Anda di halaman 1dari 14

Nuh Akbar ( 10308075 )

KLIPING
PRAKTIKUM MEKANIKA TANAH
OLEH : NUH AKBAR ( 10308075 )

Teknik Sipil 2008


Universitas Gunadarma
2010

Teknik Sipil 2008 Universitas Gunadarma Kliping – Mekanika Tanah


Nuh Akbar ( 10308075 )

MEKANIKA TANAH

Mekanika tanah adalah bagian dari geoteknik yang merupakan salah satu cabang
dari ilmu teknik sipil, dalam bahasa Inggris mekanika tanah berarti soil mechanics
atau soil engineering dan Bodenmechanik dalam bahasa Jerman.

Istilah mekanika tanah diberikan oleh Karl von Terzaghi pada tahun 1925 melalui
bukunya "Erdbaumechanik auf bodenphysikalicher Grundlage" (Mekanika Tanah
berdasar pada Sifat-Sifat Dasar Fisik Tanah), yang membahas prinsip-prinsip dasar
dari ilmu mekanika tanah modern, dan menjadi dasar studi-studi lanjutan ilmu ini,
sehingga Terzaghi disebut sebagai "Bapak Mekanika Tanah".

Sumber : http://id.wikipedia.org/mekanika-tanah

KARL VON TERZAGHI

Karl von Terzaghi disebut sebagai "Bapak Mekanika Tanah".

Biografi
Lahir : 2 Oktober 1883 di Praha, Republik Czech.
Meninggal : 25 Oktober 1963 di Winchester, Massachusetts, Amerika Serikat.
Berasal dari sebuah keluarga Austria.

Ia menguasai beberapa disiplin ilmu (Teknik Sipil, Geologi dan Teknik Mesin).
 Tahun 1904 ia meraih gelar Diplom-Ingenieur (setara MSc) pada bidang
Mekanika, kemudian bekerja di beberapa negara seperti Kroasia, Rusia dan
Turki.
 Tahun 1911 ia meraih gelar Doktor.
 Tahun 1925-1929 karir akademisnya sebagai professor dilakukannya di
Amerika Serikat.
 Tahun 1929-1938 ia mengajar pada Technische Hochschule Wien di Viena,
Austria.
 Tahun 1939 ia berimigrasi ke Amerika Serikat dan memberi pengetahuanya
pada Harvard University di Massachusetts.
 Tahun 1956 menikah dengan seorang ahli geologi Ruth D. Terzaghi.

Prestasi Akademis
Menelurkan beberapa teori tentang:
 Konsolidasi Tanah (eng: Soil consolidation, de: Bodenkonsolidierung)
 Gaya Tekan Tanah (eng: Earth Pressure, de: Erddruck)
 Daya Dukung Tanah (eng: Load-Carrying Capacity, de: Tragfähigkeit), dan
 Stabilitas Tanah (eng: Stability of soil, de: Stabilität des Bodens).

Penghargaan
Terzaghi adalah peraih empat kali penghargaan "Norman-Medaille" dari
Masyarakat Teknik Sipil Amerika Serikat (ASCE - American Society of Civil

Teknik Sipil 2008 Universitas Gunadarma Kliping – Mekanika Tanah


Nuh Akbar ( 10308075 )

Engineers) pada tahun 1930, 1943, 1946 dan 1955. Dan meraih sembilan gelar Doktor
Kehormatan dari universitas di delapan negara, diantaranya:
 Universitas Teknik Istanbul 1949
 Universitas Teknik Graz 1963

Karya

 Erdbaumechanik auf bodenphysikalicher Grundlage, 1925. (Mekanika Tanah


berdasar pada sifat-sifat dasar fisik tanah)
 Large Retaining Wall Test, Engineering News Record, 1934 (Uji coba dinding
penahan tanah raksasa)
 Theoretical Soil Mechanics, 1943 (Mekanika Tanah Teoritis) pada tahun 1954
dibuat pula karya yang sama, namun disadur kedalam bahasa Jerman
Theoretische Bodenmechanik.

