Anda di halaman 1dari 134

Ramadhan

SEPENUH HATI

Wakaf dari

Muhammad Lili Nur Aulia


Silahkan disebarluaskan dan tidak untuk
diperjualbelikan

twitter : @lilinuraulia
email : cahayawali70@gmail.com

Daftar Isi

Mulailah dengan Taubat............................................ 5


Ketika Buku ini Ada di Tangan Anda......................... 6
Ramadhan Adalah Yusuf Zaman ini........................... 8
Perasaan Istimewa................................................... 12
Ini Kesempatan Emas............................................... 14
Panggilan Nabawi................................................... 15
Bersaing dengan Orang yang Mati Syahid ............... 18
Hilal Ramadhan Telah Tampak................................ 22
Detik-Detik Luar Biasa............................................. 29
Dia Turun Kepadamu.............................................. 30
Ciumlah Aroma Surga............................................. 44
Dan Fajarpun Datang.............................................. 48
Membangunkan Muadzin........................................ 51
Sunnah-Sunnah Adzan............................................ 52
Baca Al-Quranmu................................................... 59
Tanamkan Syiar dalam Hatimu :
Aku Akan Hidup Bersama Al-Quran....................... 64
Program Umrah 30 Kali........................................... 66

Ramadhan Sepenuh Hati

Sambutlah Mentari Pagi ini dengan Lima Kata......... 69


Mesin Pencuci Dosa................................................ 77
Allah Tak Membebani Jiwa Melebihi Kemampuannya..... 81
Hidupku Semuanya untuk Allah.............................. 85
Empat Wasiat.......................................................... 95
Mari Dirikan Shalat................................................ 105
Saat Bergembira.................................................... 108
Jangan Lupa, Syukuri Nikmat ................................ 112
Rumahmu Memiliki Hak....................................... 117
Tidur yang Indah................................................... 118
Bisikan Terakhir..................................................... 120
Karena Allah Mencintaimu.................................... 128
Perjanjian ............................................................. 131
Sebuah Ajakan...................................................... 133

Ramadhan Sepenuh Hati

Ramadhan Sepenuh Hati

MULAILAH DENGAN TAUBAT


Bismillahirrahmanirrahim
Shalawat serta salam semoga
tercurah kepada Rasul paling
mulia, wa badu ..
Sediakanlah, satu menit saja sebelum me
mulai membaca lembar demi lembar buku
ini. Pejamkan mata Anda, konsentrasilah
dan cucilah kotoran yang ada dalam pikiran
Anda dengan api penyesalan dan taubat.
Ucapkanlah istigfar guna membersihkan
hati sehingga nasehat yang datang bisa
menemukan tempat yang kuat di hati.
Kondisi inilah yang meringankan anggota
badan beramal ...
Saudaraku,
Sebelum memulai membaca, bertaubatlah
dengan taubatan nasuha dan beristigfar
secara terus terang... sekarang. Ucapkanlah
Astagfirullah .. astagfirullah .. astagfirullah
Ramadhan Sepenuh Hati

KETIKA BUKU INI


ADA DI TANGAN ANDA

Sediakan kertas serta pena di samping Anda


untuk menulis apa yang paling utama dari
apa yang Anda baca. Ingat-ingatlah apa
yang paling utama dari apa yang telah Anda
tulis, dan setelah itu sampaikan kepada
orang-orang di sekeliling Anda tentang
yang paling utama dari apa yang Anda ingat
dari isi buku ini. Kosongkan diri Anda dari
semua beban, kegelisahan dan kesibukan
saat Anda membaca buku ini. Tidak
akan ada faedahnya pesan dalam buku
ini kecuali apabila ruh Anda mengalami
perubahan dari satu perasaan ke perasaan
lain dan dari satu kondisi ke kondisi lain.
Apabila Anda menjelajahi baris-baris buku
ini sementara obsesi dunia memenuhi hati
Anda, rasa tidur memenuhi mata Anda,

Ramadhan Sepenuh Hati

maka itu sama dengan Anda tidak membaca


apa-apa meski telah membaca.
Barangkali Anda telah menghafal namun
Anda tidak faham. Karena itu jika Anda
mulai membaca Anda harus melakukan halhal ini; tutuplah buku ini dan renungkan
sejenak seraya beristigfar meminta ampun
kepada Allah, kemudian ulangi sekali lagi
bacaan Anda.
Buku ini ditulis dengan tinta kasih sayang
dan cinta yang menyeruak dari kerinduan
agar kita bisa mencapai kebaikan dan
kemuliaan bersama-sama. Maka, jangan
Anda lemparkan buku ini dari tangan
Anda sebelum Anda membacanya secara
utuh dan mengamalkan apa yang ada di
dalamnya.

Ramadhan Sepenuh Hati

RAMADHAN ADALAH
YUSUF ZAMAN INI
Perhatikanlah, jumlah anak Nabi Yakub AS
as ada duabelas orang. Yusuf adalah anak
yang paling dicintai ayahnya. Demikian
juga bulan Ramadhan, ia adalah bulan
yang paling dicintai Allah di antara dua
belas bulan dalam setahun.
8

Sebagaimana Yusuf yang merupakan simbol


kesabaran di tengah-tengah saudaranya,
sesungguhnya bulan Ramadhan juga bulan
kesabaran.
Jika Nabi Yakub as bisa sembuh peng
lihatan
matanya
dengan
baju
Yusuf
alaihissalam,
sesungguhnya
Ramadhan
pun bisa mengembalikan
penglihatan pelaku maksiat

Ramadhan Sepenuh Hati

sehingga dengan penglihatannya itu dia


kembali ke jalan yang benar untuk sampai
kepada Rabb-Nya dan kedua matanya
terbuka pada cahaya ketaatan.
Seperti saudara-saudara Yusuf yang
mendatanginya setelah berbuat kasar
dan sangat jahat padanya, namun Yusuf
tetap menyambut mereka dengan sangat
dermawan dan penuh maaf. Begitu juga
Ramadhan, ia datang dengan membawa
penghormatan dan pemuliaan Ilahi seraya
menyeru,
Pada hari ini tidak ada cercaan terhadap
kalian, mudah-mudahan Allah mengampuni
(kalian), dan Dia adalah Maha Penyayang
di antaranya penyayang. (QS. Yusuf: 92).
Sebagaimana Yusuf yang membawa
kenikmatan kepada manusia selama tahuntahun paceklik, sesungguhnya Ramadhan
adalah nikmat terbesar yang dikaruniakan

Ramadhan Sepenuh Hati

Allah Azza wa Jalla kepada kita setelah kita


melewati masa yang penuh dengan ujian
dan cobaan dalam hidup.

10

Amat sedikit hamba-hamba yang bersyukur.


Tapi kita harus mengikat nikmat ini dengan
syukur. Mensyukuri nikmat dengan amal
(kerja). Ramadhan tidak lain adalah hari-hari
yang cepat datang dan cepat pergi. Sudah
berapa banyak Ramadhan menghampiri
kita tanpa kita merasakannya. Siapa yang
menang dan siapa yang rugi...
Rasulullah SAW telah bersabda, Celaka
dan rugilah orang yang menjumpai Ra
madhan sedang dia tidak mendapatkan
ampunan.
Sungguh benar Hasan al-Bashri ra
himahullah ketika mengatakan, Se
sungguhnya Allah Azza wa Jalla telah
menjadikan Ramadhan sebagai arena
pertandingan untuk makhluk-Nya. Mereka

Ramadhan Sepenuh Hati

berlomba di dalamnya dengan ketaatanketaatan untuk mendapat ridha-Nya.


Ada orang-orang yang berada terdepan di
perlombaan dan mereka lah yang menang.
Ada yang tertinggal di belakang dan me
reka lah yang kalah dan rugi. Yang aneh,
orang yang tertawa lalai, padahal mereka
kalah dan merugi.
Hasan al-Bashri tidak bermaksud ter
kait
hanya Ramadhan saja. Dia juga mengata
kan, Tidaklah suatu hari menyembulkan
fajarnya kecuali ia menyerukan: Wahai
anak manusia, saya adalah makhluk baru
dan menjadi saksi atas amal yang kamu
lakukan, maka manfaatkanlah kesempatan
ini karena saya tidak akan kembali lagi
sampai hari kiamat.
Agar kita menjadi orang-orang yang
menang, maka kita harus membuat program
kongkrit untuk memanfaatkan Ramadhan

Ramadhan Sepenuh Hati

11

dan meraih pahalanya. Program ini tidak


hanya untuk Ramadhan saja, namun juga
untuk hari-hari sepanjang usia.
Demi Allah, Anda tidak tahu apakah
Ramadhan akan menjumpai Anda sekali
lagi atau tidak?

PERASAAN ISTIMEWA
12

Ketika orang-orang shaleh terdahulu


memahami bahwa kematian datang tanpa
meminta izin kepada siapapun dan dia
datang dengan tiba-tiba; maka salah
seorang dari mereka apabila menerima
berita kematian mengucapkan: Innaa lillahi
wa innaa ilaihi raajiuun (sungguh kami
adalah milik Allah dan sungguh kepadaNya lah kami akan kembali).

Ramadhan Sepenuh Hati

Demi Allah kita hampir-hampir menjadi


orang yang diculik oleh kematian. Maka,
mari manfaatkan kesempatan Rama
dhan
ini dengan benar-benar menambah kete
kunan, kerja keras dan kesungguhan da
lam beramal shalih.
Saudaraku,
Segeralah beramal, sebab malaikat maut
sudah dekat dari Anda di rumah yang
berdekatan dengan Anda dan mengambil
saudara Anda dari dalamnya. Mungkin saja
arahnya berubah tiba-tiba atas perintah
Allah dan mengambil nyawa Anda
sebagai ganti dari saudara Anda. Namun
Allah memberi Anda kesempatan lain dan
memanjangkan umur Anda sampai Anda
giat dan beramal lebih banyak.
Sadarkah Anda tentang hal ini?

Ramadhan Sepenuh Hati

13

Ini Kesempatan Emas


Ramadhan adalah pe
ngunjung dan Anda
yang dikunjungi. Maka
dimanakah kewajiban
tuan rumah untuk
menjamunya?!

14

Ramadhan
adalah
sebuah lautan dan hari raya idul fitri
adalah sebuah pantai. Maka berapa banyak
hasil tangkapan yang akan Anda dapatkan
sebelum sampai ke pantai itu?!
Jadikanlah Ramadhan harapan paling
dekat, dan akhir sebuah harapan.
Tutuplah pintu kemalasan. Bukalah pintu
kerja dan amal, sebelum Anda sakit dan
menjadi kurus kering, sebelum Anda tua
dan menjadi rapuh, kemudian Anda mati
dan dilupakan, kemudian Anda dikubur

Ramadhan Sepenuh Hati

dan punah, kemudian Anda dibangkitkan


dan hidup kembali kemudian dipanggil,
kemudian Anda dikumpulkan, kemudian
diberi balasan ..

PANGGILAN NABAWI
Manfaatkanlah lima perkara sebelum
datangnya lima perkara: manfaatkan masa
mudamu sebelum datangnya masa tuamu,
manfaatkanlah masa sehatmu sebelum
datangnya masa sakitmu, manfaatkanlah
masa kayamu sebelum datangnya masa
fakirmu, manfaatkanlah masa luangmu
sebelum datang masa sibukmu dan
manfaatkanlah masa hidupmu sebelum
datangnya masa matimu.
Besok Anda akan pergi, dimanakah bekal
Anda?! Tahun-tahun adalah fase-fase,
bulan-bulan adalah jarak yang sangat

Ramadhan Sepenuh Hati

15

jauh, hari-hari adalah jarak yang begitu


panjang, nafas adalah langkah-langkah
dan ketaatan-ketaatan adalah modal,
kemaksiatan adalah perampok yang
membegal milik berharga kita di tengah
jalan, dan keuntungan adalah surga,
sedangkan kerugian artinya adalah neraka.
Maka bangun dan bangkitlah untuk
melakukan kebaikan dan kibarkanlah
slogan Anda di bulan ini seperti:
16

1. Sudah lewat waktu tidur dan telah


datang waktu ibadah
2. Tidak akan ada seorangpun yang
mendahului saya mendekati Allah.
3. Saya akan sungguh-sungguh beribadah
kepada-Mu tidak sebagaimana hari
yang lalu.

Ramadhan Sepenuh Hati

4. Saya akan menyegerakan taat kepadaMu wahai Tuhanku agar Engkau


ridha.
5. Mari Bersama orang-orang
generasi pertama.

shalih

6. Sungguh saya akan lebih mendekat


kepada Rabb-ku yang akan memberiku
petunjuk.
Gantungkan slogan ini di dalam kamar
tidur Anda atau di dalam mobil Anda atau
letakan ia pada barang bawaan Anda;
agar selalu mengingatkan Anda dengan
ketaatan.

