Anda di halaman 1dari 3

TOURNIQUET TEST (RUMPLE LEEDE)

I.

Tujuan :
Pemeriksaan ini bertujuan untuk menilai kahanan dinding pembuluh darah. Jika aliran

darah dibendung, tekanan intrakapiler akan meningkat. Jika pembuluh darah tidak mampu
menahan peningkatan itu akan terjadi petekhiae.
II.

Alat dan Bahan :

1. Sphygmomanometer
2. Stetoskop
3. Timer (Stopwatch)
III.
1.
2.
3.
4.

Cara kerja :
Pasang manset sphygmomanometer pada lengan atas dan ukur tekanan darah.
Pertahankan tekanan sistolik diantara tekanan diastolik selama 5 menit.
Setelah 5 menit, lepaskan manset dan tunggu sampai tanda bendungan menghilang.
Periksa daerah lengan bawah, dan menghitung petechiae dalam suatu area
berdiameter 5 cm.

IV. Hasil dan Pembahasan

a. Hasil :

Gambar 1.1 Nn. L sebagai OP 1

Gambar 1.2 Nn. A sebagai OP 2

Orang Percobaan (OP)

Jumlah Petikhiae

Hasil

OP 1

Ada 9

Negatif

OP 2

Ada 30

Positif

b. Pembahasan :
Pada praktikum tourniquet test atau Rumple Leede dapat melihat adanya patekiae.
Petekhiae terjadi apabila dinding pembuluh darah tidak mampu menahan peningkatan
tekanan intrakapilar. Petekhiae adalah bintik keunguan kecil pada permukaan tubuh, seperti
di kulit atau selaput lendir, yang disebabkan oleh perdarahan kecil. Untuk hasil positif jika
jumlah petekhiae 10. Untuk OP 1 memiliki jumlah petekhiae 9 maka hasilnya adalah

negatif. Sedangkan untuk OP 2 memiliki jumlah petekhiae ada 30 maka hasilnya adalah
postitif.
Tourniquet tes positif dapat disebabkan oleh : penurunan ketahanan dinding pembuluh
darah, trombositopenia, karena fungsi trombosit adalah menutup kebocoran pada dinding
pembuluh darah, Sebagian orang mungkin menunjukkan hasil positif tergantung pada tekstur,
ketipisan, dan suhu kulit.
Prinsip yang digunakan dalam tourniquet test atau Rumple Leede adalah dimana terhadap
kapiler dibuat menjadi anoksia dengan jalan membendung aliran darah vena. Anoksia
merupakan ketiadaan penyediaan oksigen ke jaringan meskipun perfusi darah ke jaringan
adekuat. Suasana anoksia dan penambahan tekanan internal akan memperlihatkan
kemampuan ketahanan kapiler. Jika ketahan kapiler turun akan timbul Petekhiae di kulit.