Sumber : http://id.wikipedia.org/karl-von-terzaghi

SONDIR

Sondir adalah sebuah static tool tip yang


bisa ditekan secara langsung ke dalam tanah
tanpa memerlukan drilling holes. Hal ini
sangat cocok di Indonesia karena terdapat
banyak lapisan lempng sehingga dengan
low power tidak sulit untuk melakukan
penetrasi dengan alat ini.

Sondir digunakan untuk menentukan the


extent of resistance melawan beban desak
pada tanah. Sehingga dengan mengetahui
nilai resistance dan perlawanan tanah, itu
bisa direncanakan untuk struktur pondasi di
atas tanah.

Sumber : http://putuaditya.blogspot.com/sondir.html

PENYELIDIKAN TANAH

Salah satu tahapan paling awal yang perlu dilakukan dalam membangun rumah adalah
penyelidikan tanah, baik untuk proyek bangun baru maupun renovasi penambahan
lantai. Penyelidikan tanah atau test sondir ini diperlukan untuk data dalam mendesain
struktur (pondasi, sloof, kolom, balok, pelat) yang optimal (aman dan efisien,

Teknik Sipil 2008 Universitas Gunadarma Kliping – Mekanika Tanah


Nuh Akbar ( 10308075 )

sehingga bisa dilakukan penghematan dari sisi struktur namun tetap aman mengikuti
kaidah pembebanan standar).

Dengan test sondir pemilik rumah tidak perlu menebak-nebak menggunakan pondasi
jenis apa dan di kedalaman berapa, yang mungkin sering kali dilakukan untun proyek
bangun rumah dan renovasi yang nilainya < 400 jt. Sering kali saat konsultasi, calon
klien saya kurang mengetahui gunanya test sondir ini, padahal walaupun struktur
bangunan di desain dengan benar, namun untuk pondasinya hanya “nembak” saja
tetap akan berbahaya. Sebagai ilustrasi saja, apabila rumah tinggal 2 lantai
menggunakan pondasi telapak (cakar ayam) dengan kedalaman tanah keras
diasumsikan hanya 1,5 m saja dari muka tanah, namun ternyata setelah dilakukan
penyelidikan tanah didapatkan kedalaman tanah keras adalah 8 m dari muka tanah,
yang terjadi adalah <10 tahun bangunan rumah akan mengalami penurunan (amblas),
akan lebih baik bila penurunan merata, yang parah apabila hanya disatu sisi saja yang
turun sehingga bangunan rumah akan mengalami retak struktur yang parah pada
tembok, sloof dan kolom. Perbaikan untuk kerusakan seperti ini jelas akan mahal,
lebih mahal daripada biaya untuk melakukan test sondir (berkisar 1,5 -2,5 jt).

Selama ini untuk semua proyek yang Swandi+Widjaja kerjakan, saya meminta owner
untuk melakukan test sondir dahulu demi kepentingan owner untuk jangka
panjangnya. Perusahaan yang melakukan test sondir ini memang sedikit sekali, dan
sering kali hanya melayani proyek-proyek besar saja. Namun bila jeli pasti bisa
didapatkan perusahaan sondir yang baik namun dengan harga yang kompetitif pula.

Saran: lakukan test sondir bila ingin membangun rumah > 2 lantai sehingga strukur
bisa di desain secara optimal dan efisien, apabila ingin berkonsultasi dapat langsung
menghubungi saya.

Selamat bangun rumah!

Sumber :
http://www.keluargabesar.net/index.php?option=com_content&view=article&id=376:
penyelidikan-tanah&catid=37:rumah&Itemid=57

PROCTOR COMPACTION TEST

Proctor Compaction Test dan yang berhubungan dengan Modified Proctor


Compaction Test, diberi nama oleh seorang engineer Ralph R. Proctor (1933),
adalah test untuk menentukan kepadatan praktis maksimum tanah and aggregat, dan
sering digunakan dalam Geotechnical Engineering.

Tes ini terdiri dari pemadatan tanah atau agregat yang akan diuji ke dalam cetakan
standar menggunakan Standardized Compactive Energy pada beberapa tingkat kadar
air yang berbeda. Kepadatan kering maksimum dan kadar air optimum ditentukan dari
hasil test ini.

