Anda di halaman 1dari 24

ANUITAS HIDUP (LIFE ANNUITY)

Disusun Oleh :
Anggareni Anitadara

M0111008

Kiki Aprilia

M0112049

Nur Alfiani Santoso

M0112062

JURUSAN MATEMATIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
2015

1. PENDAHULUAN
Anuitas hidup (life annuity) adalah serangkaian pembayaran yang
dilakukan terus menerus atau pada interval yang sama (seperti sebulan, tiga bulan,
setahun) ketika individu bertahan hidup. Anuitas dapat bersifat sementara, yaitu,
dibatasi pada jangka waktu yang diberikan, atau dapat dibayar untuk seumur
hidup. Interval pembayaran dapat dimulai segera atau sebaliknya, anuitas dapat
ditangguhkan. Pembayaran dapat dilakukan di awal interval pembayaran
(annuities-due) atau pada akhir interval tersebut (annuities-immediate).
Melalui studi anuitas tertentu (annuities-certain) dalam teori suku bunga,
telah diberikan pengetahuan tentang istilah anuitas, notasi, dan teori. Teori anuitas
hidup yang akan dibahas dalam makalah ini hampir sama dengan teori yang telah
dipelajari sebelumnya, namun syarat kondisi pembayaran yang digunakan adalah
kelangsungan hidup dari individu. Seperti halnya dalam asuransi jiwa yang
berhubungan dengan endowment murni dan jatuh tempo pembayaran pada
asuransi endowment.
Anuitas hidup berperan penting dalam operasi asuransi jiwa. Asuransi
jiwa biasanya dibeli dengan premi anuitas hidup bukan dengan premi tunggal.
Jumlah yang dibayar pada saat klaim mungkin akan berubah berdasarkan pilihan
penyelesaian dalam beberapa bentuk anuitas hidup bagi penerima. Beberapa jenis
asuransi jiwa menjalankan konsep ini lebih jauh dan, bukannya menampilkan
sejumlah uang yang dibayarkan pada saat kematian, namun memberikan bentuk
pernyataan dari manfaat penghasilan. Misalnya, pendapatan bulanan dibayarkan
kepada pasangan hidup atau kepada pensiunan yang ikut asuransi.
Salah satu contoh anuitas adalah sistem pensiun. Pada kenyataannya,
rencana pensiun dapat dianggap sebagai sebuah sistem untuk pembelian anuitas
hidup yang ditangguhkan (dibayar selama pensiun) dengan beberapa bentuk
anuitas sementara dari kontribusi selama masa aktif. Anuitas sementara dapat
terdiri dari iuran yang berbeda-beda, dan penilaian itu dapat mempertimbangkan
tidak hanya bunga dan kematian, tetapi faktor lain seperti kenaikan gaji dan
penghentian partisipasi untuk alasan lain selain kematian.
Anuitas hidup juga berperan dalam asuransi cacat dan asuransi
kompensasi pekerja. Dalam hal asuransi cacat, ketika tertanggung cacat telah

pulih mungkin perlu dipertimbangkan dalam pemutusan manfaat anuitas. Untuk


kelangsungan hidup pasangan di bawah kompensasi pekerja, menikah kembali
dapat mengakhiri anuitas tersebut.
Selanjutnya, dengan mengekspresikan nilai present value dari benefit
yang akan diterima oleh annuitant sebagai fungsi , variabel acak seumur hidup
masa depan annuitant. Sehingga dapat dimungkinkan untuk mempelajari sifat dari
distribusi variabel nilai finansial acak. Nilai ekspektasinya masih disebut nilai
pemberian yang berhubungan dengan penaksiran sebelumnya pada penetapan
asuransi (actuarial present value), dapat dievaluasi dengan cara alternatif baik
menggunakan integral parsial atau penjumlahan parsial tergantung apakah
pembayaran sedang dievaluasi kontinu atau diskrit. Hasil dari proses ini memiliki
interpretasi yang berguna dan mengarah pada metode alternatif untuk memperoleh
actuarial present value yang disebut teknik pembayaran saat ini (current payment
technique).
Seperti pada asuransi jiwa, kecuali jika dinyatakan sebaliknya
diasumsikan tingkat tahunan efektif konstan dari suku bunga (atau konstanta
gaya setara dengan bunga ). Asumsikan pula bahwa jumlah kematian untuk
sebagian besar perkembangan menunjukkan situasi-situasi dimana asumsi
kematian yang dipilih membuat perbedaan besar.
Dalam sebagian besar aplikasi dari teori yang dikembangkan dalam bab
ini, pembayaran anuitas kontinu saat kehidupan manusia tetap berada dalam status
tertentu. Namun, kemungkinan aplikasi teori jauh lebih luas. Teori tersebut dapat
diterapkan untuk semua pembayaran berkala dimana pembayaran tidak dibuat
dengan pasti. Contoh dari beberapa aplikasi ini terlihat dalam bab-bab selanjutnya
yang berhubungan dengan beberapa kehidupan atau beberapa penyebab
pengurangan.

