Anda di halaman 1dari 15

5.2.

4 Analisis Tapak
5.2.4.1

Analisis Konstelasi Wilayah

ota Semarang memiliki posisi


astronomi di antara garis 6050 7o10
Lintang Selatan dan garis 109035
110050 Bujur Timur. Batas wilayah
administratif Kota Semarang
Barat:
Kabupaten Kendal
Timur:
Kabupaten Demak
Selatan: Kabupaten Semarang
Utara:
Laut Jawa

5.2.4.2

Ruang lingkup wilayah studi mengenai


perumahan dan pemukiman ini adalah
kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang.
Batas administrasi adalah sebagai berikut:
Sebelah Utara
: Kecamatan Tugu
Sebelah Timur
: Kecamatan
Semarang Barat dan Kecamatan Gajah
Mungkur
Sebelah Selatan
: Kecamatan Mijen dan
Kecamatan Gunung Pati
Sebelah Barat
: Kabupaten Kendal

Kawasan mikro terletak di Kelularan


Purwoyoso. Luas wilayah perencanaan
adalah 6 Ha. Berikut batas pada
wilayah studi :
Utara
: Jalan Candi
Selatan : Jalan Borobudur Barat V
Barat
: Jalan Candisari
Timur : Jalan Tol Jatingaleh Krapak

Analisis Lingkungan
Data

Respon

Kawasan Permukiman
Jalan Tol Jatingaleh-Krapyak
B
Kawasan Industri Candi
C
Wilayah studi memiliki lokasi yang cukup strategis yaitu
dekat dengan kawasan industri Candi. Sehingga memiliki
daya tarik yang tinggi sebagai kawasan permukiman

Pada bagian tengah wilayah studi akan difungsikan


menjadi kawasan hunian dan perdagangan atau rumah
toko
Pada bagian belakang dari kawasan perdagangan akan
difungsikan menjadi rumah deret yang bersifat privat
Kawasan permukiman ini sesuai dengan lingkungan
sekitar dimana terdapat permukiman dan kawasan
industri

5.2.4.3

Anallisis Topograf
Data

Respon

Pada lokasi perencanaan permukiman di sekitar


Kawasan Industri Candi memiliki topograf landai (2% 15%) dan berbukit (15% - 25%).
Lahan Terbangun
Lokasi perencanaan permukima termasuk dalam kawasan
budidaya yang cocok dikembangkan
sebagai
lahan

permukiman, perdagangan dan jasa, industri, dan sebagainya.


Sehingga lokasi perencanaan permukiman ini dapat
dikembangan sebagai zona terbangun yaitu sebagai kawasan
permukiman dan perdagangan namun tetap memperhatikan
proporsi lahan terbangun dan non terbangun.

5.2.4.4

Analisis Aksesibilitas
Data

Respon

Merupakan jalan bebas hambatan yaitu jalan


tol Jatingaleh Krapyak. Memiliki aksesibilitas tinggi
Jalan lokal yaitu Jalan Candi yang berada dekat
dengan Kawasan Industri Candi. Kondisi jalan lokal
sudah cukup baik. Jalan telah teraspal dan tidak
terdapat lubang namun jumlah lampu jalan kurang
memadai
Merupakan jalan lingkungan, yaitu jalan yang
berada didalam kawasan permukiman kumuh pada
lokasi perencanaan permukiman. Kondisi jalan ini kurang

Zona Kegiatan Publik


Merupakan jalan yang direncanakan sebagai jalan lokal
sehingga jalan cukup ramai dan dapat dilewati kendaraan
roda empat. Pada daerah ini cocok digunakan untuk kegiatan
publik yaitu rumah deret dengan sarana perdagangan dan
jasa
Zona Kegiatan Privat
Pada zona ini merupakan zona yang dilewati dengan jalan

baik, karena keadaan jalan sempit dan masih banyak


terdapat lubang

lingkungan yang sesuai diperuntukkan sebagai kegiatan non


komersial seperti perumahan atau kawasan hunian. Namun,
dibutuhkan barrier pemisahantara zona publik dan privat
serta zona privat dengan jalan tol Jatingaleh Krapyak.

Pada zona kegiatan privat ini direncanakan untuk


perumahan yaitu rumah deret
dengan tingkat
aksesibilitas
dan
mobilitas
rendah
dengan
mengutamakan
kenyamanan
dan
ketenangan
penghuninya.
5.2.4.5

Analisis Kebisingan
Data

Respon

Zona Kebisingan Tinggi


Dibagian Timur kawasan perencanaan permukiman
terdapat jalan tol Jatingaleh-Krapyak yang menyebabkan
daerah ini mempunyai tingkat kebisingan yang lebih
tinggi dibandingkan dengan daerah lain. Pada bagian
utara terdapat jalan lokal yang dapat dilalui kendaraan
roda dua hingga empat sehingga tingkat kebisingan
pada zona ini terbilang tinggi

Zona Kegiatan Publik


Pada bagian tengah kawasan perencanaan permukiman akan
tetap memiliki tingkat kebisingan tinggi dan akan
dimanfaatkan sebagai zona kegiatan publik yaitu sebagai
kawasan perdagangan dan jasa.
Zona Kegiatan Privat
Pada bagian paling timur dan barat kawasan perencanaan
permukiman merupakan zona kegiatan privat yang memiliki

Zona Kebisingan rendah

tingkat kebisingan yang rendah dan akan dimanfaatkan


sebagai zona hunian berupa rumah deret.