Ramadhan Sepenuh Hati

17

Bersaing DENGAN ORANG


YANG MATI SYAHID
Ya. Dengan ketaatan, Anda
bersaing dengan orang yang
mati syahid dalam kedudukan
dan ada kemungkinan Anda
mengalahkannya.
18

Diriwayatkan dari Thalhah bin Ubaidillah


radhiyallahu anhu bahwa ada dua orang
dari Bani Qadhaah datang kepada
Rasulullah saw, keduanya masuk Islam
secara bersamaan. Salah seorang dari
keduanya sangat tekun dan sungguhsungguh beribadah dibandingkan yang
satunya.
Keduanya berangkat perang di jalan Allah,
kemudian seorang yang tekun dan sungguh-

Ramadhan Sepenuh Hati

sungguh gugur syahid. Sedangkan yang


satunya tetap hidup setelahnya selama
setahun, baru kemudian meninggal.
Thalhah mengatakan, Aku bermimpi ber
ada di pintu surga dan tiba-tiba bertemu
dengan keduanya. Pemuda yang meninggal
belakangan dipersilakan lebih dahulu
untuk masuk surga.
Tidak lama kemudian barulah diizinkan
kepada yang mati syahid (yang meninggal
lebih dahulu) untuk masuk. Setelah itu ia
berkata padaku, Pulanglah kamu belum
waktunya.
Paginya, Thalhah menceritakan apa yang
dilihat dalam mimpinya kepada orangorang. Mereka heran, bagaimana orang
yang meninggal biasa bisa mendahului
orang yang mati syahid untuk masuk
surga. Berita itu akhirnya sampai kepada
Rasulullah SAW. Mereka bertanya, Wahai

Ramadhan Sepenuh Hati

19

Rasulullah saw, orang ini lebih tekun dan


sungguh-sungguh dibandingkan temannya
yang mati syahid. Kenapa temannya masuk
surga lebih dulu dari yang mati syahid?
Rasulullah SAW menjawab, Bukankah
setelah itu dia hidup selama satu tahun?
Mereka menjawab, Betul.

20

Rasulullah SAW bersabda, Dia menjumpai


Ramadhan, dia berpuasa dan shalat
demikian dan demikian dalam setahun?
Mereka menjawab, Betul. Rasulullah SAW
bersabda, Maka jarak antara keduanya
lebih jauh (dibandingkan jarak) antara langit
dan bumi. (Hadits Shahih diriwayatkan
oleh Ibnu Majah)
Silahkan Anda membayangkan diri Anda di
dalam surga sedangkan Anda dalam posisi
(seperti) orang-orang yang mati syahid
dan orang-orang shaleh. Itu setelah Anda

Ramadhan Sepenuh Hati

berpuasa Ramadhan dengan puasa yang


benar karena iman dan penuh harap serta
merebut kebaikan-kebaikan yang ada di
bulan Ramadhan.
Maka timbangan (kebaikan) Anda menjadi
berat dan derajat Anda di surga menjadi
tinggi. Anda berada di samping Nabi,
shahabat dan orang yang mati syahid. Dan
mereka adalah sebaik-baik teman. (QS. An
Nisa: 69)
Sekarang, mari kita masuk pada program
Ramadhan Sepenuh Hati yang akan
kita lakukan sepanjang bulan Ramadhan.
Anda boleh menambahkannya dan sebisa
mungkin tidak membuang satupun dari
program ini.

Ramadhan Sepenuh Hati

21

HILAL RAMADHAN TELAH TAMPAK


Ketika hilal (bulan sabit awal bulan)
Ramadhan telah terlihat, kala itulah
tamu agung Ramadhan mengetuk
pintu Anda untuk masuk. Segeralah
bangun
dengan
gembira
dan
tanyalah siapa yang mengetuk pintu? Ia pun
akan menjawab: Aku adalah Ramadhan.
22

Dan ketika Anda tidak percaya dengan


diri sendiri bahwa ia (Ramadhan) sudah
di ambang pintu, pasang pendengaran
Anda dan ulangi pertanyaan Anda sekali
lagi: Siapa yang mengetuk pintu? Maka dia
menjawab: Aku adalah Ramadhan.

Air mata pelaku maksiat berderai di mala m hari


karena malu pada siapa dia bermaksiat
Sujud rindu kepada Yang Mahapengasih
untuk mengemis ridha-Nya
Ramadhan Sepenuh Hati

Tidak ada salahnya Anda mengulangi


pertanyaan sekali lagi. Katakan: Siapa
yang mengetuk pintu? Dan tentu karena ia
adalah bulan mulia dan bulan kesabaran,
maka ia akan menjawab Anda: Aku adalah
Ramadhan.
Sekarang cukupkan pertanyaan dan
bukakan pintu untuknya lalu katakan
kepada
hilalnya
sebagaimana
yang
diajarkan oleh Nabi Shalallahu Alaihi
Wassalam:



Ya Allah jadikanlah dia bagi kami bulan
kebaikan dan keimanan, keselamatan dan
Islam, bulan kebaikan dan petunjuk, Rabbku dan Rabbmu adalah Allah. (as silsilah
as shahihah)

Ramadhan Sepenuh Hati

23

Ramadhan yang Istimewa

24

Berniatlah dari sekarang.


Menahan diri dari per
kara-perkara yang diha
ramkan Allah, ber
puasa
dari dosa-dosa, beristigfar
meminta
ampun
ke
pa
da Allah di waktu sahur (menjelang
subuh), berdesak-desakan berebut untuk
mendapatkan takbiratul ihram (shalat
jamaah) dan rindu di shaf pertama,
senantiasa bersama al Quran, memeluk
erat amal-amal sunnah, mendatangi majlis
orang-orang shaleh dan berlomba dalam
amal-amal kebaikan ..

Untuk Allah, Karena Allah, Bersama Allah


Janganlah berpuasa sebagaimana ke
biasaan, hanya puasa perut dan kemaluan
saja. Berapa banyak orang berpuasa,

Ramadhan Sepenuh Hati

sedang dia tidak mendapatkan pahala


dari puasanya kecuali hanya rasa lapar
dan dahaga. Berapa banyak orang shalat
malam, tapi dia tidak mendapatkan pahala
dari shalatnya kecuali kepayahan dan
keletihan. Namun jadilah Anda orang
yang berbeda dan istimewa. Puasalah
dengan puasa yang tidak seperti biasanya.
Puasalah dengan puasa yang diridhai
Allah. Puasalah dengan puasa yang
menjadikan Anda berlomba dengan orang
yang mati syahid untuk meraih kedudukan
(di surga). Yaitu puasanya semua anggota
badan dan lintasan (pikiran). Apabila tiba
waktu berbukanya perut dan kemaluan,
jadikanlah semua indera mulai dari mata,
telinga, tangan, dan kaki hingga lintasan
(pikiran), tetap terus berpuasa. Lisan
berpuasa dari berdusta dan berbohong,
akal berpuasa dari lintasan-lintasan yang
diharamkan, mata berpuasa dari melihat
yang haram.
Ramadhan Sepenuh Hati

25

26

Tangan berpuasa dari memegang rokok,


telinga berpuasa dari mendengarkan
ghibah, gunjingan dan nyanyian-nyanyian
yang rendah. Hati berpuasa dari mencintai
perkara haram dan menikmatinya. Dengan
demikian apabila lisan berucap maka
berucap tentang Allah. Apabila berbicara
maka berbicara karena (untuk) Allah dan
apabila diam, maka diam bersama Allah.
Semuanya adalah untuk Allah, karena
Allah dan bersama Allah.

Apakah Kalian Ridha?


Ibadah puasa terus ada sampai Allah
mengizinkan kepada matahari kehidupan
untuk terbenam. Pada saat itu orangorang yang berpuasa benar-benar ber
buka atas suara adzan yang bergema,
dikumandangkan oleh malaikat Allah Yang
Maha Tinggi, sedang dia menyampaikan
kabar gembira kepada mereka orang-orang

Ramadhan Sepenuh Hati

yang berpuasa,
Dan bergembiralah dengan surga yang
dijanjikan kepada kalian. (QS. Fushilat:
30).
Mereka kelak mendapatkan hidangan
berbuka dari Allah Yang Maha Pengasih
lagi Maha Pengampun,
Di tempat yang disenangi di sisi (Rabb)
Yang Maha Berkuasa. (QS. Al Qamar: 55)
Allah menyeru mereka dengan kelembutanNya, dengan rahmat-Nya dan dengan kasih
sayang-Nya: apakah kalian ridha (puas)?
Alangkah indahnya bila kita membangun
rencana dalam puasa yang unik ini. Yaitu
puasa khususnya
khusus ..
Puasanya orang
yang ingin dija
uhkan dari neraka
..
Ramadhan Sepenuh Hati

27

Puasanya orang yang ingin mendapatkan


ridha Tuhannya ..
Puasanya orang yang ingin mengalahkan
derajat orang yang mati syahid ..
Puasanya orang yang ingin berdekatan
dengan orang tercinta Muhammad SAW di
surga ..
Puasanya orang yang ingin memuliakan
tamu (Ramadhan) yang lama ditunggunya.
28

Setelah ini, sebisa mungkin segeralah ti


dur lebih awal untuk menyempurnakan
program di waktu sahur. Waktu nuzul
rabbani (turunnya Tuhan), pada saat Anda
berada di tempat bersama malaikat.

Ramadhan Sepenuh Hati

Detik-Detik Luar Biasa


Rasulullah SAW bersabda:

Allah turun ke langit dunia setiap malam,


sampai tinggal sepertiga malam terakhir.
Kemudian Dia berfirman: Siapa yang
berdoa kepada-Kua maka Aku kabulkan
untuknya. Siapa meminta kepada-Ku maka
Aku beri kepadanya. Dan siapa meminta
ampun kepada-Kua maka Aku ampuni dia.
(HR. Bukhari)

Ramadhan Sepenuh Hati

29

Dia Turun Kepadamu

30

Allah telah mengutus rasul-rasul kepadamu


namun kamu tidak menyambut (ajarannya).
Allah mengirim seruan kepadamu melalui
kitab-Nya namun kamu tidak hadir.
Allah telah melebihkan nikmat kepadamu
untuk mendekatkanmu namun kamu
berpaling dari-Nya. Sampai ketika semua
itu tidak juga membuatmu baik, Dia turun
kepadamu ke langit dunia setiap malam.
Dan di waktu sahur mereka beristigfar
meminta ampunan. (QS. Adz Dzariyat:
18).
Agar Anda merasakan lezatnya bermunajat
dan nikmatnya rasa dekat dengan Yang
Dicintai?

Ramadhan Sepenuh Hati

Program Di Waktu Sahur


1. Jika Anda bangun tidur maka hapuslah
bekas tidur di wajah Anda dengan
tangan, sebagaimana disebutkan bahwa
Nabi saw,

Apabila beliau bangun tidur, beliau duduk


menghapus bekas tidur dari wajahnya
dengan tangannya. (HR. Muslim)
2. Berdoalah dengan mengucap:

Segala puji bagi Allah yang telah


menghidupkan kami setelah sebelumnya
mematikan
kami,
dan
kepada-Nya
dikembalikan. (HR. Bukhari)

Ramadhan Sepenuh Hati

31

3. Bersiwaklah, atau gosoklah gigi Anda.


Sebagaimana disunnahkan Nabi SAW
bahwasanya,

Apabila bangun tidur malam beliau


membersihkan mulutnya dengan siwak.
(Muttafaqun Alaih)

32

4. Lakukan istinsyar (memasukkan air


ke dalam hidung dan mengeluarkan
kembali) sebanyak tiga kali. Rasulullah
SAW bersabda,

Apabila salah seorang


dari
kalian
bangun
dari
tidurnya
maka
hendaklah ber-istinsyar
tiga kali. Sesungguhnya

Ramadhan Sepenuh Hati

syetan bermalam di pangkal hidungnya.


(Mutafaqun Alaih)
5. Mencuci tangan tiga kali, sebagaimana
disabdakan Nabi saw,

Apabila salah seorang dari kalian bagun


dari tidurnya maka janganlah mencelupkan
tangannya ke dalam bejana (tempat
air) sampai dia mencucinya tiga kali.
(Mutafaqun Alaih)
6. Kemudian berwudhu dan lantunkan
dua kalimat syahadat setelah selesai
wudhu dengan mengucapkan,

Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang


berhak disembah kecuali Allah semata,
Ramadhan Sepenuh Hati

33

tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan saya ber


saksi bahwa Muhammad adalah hamba
dan utusan-Nya.
Mengucapkan kalimat syahadat memiliki
keutamaan yang besar. Rasulullah SAW
bersabda,

34

Barangsiapa yang mengucapkannya (ka


limat syahadat) dibukakan untuknya de
lapan pintu surga, memasukinya lewat
pintu mana dia mau. (HR. Muslim)
7. Shalatlah dua rakaat setelah wudhu.
Nabi SAW bersabda,

Barangsiapa yang berwudhu seperti wudhu


saya ini, kemudian shalat dua rakaat dan
Ramadhan Sepenuh Hati

dia tidak melamun dalam shalatnya, maka


pastilah Allah mengampuni dosanya yang
telah lalu dalam dalam riwayat lain
wajib baginya mendapatkan surga. (HR.
Muslim)
Kemudian shalatlah setelah itu apa yang
Allah kehendaki bagimu untuk shalat dan
bermunajatlah kepda Tuhanmu Yang Maha
Agung lagi Maha Tinggi.

