Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN PRAKTIKUM FISIKA DASAR

PENGGUNAAN ALAT-ALAT UKUR

DISUSUN OLEH

KELAS

: D ~ AGRIBISNIS

KELOMPOK

: IV

ANGGOTA

: ~ MUHAMMAD HANAFI

(D1B011025)

~ RAVI AYUANDA EKA. P

(D1B011023)

~ MARIA LUSIA.H

(D1B011024)

~ RIRI HUTAGALUNG

(D1B011026)

~ NOVIA ANJANI

(D1B011027)

~ STHELLA ELISA PUTRI. S

(D1B011028)

~ AHMAD ATEK

(D1B208022)

AGRIBISNIS
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS JAMBI
2012

JUDUL

: PENGGUNAAN ALAT-ALAT UKUR

TUJUAN

: MELATIH DIRI MEMAKAI ALAT-ALAT UKUR DAN


MEMBACA SKALA DENGAN TELITI

ALAT

: - Mistar Biasa
- Jangka Sorong
- Mikrometer sekrup
- Kotak alat
- Balok kayu
- Silinder logam
- Bola plastik
- Bola kaca

PRINSIP TEORI

Dalam fisika dan teknik, pengukuran merupakan aktivitas yang


membandingkan kuantitas fisik dari objek dan kejadian dunia-nyata. Alat
pengukur adalah alat yang digunakan untuk mengukur benda atau kejadian
tersebut. Seluruh alat pengukur terkena error peralatan yang bervariasi. Bidang ilmu
yang mempelajari cara-cara pengukuran dinamakan metrologi.
Fisikawan menggunakan banyak alat untuk melakukan pengukuran mereka. Ini
dimulai dari alat yang sederhana seperti penggaris dan stopwatch sampai ke
mikroskop elektron dan pemercepat partikel. Instrumen virtual digunakan luas
dalam pengembangan alat pengukur modern.
Mikrometer
Mikrometer adalah alat ukur yang dapat melihat dan mengukur benda dengan
satuan ukur yang memiliki ketelitian 0.01 mm

Satu mikrometer adalah secara luas digunakan alat di dalam teknik mesin electro
untuk mengukur ketebalan secara tepat dari blok-blok, luar dan garis tengah dari
kerendahan dan batang-batang slot. Mikrometer ini banyak dipakai dalam metrology,
studi dari pengukuran,
Pada bab ini akan membahas tentang : 1 Jenis 2 Membaca satu mikrometer
sistem inci 3 Membaca satu mikrometer metrik 4 Membaca satu mikrometer vernier 5.
Acuan
Mikrometer memiliki 3 jenis umum pengelompokan yang didasarkan pada
aplikasi berikut :
Mikrometer Luar Mikrometer luar digunakan untuk ukuran memasang kawat,
lapisan-lapisan, blok-blok dan batang-batang.
Mikrometer dalam Mikrometer dalam digunakan untuk mengukur garis tengah
dari lubang suatu benda
Mikrometer kedalaman Mikrometer kedalaman digunakan untuk mengukur
kerendahan dari langkah-langkah dan slot-slot.
Satu mikrometer ditetapkan dengan menggunakan satu mekanisme sekrup titik
nada.
Satu fitur yang menarik tambahan dari mikrometer-mikrometer adalah
pemasukan satu tangkai menjadi bengkok yang terisi. Secara normal, orang bisa
menggunakan keuntungan mekanis sekrup untuk menekan material, memberi satu
pengukuran yang tidak akurat. Dengan cara memasang satu tangkai yang roda bergigi
searah keinginan pada satu tenaga putaran
Jangka sorong

Jangka sorong digital dengan ketelitian 0.01 mm

Jangka sorong manual

Cara menggunakan jangka sorong

Jangka sorong adalah alat ukur yang ketelitiannya dapat mencapai seperseratus
milimeter. Terdiri dari dua bagian, bagian diam dan bagian bergerak. Pembacaan
hasil pengukuran sangat bergantung pada keahlian dan ketelitian pengguna maupun
alat. Sebagian keluaran terbaru sudah dilengkapi dengan display digital. Pada versi
analog, umumnya tingkat ketelitian adalah 0.05mm untuk jangka sorang dibawah
30cm dan 0.01 untuk yang di atas 30cm.

