Anda di halaman 1dari 10

KERATOKONJUNGTIVITIS

Pengertian
Peradangan konjungtiva dan kornea

Etiologi
1

Bakteri

Viral : Keratokonjungtivitis epidemika

Alergi : Keratokonjungtivitis vernal, Keratokonjungtivitis atopik

Patofisiologi
Faktor pencetus menginfeksi mata
sensasi benda asing, tergores, rasa
gatal
sekresi air mata yang mengandung antimikroba (lisozim, IgG, dan
IgA)
dilatasi pembuluh darah untuk meningkatkan pengeluaran sel-sel
radang (neutrofil, eosinofil, basofil, limfosit, sel plasma) yang sering menjadi
agen perusak
sel radang bermigrasi dari stroma konjungtiva melalui
epitel ke permukaan dan bergabung dengan fibrin dan mukus dari sel goblet
membentuk eksudat
perlengketan palpebra saat pagi hari dan kemosis
(transudasi fibrin/protein)
proses inflamasi berlanjut sampai ke kornea
menyebabkan visus berkurang dan rasa silau.

Gejala
1

Mata merah

Mata nyeri (terkena kornea)

Fotofobia (silau)

Visus menurun

Sekret

Kemosis

Edem palpebra

Preauricular limfadenopati

Ulkus kornea

Anamnesis
1

Identitas: Nama (Tn/Nn/Ny), Umur, Alamat, Pekerjaan, Status


(Menikah/Belum menikah), Jumlah Anak, Pendidikan Terakhir, Suku,
Agama.

KU: MATA MERAH

Secred Seven:

Lokasi: Unilateral/Bilateral (Lebih sering bilateral)

Onset: Hari-mingguan

Kualitas: Seluruh bola mata/sebagian

Kuantitas: Sepanjang waktu

Kronologis:

Perberat-peringan:

Gejala lain: Disesuikan dengan pasien

Tinjauan:
;

Umum: Demam, BB, Penurunan nafsu makan

Sistemik:
;

Kepala: Sakit kepala, Pusing

Mata:- Merah
- Berair

: Sekret warna apa? Kental/encer?


Bau/tidak? Keluarnya tiap saat/sesekali? Saat
bangun tidur ada perlengketan/tidak?

- Nyeri

: Seluruh/sebagian dari mata? Terus


menerus/saat tertentu? Seperti apa rasanya?

- Silau setiap melihat cahaya


- Penglihatan

menurun : Tau dari mana


menurunnya? Sebelumnya pakai kaca mata/tidak?
Kalau ia, berapa +/- terakhir?

- Kelopak mata bengkak: Bersamaan dengan mata

merah/tidak? Bengkaknya bertambah dari hari ke


hari/tidak? Ada perubahan warna kulit di kelopak
mata/tidak?
; Telinga: - Didepan telinga ada bengkak: Bersamaan mata

merah/tidak? Sakit/tidak? Berbenjol-benjol/tidak? Kalau


benjol, berapa benjolannya? Seberapa besar? Warnanya
apa dari permukaan kulit?

RPD:
;

Sebelumnya pernah/tidak?

Ada riwayat hipertensi, DM, dll?

Ada riwayat pemakaian obat tetes mata/tidak?

RPK:

Di lingkungan keluarga, teman, tempat tinggal ada yang juga


mengalami gejala sama/tidak?

RKP:

Pemeriksaan Fisik
1

Ketajaman Visus : Menurun


;

Minta pasien menutup salah satu mata (secara bergantian),


menutup mata dengan memberi ruang, lihat ke arah kartu
Snellen.

Mulai dari huruf UFVP, lihat huruf sisi lateral (kanan/kiri) dan
media. Kalau misalnya UFVP bisa melihat, turunkan 2 langkah
sampai tidak bisa melihat lalu naikan satu langkah. Kalau
misalnya UFVP tidak bisa melihat naikan 1 langkah sampai
bisa melihat.

Hasil: 20 feet= 6 m
a
b
c
d

6/6 : normal
1/ : dapat melihat terang gelap
1/300 : dapat melihat lambaian tangan
1/60 : dapat melihat jari tangan dalam jarak 1 meter

; Cara membaca hasil: misalnya 1/60 : orang normal dapat melihat

dari jarak 60 meter tapi pasien hanya dapat melihat dalam jarak 1
meter.