Teknik Sipil 2008 Universitas Gunadarma Kliping – Mekanika Tanah


Nuh Akbar ( 10308075 )

Tanah yang diuji yaitu pada tempat yang memiliki kerapatan curah kering, dan
hasilnya dibagi oleh kepadatan kering maksimum untuk mendapatkan pemadatan
relatif ( relative compaction ) untuk tanah di tempatnya.

Sejarah dan asal-usulnya

Ketertarikan Proctor terhadap Geotechnical Engineering dimulai ketika


mengambil studi sarjana di University of California, Berkeley. Dia tertarik dengan
publikasi Sir Alec Skempton dan ide-idenya dalam perilaku in situ lempung alam.
Skempton merumuskan konsep-konsep dan koefisien air pori yang masih banyak
digunakan saat ini. Itu adalah ide Proctor untuk mengambil konsep ini selangkah lebih
maju dan merumuskan kesimpulan percobaan sendiri untuk menentukan solusi untuk
perilaku in situ dari tanah liat dan tanah yang menyebabkannya tidak sesuai untuk
konstruksi. Gagasannya, yang kemudian diadopsi dan diuraikan di atas oleh
Skempton, melibatkan pemadatan tanah untuk mendirikan kepadatan praktis
maksimum tanah dan agregat (yang "praktis" menekankan bagaimana nilai ditemukan
eksperimental dan tidak secara teoritis).
Pada awal 1930-an, ia akhirnya menciptakan sebuah solusi untuk menentukan
kepadatan maksimum tanah. Dia menemukan bahwa dalam lingkungan yang
terkontrol (atau dalam sebuah volume atur), tanah dapat dipadatkan ke titik di mana
udara bisa benar-benar dihapus, simulasi efek dari kondisi tanah in situ. Dari ini,
kepadatan kering dapat ditentukan dengan hanya mengukur berat tanah sebelum dan
sesudah pemadatan, menghitung kadar air, dan lebih jauh lagi menghitung kerapatan
kering. Ralph R. Proctor kemudian mengajar di University of Arkansas.

Sumber : http://wikipedia.org/proctor-compaction-test

COMPACTION PERMEAMETER

The Compaction Permeameter menggunakan standard 4


in and 6 in compaction molds for falling atau uji constant head
permeability. Bagian atas dan bawah terbuat dari anodized
aluminum dan memiliki shut off valves. Bagiana atas juga
memiliki sebuah air bleed valve. Mold baja dan collar adalah
berlapis. Mereka disuplai dengan sebuah porous stone dan
sealing rings.

S-48504 Compaction Permeameter, 4 in.


S-48506 Compaction Permeameter, 6 in.

Sumber : http://www.durhamgeo.com/testing/soils/ permeability-testing-


compacpe.html

Teknik Sipil 2008 Universitas Gunadarma Kliping – Mekanika Tanah


Nuh Akbar ( 10308075 )

CALIFORNIA BEARING RATIO (CBR METHOD)

Metoda ini awalnya diciptakan oleh O.J poter kemudian di kembangkan oleh
California State Highway Departement, kemudian dikembangkan dan dimodifikasi
oleh Corps insinyur-isinyur tentara Amerika Serikat (U.S Army Corps of Engineers).
Metode ini menkombinasikan percobaan pembebanan penetrasi di Laboratorium atau
di Lapangan dengan rencana Empiris untuk menentukan tebal lapisan perkerasan. Hal
ini digunakan sebagai metode perencanaan perkerasan lentur (flexible pavement)
suatu jalan. Tebal suatu bagian perkerasan ditentukan oleh nilai CBR.

Defenisi

CBR merupakan suatu perbandingan antara beban percobaan (test load)


dengan beban Standar (Standard Load) dan dinyatakan dalam persentase. Dinyatakan
dengan rumus :
Keterangan :
PT PT = beban percobaan (test load)
CBR 100%
PS PS = beban standar (standar load)

Harga CBR adalah nilai yang


menyatakan kualitas tanah dasar dibandingkan
dengan bahan standar berupa batu pecah yang
mempunyai nilai CBR sebesar 100% dalam
memikul beban.
Percobaan -Percobaan CBR
Percobaan-percobaan ini dapat dilakukan :

Percobaan di Laboratorium
Standar yang berlaku :
Bina Marga : PB – 0113 – 76
ASTM : D – 1883 – 73
AASHTO : T - 193 – 81
Tujuan : Untuk menentukan nilai daya dukung
tanah dalam kepadatan maksimum.

