Anda di halaman 1dari 3

Alat Alat Bor

1.

Alat bor terbagi dalam dua golongan besar, yaitu :


Manually Driven
a. Auger Drill
Bor auger adalah metode pengeboran lubang dengan memproduksi memotong mencongkel
kita gerakan dengan pahatan ujung bor. Rotasi penetrasi auger bor menghasilkan sebuah lubang.
Proses :
Kunci untuk proses pengeboran auger adalah bentuk bor. Berbentuk heliks rotationally
sekrup dan didorong ke tanah, auger menghasilkan sebuah sumur bor dengan cepat dan efisien,
tergantung pada jenis pembentukan.
Metode ini meliputi mengangkat dan menjatuhkan auger, yang berat dapat 50 kg atau
lebih, ke dalam lubang dan menghasilkan sebuah lubang. Terdiri dari alat bor batang kaku atau
tali / kabel dengan auger yang dapat diturunkan ke dalam tanah. Ketika cukup setek telah
diproduksi untuk membuat pengeboran lebih lanjut tidak efektif, auger akan dihapus dan
potongan-potongan dibawa keluar dengan itu pada bit berbentuk heliks. Proses ini kemudian
diulang sampai selesai.
Keuntungan dan Kerugian :
Ada banyak keuntungan dari jenis ini pengeboran. Ini termasuk biaya operasional yang
rendah, tingkat penetrasi cepat jika digunakan pada formasi yang sesuai, dan fakta bahwa itu
adalah bebas dari kontaminasi cairan bila digunakan untuk tujuan pengambilan sampel.
Auger drill juga mudah untuk mengoperasikan dan dirawat.
b. Empire Drill
Alat bor yang sederhana, dipakai pada tambang timah alluvial untuk prospeksi,
jarak lubang bor berkisar 100-500 m, sedangkan untuk eksplorasi jarak tersebut berkisar 25 50
m. Alat bor ini cocok untuk batuan yang lunak dan daerah yang sulit dimasuki. Kecepatan
pemboran tergantung dari materialnya, kecepatannya rata-rata 3 m/jam.
c. Churn Drill
Ada dua macam churn drill yaitu manual dan machine driver. Kecepatan pemboran
tergantung kepada beban, frekuensi penumbukan, sifat batuan dan pengalaman operator.
d. Bor Mesin Semprot
2. Machine Driven
a. Percussive Drill
1) Churn drill
2) Hammer drill
b. Rotary Drill
1) Hydraulic drill
Sebuah mesin bor hidrolik untuk memotong ke dalam formasi batuan dan sejenisnya.
Mesin bor yang berputar memiliki batang dengan sedikit di satu ujung dan sebuah rotari hidrolik

drive motor di ujung lain. Batang bor didukung pada sebuah kereta diadaptasi untuk perjalanan
linier untuk memajukan sedikit berputar ke dalam formasi batuan.
Kereta diperpanjang dan ditarik dengan cara feed hidrolik motor. Hidrolik yang rotary
motor dan motor hidrolik feed tersambung secara seri di sistem operasi hidrolik sehingga ketika
rotasi perlawanan meningkat disertai oleh penurunan tekanan yang lebih besar di motor hidrolik
rotary, ada penurunan akibat gaya yang diberikan oleh feed hidrolik motor untuk menghindari
kemacetan dari bor.
2)

Diamond drill

Diamond drill digunakan dalam industri pertambangan untuk menggali isi yang dikenal
dengan bijih deposit dan daerah potensi.
Diamond drill berbeda dari pengeboran geologi lainnya dalam inti yang solid diekstrak dari
kedalaman, untuk diperiksa di permukaan. Teknologi kunci bor berlian adalah berlian yang sebenarnya
sedikit itu sendiri. Ini terdiri dari industri berlian terpasang metalik lembut matriks. Seperti yang
ditunjukkan pada gambar, berlian yang tersebar di seluruh matriks, dan tindakan bergantung pada
matriks untuk perlahan-lahan memakai selama pengeboran, sehingga untuk mengekspos lebih berlian.
Bit yang dipasang pada batang bor, yang terhubung ke rotary bor. Air disuntikkan ke dalam pipa bor,
sehingga untuk membersihkan potongan-potongan batu diproduksi oleh sedikit. Berlian sebenarnya
sedikit adalah urusan kompleks, biasanya didesain untuk jenis batuan tertentu, dengan banyak saluran
untuk mencuci.
Bor menggunakan berlian untuk pengeboran melalui batu. Bor menghasilkan "inti" yang difoto dan
dibagi secara longitudinal. Setengah dari inti perpecahan diuji sementara separuh lainnya disimpan
secara permanen untuk digunakan di masa depan dan reassaying jika perlu. Meskipun inti diameter yang
lebih besar adalah yang paling disukai itu adalah yang paling mahal.

3)

Chiled Shot drill


Pada chilled shot drill memiliki mata bor shot bit (Gambar 1.11).
4) Turbo drill
Pada turbo drill tidak dihasilkan cutting dan core. Tidak terdapat keely dan rotary table,
mud flush yangmana dipakai unutk memutar baling-baling dan pada turbin hanya bit yang
berputar.
5) Jet pierce drill
Pada jet pierce drill tidak dihasilkan cutting dan core serta tidak terdapat keely dan rotary
table, mud flush yang dipakai untuk memutar baling-baling dan pada turbin hanya bit yang
berputar.
c. Rotary Percuassive Drill
1)
Jack Hammer
Jack hammer digunakan untuk mengebor batu karang atau memecah aspal, beton dan bahanbahan tersebut. Operasi ini mirip dengan palu dan pahat, dengan palu internal didorong di kedua arah di
kasus bor pneumatik oleh ledakan alternatif udara terkompresi.

Bor portabel tidak praktis untuk digunakan melawan dinding dan lereng curam, karena hal ini akan
meminta user untuk mendukung kedua alat berat, dan memberikan gaya horizontal yang dibutuhkan
untuk menggerakkan alat kembali terhadap pekerjaan setelah setiap pukulan. Metode yang sering
digunakan biasa disebut sebagai jackhammering horisontal. Metode lain adalah overhead
jackhammering, memerlukan pengkondisian kekuatan dan ketahanan untuk terus bor yang lebih kecil,
yang disebut rivet buster, lebih dari satu kepala.