2. PEMBAHASAN
2.1 Anuitas Hidup Kontinu
2.1.1 Anuitas Seumur Hidup (Whole Life Annuity)
Anuitas seumur hidup disediakan untuk seorang individu dengan
pembayaran sampai individu meninggal. Sehingga, nilai pemberian (present
value) dari pembayaran yang akan dilakukan didefinisikan = | untuk semua
0 dimana adalah waktu hidup() yang akan datang. Fungsi distribusi dari
dapat diperoleh dari T, yaitu
= Pr = Pr |

1
= Pr
= Pr 1

= Pr 1
= Pr[log log 1 ]
= Pr[log log 1 ]
= Pr log 1
= Pr
=

log
(1 )

log
(1 )

, untuk 0 < <

(2.1.1)

sehingga diperoleh fungsi densitas probabilitas (p.d.f.) untuk adalah


=

log
(1 )
=

log 1

, untuk 0 < < .

(2.1.2)

Fungsi distribusi untuk bergantung pada distribusi tetapi akan


menyerupai sebagaimana yang ditampilkan pada Gambar 2.1.1.
Gambar 2.1.1
1

Actuarial

present

value

untuk

anuitas

kontinu

seumur

hidup

dilambangkan dengan dimana penulisan dibawah garis (subscript)


menunjukkan bahwa anuitas berhenti pada saat kematian distribusi ()
bergantung pada informasi yang tersedia pada usia . Dibawah jumlah kematian
dari p.d.f. adalah

( + ), dan Actuarial present value dapat dihitung

dengan

= =

| ( + ).

(2.1.3)

dengan menggunakan integral parsial maka


= | =

1 1
=
, =

= + ,

diperoleh
=

.
0

(2.1.4)

Integral ini dapat dianggap sebagai pembayaran sesaat yang melibatkan


1 pada waktu , dengan potongan bunga yang didapat pada waktu nol dengan
mengalikan dan selanjutnya dikalikan dengan probabilitas

untuk

menunjukkan probabilitas bahwa pembayaran dilakukan pada waktu ke t. Hal ini


merupakan bentuk pembayaran dari actuarial present value untuk anuitas seumur
hidup. Secara umum, teknik pembayaran saat ini digunakan untuk menentukan
actuarial present value dari annuitas ditunjukkan oleh
APV=

Pr

(2.1.5)

Persamaan (2.1.4) dapat ditulis ulang menggunakan integral parsial


dengan nilai-nilai antaran 0 sampai 1, sehingga

= =

| +
0

= |

+
0

=
=0+

0 +

1

0

1

0

= :1| +

= :1| +


+1
0

= :1| + +1 .

(2.1.6)

Actuarial present value dilambangkan dengan, :1|, yang telah


digunakan sebelumnya dan diperkenalkan kembali dalam persamaan (2.1.11).
Persamaan (2.1.6) adalah contoh bentuk rekursi mundur . Disini =
, = :1| dan = . Nilai inisial yang digunakan pada anuitas
seuumur hidup adalah = 0. Ada beberapa cara untuk mengevaluasi bentuk
() yaitu dengan menggunakan pendekatan trapesium pada integral.
1

:1| =
0

1 +
2

Pendekatan lain, didasarkan pada asumsi dari suatu distribusi uniform


kematian tiap tahun. Hal ini erat kaitannya dalam teori bunga majemuk, yaitu
1 = | +
yang menunjukkan bahwa satu unit yang diinvestasikan sekarang akan
menghasilkan bunga tahunan sebesar yang dibayarkan secara terus menerus
selama tahun hingga titik bunga berhenti dan investasi dilunasi. Hubungan ini
berlaku untuk semua nilai dan juga berlaku benar untuk variabel random ,
1 = | + .
dengan nilai ekspektasi

(2.1.7)

[1] = [ | ] + [ ]
1 = + .