Pada bagian dalam kawasan perencanaan permukiman


terdapat jalan lingkungan yang memiliki keisingan
rendah. Volume kendaraan yang terdapat pada zona ini
sangat rendah karena hanya dapat dilalui oleh
kendaraan roda dua dan pejalan kaki

5.2.4.6

Analisis Drainase
Data

Respon

Arah aliran drainase


Titik Genangan
Terdapat beberapa titik yang memiliki beban drainase cukup
besar dan berpotensi menimbulkan genangan, karena
drainase yang ada lebarnya tidak dapat menampung air yang
ada dan kondisinya tersumbat sampah dan beberaoa
tertimbun semen untuk bangunan rumah

5.2.4.7

Analisis Vegetasi

Jaringan drainase tersier akan diperlebar untuk mencegah


terjadinya
genangan akibat bertambahnya beban drainase dari lokasi
perencanaan permukiman yang akan dibangun. Selain itu,
bentuk draisenya adalah drainase tertutup yang mengarah ke
sungai.

Data

Respon

Vegetasi
Pada kawasan perencanaan permukiman, ketersediaan ruang
terbuka hijau pasif dan aktif masih sangat minim. Hanya
terdapat tanaman-tanaman milik penduduk setempat

Pembuatan jalur hijau dengan menaman beberapa vegetasi


untuk meredam kebisingan dari jalan tol dan pada
sepanjang Jalan Candi untuk memberikan rasa nyaman
sebagai peneduh terhadap pejalan kaki
Penyediaan ruang terbuka dibagian dalam kawasan
perencanaan permukiman sekitar Kawasan Industri Candi

5.2.4.8

Analisis View
Data

Respon

View to site
View from site: Pemandangan yang dapat dilihat dari
kawasan perencanaan permukiman adalah jalan lokal berupa
Jalan Candi
View to site: Pemandangan dari luar ke dalam kawasan

Akan dibangun main entrance berupa gapura


pada bagian paling depan kawasan perencanaan permukiman
Akan dilakukan redesain terhadap bangunanbangunan rumah yang tidak teratur menjadi rumah deret

perencanaan permukiman yaitu kawasan permukiman yang


tidak teratur

yang akan difungsikan juga menjadi kawasan perdagangan


dan jasa

Akan dilakukan redesain terhadap bangunanbangunan rumah yang tidak teratur menjadi rumah deret
View to site :
Terdapat permukiman yang sudah cukup tertata dengan baik.
Elain itu terdapat Kawasan Industri Candi

5.2.4.9

Analisis Arah Angin dan Lintasan Matahari

Data

Arah Matahari
Arah Angin
Arah Matahari : Arah matahari pada kawasan perancangan
yaitu
dari Timur (T) ke Barat (B).
Arah Angin : Arah angin pada kawasan perancangan yaitu
bertiup
dari arah Tenggara (Te) ke Barat Laut (BL).

Respon

Arah Orientasi Bangunan


Sumbu Ideal
Berdasarkan gambar di atas, maka arah orientasi bangunan
diharapkan menghadap ke arah barat daya agar mendapat
paparan sinar matahari dan sirkulasi udara yang cukup serta
agar rumah tidak mengalami kelembapan dan penghuni
rumah tetap sehat.

5.2.4.10

Zoning Kawasan

Zona
Publik
Zona Privat
Zona

Zoning kawasan digunakan untuk mengetahui peruntukan lahan (privat dan publik) suatu wilayah untuk kawasan
tertentu. Zoning kawasan pada wilayah. Perencanaan permukiman ini dianalisis dengan menggunakan analisis konstelasi
wilayah, analisis lingkungan, analisis topograf, analisis aksesibilitas, analisis kebisingan, analisis drainase, analisis

vegetasi, analisis view, dan analisis arah angin dan lintasan matahari. Pada zoning kawasan di atas menunjukkan bahwa
zona publik yang berisikan perdagangan diletakkan dekat jalan utama dengan tingkat aksesibilitas dan kebisingan tinggi,
sedangkan untuk zona privat atau pemukiman diletakkan pada tingkat aksesibilitas dan kebisingan yang rendah.
Terdapat barrier yang berfungsi sebagai pembatas antara zona publik dan zona privat serta terdapat barrier untuk
meredam kebisingan.