Anda di halaman 1dari 13

Kunyit atau kunir, (Curcuma longa Linn. syn. Curcuma domestica Val.

),
adalah termasuk salah satu tanaman rempah-rempah dan obat asli dari wilayah
Asia Tenggara. Tanaman ini kemudian mengalami penyebaran ke daerah
Malaysia, Indonesia, Australia bahkan Afrika. Hampir setiap orang Indonesia dan
India serta bangsa Asia umumnya pernah mengonsumsi tanaman rempah ini, baik
sebagai pelengkap bumbu masakan, jamu atau untuk menjaga kesehatan
dan kecantikan. Dalam bahasa Banjar kunyit atau kunir ini dinamakan "Janar".
Kerajaan:

Plantae

Ordo:

Zingiberales

Famili:

Zingiberaceae

Genus:

Curcuma

Spesies:
C. longa
http://id.wikipedia.org/wiki/Kunyit

Kandungan kimia
Kunyit mengandung senyawa yang berkhasiat obat, yang disebut kurkuminoid yang terdiri dari
kurkumin , desmetoksikumin sebanyak 10% dan bisdesmetoksikurkumin sebanyak 1-5% dan
zat- zat bermanfaat lainnya seperti minyak atsiri yang terdiri dari Keton sesquiterpen, turmeron,
tumeon 60%, Zingiberen 25%, felandren , sabinen , borneol dan sineil. Kunyit juga mengandung
Lemak sebanyak 1 -3%, Karbohidrat sebanyak 3%, Protein 30%, Pati 8%, Vitamin C 45-55%,
dan garam-garam mineral, yaitu zat besi, fosfor, dan kalsium.

Berikut manfaat Kunyit Bagi Kesehatan

1. Mencegah Penuaan
Kunyit yang dihaluskan untuk dijadikan sebagai bahan bedak ternyata mampu memerangi tanda
penuaan.
Cara pemakaian : ambil beberapa bubuk kunyit, air hangat, dan campur hingga berbentuk pasta.
Kemudian pakai ke tubuh Anda dan biarkan mengering. Lalu bersihkan dengan air hangat.
2. Obat jerawat
Kunyit dapat mengurangi bekas luka dan radang serta membuat sekresi minyak di bawah
kontrol.
cara pemakaian : siapkan bubuk kunyit, beberapa tetes jus lemon dan air. Campur semuanya
hingga berbentuk pasta, lalu oleskan ke daerah yang tempat yang bermasalah dan biarkan selama
15 menit. Pada akhirnya gosok dengan lembut bersama air biasa.

3. Mencegah Ketombe dan Rambut Rontok


Penelitian menunjukkan bahwa kunyit bisa meremajakan kulit kepala. Gunakanlah bubuk kunyit
untuk kulit kepala yang berketombe dan gatal.
4. Mengatasi Tumit Retak
Bagi yang mengalami tumit retak, kunyit dapat mengatasi hal tersebut. Gunakan satu sendok teh
minyak kelapa dengan satu sendok bubuk kunyit. Oleskan campuran ini pada tumit retak 10
menit sebelum mandi.
5. Obat kolesterol (lipiton atau atorvastatin)
Studi 2008 yang diterbitkan jurnal obat menemukan fakta, kurkuminoid dalam kunyit
menurunkan peradangan dan stres oksidatif pada pasien diabetes tipe 2.
6. Obat steroid (kortikosteroid)
Studi pada 1999 yang diterbitkan Phytotherapy Research menemukan, polifenol utama dalam
kunyit yang bewarna kuning bermanfaat untuk mengobati uveitis anterior kronis dan penyakit
inflamasi mata.
Studi pada 2008 yang diterbitkan Critical Care Medicine menemukan, curcumin pada kunyit
menjadi terapi alternatif untuk melindungi transplantasi paru-paru.
7. Antidepresan
Studi 2011 yang diterbitkan jurnal Acta Poloniae Pharmaceuticamenemukan, curcumin bisa
mengurangi perilaku depresi.
8. Pengencer darah (aspirin)
Studi 1986 yang diterbitkan jurnal Arzneimittelforschung menemukan, curcumin bermanfaat
bagi pasien yang rentan terhadap trombosis vaskular.
9. Obat anti-inflamasi
Studi 2004 dalam jurnal Onkogen menunjukkan, curcumin menjadi alternatif pengganti aspirin,
sulindac, fenilbutazon, naproxen, indometasin, diklofenak, deksametason
celecoxib, dan tamoxifen dalam mengerahkan aktivitas anti-inflamasi dan anti-proliferasi
terhadap sel tumor.
10. Obat kemoterapi (Oxaliplatin)
Studi 2007 yang diterbitkan International Journal of Cancer menemukan, curcumin mengurangi
risiko kanker.
11. Obat diabetes (Metformin)
Studi 2009 yang diterbitkan Biochemitry and Biophysical Research Community menunjukkan,
curcumin berkhasiat mengobati diabetes, meningkatkan penyerapan glukosa, dan menekan
produksi glukosa dalam hati dalam sel hepatoma. Menariknya, curcumin memiliki 100 ribu kali
kekuatan untuk melakukannya.
12. Mencegah Alzheimer
Dalam kunyit terdapat kandungan yang berfungsi sebagai antioksidan dan anti-inflamasi.

