12), Pada saat dosa masuk ke dalam dunia, murkalah Allah (Ke). 3:24) dan dijelaskan bahwa fakta kema- tian akhirnya harus dikaitkan pada dosa (Kej. 2:17). Semua orang dirasuki oleh dosa dan kesalahannya menyombongkan diri dan bukan *iman (Rm. 5:12 dst.). Keadaan ini tidak dapat diubah oleh upaya manusia (Rm, 7} dan hanya oleh prakarsa Allah sen- diri suatu perubahan dapat terjadi (Yoh. 3:3 dst.). Secara mendasar dosa itu ditaklukkan oleh *hidup, *kematian, dan *kebangkitan Yesus, dan kita dilepaskan dari kuasanya yang mencekik oleh persekutuan kita de- ngan Kristus dalam iman dan *baptisan. Drusila Anak perempuan *Herades Agri- pal yang termuda; menikah dengan *Feliks setelah meninggalkan suami scbelumnya. Menurut Kis. 24:24, ia mendengarkan pembelaan Paulus di *Kaisarea. dua belas/keduabelas Yesusmemilih sekelompok orang yang berjumlah dua belas (biasa disebut *rasul oleh Lukas, mis. Luk. 6:13) untuk menyertai Yesus (dalam porjalanan-Nya). Keduabelas orang ini ada- Jah simbol dari Israel baru, karena Israel Lama terdiri atas dua belas *suku (Mat. 19:28), Keduabelas tokoh itu adalah saksi dari *pelayanan dan “kebangkitan Yesus. Kegagalan *Yudas Iskariot harus diisi de- ngan pemilihan *Matias (Kis. 1:25-26) un- tuk melengkapi jumlah dua belas tersebut. Kematian yang terjadi kemudian dari dua belas orang itu tidak meninggalkan keko- songan yang harus diisi kembali. dualisme Istilah untuk suatu kepercaya- an bahwa ada perbedaan mutlak antara *terang dan *gelap, *baik dan “jahat, Allah dan *setan. Dalam *Zoroaster Tianisme roh jahat dianggap ualu yang man- diri terlepas dari pencipta kebaikan, namun agama orang Ibrani selalu mempertahan- DUNIA 685 an lebih rendah dari Allah. *Doktrin Kristen adalah bahwa ciptaan Allah baik adanya (Koj. 1:31), namun ma- nusia dalam *kebebasannya telah menjadi berdosa (Rm. 6:12). Paulus menolak dok- trin bidat *Gnostik bahwa materi memang jahat pada dirinya (Rm. 8:19 dst.). dublet Versi kedua dari sebuah perkata- an, alau cerita, Mrk, 8:1-9 dianggap sebagai dublet dari cerita sebelumnya mengenai pemberian makan orang banyak (6:35-44). Namun, jika bagian kecil diulang, sulit dike- tahui apakah hal tersebut dublet atau peng- ulangan dengan sengaja, karena tuntutan gaya bahasa. dunia ‘Tidak ada suatu pengertian tunggal tentang dunia dalam Alkitab. Dalam PL ada perhatian besar untuk tata dunia yang diciptakan Allah dan sama sekali lain dari Allah sendiri. Tetapi, tidak ada pandangan tentang dunia sebagai suatu sistem untuk diselidiki dan dijelaskan dan dicintai. PB menggunakan berbagai kata Yunani yang berarti dunia dan yang paling sering digu- nakan adalah kata Kosmos, yang berarti dunia sejagat (langit dan bumi, universumy; lih. Kis, 17:24). Kata berikut adalah oikou- mene (mis. Ibr. 1:6) yang berarti ‘dunia yang, idiami’, Kemudian ada kata aion yang di- gunakan untuk mempertentangkan ‘dunia ini’ dengan ‘dunia yang akan datang’. Paulus menasihatkan agar jangan menjadi sama dengan dunia ini, aion ini atau zaman ini (Rm. 12:2). Menurut *Yohanes, dunia ini dijadikan oleh Kristus (Yoh. 1:3) sambil mengangkat pengertian PL tentang firman dalam Ams. 8:22. Namun, lepas dari Kristus dunia ini ada di bawah hukuman (Yoh, 16; 8-14) dan dalam arti merendahkan ini, du- ia ini harus dicela (1 Yoh. 2:15-17). Namun, rid-Nya menar ini (Yoh. 17:15); syarakal dunia ini, Begitupun Paulus (1Kor, 5:10), 86 DURA Dura 1) Suatu tempat di *Babel yang le- taknya tidak pasti, tempat didirikannya pa- tung emas (Dan. 3:1). 2) Dura-Europos, di seberang perbatasan timur *Siria, di tepi kanan Sungai *Efrat, tempat ckskavasi pada 1934 mengungkapkan reruntuhan * sinagoga Yahudi dan Gereja Kristen yang dikenal pertama kali, yang dibangun di luar dua ruang rumah pribadi (232 M). Salah satunya merupakan ruang empat persegi panjang dengan pintu masuk dari halaman tengah dan digunakan sebagai tempat *pembaptisan. Di dalamnya terdapat wa- dah berbentuk seperti peti mati; ini adalah sebuah bak yang didalamnya orang percaya ‘dikuburkan bersama Kristus’ dan bangkit kepada kehidupan baru. Di ujung timur ter- dapat panggung yang agak tinggi, mungkin digunakan untuk ketua. duri, mahkota Mahkota duri yang dipa- kaikan ke atas kepala Yesus (Mat. 27:29). Semak duri adalah biasa, yang tembuh se- bagai belukar di Palestina. Duri inilah yang mestinya dipakai. Lingkaran mahkota duri bersama jubah ungu dan sebatang buluh sebagai “tongkat kerajaan adalah sebagian dari pengolok-olokan para prajurit yang menampilkan Yesus sebagai raja. dusta atau bohong 1) “Dasa Titah (De- kalog) dalam PI. tidak memuat larangan berbohong—namun ada banyak istilah yang di dalamnya kejahatan berdusta dioela, Dus- taadalah kuasa *syeol, alam maut (Yes. 28: 15). Hal itu terutama tampil melalui *pe= nyembahan berhala (Yer. 10:14) dan nubuat palsu (Yer. 29:9), yang membawa umat Ista- el ke dalam kehancuran. Dusta adalah ilusi. Diatas semua itu, dalam PB dosa diper- lihatkan dalam penolakan terhadap tuntut- an-tuntutan Kristus yang adalah kebenaran (Yoh. 14:6), sedangkan *Iblis, yang dianggap sebagai bapa orang-orang Yahudi yang tidak beriman, adalah pembohong dan bapa kedustaan (Yoh. 8:44). Menurut Paulus (Kol. 3:9), dusta me- rupakan sifat orang yang belum ditebus. Dalam Injil-injil hal ini dilakukan dengan mencari kesaksian palsu, sehingga Sanhe- drin dapat menjatuhkan hukuman kepada Yesus (Mat. 26:9). Dalam surat-surat kita menjumpai rasul-rasul palsu (2Kor. 11:5) yang menyatakan bahwa dirinya lebih ting- gi daripada rasul-rasul yang sebenarnya. Kemungkinan mereka mengajarkan salah satu bentuk doktrin atau *etika *Gnostik. Lebih buruk lagi, pada zaman Gereja Perda- na ada pula 'mesias-mesias’ atau ‘kristus- kristus’ palsu, yaitu mereka yang memper- dayakan harapan kelompok sosialnya de- ngan mengaku dliri sebagai *Mesias (Mrk. 13:22; Mal. 24:24). 2) Dalam PL dilarang keras membuat pernyataan dan tuduhan yang tidak benar (Im. 6:2 dsb.; Yer, 14:14; Hos. 12:1). Tetapi, ada dicatat bahwa *Daud berdusta kepada *Saul (18am. 20:16). Dalam PB *Iblis di- sebut 'bapa segala dusta’ (Yoh, 8:44). Orang Kristen dilarang berdusta (Kol. 3:9). Paulus menganggap kepercayaan kafir itu berakar dalam dusta (Rm. 1:18). Demikian pula se- mua yang menyangkal kemesiasan Yesus, adalah dusta (1Yoh. 2:22). dusun Scekalipun tidak mudah membe- dakan ‘dusun’, ‘kota kecil’ dan "kota besar’ dalam Alkitab (*Betlehem itu ‘kota’ menu- rut Luk. 2:4, dan ‘dusun' menurut Yoh. 7: 42), tetapi agaknya dusun itu adalah dusun kecil yang berdekatan dengan suatu kota tertutup. Ada istilah ‘anak kota dan desa’ (bahasa Ibrani: 'putri’) dalam Yos. 15:45 yang menandakan ketergantungan dusun- dusun sekitarnya dari induk kotanya. E *Simbol untuk untaian cerita dalam *Pentateukh, yang menggunakan * Elohim untuk nama Allah, Diperkirakan bahan ini berasal dari abad ke-9, atau ke-8 sM dari seorang editor di Israel. Namun, beberapa sarjana modern berpendapat bahwa per bedaan nama Allah bukan lagi menjadi dasar untuk memaksakan argumen yang membedakan dua sumber (*¥ dan *E). Eben-Haezer Umat Israel dikalahkan dan *Tabut direbut oleh orang Filistin di Eben-Haezer (1Sam. 4:1-11, dan 5:1); na- mun, kemudian hari *Samuel menyebut sebongkah batu Eben-Haezer ketika daerah itu dipulihkan (1am, 7:2-12), Kata itu ber- arti’Batu Pertolongan’, dan karena itu sering diserap ke dalam kebudayaan *Kristen, terutama di Wales. Ebion, orang Sekelompok orang *Kris- ten keturunan Yahudi yang terpinggirkan. Fertentangan Paulus dengan orang-orang Kristen Yahudi yang diungkapkan dengan jelas dalam Surat Galatia tidak mengakhiri cara hidup dan cara berpikir mereka. Sete- lah keruntuhan Yerusalem (70M), di *Siria ditemukan sejumlah kecil orang Kristen dengan pandangan serupa, yakni kaum Ebion, yang terus merayakan hari *Sabat dan adat-istiadat Yahudi lainnya. Injil Apo- krif Ibrani, dengan cerita utama tentang Yakobus saudara ‘luhan (bnd. Kis. 15:13- 21), mungkin berasal dari lingkaran ini. Mereka tidak populer di kalangan orang ‘Yahudi karena menjadi Kristen dan diper- lakukan oleh orang-orang Kristen *bukan Yahudi sebagai bidat-bidat. Namun, apolog Kristen, *Yustinus Martir (kira-kira 150 M) mempertahankan cara hidup mereka seba- gai cara hidup yang sejalan dengan jemaat 87 E mula-mula di Yerusalem. Bapa Gereja “Irenaeus (kira-kira 190 M) menyesalkan penolakan mereka terhadap tradisi kela- hiran Yesus dari seorang “dara (perawan). Ebion, yang dalam bahasa Ibrani berarti ‘orang miskin’, mengingatkan pada sapaan Paulus untuk umat Kristen Yerusalem (mis. Rm. 15:26). Namun, gagasan Tertulianus di sekitar 200 M, bahwa nama mereka be- nar-benar berasal dari seorang yang ber- nama Ebion, adalah hal yang mustahil. Epifanius, uskup “Salamis, sekitar 380 M, menyerang orang-orang Ebion karena *Kris- tologi bidatnya. Ia mengutip *Injil Ibrani mereka, yang menghilangkan cerita *kela- hiran Yesus dan menganggap * pembaptis- an-Nya sebagai momen inisiasi-Nya, Orang- orang Ebion mengatakan bahwa “Roh Ku- dus, yaitu Kristus, hadir dan menyelubungi manusia yang bernama Yesus itu. Dikata- kan bahwa mereka hanya menggunakan Injil Matius - mungkin tanpa kedua pasal yang pertama, Ebla Situs “arkheologi di *Siria, yang di- gali pada 1974-1975. Ribuan naskah *tu- isan paku (cuneiform) ditemukan tertulis dalam bahasa yang menyerupai bahasa *Ibrani. Naskah-naskah itu memberi infor- masi penting mengenai Timur Dekat pada masa 2400-2250 sM, yang menunjukkan bahwa di ‘Kanaan, sebelum “Abraham berpindah dari “Haran (Kej. 12:4), telah terdapat peradaban kota tingkat tinggi. Telapi, petunjuk-petunjuk kepada orang- orang dan tempat-tempat dalam Alkitab Ibrani tidak bertahan dalam penelitian yang lebih cormat. Eden Suatu daerah di sebelah selatan *Mesopotamia, yang memurut mitos Kej. 2, 88 EDOM, ORANG adalah tempat *Adam dan *Hawa. Di da- lamnya terdapat dua macam pohon buah- buahan yang masing-masing dikaruniai kepentingan — yang satu memberi berkat kehidupan *kekal (Kej. 3:22), dan yang lain memiberi pengertian akan hal yang *baik dan yang *jahat. Sebelum “kejatuhan ke dalam dosa, taman Eden dibayangkan se- bagai Firdaus; dan setelah *pembuangan di *Babel tanah perjanjian ke mana Israel kembali digambarkan secara romantis sebagai Eden yang baru (Yes. 51:3). Edom, orang Penghuni tanah di ujung tenggara *Laut Mati. Orang Edom hidup berdekatan dengan umat Israel, yang de- ngannya sering terjadi konflik, meskipun hubungan dekat di antara mereka ditunjuk- kan olch *legenda tentang leluhur mereka a mereka mengalah- man “Abas (742-725 huda pada sM, 2Taw: 28:17), namun kemudian mereka ditaklukkan oleh bangsa *Asyur dan *Ba- bel. Orang Edom mempunyai kemampuan untuk bertahan hidup, dan bahkan ber- kembang dalam perusahaan komersial. Beberapa di antara mereka, yang daripada- nya *Herodes Agung diturunkan, berpin- dah ke barat, ke “Idumea. Bangsa Yahudi tidak dapat melupakan tindakan-tindakan bermusuhan orang Edom setelah kejatuhan Yerusalem pada 586 sM (Ob. 8-14). efata Perintah dalam bahasa Aram, yang berarti ‘terbukalah’, yang diucapkan oleh Yesus (Mrk, 7:34), setelah [a memasukkan jari-jari-Nya ke telinga, meludah, dan mera- ba lidah orang yang tuli dan bisu serta me- nyembuhkannya, Metode ini lercatat seba- gai metode penyembuhan dari para juru sembuh lain dalam masyarakat Helenistik dan dari Kaisar *Vespasianus. Efesus Pada abad pertama M, Efesus ada- lah pelabuhan