Anda di halaman 1dari 16

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

MATA KULIAH : PERENCANAAN KONSTRUKSI II (KONSTRUKSI KAYU)


Penyusun : - Aji Permana (09114017)
- Nazar (09114007)

- Satria Eka Daya (09114009)


- Tarto (09114013)

SOAL TUGAS :

k i konstruksi
k
k i diatas
di
# Data teknis
:
- Konstruksi Kuda-kuda gudang seperti gambar diatas.
- Berat Jenis kayu : 0,6
- Mutu Kayu : A
- Jenis Muatan : Muatan Tetap
- Sambungan menggunakan sambungan baut 1/2"

# Rencanakanlah :
1. Dimensi Batang Keseluruhan.
2. Sambungan Baut di Titik I & J.
3. Sambungan di Titik Buhul F.
4. Gambar Semua Konstruksi dengan skala 1:25 dan Detail Sambungan 1:10.

# Diketahui :
- Konstruksi Terlindung --> = 1
- Berat Jenis kayu : 0,6
- Mutu Kayu : A (x 1)
- Muatan Tetap --> = x 1
- Sambungan menggunakan sambungan baut 1/2" --> Faktor Perlemahan = -20%

Page 1 of 32

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL


MATA KULIAH : PERENCANAAN KONSTRUKSI II (KONSTRUKSI KAYU)
Penyusun : - Aji Permana (09114017)
- Nazar (09114007)

- Satria Eka Daya (09114009)


- Tarto (09114013)

# Penyelesaian :
1. MERENCANAKAN DIMENSI BATANG KUDA-KUDA

Karena Konstruksi Diatas Simetris Maka :


RA=RB = 5491 Ton

Diaram Cremona.

Page 2 of 32

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL


MATA KULIAH : PERENCANAAN KONSTRUKSI II (KONSTRUKSI KAYU)
Penyusun : - Aji Permana (09114017)
- Nazar (09114007)

- Satria Eka Daya (09114009)


- Tarto (09114013)

Daftar Gaya Batang Akibat Beban Luar (P)


No. Btng
S1
S2
S3
S4
S5
S6

Gaya Batang (ton)


Tarik (+) Tekan (-)
9.84
6.56
6.56
9.84
8.94
8.94
-

No. Btng
S7
S8
S9
S10
S11
S12
S13

Gaya Batang (ton)


Tarik (+) Tekan (-)
8.94
8.94
3.28
2.75
3.28
-

2. Merencanakan Dimensi Batang Keseluruhan

# BATANG TARIK
a. Batang S5=S6=S7=S8
150 x Bj Kayu x beban kerja x kondisi kons. x mutu kayu
TR =
= 150 x 0.6 x 1 x 1 x 1
2
=
90.00 kg/cm
P=
TR =

8.94
P
F netto

ton

F net =
=

8,940 kg
P
TR
8,940
90.00

Page 3 of 32

99.33 cm

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL


MATA KULIAH : PERENCANAAN KONSTRUKSI II (KONSTRUKSI KAYU)
Penyusun : - Aji Permana (09114017)
- Nazar (09114007)

F bruto =
=
=

- Satria Eka Daya (09114009)


- Tarto (09114013)

F netto
Fak. Perlemahan
99.33
0.8
2

124.17 cm

Dimensi dimisalkan b= 8 cm
h=

F br
8

cm2
cm
2

124.17 cm
8
cm

15.52 cm

16.00 cm

Check :
P

16 cm

TR =

F netto
=

8940
8 x 16

kg
2
cm

8940
128

kg
2
cm

=
TR =

69.84

8 cm
2

kg/cm

2
69.84 kg/cm

<

2
90.00 kg/cm

Jadi, dimensi batang S5, S6, S7 & S8 adalah (b x h) = 8cm x 16cm

b. Batang S11
150 x Bj Kayu x beban kerja x kondisi kons. x mutu kayu
TR =
= 150 x 0.6 x 1 x 1 x 1
2
=
90.00 kg/cm
P=

2.75 ton

2,750 kg

Page 4 of 32

= Ok..!!

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL


MATA KULIAH : PERENCANAAN KONSTRUKSI II (KONSTRUKSI KAYU)
Penyusun : - Aji Permana (09114017)
- Nazar (09114007)

TR =

P
F netto

F net =

- Satria Eka Daya (09114009)


- Tarto (09114013)

P
TR

2750
90.00
2

30.56 cm

=
=

F netto
Fak. Perlemahan
30.56
0.8

10cm

F bruto =

38.19 cm

Dimensi dimisalkan dulu b= 6 cm


h=

F br
6

6cm

cm
cm

38.19 cm
6
cm

6.37 cm

10.00 cm
`

16

Jadi, dimensi batang S11 adalah (b x h) = 6cm x 10cm


Untuk menyeragamkan bahan, maka bt. S11 menjadi (b x h) = 8cm x 16cm

8
Gambar Penampang Batang Tunggal S11

Page 5 of 32

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL


MATA KULIAH : PERENCANAAN KONSTRUKSI II (KONSTRUKSI KAYU)
Penyusun : - Aji Permana (09114017)
- Nazar (09114007)