Terbukalah Pada Allah Dalam Doa Anda


Bukalah hati Anda dalam berdoa. Ung
kapkanlah pujian yang ada dalam hati
Anda. Anda berdoa kepada Allah yang
Maha Tahu segala urusanmu baik yang
kecil maupun yang besar.
Hancurkan dinding-dinding pembatas dan
luluhkan batu karang yang membatasi
antara dirimu dengan-Nya. Tidak ada
siapapun yang mendengarmu kecuali Dia.
Ramadhan Sepenuh Hati

35

36

Tidak ada seorangpun


yang menulis apa yang
kamu katakan. Ber
doalah kepada Allah de
ngan caramu, dengan
redaksimu, dengan ka
ta-katamu sendiri. Ja
ngan sampai jalan terhalangi oleh sajak
dan prosa. Karena apa yang Anda katakan
tidak akan diterbitkan dalam sebuah buku.
Apa yang Anda katakan tidak akan direkam
dalam kaset. Dan apa yang Anda katakan
tidak akan disampaikan dalam ceramah.
Andalah yang berdoa. Berdoalah tentang
apapun yang Anda inginkan dan dengan
cara yang Anda kehendaki. Tidak ada syarat
dikabulkannya doa seperti menjadi seperti
khatib yang fasih, atau seperti penyair dan
orator yang hebat, atau seperti vokalis yang
bersenandung merdu.

Ramadhan Sepenuh Hati

Allah menyukai diri Anda apa adanya dan


mendengar
kan doa Anda sendiri. Maka
hadapkanlah diri Anda sebagaimana
adanya. Sebagaimana Allah menerima
Anda berdiri dan mengangkat kedua tangan
kepada-Nya.
Sebagaimana yang dilakukan oleh Malik bin
Dinar ketika dia mengatakan: Ya Tuhan,
hanya Engkau sendirilah yang mengetahui
penghuni surga dari penghuni negara. Di
tempat manapun Engkau tetapkan diriku,
maka saya adalah Malik bin Dinar. Dan
dia terus menangis mengharapkan rahmat
Allah ..

Ramadhan Sepenuh Hati

37

10, 100 dan 1000


Rasulullah SAW bersabda,

38

Barangsiapa yang shalat malam dengan


sepuluh ayat maka dia tidak termasuk
orang-orang yang lalai. Barangsiapa
yang shalat malam dengan seratus ayat
maka dia ditetapkan sebagai orang
yang khusuk (qanitin). Dan barangsiapa
yang shalat malam dengan seribu ayat
maka dia ditetapkan sebagai orang yang
mendapatkan qintar. (HR. Abu Dawud dan
yang lainnya, dishahihkan oleh Albani)
Nabi SAW memberitahukan tentang nilai
satu qintar dengan mengatakan, Qintar itu
pahala yang nilainya lebih baik daripada
dunia dan seisinya. (HR. Thabarani dan
dihasankan oleh Albani)

Ramadhan Sepenuh Hati

Bangunlah dan bangunkan


keluargamu. Ja
ngan kau
halangi keluargamu dari
mendapatkan
kebaikan
yang agung ini. Nabi SAW
bersabda,

Barangsiapa bangun malam dan mem


bangunkan istrinya, kemudian keduanya
shalat, maka Allah catat keduanya terma
suk laki-laki dan perempuan yang banyak
menyebut (nama) Allah. (HR. Abu Dawud
dan dihasankan oleh Albani)

Ramadhan Sepenuh Hati

39

Andai Bukan Karena Shalat Malam


Abu Sulaiman ad Darani mengatakan,

40

Demi Allah, sekiranya bukan karena shalat


malam tidaklah aku mencintai dunia.
Demi Allah, orang yang shalat malam di
malam mereka lebih lezat dibandingkan
orang yang bermain dengan permainan
mereka. Sungguh, ia adalah saat-saat yang
berjalan dengan hati yang yang menarinari di dalamnya mengingat Allah, maka
saya katakan: sekiranya penduduk surga
dalam kenikmatan seperti yang aku alami,
sungguh mereka itu dalam kenikmatan
besar.

Ramadhan Sepenuh Hati

Nabi SAW bersabda,

Sesungguhnya di dalam surga ada kamarkamar, luarnya terlihat dari dalamnya


dan dalamnya terlihat dari luarnya. Yang
telah Allah Taala siapkan bagi orang yang
memberi makan, melembutkan perkataan,
memperhatikan puasa dan shalat malam di
saat manusia sedang tidur. (HR. Ahmad
dan yang lainnya serta dishahihkan oleh
Albani)
Jangan lupa ajak keluarga Anda dan
bangunkan istri Anda bersama-sama
menghidupkan malam-malam Ramadhan
ini.

Ramadhan Sepenuh Hati

41

Anda Didoakan Para Malaikat


Sahur, adalah termasuk ibadah yang
dilalaikan oleh banyak orang padahal sahur
merupakan sumber kebaikan dan rahasia
pertambahan. Nabi SAW bersabda,

42

Kalian harus melakukan sahur ini, karena


sesungguhnya sahur adalah makanan yang
diberkahi. (Shahih al Jami oleh Albani)

Makan Sahur adalah berkah yang diberikan


Allah kepada kalian, oleh karena itu
janganlah kalian sia-siakan. (HR. Ahmad)
Termasuk berkah dalam sahur adalah
tetap sa
hur walaupun hanya sedikit, itu
sudah cukup, meskipun hanya seteguk air.
Sebagaimana disabdakan Nabi saw,

Ramadhan Sepenuh Hati

Sahurlah kalian, walaupun


hanya
dengan
air.
(Dishahihkan oleh Albani)
Rasulullah SAW bersabda,
Sesungguhnya Allah Taala
dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat
atas orang-orang yang sahur. (HR. Ibnu
Majah dan dishahihkan oleh Albani).
Shalawat Allah adalah rahmat-Nya dan
shalawat malaikat adalah doa memintakan
ampunan dan rahmat. Adapun waktu
sahur adalah seperti yang ditunjukkan
oleh Zaid bin Tsabit saat bercerita dirinya
sahur bersama Nabi SAW kemudian
melaksanakan shalat. Seseorang bertanya
kepada Zaid, berapa jeda antara keduanya,
yaitu antara sahur dan adzan? Zaid
menjawab: kira-kira antara limapuluh atau
enampuluh ayat. (Mutafaqun Alaih)

Ramadhan Sepenuh Hati

43

Ciumlah Aroma Surga


Jangan lupa di saat-saat waktu sahur.
Anda perbanyak istigfar meminta ampun
kepada Allah.

44

Maka aku katakan kepada mereka: Mo


honlah ampun kepada Rabbmu, sesungguh
nya Dia adalah Maha Pengampun. Niscaya
Dia akan mengirimkan hujan kepadamu
dengan lebat, dan membanyakkan harta
dan anak-anakmu, dan mengadakan
untukmu kebun-kebun dan mengadakan
(pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.
(QS. Nuh: 10-12)
Agar senang di hari kiamat, Anda harus
beristigfar. Rasulullah SAW bersabda,
Ramadhan Sepenuh Hati

Barangsiapa yang ingin sedang melihat


catatannya (pada hari kiamat) maka
hendaklah memperbanyak istigfar. (Hadits
Shahih)
Janganlah Anda sia-siakan waktu walau
hanya sedetik tanpa faedah. Umur
Anda adalah hari-hari dan jam-jam.
Manfaatkanlah saat-saat tersebut dan
jangan disia-siakan.
Disebutkan
dalam
sebuah
atsar,
Bahwasanya pada hari kiamat nanti setiap
hamba diberi banyak lemari. Sebuah
lemari bagi setiap jam dari umur hamba
tersebut, dibuka di depan kedua matanya
satu demi satu, sementara dia melihat dan
mengawasi Satu jam yang didalamnya
dia taat kepada Allah, penuh dengan
kebaikan-kebaikan. Dan satu jam yang
didalamnya dia bermaksiat kepada Allah,
penuh dengan keburukan-keburukan.
Ramadhan Sepenuh Hati

45

Dan satu jam yang digunakan untuk tidur


atau dia habiskan untuk kegiatan-kegiatan
dunia yang di dalamnya tidak diharapkan
niat yang baik, kosong tidak berisi. Seorang
hamba akan menyesal atas setiap jam yang
dia sia-siakan. Dia terus menangis sedih
dan berduka karena waktu satu jam yang
dia bermaksiat di dalamnya.

46

Beramallah hari ini dan penuhi lemarilemari Anda dengan kebaikan-kebaikan


dari sekarang.
Sampai kapan Anda akan terus tidur
sementara Anda pasti dibangkitkan? Apa
kah Anda hanya akan sadar saat me
reka mentalkin Anda
dengan kalimat sya
hadat? Apakah Anda
hanya bertaubat saat
Anda mati? Apakah ke
sombongan Anda ha
nya akan runtuh saat
Ramadhan Sepenuh Hati

sekaratul maut? Tidak ada yang tersisa


dari karir hidup Anda kecuali beberapa
jengkal. Kemudian Anda digiring, apakah
ke surga atau ke neraka. Tidakkah Anda
cium baunya surga dalam sabda Nabi
saw, Apabila datang Ramadhan pintupintu surga dibuka. Ataukah Anda masih
terjangkit kemaksiatan-kemaksiatan ahli
neraka.
47

Ramadhan Sepenuh Hati

Dan Fajarpun Datang


Setelah Anda sahur, ke
lu
arlah dari
rumah lebih awal sebelum adzan di
ku

mandangkan. Jangan lupa


berdoa berangkat ke mas
jid
sebagaimana yang dilakukan
Rasulullah saw, ketika beliau
mengucapkan doa,
48

Ya Allah, jadikanlah di dalam hatiku


cahaya, di dalam lisanku cahaya, dan di
dalam pendengaranku cahaya. Jadikanlah
di dalam penglihatanku cahaya. Jadikanlah
dari belakangku cahaya dan dari depanku
cahaya. Jadikanlah dari atasku cahaya dan
Ramadhan Sepenuh Hati

dari bawahku cahaya. Ya Allah, berikanlah


aku cahaya. (HR. Muslim)
Masuklah masjid dan berdoa,

Yang Allah, berilah shalawat serta salam


kepada Nabi saw. Ya Allah, bukakanlah
untukku pintu-pintu rahmat-Mu. (HR. Nasai
dan Ibnu Majah)
Kemudian,
Shalatlah
dua
rakaat
penghormatan untuk masjid (tahiyatal
masjid) sebelum duduk. (Mutafaqun
Alaih)
Berusahalah Anda manjadi muadzin yang
mengumandangkan adzan jika diizinkan.
Karena adzan memiliki keutamaan besar.
Sebagaimana disabdakan Nabi saw,
Muadzin (orang yang adzan) itu akan
diampuni dosa-dosanya sesuai dengan
panjangnya suara adzannya, siapapun yang

Ramadhan Sepenuh Hati

49

mendengarnya pasti membenarkannya, dia


mendapatkan pahala orang-orang yang
shalat bersamanya. (Shahih at Targib
wat Tarhib)

50

Renungkanlah. Jika Anda adzan untuk


shalat subuh dan di belakang Anda ada
orang yang shalat sedikitnya 10 orang,
maka seakan Anda shalat sepuluh malam.
Karena siapa saja yang shalat subuh dalam
jamaah seakan dia shalat semalaman. Dan
Anda wahai muadzin adalah orang
yang telah menunjuki mereka yang shalat
bersama Anda kepada kebaikan ini dengan
adzan agar mereka datang dan shalat. Maka
jadilah setiap orang yang shalat di masjid
menjadi timbangan kebaikan Anda.

