Anda di halaman 1dari 3

TULI

Definisi : Tuli adalah penurunan atau ketidakmampuan seseorang untuk


mendengarkan suara.
Klasifikasi :
-

Tuli konduktif
Tuli sensorineural
Tuli campuran

1. Tuli Konduktif
Gangguan pedengaran karena adanya gangguan hantaran udara, dimana
dalam hal ini terdapat kelainan pada telinga bagian luar ataupun telinga
bagian tengah.
Etiologi
Kelainan telinga luar : atresia liang telinga, serumen, otitis eksterna
sirkumskripta, dll.
Kelainan telinga tengah : otitis media, dislokasi tulang pendengaran,
hemotimpanum, otosklerosis, dll.
Gejala klinis
Penurunan pendengaran
Riwayat keluarnya cairan dari telinga
Riwayat infeksi telinga
Perasaan seperti ada cairan dalam teling yang bergerak-gerak dengan
perubahan posisi kepala
Dapat tinnitus

Diagnosis
Tes penala :
tes Rinne (-)
tes Weber : lateralisasi ke telinga yang sakit
tes Scwabach : memanjang
Audiogram
BC normal atua kurang dari 25 dB, AC lebih dari 25 dB. Antara AC dan
BC terdapat gap.

2. Tuli sensorineural
Gangguan pendengaran akibat kelainan akibat kelainan di kolea atau di
retrokoklea, dimana hal ini terdapat kelainan pada telinga bagian dalam.
Etiologi :
Tuli koklea : aplasia (congenital), labirinitis, intoksikasi obat, trauma
kapitis, trauma akustikus, pajanan bising
Tuli retrokoklea : neuroma akustik, kelainan otak (cedera, perdarahan,
tumor sudut pons serebellum), myeloma multiple.
Gejala Klinis
Penurunan pendengaran perlahan (progresif)
Tinnitus
Vertigo
Diagnosis :
Tes Penala
Tes Rinne : (+)
Tes weber : lateralisasi ke telinga yag sehat
Tes scwabach : memendek
Audiogram
AC dan BC lebih dari 25 dB. AC dan BC berimpit, tidak ada gap

Untuk membedakan apakah kelainan pada koklea atau retrokoklea,


dapat dilakukan audiometric khusus.
Tes SISI (Short increment sensitivity index)
Pada pemeriksaan ini menggunakan fenomena rekruitmen, yaitu
suatu fenomena terjadinya peningkatan sensitifitas
pendengaran yang berlebihan di atas ambang dengar. Dimana
keadaan ini khas pada tuli koklea.
Tes Kelelahan (Tone Decay)
Terjadi kelelahan saraf oleh karena perangsangan terus
menerus, bila diberi istirahat maka akan pulih kembali.
Merupakan tanda khas pada tuli retrokoklea.
3. Tuli Campuran
Merupakan kombinasi antara tuli konduktif dan tuli sensorineural

Gejala Klinis
Kombinasi dari kedua komponen gejala tuli konduktif dan tuli sensorineural
Diagnosis
Audiogram
lebih dari 25 dB. AC lebih besar dari BC, terdapat gap.