(2.1.8)

yang menjelaskan bahwa sebuah unit investasi sekarang akan menghasilkan bunga
sebesar pembayaran terus menerus selama

tetap hidup, dan pada saat

kematian, bunga berhenti dan investasi dari 1 telah dilunasi.


Untuk mengukur asumsi dasar dalam model ini dan risiko kematian
dalam anuitas hidup kontinu, sehingga dapat ditentukan nilai | .
|

1
=

=
=

( )
2
2

(2.1.9)

Selanjutnya, karena 1 = | + , maka


1 = 0 = | +
sehingga tidak ada risiko kematian untuk suatu kombinasi dari anuitas hidup
kontinu per tahun dan asuransi jiwa 1dibayarkan pada saat kematian.
Contoh 2.1.1
Dengan asumsi bahwa tingkat kematian () konstan, dan tingkat bunga ()
konstan. Tentukan nilai dari
a) = 1
b) 1
c) Probabilitas 1 akan lebih besar dari

Penyelesaian:
a) =
=
=


dt
0

dt
0
+

dt
0

= +
= (0(

1
+

))

= +
b) = 1

= 1 +
=

+
+

=+
2

= 2+
2

Var( 1 ) =

( )2
2

= 2
=
=
=
=

2+

(+ )2
2

2+

(+ )2

1
2

(+ )2 2 (2+ )
(2+ )(+ )2

1
2

( 2 +2 + 2 ) 2 (2+ )
(2+ )( 2 +2 + 2 )
2 + 3 +2 2 2 2 3

. 2

(2+ )( 2 +2 + 2 )
2

. 2

=(2+ )( 2 +2 + 2 ) . 2

= (2+ )( 2 +2 + 2 )

= (2+ )(+ )2
1

c) Pr ( 1 > ) = Pr
(

> )

= Pr(1 > . )
= Pr (1- . > )
= Pr ( <1- )

= Pr ( <+ )

= Pr( < + )

= Pr ( < + )
1

= Pr (T > log + )
= 0
Dengan 0

= log(+ )
= exp[

= exp

t0
0

= exp (0 0)
1

= exp ( log + )
=

2.1.2 Anuitas Hidup Sementara n-Tahun


(n-Year temporary Life annuity)
Present value dari

variabel random pembayaran dalam anuitas

hidup sementra n-tahun sebesar 1 per tahun, yang dibayar terus menerus
pada seseorang berumur (x) sampai individu hidup n- tahun ke depan.
=

,0 <

(2.1.10)

Distribusi dari variabel Y merupakan distribusi campuran dengan


nilai Y maksimum terbatas sampai | dan nilai probabilitas positif yang
berkaitan dengan | adalah P(T )=
random dijelaskan pada Gambar 2.1.2.

p x . Ciri fungsi distribusi variabel

Gambar 2.1.2
1

Actuarial present value (APV) pada anuitas hidup n-tahun


dinotasikan dengan :| .
:| = =

| t p x + t +|

px

(2.1.11)

Integral ini adalah pembayaran saat ini untuk actuarial present


value pada anuitas sementara n-tahun. Hal ini dianggap sebagai pembayaran
sebesar 1dt yang dibuat pada waktu ke t. Didiskontokan dengan bunga yang
kembali adalah 0 dengan dikalikan dan selanjutnya dikalikan dengan
t

p x untuk mencerminkan bahwa probabilitas pembayaran dilakukan pada

waktu t kali sampai waktu n. Tidak ada pembayaran harus dilakukan setelah
waktu n sehingga kemungkinan pembayaran tersebut adalah 0.
Persamaan seperti yang ditunjukan pada (2.1.6) berlaku dengan
u(x) = : dan seperti fungsi c(x) yang sekarang kita kenali yaitu :1| .
Kita disini menggunakan n=y-x. Hanya perlu berpikir mengganti nilai awal,
untuk itu kita menggunakan u(y)= :0 . Persamaan yang lain untuk anuitas
sementara periode n-tahun diselesaikan pada latihan 5.7.
Dari (2.1.10) kita peroleh

| =

,0 <
,

(2.1.13)

dimana
=

,0 <
,

(2.1.14)