- Satria Eka Daya (09114009)


- Tarto (09114013)

# BATANG DESAK
a. Batang S1=S4 (Batang Ganda)
Karena Konstruksi kuda-kuda, maka semua titik buhul adalah sendi
Maka : Ltk = l x 1
= 3,58 x 1 =
3.58 m
ds =

150 x Bj Kayu x beban kerja x kondisi kons. x mutu kayu


= 150 x 0.6 x1x 1 x 1
2
=
90.00 kg/cm

Misal dim. kayu (b/h) =

8 16

i x = 0.289 x h
i x = 0.289 x 16
i x = 4.624
3

I ty = 2 x 1/12 x h x b + 2 x h x b x l
I ty = 2 x 1/12 x 16 x 83 + 2 x 16 x 8x 82
I ty = 17,749
cm4
2

I gy = 1/12 x h x (2b)
2
I ty = 1/12 x 16 x (2x8)
4
I ty = 341.33
cm
Iy = 1/4 (Ity + 3.Igy)
I ty = 1/4 ( 32,500 + 3x341.33)
4
I ty = 4,693.33 cm
iy =

Iy
F br

I ty = 4693.33
2x8x16
I ty = 4693.33
256
I ty =
=

4.282

cm

ltk

Page 6 of 32

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL


MATA KULIAH : PERENCANAAN KONSTRUKSI II (KONSTRUKSI KAYU)
Penyusun : - Aji Permana (09114017)
- Nazar (09114007)

- Satria Eka Daya (09114009)


- Tarto (09114013)

i min
I min =

I min =

358
4.28

cm
cm

83.61 => Lihat tabel PKKI 61 >> faktor tekuk =

2.2418

P .
F br

ds =
I min =

9840 x 2.2418
2 x 8 x 16
2

I min =

86.17 kg/cm

ds =

2
86.17 kg/cm

2
90 kg/cm

<

= Ok..!!

Jadi, dimensi batang S1 & S4 adalah (2 x b x h) = 2 x 8 cm x 16 cm

16

Gambar Penampang Batang Ganda S1 & S4


b. Batang S2=S3 (Batang GANDA)
Karena Konstruksi kuda-kuda, maka semua titik buhul adalah sendi
Maka : Ltk = l x 1
= 3,58 x 1 =
3.58 m
ds =

150 x g x beban kerja x kondisi kons. x mutu kayu


= 150 x 0,6 x1 x 1 x 1

Page 7 of 32

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL


MATA KULIAH : PERENCANAAN KONSTRUKSI II (KONSTRUKSI KAYU)
Penyusun : - Aji Permana (09114017)
- Nazar (09114007)

- Satria Eka Daya (09114009)


- Tarto (09114013)

90.00 kg/cm

Misal dim. kayu (b/h) =

8 16

ix =
ix =
ix =

0.289 x h
0.289 x 16
4.624

I ty =
I ty =
I ty =

3
2
2 x 1/12 x h x b + 2 x h x b x l
2 x 1/12 x 16 x 83 + 2 x 16 x 8 x 82
4
17749.33 cm

I gy =
I ty =
I ty =

1/12 x h x (2b)
2
1/12 x 16 x (2x8)
4
341.33 cm

Iy =
I ty =
I ty =

1/4 (Ity + 3.Igy)


1/4 (17,749 + 3x341)
4
4693.33 cm

iy =

Iy
F br

I ty =

4693.33
2 x 8 x 16

I ty =

4693.33
256

I ty =
=

I min =

I min =
ds =

4.282

cm

ltk
i min
358
4.28

cm
cm

83.61 => Lihat tabel PKKI 61 >> faktor tekuk =


P .

Page 8 of 32

2.2418

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL


MATA KULIAH : PERENCANAAN KONSTRUKSI II (KONSTRUKSI KAYU)
Penyusun : - Aji Permana (09114017)
- Nazar (09114007)

- Satria Eka Daya (09114009)


- Tarto (09114013)

F br

I min =

6560 x 2,2481
2 x 8 x 16
2

I min =

57.45 kg/cm

ds =

2
57.45 kg/cm

<

90

kg/cm2

= Ok..!!

