Anda di halaman 1dari 23

ENERGI ALTERNATIF

MAKALAH

Disusun untuk melengkapi tugas mapel Fisika

Oleh :
Kartika Nurmalia Anggraeni
(XI IPA-2 / 19)

SMA NEGERI

3 PURWOREJO

TAHUN AJARAN 2011/2012

ENERGI ALTERNATIF

MAKALAH

Disusun untuk melengkapi tugas maple Fisika

Oleh :
Kartika Nurmalia Anggraeni
(XI IPA2 / 19)

SMA NEGERI

3 PURWOREJO

TAHUN AJARAN 2011/2012

PENGESAHAN

Makalah ini dibuat dan di sah kan guna melengkapi tugas akhir semester I
mata pelajaran Fisika, pada tahun ajaran 2011/2012 yang di sah kan pada :
Hari, Tanggal
Tempat

:
: SMA Negeri 3 Purworejo

Mengetahui,
Guru Pembimbing

Yazid Mubasir, S.Pd.


NIP. 198107152003121002

ii

PERSEMBAHAN

Makalah ini penulis persembahkan kepada :


1.
2.
3.
4.
5.

Orang tua kami tercinta.


Ibu Dra. Sri Sujarotun, S.Pd, selaku Kepala Sekolah.
Bapak Yazid Mubasir, S.Pd, selaku Guru Pembimbing.
Bapak dan Ibu guru SMA Negeri 3 Purworejo.
Siswa-siswi SMA Negeri 3 Purworejo.

iii

MOTTO

Pada punggung setiap orang terdapat sebuah etiket yang menjadi dasar bagi
orang lain untuk menillai dirinya dan yang hanya dia sendiri yang tidak
melihatnya. (Paul Brulet)
Ingatlah bahwa apa yang hari ini tak mau Anda mulai mengerjakannya, besok
pun belum belum tentu Anda mau mulai mengerjakannya. (Bennin)

Kebahagiaan tidak terletak pada apa yang kita miliki dari keinginan itu,
melainkan karena tidak menginginkan apa yang tidak dapat kita miliki.
(Princes Remaja)

Carilah ilmu sampai ke negeri Cina


No rose without Thorn, No Gain without Pain, No sweet without Sweat
(Tidak ada keberhasilan tanpa pengorbanan)
Kegagalan adalah Keberhasilan yang tertunda.

Pengalamn adalah guru yang terbaik.

iv

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr.Wb
Atas berkat rahmat Allah Ynag Maha Esa serta bimbingan . maka kami dapat
menyusun Makalah ini dengan baik.
Oleh karena itu, kami sangat berterima kasih kepada :
1. Ibu Sri Sujarotun S.Pd selaku Kepala sekolah SMA Negeri 3 Purworejo.
2. Bapak Yazid Mubasir, S.Pd. selaku Guru Pembimbing.
3. Orang tua kami yang telah memberikan biaya demi tersusunnya makalah ini.
Demikian kata pengantar ini kami sampaikan. Semoga dengan penyusunan
Makalah ini dapat menambah nilai Fisika.
Namun, kami mmenyadari bahwa Makalah ini masih belum sempurna.
Maka dari itu kami mohon kritik dan saran dari pihak manapun demi perbaikan dan
penyempurnaan Makalah ini .
Apabila ada salah kata kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Purworejo,

November

2011

Penyusun

DAFTAR ISI

HALAMAN
JUDUL
.i
PENGESAHAN
.ii
PERSEMBAHAN
.iii
MOTTO
.iv
KATA
PENGANTAR
v
DAFTAR
ISI
.vi
BAB I:
PENDAHULUAN
1
A. Latar Belakang
Masalah
1
B. Tujuan
Penulisan
1
C. Metode Pengumpulan
Data..1
BAB II:
SUMBER ENERGI
ALTERNATIF2
A. Sumber Energi
Alternatif
.2
B. Tujuan dari Pemanfaatan Energi
Alternatif3
C. Bentuk Energi Alternatif Saat
Ini.3
D. Konsep Baru Energi
Alternatif..4