Alat-alat yang digunakan :


Alat yang digunakan sama dengan alat-alat percobaan pemadatan standar maupun
dengan modifikasi dengan spesifikasi seperti tabel berikut :

Teknik Sipil 2008 Universitas Gunadarma Kliping – Mekanika Tanah


Nuh Akbar ( 10308075 )

Cara melakukan percobaan :


 Percobaan C.B.R biasanya menggunakan contoh tanah dalam kadar air optimum.
 Metode yang digunakan dalam metoda 2 atau standar ASTM D – 70 atau D –
1557 – 70. diameter tabung = 6 inci = 15 cm dan tinggi = 5 sampai 7 inci = 12,50
cm sampai 17,50 cm.
 Dengan menggunakan dongkrak mekanis sebuah piston penetrasi ditekan supaya
masuk ke dalam tanah dengan kecepatan tetap = 1,25 mm/menit dengan beban
awal = 0,05 kN.
 Pembebanan pada pluyer diamati pada penetrasi berturut-turut : 0.625 ; 1,250 ;
1,875 ; 2,500 ; 3,750 ; 5,000 ; 6,250 dan 7,500 mm.
hasil perhitungan ini di plot dalam kertas kurva.

Percobaan di Lapangan
Tujuan untuk melakukan nilali C.B.R asli di Lapangan sesuai dengan kondisi
tanah saat IUT. Biasanya digunakan untuk perencanaan tebal lapisan perkerasan yang

Teknik Sipil 2008 Universitas Gunadarma Kliping – Mekanika Tanah


Nuh Akbar ( 10308075 )

perkerasan lapisan tanah dasarnya tidak akan dipadatkan lagi. Pemeriksaan dilakukan
dengan kondisi kadar air tanah tinggi.
Alat-alat yang digunakan:
 Truk dengan pembebanan
 Piston penetrasi dari logam
 Timbangan
 Dongkrak hidrolisis atau mekanik
 Arloji beban atau arloji cincin penguji lengkap dengan cincin pengujinya
(proving ring)
 Perlengkapan lainnya : rol meter, kunici dan lain-lain.

Cara melakukan percobaan :


a. Di lapangan
 Tanah digali di lokasi yang telah ditentukan dan kemudian dibuat deskripsi
secara visual.
 Tabung diletakkan dipermukaan tanah dan kemudian diberi beban melalui
truk dengan dibantu dongkrak sebagai alat penekan.
 Contoh tanah diambil sebanya k 2 tabung.
 Contoh tanah dibersihkan dan tutup rapat dan dibawa ke Laboratorium.
 Satu contoh langsung diuji dan yang lain direndam selama 4 x 24 jam.
b. Di laboratorium
 Beban statis diletakkan pada bagian atas tabung untuk mencegah
pengembangan tanah dalam tabung.
 Arloji penunjuk beban dan arloji penetrasi dipasang dan angka dinolkan.
 Pembebanan dimulai dengan beraturan sesuai dengan urutan waktu maupun
kedalaman yang ada pada forulir data.
 Catat angka yang dibaca pada arloji pengukur pada formulir.

Jenis - Jenis CBR :


Berdasakan cara mendapatkan contoh tanahnya, CBR dapat dibagi menjadi :
a. CBR Lapangan (CBR Inplace atau Field Inplace)
Digunakan untuk memperoleh nilai CBR asli di Lapangan sesuai dengan kondisi
tanah pada saat itu. Umum digunakan untuk perencanaan tebal perkerasan yang
lapisan tanah dasarnya tidak akan dipadatkan lagi. Pemeriksaan ini dilakukan dala
kondisi kadar air tanah tinggi (musim penghujan), atau dalam kondisi terbuuk yang
mungkin terjadi. Juga digunakan apakah kepadatan yang diperoleh dengan sesuai
dengan yang kita inginkan

b. CBR Lapangan Rendaman (Undisturbed Soaked CBR)