Ramadhan Sepenuh Hati

Membangunkan Muadzin
Lihatlah kepada obsesi
tinggi yang diraih Imam
Syahid Hasan al-Banna
pendiri Jamaah Ikhwanul
Muslimin yang sudah
berfikir padahal beliau masih seorang
bocah kecil, bagaimana mendapatkan
pahala terbesar dari adzan. Apakah beliau
memilih masjid terbesar dan kemudian
adzan di dalamnya? Atau apa yang beliau
lakukan?
Sampai Allah Azza wa Jalla memberinya
petunjuk kepada seni meraih kebaikankebaikan yang dilihatnya sebagai sarana
paling besar untuk mengambil kebaikankebaikan dari ibadah adzan. Hasan al Bana
Rahimahullah berkata, Aku menemukan
kebahagiaan besar dan kelegaan luar biasa
ketika membangunkan para muadzin
Ramadhan Sepenuh Hati

51

untuk adzan subuh. Kemudian setelah


itu aku berdiri, mendengarkan adzan
yang keluar dari tenggorokan mereka
dalam satu waktu, di mana masjid-masjid
berjarak berdekatan di desa, terlintas
dalam benakku bahwa aku menjadi sebab
bangunnya sejumlah jamaah shalat dan
bahwa aku mendapatkan seperti pahala
mereka.
52

SUNNAH-SUNNAH ADZAN
Ibnul Qayyim di dalam kitabnya, Zadul
Maad, mengatakan, Adapun petunjuk
Nabi SAW dalam dzikir ketika adzan dan
setelahnya, maka disyariatkan kepada
umatnya untuk melakukan lima macam.
Pertama: Agar orang yang mendengar
mengucapkan seperti apa yang diucapkan
oleh muadzin kecuali pada lafadz hayya

Ramadhan Sepenuh Hati

alas shalah hayya alal falah, namun


diganti dengan ucapan laahaula walaa
quwata illa billah.
Kedua: Agar mengucapkan,

Saya bersaksi bahwa tidak ada tuhan


yang berhak disembah kecuali hanya Allah
dan saya bersaksi bahwa Muhammad
adalah utusan Allah. Saya ridha Allah
sebagai tuhanku, Islam sebagai agamaku
dan Muhammad sebagai Nabi dan
Rasul. Dikabarkan bahwa orang yang
mengucapkan tersebut diampuni dosanya.
Ketiga: Bershalawat kepada Nabi SAW dan
dilengkapkan dengan shalawat kepada
Nabi Ibrahim, tidak ada shalawat yang
lebih sempurnya dari itu.

Ramadhan Sepenuh Hati

53

Keempat: Agar setelah bershalawat dia


mengucapkan doa,

54

Ya Allah, Tuhan pemilik seruan yang


sempurna ini, dan shalat yang akan
didirikan! Berikanlah junjungan kami,
Nabi Muhammad wasilah, keutamaan dan
kemuliaan. Dan angkatlah ia ke tempat
(kedudukan) yang terpuji, yang telah Engkau
janjikan kepadanya.
Buah dari doa ini adalah bahwa orang yang
mengucapkannya
layak
mendapatkan
syafaat Nabi saw.
Kelima: Setelah itu berdoa untuk diri
sendiri dan meminta keutamaan dari Allah.
Karena waktu tersebut termasuk waktuwaktu dikabulkannya doa. Sebagaimana
diriwayatkan, ada seorang laki-laki yang

Ramadhan Sepenuh Hati

datang kepada Rasulullah saw, laki-laki itu


bertanya kepadanya, Wahai Rasulullah,
sesungguhnya para muadzin mendapatkan
keutamaan lebih dibandingkan kami.
Rasulullah menjawab, Aku tunjukkan
kepada suatu perantaraan pengganti pahala
yang terlewatkan. Ucapkan sebagaimana
mereka mengucapkan, apabila kamu
sudah selesai mintalah (kepada Allah) pasti
diberinya. (HR. Abu Dawud dan yang
lainnya)

Ramadhan Sepenuh Hati

55

Panah yang Tidak Salah Sasaran


Selama jeda antara adzan dan iqamah,
shalatlah dua rakaat. Ini adalah sunah
sebagaimana disabdakan Nabi saw,

Dua rakaat sebelum shalat subuh lebih baik


dari dunia dan seisinya. (HR. Muslim)

56

Ini adalah pahala shalat nafilah (sunnah)


nya, bagaimana dengan shalat wajibnya.
Ini adalah pahala di luar Ramadhan,
maka bagaimana dengan pahalan di bulan
ramadhan. Nabi SAW bersabda,

Ramadhan Sepenuh Hati

Bulan agung yang di


berkahi telah datang me
naungi kalian. Bulan yang
di dalamnya ada satu
malam nilainya lebih baik
dari seribu bulan. Allah ja
dikan puasa pada bulan
iitu
sebagai
kewajiban
dan melaksanakan shalat di malam
harinya sebagai sunnah. Barang siapa
yang mendekatkan diri pada bulan itu
dengan satu kebaikan , seperti orang yang
menunaikan satu kewajiban di bulan yang
lainnya. Barangsiapa yang menunaikan satu
kewajiban dalam bulan itu, seperti orang
yang menunaikan tujuhpuluh kewajiban di
bulan yang lainnya. (HR. Ibu Huzaimah
dan Baihaqi dan di dalamnya lemah)
Kemudian setelah itu segeralah mengang
kat panah yang tidak salah, yaitu doa.
Rasulullah SAW telah bersabda,

Ramadhan Sepenuh Hati

57

Doa antara adzan dan iqamah tidak


tertolak. (HR. Ahmad dan dishahihkan
oleh Albani)
Berdoalah apa yang Anda inginkan di
waktu ini. Alangkah baiknya jika Anda
khususkan doa-doa yang Anda minta,
di saat-saat seperti ini karena ini adalah
rentang waktu doa dikabulkan Allah.
58

Ibnu Atha mengatakan, Sungguh Allah


telah menjamin dikabulkan untukmu pada
apa yang Dia pilih untukmu dan bukan
pada apa yang kamu pilih untuk dirimu,
di waktu yang Dia kehendaki dan bukan di
waktu yang engkau kehendaki.

Ramadhan Sepenuh Hati

Baca Al-Quranmu
Jika ada waktu sebelum
iqamat shalat, bergegaslah
manfaatkan waktu mem
buka mushaf Al-Quran
dan bacalah. Anda harus
memiliki semangat tinggi
untuk memperbanyak jumlah bacaan dan
khataman Al-Quran di bulan Ramadhan.
Ini adalah amal orang-orang shalih yang
mengerti tentang keutamaan membaca AlQuran di bulan Ramadhan dibandingkan
bulan lainnya. Sebab di bulan Ramadhan
inilah, Al-Quran diturunkan. Jibril ala
ihissalam turun kepada Nabi kita Mu
hammad SAW untuk mengulang-ulang
bacaan ayat-ayat Al-Quran di bulan
Ramadhan. Karenanya, perbanyaklah ti
lawah Al-Quran.

Ramadhan Sepenuh Hati

59

Mari kita simak bagaimana perhatian para


ulama besar terhadap tilawah Al-Quran
di bulan ini. Imam Malik rahimahullah
yang sangat mendalami ilmu hadits,
meninggalkan kebiasaannya menelaah
hadits dan tidak ikut pengajian ahli ilmu,
melainkan lebih focus memperbanyak
tilawah Al-Quran.

60

Di bulan Ramadhan, Imam Sufyan AtsTsauri rahimahullah juga meninggalkan


segala macam ibadah yang bersifat sunnah
dan memperbanyak tilawah Al-Quran.
Pada saat bulan Ramadhan, Zubaid Al-Yami
rahimahullah membawa mushaf-mushaf
Al-Quran dan mengundang sabahatsahabatnya untuk dibaca bersama-sama.
Dalam riwayat yang sahih, Imam Syafii
rahimahullah mengkhatamkan Al-Quran
sebanyak 60 kali di bulan Ramadhan, 1
kali di siang hari dan 1 kali di malam hari.

Ramadhan Sepenuh Hati

Cemburu dengan Orang-orang Shalih


Saudaraku, berhati-hatilah saat kisahkisah para shalihin disebut, jika kita hanya
mengagungkan dan memujinya. Saat
dijelaskan keseriusan mereka, lalu kita
hanya kagum dan terpesona. Atau saat
memikirkan keindahan kehidupan mereka di
surga, kita hanya bersikap merindukannya
saja lalu diam menunggu. Atau, ketika kita
dianjurkan untuk mengikuti perilaku dan
jalan orang-orang shalih itu, kita mundur
dan mengajukan ribuan daftar alasan
Membaca perjalanan hidup orang-orang
shalih seharusnya bisa menularkan
kebaikan. Seharusnya kita sangat cemburu
dengan mereka yang begitu memiliki
semangat menyala dan berlomba dalam
keshalihan.
Mereka sangat mengerti sabda Nabi
SAW Barangsiapa yang membaca satu
huruf dari kitab Allah, maka baginya satu
Ramadhan Sepenuh Hati

61

kebaikan dan satu kebaikan dilipatkan 10


kali semisalnya. (HR. Tirmidzi, Hakim
dan disahihkan Al-Albani)

62

Al-Quran terdiri dari sekitar 300.000


huruf. Artinya, satu kali khatam AlQuran maka yang membaca akan diganjar
dengan 3 juta kebaikan. Dan, kemurahan
Allah jauh lebih besar dari hitung-hi
tungan itu. Menghitung angka pahala se
perti itu, tujuannya hanya memberikan
motivasi agar kita lebih terdorong untuk
melakukannya. Jika kebaikan itu dilipat
gandakan pahalanya hingga 700 kali,
sebagaimana tertera dalam Al-Quran, si
apa yang mampu menghitungnya? Jika
diibaratkan pedagang, adakah seorang
pedagang yang hanya duduk bermalasmalasan padahal dia punya kesempatan
menjual dagangannya hingga sangat laris?
Atau dia hanya mengambil keuntungan

Ramadhan Sepenuh Hati

kecil dan sedikit aja?


Jika Imam Syafii mampu menghatamkan
Al-Quran di bulan Ramadhan se
ba
nyak 60 kali, maka minimal kita ha
rus
mengkhatamkannya.
Kita
tidak
per
lu menentukan berapa kali harus
mengkhatamkan. Karena setiap orang
berbeda, dan bisa jadi target maksimal
tertentu bagi satu orang, merupakan tar
get minimal bagi orang lain. Bisa jadi,
seseorang memiliki antusias lebih baik
atau lebih tinggi dibanding yang lain. Yang
terpenting adalah kita harus bisa menjaga
konsistensi tekad untuk memperbanyak
tilawah Al-Quran.

Tips Agar Banyak Mengkhatamkan Al-Quran


Berikut adalah tips dan sarana yang
bisa membantu untuk bisa lebih banyak
mengkatamkannya di bulan Al-Quran ini.

Ramadhan Sepenuh Hati

63

Tanamkan Syiar dalam Hatimu :


Aku Akan Hidup Bersama Al-Quran

64

Belilah dua mushaf Al-Quran. Mushaf


pertama, berukuran kecil yang selalu kita
bawa kemanapun. Jangan pernah berjalan
kecuali Anda membawanya. Bacalah
mushaf pertama sebagai wirid Al-Quran
kita dalam perjalanan, di stasiun, halte,
masjid, terutama saat antara adzan dan
iqamah. Kobarkan syiar dalam hatimu,
Aku akan hidup dengan Al-Quran
Mushaf kedua, bagikan kepada orang yang
tidak memilikinya. Jika dia khatam, kita
akan mendapatkan bagian pahala dalam
timbangan kebaikan kita dari bacaan orang
tersebut.
Dalam sebuah hadits shahih, disebutkan
sabda Rasulullah saw, Barangsiapa yang
mengajak kepada petunjuk (kebaikan)
Ramadhan Sepenuh Hati

maka dia mendapatkan pahala orang yang


mengikutinya. Pahala itu tidak dikurangi
sedikitpun sampai hari kiamat
Pasanglah mushaf itu dalam handphone
atau smartphone Anda, di mobil, dan di
komputer kita. Setiap saat, kita usahakan
harus mendengar bacaan murattal audio
dari para qari yang kita sukai.
Jangan lupa terus kobarkan syiar aku
akan hidup dengan Al-Quran. Jangan lupa
untuk selamanya bahwa membaca satu juz
Al-Quran umumnya tidak akan memakan
waktu kita lebih dari setengah jam.
Lakukan evaluasi setiap saat jika ada waktu
yang hilang dari usia kita. Jangan sampai
kita termasuk yang mengatakan seperti
orang-orang meninggalkan kewajiban;
Harta dan anak-anak kami telah me
nyibukkan kami. (QS. Al-Fath: 11)

Ramadhan Sepenuh Hati

65

Program Umrah 30 Kali

66

Rasulullah SAW ber


sabda,
Barangsiapa
yang menunaikan sha
lat fajar (subuh) dengan
berjamaah, kemudian
ia berdzikir kepada
Allah sampai matahari terbit, kemudian dia
shalat dua rakaat maka dia mendapatkan
pahala seperti pahala haji dan dan umrah,
dengan pahala sempurna, sempurna dan
sempurna. (HR. Tirmidzi, dan disahihkan
oleh Al-Albani)
Jika pahala ini terjadi di hari-hari seperti
biasa, bayangkanlah bagaimana jika di
bulan Ramadhan di mana pahala semua
kebaikan di bulan ini dilipat gandakan?
Tentu saja yang disampaikan di sini adalah
pahala akhirat, namun dianalogikan oleh

Ramadhan Sepenuh Hati

Rasulullah SAW seperti ganjaran dengan


angka-angka di dunia.
Dari Abu Hurairah ra dia berkata, Rasulu
llah SAW mengutus utusan. Ternyata
orang tersebut mendapatkan banyak harta
rampasan dan sangat cepat dalam meraih
kemenangan dalam pertempuran. Seorang
laki-laki dari sahabat Nabi bertanya, Wahai
Rasulullah, kami tidak melihat utusan
kaum yang lebih cepat meraih kemenangan
dan banyak memperoleh harta rampasan
melebih utusan ini. Maka Rasulullah SAW
bersabda,
Maukah aku beri tahu kalian orang-orang
yang sangat cepat dalam berperang dan
paling banyak memperoleh harta rampasan
melebihi utusan ini? Mereka adalah
orang yang berwudlu di rumahnya dan
memperbaiki wudlu kemudia dia pergi ke
masjid dan shalat subuh (fajar), kemudian
dia ikut dengan shalat dhuha, maka dia
Ramadhan Sepenuh Hati

67

telah bergegas dan cepat dalam meraih


kemenangan dan mendapatkan harta
rampasan yang banyak. (Dishahihkan
oleh Al-Albani)

68

Apakah kita bisa meraih kebaikan ini


dengan puasa dan kebajikan yang kita
lakukan yang bisa mengejar kebaikan
dan kedudukan orang-orang yang meraih
kesyahidan? Dengan satu jam saja kita
duduk di masjid berdzikir kepada Allah
membaca Al-Quran, itu pahalanya lebih
baik dari peperangan dan jihad di jalan
Allah dan kembali dengan harta rampasan
perang yang banyak.
Jika Anda seorang Muslimah, Anda juga
bisa dan memungkinkan pergi ke masjid
atau duduk membaca Al-Quran dan dzikir
sampai terbit matahari. Jika ini dilakukan,
Anda akan mendapatkan pahala serupa.