BAB III:
BIOGAS
6
A. Teknologi
Biogas
.6
B. Alat Pembangkit
Biogas
.7
C. Energi Alternatif dari Kotoran
Sapi8
BAB IV:
ENERGI ALTERNATIF SEBAGAI
TERBAHARUKAN.9
A. Energi Terbaharukan sebagai Alternatif Energi Tak
Terbaharukan..9
B. Macam-macam Energi
Terbaharui9
BAB V
PENUTUP
.12
A. Kesimpulan
..12
B. Saran
.12
DAFTAR
PUSTAKA
.13
vi

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Energi alternatif adalah istilah yang merujuk kepada semua energi


yang dapat digunakan yang bertujuan untuk menggantikan bahan bakar
konvensional tanpa akibat yang tidak diharapkan dari hal tersebut.
Umumnya, istilah ini digunakan untuk mengurangi penggunaan bahan bakar
hidrokarbon yang mengakibatkan kerusakan lingkungan akibat emisi karbon
dioksida yang tinggi, yang berkontribusi besar terhadap pemanasan global
berdasarkan Intergovernmental Panel on Climate Change. Selama beberapa
tahun, apa yang sebenarnya dimaksud sebagai energi alternatif telah
berubah akibat banyaknya pilihan energi yang bisa dipilih yang tujuan yang
berbeda dalam penggunaannya.
Istilah "alternatif" merujuk kepada suatu teknologi selain teknologi
yang digunakan pada bahan bakar fosil untuk menghasilkan energi. Teknologi
alternatif yang digunakan untuk menghasilkan energi dengan mengatasi
masalah dan tidak menghasilkan masalah seperti penggunaan bahan bakar
fosil.
Oxford Dictionary mendefinisikan energi alternatif sebagai energi yang
digunakan bertujuan untuk menghentikan penggunaan sumber daya alam
atau pengrusakan lingkungan.

B. Tujuan Penulisan
1. Untuk menambah pengetahuan bagi pembaca tentang energi alternatif.
2. Memberi pengetahuan tentang berbagai sumber energi alternatif yang

dapat kita manfaatkan


3. Dan memberi informasi adanya energi alternatif yang dapat dimanfaatkan
dalam kehidupan.
C. Metode Pengupulan Data
Penulis dalam mengumpulkan data-data memperoleh dengan cara
study pustaka, yaitu dengan cara mencari sumber-sumber tertulis dari buku
yang berada di perpustakaan dan di internet.

BAB II
SUMBER ENERGI ALTERNATIF

A. Sumber Energi Alternatif


Energi yang sering kita pakai sehari-hari semakin lama semakin
berkurang atau menipis. Karena banyaknya pemakaian yang tidak terkontrol
sehingga menimbulkan kelangkaan atau bahkan habis sama sekali. Untuk itu
sekarang perlu dipikirkan adanya energi alternative untuk pengganti dari
energi yang biasanya sering dipakai. Berikut adalah berbagai sumber energi
alternatif yang dapat kita manfaatkan, diantaranya yaitu :
1. Angin.
Tenaga kinetik angin sekarang sudah mulai banyak dipergunakan
sebagai pemutar angin dengan menggunakan turbin angin baik untuk
rumah maupun untuk keperluan bisnis. Satu turbin angin dapat berharga
dua setengah milyar rupiah sampai dengan 10 milyar rupiah, tergantung
dari ukurannya. Tapi satu turbin saja dapat menghidupi sampai dengan
tiga puluh rumah, tapi karena angin tidak selalu bertiup, tenaga cadangan
harus selalu tetap tersedia, misalnya dari PLN.
2. Matahari.
Negara kita yang kaya matahari tampaknya sangat cocok
menggunakan sumber daya ini. Coba gunakan atap yang terbuat dari
sistem tenaga surya yang disebut sel fotovoltaik. Harganya memang tidak
murah, untuk atap ukuran standar dapat mencapai 200 juta rupiah. Tapi
sistem ini sangat mengurangi tagihan listrik pemilik rumah, apalagi
dengan sistem tagihan PLN yang ada sekarang.
3. Biodiesel.
Bahan dasar bahan bakar ini dibuat dari tumbuhan seperti kedelai,
kelapa dan sebangsanya, biodiesel adalah bahan bakar non-toxic yang
dapat dicampurkan dengan minyak diesel biasa atau digunakan
sebagaimana adanya untuk mengurangi emisi.
4. Nuklir.
Dengan bahan bakar uranium, logam yang ditemukan di bebatuan,
dan diproses di reaktor nuklir, energi panas yang ada akan digunakan
sebagai bahan untuk memutar turbin yang ada. Sumber energi ini tidak
melepaskan emisi gas rumah kaca dan tidak malah. 20% sumber listrik di
Amerika sudah berbahan bakar nuklir.
5. Hidrogen.
Bagaimana caranya anda menciptakan sumber daya yang sama
sekali tidak mengeluarkan apapun kecuali air bersih? Jawabannya adalah
sel bahan bakar hidrogen. Masalah yang ada sekarang adalah untuk
memisahkan hidrogen dari bentuk komposisinya.