 Digunakan untuk mendapatkan besarnya nilai CBR asli di Lapangan pada keadaan
jenuh air dan tanah mengalami pengembangan (swell) yang maksimum.
 Hal ini sering digunakan untuk menentukan daya dukung tanah di daerah yang
lapisan tanah dasarnya tidak akan dipadatkan lagi, terletak pada daerah yang
badan jalannya sering terendam air pada musim penghujan dan kering pada
musim kemarau. Sedangkan pemeriksaan dilakukan di musim kemarau.
 Pemeriksaan dilakukan dengan menambil contoh tanah dalm tabung (mold) yang
ditekan masuk kedalam tanah mencapai kedalaman yang diinginkan. Tabung
berisi contoh tanah dikeluarkan dan direndam dalam air selama beberapa hari
sambil diukur pengembangannya. Setelah pengembangan tidak terjadi lagi,
barulah dilakukan pemeriksaan besarnya CBR.

Teknik Sipil 2008 Universitas Gunadarma Kliping – Mekanika Tanah


Nuh Akbar ( 10308075 )

c. CBR Laboratorium
Tanah dasar (Subgrade) pada konstuksi jalan baru dapat berupa tanah asli, tanah
timbunan atau tanah galian yang telah dipadatkan sampai menncapai kepadatan 95%
kepadatan maksimum. Dengan demikian daya dukung tanah dasar tersebut merupakan
nilai kemampuan lapisan tanah memikul beban setelah tanah tersebut dipadatkan.
CBR ini disebut CBR laboratoium , karena disiapkan di Laboratorium. CBR
Laboratorium dibedakan atas 2 macam, yaitu CBR Laboratorium rendaman dan BR
Laboratorium tanpa rendaman

Sumber : http://teknikpertambangan-uh.blogspot.com/2009/02/california-bearing-
ratio-cbr-method-dan.html

FIELD CBR TEST SET

The DGSI Field CBR Test Set mengikuti


rekomendasi dari the U.S. Army COE and
ASTM. Set mencakup Three Speed 10,000
lbf (45 kN) Mechanical Jack, sebuah 8 ft
long Dial Support Bridge, Piston, Piston
Extension dan Connector sets. The
Penetration Dial Gauge dibagi dengan Field CBR Test Set, S-180
sebuah magnetic holder. A Surcharge Plate, Three Surcharge Masses dan Proving
Ring melengkapi Set tersebut.

Applicable Standards:
ASTM: D 4429

S-180 Field CBR Test Set

Sumber : http://www.durhamgeo.com/testing/soils/compaction-and-cbr-
fieldtestset.html

SPEEDY MOISTURE TESTERS

Hanya sedikit orang menyadari peran penting


kelembaban dalam industri konstruksi. Terlalu
banyak atau terlalu sedikit uap air dapat
menyebabkan tatanan bangunan runtuh, atau sebuah
jalan untuk memecahkan dan menjadi terjebak dalam
kematian. Itu bisa menjadi masalah besar. Namun
hal itu menjadi satu masalah yang jarang oleh para
profesional dalam industri yang bertanggung jawab
untuk membangun jalan, jembatan dan bangunan.

Teknik Sipil 2008 Universitas Gunadarma Kliping – Mekanika Tanah


Nuh Akbar ( 10308075 )

Alasannya sederhana !

Industri konstruksi di seluruh dunia yang menempatkan kepercayaan yang tak ternilai
terhadap peralatan – Speedy Moisture Tester. Ini menjadi hal yang baik, sebagai satu-
satunya jenis alat uji yang dirancang untuk melakukan on-situ di lingkungan paling
berpengaruh dan pada iklim ekstrim.

Getting The Measure of Moisture

The Speedy adalah tester kelembaban kimia yang kokoh yang dirancang
agar tahan lama. You can depend on it to stand up to the hardest of
knocks in the toughest of terrain's. Anda dapat bergantung pada itu
untuk menghadapi hal yang paling sulit, cedera dalam medan terberat (
the toughest of terrain's ). Pada saat yang sama, itu benar-benar
portable dan menawarkan tingkat akurasi yang biasanya hanya ditemukan di
laboratorium.

