Anda di halaman 1dari 3

SOP CARA PEMBUATAN KOMPOS

Untuk memenuhi kebutuhan pupuk di lahan pertanaman, kelompok tani


Green Fresh, sudah tidak lagi bergantung pada penggunaan pupuk kimia lagi,
melainkan sudah beralih pada penggunaan pupuk organik kandang. Namun
karena kami belum mampu memenuhi kebutuhan akan pupuk tersebut, maka
kami mencoba menerapkan teknologi sederhana yaitu memanfaatkan limbah
yang ada di sekitar pemukiman wargadan kotoran ternak untuk dijadikan
kompos. Karena pada saat ini limbah pertanian seperti kulit kakao, batang pisang
berpotensi untuk dijadikan pupuk organik (kompos). Pupuk organik sangat
diperlukan untuk memperbaiki struktur tanah, sehingga menjadi lebih subur.
Ada 2 metode pengolahan kompos yaitu secara Aerobik dan Anaerobik.
Menurut Corbit (1998) terdapat 3 metode / sistem pengomposan secara Aerobik
yaitu: Sistem tumpukan (open window), Sistem Areasi Mekanis, dan Sistem
Tunnel. Ketiga sistem ini dapat dilakukan dalam beberapa tahapan, mulai dari
penggunaan tekhnologi sederhana dimana mengandalkan kondisi alam sebagai
control lingkungan sampai pada pengomposan mekanisasi penuh. Namun karena
keterbatasan permodalan, sehingga kami memilih pembuatan kompos dengan
sistem tumpukan. Adapun uraian sebagai berikut:
Persiapan alat
1. Terpal
2. Cangkul dan sekop
3. Tengki semprot atau gembor
Bahan
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
a.

Kotoran ternak ayam/sapi


2 bagian
Kulit kakao
3 bagian
Jerami
1 bagian
Abu kayu
1/2 bagian
Abu sekam
1/2 bagian
Serbuk gergaji
1 bagian
Batang pisang
1 bagian
Cara Pembuatan :
- Semua bahan dicampur, kemudian disiramkan EM4 yang sudah
-

diencerkan dengan air bersih.


Langkah tersebut di atas dilakukan berulang hingga tiga sampai empat

lapisan.
Kemudian tumpukan itu ditutup dengan terpal agar penguapan EM4
tidak banyak terbuang.

Setiap 3 hari sekali campuran tersebut di atas diaduk kembali agar

kelembapan tetap terjaga.


Setelah 2 minggu maka pupuk kompos sudah matang dan siap
diaplikasikan.

Kompos yang telah matang dapat langsung dikemas untuk memudahkan


pemindahan barang setelah menjadi kompos. Dianjurkan kompos yang telah siap
dipakai dapat langsung digunakan oleh anggota kelompok.

SOP PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR


Alat

: Parang, lesung, tong, selang kecil, botol aqua atau sejenisnya, karung

kecil
Bahan

: Dedak, kotoran ternak, air beras/air kelapa, rebung, tunas pisang,


EM4 yang sudah di aktifkan

Cara pembuatan:

Bahan dikumpulkan secukupnya dengan perbandingan sebagai berikut:


o

Dedak

1,5 kg

Kotoran ternak

1,5 kg

Air beras/kelapa

10 ltr

Rebung

1 kg

Tunas pisang

1 kg

Semua bahan(rebung dan tunas pisang) dicacah dan dihaluskan

Siapkan sebuah wadah/tong, dedak dan kotoran ternak di isi dalam karung
dan dimasukan bersama dengan semua bahan yang ada di dalam tong
tersebut

Tambahkan EM4 yang sudah di aktifkan kedalam tong yang sudah


bercampur dengan semua bahan yang ada 100 cc dengan perbandingan
10 cc/liter air kelapa/air beras

Untuk proses fermentasi, campuran ditutup rapat dan dibuatkan lubang


untuk dimasukan selang kecil di pastikan agar tidak ada udara yang
masuk, slang tersebut dihubungkan dengan sebuah botol yang sudah
berisi air biasa, ini digunakan untuk pernafasan anaerob atau pernafasan
secara tida langsung,

Camuran didiamkan selama dua minggu dan kemudian dibuka dan


disaring ampasnya, dosis yang digunakan adalah 10 cc/ liter air untuk
penyemprotan