Dengan mengkonsumsinya secara rutin maka anda dapat terhindar dari penyakit Alzheimer,
sebuah penyakit yang akan bermasalah dengan ingatan dan cara berfikir.
13. Mengobati Tifus
Anda bisa membuat obat tifus dengan kunyit, caranya yakni dengan menumbuk 2 rimpang
kunyit yang dicampurkan dengan 1 bonggol sere dan 1 lembar daun sambiloto. Setelah halus
tambahkan 1 gelas air matang, saring dan minum ramuan tersebut selagi masih hangat.
14. Mencegah kanker
Antioksidan yang terkandung dalam kunyit bermanfaat untuk mencegah kerusakan dan mutasi
sel. Selain itu terdapat juga kandungan kurkumin, dimana kandungan ini bermanfaat untuk
mencegah pertumbuhan kanker seperti kanker perut, kanker usus, dan kanker kulit.
15. Mengurangi resiko diabetes
Kandungan kurkumin dalam kunyit juga bermanfaat untuk mengurangi resistansi insulin.
Sehingga membuat kandungan kadar glukosa dalam darah anda bisa dikendalikan, dengan begitu
anda akan terhindar dari diabetes.
Baca Juga : Manfaat Buah Kurma Bagi Kesehatan
16. Mencegah anemia
Anemia merupakan penyakit kurangnya sel darah merah. Salah satu penyebab anemia yakni
kurangnya zat besi, karena zat besi merupakan komponen penting dalam pembentukan sel darah
merah tersebut. Untuk menghindari anemia anda bisa mengkonsumsi kunyit secara rutin.
17. Melancarkan pencernaan
Kandungan minyak atsiri dan kurkumin dalam kunyit bermanfaat untuk mengatasi gangguan
pencernaan.
http://buahan-sehat.blogspot.com/2014/03/kandungan-gizi-dan-manfaat-kunyitbagi.html

Densitas atau rapatan merupakan perbandingan antara dua besaran pokok, yaitu
massa dan volume. Besarnya densitas atau massa jenis tergantung pada jumlah
benda (ekstensif). Misal, massa 1000 cm 3 pada sushu 4oC dan tekanan atmosfer
normal adalah hampir tepat 1 kg. http://rumushitung.com/2013/08/09/rumusmencari-densitas-massa-jenis/
Viskositas merupakan pengukuran dari ketahanan fluida yang diubah baik dengan
tekanan maupun tegangan. Pada masalah sehari-hari (dan hanya untuk fluida),
viskositas adalah "Ketebalan" atau "pergesekan internal". Oleh karena itu, air yang
"tipis", memiliki viskositas lebih rendah, sedangkan madu yang "tebal", memiliki
viskositas yang lebih tinggi. Sederhananya, semakin rendah viskositas suatu fluida,
semakin besar juga pergerakan dari fluida tersebut.
http://id.wikipedia.org/wiki/Viskositas