2
Misalnya rantai karbon atau air, berarti menggunakan sumber daya
lainnya. Penyimpanan hidrogen juga tidak mudah, karena kepadatannya
sangat rendah, maka sangatlah sulit untuk menempatkan hidrogen dalam
jumlah besar dalam ruangan yang sempit. Oleh karena itulah, walaupun
banyak kendaraan mulai menggunakan hidrogen sebagai bahan bakarnya,
masih sulit didirikan stasiun pengisian hidrogen.
B. Tujuan dari Pemanfaatan Energi Alternatif
Penggunaan energi alternatif berdasarkan faktor ekonomi, sebagai suatu
sumber energi baru bertujuan untuk menggantikan sumber energi yang lama
yang semakin langka dan mahal, tidak ekonomis lagi, atau tidak dapat
diakses lagi, yaitu :

Batu bara sebagai alternative kayu


Bahan bakar minyak sebagai alternative minyak ikan paus
Alkohol sebagai enegi alternative bahan bakar fosil
Gasifikasi bbatu bara sebagai bahan bakar minyak yang mahal
Energi terbarukan sebagai energy alternative tak terbarukan

C. Bentuk Energi Alternatif Saat Ini


1. Energi alternatif yang bersahabat dengan lingkungan
Sumber energi terbarukan seperti biomassa kadang-kadang disebut
sebagai alternatif untuk bahan bakar fosil yang membahayakan bagi
ekologi, karena jika biomassa dikomersialkan dikhawatirkan akan
membahayakan hutan sebagai penghasil biomassa terbesar (kayu juga
merupakan biomassa). Energi terbarukan belum tentu energi alternatif
dengan tujuan tersebut. Seperti contoh, di Belanda, yang pernah
digunakan minyak kelapa sawit sebagai bahan bakar bio, saat ini
dihentikan akibat bukti ilmiah bahwa penggunaannya menciptakan
kerusakan lebih parah dibandingkan bahan bakar fosil, seperti
kemungkinan ekspansi lahan kelapa sawit yang dapat menghabiskan
hutan alami. Mengenai bahan bakar bio dari bahan pangan, realisasi
mengkonversi seluruh hasil panen di Amerika Serikat hanya mampu
menggantikan 16% bahan bakar mobil yang dibutuhkan, dan pemusnahan
hutan hujan tropis, yang selama ini sebagai penyerap CO 2, untuk dijadikan
ladang penghasil bahan bakar bio, sangat jelas akan mengakibatkan efek
negatif yang sangat signifikan bagi ekologi dan menghasilkan peningkatan
harga bahan pangan akibat kompetisi pasar. Saat ini, alternatif terhadap
bahan bakar bio berkelanjutan sedang diupayakan dalam bentuk etanol
selulosit.
2. Alternatif "zero carbon"

Dari sudut pandang isu perubahan iklim, bahan bakar ekonomis rendah
karbon adalah sumber alternatif untuk mengeliminasi emisi karbon dan
metana. Demi tujuan ini, sumber energi terbarukan dan berkelanjutan
seperti biomassa, dan hidrogen yang dihasilkan dari gas alam, tidak
tersedia secara ekonomis untuk melawan peningkatan karbon secara
global.
3