di mulut Sungai Cayster, di pantai barat Asia Kecil. Dewasa ini disebut Seljuk di Turki; karena endapan lumpur, kini kota itu terletak s ir 5 km (3 mil) dari laut. Selama enam abad, melalui rezim *Yunani, “Persia, dan *Romawi serta dalam era PB (yang di dalamnya Efesus discbut lebih kurang 20 kali), Efesus adalah kota terbesar keempat dalam wilayah kekaisar- an — makmur, momiliki jalan-jalan yang amat baik dengan barisan pilar-pilar, dan sebuah kuil yang dipersembahkan untuk Dewi “Artemis (Diana), yang adalah salah satu dari ketujuh yang amat berpengaruh di dunia purba. Paulus mengambil keuntungan dari alu-lintas yang tak pernah henti ini untuk menyeberang ke *Korintus. Ia pulang-pergi ke sana (2Kor, 12:14; 13:1) dan koresponden- sidengan jemaat * Korintus ditulis di Efesus. Tidak semuanya berjalan dengan tenang, situ sekali waktuia harus "be juang me 1 binatang buas* (1Kor. 1 32), secara harfiah, atau secara metaforis, dan suatu rapat uum diselenggarakan untuk menentang dirinya, ketika *Deme- trius, p iggara serikal tukang perak menandaskan bahwa penyebaran *mono- teisme Paulus membahayakan perdagang- an patung dewi agung mereka yang meng- untungkan, Pada peristiwa itu, para ~pem- besar Asia (vang diangkat untuk meny Iuaskan penyembahan kaisar) bersimy kepada Paulus karena telah mematahkan monopoli Dewi Artemis (Kis, 19:31). Bagai- manapun, dengan bijaksana Paulus meng- ucapkan selamat tinggal dan berlayar ke Yunani, meninggalkan sebuah jemaat yang telah berdiri sendiri- *Akwila dan Priskila berada di antara anggota jemaat - dengan *tua-tuanya (Kis. 20:17). Gereja telah diper- siapkan untuk bertahan dalam sejarah yang panjang, Injil Yohanes kemungkinan ditulis di sana oleh 'Yohanes sang Penatua’ (yang disebut dalam 2 dan 3 Yohanes?), bahkan si Pelihat Kitab Wahyu (2:1-7) memberi ulasan yang baik tentangnya, dan pada 431 EFESUS, SURAT KEPADA JEMAAT DI 89 M, Konsili Gereja yang mengutuk bidat Nestorius disclenggarakan di sana. Efesus, Surat kepada Jemaat di Dalam PB adalah surat Paulus yang kelima. Namun, surat ini lebih merupakan risalah doktriner, yang diberi baju sebuah surat dengan pembukaan dan salam resmi pada bagian akhir. Surat ini telah diketahui oleh *Ignatius (... 107 M) dan bahkan mungkin oleh *Klemens dari Roma pada 96 M, keti- ka ia menulis kepada jemaat *Korintus, Meskipun sejak akhir abad ke-2 M secara cksplisit dianggap sebagai karya Rasul Paulus, lebih banyak ilmuwan modern ragu terhadap autentisitas kepenulisan Paulus. Hal ini karena pertama-tama, adanya hu- bungan antara Surat Efesus dengan Surat Kolose. Kedua, adanya petunjuk mengenai pemenjaraan penulisnya (Ef. bnd. Kol. 4:18) dan mengenai surat yang dibawa oleh Likhikus (Ef. 6:21; bnd. Kol. 4:7) memper- lihatkan bahwa kedua surat itu disusun pada waktu yang hampir bersamaan secara berturutan. Terdapat kesamaan haar biasa; sepertiga Surat EF! itu 155 ayat, seja- jar dengan Surat Kolose (lih. mis., ‘aturan rumah tangga’ dalam Ef, 5:21-6:7 dengan Kol. 3:18-4:1). Pada pihak lain, terdapat per- bedaan tajam antara kedua dokumen terse- but dalam gaya dan isinya. Kata ekklesia, Gereja, dalam Surat Efesus memunjuk pada Gereja universal; namun dalam Surat Kolo- se, kata itu menunjuk, baik kepada Gereja pada umumnya, maupun kepada jemaat lokal di Kolose. Istilah-istilah kunci digu- nakan dengan pengertian yang berbeda. Dalam Ef, 1:9-10, yang dimaksud dengan "*rahasia’ {yang berarti pernyataan rahasia, bukan rahasia yang mislerius) adalah ke- hendak Allah bahwa orang-orang *bukan ‘Yahudi, seperti halnya orang-orang Yahudi, merupakan anggola-anggota persekutuan yang sederajat. Sedangkan dalam Kolose, yang dimaksud ‘rahasia’ adalah Kristus sendiri. Sulit dipereaya bahwa penulis yang sama dapat menggunakan begitu banyak kata dari surat yang baru saja ditulisnya dan kemudian memperkenalkan arti yang berbeda-beda seperti itu. Oleh karena itu, kemungkinan besar penulisnya adalah murid Paulus, yang me- miliki akses, paling tidak, terhadap surat- surat Paulus sebelumnya dan menulis do- kumen ini untuk sekelompok jemaat, men- jelang akhir abad pertama, kepada seke- lompok Gereja. (Berbagai manuskrip awal menghilangkan kala ‘di Efesus' pada 1:1, dan *Marcion menganggapnya sebagai surat kepada jemaat *Laodikia. Bnd. Kol. 4:16 dan Why. 3:14.) Sesuai dengan kela- ziman yang diterima, surat ini dikirim de- ngan pscudonim (nama samaran), suatu * gaya sastra yang sah digunakan pada masa itu, yang denganaya penulis mengaku ketergantungannya pada gurunya. Surat ini tidak berkenaan dengan dok- trin “pembenaran, yang begitu dominan dalam Surat Roma dan Galatia, tetapi me- rupakan pemaparan keunggulan Kristusatas semua kuasa kosmik (Ef, 1:21). Dia meng- ejawantahkan rencana Allah untuk *kepe- nuhan (Yunani: pleroma) waktunya (1:10), yang merupakan tujuan *penciptaan. Dia+ lah yang membawa semua ras manusia ke dalam kesatuan, baik orang Yahudi, mau- pun bukan Yahudi; dan Gereja, yaitu kepe- nuhan (pleroma) Kristus (1:23) - yang diisi penuh oleh-Nya-menjadialat, yang dengan- nya rencana Allah disempurnakan. Karya pendamaian Kristus yang bersifat universal itu harus dimulai dari Gereja sendiri, yakni ketika kesatuan terwujud oleh kasih dan saling melayani. Dari *tubuh Kristus itulah (5:30) kesatuan menyebar keluar. Doktrin yang demikian tinggi tentang Gereja dalam surat ini dan petunjuk-petun- juknya mengenai *pelayanan (4:11) serta kedudukan Kristus sebagai Kepala Gereja (5:23), menyebabkan surat ini mendapat- kan tempat penting dalam diskusi-diskusi oikumenis moder, syukur kepada Allah. Cerita mengenai Yesus memberi makan orang banyak (mis. Mat. 14:19) mungkin dipengaruhi oleh perayaan Ekaristi jemaat. eksegesis Kata Yunani (terdapat dalam *LXX, namun tidak terdapat dalam PB), yang berarti ‘penjelasan’, Dewasa i tersebul berarti komentar atau penafsiran teks Alkitab untuk menguraikan hal-hal yang tidak jelas dan mencari hubungan antara suatu kata, ayat, atau bagian, dengan kala, ayat, atau bagian lainnya dalam rang- ka menentukan maknanya yang pasti. Ka- rena itu, eksegesis modern memanfaatkan *kritik teks dan keahlian linguistik, demi- kian pula disiplin sejarah dan sastra serta penemuan-penemuan *arkheologis. Ke Jahan salah satu daripadanya akan meng- akibatkan kesalahan eksegesis, seperti eksegesis mengenai * perumpamaan Yesus tentang *Kerajaan Allah, selama *Kerajaan Allah itu diidentikkan dengan *Gereja. ekstase Ekstase bukan pengalaman se- perti *penglihatan atau *mimpi, melain- kan keadaan di luar daran diri. Dalam: *Alkitab hanya sedikit momen-momen mistis seperti itu yang dicatat. Salah satu dicatat oleh Paulus dalam 2Kor, 12:2, ketika ia menyebutada seorang Kristen (mungkin dirinya sendiri) yang diangkat ke *surga lingkat ketiga; namun ia tidak membual atas *anugerah seperti itu. Memang, ia di- beri ‘suatu duri dalam daging’ (2Kor. 12:7) untuk mencegah supaya tidak menjadi sombong. Penulis-penulis Kristen kemudian meng- anggap ekstase sebagai semacam pen- dahuluan kebahagiaan surgawi di bumi. El Syadai Scbutan bagi Allah dalam Yeh. 10:5 dan (tanpa £/) sering kali dalam Ayub, tetapi selebihnya hanya terdapat dalam sumber *P dari *Pentateukh. ‘Torjemahan tradisional adalah "Allah Yang Mahakuasa’, ELIA 91 Elam Suatu daerah di sebelah timur da- taran rendah *Tigris. Dalam PL Elam dis but pertama kali dalam Kej. 14, yang raja- nya adalah salah satu tokoh dari suatu koa- i. Namun, selanjutnya nama Elam sering kali muncul dalam sejarah abad ke-8 dan. ke-7 sM, ketika Susa, ibu kotanya, dihan- curkan oleh *Asyur (646 sM, Yoh. 32: 24) Jan kemudian diduduki oleh orang-orang *Persia (Yer. 39:34 dst.). Orang Elam telah berupaya sekuat tenaga mencegah pemba- ngunan kembali Bait Allah (Ezr. 4:9). Beberapa orang Yahudi Elam berada di Palestina untuk mera; in *Pentakosta (Kis. 2:9). Elephantine Lokasi pertahanan pasukan Yahudi pada abad ke-6 dan ke-5 sM, di sebe- lah selatan perbatasan dengan *Mesir, dan sesudah itu dihuni oleh orang-orang sipil Yahudi, yang memiliki baitnya sendiri un- tuk memuji Yahweh, meskipun Yahweh agaknya disembah bersama-sama dengan seorang dewi (Anath-yahu). Papirus Aram yang ditemukan pada awal abad ke-20 mengungkapkan rincian menarik tentang kehidupan orang Yahudi pada zaman *Ezra dan *Nehemia. Eli Scorang imam di *Silo yang juga se- orang hakim (1Sam. 4). Ia menjaga *Tabut Perjanjian dan mati karena serangan jan- tung ketika mendengar bahwa ‘Tabut telah direbut oleh orang *Filistin. Elia Nabi ckstatik abad ke-9 sM yang pa- ling terkenal, datang tepat waktu di antara rombongan *nabi yang hingar-bingar men- jumpai *Saul (1Sam. 10:5 dst.) dan nabi- nabi klasik abad ke-8 sM. Meskipun cerita yang berhubungan dengan tindakan Elia ‘yang gagah berani ini berisi gagasan teologis (seperti gagasan mengen isa yang sotia seperti yang ditemukan dalam Ye: 1Raj. 19:18) zaman sesudahnya atau bah- kan ketetapan-ketetapan *Taurat pasca 92 ELIMAS *pembuangan (mis, Bil. 36:7-9), kemung- kinan corita mengonai pertarungan yang diikuti Elia demi tradisi Israel mempunyai dasar historis. Dalam melawan ibadah ke- pada *Baal yang diperkenalkan oleh Ratu *Izebel, orang *Tirus yang dinikahi oleh Raja * Ahab itu, Elia dengan berjaya mem- benarkan Allahnya, ketika api turan me- nyambar *korbannya di Gunung *Karmel (QRaj. 18:38). Dikatakan bahwa ia meng- urapi * Yehu untuk mengambil-alih keraja- an (1Raj. 19:17), yang dilaksanakan oleh *Blisa, penggantinya (2Raj. 9:6). Tantangan Elia melawan Baal, yang karenanya kedudukan Baal sebagai dewa kesuburan dikecilkan merupakan hal yang penting. Ketika Elia melawan Ahab karena usahanya merebut kebun anggur *Nabot (1Raj. 21), ia merujuk pada konsep keadilan Israel purba yang lidak dapat dikesamping- kan oleh raja-raja sekalipun. Kedua cerita itu menunjukkan bahwa Elia adalah ksa- (ria Yahweh, satu-satunya Allah dan hakim, yang membela orang-orang lemah, serta penuntut pembalasan. Elia disebut oleh *Maleakhi (4:5) dalam hubungannya dengan ketaatan pada ‘Taurat. Keyakinan bahwa Elia akan datang sebe- lum “hati Tuhan merupakan bagian dari tradisi Yahudi (Sir. 48:10), dan dalam peraya- an *Paskab, biasanya disediakan suatu tem- pat bagi Elia, Karena itu, dalam PB ia dike- nal Karena perannya ini (Mat. 17:10-13), *Yohanes Pembaptis adalah Elia yang baru. Namun, identifikasi ini ditolak oleh Injil Yohanes (1:20-21), yang mempunyai mak- sud memperk hue bungannya dengan Yesus. (Dalam Injil ke- empat cerita pembaptisan Yesus tidak di- catat.) Pada saat “transfigurasi Yesus (Mrk. 9:4) Elia, mewakili para nabi, hadir ber- sama Musa, pemberi Taurat itu. la disebut oleh Paulus (Rm. 11:2) dan Yakobus (5:17). ‘il arti Yohanes dal: Elimas Juga discbut Baryesus; scorang tukang sihir Yahudi di *Pafos (Kis. 13:6- 12). Ketika Flimas berupaya membelokkan gubornur dari memeluk iman Kristen, Paulus telah menjadikan ia buta untuk se- mentara. Gubernur itu menjadi ‘takjub’. Elisa Orang yang ditentukan sebagai peng- ganti Elia (1Raj. 19:19 dst.), yang hidup pada paro kedua abad ke-9 sM. Tampaknya ia Jebih suka tinggal dilingkungan perkotaan daripada Elia, meskipun ayahnya seorang petani, la memilih kehidupan kota (2Raj. 6:13) dan memiliki rumah di kota *Sama- ria (2Raj. 6:32). Ia mengunjungi pusat-pusat keagamaan, seperti *Betel (2Raj. 2:23) dan *Gilgal (2Raj. 2:1), namun juga bergabung dengan kelompok nabi-nabi ekstatik (2Raj. 2:3-15), yang hidup