Konstruksi

Sejak Roma mulai menghubungkan kota-kota dan permukiman dengan


tujuan jaringan pertama-membangun jalan, manusia telah menyadari
pentingnya menjaga keseimbangan yang benar kadar air dalam bahan
bangunan. Para perintis awal roadbuilders berhati-hati untuk
memasukkan ke dalam parit drainase desain mereka. Hari ini, kita memiliki
pengamanan yang lebih canggih. Namun, seperti pada zaman Romawi, situs
penyelidikan menyeluruh masih penting pada awal dari setiap proyek pembangunan
jalan.

Tujuan: untuk menentukan sifat-sifat fisik tanah. Itu adalah kohesi, sedotan( suction ),
pembengkakan dan penyusutan plastisitas, pemadatan dan permeabilitas-semua yang
sangat dipengaruhi oleh jumlah air dalam tanah. Uap air juga bertindak sebagai
pelarut untuk setiap garam yang dapat hadir. Karena itu sangat penting bahwa jumlah
persisnya kadar air diketahui, Speedy moisture tester membuktikan aset yang tak
ternilai harganya.

Ini berguna, alat ringan adalah cara sempurna untuk melaksanakan terus-menerus di
tempat pengujian sebagai pelengkap untuk tes laboratorium. Situs insinyur setuju
bahwa itu adalah bantuan yang tak ternilai, memberikan kecepatan dan keakuratan
dengan berlimpahnya informasi tentang kondisi air di tempat.

Speedy membantu memerangi rembesan subgrade, embun beku naik-turun ( frost


heaving ), dan 'lensa' pembentukan dan pembentukan es di dasar dan sub-bahan dasar,
sementara menghindari perangkap tersembunyi seperti kegagalan beton, retak 'D' line,
kegagalan pondasi dll. Bukti efektivitas dapat ditemukan di Amerika Serikat. Di salah
satu jalan utama dunia pembangunan bangsa, Speedy moisture tester
direkomendasikan oleh Federal Highway Authority (FHA) dan ditunjuk oleh
American Society of State Highway and Transportation Officials (ASSHTO) sebagai
ukuran standar pengujian untuk kelembaban. Bahkan, Speedy dicoba, diuji dan

Teknik Sipil 2008 Universitas Gunadarma Kliping – Mekanika Tanah


Nuh Akbar ( 10308075 )

disetujui oleh Authorities Highway seluruh dunia - dan dianggap oleh banyak orang
sebagai satu-satunya yang dapat diterima pengecekan lapangan untuk kadar air.

Concrete Mixing

Sama pentingnya dengan kandungan air dalam tanah adalah kadar air
dalam beton segar. Ketika campuran beton adalah sangat penting untuk
memastikan bahwa kadar air benar-benar tepat untuk mencegah masalah
yang timbul kemudian. Workability, blending, segregation dan kekuatan
akhir beton ( the ultimate strength of the concrete ) adalah factor yang vital.are all
vital factors.

The Speedy moisture tester memberikan perlindungan yang berguna dalam


mengecheck dengan dua cara. Pertama, ia mengukur kadar air dalam pasir dan agregat
untuk digunakan dalam campuran. Kedua, hal itu memberikan cek yang efektif pada
isi campuran akhir. Speedy dipercaya oleh perusahaan ready mix concrete di seluruh
dunia.

Bagaimana Speedy Bekerja

Seperti semua ide-ide The Speedy moisture tester adalah alat yang
beroperasi dengan sederhana. Bahan tes dimasukkan untuk
mengaktifkan reaksi kalsium karbida dengan reagent. Kelembaban
dalam bentuk materi tes gas asetilena yang disegel dalam tubuh
Speedy, mencatat persentase kelembaban dalam sampel di tabung Bourdon gauge
integral.

Persentase kadar air ditampilkan sebagai sebuah persentase aktual kadar air.
Membaca langsung ini berarti bahwa tidak ada grafik atau diagram konversi
diperlukan. Semua peralatan yang diperlukan, termasuk scales dan bahan kimia, hadir
lengkap dalam tas berguna untuk kemudahan transportasi ke manapun di tempat
lokasi.

