Anda di halaman 1dari 34

KLASIFIKASI TANAH

PENGERTIAN TENTANG TANAH


UKURAN PARTIKEL
BERUKURAN BESAR : quartz , feldspar
BERUKURAN SANGAT LEMBUT : clay minerals

RONGGA DIANTARA PARTIKEL DIISI UDARA/AIR

Aragonite-rich soil x 2000

Cemented calcareous sand

KLASIFIKASI YANG DIDASARKAN


TEKSTUR / UKURAN DAN
PERMUKAAN BUTIRAN
UKURAN PARTIKEL BIASANYA DIKAITKAN
DENGAN KANDUNGAN MINERALNYA, CONTOH

Ukuran partikel kecil, biasanya mengandung


CLAY

BEBERAPA STANDART KLASIFIKASI TANAH


UNITED STATE DEPARTEMENT of AGRICULTURE
(USDA)

AMERICAN ASOSIATION of STATE HIGWAY and


TRANSPORTATION OFFICIAL ( AASHTO )
UNIFIED SOIL CLASIFICATION SYSTEM (USCS)

PROSEDUR ANALISA UKURAN


BUTIR
Analisa dengan ayakan dipakai untuk ukuran partikel
> 75 m
Analisa Hydrometer dipakai untuk butiran lembut
Yakni analisa yang didasarkan Hukum Stokes , dimana
kecepatan mengendap butiran dianggap proporsional terhadap
diameter butiran

KURVA UKURAN BUTIR


100

% Finer

80
60
40
20

0
0 .0 0 0 1

0 .0 0 1

0 .0 1

0 .1

P a r ti c l e s i ze ( m m )
W

Well graded

Uniform

Poorly graded

Well graded with some clay

Well graded with an excess of fines

10

100

CONTOH 1

TANAH A TERDIRI DARI ;


PASIR
; 30 %
LANAU
; 30 %
LEMPUNG ; 40 % ( BUTIRAN < 0,002 mm )
Plotkan dalam grafik ; Jenis tanah LEMPUNG TANAH LIAT

CONTOH 2
TANAH A TSB MENGANDUNG KERIKIL 20 % DAN
PASIR 10 %
MAKA HARUS DIADAKAN KOREKSI

Pasir

10 x100
100 20

12 ,5 %

Lanau

30 x100
100 20

37 ,5 %

Lempung

40 x100
100 20

50 %

GRUP INDEX

GI = (F-35)[0,2+0,005(LL-40)]
+ 0,01(F-15)(PI-10)
F = persentase butir lolos ayakan no 200
LL = batas cair ( Liquid Limit )
PI = index plastisitas

USDA
PASIR
LANAU
LEMPUNG

2 S/D 0,05 mm
0,05 S/D 0,002 mm
< 0,002 mm

CONTOH
USDA HANYA MENGKLASIFIKASI BUTIR LOLOS NO 10
JIKA ADA KANDUNGAN LEBIH BESAR , DIKOREKSI
Tanah B dengan komposisi sbb

20 % kerikil, 10 % pasir, 30 % lanau 40 % lempung


Pasir

= ( 10 x 100 ) / ( 100 20 ) = 12,5 %

Lanau = ( 30 x 100 ) / ( 100 20 ) = 37,5 %


Lempung = ( 40 x 100 ) / ( 100 20 ) = 50,0 %

Atterberg Limits
Analisa ukuran butir kurang cocok
untuk partikel lembut

Volume

Atterberg Limits
50
40
30
20
10
0

SL

PL

LL

50

100

Moisture Content (%)

Hubungan antara Kadar Air vs Volume

Atterberg Limits
Volume

Analisa saringan tidak bisa diterapkan


pada tanah berbutir lembut
50
40
30
20
10
0
0

SL PL

50

LL

100

Moisture Content (%)

Kadar air >< volume saat proses pengeringan SL Shrinkage Limit

PL - Plastic Limit
LL - Liquid limit

Atterberg Limits
SL - Shrinkage Limit
PL - Plastic Limit
LL - Liquid limit

Moisture content

mass of water
mass of solids

Plasticity Index = LL - PL = PI or Ip

BEBERAPA CONTOH
KLASIFIKASI TANAH
STANDART AAHSO

1. Well graded sand or gravel: may include


fines
2. Sands and Gravels with excess fines
3. Fine sands
4. Low compressibility silts
5. High compressibility silts
6. Low to medium compressibility clays
7. High compressibility clays
8. Peat and organic soils

Unified Soil Classification


SETIAP JENIS TANAH DIBERI TANDA DUA
HURUF, CONTOH SW ( PASIR GRADASI BAIK )

Unified Soil Classification


Jenis tanah ditandai dengan dua huruf (contoh. SW).