Ramadhan Sepenuh Hati

Sambutlah Mentari Pagi Ini


Dengan Lima Kata
Usai
shalat
subuh,
segeralah membaca dzi
kir-dzikir pagi hari. Ba
calah selalu dari buku
dzikir saku dan letakkan
buku itu di saku agar
kita tidak lupa. Dzikir-dzikir itu memiliki
keutamaan agung yang mampu menjaga
kita dari setan, menghilangkan rasa malas,
mengusir bosan.
Setelah membaca dzikir-dzikir ini, ingatkan
diri kita selalu dengan lima kata-kata
nasihat sangat penting yang harus menjadi
syarat bagi diri sendiri;

Ramadhan Sepenuh Hati

69

1. Muraqabah (merasa diawasi Allah),


2. Mujahadah (bersungguh-sungguh),
3. Muhasabah (evaluasi),
4. Muatabah (mengkritik diri sendiri),
5. Muaqabah (menghukum diri sendiri).

Pertama; Muraqabah (merasa diawasi Allah)


Awasi diri Anda. Periksa selalu tindakan
dan perilaku Anda sepanjang hari.
70

Jabir bin Abdullah berkata, Jangan sampai


harimu seperti hari biasa di luar puasa.
Namun jika Anda puasa maka hendaklah
pendengaran dan penglihatan kalian.
Perhatikan, apakah Anda seperti itu?
Sekali-kali tidak, sesungguhnya manusia
itu terhadap dirinya sendiri melihat. (QS.
Al-Qiyamah: 14)
Ingatkan diri Anda sendiri selalu bahwa
Anda mensyaratkan kepada diri sendiri
Ramadhan Sepenuh Hati

untuk meninggalkan yang haram jika jiwa


itu mengajak maksiat.
Tetap Taat di dalam Tidur
Salah seorang salaf berjalan di jalan
raya dan matanya melihat seorang
perempuan. Maka dia memukul ke
dua matanya hingga bengkak dan me
ngatakan kepadanya, Kenapa kamu
melihat kepada sesuatu yang tidak halal
bagimu.
Diceritakan, Muhammad bin Sirin ber
kata, Tidaklah aku melihat seorang
wanita yang sama sekali tidak halal
bagiku, sehingga dalam mimpiku pe
rempuan itu datang dan aku melihatnya.
Ternyata dia bukan Ummu Abdullah
istrinya kemudian aku tundukkan
pandanganku karena takut dosa.
Dalam tidur? Iya.

Ramadhan Sepenuh Hati

71

Kedua; Mujahadah (bersungguh-sungguh)


Memaksa dan membia
sa
kan jiwa untuk taat kepada
Allah membutuhkan wak
tu, perlu tegar menghadapi
potensi penyimpangan naf
su. Maka itu, bersungguh-sungguhnya se
lalu dan ikatlah agar tidak berontak. Jiwa
dan setan serta hawa nafsu adalah musuh
kalian. Deklarasikan perang atas mereka.
72

Hai orang-orang yang beriman, perangilah


orang-orang kafir yang di sekitar kamu itu,
dan hendaklah mereka menemui kekerasan
daripadamu, dan ketahuilah, bahwasanya
Allah bersama orang-orang yang bertaqwa.
(QS. At-Taubah: 123)
Jangan letakkan senjata taubat dan istigfar
yang kita miliki.
Abu Muslim Al-Khaulani menyediakan
sebuah cambuk di mihrabnya. Ia gunakan
Ramadhan Sepenuh Hati

cambuk itu untuk memukul kedua kakinya


jika lelah berdiri dan melakukan ketataan
dan dikatakan kepadanya, Bangun, demi
Allah akan aku hasung engkau kepada
Allah dengan kuat sampai engkau yang
lelah dan bukan aku yang lelah.

Ketiga; Muhasabah (Evaluasi)


Anda harus mengevaluasi diri setiap hari
agar Ramadhan tidak hilang percuma
tanpa pembebasan dari api neraka atau
pengampunan.
Jangan
pernah
siasiakan sepanjang harimu kecuali dengan
muhasabah diri Anda dan membawanya
untuk taat.
Dari Wabh bin Munabbih, dalam hikmah
keluarga Daud termaktub, Wajib bagi
orang yang berakal agar tidak lalai dari
empat waktu; satu waktu untuk bermunajat
kepada Tuhannya, satu waktu untuk

Ramadhan Sepenuh Hati

73

mengevaluasi dirinya, satu waktu untuk


bertemu dengan saudara-saudaranya yang
mau mengabarkan kepadanya tentang aibaibnya dan meyakinkan bahwa aib itu ada
pada dirinya, satu waktu lagi dia berkhalwat
antara dirinya sendiri dengan kelezatankelezatan yang halal baginya dan memuji
Allah karena waktu ini akan membantunya
terhadap waktu-waktu sebelumnya.
74

Keempat; Muatabah (Mengkritik Diri Sendiri)


Kritiklah diri Anda, Berbicaralah pada diri
Anda sendiri jika ia melakukan kemaksiatan
dan malas melakukan ketaatan.
Maimun bin Mahran mengatakan, O

rang mukmin yang bertakwa lebih ke


ras melakukan kritik terhadap diri di
bandingkan mengevaluasi penguasa lalim
dan partner yang rakus.
Disebutkan bahwa Abdul Rahman al Asad,

Ramadhan Sepenuh Hati

tidak makan roti dan tidak mengayunkan


langkahnya kecuali dengan niat baik
kepada Allah.
Begitulah jejak langkah mereka. Orang
berakal adalah orang yang memberikan
kepada masing-masing waktu haknya
sebagai kewajiban yang dibebankan atas
dirinya. Bila kematian mendatanginya dia
selalu siap, jika mendapatkan kehidupan
maka dari waktu ke waktu bertambah
kebaikan demi kebaikan.

Kelima: Muaqabah (Teguran dan Hukuman)


Teguran dan hukuman Anda lakukan
setelah setiap kali mengevaluasi diri atas
dosa yang Anda lakukan, atau pahala
yang Anda sia-siakan, atau amal kebaikan
yang Anda lakukan dan belum diperbaruhi
niatnya sehingga pahalanya hilang dari
Anda. Maka lakukanlah teguran pada saat
itu dengan, misalnya, mencegahnya dari
Ramadhan Sepenuh Hati

75

melakukan beberapa hal yang mubah atau


menekannya untuk melakukan beberapa
sunnah. Misalnya, dengan melakukan wirid
di malam hari lebih banyak dari wirid biasa
yang Anda lakukan, atau membaca satu juz
al Quran pada siang hari yang tidak biasa
dibaca, atau hal-hal yang sejenisnya.

76

Ramadhan Sepenuh Hati

MESIN PENCUCI DOSA


Hampir setiap rumah kita
punya alat atau mesin cuci
untuk pakaian, bukankah
begitu? Karena itu tidak
ada salahnya sama sekali
kalau di rumah kita ada
mesin pencuci dosa-dosa.
Jangan kaget, mesin cuci dosa ini bisa
berupa kotak celengan kecil yang Anda
masukkan kedalamnya sedikit uang setiap
kali Anda mengumpat atau memfitnah
seseorang dari kaum muslimin, atau me
lalaikan kasih sayang Anda, atau setiap
kali Anda lalai atau terlewatkan dari shalat
berjamaah. Mesin pencuci dosa ini ada di
lokasi yang nampak di rumah, di tempat
yang bisa dijangkau siapapun. Tutup mesin
pencuci dosa tersebut dan jangan dibuka

Ramadhan Sepenuh Hati

77

kecuali pada malam hari raya idul fitri.


Siapa saja yang ada di dalam rumah, se
tiap kali melakukan dosa, memasukkan
beberapa lembar uang receh ke dalamnya.

78

Siapa yang melihat wanita yang tidak halal


baginya di televisi atau di jalan memasuk
kan uang, sedikit atau banyak, ke dalam
mesin pencuci dosa (kotak celengan). Siapa
yang tidak menyelesaikan wirid Al-Quran
yang telah ditetapkan untuk dirinya sendiri
juga memasukkan uang ke dalamnya,
demikian seterusnya.
Sampai datang akhir malam bulan
Ramadhan, bukalah kotak tersebut dan
keluarga isinya kemudian sedekahkan
kepada orang-orang fakir dan miskin. Dari
Anas bin Malik ra dia berkata, ada yang
bertanya kepada Rasulullah saw, Sedekah
apa yang paling utama? Rasulullah

Ramadhan Sepenuh Hati

menjawab, Sedekah di bulan Ramadhan.


(HR. Baihaqi)
Dari Abu Hurairah ra bahwasanya Ra
sulullah SAW bersabda, Harta tidak akan
berkurang karena sedekah. (HR. Muslim)
At Tirmidzi meriwayatkan bahwa Nabi SAW
bersabda,

Puasa itu adalah perisai dan sedekat


itu memadamkan kesalahan seperti air
memadamkan api.
Abu Hurairah ra meriwayatkan dari Nabi
sawbahwasanya beliau bersabda,

Ramadhan Sepenuh Hati

79

Orang yang dermawan dan murah hati itu


dekat dengan Allah, dekat dengan surga,
dekat dengan manusia, dan jauh dari ne
raka. Orang yang bakhil dan pelit itu
jauh dari Allah, jauh dari surga, jauh dari
manusia dan dekat dengan neraka. (HR.
Tirmidzi)

80

Ramadhan Sepenuh Hati

ALLAH TAK MEMBEBANI JIWA


MELEBIHI KEMAMPUANNYA
Duduklah hingga syu
ruq (pertama terbitnya
matahari menanda
kan berakhirnya wak
tu Subuh) setiap hari, membaca dzikir.
Tapi jika itu tidak memungkinkan, bisa
juga kita lakukan setelah fajar pada hari
Sabtu atau Minggu. Karena pada saat itu
mayoritas pegawai dan pelajar libur.

Ramadhan Sepenuh Hati

81

82

Dari Juwairiyah (ummul mukminin),


ia mengisahkan bahwa suatu hari saat
subuh tiba, ia sudah (duduk berdzikir)
di tempat sholat dalam rumahnya
dan Nabi -shollallohu alaihi wasallammeninggalkannya keluar (untuk sholat di
masjid), kemudian beliau kembali ketika
sudah masuk waktu dhuha, sedangkan
dia masih tetap duduk (ditempat sholat itu
sambil dzikir). Maka Nabi SAW bertanya,
Kamu masih seperti itu, sejak kutinggal
tadi?! Juwairiyah menjawab, Ya. Lalu
Nabi SAW bersabda, Aku
akan
membaca
empat
kalimat sebanyak tiga kali,
seandainya ia ditimbang
dengan dzikir yang kamu
ucapkan hari ini, tentu akan
melebihi dzikirmu hari ini.
Lalu beliau membaca dzikir
ini..

Ramadhan Sepenuh Hati

Maha suci Allah, aku memuji-Nya dengan


pujian sebanyak makhluk-Nya, sejauh
kerelaan-Nya, seberat timbangan arsy-Nya
dan sebanyak tinta tulisan kalimat-Nya.
(HR. Muslim)
Baik kamu kembali ke rumahmu dan
tidur kemudian keluar atau kamu keluar
dari masjid lansung untuk bekerja atau
ke kampus atau ke sekolah, jangan lupa
untuk shalat dhuha. Shalat dhuha ini
dilaksanakan sebanyak dua rekaat sampai
8 rakaat ketika sudah tiba waktunya.
At Tirmidzi meriwayatkan hadits yang
dishahihkan oleh Albani, bahwasanya Allah
Azza wa Jalla berfirman,

Ramadhan Sepenuh Hati

83

Wahai anak Adam, rukulah kepada-Ku


sebanyak empat rekaat dari awal siang
niscaya Aku jamin kamu di akhir hari.