Energi nuklir dan tehnik penangkapan dan penyimpanan karbon seperti


teknologi batu bara bersih adalah teknologi energi alternatif yang rendah
emisi karbonnya, namun tidak sesuai dengan tujuan bahwa energi
alternatif harus tidak merusak lingkungan.
3. Alternatif kemandirian energi
Di Eropa, terdapat harapan untuk lebih mandiri dan tidak bergantung
lagi terhadap suplai energi (minyak dan gas) dari Rusia, begitu juga di
Amerika Serikat yang berharap terbebas dari impor minyak yang
diproduksi oleh negara lain. Dari sudut pandang ini, gas alam domestik,
bahan bakar fosil, adalah energi alternatif terhadap bahan bakar yang
diimpor dari luar. Ini adalah sudut pandang T. Boone Pickens yang
menjelaskan Pickens Plan untuk kemandirian energi, dan merefleksikan
undang-undang di Negara Bagian Florida, Amerika Serikat. Meski gas alam
tidaklah dapat diperbarui, namun dalam sudut pandang ini, hal tersebut
adalah energi alternatif.
D. Konsep Baru Energi Alternatif
1. Area penangkapan energi angin mengapung
Area penangkapan energi angin mengapung sama dengan area
penangkapan energi angin biasa namun mengapung di tengah-tengah
lautan. Area penangkapan energi angin lepas pantai dapat ditempatkan di
perairan sedalam 40 meter. Keuntungan area penangkapan energi angin
mengapung adalah kemampuannya menangkap energi angin di tengah
lautan tanpa halangan bukit, pepohonan, dan bangunan; angin di tengah
lautan dapat mencapai kecepatan dua kali kecepatan angin di daratan.
Perusahaan energi Norwegia, StatoilHydro, akan melakukan percobaan
pertama area penangkapan energi angin mengapung di musim gugur
2009.
2. Biogas hasil pencernaan
Biogas hasil pencernaan berhubungan dengan pemanfaatan gas
metana yang dilepaskan ketika kotoran hewan membusuk. Gas ini dapat
diperoleh dari sampah dan sistem saluran limbah. Sistem penghasil
biogas digunakan untuk menghasilkan untuk memproses gas metana

melalui bakteri atau dekomposer yang memecah biomassa dalam


lingkungan atau kondisi anaerobik. Gas metana yang dikumpulkan dan
dimurnikan dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif.
3. Heliokultur
Heliokultur adalah proses memanen energi matahari menjadi bahan
bakar dengan memindahkan karbon dioksida di atmosfer dengan
memanfaatkan pertanian.

4
4.

Energi alternatif dalam transportasi


Akibat peningkatan harga gas di tahun 2008 dengan peningkatan harga
bahan bakar hingga 4 US dollar per galon ketika itu, telah ada gerakan
untuk mengembangkan kendaraan dengan efisiensi bahan bakar yang
lebih tinggi serta kendaraan dengan bahan bakar alternatif. Menanggapi
hal tersebut, banyak perusahaan kecil meningkatkan penelitian dan
pengembangan untuk secara radikal mengubah cara menggerakkan
kendaraan pribadi. Dan saat ini, kendaraan Hybrid dan bertenaga baterai
telah tersedia secara komersial dan dapat diterima masyarakat secara
luas di seluruh dunia.

BAB III
BIOGAS

Kelangkaan bahan bakar minyak, disebabkan oleh kenaikan harga


minyak dunia . Penghematan ini sebetulnya harus digerakkan sejak dahulu
karena pasokan bahan bakar yang berasal dari minyak bumi adalah sumber
energi fosil yang tidak dapat diperbarui (unrenewable). Untuk menghemat
bahan bakar minyak (BBM) adalah mencari sumber energi alternatif yang
dapat diperbarui (renewable).
Sebetulnya sumber energi alternatif cukup tersedia. Misalnya, energi
matahari di musim kemarau atau musim kering, energi angin dan air. Tenaga
air memang paling banyak dimanfaatkan dalam bentuk pembangkit listrik
tenaga air (PLTA), namun bagi sumber energi lain belum kelihatan secara
signifikan.
Energi terbarukan lain yang dapat dihasilkan dengan teknologi tepat
guna yang relatif lebih sederhana dan sesuai untuk daerah pedesaan adalah
energi biogas dengan memproses limbah bio atau bio massa di dalam alat
kedap udara yang disebut digester. Biomassa berupa limbah dapat berupa
kotoran ternak bahkan tinja manusia, sisa-sisa panenan seperti jerami, sekam
dan daun-daunan sortiran sayur dan sebagainya. Namun, sebagian besar
terdiri atas kotoran ternak.
A. Teknologi Biogas

