Anda di halaman 1dari 2

BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN


A. MENUNJUKAN ADANYA FOSFAT
Uji fosfat dilakukan dengan penambahan ammonium hidroksida pada fltrat A. Pada
percobaan ini endapan muncul saat filtrat diberikan ammonium hidroksida sebanyak 6
tetes. Endapan yang muncul ini menunjukkan bahwa gigi mengandung mineral berupa
fosfat.
B. MENUNJUKAN ADANYA Cl
Uji klorida dilakukan dengan menggunakan filtrat gigi yang telah ditambahkan oleh
AgNO3. Filtrat tersebut diasamkan oleh asam HNO3

bertujuan untuk memisahkan

mineral dari filtrat sehingga mineral mudah diikat oleh senyawa reaktif lain yang dapat
bereaksi dengan mineral membentuk suatu endapan putih dalam larutan. Senyawa AgNO 3
merupakan garam yang dapat bereaksi dengan klorida sehingga klorida membentuk
endapan bersama AgNO3 menjadi senyawa AgCl dengan reaksi sebagai berikut:
AgNO3 + HCl
AgCI + HNO3
Hasil yang didapat dari uji klorida yaitu terbentuk endapan putih dari AgCl, sehingga
hasil percobaan bersifat positif. Hal ini menandakan bahwa dalam gigi mengandung Cl(Suharjdo,1886).
C. MENUNJUKAN ADANYA SULFAT
Uji filtrat berikutnya yaitu uji sulfat. Filtrat tersebut diasamkan oleh asam HCL untuk
memisahkan mineral dari filtrat sehingga mineral mudah diikat oleh senyawa reaktif lain
yang dapat bereaksi dengan mineral. Pada percobaan ini menunjukan hasil positif karena
terbentuk suatu endapan putih dalam larutan walaupun ditemukan dalam jumlah yang
kecil. Senyawa BaCl2 merupakan garam yang dapat bereaksi dengan sulfat sehingga
dapat membentuk endapan BaSO4. Reaksi yang terbentuk yaitu :
BaCl2+ H2SO4
BaSO4+2HCl (Suharjdo 1886).
D. MENUNJUKAN ADANYA KALSIUM
Setelah uji filtrat dilakukan, maka selanjutnya dilakukan uji endapan (presipitat). Endapan
yang telah didapat, ditambahkan asam cuka encer kemudian disaring yang kemudian
filtratnya digunakan untuk uji kalsium. Fitrat ini kita sebut sebagi filtrat C. Sama seperti
halnya uji klorida dan uji sulfat, pada uji kalsium juga dilakukan pengasaman.
Pengasaman dilakukan untuk memisahkan mineral kalsium yang ada pada endapan yang
ada di kertas saring. Kalsium dalam filtrat C lalu diidentifikasi dengan penambahan

amonium oksalat agar amonium oksalat dapat bereaksi membentuk endapan putih
bersama kalsium. Uji kalsium pada percobaan ini menghasilkan endapan putih yang
artinya uji positif. Endapan yang dihasilkan adalah kalsium oksalat. Reaksi yang terjadi :
Ca + K4[Fe(CN)6] Fe4[Fe2(CN)6]3 (Suharjdo 1886)