Jadi, dimensi batang S2 & S3 adalah (2 x b x h) = 2 x 8 cm x 16 cm

16

Gambar Penampang Batang Ganda S2 & S3

c. Batang S10=S12
Karena Konstruksi kuda-kuda, maka semua titik buhul adalah sendi
Maka : Ltk = l x 1
= 3,58 x 1 =
3.58 m
ds = 150 x g x beban kerja x kondisi kons. x mutu kayu
Page 9 of 32

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL


MATA KULIAH : PERENCANAAN KONSTRUKSI II (KONSTRUKSI KAYU)
Penyusun : - Aji Permana (09114017)
- Nazar (09114007)

- Satria Eka Daya (09114009)


- Tarto (09114013)

= 150 x 0.6 x 1 x 1 x 1
2
kg/cm
= 90

Kayu Kelas Kuat III


2

I min = 60 . Ptk . ltk


Misal dimensi kayu b =8
I min =
1/12 bh3 =
1/12x8xh3 =
h3 =
h3 =
h =
h =

cm

60 . Ptk . ltk
60 . 3,28 . 3,582
60 . 3,28 . 3,582
(60 . 3,28 . 3,58 . 12) / 8
3,783
3
3783.40
16
cm
~

16 cm

Jadi, Dimensi Batang b/h = 8/16 cm

i min = 0.289 h
I min = 0.289 x 16
I min = 4.62
cm

ltk
i min

I min =

358
4.62

I min =

77.42

ds =

P .
F br

cm
cm
=> Lihat tabel PKKI 61 >> faktor tekuk =

2.0513

I min = 3280 x 2.0513


bxh
I min =
ds =

52.56

kg/cm

2
52.56 kg/cm

<

Page 10 of 32

2
90.00 kg/cm

= Ok..!!

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL


MATA KULIAH : PERENCANAAN KONSTRUKSI II (KONSTRUKSI KAYU)
Penyusun : - Aji Permana (09114017)
- Nazar (09114007)

- Satria Eka Daya (09114009)


- Tarto (09114013)

16

Jadi, dimensi batang S10 & S12 adalah (b x h) = 8 cm x 16 cm

8
Gambar Penampang Batang Tunggal S10 & S12

2. MERENCANAKAN SAMBUNGAN BAUT DI TITIK I DAN J

a. Sambungan Baut di Titik I ( Pada Batang S2 )


Diketahui :
Batang S4 (8/16)
P = 6.56
Baut = 1/2"

( =1, =1 )
ton
= 6560
=
1.27
cm

Kg

Page 11 of 32

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL


MATA KULIAH : PERENCANAAN KONSTRUKSI II (KONSTRUKSI KAYU)
Penyusun : - Aji Permana (09114017)
- Nazar (09114007)

b
d baut

- Satria Eka Daya (09114009)


- Tarto (09114013)

(sudut antara arah gaya dan arah serat kayu)


8
5.7, Sambungan Golongan III
=
= 6.30
1.27
bertampang 2

S = 60 . d . b3 (1 - 0.6 sin)
o
= 60 . 1,27 . 8 (1 - 0,6 sin 0 )
= 610
kg
S = 120 . d . b1 (1 - 0.6 sin)
o
= 120 . 1,27 . 8 (1 - 0,6 sin 0 )
= 1,219
kg
2

S = 340 . d (1 - 0.35 sin)


2
o
= 340 . 1,27 (1 - 0,35 sin 0 )
= 548.39
kg
Nilai S (kekuatan 1 baut) diambil yang terkecil.
Jadi S = 548.39 kg
S izin = 548.39 x x
548.39 kg
Jumlah Baut :
n =
P2
548.39
=

6,560
548.39

kg
kg

11.96

buah

12 buah

Menentukan Jarak antar Baut a1 = 7d


Menentukan Jarak antar Baut a2 = 6d

=8.89
=7.62

10
8

cm
cm

b. Sambungan Baut di Titik J ( Pada Batang S6 )


Diketahui :
Batang S6 (8/16)
P = 8.94
Baut = 1/2"
=
0
b

d baut

( =1, =1 )
ton
= 8940
Kg
1.27
cm
(sudut antara arah gaya dan arah serat kayu)
8
5.7, Sambungan Golongan III
=
= 6.30
1.27
bertampang 2

Page 12 of 32

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL


MATA KULIAH : PERENCANAAN KONSTRUKSI II (KONSTRUKSI KAYU)
Penyusun : - Aji Permana (09114017)
- Nazar (09114007)

- Satria Eka Daya (09114009)


- Tarto (09114013)

Menggunakan Balok Penjepit misalkan menggunakan balok 6/16

S = 60 . d . b3 (1 - 0.6 sin)
o
= 60 . 1,27 . 8 (1 - 0,6 sin 0 )
= 610
kg
S = 120 . d . b1 (1 - 0.6 sin)
o
= 120 . 1,27 . 8 (1 - 0,6 sin 0 )
= 1,219
kg
2

S = 340 . d (1 - 0.35 sin)