Speedy tersedia dalam berbagai ukuran sesuai dengan semua pekerjaan: Standar,
Besar, dan Super 200 dirancang terutama untuk pengujian agregat.

You Can Depend On A Speedy Moisture Tester

 Konstruksi tahan lama - cukup tangguh untuk mengambil di tempat


mengetuk ( on-site knocks )
 Portable – dirancang unutk kemudahan penanganan
 Sangat cepat - pengukuran kelembaban dalam hitungan menit
 Akurat - hasil yang dapat dipercaya
 Reliable - sebanding dengan tes laboratorium
 Digunakan di seluruh dunia - di mana pun penyelidikan On-site damp
sangat penting
 Diakui sebagai yang terbaik - dan direkomendasikan oleh sejumlah organisasi
resmi - banyak US Highway Pihak berwenang menetapkan dalam kontrak yang
digunakan Speedy.
Sumber : http://www.mastrad.com/speed.html

Teknik Sipil 2008 Universitas Gunadarma Kliping – Mekanika Tanah


Nuh Akbar ( 10308075 )

JANGKA SORONG

Jangka sorong adalah alat ukur yang ketelitiannya dapat mencapai seperseratus
milimeter. Terdiri dari dua bagian, bagian diam dan bagian bergerak. Pembacaan hasil
pengukuran sangat bergantung pada keahlian dan ketelitian pengguna maupun alat.
Sebagian keluaran terbaru sudah dilengkapi dengan display digital. Pada versi analog,
umumnya tingkat ketelitian adalah 0.05mm untuk jangka sorang di bawah 30cm dan
0.01 untuk yang diatas 30 cm.

Kegunaan jangka sorong adalah:


 Untuk mengukur suatu benda dari sisi luar dengan cara diapit;
 Untuk mengukur sisi dalam suatu benda yang biasanya berupa lubang (pada pipa,
maupun lainnya) dengan cara diulur;
 Untuk mengukur kedalamanan celah/lubang pada suatu benda dengan cara
"menancapkan/menusukkan" bagian pengukur. Bagian pengukur tidak terlihat
pada gambar karena berada di sisi pemegang.

Jenis
Jangka sorong digital Jangka sorong analog

Sumber : http://id.wikipedia.org/jangka-sorong

CAWAN PETRI

Cawan Petri atau telepa Petri adalah sebuah wadah


yang bentuknya bundar dan terbuat dari plastik atau
kaca yang digunakan untuk membiakkan sel. Cawan
Petri selalu berpasangan, yang ukurannya agak kecil
sebagai wadah dan yang lebih besar merupakan
tutupnya. Cawan Petri dinamai menurut nama
penemunya pada tahun 1877, yaitu Julius Richard Petri (1852–1921), ahli bakteri
berkebangsaan Jerman.

Teknik Sipil 2008 Universitas Gunadarma Kliping – Mekanika Tanah


Nuh Akbar ( 10308075 )

Alat ini digunakan sebagai wadah untuk penyelidikan tropi dan juga untuk
mengkultur bakteri, khamir, spora, atau biji-bijian. Cawan Petri plastik dapat
dimusnahkan setelah sekali pakai untuk kultur bakteri.

Sumber : http://id.wikipedia.org/cawan-petri

LABU UKUR

Labu Ukur adalah sebuah perangkat yang memiliki kapasitas antara


5 mL sampai 5 L dan biasanya instrumen ini digunakan untuk
mengencerkan zat tertentu hingga batas leher labu ukur. Alat ini
biasanya digunakan untuk mendapatkan larutan zat tertentu yang
nantinya hanya digunakan dalam ukuran yang terbatas hanya sebagai
sampel dengan menggunakan pipet. Dalam sistem pengenceran, untuk
zat yang tidak berwarna, penambahan aquadest sampai menunjukkan
garis meniskus berada di leher labu. Untuk zat yang berwarna, penambahan aquadets
hingga dasar meniskus yang menyentuh leher labu ( meniskus berada di atas garis
leher ).