Prosedurnya sbb :

Coarse grained (>50% lebih besar 75 m)

Huruf S jika > 50% butiran kasar adalah pasir


Huruf G jika > 50% butiran kasar adalah Gravel
Suffix tergantung prosentase kandungan butir halus
Jika % butir halus < 5% suffix nya W atau P
Jika % butir halus > 12% suffix nya M atau C
Jika 5% < % butir halus < 12% Memakai Dua simbol

Unified Soil Classification


Untuk menentukan jenis W atau P, hitung Cu dan Cc
Cu
Cc

D 60
D 10
D302
( D60 D10 )

X % dari tanah berukuran lebih kecil


dari Dx
Contoh ; D10 adalah berapa ukuran
terbesar butiran , dimana prosentase
yang lolos saringan sebesar 10 %
Cu = Koefisien keseragaman

Cc = Koefisien gradasi

Unified Soil Classification


100

% Finer

80
60
40
20
0
0 .0 0 0 1

0 .0 0 1

0 .0 1

0 .1

10

P a r ti c l e s i z e ( m m )

D90 = 3 mm

100

Unified Soil Classification


Cu
Cc

D 60
D 10
D302
( D60 D10 )

If prefix is G then suffix is W if Cu > 4 and Cc is between 1


and 3 otherwise use P

If prefix is S then suffix is W if Cu > 6 and Cc is between 1 and


3 otherwise use P

Unified Soil Classification


Coarse grained soils
To determine M or C use plasticity chart
60

at

50

indexPlasticity

"A"

ine

40

30
20

CL

10

ML

or

ML
0

10

20

30

40
50
60
Liquid limit
Plasticity

for

Above A-line use suffix C - Clay

70

80

90

100

Unified Soil Classification


Tanah berbutir halus (> 50% lebih kecil 75 m)
Kedua huruf ditentukan dari plasticity chart
60

at

50

Plasticity inndex

"A"

ine

40

30
20

CL

10

ML

or
ML

10

20

30

40
50
60
Liquid limit

70

Plasticity chart
for laboratory classification of fine grained soils

80

90

100

soils at
and dry

limit

in e
"l
"A

CL

or
ML

CI

CH

OL

or

CONTOH
100

% Finer

80
60
40
20
0
0.0001

0.001

0.01

0.1

Particle size (mm)

10

100

CONTOH
100

% Finer

80
60
40
20

0
0.0001

0.001

0.01

0.1

10

100

Particle size (mm)

%fines (% finer than 75 m) = 11% - Dual symbols required

CONTOH
100

% Finer

80
60
40
20

0
0.0001

0.001

0.01

0.1

10

100

Particle size (mm)

%fines (% finer than 75 m) = 11% - Dual symbols required

D10 = 0.06 mm, D30 = 0.25 mm, D60 = 0.75 mm

CONTOH
100

% Finer

80
60
40
20

0
0.0001

0.001

0.01

0.1

Particle size (mm)

Particle size fractions: Gravel


Sand

17%
73%

Silt and Clay 10%

10

100

CONTOH
60

at

50
sticity indexPlas

"
"A

li ne

40
30

20

CL

10

ML

or
ML

10

20

30

40 50
60
Liquid limit

70

Plasticity chart
for laboratory classification of fine grained soils

80

90

100

Fraksi kasar 80% berupa pasir, pakai huruf S


Cu = 12.5, Cc = 1.38

Suffix1 = W
Dari Atterberg Tests
LL = 32, PL = 26
Ip = 32 - 26 = 6

Dari Plasticity Chart titik terletak dibawah garis A


Suffix2 = M
Dipakai simbol ganda SW-SM
Untuk melengkapi, simbol harus diberi diskripsi