dalam komunitas. Dalam cerita-cerita mengenai Elisa yang diteruskan melalui tradisi lisan dan akhirnya ditulis, mungkin sekitar 700 sM, adaun! impatik yang kuat, atau dikombinasikan dengan ‘doa kepada ‘Yahweh dengan sangat baik, seperti ketika dikatakan bahwa nabi itu telah membelah_ Sungai *Yordan setelah menerima jubah Elia (2Raj. 2:13-14) dan ketika ia memukul musuh-musubnya dengan kebutaan (2Raj. 6:18 dst.) Dalam cerita tentang Elisa met buat mata kapak yang terjatuh ke dalam air mengapung (2Raj. 6:1-7) terdapat seje- nis magi serupa, Namun, ketika ia me- nyembuhkan penyakit *kusta *Naaman pada saat konflik abadi antara Israel dan *Aram mereda sejenak (2Raj. 5:1-19), hal itu merupakan demonstrasi kuasa Allah adalah seorang nabi dari periode sebelum nabi-nabi besar klasik abad ke-8 5M, hal ini ditandai dengan peng- gunaan musik untuk mengiringi trance- nya (2Raj. 3:15; bnd. 1Sam. 10:5-7); dan cemoohan alas kebotakannya oleh seke- lompok anak-anak yang berseru-seru, memberi kesan bahwa agaknya ia baru saja mencukur ubun-ubunnya, suatu upacara pencukuran rambut kepala yang lazim dilakukan oleh orang-orang kudus (2Raj. Israel. Bahwa El rankan jika muncul dalam PB, la adalah seorang lumpuh di *Lida yang disem- buhkan oleh *Petrus (Kis. 9:33-35). Epafras Kawan Paulus selama di dalam penjara, dan jelas ia adalah anggota terke- muka jemaat *Kolose (Kol. 4:12; Flm. 23). Epifani Kata ini berarti manifestasi atau “*penyataan’, dan sama dengan ‘teofani’ atau penyataan ilahi. Dalam PI terdapat beberapa contoh mengenai hal ini, khusus- nya penyataan Allah kepada Musa dalam semak belukar yang menyala (Kel. 3:2). Ba- gi umat Kristen, penyataan Allah yang ter- tinggi adalah dalam *inkarnasi, dan untuk memperingatinya ada dua *hari raya da- Jam kalender kekristenan Barat dan Timur. Sejak pertengahan abad ke-5 M Gereja di *Roma memperingati penyataan Kristus kepada orang-orang *bukan Yahudi, yang ditandai dengan kunjungan orang *majus kepada bayi Yesus (Mat. 2:11), pada tanggal 6 Januari. Dari Roma perayaan ini menye- bar di Barat, bersama dengan perayaan *Hari Natal pada tanggal 25 Desember se- bagai hari *kelahiran Yesus, yang diadakan paling lambat sejak tahun 336. Namun, tidak selalu demikian. Di‘ mur, sejak abad ke-3 Epifani pada 6 Januari tidak hanya diperingali sebagai hari kela- hiran Yesus ~ termasuk kunjungan orang “majus -, tetapi juga mencakup *pembap- tisan Yesus, dan bahkan * mukjizat perta- ma-Nya di *Kana (Yoh. 2:1-11), Pada akhir abad ke-a Epifani dipusatkan pada pem- baptisan Yesus, sedangkan 25 Desember, dipinjam dari Barat, untuk memperingati kelahiran Yesus. epigrafi Penelitian inskripsi-inskripsi pa- da bangunan-bangunan atau patung-patung kuno, banyak di antaranya relevan dengan PB. Setelah ditemukan, inskripsi-inskripsi itu diuraikan dan kemudian dihubungkan dengan sejarah periode itu. Misalnya, para ERASTUS 95 pejabat di *Tesalonika, yang disebut seba- gai ‘pembesar-pembesar kola’ (Kis. 17:6-8), dipertegas oleh inskripsi yang ditemukan di sisi barat kota itu, dan masa pemerintah- an Gubernur *Galio di *Korintus dikukuh- kan pada 51-52 M oleh sebuah inskripsi yang ditemukan pada 1905 di Delfi, Pada umumnya inskripsi-inskripsi dari Palestina yang berbahasa Yunani memberi kesaksian mengenai penggunaan secara luas bahasa itu, dan mengenai pengaruh luas kebudayaan Helenistik — yang sebe- Iumnya diduga terjadi penolakan terhadap- nya. Ada pula penjelasan mengenai kehi- dupan sosial dan adat-istiadat komunitas- komunitas *Kristen yang sejajar dengan deskripsi PB, demikian juga komunitas *Qumran, sebagaimana dinyatakan dalam Petunjuk Kedisiplinan. Epikurean Murid-murid sckolah filsafat yang didirikan oleh Epikurus (342-270 sM), yang mengajar di taman * Atena. Ia menge- mukakan teori atomik alam semesta. Atom-atom penyusun manusia tercerai-be- rai dalam *kematian, sehingga tidak ada lagi kehidupan setelah kematian dan tidak ada yang perlu ditakutkan. Dalam buku- nya, Euka, Epikurus mengajarkan bahwa hilangnya rasa sakit merupakan kebaikan tertinggi, hal itu terutama merupakan ke- tenangan pikiran. Kebajikan cenderung mengarah pada ketenangan ini, karena itu kebajikan merupakan bagian pokok dari kebahagiaan. Tidak mengherankan, Paulus agak ter- hambat ketika menghadapi orang-orang Epikurean di Atena (Kis. 17:32) pada 50 M. Penerapan Epikureanisme modern, yang rlikan sebagai rasa puas terhadap diti sendiri, tidak sesuai dengan seluk-beluk filsafat kuno ini. Erastus Nama yang jarang digunakan pada abad pertama ini, dalam PB disebut beberapa kali: 1) Bendahara negeri di *Ko- 96 ESARHADDON tintus, yang termasuk dalam ucapan salam Paulus (Rm. 16:23). Dalam pemerintahan kotapraja, yang pada skala lebih kecil sama dengan pemerintah *Roma, ada empat pembesar senior, yang dipilih tiap tahun, dibantu oleh dua orang pejabat adminis- trator, yang bertanggung jawab dalam ma- salah-masalah komersial dan finansial. Sebuah inskripsi dari pertengahan abad pertama M, di trotoar didekat teater, menye- but Erastus sebagai seorang administrator. Kemungkinan besar ia adalah seseorang yang disebut Paulus, sekalipun ia menyebut dicinya sendiri oikonomos, yang dalam ja- jaran pemerintahan setempat lebih rendah tingkatannya daripada administrator. Kare- na itu, kemungkinan Erastus adalah orang yang bertobat karena Paulus, dan menjadi anggota jemaat di Korintus, yang kemudian, kendatipun iman Kristennya, dipromosi- kan menjadi bendahara negeri. 2) Kawan soperjalanan “‘Timotius (Kis. 19:22). 3) Ka- wan sekerja Paulus, yang tinggal beberapa lama di Korintus (2Tim. 4:20). Oleh karena sangat jarang dipakai, kemungkinan nama itu menunjuk kepada orang yang sama. Esarhaddon Raja *Asyur, 681-669 sM. Ia memeras upeti dari Israel dan Yehuda serta membangun kembali * Babel. Untuk itu, ia meminta bahan-bahan bangunan dari bangsa-bangsa taklukannya. Esau Anak tertua ‘Ishak dan *Ribka (Kej. 25:26), yang menyerahkan hak warisnya kepada *Yakub, sehingga Yakub dianggap sebagai leluhur umat Israel (Ke. 32:28), se- mentara Esau dianggap sebagai leluhur bangsa *Edom (Kej. 36:9). Dongeng rakyat mengenai tokoh-tokoh ini mencerminkan hubungan historis antara umat Israel dan bangsa Edom. Esdraelon Dataran di sebelah barat Su- ngai *Yordan yang memisahkan *Galilea dengan *Samaria. Esdraelon adalah nama Yanani untuk *Yizreel, meskipun tepatnya daerah rawa-rawa di dekat Yizrcel yang le: bih subur. Banyak pertempuran berlang- sung di daerah ini; * Debora melawan *Sise- ra (Hak. 4), *Saul melawan bangsa *Filistin (1Sam. 29:1), dan *Yosia melawan bangsa *Mesir (2Raj. 23:30); pada zaman modem (1917) Inggris melawan Turki. Nama ini tidak terdapat dalam PI. Ibrani, namun digunakan dalam *LXX, pada Yudit 1:8. *Harmagedon dalam Why. 16:16 adalah sebuah gunung di dataran “Esdraelon. Esdras, Kitab Esdras adalah kata Yunani untuk nama “Ezra. Kitab pertama Esdras merupakan versi alternatif bahasa Yunani dari sebagian 2 Tawarikh, seluruh Kitab Ezra, dan sebagian Nehemia. Kitab tersebut termasuk dalam *LXX bersama-sama de- ngan versi utama karya itu. Dengan demiki- an, kitab ini merupakan karya sejarah. Da- lam Vulgata yang berbahasa Latin, karya tersebut dinamakan 3 Esdras dan dalam Alkitab Katolik Roma ditempatkan sebagai lampiran (apendiks). (Judul 1 dan 2 Esdras digunakan dalam *Vulgata untuk Kitab Ezra dan Nehemia.) Kitab itu memusatkan perhatian pada ibadah di Bait Allah dan dimulai dengan cerita reformasi * Yosia pada 621 5M serta berakhir dengan reformasi “Ezra. Umat Kris- ten Ortodoks ‘Timur menganggap 1 Esdras sebagai Kitab Suci Deuterokanonika. Pasal 3 hingga 14 Kitab 2 Esdras, yang ditulis pada abad pertama M, merupakan apokalypse Yahudi yang terdiri dari *penya- taan-penyataan yang diberikan dalam tujuh *penglihatan, diterbitkan di bawah pseudonim “Ezra. Pada bagian awal dan akhir terdapat tambahan *Kristen, yang berturut-turut sering disebut 5 dan 6 Ezra. Sisa yang lain disebut 4 Esdras atau 4 Ezra. Kini hanya diketahui dari berbagai terje- mahannya, termasuk bahasa Latin, yang dimasukkan dalam lampiran Vulgata. Di dalamnya ada pembicaraan yang sangat jujur mengenai *dosa manusia dan bagai- mana Allah memperlakukan para pendosa ita, dengan janji bahwa orang-orang benar tidak akan kehilangan ganjarannya setelah mereka mati, Kitab 1dan 2 Esdras, kedua- nya terlihat dalam Kitab-kitab *Apokrifa Alkitab Protestan (mis. NRSV, REB). Eseni, orang Suatu kelompok dalam *Yudaisme Palestina, ada sejak abad kedua sMhingga 70M, yang disebut olch *Yosefus dan *Philo, sekalipun tidak disebut dalam PB. Menurut Philo, banyak orang Eseni ting- gal didesa-desa, namun sebagian besar sar- jana percaya bahwa komunitas *Quimran terdiri dari orang-orang Eseni atau sempal- an kelompok Eseni, dan bahwa yang di but Guru Kebenaran dalam gulungan-gu- lungan itu adalah imam yang memimpin komunitas ini keluar dari Yerusalem, keti- ka *Yonatan Makabeus, yang bukan ketu- runan keluarga imam, menjadi Imam Besar pada 152 sM. Orang-orang Eseni adalah para asket dan melaksanakan *'Taurat dengan cermat; namun dalam beribadah me mengha- dap matahari, bukan menghadap Bait Allah di Yerusalem, karena terhadapnya mereka merasa jj di- kontrol oleh kepemimpinan imam dan ke- bebasan individu sangat dibatasi. Mereka menganggap diri sebagai ‘anak-anak terang’ yang dipisahkan dari ‘anak-anak kegelapan’ di luar ordo mereka. eskhatologi ‘Doktrin mengenai zaman akhir’ (Yunani: fa eskhata) yang masuk ke dalam wacana Kristen dengan makna: *ke- matian, *penghakiman, *surga, dan *ne- raka, Namun, dalam studi Alkitab kata ini menunjuk pada gagasan-gagasan, baik dalam PL, PB, maupun literatur inter-tes- tamental, mengenai periode sejarah atau keberadaan yang terakhir. ‘Akhir’ dapat berarti tilik penghabisan, atau peristiwa- ESKHATOLOGI 97 peristiwa yang dengannya segala sesuatu dinilai. Dalam PI. janji mengenai ‘lanah yang makmur’ (Kel. 3:8) berubah menjadi ma- sam ketika bangsa *Asyur dan *Babel me- naklukkannya. Para *nabi (mis. Yes. 40 dan Yer. 46) menubuatkan pemulihan ketika penderitaan Israel telah cukup untuk mene- bus kemurtadan mereka, atau ketika Bait Allah telah dibangun kembali (*Hagai dan *Zakharia). Namun, tetap belum ada tanda- tanda kedamaian dan keamanan, Bentuk eskhatologi dipergunakan oleh para penu- lis apokalyptik, yang mempertahankan bahwa Allah telah menyatakan masa depan kepada para saksi terpilih. Sebagai peng- antar *hari ‘Tuhan yang mengerikan, akan terjadi bencana kosmik, didahului dengan kembalinya Nabi *Elia yang menyerakan pertobatan nasional (Mal. 4:5-6). Orang- orang fasik yang tidak bertobat akan disiksa secara kekal (Yes. 66:24). Kemudian akan datang era keadilan dan kemakmuran, dan keturunan *Daud akan memerintah (Yes. 11:1). Umat Israel yang telah akan di- bangkitkan (Dan, 12:2)—definisi yang lebih tepat daripada sebelumnya mengenai akhirat, sekalipun tidak berarti bahwa hing- ga penyusunan Kitab Daniel pada abad ke- 25M. orang Ibrani tidak percaya akan ada- nya kehidupan di seberang kematian. Dalam PB eskhatologi merupakan ga- gasan yang kompleks sekitar *Kerajaan Allah dalam pengajaran Yesus, kedatangan *Anak Manusia, *parousia, dan keadaan yang akan terjadi pada zaman yang akan datang. Beberapa sarjana, secara klasik Albert “Schweitzer, berpegang pada pen- dapat bahwa harapan Yesus seluruhnya diletakkan pada masa depan yang sudah dekat. Teori ini dikenal sebagai eskhatologi ‘konsisten’, atau eskhatologi ‘futuris sem- purna’. Namun, dalam PB eskhatologi juga mencakup peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam sejarah (mis. kehidupan dan kema- 100 ETIKA NARATIF bungan keluarga, usaha, dan dalam pe- merintahan. Dalam PB, untuk menerima Kerajaan Allah dibutuhkan perilaku ter- tentu (Mrk, 10:24-25), yang secara ringkas didefinisikan sebagai kasih dwiarah, yaitu kepada Allah dan sesama (Mrk. 12:29-31), Dikatakan oleh Yesus bahwa murid-murid wanita tidak lebih rendah daripada murid- murid pria (Luk. 8:1-3), perluadanya kepe- dulian terhadap orang lain (Luk. 10:37), musuh harus dikasihi (Mal. 5:44), dan pe- nguasa yang sali harus dihormati (Mk. 12: 13-17). Namun, sepanjang *Kerajaan Allah baru akan terwujud dimasa depan, bebera- pa perintah etis tidak dapat dilakukan da- lam kehidupan kini. Perintah-perintah itu menggambarkan ideal yang hanya dapat didekati oleh para *murid: tidak melawan *kejahatan (Mat. 5:30) dengan kekerasan, kesempurnaan (otal (Mat. 5:48), menolak uang (Luk. 16:13-15). Banyak pengajaran etis dalam surat-su- rat sesuai dengan pengajaran etis Stoa dan filsuf-filsuf lainnya, serta merupakan bagi- an dari*hukum alam’. Paulus memberi mo- tivasi ketika menekankan 'hukum Kristus’ (Rm. 13:8-10), yaitu untuk saling mengasihi (Yoh, 13:34). Lihat *Khotbah di Bukit. etika naratif Beberapa ahli modern menganjurkan para pembaca Alkitab un- tuk tidak memahami *Alkitab sebagai suatu ikhtisar dokrin-doktrin, tetapi sebagai cerita yang dengan keakrabannya me- mungkinkan kita membentuk kehidupan kita. Misalnya, menurut pembacaan *teo- logi pembebasan, cerita-cerita *keluaran (exodus) diyakini sebagai model dari orang- orang Kristen tertindas di Amerika Latin, untuk menghadapi para penguasa dan menuntut hak-hak kemanusiaan mereka. etimologi Studi mengenai asal-usul kata Hal ini mempengaruhi *eksegesis (tafsir- an), terutama eksegesis PL. Pernah di asumsikan bahwa makna akar kata Ibrani, atau bahasa Semit yang berhubungan, merupakan petunjuk ke arah arti kata itu dalam *Alkitab, dan bahwa mungkin ma- Jahan membangun suatu struktur doktriner berdasar makna tersebut. Dengan demi- kian, pengertian *etimologi ini cenderung mengabaikan perubahan arti kata yang ter- jadi sepanjang waktu akibat pengaruh kebu- dayaan lain (mis. kebudayaan Helenistik) dan melupakan konteks yang di dalamnya kala-kata lersebut digunakan. Etimologi, dalam arti studi mengenai pembentukan kata-kata, tampak dalam PB pada Mat. 1:21, di mana nama Yesus, yang sejajar artinya dengan kata Ibrani Yosua (= Yahweh menyelamatkan) dijabarkan seba- gai ‘Ta akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa-dosa mereka’. Etiopia Daerah Afrika Utara di lembah Sungai Nil, bagian kerajaan yang dalam bahasa Mesir dikenal sebagai Nubia dan dalam PL dikenal sebagai * Kusy (Ke). 10:6). Dari 715 hingga 656 sM, raja-raja Etiopia memerintah *Mesir dan Raja Tithakah membujuk Siria dan *Fenisia untuk meme. rangi *Asyur, Ia juga sekutu *Hizkia, raja *Yehuda (Yes, 18:1-2; 20:1-6), namun pada 670M, Asyur menaklukkan Mesir. Nubia tetap mandiri hingga terserap ke dalam Kerajaan Persia (abad ke-6 sM) di bawah pemerintahan “Darius. Petunjuk-petunjuk mengenai orang Etiopia dalam kitab nabi- nabi (Yer, 13:23; Am. 9:7) menunjukkan bahwa bangsa ini terkenal di Israel dan Ye- huda, Hunian orang Yahudi di *Elephantine berbatasan dengan Etiopia. rang *sida-sida Etiop’ mungkin seorang yang ‘takut akan Allah’, seorang pejabat di *Kandake. ratu, berjumpa den 40). ibu euanggelion Kata Yunani yang dalam komentar atau tafsiran digunakan untuk Injil atau kabar baik. Eunike [bu *Timolius, yang bertobat da- ti *Yudaisme dan memberi pendidikan iman Kristen kepada anaknya (2Tim. 1:5; 3214-15). Eutikhus Orang muda yangtertidur sela- ma khotbah panjang Paulus dan terjatuh dari jendela Iantai atas. Paulus mampu meyakinkan persckutuan bahwa ia tidak terluka secara fatal. Para pembaca Kisah Para Rasul mungkin dapat melihat cerita ini sebagai tanda kuasa Kristus untuk mem- beri kehidupan *kekal. *Perjamuan (yang dilakukan setelah kecelakaan itu) lalu me- rupakan sarana yang dengannya orang- orang percaya dipindahkan dari dalam maut ke dalam hidup (Kis, 20:7-12). Ezra Seorang imam dan “ahli Taurat di Yerusalem setelah kembali dari *pembu- angan. Cerita tentang Ezra terdapat dalam Kitab Ezra (7-10) dan Nehemia (8-9). ‘Ter- lihat bahwa aktivitas kedua pemimpin ini saling tumpang-tindih, Salah satu dugaan adalah bahwa *Nehemia mendahului Ezra, yang kegiatannya ditempatkan pada masa *Artahsasta I (404-358 sM). Namun, pe- mahaman yang lazim adalah bahwa Ezra memimpin pembangunan kembali Bail Allah dan mempertahankan kemurnian rasial umat Israel (Ezr. 9-10). Ada legenda bahwa dari ingatannya ia mendiktekan 94 kitab-kitab suci yang telah hilang di *pem- buangan. Ezra, Kitab Dalam Alkitab Ibrani dan *LXX, Kitab Ezra dan Kitab Nehemia me- EZRA, KITAB 101 rupakan satu kesatuan, Namun, dalam *Vulgata bahasa Latin kedua kitab ini dipi- sahkan dan disebut 1 Esdras (bahasa Yuna- nidari Ezra) dan 2 Esdras. Sebagian besar Kitab Ezra juga tampak dalam Kitab-kitab *Apokrifa. Di sana diberi judul 1 Esdras, dan merupakan bagian dari LXX. Dalam ‘Vulgata, 1 Esdras dikenal sebagai 3 Esdras. zra Yunani, dan 2 Esdras dikenal se- bagai 4 Esdras. Baik 3 Esdeas, maupun 4 Esdras, tidak diakui sebagai kitab ka- nonik oleh Gereja Katolik Roma, namun keduanya dimasukkan oleh Hieronimus sebagai lampiran pada Vulgatanya. Oleh ‘umat Kristen Ortodoks Timur kedua karya bahasa Yunani ini diakui sebagai kitab deuterokanonik, Kitab Ezra dan Kitab Nehemia meru- pakan bagian sejarah penulis Tawarikh, dan kemungkinan ditulis pada bagian pertama abad ke-4 sM, Karena Ezr, 7:27-8: 34 dan 9:1-15 ditulis dalam kata ganti orang pertama (agak mirip dengan bagian Kisah Para Rasul yang menggunakan kata 'kami’), kemungkinan Ezra sendirilah penulis ‘Tawarikh. Kitab Ezra dan Kitab Nehemia merupa- kan puneak dari 1 dan 2 ‘Tawarikh dan di ngan teguh mempertahankan keyakinan kepada Allah, y 5 perbudak- an di *Mesir dan penawanan di "Babel, t Jah mengembali eka ke *tanah yang dijanjikan, melalui pengaruh-Nya terhacap raja-raja Persia (Eze. 9:9). Adalah ke bagi umat Israel bahwa sekarang mere! harus menaali “Taurat dan mengakui ki galan mereka di masa lalu (Ezr. 9). Farisi Dari kata dasar bahasa Ibrani yang berarti ‘dipisahkan’; maka menurut “Ori- genes dan lain-lain, orang Farisi adalah orang-orang yang memisahkan diri. Didu- ga, walaupun masih dipertanyakan, bahwa mereka adalah para Hasidim dari 1Mak, 2:42; 7:12 dyb. (lik. *Hasidim). Oleh *Jose- phus mereka itu disebut sebagai salah satu sekte Yahudi bersama dengan orang *Eseni dan *Saduki. Orang Farisi sering dijumpai dalam PB. ut dirinya dulu orang Farisi :5). Sebagai seorang Farisi Paulus me- megang Taurat dengan teliti dan menye- rang para pengikut Yesus orang *Nazaret itu, yang adalah penantang dari ajaran dan peri kehidupan Farisinya. Tetapi, dalam tulisan-tulisannya Paulus sendiri tidak me- nyebut orang Farisi scbagai lawannya atau sebagai pemimpin persekutuan Yahudi: mungkin mereka tidak hidup di *Galatia —wilayah ke mana surat Paulus yang paling anti Yahudi dialamatkan. Banyak yang dituliskan dalam Injil-injil tentang orang Farisi, yan inkan pertentangan antara Gereja dan oga dan tidak menggambarkan keadaan sesungguhnya di Palestina sebclum 70 M. Dari keempat Injil, Markuslah yang mem- beri gambaran yang paling dapat dipercaya: Dalam Injil Markus orang Farisi hanya di- munculkan dalam cerita-cerita bila Yesus ada di *Galilea atau 'di seberang Yordan’ ~ kecuali dalam Mrk, 12:13. Ada perdebatan mengenai berpuasa (Mrk. 2:8), mengenai memegang hukum *Sabat (2:24) dan mengenai perceraian (10:2). Di Yerusalem, corang-orang Parisi dekat dengan para pen- dukung Herodes “Antipas dan dengan demikian mereka tampil sebagai kelompok yang berhubungan dengan dunia politik F dan mereka bertekad membela suatu per- sekutuan Yahudi yang dicela oleh Yesus dan mungkin lepas dari penguasaan Fari longan ahli Taurat (mis. Mrk, 12:28) tidak sama dengan kelompok Farisi, lelapi kare- na mereka itu berpengaruh dalam masya- rakat, orang Farisi bergabung dengan me- reka. Abli Taurat adalah orang yang mem- pelajari dan menerangkan Taurat, sedang- kan orang Farisi lebih memperhatikan perilaku orang menurut Taurat itu. Orang Farisi dalam Injil Matius adalah korban dari pertentangan Gereja/Sinagoga setelah 70 M. Mereka adalah pembela setia dari keyahudian yang berlawanan dengan penjelasan hukum ‘Taurat menurut Yesus. Orang Farisi juga berlawanan dengan nor- ma-norma yang diharapkan dari pemim- pin-pemimpin Kristen generasi kedua. Mereka itu diserang tanpa ampun sebagai orang-orang yang gagal menjadi pelaku dari agamanya sendiri (Mat. 23:3) dan mereka disamakan dengan ahli Taurat yang tidak sesuai dengan kenyataan sejarah (Mat. 23: 13, 23, 25, 27, 29). Lukas lebih hati-hati, la membedakan orang Farisi dari para ahli ‘Taurat (Luk. 11: 37, dan 45). Dia juga agak mendua dalam menilai orang-orang Farisi. Di satu pihak, ada orang-orang Farisi yang bersahabat, yang mengundang Yesus untuk makan bersama (Luk. 11:37; 14:1) dan dalam Kis. 15:5 discbutkan ada orang Farisi Kristen, sejalan dengan pandangannya bahwa ada kesinambungan antara keyahudian dan Gereja. Lukas juga yang berkali-kali me- nyebut Yerusalem sebagai tempat "penya- taan. Dan sebagai anggota *Mahkamah Agama, orang Parisi bersikap simpatik keti- ka Paulus diadili (Kis. 23:9), Pada lain pihak, orang-orang Farisi itu kaya, sementara 103 harus menil ional i ulang pandangan tradi mengenai otoritas Alkitab, Misalnya, kecenderungannya terhadap rasionalisme maskulin harus diseimbangkan dengan penemuan kembali kekhasan perempuan dalam pandangan Allah. Kaumi fominis Kristen mencari dukung- an pada ajaran dan sikap Yesus yang telah mengatasi pembatasan-pembatasan ling- kungan lokal-Nya dengan menyambutbaik orang-orang “bukan Yahudi, sebagaimana lamenyambut orang-orang Yahudi, dan me- nyambut baik perempuan, sebagaimana [a menyambut laki-laki. Secara khas, sikap Yesus tampak dalam dialog dengan perem- puan * Siro-Fenisia (Mrk. 7:24-30), penyem- buhan perempuan yang menderita sakit pendarahan (Mk, 5:24-34), dan penerima- an atas pernyataan kasih perempuan yang mengurapi-Nya (Luk. 7:38). Para perempu- an adalah *murid-murid Yesus yang perta- ma menceritakan *kebangkitan-Nya (Mrk. 16:6). Dalam Injil Yohanes, ibu Yesus, ke- dua saudara perempuan, *Mariadan *Marta, serta “Maria Magdalena adalah orang- orang yang terpandang. Dalam jemaat ke- pemimpinan dijalankan oleh perempuan seperti *Priskila (Rm. 16:3), *Khlo 1:11) dan *Febe (Rm. 16:1). “Yun orang yang 'terpandang di antara para rasul’ (Rm. 16:7). Injil Lukas sering dianggap seba- gai Injil yang khususnya bersimpati terha- dap perempuan — namun mereka seperti- nya ditempatkan dalam peran perempuan untuk melayani dan dalam posisi ter- subordinasi kepada laki-laki (Luk. 8:2-3). Feniks Dalam bahasa Inggris Phoenix. Dalam mitologi klasik, seekor burung se- rupa rajawali, Menurut teks suatu legenda, pada usia 500 tahun, ia membuat suatu gundukan rempal-rempah, merebahkan diri di atasnya, lalu mati. Tetapi, dari debu jasadnya muncullah badan baru. Itulah sebabnya Feniks menjadi lambang *ke- bangkitan dalam keseni FILEMON, SURAT KEPADA 105 Nama Feniks diberikan kepada sebuah pelabuhan