Pengertian organoleptik
Organoleptik merupakan pengujian terhadap bahan makanan berdasarkan kesukaan dan
kemauan untuk mempegunakan suatu produk. Uji Organoleptik atau uji indera atau uji sensori
sendiri merupakan cara pengujian dengan menggunakan indera manusia sebagai alat utama
untuk pengukuran daya penerimaan terhadap produk. Pengujian organoleptik mempunyai
peranan penting dalam penerapan mutu. Pengujian organoleptik dapat memberikan indikasi
kebusukan, kemunduran mutu dan kerusakan lainnya dari produk.
Adapun syarat-syarat yang harus ada dalam uji organoleptik adalah adanya contoh (sampel),
adanya panelis, dan pernyataan respon yang jujur.
https://rifky1116058.wordpress.com/2013/01/09/apa-itu-uji-organoleptik/

Minuman bubuk instan diartikan sebagai produk pangan berbentuk butiranbutiran (serbuk/tepung) yang dalam penggunaannya mudah melarut dalam
air dingin atau air panas. Teknologi yang banyak digunakan di industri untuk
memproduksi produk serbuk instan adalah teknologi spray drying atau
pengeringan semprot, dengan nama alatnya spray drier. Spray dryer dapat
menghasilkan produk berbentuk serbuk/tepung dari suspensi cairan (bahan
yang berbentuk larutan Teknologi ini sudah lama ditemukan dan dalam
perkembangnya telah mengalami perubahan yang semakin canggih untuk
berbagai penggunaan. Selain itu, teknologi spray drying dapat pula
digunakan untuk pembuatan obat-obatan, enkapsulasi (membungkus)
vitamin, mineral, asam lemak, protein atau senyawa fitokimia seperti
isoflavon, likopen dan lain-lain, bahkan saat ini sudah ada upaya
mengenkapsulasi bakteri baik (probiotik) menjadi produk berbentuk
serbuk/tepung.Keuntungan penggunaan spray drier adalah dapat
menghasilkan produk yang bermutu tinggi, tingkat kerusakan gizi rendah
serta perubahan warna, bau dan rasa dapat diminimalisasi. Hal ini
dikarenakan suhu output spray drier yang relatif rendah, biasanya antara 7090C, dan waktu tinggal produk (residence time) dalam alat sangat cepat.
Teknologi ini cocok untuk produk yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan
mudah mengalami kerusakan akibat panas, seperti susu, sari buah, dan lainlain. Prinsip kerja spray drier ini adalah sebagai berikut : cairan disemprotkan
melalui atomizer ke dalam aliran gas panas dalam tabung/chamber sehingga
air dalam tetesan (droplet) menguap dengan cepat meninggalkan tepung
kering, selanjutnya tepung dipisahkan dari udara yang mengangkutnya
dengan menggunakan separator atau kolektor tepung. Proses optimalisasi
spray drier ditentukan oleh beberapa faktor, diantaranya adalah tingkat
viskositas larutan bahan (kental/encer), jenis bahan, suhu input dan output
spray drier, dan kecepatan aliran bahan. Bahan yang mengandung gula yang
tinggi, ukuran partikel bahan besar dan tidak seragam atau larutan terlalu
kental akan menyebabkan mutu produk yang dihasilkan tidak baik. Ukuran
spray drier sangat beragam, mulai ukuran besar yang banyak digunakan di
industri besar sampai ukuran kecil yang banyak digunakan di laboratorium.
https://yisluth.wordpress.com/2010/05/07/ingin-wirausaha-minuman-instanbubuk-buatan-sendiri-berikut-proses-singkat-pembuatan-minuman-instan/
Kristalisasi adalah proses pembentukan bahan padat dari pengendapan larutan,
melt (campuran leleh), atau lebih jarang pengendapan langsung dari gas.
Kristalisasi juga merupakan teknik pemisahan kimia antara bahan padat-cair,
di mana terjadi perpindahan massa (mass transfer) dari suat zat terlarut (solute)
dari cairan larutan ke fase kristal padat. http://id.wikipedia.org/wiki/Kristalisasi

