Anda di halaman 1dari 3

NO.

DOKUMEN
001/ADM/2011

NO. REVISI

HALAMAN
1/2

Ditetapkan oleh Direktur,


STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Tanggal Terbit
11 Maret 2011
Dr. Victor Sugiarto, MM

1. PENGERTIAN
2. TUJUAN

Proses bayi menyusui segera setelah dilahirkan,


dimana bayi dibiarkan mencari puting susu ibunya
sendiri (tidak disodorkan ke puting susu )
Agar membantu dalam keberlangsungan pemberian ASI
eksklusif (ASI saja) dan lama menyusui.

3. KEBIJAKAN
4. PROSEDUR

A.PERSIAPAN ALAT
Selimut
B.PERSIAPAN PASIEN
Bayi ditengkurapkan di dada atau perut ibu, dengan kulit bayi
melekat pada kulit ibu.
C.PERSIAPAN LINGKUNGAN
Pastikan lingkungan aman dan nyaman
D. PELAKSANAAN
1. Bayi lahir, segera dikeringkan secepatnya
terutama kepala, kecuali tangannya tanpa
menghilangkan vernix mulut dan hidung bayi
dibersihkan, tali pusat diikat.
2. Bayi ditengkurapkan di dada perut ibu dengan kulit
bayi melekat pada kulit ibu dan mata bayi setinggi
putting susu.
3. Anjurkan ibu menyentuh bayi untuk merangsang
bayi.
4. Biarkan bayi mencari putting sendiri.
5. Ibu didukung dan dibantu mengenali perilaku bayi
sebelum menyusui.
6. Biarkan kulit kedua bayi bersentuhan dengan kulit
ibu selama paling tidak 1 jam.
7. Bila dalam 1 jam menyusui awal belum terjadi,
bantu ibu dengan mendekatkan bayi ke putting
tapi jangan memasukkan putting ke mulut
bayi.Beri waktu kulit melekat pada kulit 30 menit

4. UNIT TERKAIT
5. DOKUMEN TERKAIT

atau 1 jam lagi.


8. Setelah setidaknya melekat kulit ibu dan kulit bayi
setidaknya 1 jam atau selesai menyusui awal, bayi
baru dipisahkan untuk ditimbang, diukur, dicap,
diberi vit k.
9. Rawat gabung bayi; Ibu dan bayi dirawat dalam 1
kamar, dalam jangkauan ibu selama 24 jam.
10. Berikan ASI saja tanpa minuman atau makanan
lain kecuali atas indikasi medis.Tidak diberi dot
atau empeng.
Perinatologi
Ruang bersalin

Anda mungkin juga menyukai