di Kreta (Kis. 27:12) Feris, orang Sckelompok penduduk * Kanaan (Kej. 15:20) yang dikalahkan oleh *Yosua (Yos. 11:3.23), seperti diramalkan Musa (UL. 20:17). Festus Disetujuioleh Kaisar *Nerountuk menggantikan Feliks sebagai gubernur *Yudea, pada 60M. Ja mati pada 62 M. Ke- padanya ditinggalkan tugas yang sulit untuk memadamkan huru-hara mesianis Yahudi. Festus hadir ketika Paulus membela diri di hadapan Herodes * Agripa Il (Kis. 26) dan katanya ia setuju bahwa Paulus tidak bersalah (Kis. 26:31). Filadelfia Salah satu dari ketujuh kota yang jemaat-jemaatnya disurati dalam Kitab Wahyu (Why, 1:11;3:7), dan terletak di Asia Kecil sebelah barat (Turki modern). Kota ini penting dalam perhubungan lalu lintas dan perdagangan, tetapi sering di- ganggu gempa bumi. Jemaat di kota Fila- delfia tetap setia di tengah penganiayaan oleh sebagian orang Yahudi. Filemon, Surat kepada Surat terpen- dek di antara surat-surat Paulus yang pan- jang-panjang. Surat ini adalah permohonan kepada *Filemon, dituliskan pada waktu Paulus di penjara. Filemon dimohon ber- baik hati terhadap “Onesimus, budaknya yang melarikan diri, dan bertobat menjadi Kristen (ayat 16). Onesimus telah mencari, perlindungan pada Paulus. Onesimus datang dengan barang curian (ayat 18) dan kelakutan untuk mengembalikannya. Hu- kuman atas hamba yang melarikan diri adalah keras dan Paulus tidak hanya me- mohonkan perlakuan yang baik oleh Filemon, tetapi rupanya juga berkeinginan Onesimus dapat diberikan kesempatan untuk melayani dirinya (ayat 13). Filemon dianjurkan berbual lebih (ayat 24; bnd, Mat. 106 FELIPI 5:41) dan jangan melaksanakan hukuman yang berlaku (yang dapat mencakup hu- kuman mati) yang menurut hukum Roma- wi boleh ia lakukan. Seorang Uskup dari *Efesus yang bernama Onesimus (yang berarti *berguna’, maka Paulus membuat permainan kata di ayat 14) disebut oleh “Ignatius (107 M) dan ada teori yang tidak umum diterima, bahwa Oresinuslah yang bertanggung jawab menyusun kumpulan ral Filemon hidup di *Kolose, yang jauh lebih dekat dengan Efesus daripada “Roma. Maka mestinya Surat Filemon dikirim ber- sama Surat Kolose (yang memang erat ber- hubungan) dari us; tetapi bukti bahwa Paulus dipenjarakan di Efesus, hanya sa- mar-samar dapat disimpulkan dari 1Kor. 15:32, dan 2Kor. 11:23. Ada juga dugaan bahwa pemilik budak Onesimus adalah Arkhipus (ayat 2). Tetapi, apa vang jelas terungkap dari Surat Filemon ialah bahwa Paulus berupaya melibatkan selurub jema- at setempat (ayat 1. dan 23), berhubungan rat Paulus, dengan risiko Onesimus, menekankan ke- pada Filemon bahwa sesungguhnya Paulus menerimanya, Juga jelas bahwa kelemba- gnan perhambaan itu sendiri tidak dikutuk, walaupun iman Kristen umum menghen- daki suatu hubungan yang sama sekali lain antara hamba dan majikan. Filipi Kotaditimur laut Yunani yang diberi nama menurut Filipus Il dari Makedon. Kola ini dikukuhkan kembali oleh Markus Antonius eleran ra Roma yang berja ‘a (41 sM), dan di- perluas dengan perkampungan tambahan pada 31 sM dan dikclola sebagai kotapraja Romawi, Penduduknyacampuran, menea- kup orang-orang Yahudli (Kis, 16:19), Ada yang menjadi Kristen, oleh Rasul Pauls, yang bel Ii berkunjung ke dan yang menuliskan suratnya kepada je~ maat di tempat itu dengan penuh kasih sa- yang (54 M). Kira-kira tahun 125, sepucuk surat dituliskan kepada Gereja di tempat itu oleh Polikarpus dari Smirna, yang masih ada sekarang. Surat Paulus kepada Jemaat di Surat Paulus keenam dalam PB. Perseku- tuan Kristen di *Filipi, “Makedonia sangat dihargai oleh Rasul Paulus dan surat ini, a. berisikan sambutan hangat atas sum- bangan finansial jemaat untuk kebutuhan- kebutuhannya (Flp. 4:15-20). Rupanya ada banyak komunikasi antara Paulus dan jema- at Filipi, baik secara surat-menyurat (Flp. , maupun melalui kunjungan pribadi *Timotius dan *Epafroditus (Flp. 2:19- 30). Itulah sebabnya beberapa penafsir ber- pendapat bahwa kota inilah tempat Paulus dipenjarakan, tempat ia menuliskan surat ini; mestinya dituliskan sekitar 55 M. Penye- butan ‘istana’ (Flp, 1:13) dan ‘rumah tangga istana atau Kaisar’ dapat saja dikenakan pada Efesus maupun ke Roma. ‘Tetapi, me- mang tidak ada petunjuk jelas bahwa Paulus pernah dipenjarakan di Efesus. Lihat *Filemon. Surat lipi memuat pujian *Kristologis yang penting, Flp. 2:1-11, yang juga sukar untuk menafsirkannya, Mungkin ini ada- lah suatu pujian yang sudah beredar di jemaat Kristen. Yang dikutip Paulus di sini sebagai pujian untuk Kristus, yang rela me ninggalkan kesetaraan-Nya dengan. Allah, menerima kesengsaraan salils, dan akhis- nya dinobatkan oleh Allah untuk meme- rintah selurwh jagad raya. Bagian surat ini digunakan oleh beberapa teolog modern untuk menjelaskan suatu ajaran tentang, *inkarnasi: Kristus ‘mengosongkan diri- Nya’ dari sifat-sifat ilahi, seperti kemaha- tahuan dan dengan demikian dalam d Nya sebagai manusia, lamempunyai segala keterbatasan pengetahuan dari seorang Yahudi abad pertama. Sckarang teori ini umumnya ditolak, karena sepertinya m ampilkan seorang Kristus yang memel. hara beberapa sifat ilahi tetapi melepaskan Dalam Galatia dan Roma, Paulus meng- hubungkan konsepnya tentang iman de- ngan *pembenaran, dan hal ini kadang- kadang dimengerti secara keliru, Paulus mengajarkan bahwa orang-orang beriman dibenarkan (dianggap benar oleh Allah) bukan berdasarkan iman, melainkan oleh Kristus, yang kepada-Nya kita percaya. Anugerah-Nya yang cuma-cuma itulah yang membenarkan kita. Kita tidak dibe- narkan karena kebajikan pengalaman pri- badi melalui pertobatan. Dalam Injil iman dari orang yang men- derita sakit atau dari anggota keluarganya- lah yang menyebabkan Yesus dapat me- nyembuhkan mereka (Mat. 8:5-13). Ayah seorang anak yang sakit ayan diyakinkan bahwa ‘tidak ada yang mustahil bagi orang percaya’ (Mrk, 9:23), dan anak itu menjadi sembuh. Ada pula cerita-cerita penyem- buhan tanpa menyebut iman (Mrk. 3:5; 5: 7), karena hal itu hadir dalam diri manusia Yesus, seperti yang dikatakan Paulus (Rm. 3:22, 26). Kita diundang untuk bertumbuh dalam iman seperti itu. Imanuel ‘Allah beserta kita’, nama ka- nak-kanak dalam Kitab Yesaya (7:14). Lihat “Emanuel. immortalitas Kehidupan abadi, yang terus berlanjut setelah *kematian. 1, PL, Dalam PL terdapat berbagai ke- percayaan tentang hal ini, dan bentuk yang paling awal mengenai harapan ke masa de- pan adalah kelangsungan hidup bagi selu- ruh bangsa, ketimbang kelangsungan hidup bagi individu. Namun, demikianlah kepercayaan orang Ibrani akan kuasa Allah mereka: kematian tidak mencakup pemus- nahan, bahkan untuk seorang individu pun, *Elia dan *Elisa, keduanya dilaporkan bah- wa telah menghidupkan kembali orang mati (1Raj. 17:17-21; 2Raj. 4:18-37), yang merupakan bukti kuasa Allah yang meng- atasi maul. Namun, harapan ini tidaklah IMMORTALITAS 151 menyenangkan, keberadaannya samar- samar, kemungkinan di dalam gua di ba- wah bumi (*sveol). Dibebaskan dari syeol berarti diselamatkan dari maut (Mzm. 28: 1; 30:3; 88:4). Kehidupan di dalam syeo! bukanlah kehidupan jiwa yang telah di- lepaskan dari tubuh, karena orang Ibrani tidak membagi secara tajam antara tubuh, dan *jiwa. Namun, syeol merupakan kon- sep yang tidak memuaskan. Jika pada akhirnya gagasan tentang keberadaan di masa depan, dalam kesukacitaan dan peng- genapan, berakar dalam *Yudaisme, maka syeol lebih diasumsikan sebagai bentuk *kebangkitan tubuh, daripada lepasnya jiwa yang immortal dari penjara tubuhnya. Namun, Yudaisme Helenistik benar-benar mengadopsi gagasan *Gnostik mengenai immortalitas jiwa (mis, Keb. 3); meskipun beberapa orang memang menolak keperca- yaan itu, seperti dilakukan oleh penulis Yesus bin Sirakh (3:19-21). Mungkin umat Ibrani menyadari pemu- jaan orang Kanaan alas kematian dan ke- bangkitan seorang dewa (yang kemungkin- an mendasari tema liturgis dalam Hos. 6:1 dst.), Namun, orang *Kanaan tidak meng- harapkan kebangkitan mereka sendiri. Di Israel, kepercayaan ini berkembang seiring dengan tumbuhnya perasaan tanggung jawab individual, dan bersamaan dengan itu timbul harapan bagi individu-individu setelah kematian, terlepas dari harapan nasional semata, Dalam PL gagasan tentang kebangkitan, pertama-tama secara jelas di- ungkapkan dalam Yes. 26:19, dan Dan, 12: 2, dan pada umumnya hal ini diterima pa- da masa 2Mak, 7:9-11 serta tulisan-tulisan apokalyptik, termasuk Henokh, 4 Ezra, dan 2 Barukh. Naskah-naskah *Qumran juga mengharapkan kebangkitan di masa depan, Hal ini disangkal oleh orang-orang “Saduki (yang tidak ada lagi setelal tahun 70 M), namun kepercayaan terhadap kebangkitan pada orang-orang * Farisi ber- tahan. 152 INDIA 2. PB. Yesus setuju dengan orang-orang, Farisi (Mrk, 12:18 dst.;Luk. 14:14), meskipun kebangkitan itu memiliki bentuk yang ber- beda dengan keberadaan pada kehidupan masa kini. Kebangkitan orang-orangberiman (namun bukan kebangkitan daging dan da- rah sekarang ini yang dinantikan oleh umat Kristen dengan ‘keluh kesah’, seperti rasa sakitsaatakan melahirkan, Rm. 8:23) meru- pakan bagian pemberitaan Paulus menge- nai Kristus sebagai buah sulung kebangkit- an bagi mereka yang tat pada kehendak- Nya (Rm. 6:5-6). Dalam Injil Yohanes terda- pat doktrin tentang kebangkitan, baik orang benar, maupun orang jahat, untuk dihakimi (Yoh. 5:28 dst.), dan Ibr. 6:2 menyatakan dok- tin tentang kebangkitan orang mati sama seperti di kalangan iman Kristen perdana. Mengenai nasib orang-orang mati dalam me- nantikan kebangkitan, tampaknya dalam kepercayaan Kristen perdana terdapat keya- kinan mengenai adanya tempat kediaman sementara, yang memisahkan antara orang- orang benar dan orang-orang jahat yang telah mati. Hal ini jelas menyiratkan kepercaya- an akan penghakiman orang mati yangakan terjadi dengan segera (Luk. 16:24). Henokh 22 menyatakan bahwa semen- tara menantikan kembalinya bentuk raga- wi pada waktu kebangkitan, roh anak-anak orang mati dil ke dalam ruang-ruang (yang menyiratkan penghakiman) dengan keberadaan yang mandiri, Perbedaan kepercayaan mengenai kehi- dupan setelah kematian yang terdapat da- lam Alkitab masih diperbincangkan oleh para filsuf agama modern. Dua pandangan utamanya adalah: kelangsungan hidup pri- badi rohani lepas dari tubuh, atau kehidup- an baru dalam bentuk jasmani. Kesulitan pandangan pertama adalah bahwa diri manusia merupakan entitas kompleks yang membutubkan begitu banyak hal untuk menjadi jasmani, sehingga sulit untuk mengatakan babwa tanpa tubuh manusia masih sebagai manusia. Kesulitan pandang- an kedua adalah mengharuskan adanya entitas (keberadaan) setelah kematian, yang bagaimanapun merupakan kelanjutan jasmani dari apa yang pernah ada sebelum. kematian. Hal ini menyiratkan bahwa ma- vat yang telah dikuburkan atau dikremasi dapat diberdayakan olch Allah schingga akan hidup kembali - apabila Allah itu sua~ tu pelaku moral yang berkehendak bahwa manusia tetap hidup setelah kematiannya. India Meskipun dalam Alkitab hanya di- sebutkan dalam Kitab Ester (1:1; 8:9), telah terdapat perdagangan reguler antara India dengan negara-negara Laut Tengah. Perse- kutuan Kristen Malabar di India Barat Daya mengaku telah didirikan oleh Rasul Tomas, suatu hal yang kurang mungkin. Injil Kata ini berarti ’kabar tentang peris- tiwa-peristiwa yang menggembirakan’, atau 'kabar sukacita’, Kata Injil’ digunakan oleh Yesus ketika Ia memproklamasikan kedatangan *Kerajaan Allah (Mrk. 1:15) dan oleh Paulus untuk