84

Ramadhan Sepenuh Hati

HIDUPKU SEMUANYA
UNTUK ALLAH
Perbarui niat, maka pekerjaan
yang Anda lakukan akan
bernilai ibadah. Dan itu artinya,
pekerjaan yang dilakukan akan
menjadi jembatan Anda ke
surga. Jangan pergi ke tempat belajar atau
tempat kerja dengan jiwa yang tidak bersih
dan malas. Berangkat dan melangkahlah
dalam kondisi serius, semangat dan optimis
karena sekali lagi, Anda dalam kondisi
beribadah, sebagaimana Anda melakukan
shalat.

Arti Ibadah Yang Komprehensif


Ibadah yang komprehensif dan utuh adalah
seperti yang didefinisikan oleh Syaikhul

Ramadhan Sepenuh Hati

85

Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah yang


mengatakan,

Ibadah adalah semua yang dicintai Allah


Taala dan Dia ridhai, berupa perkataan
dan perbuatan baik yang zahir maupun
yang batin.
86

Dikatakan oleh Muhammad Qutub,


Bahkan memakmurkan bumi, merekayasa
kehidupan, berusaha memiliki perangkatperangkat kebangkitan dan kemajuan
peradaban, merupakan fardhu kifayah
yang menjadi kewajiban bagi umat Islam.
Itu termasuk jenis kekuatan terbesar
yang diperintahkan Allah Taala kepada
hamba-hamba-Nya yang beriman untuk
mendapatkannya. Agar umat Islam tetap

Ramadhan Sepenuh Hati

menjadi umat yang kuat.


Allah swt berfirman,

Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka


kekuatan apa saja yang kamu sanggupi
dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk
berperang (yang dengan persiapan itu)
kamu menggetarkan musuh Allah. (QS. An
Anfal: 60)
Hal itu juga merupakan tuntutan nasusia
sebagai khalifah (wakil) Tuhan di dunia.
Dan ingatlah ketika Tuhanmu berfirman
kepada para malaikat sesungguhnya Aku
menciptakan (manusia) di bumi sebagai
khalifah. (QS. Al Baqarah: 30)
Semua yang Anda lakukan, selama
diniatkan karena Allah dan untuk
mengharapkan ridha Allah, akan bermakna
Ramadhan Sepenuh Hati

87

mendekatkan diri (kepada kepada Allah).


Perhatikanlah bagaimana hadits yang
agung berikut ini, di mana Nabi SAW
mengikat hubungan antara dunia dan
akhirat. Beliau bersabda :

88

Apabila kiamat tiba, sedang di tangan


salah seorang di antara kalian ada bijih,
maka jika dia mampu, jangan bangun
sampai dia menanamnya; maka hendaklah
dia tanam bijih itu. (HR. Bukhari)
Apa yang diharapkan apabila kiamat hampirhampir terjadi? Nabi SAW dalam hadits ini
tidak memerintahkan kita untuk bertaubat
dan beristigfar meminta ampun kepada
Allah, beramal menuju akhirat, melupakan
dunia dan isinya. Namun ternyata beliau
Ramadhan Sepenuh Hati

memerintahkan kita untuk memakmurkan


bumi, dengan menanam biji. Biji apa yang
kita diperintahkan untuk menanamnya?!
Ternyata biji kurma yang tidak mungkin
berbuah kecuali setelah bertahun-tahun
lamanya. Maknanya, Nabi SAW hendak
mengajarkan kepada kita pelajaran agung,
bahwa jalan menuju akhirat harus melalui
jalan dunia. Keduanya bukanlah dua jalan
yang terpisah. Namun merupakan satu
jalan yang saling menghubungkan. Dunia
dan akhirat tidak dapat berdiri sendiri.
Tidak ada pembagian jalan untuk akhirat
yang bernama ibadah dan jalan untuk
dunia yang bernama kerja. Yang ada
adalah satu jalan, awalnya di dunia dan
ujung akhirnya di akhirat.
Jalan yang tidak memisahkan di dalamnya
antara kerja dari ibadah dan tidak
memisahkan antara ibadah dari kerja.
Sekali lagi, keduanya merupakan sesuatu
Ramadhan Sepenuh Hati

89

yang satu dan berjalan beriringan.


Dari sini kita bisa memahami dengan
baik bagaimana kita bisa hidup di bawah
naungan firman Allah Jalla Jalaluhu,

90

Katakanlah: Sesungguhnya shalatku, iba


datku, hidupki dan matiku hanyalah untuk
Allah, Rabb semesta alam. (QS. Al Anam:
162)
Tidak masuk akal jika manusia seluruh
waktu
umurnya
hanya
melakukan
shalat, puasa dan membaca al Quran,
tanpa terputus di malam atau siang hari,
agar seluruh hidupnya untuk Allah.
Nabi Muhammad saw, dalam hi
dupnya
berpuasa namun juga berbuka (makan),
menunaikan shalat namun juga tidur dan
menikahi perempuan. Dengan demikian
maka seorang mukmin harus menghimpun
antara dunia dan akhirat, menjadikan
Ramadhan Sepenuh Hati

keduanya satu jalan, agar bisa menjadikan


seluruh hidupnya semuanya untuk Allah
Taala.
Bila Anda telah memahami definisi
menyeluruh tentang arti ibadah ini; Anda
tahu bagaimana umat kita ini kalah dan
menjadi pengekor bagi bangsa-bangsa
lain, karena ketika tercerai berai antara
dua kelompok ini. Antara kelompok yang
mengabaikan dunia dengan dalih ingin
konsentrasi dan totalitas untuk akhirat,
dengan kelompok yang mengabaikan akhi
rat dan berusaha untuk menggenggam
dunia, bukan untuk merealisasikan ri
dha Allah, namun untuk mendapatkan
kenikmatan dan
kelezatannya.
Selama Anda be
kerja atau belajar
berarti Anda ada
dalam
ibadah.
Ramadhan Sepenuh Hati

91

An
da dilarang melakukan hal-hal yang
membatalkan ibadah Anda. Anda harus
menjaga lisan Anda dari berbuat bohong,
ghibah, mengumpat dan berkata sia-sia.
Sebagaimana disabdakan Rasulullah saw:

92

Barangsiapa yang tidak meninggalkan


ucapan dusta dan melaksanakannya (dalam
keadaan berpuasa), maka Allah tidak butuh
pada amalannya (puasa) meninggalkan
makan dan minumnya. (HR. Bukhari)
Dari Jabir bin Abdullah ra bahwasanya
dia berkata,
Jika kamu berpuasa maka berpuasalah pen
de
ngaranmu, penglihatanmu dan lisanmu
dari berbohong dan tinggalkan menyakiti

Ramadhan Sepenuh Hati

manusia. Hendaklah kamu khusuk dan


tenang. Jangan kamu jadikan hari puasamu
sama dengan hari tidak berpuasa.
Abu Aliyah, berkata:
Orang yang berpuasa tetap dalam ibadah
selama tidak meng-ghibah (membicarakan
keburukan) seseorang, meskipun dia dalam
keadaan tidur di atas ranjangnya.
Salah
seorang
salafushalih
ketika
mengucapkan sebuah syair yang di
dalamnya berisi hija (mencela seseorang).
lalu tersadar dan
langsung berkumur
dengan air!

Ramadhan Sepenuh Hati

93

GHIBAH MEMBATALKAN WUDHU?


Dari Roja bin Abu Maslamah, dia berkata:
saya bertanya kepada Mujahid, Wahai
Abul Hujaj (Mujahid), apakah ghibah
membatalkan wudhu? Dia menjawab,
Ya.

94

Al Hasan bin Wahab berkata kepada sau


daranya Wahai Muhnits (pendosa) maka
dia menyesal atas apa yang dia ucapkan
dan pergi kepada Atha bin Robah dan
bertanya atas kesalahan yang dia lakukan
. Atha berkata kepadanya, Jika kamu
telah shalat dengan wudhu yang kamu
lakukan saat kamu mencelanya, maka
ulangilah wudhu kamu dan shalat kamu
karena ghibah membatalkan wudhu.
Belajarlah bagaimana me
ngendalikan diri
dan emosi Anda. Nabi SAW telah bersabda,

Ramadhan Sepenuh Hati

Puasa adalah perisai. Maka apabila se


seorang diantara kalian sedang berpuasa,
janganlah dia berbiacara kotor dan jangan
pula bertengkar. Apabila ia dimaki oleh
seseorang atau diajak bermusuhan maka
hendaklah ia berkata, sesungguhnya aku
sedang berpuasa.
95

EMPAT WASIAT
Pergunakanlah waktu Anda dengan sebaikbaiknya baik ketika bekerja, terlebih dalam
kondisi waktu lapang atau tidak banyak
pekerjaan. Waktu luang adalah nikmat yang
kebanyakan manusia tidak mengetahui
nilainya. Rasulullah SAW bersabda:

Ramadhan Sepenuh Hati

Dua nikmat yang kebanyakan manusia


tertipu karenanya; yaitu sehat dan waktu
luang (HR. Shahih Sunan Ibnu Majah )

Memanfaatkan Waktu Terkait Aktifitas Duniawi

96

Aktifitas duniawi adalah pekerjaan yang


terkait dengan kebutuhan hidup kita di
dunia. Aktifitas ini, ada yang bersifat penting
dan mendesak. Tapi ada juga aktifitas yang
tidak mendesak dan bahkan tidak terlalu
penting. Di saat waktu, dan detik demi
detik begitu berharga di bulan Ramadhan,
hendaklah kita berfikir mempertimbangkan
mana aktifitas yang terpenting dari aktifitas
yang penting. Hendaknya kita bertanya
sebelum melakukan perbuatan, apakah
perbuatan yang akan kita lakukan itu
memang penting atau ada perbuatan lain
yang lebih penting.
Ibnul Qayyim rahimahullah selalu me
nyibukkan diri dengan aktifitas yang
Ramadhan Sepenuh Hati

lebih
penting
dibanding
urusan yang lain, seolah
beliau tidak memiliki waktu
luang. Beliau mengatakan,
Suatu hari Syaikhul Islam
Ibnu
Taimiyah
berkata
kepadaku tentang perkara
mubah. Ia mengatakan, Perkara ini
dapat menghilangkan derajat yang lebih
tinggi. Maksudnya, perkara mubah itu
tidak dilakukan oleh kelompok orang yang
menginginkan kedudukan tinggi di akhirat.
Dan meninggalkan perkara mubah, adalah
salah satu syarat seseorang mendapat
kesuksesan hidup di dunia dan akhirat.

Memanfaatkan Waktu Terkait dengan Nilai


Waktu itu Sendiri
Jangan biarkan waktu berlalu sia-sia tanpa
ada kesibukan yang bernilai ketaatan,
seperti berzikir, tilawah Al Quran, atau

Ramadhan Sepenuh Hati

97

98

mendengarkan ayat AlQuran, menyuruh yang


makruf dan mencegah
yang munkar atau ber
usaha memenuhi hajat
kaum muslimin. Inilah
cara terbaik kita mendekatkan diri kepada
Allah. Kita harus bisa mengontrol waktu
dengan melakukan variasi aktifitas yang
bermanfaat. Termasuk bila kita ingin
menyaksikan beragam program audia
maupun vcd, atau dengan membantu
anggota keluarga yang lain.
Di sini kita bisa bercermin pada Abi Hatim
Ar-Razi yang memaknai Ramadhan tidak
seperti bulan-bulan lain. Beliau tidak
melalaikan waktu sedikitpun. Hal ini
disebutkan oleh anaknya yang bernama
Abdurrahman, saat ia mengatakan, Aku
membacakan Al-Quran dan menuliskan
ilmu dari ayahku sambil berjalan. Bahkan

Ramadhan Sepenuh Hati

aku membacakan Al Quran dan menuliskan


ilmu meski ayahku berada di kamar mandi,
sedang aku berada di luar kamar mandi.
Ayahku mendengar dan tidak berbicara.
Ketika keluar dari kamar mandi, beliau
berkata kepadaku, Engkau salah pada ini
dan ini. Seharusnya begini dan begini.
Ingatlah bahwa balasan dan pahala yang
kita dapatkan, sesuai dengan jenis amal
yang kita lakukan. Sebagian dari buah
Imam Ar Razi mengefektifkan waktu
adalah beliau menulis kitab tafsir berjilidjilid. Beliau juga menulis Kitab Al Jarh Wa
Tadil sebanyak sembilan jilid, dan musnad
dalam jumlah yang sangat banyak.

Ramadhan Sepenuh Hati

99

Memanfaatkan Waktu Terkait dengan


Ketaatan

100

Fokuslah kepada aktifitas ketaatan yang


memiliki pahala dan nilai lebih banyak,
seperti membaca Al Quran dan berdzikir.
Itu lebih utama dari pada membaca dan
mempelajari ilmu-ilmu yang lain. Sedangkan
dalam hal dzikir, tetaplah mengisi sela-sela
waktu dengan beragam ketaatan sehingga
kita tetap memiliki keuntungan besar diselasela waktu yang terbatas. Bacaan-bacaan
dzikir yang memiliki pahala yang besar bisa
kita baca di jalan atau di kendaraan.