Sebelum menggunakan instrumen ini, labu ukur harus dicuci terlebih dahulu. Lebih
baik menggunakan sabun agar zat – zat yang tidak dibutuhkan dapat terlarut dan
akhirnya terbuang. Dalam keadaan bagaimanapun, labu ukur yang kering sangatlah
baik untuk digunakan.

Dalam rangka melakukan kerja rutin di laboratorium, tidaklah luar biasa untuk
memiliki larutan encer atau mengurangi kepekatan mereka dengan menambahkan
sejumlah pelarut. Banyak bahan kimia laboratorium dibeli dalam bentuk larutan air
yang pekat karena inilah cara pembelian yang paling ekonomis. Tetapi biasanya
bahan kimia ini terlalu pekat untuk langsung digunakan, dan karenanya harus
diencerkan. Proses pengenceran melibatkan pencampuran suatu larutan pekat dengan
pelarut tambahan untuk memberikan volume akhir yang lebih besar. Selama proses
ini, banyak mol yang dalam larutan tetap, dan hanya volumenya yang bertambah.
Fakta ini mebentuk dasar untuk mengerjakan soal yang mebahas pengenceran. Ada
beberapa langkah dalam mempersiapkan suatu larutan dengan molaritas tertentu:
 Zat terlarut ditimbang teliti ke dalam sebuah labu volumetri ( labu ukur ).
 Ditambahkan air suling.
 Campuran digoyang melingkar ( diolek ) untuk melarutkan zat terlarut
 Setelah ditambahkan air lagi, digunakan pipet tetes untuk menambahkan air
dengan hati – hati sampai volume permukaan cairan tepat berimpit dengan tanda
lingkaran pada leher labu.
 Labu disumbat dan kemudian dikocok agar larutan seragam.

Sumber : http://id.wikipedia.org/labu-ukur

Teknik Sipil 2008 Universitas Gunadarma Kliping – Mekanika Tanah


Nuh Akbar ( 10308075 )

DESICCATORS

Desiccators adalah lampiran sealable pengering yang


berisi desiccant yang digunakan untuk menjaga
kelembaban-item yang sensitif . Yang umum digunakan
untuk desiccators adalah untuk melindungi bahan kimia
yang higroskopik atau yang bereaksi dengan air dari
kelembaban.

Isi desiccators terpapar kelembaban atmosfer setiap kali


desiccators dibuka. Ini juga memerlukan beberapa
Sebuah desiccator (kanan) waktu untuk mencapai kelembaban rendah. Oleh
dan vakum desiccator (kiri) karena itu, mereka tidak sesuai untuk menyimpan
bahan kimia yang bereaksi cepat atau hebat dengan
atmosfer uap air seperti logam alkali. Sebuah glovebox atau tipe Schlenk aparat
mungkin lebih cocok untuk tujuan ini.

Desiccators kadang-kadang digunakan untuk menghilangkan jejak air dari sampel


hampir-kering. Apabila suatu desiccator sendiri tidak memuaskan, mungkin sampel
dikeringkan pada temperatur tinggi dengan menggunakan Abderhalden's pengeringan
pistol.

Operasi

Di laboratorium, desiccators yang paling umum digunakan adalah lingkaran, dan


terbuat dari kaca tebal. Biasanya ada platform yang dapat dilepas oleh item untuk
disimpan ditempatkan. Desiccant, biasanya inert padat yang lain seperti silika gel,
mengisi ruang di bawah platform.

Sebuah kunci pipa dapat dimasukkan untuk mengizinkan desiccator dievakuasi.


seperti ini biasanya dikenal sebagai desiccators vakum. Ketika sebuah vakum yang
diterapkan, vakum tersebut adalah praktik yang umum untuk criss-cross pada vakum
desiccators dengan tape, atau tempat untuk memperkecil kerusakan yang disebabkab
oleh adanya ledakan ( implosion ).

Untuk mempertahankan segel yang baik, vakum minyak biasanya diterapkan pada
flensa.

Sumber : http://wikipedia.org/desiccators

Teknik Sipil 2008 Universitas Gunadarma Kliping – Mekanika Tanah