karya Allah yang telah dikerjakan melalui Yesus Kristus (Rm. 1:1- 2), PB mengangkat tema yang telah diberi- takan *nabi PL mengenai kabar baik bahwa akhir *pembuangan akan segera liba (Yes. 40:9). Dalam menulis Surat Galatia (1:6-7) Paulus memusatkan perhatian kepada para penentangnya yang telah memutarbalik- kan Injil"nya’ dan mengajarkan ‘Injil lai yang dianggap tidak lebih dari ‘jalan lama’ “Yudaisme dengan sedikit perbaikan atau modifikasi. Itu semua adalah legalisme la- ma. Injil-'nya’ adalah kabar baik bahwa oleh Kristus, melalui iman kepada-Nya, kita dibenarkan oleh Allah. Dengan demikian, isinya telah berubah: bagi Yesus, Injil adalah kedatangan Kerajaan Allah; sedangkan bagi Paulus, isi Injil adalah Kristus sendiri, yang, adalah "kekuatan Allah yang menyelamat- kan’ (Rm. 1:16). Isi Injil memang perlu di- ubah karena iman jemaat atas *kematian dan *kebangkitan Ye 158 ISI PERUT kan kepada mereka yang beriman, tanpa memperhatikan keturunannya secara fisik (Gal. 4:28). Surat Ibrani (11:19) memba- yangkan pembebasan Ishak dari pengor- banan sebagai ‘pola’ “kebangkitan Kristus. Namun, pengertian bahwa pengorbanan Ishak dianggap sebagai bayang-bayang pengorbanan Yesus di *kayu salib secara jelas belum ada, hingga Surat Barnabas 7, pada akhir abad pertama M (dan tidak ter- dapat dalam PB). Hal itu kemudian men- jadi tema banyak seniman besar, seperti mosaik abad ke-6 M di Ravenna. Dalam ‘Yudaisme, pengorbanan Ishak ini disebut *agedah (‘pengikat’), hampir sejajar de- ngan makna penyaliban Yesus dalam kekristenan. isi perut Emosi manusia dianggap tim- bul dari dalam isi perut, ka menggunakan terjemahan ‘bowels’ dalam Fip. 2:1 dst.; yang oleh TB-LAI diterjemah- kan dengan ‘kasih mesra’. Hal tersebut sa- ma dengan kebiasaan modern jika berbica- ra mengenai hati. Dalam 2Sam. 20:10 dan Kis, 1:18 terdapat penggunaan secara fisis harfiah, namun versi modern memilih “belas-kasihan’ (NRSV, ‘compassion’) atau ‘kehangatan kasih-sayang’ untuk penggunaan secara metaforis. Dalam arti harfiah (Kel. 29:13) isi perut merupakan tempat lahirnya ‘putusan yang adil’ (Mzm. 51:6). "Balin yang jahat’ (Mzm. 5:10). Yesus menggunakan kata ini (Luk. 11:39) untuk 'bagian dalam’ yang jahat orang-orang *Farisi. Iskariot Dalam Injil selalu dikenakan kepada *Yudas, yang mengkhianati Yesus, untuk membedakannya dari Yudas yang Jain di antara para *rasul, Iskariot mungkin berarti’orang Kerio’; atau ada petunjuk pa- da sebuah manuskrip kuno yang menghu- bungkannya dengan kata Latin sicarius, yang berarti bahwa Yudas adalah salah seorang ‘pemberang’, yaitu orang-orang *Zealol, seperti yang diketahui kemudian: kaum nasionalis yang mendukung pembe- rontakan bersenjata terhadap Romawi. Lihat *Yudas (4). Ismael Anak laki-laki *Abraham dan “Hagar (Kej. 16:15), termasuk dalam *“per- janjian (Kej. 17:25), namun dalam peran yang lebih rendah daripada "Ishak (Kej. 17: 19). [a akan menjadi leluhur sebuah bangsa yang besar (Kej. 21:18), namun baginya kehi- dupan akan keras (Kej. 16:12). Keturunan- nya dihubungkan dengan orang *Edom (Kej. 28:9), karena dikatakan bahwa *Esau adalah Jeluhur bangsa Edom (Kej. 36:1). Para pedagang yang membeli leluhur * Yusuf dari abang-abangnya (Koj. 37:25-28) pada salah satu sumber disebut orang Ismael; sumber yang lain (kemungkinan sumber *E) menyebutnya orang *Midian (Kej. 37:28). Merupakan bagian dari kepercayaan umat Islam bahwa pengikut Islam adalah keturunan Ismael. Israel Digunakan untuk menyebut ke- duabelas suku, yang merunut asal-usulnya dari *Yakub, yang juga disebut Israel (Kej. 32:28). Setelah kerajaan keduabelas suku yang satu itu pecah menjadi kerajaan Utara dan Selatan, kerajaan Utara dari 924 hing- ga 721 sM disebut Israel, untuk membeda- kannya dengan * Yehuda. Namun, naskah PL tidak scluruhnya konsisten. Dengan nostalgia mengenai kerajaan yang menyatu di bawah “Daud dan *Salomo, bahkan sete- lah kekacauan, kita dapat membaca ung- kapan ‘orang Israel yang diam di kota-kota ‘Yehuda’ (1Raj. 12:17). Setelah ke ang *Asyur, istilah ‘Israel’ dapat dikenakan kepada Yehuda (Yeh. 2: Menurut tradisi yang, paling awal, umat Israel adalah * orang asing di tanah *Mesir, dan itu yang menyebabkan mereka melari- kan diri ke Palestina. Apakah ‘keluarar’ itu meliputi seluruh umat Israel, atau apakah waktu itu terjadi serbuan oleh beberapa suku, dengan pendudukan sedikit demi se: dikit, tetap tidak dapat dipastikan. Namun, para penulis Alkitab mengklaim bahwa penduduk *Kanaan pada akhirnya kehi- langan hak miliknya dan tanah itu dibagi- bagi untuk keduabelas suku Israel, yang menjadi sebuah bangsa di sekitar milenium pertama. Ketika Daud, yang pertama kali hanya menjadi raja Yehuda (2Sam. 2:4), mempersatukan kerajaannya dengan Israel Utara (2Sam, 5:1-3), kekuasaannya terben- tang dari '*Dan hingga *Bersyeba’. Umat Israel percaya bahwa mereka di- pilih oleh Allah, khusus untuk menempati *tanah yang dijanjikan ini. Mereka juga percaya bahwa telah diberi hak istimewa untuk menerima *Taurat di Gunung *Sinai. Mereka dipanggil untuk menj gi seluruh bangsa-bangsa lain dan *Taurat merupakan ringkasan perintah-perintah yang dengannya mereka mewujudkan panggilan tersebut. Kerajaan yang terpecah merupakan era persaingan dan permusuhan di antara kaum keluarga. Kedua kerajaan itu lemah, meskipun di bawah pemerintahan “Omri dan ketiga orang penggantinya kerajaan Utara mencapai periode kemakmuran (885-843 sM), diwarnai dengan ketidak- adilan sosial dan konflik antara Yahwisme (dipelopori oleh *Elia) dengan Baalisme (yang didukung oleh Ratu *Izebel). Ancam- an dari Asyur berakhir dengan penaklukan kerajaan Utara oleh Raja *Shalman rv pada 721 sM. Yehuda tetap bertahan hingga *pembuangan dan pengasingan di “Babel pada 597 dan 86 sM. Di Babel orang- orang Yahudi mulai menyadari *iman me- reka kepada Allah yang esa sebagai iman yang harus disebarkan di antara bangsa- bangsa lain (Yeh. 39:21). Nasib Israel (yang dimaksud di sini adalah orang-orang bu- angan dari Yehuda) akan memperlihatkan kuasa dan keadilan Allah yang benar (Yeh. ISRAEL MILIK ALLAH 159 3). Bangsa-bangsa Jain akan ditarik kepada Israel (Yes. 45:14). Sedihnya, seperti pertimbangan yang diberikan oleh sejarawan Alkitab, setelah kembali dari pembuangan dan memba- ngun kembali *Bait Allah (520 sM), umat Israel gagal untuk hidup menuruttuntutan “Torah. Kepercayaan jauh kemudian adalah bahwa ketika akhirnya mereka memenuhi ‘Taurat, maka *Kerajaan Allah’ akan datang. Bermacam:-macam kelompok dalam Yuda- isme menganggap dirinya sebagai Israel yang benar, yang mulai memberlakukan rencana ilahi, Kelompok seperti itu adalah komunitas biarawan *Qumran di dekat “Laut Mati, yang diorganisasi ke dalam 12 suku dan dipimpin oleh 12 pengawas. Bi- Jangan 12 sangat menentukan bagi klaim mereka sebagai Israel yang benar, Jemaat mula-mula demikian juga. Mereka meng- anggap diri sebagai Israel yang benar, ketu- runan “Abraham yang sah, dan pewaris *perjanjian, dengan panggilan menjadi ber- kat bagi seluruh umat manusia (Gal. 3:8). Umat Yahudi bukan lagi keturunan yang benar (Rm, 4:13). Gereja telah menjadi s perti keduabelas suku (Yak. 1:1; Gal. 6:16; 1Ptr. 2:9) Israel yang sebenarnya ~ suatu klaim yang menambah amunisi *anti- semitisme Kristen. Israel milik Allah Paulus menandaskan bahwa *janji Allah yang diberikan kepada umat Yahudi kini telah diwarisi umat Kris- ten, yang adalah sisa yang setia (Rm. 9:6). Pemilihan Yesus atas keduabelas murid me- nandakan semacam hubunganberkelanji an dari keduabelas suku Israel, bahkan ka- Jau bentuk ueapan dalam Mat. 19:28 men- cerminkan pengertian *eskhatologis gene- rasi Kristen setelah Yesus sekalipun. Yak. 1:1 menyebut Gereja sebagai keduabelas suku di perantauan’ (bnd. 1Ptr 1; 1), dan dalam Gal. 6:16, Paulus menyebut Gereja, yang merupakan campuran umat Yabudi dan *bukan Yahudi, sebagai Israel milik Allah. 160 ISTANA istana Ada banyak sckali buktidariilmu purbakala, bahwa tempat-tempat tinggal kerajaan kuno itu dihiasi dengan sangat mewah dan kokoh dibentengi. PLmemberi rincian dari istana “Salomo (1Raj yang mempunyai suatu balai perjamuan yang indah, 45 m panjangnya, dari kayu *aras dari Libanon. Di balai singgasana ter- dapatlah takhta raja (1Raj. jaan lain disebutkan dalam Est. 1:5 dan Dan. 4:29. Dalam suatu *perumpamaan menge- nai zaman mesianik dikatakan Yesus, bah- wa yang lebih kuat akan menghalangi ista- nanya diserbu oleh kuasa-kuasa jabat (Luk. 11:21-22). Isyboset Anak laki-laki *Saul (2Sam. 3: 14); semula disebut Esybaal (1'Taw. 8:33), namun diubah oleh para editor ketika “*Baal’ tidak dapat diterima lagi. Isyboset (dalam NRSV: Ishbaal) berupaya memerin- tah suku-suku di Mahanaim setelah kema- tian Saul (28am. 2:8-10), dan mengumpul- kan mereka untuk menentang penggantian ayahnya, "Daud. Namun, *Yehuda menarik diri dan telap setia kepada Daud. Isyboset dibunuh, dan dengan demikian berakhir- lah dinasti Saul. Dua orang pembunuhnya, Rekhab dan Baana dengan bangga mem- bawa kepala Isyboset kepada Daud, namun justru Daud mengungkapkan kemarahan- nya kepada keduanya, dan kedua orang pembunuh tersebut dibunuh (2Sam. 4:12). Italia Pada zaman PB nama Ttalia menun- jukkan wilayah [alia modern, dan *Roma ibu kotanya, menguasai wilayah kerajaan dengan jalan-jalan yang baik, yang menye- bar ke segala penjuru. Jalan-jalan ini men di pendorong bagi para pedagang dan imi- gran (termasuk banyak orang Yahudi) untuk datang ke sana. Menurut Kis. 18:2, *Akwila dan Priskila datang di *Korintus dari Talia setelah adanya edik untuk mengekstradisi orang-orang Yabudi. Dalam Ibr. 13:24 ‘me- reka yang berasal dari Italia’ mengirimkan salam; namun tidak jelas apakah orang- orang ini penduduk ftalia di negara lain yang mengirimkan salam hangat kepada kawan-kawan di daerah asalnya, atau apa- kah salam itu dikirim dari Italia kepada para pembacanya di tempat lain, Tturea Daerah belantara di timur laut ‘Tasik *Galilea, diperintah oleh *Herodes ‘Agung. Ketika ia mati Iturea berpindah ke tangan *Filipus (Luk. 3:1), bersama dengan *Trakhonitis. Izebel Istri *Ahab, raja Israel dan pe- nyembah *Baal (1Raj. 18:19), la adalah putri “Tirus dan mengesampingkan hukum-hu- kum serta adat-istiadat bangsa Israel demi mendapatkan tanah untuk raja dari “Nabot, yang dianggap keras kepala, dengan cara yang kejam (1Raj, 21). *Elia menubuatkan kejatuhannya, yang terlaksana ketika *Yehu meraih kekuasaan (2Raj. 9:30-37). 