Definisi dan pengertian dari Evaporasi adalah peristiwa perubahan air atau
es menjadi uap dan naik ke atmosfir, peristiwa tersebut berlangsung dari
semua permukaan, misalnya permukaan tubuh perairan, permukaan tanah,
permukaan vegetasi, persawahan dan lain-lain. Kecepatan evaporasi
tergantung dari : suhu, kecepatan angin dan tekanan udara. http://pengertiandefinisi.blogspot.com/2010/11/evaporasi.html
http://shintarosalia.lecture.ub.ac.id/files/2012/05/srd_kristalisasi.pdf
PENGERTIAN KRISTALISASI
Kristalisasi adalah peristiwa pembentukan suatu kristal dari solute dalam
larutan toleransinya. Kristalisasi dapat terjadi sebagai pembentukan partikelpartikel padat dalam uap seperti pada pembentukan salju sebagai
pembekuan lelehan cair. Sebagaimana dalan pembentukan kristal dari
larutan cair atau pembentukan kristal tunggal yang besar. Kristalisasi dapat
dilakukan dengan pendinginan, penguapan, dan penambahan solvent bahan
kimia.
Kristalisasi dapat memisahkan suatu campuran tertentu dari larutan multi
komponen sehingga didapat produk dalam bentuk kristal. Kristalisasi dapat
juga dipakai sebagai salah satu cara pemurnian karena lebih ekonomis.
Operasi kristalisasi terbagi menjadi:
Membuat larutan supersaturasi (lewat jenuh)
Pembuatan inti kristal
Pertumbuhan Kristal
PEMBAGIAN TAHAPAN OPERASI KRISTALISASI
1. Membuat Larutan Lewat Jenuh
Bila larutan telah mencapai derajat saturasi tertentu, maka di dalam larutan
akan terbentuk zat padat kristaline. Oleh sebab itu derajat supersaturasi
larutan merupakan faktor terpenting dalam mengontrol operasi kristalisasi.
Cara mencapai supersaturasi:
Pendinginan
Yaitu mendinginkan larutan yang akan dikristalka sampai keadaan
supersaturasi dimana konsentrasi larutan lebih besar dari konsentrasi larutan
jenuh pada suhu tersebut.
Penguapan Solvent
Larutan disiapkan dalam evaporator untuk dipekatkan, lalu dikristalkan
dengan pendingn. Cara ini digunakan untuk zat yang mempunyai kurva
kelarutan agak dalam.
Evaporasi Adiabatis
Larutan dalam keadaan panas bila dimasukan ke dalam ruang vacuum, maka
terjadi penguapan dengan sendirinya, sebab tekanan totalnya menjadi lebih
rendah dari tekanan uap solvent pada suhu itu. Penguapan dan turunya suhu
disertai kristalisasi.