Lapangan Pandang : Menyempit


; Pasien dan pemeriksa sejajar
; Pasien tutup mata kanan dan pemeriksa tutup mata kiri

(sebaliknya)

; Mata pasien lihat ke mata pemeriksa


; Pemeriksa rentangkan tangan dan gunakan jari untuk melihat

hasil pandangan
; Tanyakan jumlah jari dan jari digerakan/tidak

Palpebra/Kelopak Mata : Bengkak/ edema palpebra


;

Bentuk : Abnormal (bengkak)

Warna: Sesuaikan dengan warna kulit

Ada/tidak penonjolan mata (Eksoftalmus) : pasien duduk dan


pemeriksa lihat dari atas samping, bandingkan pembesaran
penonjolan mata kanan dan kiri.

Kelainan : Bengkak

Nyeri tekan (Nyeri): Raba palpebra superior et inferior,

Silia dan Supersilia : Normal (Pemeriksaan tidak perlu)


;

Pertumbuhan: Rata

Kedudukan: Lurus kedepan/Belok ke atas (lentik)

Konjungtiva (Tarsal, Fornix, Bulbar)


;

Pemukaan: Licin

Warna: Hiperemis

Benjolan/Massa: Tidak ada

Perdarahan: Tidak ada

Sikatriks: Tidak ada

Sekret: Menyerupai air, mukoid, mukopurulen

Kelainan: Tidak ada

Sklera
;

Warna: Merah

Kelainan: sikatrikas, perdarahan, dll

Apparatus Lakrimalis
;

Hiperemia

Bengkak

Nyeri Tekan

Bola Mata
;

Kedudukan: Ditengah dan simetris

Pergerakan: Pemeriksa bentuk bintang dan dimulai dari tengah

Hirschberg Test: Disenter dan taruh di tengah maka akan melihat


bayangan di pupil tepat di tengah

Cover Test: Satu mata di tutup lalu di buka dan lihat mata yang
tadi ditutup apa ada pergerakan, kalau ada berarti ada strabismus

Tekanan Bola Mata: Mata pasien melihat ke bawah dan tekan di


atas tarsus pakai 2 jari.

10

11

Pupil
;

Bentuk: Bulat, Isokor, Tepi rata

Ukuran: 2-4 mm

Letak: Di tengah

Refleks Cahaya: langsung (lihat langsung ke pupil menggunakan


senter) dan tidak langsung (pemeriksaan di ruangan gelap, tangan
pemeriksa letakan di depan hidung dan gunakan senter dari
samping serta lihat sisi mata yang lain maka akan mengecil)

Kornea
;

Diameter: 11-12 mm

Kejernihan: Kalau ada ulkus kornea maka tidak jernih dan


terlihat putih

Arkus Senilis: Penimbunan lemak disekeliling kornea pada orang


tua atau muda sebagai penanda kadar lemak meningkat

Sensibilitas Kornea: Kapas digulung sampai sisi ujung


meruncing, mata yang mau di periksa ke arah lateral.

Bilik Mata Depan

12

13

Kedalaman: Senter di letakan di samping mata (Dalam)

Kejernihan: Jernih

Perdahan: Tidak berdarah

Iris
;

Warna: Coklat/Hitam/Hijau

Bentuk: Bulat dan kripta teratur serta radier

Kelainan: Atrofi, Sinekia, Bengkak

Lensa
;

14

Tes Buta Warna


;

Pakai benang wol

Pakai buku isihara: wajib yang warna dan garis

Pemeriksaan Lanjutan
1

Jenih

Pemeriksaan darah lengkap: eosinofil (alergi), basofil (bakteri),


netrofil (virus)
Pemeriksaan kultur sekret: lihat bakteri

Pengobatan:
1

Kompres dengan air hangat setiap bangun pagi

Antibiotik (bakteri): Fucidic acid, gentamisin, ofloxacin, cepalosporin,


dll

Antihistamin

Steroid

Edukasi:
1

Jangan mengucek-ngucek mata dan jaga kebersihan tangan sebelum


memegang mata

Jangan menggunakan handuk, bantal, sapu tangan yang sama dengan


orang lain karena dapat menyebarkan penyakit ke orang lain.