212 KORBAN PENEBUSAN DOSA an *dosa, namun itu dilakukan secara pri- badi. Imam berhak atas daging korban yang dikorbankan. Upacara ini tidak jelas beda- nya dari ‘korban penebusan dosa’, korban penebusan dosa Dilakukan untuk menyingkirkan kotoran dari tempat persembahan pada waktu perayaan (Bil. 26:15) dan dipersembahkam dalam upaca- ra pribadi, apabila suatu larangan dilanggar karena kurang hati-hati, korban persembahan Korban paling umum dalam upacara pengorbanan PL (Im. 1) ialah apabila darah binatang dikucurkan di atas *mezbah oleh seorang Imam Besar (Im. 3:5). Tajuannya adalah untuk menda- patkan perkenanan Allah, korban syukur TB: korban keselamat- an (Im, 7:11 dst). Korban binatang yang di- persembahkan dengan syukur atas suatu kebajikan yang diterima. Daging korban di- makan bersama oleh yang mempersembah- kan korban dan imam yang menumpang- kan tangannya di atas kepala binatang kor- ban. Mereka memakannya di sekitar *mez- bah, semacam *perjamuan bersama (Im. 7:13) dengan “roti tidak beragi (Im, 7: 12) Dalam keagamaan Yahudi, berokah (ucap- an syukur) disampaikan pada perjamuan. ‘Yesus mengikuti kebiasaan ini pada *Pes muan ‘Tuhan. [a mengucap syukur (Yunani: eucharistesas, 1Kor, 11:24), yang kemudian menjadi istilah khusus untuk *Perjamuan Kudus sejak akhir abad kedua (*Ekaristi). korban unjukan Salah satu bagian dari ritual korban. Orang pembawa korban ini mengulurkan tangannya dan imam menem- patkan korban itu di telapak tangannyadan tangan imam menatangnya. Lalu, bersama- sama mereka mengunjukkan korban itu ke- pada *Tuhan (Kel. 29:24). Bagian dada dari binatang yang dikorbankan itu diayun- ayunkan di depan *mezbah (Kel. 29:26). Ritual serupa dilakukan oleh orang- orang Nazirit pada waktu mereka membuat janji pertarakan. Dalam hal ini korbannya adalah babu domba jantan. Para imam mendapatkan bagian yang lebih baik dari korban unjukan itu sebagai hak mereka (Im. 7:34). Koresy II Raja “Babel, 550-529 sM, dise- but oleh sejarawan Yunani, Herodotus dan Xenophon, dan dalam PL, oleh Kitab Daniel, Ezra, 1 dan 2 Tawarikh serta bagian kedua Kitab Yesaya. Untuk mencegah pemberon- takan bangsa-bangsa yang ditaklukkannya, Koresy membuat kebijakan dengan perla- kuan yang lunak. Schubungan dengan hal ini, ia mengizinkan orang-orang Yahudi kem- bali dari “pembuangan (Yes, 45:1, 13) dan memerintahkan pembangunan kembali Bait Allah (Eze. 1:1-2). Bahkan dalam Yes. 45:1, ia disebut sebagai ‘vang diurapi’ (= *Mesias). Korintus Kota yang terletak di atas tanah genting, Korintus adalah tempat yang baik untuk menangguk keuntungan dari perda- gangan antara daratan Yunani dengan Pelo- ponneus. Peralhu-perahu tertarik menyebe- rang alur dari Laut Adriatik ke Laut Aegea, untuk menghindari badai yang berbahaya. (Pembangunan terusan yang dimulai oleh *Nero pada 76 M, akhirnya selesai pada 1892.) Kola ini dihancurkan oleh Romawi pada 146sM, namun dibangun kembali oleh Yulius Caesar untuk para veteran tentaranya pada 44 sM, dan bahasa Latin digunakan secara luas, meskipun pada masa Paulus sebagian besar warganya berbicara bahasa ‘Yunani. Kota ini terkenal karena pesta-pora seksual dan kesombongannya atas kuil Aphrodite, si dewi cinta, Penggalian-peng- galian juga berhasil menguak *sinagoga Ya- hudi dan beberapa rumah penduduk seper- ti yang dipergunakan untuk menampung pertemuan-pertemuan orang-orang Kris- KORINTUS, SURAT-SURAT PAULUS KEPADA JEMAAT DI ten, Rumah-rumah tersebut menunjukkan bahwa ruang utamanya tidaklah luas, dan bila ruang ini ditempati oleh anggota-ang- gola persekutuan yang kaya serla mempu- nyai lebih banyak waktu luang, yang datang lebih awal, maka budak-budak dan para pekerja mereka harus dipindahkan ke ru= ang-ruang yang lebih kecil, yang tentu saja menimbulkan perasaan tidak senang. Se- buah inskripsi menyebut nama *Erastus, pejabat Romawi, ketua dewan, Mungkin dialah orang yang mengirim salam kepada jemaat *Roma dalam surat Paulus kepada jemaat Roma (Rm, 16:23), yang dikirim dari Korintus. Korintus, Surat-surat Paulus kepa- da Jemaat di Dalam PB surat-surat ini ditempatkan segera setelah surat Paulus kepada jemaat Roma. Seorang komentator menguraikan masalah-masalah di sekitar kedua surat Paulus kepada orang-orang yang telah ditobatkannya, yang bergolak ini, sebagai “terlalu bodoh bagi semua orang, kecuali mereka yang menemukan bahwa *kritik sastra menyodorkan sesuatu yang penting, sama seperti permainan catur”. Ini benar-benar pandangan pesimistik terha- dap surat-menyurat yang memberi infor- masi mempesonakan tentang organisasi sosial yang kompleks, yang baru berdiri, dan merupakan campuran berbagai suku- bangsa, yakni komunitas Kristen di tengah- tengah kebudayaan Helenistik. Surat-surat ini juga memberi informasi yang tidak bandingnya mengenai diri Paulus sendiri: kepekaan pastoralnya, emosi manusiawi- nya, bimbingannya dalam *beribadah, dan penjelasan pengajarannya dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan jemaat Korintus. Paulus tiba di Korintus dari *Atena men- jelang akhir tahun 49 M, kit an waktunya dengan kedatangan *Priskila dan *Akwila. [a membuat *Krispus, pemim- pin *sinagoga, bertabat, dan tinggal di kota itu sekitar 18 bulan lamanya, Tuduhan -kira bers na 213 orang-orang Yahudi terhadap Paulus ditolak oleh *Galio (Kis, 18:16). Sekalipun begitu, Paulus memutuskan untuk pindah ke *Efesus, Paulus telah meyakinkan orang-orang, Kristen Korintus bahwa *akhirzaman ham- pir tiba, sebelum mereka mati. Dengan de- mengendurkan mereka dari ren- cana-rencana jangka panjang dan me- nyarankan cara hidup asketis dalam selang waktu yang tersisa, Seperti mereka, Paulus pun berbahasa *lidah. Ibadah penyembah- an berhala di sekeliling mereka tidak ber- arti, tidak diperhitungkan, dan ibadah Kris- ten di Korintus begitu bersemangat. Namun, berita yang sampai di *Efesus menggeli- sahkan, Paulus sedih mendengar bahwa je- maat Korintus menyombongkan *karunia- Karunia rohani mereka yang menggairah- kan dan pengetahuan khusus (gnosis) yang mereka miliki, Karena itu, ia menulis se- buah surat kepada jemaat Korintus, yang sering disebut ‘surat yang terdahulu’, yang merujuk pada 1Kor. 5:9, untuk memperingat- kan mereka agar berhati-hati dalam berhu- bungan dengan orang-orang yang tidak per- caya. Paulus juga menjelaskan tentang *ke- bangkitan orang mati, yang kelihatannya menyiratkan bahwa ada di antara mereka akan mati sebelum akhir zaman. Jelas, bah- wa surat ini menyebabkan jemaat Korintus terguncang. Mereka merasa bahwa rasul mereka telah berubah pandangan. Jemaat terpecah-pecah ke dalam berbagai faksi, dibawaht aPh pirus, los, yang juga telah mengunjungi Ke (Memang, Apoloskemungkinan telah m lis sebuah surat kepada jemaat Korintus yang dalam PB dikenal sebagai Surat Ibra- Jemaat Korintus yang telah terpecah- pecah mengirim informasi lebih lanjut ke- pada Paulus, sebagian tertulis, dan sebagian lisan. Ada pertanyaan-pertanyaan yang meminta jawabannya, dan ada komentar- komentar masam dari pembawa-pembawa surat it mengenai situasi jemaat Korintus. masyarakat (mis. menyumbangkan perahu perang untuk angkatan Jaut Atena). Rasul Paulus menggunakan kata tersebut untuk jasa pelayanan orang-orang seiman baginya (Fip. 2:30). Kemudian mendapatkan arti khusus pelayanan kepada Allah dan lebih kbusus lagi pelayanan pada *Ekaristi (*Per- jamuan Kudus); misalnya, pada Yustinus Martir, sekitar 150 M). Sekitar 215 M ba- gian-bagian dari PB dipakai dalam liturgi Hippolitus di Roma, dan tulisan Injil Lu- kas/Kisah Para Rasul menjadi dasar utama dalam penentuan bentuk awal dari alma- nak Kristen, fogia Kata benda bahasa Yunani dalam bentuk jamak (neuter plural) yang dipakai dalam *LXX untuk perkataan dari ‘Tuhan dan juga dalam PB (firman Allah, Rm. 3:21) untuk perkataan dari ‘Tuhan dalam PL. Logia menjadi istilah khusus untuk ucapan- ucapan Yesus di lingkungan Gereja Perda- na. Pada sekitar tahun 100 M *Papias dari Hierapolis menyusun suatu karya tulis yang sekarangsudah tidak ada lagi, dengan judul Eksposisi dari Logia Tuhan. Sejumlah abli PB mempertimbangkan kemungkinan bahwa karya Papias ini adalah apa yang put sumber hipotetis *Q. Sumber Q yang merupakan himpunan perkataan yang dalam berbagai bentuk dipakai il Matius dan Injil Lukas untuk me- Jengkapi bahan yang mereka ambil alih dari Injil Markus. fogos Kata bendabahasa Yunani yang bi sa diterjemahkan dengan ‘perkataan’ tetapi juga ‘pertimbangan/nalar’, atau ‘arti’ Lagim digunakan dalam filsafat Yu scjak Heraklitos (abad ke-6 sM) sampai abli filsafat Yahudi, *Philo dari Aleksandria {abad pertama M) untuk prinsip pengikat yang mendasari jagat raya. Dalam *LXX, Jogos adalah terjemahan dari kata Ibrani dabar, yang adalah firman kreatif Allah dan sejajar dengan sofia (hikmat), yaitu peng- antara Allah dalam hubungan dengan *cip- taannya (Kej. 9:1-2). Dalam Injil Yohanes LOMBA, PERLOMBAAN 243 (Yoh. 1:14) dan dalam Kitab Wahyu (Why. 19:13), Yesus disebut *Firman Allah. Ini adalah perkembangan penting dalam Kris- tologi: ini suatu pernyataan tegas bahwa firman yang adalah pengantara Allah dalam penciptaan itu adalah sama dengan manusia Yesus dari Nazaret (Yoh. 1:46). loh 1) Loh batu hukum *Taurat (Kel. 24: 12) adalah dua buah batu yang di atasnya diukir *Dasa Titah di Gunung * Sinai. 2) Loh tulis dapat juga terbuat dari ka- yu yang dilapisi lilin (Yes. 30:8; Luk. 1:63). Lois Nenek *Timotius (2Tim. 1:5). Ia di- gambarkan sebagai seorang perempuan “beriman, yang serentak menyatakan bah- wa Timotius adalah seorang Kristen angkat- an ketiga dan bahwa Gereja sudah kukuh terbentuk. Loisy, Alfred (1857-1940) Seorangahli Alkitab Perancis. Dia adalah seorang imam atolik yang menjadi salah seorang pemim- pin dari gerakan Katolik modern, yang berupaya memportemukan teologi Katolik dengan pemikiran ilmiah dan *kritik Alki- tab, Modernisme dikutuk oleh Paus Pius X pada 1907 dan Loisy dikucilkan. Ja mem- perlahankan pendapat bahw jaran ‘Yesus adalah *Kerajaan Allah, tetapi ternya- ta yang muncul adalah Ger lomba, perlombaan Pertandingan- iandingan olah raga merupakan bagian penting dari hidup kebudayaan Yunani; ter- masuk dalamnya perlombaan jalan mau- pun perlombaan berkereta, yang diadakan ntuk menghormati para dewa mereka. Se- bagai adat kafir semuanya itu menyinggung, perasaan orang Yahudi salch, khususnya pada waktu dimasyarakatkan oleh orang- orang Helenis di Yerusalem (2 Mak. 4:7-12). Namun kiasan perlombaan itu digunakan Paulus tanya suatu perasaan merendahkan (iKor. 9:25; Fp. 1:30) dan pasti Paulus sen- diri sering menontonnya, Hal itu adalah suaty bentuk upaya yang sungguh-sungguh Markus dituliskan, sudah banyak beredar secara lisan cerita-cerita tentang Yesus dan. perkataan-Nya, di lingkungan G dana. Yang dilakukan Markus ada mnilih, mengatur, menyesuaikan dan meng- artikan apa yang didapatkannya, Bahasa Yunaninya hampir tidak fasih, tetapi karya rintisannya ini memperlihatkan bahwa ia seorang pengarang yang pintar dan cerdas, berkebulatan hati untuk menjawab bebe- rapa masalah yang dihadapi orang-orang Kristen di Roma, sekitar 65-67 M, Apabila benar Injil Markus dituliskan di Roma (yang sama sekali belum pasti), maka masalah dan persoatan yang mung- kin dihadapi adalah: ‘bagaimana mungkin ‘Yesus yang dianggap orang baik, * mati seba- gai penjahat dan pengacau dari kedamaian Romawi?" ‘Apakah yang dimaksudkan Paulus ketika menulis kepada Gereja bebe- rapa tahun sebelumnya (Rm. 14), bahwa “tidak seorang pun diantara kita yang hidup untuk dirinya sendiri atau mati untuk diri- nya sendiri. Sebab jika kita hidup, kita hi- dup untuk ‘Tuhan, dan jika kita mati, kita mati untuk‘Tuhan?” ‘Mengapa Paulus men- jelaskan persekutuan Kristen itu dengan pengertian-pengertian “mati dan *bangkit, penghinaan dan “pemuliaan?” Oleh karena itu, tema Injil Markus ada- lah Mesias yang Menderita, yang mem- bangkitkan amarah karena p adalah Anak Allah yang ter: yang akhirnya bi 1 Ta bertekun sampai ke puncak yang tragis di Yerusalemn, yang adalah satuesatunya Jan kepada kejayaan. Markus menjelaskan pertentangan antara Yesus dan musuh-mu- suhnya dengan hanya merangkaikan kej dian-kejadian yang penting, anya dimulai dengan Mrk, 2:7 setelah *baptisan dan *pencobaan. ‘Tidak ada “cerita masa kanak-kanak Yesus, seperti dalam Injil Matius dan Lukas. Telapi, hari-hari akhir MARKUS, KITAB INJIL 255 Yesus dikemukan, seperti apa yang dike- mukakan dalam pemberitahuan