2
o
= 340 . 1,27 (1 - 0,35 sin 0 )
= 548.39
kg
terkecil
Nilai S (kekuatan 1 baut) diambil yang terkecil.
Jadi S = 548.39 kg
S izin = 548.39 x x
548.39 kg
Jumlah Baut :
n =
P6
548.39
=

8,940
548.39

kg
kg

16.30

buah

16

buah

Menentukan Jarak antar Baut a1 = 7d


Menentukan Jarak antar Baut a2 = 6d

=8.89
=7.62

c. Sambungan Baut di Titik Simpul F


( =1, =1 )
Batang vertikal S11 (8/16)
P
Batang horisontal S11 (8/16)
P

= 2.75
= 8.94

Baut = 1/2"

b
d baut

1.27

cm

8
1.27

= 6.30

10
8

ton
ton

cm
cm

=
=

2750
8940

5.7, Sambungan Golongan III


bertampang 2

Page 13 of 32

Kg
Kg

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL


MATA KULIAH : PERENCANAAN KONSTRUKSI II (KONSTRUKSI KAYU)
Penyusun : - Aji Permana (09114017)
- Nazar (09114007)

- Satria Eka Daya (09114009)


- Tarto (09114013)

H
# Meninjau batang H
90

(sudut antara arah gaya dan arah serat kayu)

= 1, = 1
S = 60 . d . b3 (1 - 0.6 sin)
o
= 60 . 1,27 . 8 (1 - 0,6 sin 90 )
= 243.84
kg
S = 340 . d2 (1 - 0.35 sin)
2
o
= 340 . 1,27 (1 - 0,35 sin 0 )
= 356.45
kg
# Meninjau batang V
0

(sudut antara arah gaya dan arah serat kayu)

= 1, = 1
S = 60 . d . b3 (1 - 0.6 sin)
o
= 60 . 1,27 . 8 (1 - 0,6 sin 90 )
= 609.60
kg

Page 14 of 32

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL


MATA KULIAH : PERENCANAAN KONSTRUKSI II (KONSTRUKSI KAYU)
Penyusun : - Aji Permana (09114017)
- Nazar (09114007)

- Satria Eka Daya (09114009)


- Tarto (09114013)

S = 340 . d2 (1 - 0.35 sin)


2
o
= 340 . 1,27 (1 - 0,35 sin 0 )
= 548.39
kg
Nilai S (kekuatan 1 baut) diambil yang terkecil.
Jadi S = 243.84 kg
S izin = 243.84 x x
243.84 kg
Jumlah Baut :
n =
P6
243.84
=

2,750
243.84

kg
kg

11.28

buah

12

buah

# Mengatur Baut Dan Plat


Menentukan Jarak antar Baut a1 = 7d
Menentukan Jarak antar Baut a2 = 6d

=8.89
=7.62

10
8

cm
cm

Tempat yang diperlukan :


10 + 10d = 10 + 12,7 = 22,7 cm
Batang H, hanya 16 cm tidak cukup hanya 1 baris.
10 + 5d = 10 + 6,35 = 16,35 cm > 12 cm tidak cukup 2 baris
Menggunakan plat baja :
Plat baja yang tersedia t = 4 mm
Lebarnya = 2750
5.73 cm
=
0.4x1200

Dengan tebal 4 mm dan lebar 57.4 mm, pelat naja cukup kuat tetapi kayunya
tidak kuat ditekan baja. Supaya kuat plat baja diperlebar.
2750 = x . 8 tk1 izin
= x . 8.25
x=
2750
=
200

13.75 cm

14 cm

Page 15 of 32

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL


MATA KULIAH : PERENCANAAN KONSTRUKSI II (KONSTRUKSI KAYU)
Penyusun : - Aji Permana (09114017)
- Nazar (09114007)

- Satria Eka Daya (09114009)


- Tarto (09114013)

Hubungan antara Batang V dan Batang H merupakan sambungan golongan 2 bertampang 1


dengan = 0, Kanan dan kiri dan sin = 0 terhadap batang V.

S = 40 . d . b3 (1 - 0.6 sin)
o
= 40 . 1,27 . 4 (1 - 0,6 sin 90 )
= 203.20
kg
S = 215 . d2 (1 - 0.35 sin)
2
o
= 215 . 1,27 (1 - 0,35 sin 0 )
= 346.77
kg

Diambil yang terkecil =

203.20 Kg
Karena sambungan menggunakan baja maka kekuatan di tambah 25 %
( =1,
1, =5/4),
5/4),
(
S izin = .
= 1 . 5/4 . 203,2
=
253.75 kg
Menentukan jumlah baut :
n =
P
S izin
=

2,750
253.75

kg
kg

10.84

buah

12

buah

(2 baris kanan dan kiri)

Dipasangbautlekat3/8padabalokhorizontalagarsambungantidakbergerak.Untukbatang
vertikaldipasangklosuntukmengurangijumlahmur.

Page 16 of 32