Memanfaatkan Waktu TerkaitHubungan


dengan Orang Lain
Dalam bekerja, belajar atau dijalan, ada hal
yang tak mungkin dihindari dan berdampak
buruk bagi hati adalah berinteraksi dengan
manusia lain. Rasulullah SAW bersabda :

Ramadhan Sepenuh Hati

Orang yang berinteraksi dengan manusia


dan bersabar atas perilaku buruk mereka,
lebih baik daripada seseorang yang tidak
berinteraksi dengan manusia dan tidak pula
bersabar dengan perilaku buruk mereka
Barangsiapa yang mengajak kepada pe
tunjuk, maka ia mendapat pahala seperti
pahala orang yang mengikutinya, tidak
dikurangi dari pahalanya sedikitpun (HR.
Muslim)
Bila ada orang yang berkata kepada kita,
Lihat sinetron tidak kemarin? Jawablah,
Sudah membaca Al-Quran kemarin?
Ada dua kemungkinan bila kita me
nyampaikan hal ini kepada orang itu.
Pertama, ia akan tersadar dan mencoba
untuk mengikuti kita, atau ia akan
membenci kita karena tidak suka dengan
jawaban yang diberikan. Ini seperti kata
pepatah:

Ramadhan Sepenuh Hati

101

Dari pada menghabiskan waktu untuk


mengumpulkan kertas yang beterbangan
tertiup angin, tutup saja jendelanya.
Saudaraku,

102

Dalam perjalanan menuju Allah, kita akan


menemui golongan yang lemah cita-citanya
dan disisi lain ada golongan yang tinggi citacitanya. Hendaknya kita bisa banyak bergaul
dan bersama golongan yang memiliki citacita tinggi, bersih niatnya, baik akhlaknya.
Tinggalkanlah sikap berdiam diri namun
dan jadilah bersama golongan terdepan
dalam menggapai keridhaan Allah. Bila kita
telah mendapati orang-orang itu, tetaplah
bersama mereka.
Dan bersabarlah kamu bersama-sama
dengan orang-orang yang menyeru Tu
hannya di pagi dan senja hari dengan
mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah
kedua mata Anda berpaling dari mereka
(karena) mengharapkan perhiasan dunia
Ramadhan Sepenuh Hati

ini; dan janganlah kamu


mengikuti orang yang
hatinya telah Kami
lalaikan dari mengingati
Kami, serta menuruti
hawa nafsunya dan adalah keadaannya
itu melewati batas. (QS. Al Kahfi: 28 )
Berhatihatilah dari menjadikan Ramadhan
sia-sia dengan bercanda, banyak tertawa,
perbuatan sia-sia, dan menghabiskan
waktu dengan sesuatu yang tidak berguna.
Sesungguhnya hati yang terpaut dengan
Allah adalah hati yang tenang dan damai.
Rasulullah bersabda:
Sesungguhnya seorang hamba berkatakata dengan perkataan yang mengundang
murka Allah tanpa disadari, sehingga
menyebabkannya dimasukkan kedalam
neraka selama 70 musim (Shahih Targhib
Wa Tarhib)

Ramadhan Sepenuh Hati

103

Jika kita melakukan aktifitas


yang menyibukkan dengan
kebaikan, maka setiap detik
dalam hidup kita akan
berbuah ketaatan. Wirid Al
Quran yang tidak terbatas
itu bisa kita baca satu atau dua juz, bahkan
hingga tiga atau empat juz. Sedangkan
wirid tasbih kita bisa membacanya ribuan
kali.
104

Ramadhan Sepenuh Hati

Mari Dirikan Shalat


Bila adzan berkumandang, berhentilah dari
segala aktifitas untuk menjawab adzan dari
hati, dan membaca dzikir setelah adzan
seperti telah dijelaskan. Lalu berwudhulah
dan pergilah ke masjid, kerjakanlah shalat
sunah empat rakaat sebelum dzuhur, dan
dua rakaat bada Dzhuhur, berdasarkan
hadits dari Umul Mukminin Ramlah Binti
Abi Sofyan ( Ummu Habibah ) ia berkata:
Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda:
Tidaklah seorang hamba muslim me
lakukan shalat setiap hari dua belas rekaat
sunnah bukan fardhu, kecuali Allah akan
membangunkan baginya sebuah rumah di
surge. (HR. Muslim)
Dalam hadits lain Rasulullah menjelaskan
keutamaan dan tatacaranya.

Ramadhan Sepenuh Hati

105

Barangsiapa yang merutinkan dua be


las rakaat sunnah maka Allah akan mem
bangunkan baginya sebuah rumah di
surga. Empat rakaat sebelum dzhuhur, dua
rakaat sesudah dzuhur, dua rakaat setelah
maghrib, dua rakaat setelah isya, dan dua
rakaat sebelum subuh. (HR. Shahih Sunan
Ibnu Majah )

Inspirasi
106

Ibrahim bin Maimun Al-Mawarzy adalah


perajin emas dan perak. Ketika mendengar
adzan di saat sedang mengangkat palunya
maka ia tidak memukulkan palunya itu,
khawatir bila ia tersibukkan dengannya
dari shalat.
Sofyan Bin Uyainah berkata, Janganlah
seperti hamba yang buruk, ia tidak
datang kecuali setelah dipanggil. Maka
datangilah shalat sebelum waktunya.

Ramadhan Sepenuh Hati

Adapun terkait dengan shalat ashar ada


beberapa sunnah yang telah disepakati,
diantaranya berada di shaf pertama
berjamaah di masjid dan berada dibelakang
imam. Sedangkan shalat sunnah ashar
adalah seperti yang disabdakan oleh
Rasulullah SAW:
Allah merahmati seseorang yang me
lakukan shalat sunnah emapat rekaat
sebelum Ashar (HR. Tirmidzi dihasankan
oleh Al-Albani )
Jangan dilupakan dzikir sore hari dan waktu
utamanya adalah kira-kira seperempat
jam sebelum maghrib, ketika matahari
menjelang tenggelam.

Ramadhan Sepenuh Hati

107

Saat Bergembira
Rasulullah SAW bersabda,
Orang yang berpuasa memiliki dua ke
gembiraan: bila berbuka puasa ia gembira,
dan bila bertemu dengan Rabbnya ia ber
gembira dengan puasanya (HR. Bukhari)

108

Ketika terdengar suara adzan, sebisa


mungkin nikmatilah berbuka puasa bersama
dengan kumandang adzan. Jangan lupa
berdoa disela-sela berbuka. Ketahuilah
bahwa bagi orang yang berpuasa ada waktu
yang manjur ketika berbuka puasa. Lalu
doa apakah yang akan dipanjatkan kepada
Allah? Setelah berbuka puasa, segeralah
lakukan shalat berjamaah di masjid.

Waktu Mustajab untuk Berdoa


Bila Anda memiliki keperluan kepada Allah
dan Anda menginginkan agar keperluan
Ramadhan Sepenuh Hati

itu terpenuhi, maka kesempatan itu telah


dating. Sekarang saatnya, Anda berpuasa
dan bagi orang yang berpuasa ada saat-saat
mustajab. Berdoalah dengan sungguhsungguh, pada momen-momen lain yang
mustajab. Anda bisa berdoa hingga me
neteskan airmata karena rasa takut
kepada Allah. Atau berdoa setelah Anda
bersedekah secara diam-diam, atau setelah
Anda meringankan hajat seorang muslim.
Ketahuilah hal tersebut akan mempercepat
doa Anda terkabul.
Abdullah Bin Masud berkata: Barangsiapa
yang ingin bertemu dengan Allah kelak
dalam kondisi muslim, hendaklah ia
menjaga shalatnya yang telah diserukan
kepadanya.

Asuransi Bagi Amal Shalih


Sebagian
bernafsu

orang
untuk

Ramadhan Sepenuh Hati

begitu
meng-

109

asuransikan kendaraan, bangunan dan


bahkan jiwanya. Maka jadilah Anda orang
yang bersemangat untuk mengansuransikan hidup Anda dalam beribadah.

110

Misalnya adalah ketika Anda akan


melakukan shalat, hendaklah membawa
orang lain hingga Anda mendapat pahala
seperti pahala orang yang Anda ajak.
Begitupula bagi orang yang berpuasa
hendaklah memberikan buka puasa
bagi orang lain, agar memiliki pahala
seperti orang yang berpuasa meski hanya
memberikan sebutir kurma, seteguk air
dan susu.
Setiap mukmin yang memberi makan muslim
lain yang lapar, akan diberikan makan
dari buah-buahan surge. Barangsiapa
yang memberi minum bagi mukmin yang
kehausan maka Allah akan memberinya
minum dengan (rahiqil makhtum) yaitu air

Ramadhan Sepenuh Hati

minum dari surga.


Abdullah bin Umar tidak berbuka pu
asa kecuali berasama anak anak ya
tim dan orang miskin. Banyak kaum
sa
laf mengatakan, Sungguh, dengan
aku mengundang sepuluh sahabatku,
kemudian aku suguhkan jamuan makanan
yang mereka sukai, lebih aku cintai dari
pada membebaskan sepuluh budak dari
anak Ismail.
111

Ramadhan Sepenuh Hati

Jangan Lupa, Syukuri Nikmat

112

Kemudian kembalilah ke
rumah setelah Anda melaksanakan shalat. Berakhir
sudah puasa Anda hari
ini, sungguh insya Allah
doa Anda telah terkabul.
Masuklah ke dalam rumah
dengan mengucapkan salam kepada
anggota keluarga. Kemudian duduklah
di hadapan makanan yang tersedia.
Bersyukur atas nikmat Allah kepada Anda,
seraya mengingat orang lain yang belum
memiliki makanan untuk berbuka puasa
seperti Anda. Mereka banyak dijumpai di
Palestina, Irak, Suriah, dan semua negara di
mana umat Islam dalam kondisi tertindas.
Janganlah nikmat yang Anda rasakan
melupakan Anda dari Dzat Pemberi nikmat
Yang telah berfirman:
Ramadhan Sepenuh Hati

Perhatikanlah buahnya di waktu po


honnya berbuah dan (perhatikan pulalah)
kematangannya. Sesungguhnya pada yang
demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan
Allah) bagi orang-orang yang beriman. (QS.
Al Anam: 99)

Dua Pertiga Saja


Jangan berlebih-lebihan
dalam hal ma
kanan. Ka
rena kita masih memiliki
agenda untuk melakukan
shalat tahajud dan mem
baca
Al-Quran.
Ra
sulullah SAW bersabda:
Tidak ada yang diisi anak adam yang
lebih buruk dari isi perutnya. Cukuplah
bagi anak adam beberapa suap untuk me
negakkan tulang punggungnya, jika dia
harus melakukannya maka sepertiga untuk
makanan, sepertiga untuk minuman dan
Ramadhan Sepenuh Hati

113

sepertiga lagi untuk nafasnya (HR. Shahih


Targhib Wa Tarhib)
Allah swt berfirman:

114

Makanlah di antara rezki yang baik


yang telah Kami berikan kepadamu, dan
janganlah melampaui batas padanya, yang
menyebabkan kemurkaan-Ku menimpamu.
Dan barangsiapa ditimpa oleh kemurkaanKu, maka sesungguhnya ia celaka (QS.
Tahaa: 81)

Pergilah Ke Masjid Terbaik di Wilayah Anda


Setelah buka puasa ringan, keluarlah me
nuju ke masjid, agar Anda bisa berdiri di
belakang imam ketika shalat. Ajaklah pula
istri Anda, seperti firman Allah:
Janganlah kalian melarang hamba-hamba
perempuan Allah untuk shalaat di masjid
Nya (HR. Shahih Sunan Ibnu Majah).

Ramadhan Sepenuh Hati

Ajari anak-anak Anda adab di masjid,


agar mereka tidak membuat gaduh dan
bercanda di masjid yang bisa menyebabkan
rusaknya sesuatu di dalam masjid atau
hilangnya kekhusyukan orang-orang yang
sedang melakukan shalat.
Pilihlah masjid yang nya
man dengan imam yang
bila bacaannya terdengar
menambah rasa takut
Anda kepada Allah, meski
jauh dari rumah. Jangan
kikir dengan langkah ka
kimu, karena pahalamu pasti ditunaikan
Allah. Seperti dalam firman Allah:
Sesungguhnya Kami menghidupkan orangorang mati dan Kami menuliskan apa yang
telah mereka kerjakan dan bekas-bekas
yang mereka tinggalkan (QS. Yaasin: 12)

Ramadhan Sepenuh Hati

115

Inspirasi

116

Ali Bin Abi Thalib RA melihat seorang lakilaki yang menggendong ibunya ketika
sedang melakukan thawaf. Ali Bin Abi
Thalib tawaf dibelakangnya dan berkata,
Demi Allah semula sungguh aku tidak
ingin thawaf, dan tidak memiliki niat un
tuk melakukan thawaf. Namun ketika
aku melihat laki-laki ini menggendong
ibunya, aku tahu bahwa akan turun rah
mat Allah kepada mereka, karena kasih
sayangnya kepada ibu, maka aku thawaf
dibelakang mereka hingga ketika rahmat
Allah kepada mereka, aku mendapat ba
giannya.