Penambahan zat lain yang dapat menurunkan kelarutan zat yang akan
dikristalisasi, misalnya larutan NaOH ditambah gliserol, maka kelarutan
NaOH menjadi turun dan larutan NaOH mudah diendapkan.
2. Pembentukan Inti Kristal
Pembentukan Inti Kristal secara sistematis
1. Primary Nukleus
Proses pembentukan inti kristal karena larutan telah mencapai derajat
supersaturasi yang cukup tinggi.
Homogen Nukleus
Nukleus disini pembentukannya spontan pada larutan dengan supersaturasi
tinggi, artinya nukleus terbentuk karena penggabungan molekul-molekul
solute sendiri
Heterogen Nukleus
Pembentukan inti kristalnya masih dalam supersaturasi tinggi, namun dapat
dipercepat dengan adanya partikel-partikel asing seperti debu dan
sebagainya.
2. Secondary Nukleus (Contact Nucleation)
Pembentukan inti kristal dengan akibat dari :
Tumbukan antarkristal induk
Tumbukan antar kristal dengan katalisator
Gerakan antara permukaan kristal yang relatif lebih kecil. Dinyatakan dengan
persamaan :
N = (a) (L)b (C)c (P)d
Dimana :
N
: jumlah nukleus yang terbentu (number/jam)
L
: ukuran kristal induk (mm)
C
: derajat supersaturasi larutan (mol/lt) atau (oC)
P
: power dari pengaduk (Hp)
a,b,c,d : konstanta-konstanta
Jika :
L >>> maka jumlah kristal yang terbentuk juga semakin besar, krisatal
makin besar menyebabkan kemungkinan tumbukan semakin banyak.
Pecahan bagian kecil dari kristal menyebabkan terbentuknya inti kristal.
C >>> maka jumlah kristal yang terbentuk juga semakin banyak. Derajat
saturasi makin besar maka semaikn besar pula kemungkinan terbentuk inti
kristal baru.
P >>> maka gaya gesekan partikel larutan juga semakin besar sehingga
kemungkinan terjadinya tumbukan partikel semakin besar, maka inti kristal
yang terbentuk juga semakin besar jumlahnya.

Dalam percobaan, Miers membuat larutan supersaturasi melalui pendingin


setelah melalui kurva saturasi A-B sampai pada kondisi kristalisasi mulai
terbentuk inti kristal (titik ke F). kurva larutan murni dua komponen tanpa
feeding, artinya inti kristal yang terbentuk primary homogen nuklei mulai
terbentuk dengan terbentuknya inti kristal yang selanjutnya tumbuh maka
konsentrasi solute dalam larutan akan turun (dari F ke G).
Untuk beberapa sistem tertentu yang viskositasnya tinggi, kurva primary
homogen nuklei tetap jenuh daripada kurva saturasi. Dengan kata lain
diperlukan konsentrasi lebih tinggi untuk membuat primary homogen
nukleasi. Hal ini sangat tidak rfisien secara teoritis dan ekonomi. Karena itu
dalam kondisi industri dikenal sistem seeding (pemberian kristal nuklei).
Nukleasi ini disebut secondary nukleasi. Penambahan larutan supersaturasi
melaui pendinginan setelah melalui kurva saturasi AB. Pada konsentrasi ini di
titik baru akan terbentuk inti kristal. Tetapi mengingat efisiensi secar
ekonomis, penambahan kristal pada sistem ini akan memperoleh
penghematan.
3. Pertumbuhan Kristal
Umumnya kristal yang berukuran > 100 kecepatan tumbuhnya tidak
tergantung pada ukuran dan dapat dinyatakan dengan :
r = a (C)b
di mana :
r
: kecepatan tumbuhnya kristal
C
: derajat saturasi (mol/L)
a,b
: kontanta
Derajat saturasi (oC) merupakan faktor terpenting dalam proses
pertumbuhan kristal. Larutan yang berderajat saturasi tinggi, perbedaan
konsentrasi antara permukaan kristal dengan permukaan akan tinggi
sehingga r dan C juga semakin tinggi.
JENIS - JENIS KRISTALIZER
1. Oslo Surface Cooled Crystalizer
Alat ini dikembangkan dalam larutan tersirkulasi dengan pendinginan di
dalam cooler (H) larutan supersaturasi ini dengan dikontakan dengan
suspensi kristal alm ruangan suspensi pada (E). Pada puncak ruang suspensi
aliran larutan induk (D) dapat dipisahkan digunakan untuk memindahkan
partikel halus
2. Oslo Evaporative Crystalizer

Larutan yang meninggalkan ruang penguapan pada sueprsaturated,


mendekati daerah metastail sehingga nukleus baru tidak akan terentuk.
Kontak cairan pada unggun E membantu supersaturasi pada pertumbuhan
kristal dan menuju pertumbuhan kristal. Dalam kristal tipe umpan panas
dimasukan pada 6 dan campurn larutan menyemprot ketika mencapai kamar
penguapan pada A. Jika evaporator lebih jauh diperlukan untuk
menghentikan driving force.
Sebuah penukar panas dipasang antara pipa sirkulasi dan ruang penguapn
utnuk mencuplai panas yang dibutuhkan. Perpindahan larutan supersaturasi
dai vaporizer (titik B), sering menyebabkan timbulnya kerak dan pengurang
sirkulasi.