Gas methan terbentuk karena proses fermentasi secara anaerobik


(tanpa udara) oleh bakteri methan atau disebut juga bakteri anaerobik
dan bakteri biogas yang mengurangi sampah-sampah yang banyak
mengandung bahan organik (biomassa) sehingga terbentuk gas methan
(CH4) yang apabila dibakar dapat menghasilkan energi panas. Sebetulnya
di tempat-tempat tertentu proses ini terjadi secara alamiah sebagaimana
peristiwa ledakan gas yang terbentuk di bawah tumpukan sampah di
Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA). Gas methan sama dengan gas
elpiji (liquidified petroleum gas/LPG), perbedaannya adalah gas methan
mempunyai satu atom C, sedangkan elpiji lebih banyak.
Pengembangan alat pembangkit gas bio dengan prinsip yang sama,
yaitu menciptakan alat yang kedap udara dengan bagian-bagian pokok
terdiri atas pencerna (digester), lubang pemasukan bahan baku dan
pengeluaran lumpur sisa hasil pencernaan (slurry) dan pipa penyaluran
gas bio yang terbentuk.
Dengan teknologi tertentu, gas methan dapat dipergunakan untuk
menggerakkan turbin yang menghasilkan energi listrik, menjalankan
kulkas, mesin tetas, traktor, dan mobil. Secara sederhana, gas methan
dapat digunakan untuk keperluan memasak dan penerangan
menggunakan kompor gas sebagaimana halnya elpiji.

6
B. Alat Pembangkit Biogas
Ada dua tipe alat pembangkit biogas atau digester, yaitu tipe
terapung (floating type) dan tipe kubah tetap (fixed dome type). Tipe
terapung yang terdiri atas sumur pencerna dan di atasnya ditaruh drum
terapung dari besi terbalik yang berfungsi untuk menampung gas yang
dihasilkan oleh digester. Sumur dibangun dengan menggunakan bahanbahan yang biasa digunakan untuk membuat fondasi rumah, seperti pasir,
batu bata, dan semen.
Tipe kubah adalah berupa digester yang dibangun dengan menggali
tanah kemudian dibuat bangunan dengan bata, pasir, dan semen yang
berbentuk seperti rongga yang ketat udara dan berstruktur seperti kubah
(bulatan setengah bola). alat ini penggunaannya meliputi untuk
menggerakkan alat-alat pertanian dan untuk generator tenaga listrik.
Terdapat dua macam tipe ukuran kecil untuk rumah tangga dengan
volume 6-10 meter kubik dan tipe besar 60-180 meter kubik untuk
kelompok.
Di dalam digester bakteri-bakteri methan mengolah limbah bio atau
biomassa dan menghasilkan biogas methan. Dengan pipa yang didesain
sedemikian rupa, gas tersebut dapat dialirkan ke kompor yang terletak di
dapur. Gas tersebut dapat digunakan untuk keperluan memasak dan lainlain. Biogas dihasilkan dengan mencampur limbah yang sebagian besar

terdiri atas kotoran ternak dengan potongan-potongan kecil sisa-sisa


tanaman, seperti jerami dan sebagainya, dengan air yang cukup banyak.
Untuk pertama kali dibutuhkan waktu lebih kurang dua minggu
sampai satu bulan sebelum dihasilkan gas awal. Campuran tersebut selalu
ditambah setiap hari dan sesekali diaduk, sedangkan yang sudah diolah
dikeluarkan melalui saluran pengeluaran. Sisa dari limbah yang telah ?
dicerna? oleh bakteri methan atau bakteri biogas, yang disebut slurry
atau lumpur, mempunyai kandungan hara yang sama dengan pupuk
organik yang telah matang sebagaimana halnya kompos sehingga dapat
langsung digunakan untuk memupuk tanaman, atau jika akan disimpan
atau diperjualbelikan dapat dikeringkan di bawah sinar matahari sebelum
dimasukkan ke dalam karung.
Untuk permulaan memang diperlukan biaya untuk membangun
pembangkit (digester) biogas yang relatif besar bagi penduduk pedesaan.
Namun sekali berdiri, alat tersebut dapat dipergunakan dan menghasilkan
biogas selama bertahun-tahun. Untuk ukuran 8 meter kubik tipe kubah
alat ini, cocok bagi petani yang memiliki 3 ekor sapi atau 8 ekor kambing
atau 100 ekor ayam di samping juga mempunyai sumber air yang cukup
dan limbah tanaman sebagai pelengkap biomassa. Setiap unit yang diisi
sebanyak 80 kilogram kotoran sapi yang dicampur 80 liter air dan
potongan limbah lainnya dapat menghasilkan 1 meter kubik biogas yang
dapat dipergunakan untuk memasak dan penerangan. Biogas cocok
dikembangkan di daerah-daerah yang memiliki biomassa berlimpah,
terutama di sentra-sentra produksi padi dan ternak di Jawa Tengah, Jawa
Timur, Sulawesi Selatan, Bali, dan lain-lain.
Pembangkit biogas juga cocok dibangun untuk peternakan sapi
perah atau peternakan ayam dengan mendesain pengaliran tinja ternak
ke dalam digester. Kompleks perumahan juga dapat dirancang untuk
menyalurkan tinja ke tempat pengolahan biogas bersama.