tentang *penderite (Mrk. 8:31) yang diikuti dengan * pemuliaan-Nya enam hari kemu- dian (Mek. 9:2 Setiap pemberitahuan tentang penderi- taan Yesus diikuti olch panggilan kepada *murid-murid untuk ikut serta dalam 'bap- tisan’ (penderitaan; Mrk. 10:35-45). Injil Markus jelas dimaksudkan untuk menguat- kan persekutuannya menghadapi peny! saan, Perhatian pastoral dari penginjil Mar- kus dinyatakan dalam cerita-cerita pe- wembuhan Yesus: Dia adalah ‘Tuhan yang uh perhatian, Markus juga memiliki tema tambahan, mengenai Gereja sebagai penerus dari Isra- el secara sah menurut maksud Allah dan. itu mungkin sebabnya ia berkali- gunakan angka **dua belas’ (mengikuti ke- duabelas suku Israel); dua belas murid yang dipilih; perempuan yang menderita penda- rahan selama dua belas tahun, anak perem- puan berusia dua belas tahun yang dibang- kitkan; dua belas bakul roti yang dikum- pulkan setelah 5000 orang diberi makan, ‘Tema-tema Injil Markus lebih jelas dari- pada berila perjalanan Yesus: uraiannya tentang perjalanan Yesus pernah disamakan. dengan ‘liak-linknya lalat yang mabuk’, Pa- da akhir Injil Markus ada suatu kedalaman, yang membingungkan dan menakutkan dengan jeritan orang yang ditinggalkan (Mrk. 15:34) dan kegelapan yang mem dak (Mrk, 15: Lalu akhir cerita yang lidak dikira (Mk. 16:6) dengan ketakutan para perempuan dan kebisuan ketidaktaat- an mereka. Telapi, keadaan Gereja dan Markus ini menyiratkan bahwa mereka tidak selamanya berdiam. Dan kalimat Injil Markus, bahwa kuburan Yesus kosong (Mrk, 16:6) memperlihatkan imannya, bahwa Yesus dibenarkan. Bahwa Injil Markus berakhir pada Mrk. 16:8 telah mengesankan pembaca, seperti akhir dari i ke-8 dari Schubert atau pembagian menurut cara Romawi. Yang dimaksudkan Yesus dalam nasihat-Nya untuk berjaga-jaga (Mrk. 13:35) adalah ke- empat masa jaga di waktu malam. Dan hal ini cocok dengan keempat peristiwa dalam, cerita “penderitaan Yesus yang berikut dalam Mrk. 14-15, yaitu *Perjamuan Akhir, *Gelsemani dan penangkapan Yesus, pe- nyangkalan Petrus, dan penyerahan Yesus kepada *Pilatus. Masa Dekat *Horeb. Musa menamai tempat itu Masa (bahasa Ibrani, yang ber- arti 'mencobai’), karena di * padang gurun itu umat mencobai Allah, waktu kekurang- an air, Musa memukul batu karang dan air mengalir daripadanya (Kol. 17:7). Masada Sebuah benteng yangluas di tepi barat *Laut Mati, diperluas dan diperkuat oleh *Herodes Agung selama pemerintah- annya (37-34 sM) dan digunakan untuk menampung kerabatnya secara aman pada waktu ia tidak di tempat, Benteng ini di- rebut oleh para pemberontak Yahudi dalam permulaan perang melawan Roma pada 66 M, dan menjadi kubu perlawanan terakhir mereka. Menurut “Josephus, benteng ini cukup luas untuk menanam hasil bumi di dalamaya, cukup untuk menutup kebutuh- an para pengungsi yang ada di situ. Tetapi pada 73 M seluruh penghuninya, kecuali tujuh orang perempuan, melakukan bunuh diri setelah suatu serangan ganas orang Roma. Masora, naskah Naskah resmi Alkitab Tbrani, biasa dinyatakan dengan tanda M’ Naskah ini diselesaikan oleh para *rabi dari akhir abad pertama M, dibubuhi catatan untuk menjamin ketepatan penggandaan maupun pembacaan naskah ini, yang ha- nya menuliskan huruf matinya, Untuk menghindarkan kekacauan arti, ditam- bahkanlah tanda-tanda huruf hidup pada naskah tersebut. Ini menjadi standar di Yudaisme Barat sekitar abad ke-10 M, dan MATATIAS 257 kemudian juga di lingkungan persekutuan Yahudi pada umumnya. mata Kata'mata' terdapat dalam Alkitab, baik dengan makna harfiah, maupun me- taforis (Ayb. 14:9). Yesus menye- but mereka yang tidak berpengertian seba- gai orang buta (Mrk. 8:18). Mata yang sehat memberi penerangan untuk seluruh tubuh; schingga jika mata rohani kita sehat, seluruh kepribadian kita pun akan sehat (Mat. 6:22- 23). mata air Sumber air yang mengalir se- cara alamiah, yang berbeda dengan sumur atau waduk, Di *Galilea atas terdapat ba- nyak mata air. Mata air-mata air tersebut memberi rasa aman (Yes. 41:17-18) dan di- gambarkan berada di antara mereka yang diberkati di masa yang akan datang secara eskhatologis (Yeh. 47:1-12). “Yeremia (2:13) menganggap * Yahweh sebagai mata air ke- hidupan — seperti yang dijanjikan Yesus, akan diberikan kepada perempuan *Sama- ria (Yoh. 4:10). matahari Petunjuk matahari dalam Alki- tab mencakup pengaruhnya yang baik untuk pertanian (UL. 33:14), dan juga huka- luka merugikan yang disel 121:6). Matahari melambangkan *kemu- lian Allah (Why. 1:16), telapi pada *hari ‘Tuhan, matahari akan menjadi gelap (Yl. 2:10; Why. 6:12). Pemujaan matahari umum dilakukan orang di dunia kuno, tetapi dilarang bagi orang Israel. Matatias Nama yang umum di zaman Makabe. Yang paling terkenal ialah imam yang mengobarkan pemberontakan mela- wan para penguasa Seleukid di Modein pa- da, 167 sM. Kelima putranya melanjutkan. perang melawan upaya *Helenisasi. Dua orang nenek moyang Yesus bernama demi- kian, yang dalam Luk. 3:25 disebut Matt 11:5), yang pada umumnya digunakan pada lerjemahan bahasa Inggris untuk objek- objek penyembahan bangsa-bangsa. Pada abad ke-8 sM, terdapat pertentangan tajam mengenai ketepatan patung-patung atau gambar-gambar Kristus dan orang-orang kudus dalam Gereja, yang akhimnya disele- saikan dengan tetap mendukung gambar- gambar dan patung-patung itu hingga Refor- masi, ketika kaum Protestan menghan kan banyak patung dan temp: patung berhala |arangan PL. mengenai penyembahan *berhala (UL. 4:15-18) di- perbarui oleh umat *Kristen ketika mereka menghadapi perintah untuk menyembah patung kaisar Romawi (Why. 14:9-11). Na- mun, PL (Yes. 46:6) terlalu dipengaruhi ole polemik keagamaan yang menduga bahwa orang-orang “Babel menyembah patung itu sendiri, Sesungguhnya roh dewa itulah yang dihormati. Paulus, Rasul Scorang teolog besar — kadang-kadang malah dlipandang sebagai pendiri kekristenan— yang sural nya menjadi bagian utama dari PB. Tidak ada keraguan berarti mengenai keaslian surat-surat Paulus kepada jemaat-jemaat di Roma, Korintus, Galati lan kepada Filemon; dan banyak abli juga menerima keaslian 1’Tesalonika dan Kolose, Surat Efe- sus biasa dipandang sebagai suatu ikhtisar teologi Paulus daripada surat tulisan Paulus. Dan *Surat-surat Pastoral tidak lazim digu- nakan sebagai bukti pemikiran Paulus atau bukti dari penahanan Paulus setelah Kis. 28. Surat-surat Paulus dituliskan untuk keadaan khusus dan didiktekan kepada seorang penulis, seperti Tertius (Rm. 16:22), sehingga menjadi kesaksian langsung dari kehidupan dan ketegangan-ketegangan Gereja Perdana, serta memberi informasi ‘afis mengenai Paulus. Sedangkan ih Para Rasul, misalnya adalah PAULUS, RASUL 309 ral ural Paulus, maupun Kitab Kisah Para Rasul, tidak ada yang menggambarkan bagaimana rupa Paulus secara lahiriah. “Tetapi, suatu tulisan yang tidak terpereaya dari abad keduaM (Akta Paulus dan Thecla), menggambarkan Paulus itu pendek, botak, berkaki bengkok; berpenampilan penuh angal, dengan alis mata yang menyatu dan berhidung sed surat-surat Paulus s rintus, dapat disimpulkan bahwa Paulus adalah scorang guru yang cakap dan mem- banggakan, namun juga rendah hati, cer- mat dan mudah marah, sekalipun juga mu- dah mengampuni dan bermurah hati. Ja memenangkan kesetiaan, bahkan cinta kasih dari murid-muridnya (Gal, 4:15) dan ia mempunyai perhatian pastoral yang mendalam untuk jemaat-jemaatnya; ia juga ingin sekali menumbuhkan damai di antara mereka yang tidak senang, namun ia di- benci oleh orang Yahudi, karena dianggap murtad. Kalaupun surat-surat itu bukan susastra, karena tidak dimaksudkan untuk dipubli- kasi atau diturunkan untuk angkatan jutnya, Paulus bukannya tidak berpendi- dikan. la dilahirkan sekitar 10 M dalam keluarga Yahudi ortodoks (FIp. *Tarsus i rumah dan pergi ke Yerusalem (Kis. dan dilatih oleh orang-orang *Farisi. la menjadi penganiaya Kristen dan sebagai penganiaya itu ia pergi ke *Damaski da 34 atau 35 M), lalu menerima panggilan (Gi 3) untuk mengikut Yesus sebagai *Mosias dan memberitakan Injil kepada bangsa-bangsa *bukan Yahudi. Paulus di- lengkapi untuk tugas seperti itu, dengan penguasaan bahasa Yunani, kalaupun da- lam pemikirannya ia sangat Ibrani. Paulus adalah seorang yang mempu- nyai kedudukan terhormat di masyarakat, sebagai warga kota Yunani dan sebagai warga *Roma (m kewarganegaraan Roma itu tidak pernah . Pada usia muda ia mes 312 PAULUS, SERGIUS mimpin Gereja di Yerusalem menerima keabsahan misinya di antara orang bukan Yahudi, ang bukan Yahudi itu dibaptiskan tanpa ditundukkan pada hu- kum Taurat Yahudi, Pasti ia juga berpenda- pat bahwa bantuan finansial itu akan men- dukung cita-citanya, Portemuan Paulus dengan *Galio di *Korintus (Kis, 18:12-17) mungkin terjadi sekitar 50-51 M, dan penghukuman mati- nya di *Roma mungkin lerjadi pada 62 M, mungkin juga 64 M. Lihat artikel Nero. Berkali-kali dalam sejarah Gereja, pi- kiran Paulus, khususnya dalam suratnya kepada jemaat Roma, telah membangkit- kan gerakan baru yang kreatif: Augustinus, Luther, Wesley, *Barth, Paulus, Sergius Gubenur dari *Siprus, 47-48 M yang sangal terkesan oleh Paulus (Kis. 13:7). Namanya menempatkan dia ke dalam keluarga bangsawan. Pekah Raja Israel (737-732 5M) setelah membunuh Pe h *Hos bunuh ol rang melawan *Asyur dan berupaya me- maksa * Yehuda masuk ke dalam perse- kongkolan itu. Telapi *Ahas, raja Yehuda, berlawanan dengan nasihat Ye justru mencari pertolongan Asyur yang memaksanya segera menyerbu Israel. pekan/minggu Orang Yahudi dan orang Kristen menghitung waktu dalam hitungan pekan dari tujuh hari. Tetapi, sementara orang Yahudi memandang hari Sablu, hari *Sabat, sebagai hari istirahat (lih. Ke}. 2:2-3), oran mulai me dang hari pertama (Minggu) yang islimewa sebagai hari *kebangkitan ‘luhan (Kis. 20:7). nan- Pela Sebuah kola dari *Dekapolis (Mrk. 5:20) yang direbut untuk kerajaan Roma oleh Pompeyus pada 63 5M; terletak 29 km sebelah selatan Laut *Galilea dan sebelah timur *Yordan, Berdasarkan Mrk, 13:14 te- lah dikemukakan bahwa pada 66 M orang Kristen melakukan eksodus massal me- ninggalkan Yerusalem untuk melarikan di- ridari kehancuran oleh pengepungan mu- suh yang nyata di depan anata; dan Pela ada- lah tempat mereka melarikan diri. Tetapi, perkataan Yesus di Mrk. 13 bertentangan dengannya karena membayangkan suatu pelarian dari daerah pedesaan dalam ke- adaan tak terduga yang sangat mendesak (sckalipun tidak ada bukti peninggalan . tetapi pelatian ke kota Yuna- {oleh Eusebius, al rah dari abad ke-4). pelacuran Bagian dariagama kesuburan *Kanaan yang dicoba ditekan oleh orang- orang Israel yang menyembah *Yahweh. Namun, secara perorangan ada perempuan Ibrani yang melayani kebutuhan seksual dengan dibayar dan tidak dicap cacat noda. nal adalah *Rahab, ata Tbrani (Yc *silsilah Yesus pelangi Dipercaya adalah tanda dari janji Allah setelah “air bab untuk tidak me- musnahkan duria lagi (Kej. 9:12-13). Kein- dahan pelangi patut dipuji (Sir. 43:11) dan merupakan bagian dari *kemuliaan di sekitar Allah (Why. 10:1). pelayan 1) Orang yang melayani secara pribadi atau secara rohani, seperti yang di- lakukan Markus kepada Paulus (Kis. 13:5), alau yang dilakukan para *imam pada mezbah di Bait Allah (Yeh. 45:4), Sejauh suatu negara itu berfungsi sebagai abdi Allah, para pejabatnya dapat disebut pela- yan Allah (Rm. 13:4). Paulus sendiri adalah seorang pelayan pada waktu dia mengum- pulkan *kolekte (sumbangan) untuk orang sare