Kegunaan
Kegunaan jangka sorong adalah:

untuk mengukur suatu benda dari sisi luar dengan cara diapit;

untuk mengukur sisi dalam suatu benda yang biasanya berupa lubang (pada pipa,
maupun lainnya) dengan cara diulur;

untuk mengukur kedalamanan celah/lubang pada suatu benda dengan cara


"menancapkan/menusukkan" bagian pengukur. Bagian pengukur tidak terlihat pada
gambar karena berada di sisi pemegang.

Penggaris
Penggaris adalah sebuah alat pengukur dan alat bantu gambar untuk menggambar garis
lurus. Terdapat berbagai macam penggaris, dari mulai yang lurus sampai yang berbentuk
segitiga (biasanya segitiga siku-siku sama kaki dan segitiga siku-siku 3060). Penggaris dapat
terbuat dari plastik, logam, berbentuk pita dan sebagainya. Juga terdapat penggaris yang dapat
dilipat.

PROSEDUR PERCOBAAN
a.
b.
c.
d.

Mengukur panjang lebar dan tinggi dari kotak alat dengan memakai mistar
Mengukur panjang lebar dan tinggi dari balok kayu dengan jangka sorong
Mengukur diameter dan tinggi silinder logam dengan mikrometer sekrup
Mengukur diameter bola plastik dan bola kaca dengan memakai mikrometer

sekrup
e. Mengulangi percobaan a, b, c, dan d sebanyak 3 kali pengulangan
f. Membuat dalam suatu tabel hasil pengukuran yang diperoleh
DATA HASIL PENGAMATAN

Alat Ukur

Objek

Hasil pengukuran (3x ulangan) (mm)

Mistar biasa

Kotak alat

P1 = 25,5

P2 =25,5

P3 = 25,5

L1 = 10

L2 = 10,1

L3 = 10,1

T1 = 2

T2 = 2,1

T3 = 2,1

P1 =102,70

P2 =103,40

P3 = 104,10

L1 = 80,90

L2 = 78,30

L3 = 78,10

T1 = 61,10

T2 = 60,50

T3 = 60,10

D1 = 10,70

D2 = 10,75

D3 = 11,10

T1 = 38,10

T2 = 38,30

T3 = 38,10

a. Bola besi

D1 = 9,25

D2 = 9,40

D3 = 9,17

b. Bola kaca

D1 = 15,20

D2 = 15,10

D3 = 15,24

Jangka Sorong

a. Balok kayu

b. Silinder Logam

Mikrometer

TUGAS
a. Menghitung semua rata-rata hasil pengukuran
b. Menghitung volume kotak alat, balok, silinde, bola plastik, dan bola kaca
c. Membuat kesimpulan apa yang dapat kamu peroleh
JAWABAN TUGAS
a. Menghitung semua rata-rata hasil pengukuran
Alat Ukur

Objek

Rata-Rata

Mistar biasa

Kotak alat

P=25.5
L=10.07
T=2.07

Jangka Sorong

a. Balok kayu

P=103.4
L=79.1
T=60.57

b. Silinder Logam

D=10.85
T=38.17

Mikrometer

a. Bola besi

D=9.27

b. Bola kaca

D=15.18

b. Menghitung volume kotak alat, balok, silinde, bola plastik, dan bola kaca
1. Volume Kotak
: P x L x T = 25,5 x 10,07 x 2,07 = 531,55
2. Volume Balok Kayu
: P x L x T = 103,4 x 79,1 x 60,57 = 495398,39
3. Volume Silinder Logam :
4. Volume Bola Besi
:

5. Volume Bola kaca

c. Membuat kesimpulan apa yang dapat kamu peroleh

KESIMPULAN
pengukuran merupakan aktivitas yang membandingkan kuantitas fisik dari
objek dan kejadian dunia-nyata. Alat pengukur adalah alat yang digunakan untuk
mengukur benda atau kejadian tersebut. Seluruh alat pengukur terkena error
peralatan yang bervariasi. Bidang ilmu yang mempelajari cara-cara pengukuran
dinamakan metrologi.
Fisikawan menggunakan banyak alat untuk melakukan pengukuran mereka. Ini
dimulai dari alat yang sederhana seperti penggaris dan stopwatch sampai ke
mikroskop elektron dan pemercepat partikel. Instrumen virtual digunakan luas
dalam pengembangan alat pengukur modern.
Contoh-contoh alat ukur
Mistar, jangka sorong, micrometer sekrup.