Pada Persamaan (2.1.14), Z adalah nilai variabel random untuk


asuransi endowment n-tahun .
Oleh karena itu
1

= :| =

1 : |

(2.1.15)

dan
=

: | :
2

(2.1.16)

nilai anuitas dari (2.1.16) menjadi:


2
2

=
=
=

: |

: |

2
12 2 : (1 : | )2
2
12 2 : | (12 : | + 2 2 : | )
2

2 2 :| + 2: | 2 2 : |
=
2
2

= (:| 2:| ) :|

2.1.3 Anuitas Seumur Hidup Tertunda n Tahun


(n-Year Deffered Whole Life Annuity)
Nilai variabel random Y memberi definisi
0
=

= | |
| =

,0 <
,

(2.1.17)

variabel random Y dapat menggunakan nilai lebih besar daripada


1

| =

dan probabilitas nilainya adalah 0 yaitu Pr(T n) = n q x .

Ciri distribusi dijelaskan pada Gambar 2.1.3.


Gambar 2.1.3
1

Selanjutnya
|

= =


| n s
0

= n px

p x +

p x + +

0 | s

p x n + +

ditunjukan
|

E x + .

(2.1.18)

Sebuah pembangunan alternatif akan untuk dicatat bahwa, dari definisi ,


( untuk anuitas hidup-n-tahun ditangguhkan keseluruhan) = ( untuk anuitas
seumur hidup ) ( untuk anuitas hidup n-tahun sementara ).
Nilai harapan didefinisikan sebagai

a x a x a x:n

(2.1.19)

integrasi parsial dapat digunakan untuk memverifikasi hasil yang diberikan oleh
teknik pembayaran tersebut. Anuitas akan dibayaran setelah waktu jika
bertahan, nilai actuarial present dapat ditulis sebagai

a x n v t x pt dt n t E x dt .

(2.1.20)

Untuk mengembangkan Persamaan rekursi mundur untuk anuitas


tangguhan dengan = > 1, tidak adai istilah yang sesuai dengan integral
untuk nilai t antara 0 dan 1. Jadi, untuk =

pada usia kurang dari ,

= 0, dan = . Untuk nilai awal digunakan = .


Salah satu cara untuk menghitung varians dari untuk anuitas tertnda
adalah sebagai berikut

Var (Y ) v 2 n (a t n ) 2 t p x ( x t )dt ( n a x ) 2
n

v 2 n n p x (a s )

2
s

p x n ( x n s )ds ( n a x ) 2

dengan menggunakan integral parsial,

v 2 n n p x (a s )

p x n ( x n s)ds ( n a x ) 2

v 2 n n p x (v s v 2 s ) s p x n ds ( n a x ) 2
0

(2.2.21)

v 2 n n p x ( a x n a x n ) ( n a x ) 2

2.1.4 Anuitas Hidup n-Tahun Tertentu


(n-Year Certain and Life Annuity)
Anuitas hidup n-tahun tertentu adalah anuitas seumur hidup dengan
jaminan pembayaran untuk tahun n pertama. Present value dari pembayaran
anuitas adalah
=

,
, >

(2.1.22)

Tipe fungsi distribusinya ditunjukkan pada Gambar 2.1.4, yang


mencerminkan sifat campuran distribusi dan nilai minimum dan batas atas Y,
masing-masing adalah dan 1 .

Gambar 2.1.4
1

APV dinotasikan dengan

a x:n . Simbol ini diadopsi untuk menunjukkan

bahwa pembayaran berlanjut sampai , :

a x:n EY a n x pt ( x t )dt a n a t x pt ( x t )dt


n

n q x a n a t x pt ( x t )dt

(2.1.23)

integrasi parsial dapat digunakan untuk memperoleh

a x:n a n n v t x pt dt

(2.1.24)

Ini adalah nilai pembayaran saat ini dari APV, karena pada waktu 0
sampai pembayaran n yang pasti, sedangkan untuk waktu yang lebih besar dari
pembayaran n dilakukan jika

(x) hidup. Pemahaman lebih lanjut dapat diperoleh

dengan menulis ulang sebagai


=

+ 0

Y adalah jumlah dari konstanta

> .

