Anda di halaman 1dari 4

BAB V TUGAS KHUSUS

STRATEGI PEMASARAN PRODUK EDAMAME


PADA PT. MITRATANI DUA TUJUH
Pemasaran
PT. Mitratani Dua Tujuh mengekspor produk hasil produksi
ke beberapa Negara seperti negara Jepang, Amerika, Kanada,
Belanda dan Singapura. Kegiatan pemasaran dari produk yang
diekspor tersebut menggunakan saluran distribusi tidak
langsung, dimana produk dari perusahaan disalurkan ke
distributor terlebih dahulu, kemudian disalurkan ke konsumen.
IV.9.1 Product
Edamame merupakan salah satu produk yang diproduksi
di PT. Mitratani Dua Tujuh. Jenis kedelai ini pada umumnya
sama dengan kedelai jenis lain, perbedaannya hanya pada
ukuran polongnya yang lebih besar dan warna kulitnya yang
berwarna hijau muda. Terdapat beberapa jenis mutu edamame
yang dibedakan, yaitu edamame SQ untuk kualitas 1, SG untuk
kualitas 2, TG untuk kualitas 3. Edamame kualitas 1 dan 2
ditujukan untuk pasar ekspor, sedangkan edamame kualitas 3
ditujukan untuk pasar lokal. Edamame yang diproduksi
dibekukan dengan tujuan pengawetan sehingga edamame yang
telah beku dapat bertahan hingga 2 tahun dengan syarat suhu
penyimpanan stabil pada suhu -18C. Kualitas edamame untuk
pasar ekspor dan lokal yaitu:
a. SQ (Standart Quality)
Memiliki jumlah polong sebanyak 100170 per 500 gram.
Kerusakan maksimal 5% per 500 gram. Edamame tidak
boleh cacat, tidak boleh terdapat hama penyakit, jamur, karat
dan ulat, jumlah biji dua atau tiga tiap polongnya serta harus
terisi semua, warna polong hijau seragam, kadar gulanya 912 Brix, rasa khas edamame.
b. SG (Second Grade)

Memiliki jumlah polong sebanyak 180185 per 500 gram,


hanya terdapat sedikit cacat pada kedelai, jumlah biji dua
atau tiga tiap polongnya dan harus terisi semua, warna
polong hijau seragam, kadar gulanya 9-12 Brix, rasa khas
edamame.
c. TG (Third Grade)
Memiliki satu polong yang hanya terisi satu biji namun tidak
terdapat ulat pada kedelai.Jumlah polong biasanya 210 per
500 gram.Selain itu juga diperbolehkan terdapat sedikit
bercak pada kulit edamame.
IV.9.2 Price
Menurut Mursid (2003), price adalah sejumlah uang
sebagai alat tukar untuk memperoleh produk atau jasa.
Kebijakan harga merupakan keputusan-keputusan mengenai
harga yang ditetapkan oleh manajemen. Pada setiap produk
atau jasa yang ditawarkan bagian pemasaran berhak
menentukan harga pokonya. Faktor-faktor yang perlu
dipertimbangkan dalam penetapan harga tersebut antara lain
adalah biaya, keuntungan yang akan diambil, praktek
persaingan, dan perubahan keinginan pasar. Di PT. Mitratani
Dua Tujuh harga jual yang ditetapkan disesuaikan dengan
jumlah biaya produksi, biaya transportasi, biaya promosi serta
tingkat persaingan, maka dengan demikian harga penjualan
edamame pada setiap daerah pemasarannya berbeda. Harga
edamame yang dijual di outlet perusahaan untuk pasar local
ada 3 tingkatan yaitu Excellent Rp 19.000,00, Premium
Rp.17.000,00 dan Deluxe Rp. 13.000,00, sedangkan untuk
edamame untuk pasar ekspor Rp 25.000,00.
IV.9.3 Place
Jepang merupakan negara dengan tujuan utama ekspor
edamame karena di negara tersebut jumlah permintaan
edamame sangat tinggi. Selain Jepang, tujuan pemasaran

lainnya yaitu negara Amerika, Kanada, Belanda dan Singapura,


sedangkan komoditas lokal dipasarkan berdasarkan permintaan
dari PT. Freeport Indonesia dan beberapa supermarket serta
restoran masakan khas Jepang di daerah Jakarta, Surabaya,
Malang, Bandung dan Bali. Jalur distribusi produk yang
dilakukan oleh PT. Mitratani Dua Tujuh untuk memenuhi
permintaan pasar ekspor yaitu dengan melalui jalur pengiriman
darat dan laut. Produk diantarkan menggunakan container
menuju pelabuhan, lalu dilanjutkan dengan jalur laut dimana
container akan masuk ke dalam kapal dan menempuh waktu
selama 7-10 hari menuju Jepang. Sedangkan untuk memenuhi
permintaan lokal, produk dikirimkan menggunakan mobil box
melalui jalur darat.
IV.9.4 Promotion
Setiap tahunnya PT. Mitratani Dua Tujuh melakukan
promosi yang dibantu oleh distributor dengan tujuan untuk
memperoleh kepercayaan pembeli serta untuk meningkatkan
jumlah permintaan produk. Promosi yang dilakukan PT. Mitratani
Dua Tujuh pada pasar ekspor yaitu dengan melakukan pameran
produk dan mengundang perwakilan dari pembeli untuk melihat
secara langsung proses produksi di PT. Mitratani Dua Tujuh
dengan tujuan untuk mengperkenalkan standar proses operasi
yang telah diterapkan oleh perusahaan. Promosi yang dilakukan
berupa membagikan stiker, brosur dan banner pada acara
tertentu. Saat ini PT. Mitratani Dua Tujuh telah menjalin kerja
sama dengan pembeli dari Jepang yaitu Life Food, Asia Food
dan Toyota.
Kegiatan promosi pada pasar lokal hampir sama dengan
kegiatan promosi untuk ekspor, yaitu dengan melakukan
pameran produk unggulan dan mencari distributor yang mampu
menyalurkan dan mempromosikan produk agar pasarnya
semakin luas. Saat ini produk edamame pada pasar lokal hanya
mampu didistribusikan ke beberapa daerah saja karena

terbatasnya jumlah distributor untuk menyalurkan produk,


kemudian kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai
produk pangan beku.