7
Negara-negara maju banyak yang menerapkan sistem ini sebagai bagian
usaha untuk daur ulang dan mengurangi polusi dan biaya pengelolaan
limbah. Jadi dapat disimpulkan bahwa biogas mempunyai berbagai
manfaat, yaitu menghasilkan gas, ikut menjaga kelestarian lingkungan,
mengurangi polusi dan meningkatkan kebersihan dan kesehatan, serta
penghasil pupuk organik yang bermutu.
C. Energi Alternatif dari Kotoran Sapi
Saat ini, berbagai macam upaya terus dilakukan untuk mengganti
sumber energi-utamanya dari gas dan minyak bumi agar tidak habis.
Salah satunya dengan mengembangkan aneka sumber energi alternatif.
Yaitu dengan mencoba memanfaatkan limbah peternakan untuk membuat
sebuah gas yang bisa diubah menjadi sumber energi.

Hal tersebut memanfaatkan bakteri khusus untuk mengurai kotoran


sapi menjadi metana. Gas inilah yang nantinya bisa diolah menjadi
sumber energi baru. Selain itu, dengan bakteri ini, pencemaran dari
kotoran sapi, baik bau ataupun limbahnya, bisa dihilangkan.
Selama ini, kita mengenal kotoran sapi bisa diolah menjadi pupuk.
Selain itu, kala kenaikan harga BBM beberapa waktu silam, teknologi ini
rupanya juga sudah berhasil diterapkan oleh salah satu peternak di
Indonesia, meskipun belum canggih. Jadi, untuk menjadikan hal ini
sebagai salah satu solusi kenaikan harga BBM belakangan ini.

BAB IV
ENERGI ALTERNATIF SEBAGAI TERBAHARUKAN

A. Energi Terbaharukan sebagai Alternatif Energi Tak Terbaharukan

Energi terbarukan adalah energi yang dihasilkan dari sumber alami,


seperti cahaya matahari, angin, hujan, arus pasang surut, dan panas bumi,
yang terbarui atau secara alami dapat muncul kembali setelah dipergunakan.
Ketika dibandingkan dengan proses produksi energinya, terdapat perbedaan
mendasar antara energi terbarukan dengan bahan bakar fosil. Proses
produksi bahan bakar fosil sulit dan membutuhkan proses dengan peralatan,
proses fisik dan kimia yang rumit. Di lain hal, energi alternatif dapat
diproduksi dengan peralatan dasar dan proses alam yang sangat mendasar.

B. Macam-macam Energi Terbaharui


1. Energi Panas Bumi

Energi panas bumi adalah energi yang diekstraksi dari panas yang
tersimpan di dalam bumi. Energi panas bumi ini berasal dari aktivitas
tektonik di dalam bumi yang terjadi sejak planet ini diciptakan. Panas ini juga
berasal dari panas matahari yang diserap oleh permukaan bumi. Energi ini
telah dipergunakan untuk memanaskan (ruangan ketika musim dingin atau
air).
Pembangkit listrik tenaga panas bumi hanya dapat dibangun di sekitar
lempeng tektonik di mana temperatur tinggi dari sumber panas bumi
tersedia di dekat permukaan. Pengembangan dan penyempurnaan dalam
teknologi pengeboran dan ekstraksi telah memperluas jangkauan
pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi dari lempeng tektonik
terdekat.