an

dan variabel acak untuk tahun n

anuitas tangguhan. Dengan demikian,

a x:n a n n a x
a n n E x a x n (2.1.18)
a n (a x a x:n ) (2.1.19) (2.1.25)

selanjutnya, karena Var (Y a n ) Var (Y ) , variansi untuk anuitas hidup n-tahun


tertentu dan hidup adalah sama dengan bahwa dari tahun n anuitas tangguhan
yang diberikan oleh (2.1.21).
Analog dengan fungsi

s n 0 1 i dt
n1

Dalam teori suku bunga, diperoleh tunjangan hari tua

s x:n

n
a x:n
1
0
dt
Ex
E x t
t
n t

(2.1.26)

Persamaan (2.1.26) mereprsentasikan nilai akumulasi aktuaria pada akhir masa


sebuah anuitas hidup sementara n-tahun dengan 1 unit per tahun dibayar terus
menerus sementara (x) hidup. Akumulasi nilai tersebut, sering disebut telah
terakumulasi di bawah (atau dengan keuntungan) dari bunga dan hidup lebih
lama, tersedia pada usia

x n jika (x) bertahan.

Diperoleh ekspresi untuk

d
a x dengan membedakan integral dalam
dx

(5.2.4), dengan asumsi bahwa probabilitas berasal dari tabel agregat

a x 0 v t t p x dt 0 v t t px ( x) ( x t )dt
dx
x
x

( x)a x A x ( x)a x (1 a x )
sehingga,

d
a x ( x) a x 1
dx

(2.1.27)

interpretasi Persamaan (2.1.27) adalah perubahan actuarial present value pada


rata-rata adalah jumlah dari bunga pendapatan
hidup lebih lama

ax

dan rata-rata keuntungan

( x)a x , kurang tingkat pengeluaran pembayaran.

Contoh 2.1.2
Asumsikan bahwa probabilitas berasal dari sebuah tabel agregat, tentukan
formula untuk
a.
b.

Penyelesaian :
a. Lanjutan dari perkembngan persamaan (2.1.27), kita peroleh

: = : 1:

= : (1 : )
= + : (1 )
c.

Tabel 2.1.1 merangkum konsep untuk anuitas hidup kontinu (terus


menerus).
Gambar 2.1.1 menunjukkan fungsi distribusi untuk masing-masing jenis anuitas
hidup kontinu yang dipelajari pada bagian ini. Nilai batas dan titik diskontinu
ditunjukkan pada satu atau kedua sumbu.
Ketika

0 = 0, =

[1
0

] ,

APV

dari

dapat

divisualisasikan sebagai daerah di atas grafik dari = , bawah = 1, dan di


sebelah kanan garis = 0. Interpretasi ini dapat memberikan jembatan antara
nilai aktuaria sekarang sebagai evaluasi dari definisi dari variabel acak dan bentuk
pembayaran saat ini untuk nilai aktuaria sekarang.

Tabel 2.1.1. Rangkuman dari Anuitas hidup kontinu (Anuitas dari 1 per tahun
yang dibayar secara kontinu)

Tambahan relasi diberikan oleh,

1 = +

1 = : + :

= :

: =

(1 +
0

+
+

2.2 Annuitas Hidup Diskrit


Teori anuitas hidup diskrit analog dengan teori anuitas hidup kontinu,
dengan integral digantikan oleh jumlahan (sigma), integran oleh summands, dan
differential oleh diference. Untuk anuitas hidup diskrut waktu pembayaran diawal
(annuities-due)

atau

waktu

pembayaran

di

akhir

(annuities-immediate)

diperhitungkan, akan dimulai dengan annuities-due yang memiliki peran yang


lebih menonjol dalam aplikasi nyata. Sebagai contoh, asuransi jiwa yang
digunakan kabanyakan orang berdasarkan annuities-due yang dibayar secara
berkala.