Jika Anda shalat di belakang imam yang


ikhlas, Anda akan merasakan rahmat Allah
turun kepadanya, sehingga Anda tidak
akan bosan shalat dibelakangnya.

Ramadhan Sepenuh Hati

Setelah shalat selesai dilaksanakan tetaplah


berada dibelakang imam hingga selesai.
Disebutkan dalam hadits Abu Dzar bahwa
Rasulullah telah bersabda:
Sesungguhnya bila seseorang shalat ber
sama imam, hingga imam berlalu, maka
ia mendapatkan pahala qiyamullail. (HR.
Ahmad, dishahihkan oleh Al Albani)

Rumahmu Memiliki Hak


Ingat, kita sangat memerlukan hiburan bagi jiwa.
Tawa dan canda selama
dalam per
kara mubah
dan tidak berlebihan,
adalah dianjurkan. Bila Anda sudah
memulai hari dengan membaca wirid AlQuran secara sempurna, dan Anda sudah
melakukan shalat tarawih, Anda memulai

Ramadhan Sepenuh Hati

117

hari dengan qiyamullail, shalat fajar dan


membaca dzikir, juga ibadah lainnya, maka
tidak ada salahnya
menyegarkan jiwa
setelah shalat. Duduklah bersama istri dan
anak-anak, bermainlah dengan mereka
atau saksikanlah acara atau program
televisi yang bermanfaat.

Tidur yang Indah


118

Pergilah ke tempat tidur, agar Anda bisa


beristirahat untuk melakukan aktifitas
baru. Sebelum tidur, duduklah sejenak
sekitar sepuluh menit bersama jiwamu
untuk bermuhasabah atas kegagalan dalam
melakukan ketaatan, atau karena dosa
yang dilakukan. Ahnaf Bin Qais mendekati
sebuah lentera pada suatu malam, lalu
ia meletakkan jarinya diatasnya, nyaris
tangannya terbakar. Lalu ia berkata kepada
dirinya: Rasakan, rasakan. Kemudian ia
Ramadhan Sepenuh Hati

berkata: Wahai jiwa, dosa apakah yang


sudah kau perbuat hari ini, apa yang
menjadikanmu berbuat seperti itu hari
ini.
Setelah Anda mengevaluasi diri atas
kelalaian dan dosa yang dilakukan hari
itu, perbaharuilah taubat dengan Allah.
Tidurlah dalam kondisi taubat, bertekadlah
kuat untuk tidak mengulanginya lagi.
Pelajaran itu bukan dari banyaknya Anda
jatuh ke tanah. Namun berapa banyak
Anda bisa bangkit lagi.
Perbaharuilah taubatmu. Ingatlah kalimat
ini setiap malam; bila Anda wafat maka
Anda akan wafat dalam keadaan bertaubat.
Bila Anda bangun dan menjemput hari baru,
Anda gembira karena ajal yang ditunda
sehingga Anda dapat memperbanyak
kebaikan dan mengakui kesalahan. Tidur
seperti inilah yang paling bermanfaat bagi
seorang hamba. Apalagi bila diikuti dengan
Ramadhan Sepenuh Hati

119

dzikrullah dan sebagian sunah nabi.


Seperti riwayat yang bersumber dari Jabir
Bin Abdillah secara marfu, sesungguhnya
Rasulullah tidak tidur hingga membaca
surat Sajadah dan Surat Al Mulk.

Bisikan Terakhir

120

Akhirnya kita tiba di lembaran terakhir,


setelah itu Anda akan menutup dua sisi
buku ini. Anda letakkan buku ini dan Anda
akan beristirahat dari lelahnya membaca
dan menelaah buku ini. Anda sudah
menyelesaikan lembar demi lembar hingga
lembaran terakhir. Harapan kita semua,
semoga ini bisa menjadi sauh tempat
bersandar kelak di akhirat. Hingga kita
bertemu ditepi telaga Al-Kautsar.
Usahakanlah agar mengulang membaca
buku ini meski sekali dalam sepekan

Ramadhan Sepenuh Hati

selama bulan Ramadhan. Buku kecil ini


begitu semerbak dengan kisah untuk
memanjakan Anda agar lebih berkesan di
hati.
Berkata Al Junaid Bin Muhammad,
Kalaulah ilmu yang kutulis atau yang
kukatakan berasal dari diriku sendiri maka
dia pasti akan hilang, akan tetapi dari
kebenaranlah semua berasal dan kepada
kebenaranlah semua kembali
121

Ramadhan Sepenuh Hati

Mari Bersama-sama Mengamalkan Wasiat ini


Biasakan Dzikrullah Se
panjang Hari. Ber
kata Abu
Hamzah Al Baghdadi:

122

Sesuatu
yang
mustahil
bila engkau mencintai Allah
kemudian tidak mengingatNya, mustahil kau mengingat Allah
namun tidak merasakan kenikmatan
berzikir, mustahil pula engkau merasakan
kenikmatan berzikir kemudian disibukkan
dengan selain-Nya.
Firman Allah:
Ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu
duduk dan di waktu berbaring. (QS. AnNisaa: 103)

Perbanyak Istighfar Siang Dan Malam.


Rasulullah SAW bersabda, Barangsiapa
yang ingin bergembira melihat catatan
Ramadhan Sepenuh Hati

amalnya, maka perbanyaklah istighfar.


(Hadits Shahih)
Dalam sabda yang lain:
Barangsiapa yang memohonkan ampun
kepada kaum muslimin dan muslimat maka
Allah akan menuliskan setiap mukmin dan
mukminat satu kebaikan.
Allah berfirman:
Maka aku katakan kepada mereka:
Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, -se
sungguhnya Dia adalah Maha Pengampun.
(QS. Nuh: 10 )

Baca Al Quran dengan Kehadiran Hati


Abdullah Bin Masud berkata:
Janganlah membaca Al Quran seperti
membaca syair atau puisi, namun re
nungkanlah setiap keajaibannya dan
gerakkanlah hatimu. Jangan jadikan

Ramadhan Sepenuh Hati

123

tujuanmu membaca hanya akhir surat.


Allah berfirman:
Bacalah Al Quran dengan tartil ( perlahanlahan) ( QS. Al Muzamil: 4 )

Hadir di Masjid Sebelum Adzan

124

Sofyan Bin Uyainah telah berkata kepada


Anda, Janganlah seperti hamba yang buruk
, dia tidak datang kecuali bila dipanggil,
datangilah shalat sebelum adzan.
Firman Allah:
Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu
yang ditentukan waktunya atas orangorang yang beriman. (QS. An-Nisa: 103 )

Evaluasi Amal yang Telah Dilakukan


Hasan Al Bashri berkata kepadamu,
Instrospeksilah dirimu ketika malam
menjelang, lihatlah dosa apa yang telah

Ramadhan Sepenuh Hati

engkau perbuat, bertaubatlah kepada


Allah, tidaklah seseorang meninggalkan
qiyamullail kecuali karena dosa yang belum
ditaubatinya
Firman Allah SWT :
Hai orang-orang yang beriman, ber
takwalah kepada Allah dan hendaklah
setiap diri memperhatikan apa yang telah
diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan
bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya
Allah Maha Mengetahui apa yang kamu
kerjakan. ( QS. Al Hasyr: 18 )

Perbanyaklah Sedekah
Adalah Syaikhul Islam Abu Mutamar At
Taimy tidak berlalu sejenak kecuali ia sudah
bersedekah meski dengan sedikit hartanya,
bila ia tidak memiliki sesuatu untuk
disedekahkan maka ia akan mengerjakan
shalat dua rekaat karena Allah.

Ramadhan Sepenuh Hati

125

Berinfaklah dari rezeki kalian. (QS. AlMunafiqun: 10 )

Enyahkan Kata nanti


Karena Anda tidak dapat menjamin hidup
hingga esok hari, jika Anda masih hidup esok,
mungkin ada halangan yang merintangimu
untuk melakukan kebaikan.

126

Seseorang berkata kepada Umar Bin Abdul


Aziz ketika melihat raut wajahnya tersirat
kelelahan beraktifitas, Tunda saja sisa pe
kerjaanmu hingga esok,
Umar Bin Abdul Aziz kemudian berkata,
Pekerjaan satu hari saja sudah me
nyibukkanku, bagaimana lagi bila ber
kumpul dalam dua hari
Dan jangan sekali-kali kamu mengatakan
tentang sesuatu: Sesungguhnya aku akan
mengerjakan ini besok pagi. (QS. Al Kahfi:
23 )

Ramadhan Sepenuh Hati

Tidaklah penting berapa kali Anda terjatuh


dalam dosa, namun yang lebih penting
adalah berapa kali Anda bertaubat dan
berusaha meninggalkan dosa. Oleh karena
itu Abul Jauza memberi kabar gembira
kepada kita seraya berkata:
Sesungguhnya seorang hamba melakukan
dosa hingga ia menyesali per
buatannya
itu hingga ia dimasukkan ke dalam surga.
Kemudian syaithan berkata: Celakalah aku,
seandainya aku tidak menjerumuskannya
kedalam dosa,
Katakanlah: Hai hamba-hamba-Ku yang
malampaui batas terhadap diri mereka
sendiri, janganlah kamu berputus asa
dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah
mengampuni dosa-dosa[semuanya. Se
sungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun
lagi Maha Penyayang (QS. Az Zumar:
53)

Ramadhan Sepenuh Hati

127

Karena Allah Mencintaimu


Ketahuilah bahwa apa yang Anda baca
merupakan hujah bagi Anda, atas dasar
bacaan yang Anda baca. Allah telah
berfirman:
Katakanlah, apakah sama orang-orang
yang mengetahui dengan orang-orang yang
tidak mengetahui ( QS. Az Zumar: 9 )
128

Tanyakanlah kepada diri Anda sendiri


mengapa Allah memilih Anda, dan bukan
orang lain untuk membaca. Tak diragukan
lagi karena Allah mencintai Anda. Dia
menghendaki kebaikan kepada Anda
dan menghendaki Anda untuk membaca.
Beramallah, Anda akan mendapat balasan,
Anda akan masuk syurga.
Berkata Yahya Bin Muadz, Perkataan itu
baik, namun yang lebih baik dari sekedar

Ramadhan Sepenuh Hati

kata adalah maknanya, yang lebih baik dari


maknanya adalah praktiknya, yang lebih
baik dari praktik adalah balasannya, yang
lebih baik dari balasan adalah keridhaan
Allah yang karenanya kamu beramal.

129

Ramadhan Sepenuh Hati

Jangan lupa Anda membeli buku


kecil ini untuk Anda hadiahkan
kepada tetangga, kawan atau untuk
Anda sumbangkan ke perpustakaan
masjid. Bukan merupakan sifat
orang pemurah yang menahan
memberi kebaikan kepada tetangga.
130

Ramadhan Sepenuh Hati

Perjanjian

131

Aku berjanji kepada Allah, akan


menempuh jalan yang diridhai-Nya
dengan segenap kemampuanku, hingga
aku ridha surga menjadi gantinya. Aku
akan bersabar dengan syahwat dunia
untuk aku nikmati kelak diakherat. Aku
rela lapar hari ini untuk kenyak hari esok,
dan aku akan menjadikan hari-hari

Ramadhan Sepenuh Hati

yang terbilang di bulan Ramadhan


ini sebagai titik tolak menuju surga
Firdaus yang tinggi, dan lompatanku
menuju surga untuk menjadi tetangga
para Nabi, para sahabat dan syahid,

132

Inilah janjiku kepada Rabb-ku, aku


berjanji tak akan ingkar dan menunda
selama aku hidup. Sungguh Allah Dialah
sebaik-baik penolong dan Maha Pengabul
doa. Ya Allah janganlah Engkau lupakan
aku dengan janji ini, dan ingatkan
aku bila terlupa. Tetapkan aku dalam
nikmat hidayah, dan bersegera dalam
amal
kebaikan
dan
meninggalkan
kemungkaran, yang Engkau berikan
kepadaku di bulan Ramadhan.

tanda tangan

Ramadhan Sepenuh Hati

Sebuah Ajakan
Wahai orang yang sekian lama menghilang
Wahai orang yang bertambah jauh dari Allah
Wahai orang yang bergumul dengan dosa
Padahal hari kiamat kian mendekat
Wahai orang yang panjang angan
Wahai orang yang buruk perbuatan
Wahai orang yang manis ucapan namun
buruk perbuatan
Wahai orang yang menyia-nyiakan usia,
padahal itu yang paling berharga
Wahai orang yang tenggelam dalam dunia,
di sanalah berawal dan di sanalah
berakhir kiamat
Mari berjanji bersama kepada Allah, dan
jangan kita ingkari
Saling mengingatkan, selalu dalam
kebaikan dan kesabaran

Ramadhan Sepenuh Hati

133

134

Ramadhan Sepenuh Hati