9
Efisiensi termal dari pembangkit listrik tenaga panas bumi cenderung rendah
karena fluida panas bumi berada pada temperatur yang lebih rendah
dibandingkan dengan uap atau air mendidih. Berdasarkan hukum
termodinamika, rendahnya temperatur membatasi efisiensi dari mesin kalor
dalam mengambil energi selama menghasilkan listrik. Sisa panas terbuang,
kecuali jika bisa dimanfaatkan secara lokal dan langsung, misalnya untuk
pemanas ruangan. Efisiensi sistem tidak memengaruhi biaya operasional
seperti pembangkit listrik tenaga bahan bakar fosil.
2. Energi Surya
Energi surya adalah energi yang didapat dengan mengubah energi
panas surya (matahari) melalui peralatan tertentu menjadi sumber daya
dalam bentuk lain.Energi surya menjadi salah satu sumber pembangkit daya
selain air, uap,angin, biogas, batu bara, dan minyak bumi.
Teknik pemanfaatan energi menggunakan kristal silikon untuk
mengkonversi radiasi matahari. Namun karena masih sulit dikembangkan
maka, sumber energi yang banyak digunakan adalah minyak bumi dan batu
bara.
Energi surya telah banyak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Beberapa di antara aplikasi tersebut antara lain :
1. Pencahayaan bertenaga surya

2. Pemanasan bertenaga surya, untuk memanaskan air, memanaskan


dan mendinginkan ruangan,
3. Desalinisasi dan desinfektisasi
4. Untuk memasak, dengan menggunakan kompor tenaga surya.
3. Hidroelektrisitas

10
Hidroelektrisitas adalah satu bentuk tenaga hidro digunakan untuk
memproduksi listrik. Kebanyakan tenaga hidroelektrik berasal dari energi
potensial dari air yang dibendung dan menggerakkan turbin air dan
generator. Bentuk yang kurang umum adalah memanfaatkan energi
kinetik seperti tenaga ombak. Hidroelektrisitas adalah sumber energi
terbaharui.
4. Energi Angin

Tenaga angin menunjuk kepada pengumpulan energi yang


berguna dari angin. Kebanyakan tenaga angin modern dihasilkan dalam
bentuk listrik dengan mengubah rotasi dari pisau turbin menjadi arus
listrik dengan menggunakan generator listrik. Pada kincir angin energi
angin digunakan untuk memutar peralatan mekanik untuk melakukan
kerja fisik, seperti menggiling "grain" atau memompa air.

Tenaga angin digunakan dalam ladang angin skala besar untuk


penghasilan listrik nasional dan juga dalam turbin individu kecil untuk
menyediakan listrik di lokasi yang terisolir.
Tenaga angin banyak jumlahnya, tidak habis-habis, tersebar luas,
bersih, dan merendahkan efek rumah kaca.

11

BAB V
PENUTUP

A. Kesimpulan
Dengan mempelajari ilmu pengetahuan tentang Energi Alternatif yang
mempunyai beberapa peran dalam kehidupan maka, kita tidak boleh
membuang energy yang ada di alam ini secara sia-sia. Karena hal itu, ada
kaitannya erat dengan kebutuhan kehidupan manusia, atau yang membuat
kita akan kehabisan dengan energy tersebut. Oleh karena itu, kita sebagai
manusia harus bisa membudidayakan dan melestarikan, juga merawat alam
sekitar yang ada di kehidupan kita. Agar tercipta kehidupan yang seimbang
dengan kebutuhan kehidupan manusia
B. Saran
Memang masih banyak kekurangan dan masih jauh dari sempurna,
maka penulis mengharapkan atau mengusulkan atau memberi saran sebagai
berikut :

1. Agar manusia/orang yang ahli dalam ilmu energy alternative berkenan


menularkan ilmunya agar para perintis/siswa-siswi dan generasi penerus
dapat memanfaatkan sumber energy alternatif dengan baik.
2. Agar anda sekalian mau/ikut tertarik dalam memanfaatkan, dan merawat
sumber energy yang ada.
3. Agar pemerintah mau memusyawarahkan tentang sumber energy
alternative yang ada di Indonesia, sehingga energy tersebut dapat
dipertahankan atau dapat diperbaharui lagi sehingga masyarakat/manusia
dapat memanfaatkannya dengan baik dan terawat.

12

DAFTAR PUSTAKA

www.google.com
Dari Wikipedia, ensiklopedia bebas.
id.shvoong.com (sumber energy alternatif)
http://www.energi.lipi.go.id
AW_corner-energi_alternatif

13

Beri Nilai