2.2.1

Anuitas Seumur Hidup Yang Dibayar Diawal


(Whole Life Annuity-due)

Anuitas seumur hidup yang dibayar diawal merupakan sebuah anuitas


hidup dengan pembayaran dimulai di awal tahun untuk setiap individu (x) yang
masih bertahan hidup.
Diberikan present-value dari variabelrandom, Y
= +1|
dengan K waktu hidup yang akan datang dari individu (x), untuk anuitas hidup
diskrit nilai present-value yang mungkin terjadi berada pada interval 1| = 1
sampai | yang kurang dari

. Nilai probabilitas yang berhubungan adalah

Pr = = + .
Selanjutnya akan dibahas menganai actuarial present value ,
= E Y = E +1| =

=0 +1|

(2.2.1)

Pr = = + , dengan penjumlahan parsial pada apendix 5,misal


= + =

+1

dan

g(k) = +1|

dan menggunakan

hubungan g(k) = +1| = vk+1 dan = konversikan ke


= 1 +

k+1
+1
=0 v

k
=0 v

(2.2.2)

(2.2.3)

Persamaan (2.2.3) adalah bentuk present value dari actuarial present


value untuk anuitas-due seumur hidup dimana

adalah probabilitas

pembayaran ukuran 1 yang dibuat pada waktu k.


Dimulai dengan jumlah dalam Persamaan (2.2.2) di atas diperoleh
= 1 +

k+1
+1
=0 v

= 1 +

k
=0 v +1

(2.2.4)

Persamaan ini adalah contoh dari Persamaan rekursi mundur dengan


= , = 1 = . Nilai inisial digunakan untuk anuitas
seumur hidup = 0.
Dari (2.2.1) diperoleh berturut-turut

= E

1v k +1
d

(2.2.5)

dan
= | |

(2.2.6)

1 = d +

(2.2.7)

Dengan membandingkan Persamaan (2.1.8) dan Persamaan (2.2.7) dapat


disimpulkan bahwa Persamaan (2.2.7) menunjukkan bahwa sebuah unit yang
diinvestasi sekarang akan menghasilkan bunga di awal tahun dari d per tahun
selama (x) masih bertahan hidup ditambah pembayaran dari unit pada akhir tahun
kematian (x).
Persamaan variansi
1v k +1

Var(+1| ) = Var

2.2.2

Var (v k +1 )
d2

( )
2

(2.2.8)

Anuitas Hidup Sementara n-Tahun Yang Dibayar Di Awal


n-Year Temporary Life Annuity-due

Variabel random present value dari sebuah anuitas hidup sementara nytahun yang dibayar diawal dengan tempo 1 per tahun adalah
+1| 0 K n
={
|
Kn
dengan actuarial present value adalah
:| = E Y =

n1
k=0 +1|

+ + |

(2.2.9)

penjumlahan parsial dapat digunakan untuk mengubah (2.2.9) dalam bentuk


:| =

n1 k
k=0 v

(2.2.10)

Untuk anuitas hidup n-tahun sementara yang dibayar di awal pada


umur y = x + n :
:| = 1 + +1:(+1)|

(2.2.11)

Formulasi rekursif untuk nilai asuransi sekarang adalah sama dengan


(2.2.4) tetapi perbedaannya disini digunakan nilai awal :0|=0.
Karena = (1 )/, dimana
+1

= {

0<

(2.2.12)

adalah nilai variabel random untuk asuransi endowment, dibayarkan pada akhir
tahun kematian pada saat jatuh tempo, diperoleh
:| =

1[]

1: |

susun kembali hasil (2.2.12), diperoleh


1 = :| + :| .

(2.2.13)

untuk menghitung variansi, digunakan


=

2.2.3

()
2

: |

( : | )2
2

(2.2.14)

Anuitas Hidup n-Tahun Tertunda Yang Dibayar Di Awal


(n-Year Deffered Whole Life Annuity-Due)

Untuk anuitas hidup n-ytahun tertunda yang dibayar di awal (n-year


deferred whole life annuity-due) dengan tempo pembayaran 1 satuan waktu pada
awal tahun saat (x) bertahan hidup dari usia x + n kedepan, nilai present-value dari
variabel random, Y adalah
= {0 | +1 |

0<

dan nilai present-value asuransi tersebut adalah


=

= +

= :|
=

(2.2.15)
(2.2.16)
(2.2.17)

Persamaan rekursi mundur untuk anuitas hidup n-tahun tertunda yang


dibayar di awal dengan = > 1 identik dengan versi kontinu karena

menggunakan c(x) = 0 dan d(x) = . Perubahan tersebut kita gunakan nilai


present-value asuransi untuk sebuah anuitas-due, = , untuk nilai awal.
Variansi dari Y dapat dikembangkan secara sepenuhnya analog dengan
yang digunakan pada formula (2.121) dan mengarah ke ekspresi
2