3. Draft Tube Buffle Crystalizer


Dilengkapi buffle untuk mengukur sirkulasi magma dan propeler yang
berfungsi mengatur sirkulasi kristal magma sedangkan diluar body
crystalizer ditambah pompa untuk sistem sirkulasi di mana pada pompa
dihubungkan heater dan feed inert.
Alat ini dilengkapi dengan ekstraktor pum yang berfungsi untuk
mengklasifikasikan kristal hingga didapat kristal dalam ukuran tertentu.
Klasifikasi ukuran kristal di sini didasarkan atas gaya gravitasi dengan jalan
sebagai berikut:
Jika dalam kristalizer telah terbentuk kristal-kristal dengan ukuran heterogen,
maka kristal ni diklasifikasikan ukuranya dengan mengalirkan larutan ini dari
bawah ke atas dengan menggunakan ekstraktor pump. Dengan adanya
larutan jenuh ini, kristal dengan ukuran yang besar akan berada di bawah,
dengan demikian didapatkan produk dengan ukuran yang homogen. Disini
untuk mendapatkan kristal dengan ukuran tertentu dapat diatur dengan
mengatur aliran larutannya. Jika larutan mempunyai kecepatan tinggi, maka
dakan didapat kristal dengan ukuran yang besar dan menyebabkan turun ke
bawah dan dapat dikeluarkan sebagai produk.
Sistem sirkulasi ini simaksudkan agar inti kristal berkurang dimana dibiarkan
makin lama makin banyak. Karena inti kristal membutuhkan solute untuk
pertumbuhan selanjutnya. Padahal kecepatan feed masuk tetap, maka
diperlukan recycle dengan ukuran pompa sirkulasi yang bersama-sama
feednya masuk melalui heater sehingga larut dan masuk kembali ke dalam
ruang kristalisasi.

Ekstraksi pump bergunsi untuk membantu memisahkan kristal : prinsip


pemisahan berdasarkan peredaan berat kristal. Karena adanya gaya
gravitasi maka partikel (padat) berat akan lebih dahulu mengendap,
sedangakan partikel ringan akan masuk ke atas (karena adanya aliran ke
bawah). Jadi ukuran kristal produk bisa diatur dengan mengatur flowrate
aliran dari bawah. Untuk mendapatkan kristal yang besar, flow rate
dibesarkan.
CRYSTALLIZER
A. Pengertian
Kristalisasi atau penghabluran
(crystallzation)
i a l a h p e r i s t i w a pembentukan partikel-partikel zat padat (kristal) di
dalam suatu faseyang homogen.
Kristalisasi merupakan metode yang praktis untuk mendapatkan bahanbahan kimia murni dalam kondisi yang memenuhisyarat baik untuk
pengemasan ataupun untuk penyimpanan.D a l a m p ro s e s k r i s t a l i s a s i
d i s i n i , k i t a m e n g g u n a k a n a l a t y a n g dinamakan dengan crystallizer.
Crystallizer adalah alat yang digunakanuntuk memperoleh atau membuat
kristal dari larutannya. Oleh karenaitu, larutan yang akan dikristalisasi
harus dibuat lewat jenuh terlebihd u l u d e n g a n j a l a n p e n g u a p a n
atau pendinginan. Kristalisasi tidak d a p a t t e r j a d i t a n p a
s u p e r s a t u r a s i t e r l e b i h d a h u l u , d i m a n a c a r a memperoleh
saturasi ini tergantung dari kelarutannya. Sebagai contohmisalnya NaNO
3
, u n t u k m e m p e r o l e h s u p e r s a t u r a s i d a n k r i s t a l i s a s i dapat
dilakukan dengan :

pendinginan tanpa penguapan

penguapan tanpa pendinginan

kombinasi penguapan dan pendinginan (adiabatic)


B. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Proses Kristalisasi
1 . K e c e p a t a n k r i s t a l i s a s i Kecepatan kristalisasi meliputi
:a. Pembentukan inti kristalb. Pertumbuhan kristalTerjadinya inti kristal dapat
dipertinggi dengan :
pendinginan yang cepat
pengadukan yang baik

memakai larutan yang murni


temperature yang tinggi
konsentrasi yang tinggi
pemberian kristal halus sebagai bibitan
2 . H a s i l k r i s t a l i s a s i
Hasil kristalisasi tergantung dari prosesnya. Apabila
prosesk r i s t a l i s a s i b e r j a l a n c e p a t m a k a k r i s t a l y a n g
t e r j a d i h a l u s . Sebaliknya bila proses kristalisasi berjalan lambat
maka kristalyang terbentuk kasar (besar).
3 . K e m u r n i a n d a n u k u r a n k r i s t a l Pada proses kristalisasi
harus dihindarkan adanya pencuciankristal yang dihasilkan. Hal ini terutama
bagi kristal yang mudahl a r u t d a n k r i s t a l y a n g b e r s i f a t h i d r o s ko p i s .
U n t u k i n i l e b i h b a i k larutan yang akan dikristalkan dibuat semurni
mungkin sehinggapada kristalisasi akan diperoleh kristal yang lebih bersih.
4 . E n e r g i y a n g d i p e r l u k a n Pada kristalisasi energi
diperlukan untuk
penguapan sampaidiperoleh larutan yang lewat jenuh. Untuk kristaliser yang
bekerjasecara adiabatic (tidak memerlukan energi dari luar)
biasanyam e n g g u n a ka n p e n g u a p a n d i s e r t a i p e n d i n g i n a n a t a u
d e n g a n memakai vacuum.
5.Uniformity (keseragaman ukuran)Kristal yang uniform dapat diperoleh
dengan menambahkankristak halus pada larutan yang telah lewat
jenuh. Disini kristalhalus tersebut berfungsi sebagai inti kristal (bibitan).
Kristal yanguniform akan memberikan keseragaman dalam proses
berikutnyat e rh a d a p k r i s t a l t e r s e b u t . D i s a m p i n g i t u k r i s t a l y a n g
u n i f o rm menunjukkan bahwa proses pembuatanyya sangat teliti
sehinggaakan lebih menarik.
C. Klasifikasi Peralatan Kristalisasi
Berdasarkan cara memperoleh super saturasi, peralatan
kristalisasidiklasifikasikan sebagai berikut :
Super saturasi diperoleh dengan pendinginan tanpa penguapan :
Tank Crystallizer
Swenson Walker Crystallizer
Crystal Cooling Crysyallizer
Super saturasi diperoleh dengan penguapan tanpa pendinginan :

Crystal Evaporator Crystallizer


Strike Pans
Super saturasi diperoleh dengan kombinasi penguapan
d a n pendinginan adiabatic :
Swenson Vacum Crystallizer
Crystal Vacum Crystallizer
D. Macam-Macam Peralatan Kristalisasi
1

C r y s t a l l i z e r
Merupakan type yang kuno,
b e r o p e r a s i s e c a r a b a t c h d a n sebagai pendingin dipakai air
y a n g d i a l i r k a n d i d a l a m p i p a - p i p a pendingi yang ada di dalam bejana.
Kerugiannya :
1.
Proses secara batch sehingga banyak waktu untuk bongkar
pasang
2.
Pada koil terjadi kritalisasi paling cepat atau banyak
3.
Pemeliharaan dan pembersihannya lebin sulit
http://domas09.blogspot.com/2013/02/alat-kristalisasi.html