Anda di halaman 1dari 2

1.

Jelaskan kelemahan sistem dan prosedur pembentukan penyisihan piutang


tidak tertagih yang dievaluasi secara individual di PT JAYA
Kurangnya selektif dan kejelian pemilihan customer yang dilakukan
oleh si bagian pemasaran yang tidak mampu menilai kemampuan si
pelanggan membayar utang di masa depan. Karena pada kasus diatas
dinyatakan bahwa arus kas dari kegiatan operasional PT ABADI
kemungkinan tidak mencukupi untuk menyelesaikan utangnya kepada

PT JAYA.
Pemberian diskon atau keringanan (konsesi) yang diberikan oleh
bagian keuangan untuk pelanggan. Karena bisa saja si pelanggan
hanya tergiur diskon yang ditawarkan tanpa melihat bahwa
kemampuan mereka ternyata tidak mencukupi untuk menyelesaikan

utangnya pada PT JAYA.


Ada indikasi kesulitan keuangan yang dialami oleh PT JAYA atau si
pihak peminjam karena pada tahun 2015 si PT JAYA mendapatkan
kredit modal kerja senilai Rp100 miliar dengan bunga 12% dan
membayar provisi 1% dari pokok pinjaman.

2. Bagaimana sistem dan prosedur tersebut yang seharusnya?


Bagian pemasaran seharusnya lebih selektif dan jeli dalam memilih
dan menilai kemampuan pelanggan membayar utangnya di masa

depan.
Lebih hati-hati dalam penetapan dan pemberian diskon atau
keringanan yang sesuai dengan kemampuan untuk pelanggan dalam

membayar utangnya.
Seharusnya PT JAYA sudah tahu bahwa kondisi keuangannya sedang
mengalami kesulitan, maka seharusnya lebih selektif memilih
pelanggan dan juga memberikan diskon kepada pelanggan, mana
pelanggan yang kira-kira dapat mampu membayar utangnya ke PT
ANDAL.

3. Berapa jumlah penyisihan piutang tidak tertagih atas piutang PT ABADI


yang seharusnya?
Jumlah piutang tak tertagih PT ABADI menurut PSAK 55 paragaf 63:
Jika terdapat bukti objektif bahwa kerugian penurunan nilai
telah terjadi atas pinjaman yang diberikan dan piutang atau

investasi dimiliki hingga jatuh tempo yang dicatat pad


abiaya perolehan diamortisasi, maka jumlah kerugian
tersebut diukur sebagai selisih antara jumlah tercatat
aset dan nilai kini estimasi arus kas masa depan (tidak
termasuk kerugian kredit masa depan yang belum terjadi)
yang didiskonto menggunakan suku bunga efektif awal dari
aset tersebut (yaitu suku bunga efektif yang dihitung pada
saat pengukuran awal). Jumlah tercatat aset tersebut
dikurangi, baik secara langsung maupun mengunakan
akun cadangan. Jumlah kerugian yang terjadi diakui di
laba rugi.