= 2 + 2+ + 2| ( | )2
2.2.4

(2.2.18)

Anuitas Hidup Tertentu Yang Dibayar Di Awal


(n-Year Certain and Life Annuity-Due)

Anuitas hidup tertentu yang dibayar di awal merupakan anuitas hidup


dengan pembayaran individu (x) setidaknya selama n tahun. Nilai present-value
dari pembayaran anuitas adalah
|

0<

+1|

(2.2.19)

kemudian

:| = = | +

+1| + ,

(2.2.20)

Persamaan (2.2.20) dapat diubah menggunakan penjumlahan parsial dalam versi


pembayaran saat ini dari actuarial present value
:| = | +

(2.2.21)

persamaan (2.2.21) dapat ditulis sebagai berikut


:| = | + :| .
Akumulasi seluruh present-value di akhir pada masa anuitas sementara n
tahun yang dibayar di awal pada tempo 1 per tahun, dibayarkan selama (x)
bertahan hidup, dilambangkan oleh :|. Persamaan untuk fungsi ini adalah
:| =

: |

1
=0

1
+

(2.2.22)

2.2.5

Anuitas Hidup Yang Dibayar Di Akhir


(Annuities-immediate)

Prosedur yang digunakan di atas untuk anuitas-due dapat disesuaikan


untuk anuitas-immediate dimana pembayaran dilakukan diakhir periode
pembayaran. Misalnya, untuk anuitas-immediate seumur hidup, variabel random
present value adalah Y= |. Sehingga
= =

=0 +

| ,

(2.2.23)

Dan penjumlahan parsial akan memberikan bentuk pembayaran saat ini


dari nilai kini asuransi seperti
=
karena persamaan

=1 .

(2.2.24)

= 1 1 + +1 /, kita mempunyai nilai harapan


= =

1(1+)

(2.2.25)

Persamaan ini dapat ditulis kembali seperti 1 = + (1 + ) . Perbandingan


Persamaan (2.2.25) dengan Persamaan (2.2.7) menunjukkan bahwa pembayaran
bunga i dibuat pada akhir setiap tahun, sedangkan (x) tetap hidup dan bahwa pada
akhir tahun kematian suatu pembayaran bunga i bersama dengan jumlah pokok 1
harus dibayar. Persamaan ini memiliki arti penting bagi perpajakan real. Untuk
setiap unit tingkat dalam hidup, mendefinisikan menjadi kawasan hidup dan
1 + = 1 sebagai sisa jika ditujukan untuk sebuah organisasi amal
yang berkualitas, dibebaskan dari pajak real.
Analisis untuk bentuk-bentuk lain dari anuitas-immediate hampir sama.
Variabel random present value dapat dibentuk dengan cara analog untuk anuitasdue. Persamaan untuk actuarial present value dapat diperoleh dari definisi dan
dengan penjumlahan parsial. Persamaan untuk variansi dari anuitas- immediate di
bagian ini juga dapat diperoleh.
Contoh 2.2.1

Tentukan Persamaan untuk ekspektasi dan variansi dari variabel random presentvalue untuk life annuity-immediate sementara
Penyelesaian:
Dimulai dengan variable present value untuk n-tahun annuity immediate,

1
=

0<

Kita perkenalkan dua bentuk variable random baru


1 =

1 + +1
0

0<

Dan
2 =

0<

JadiY=(1-Z1-Z2)/I untuk semua K. sekarang untuk ekpektasinya adalah


=

1(1+)1: | 1: |
:
=

Kita dapat tuliskan kembali berdasarkan (5.3.13)


1 = :| + 1:| + :|
Variansinya dihitung sebagai berikut
=

(1 + 2 ) 1 + 2 1 2 + (2 )
=
2
2

1 = 1 +

2 1
:|

1:|

dan 2 = 2 1

karena 1 2 = 0 untuk semua


kita dapatkan 1 2 = 1 + 1: |

Dengan menggabungkannya kita dapatkan



1+
=

2 1
: |

1:|

1 + 1:| + 2 1
2

Tabel 2.2.1
Rangkuman dari life annuities diskrit [tunjangan per pembayaran awal tahun
(annuity-Due) atau akhir tahun (annuity-immediate).