Anda di halaman 1dari 20

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN TN.

I
DENGAN FRAKTUR FEMUR DI RUANG PERAWATAN BEDAH
BPK RSU A. MAKKASAU PAREPARE
I. DATA DEMOGRAFI
No. RM
: 08 80 41
Tgl. MRS
: 29 10 2003
Tgl. Pengkajian : 31 10 2003

A. BIODATA
Nama

: Tn. I

Umur

: 23 Tahun

Jenis Kelamin

: Laki-laki

Alamat

: Jl. Jend. Sudirman No. 32 Parepare

Pekerjaan

:-

Agama

: Islam

Dx. Medis

: Fraktur Femur Dextra 1/3 Medial Tertutup

B. PENANGGUNG
Nama

: H. L

Umur

: 59 Tahun

Jenis kelamin

: Laki-laki

Alamat

: Jl. Jend. Sudirman N0. 32 Parepare

Agama

: Islam

Pekerjaan

: PNS

Hub. dengan klien

: Bapak klien

II. RIWAYAT KESEHATAN :


A. Keluhan Utama : Nyeri pada paha kanan
B. Riwayat Keluhan Utama :
Dialami sejak 3 jam sebelum MRS akibat jatuh dari motor yang sedang
dikendarainya, motor tersebut tiba-tiba terpeleset dan jatuh kearah kanan dan
menekan kaki klien. Riwayat pingsan , riwayat mual , riwayat muntah .

Riwayat patah / fraktur pada paha kanan , 10 tahun yang lalu akibat jatuh
dari motor dan dirawat di RSU A. Makkasau
C. Keluhan Saat dikaji :
Klien mengeluh nyeri pada paha kanannya.
III. PEMERIKSAAN FISIK
a.

Keadaan umum : Baik

b.

Kesadaran

: Composmentis

Tanda-tanda Vital : TD: 110/70 mmHg

c.

S: 37 0 C

N: 88 X / mnt
P: 24 X / mnt

d. BB : 45 kg dan TB : 166 cm
e. Kepala :
Inspeksi
Keadaan rambut dan hygiene kepala
- Warna rambut : Hitam
Palpasi : - Tidak teraba adanya benjolan
f. Muka :
Inspeksi : - Tampak simertis kiri dan kanan
- Ekspresi wajah meringis
Palpasi : - Tidak ada nyeri tekan
g. Mata :
Inspeksi : - Palpebra : Tidak ada tanda tanda radang
- Sklera : Tidak icterus / berwarna putih
- Konjungtiva : Tidak pucat
Palpasi : Tidak dilakukan
h. Hidung :
Inspeksi : - Hidung tampak simetris kiri dan kanan
- Tidak nampak adanya polip

Palpasi : - Tidak ada nyeri tekan pada hidung


i. Telinga :
Inspeksi : Simetris kiri dan kanan
Palpasi : Tidak ada nyeri tekan
j. Mulut :
Inspeksi : Keadaan gigi bersih
Lidah : Tidak nampak kotor / berwarna
k. Tenggorokan : Warna mukosa agak merah
Tidak ada pembesaran kelenjar tiroid
Tidak ada kesulitan menelan
l. Leher
Inspeksi : Tidak nampak adanya pembesaran kelenjar
Palpasi : - Tidak ada pembesaran kelenjar tyroid
m. Thorax dan pernafasan
Inspeksi : Bentuk dada : Normal, simetris kiri dan kanan
Irama pernafasan : Teratur
Pengembangan waktu bernafas : Simetris kiri dan kanan
Palpasi : Tidak ada teraba adanya massa
Vokal premitus : Getaran antara kiri dan kanan sama
Auskultasi : Suara nafas : Tidak ada suara tambahan
n. Jantung
Palpasi : Teraba di ICS VI linea media clavicularis kiri
Perkusi : Pekak batas jantung kiri linea mediana clavikularis kiri
Pekak batas jantung kanan linea paru sternalis atas ICS III
Auskultasi : BJ I dan II murni
Tidak ada bunyi tambahan
o. Abdomen
Inspeksi : - Cekung, ikut gerak nafas
- Tidak tampak adanya luka, bekas luka dan koloid

Auskultasi : peristaltik usus 15 x / mnt


Palpasi : Tidak ada nyeri tekan
Perkusi : Tympani
p. Ekstremitas
Ekstremitas atas
Motorik : Pergerakan kiri dan kanan baik
Kekuatan otot menurun
Refleks : Biseps kanan dan kiri (+)
Triceps kiri dan kanan (+)
Ekstremitas bawah
Motorik : Pergerakan kiri dan kanan baik
Pergerakan kanan kurang baik karena adanya nyeri bila
digerakkan
Kekuatan otot pada kaki kanan kurang
Inspeksi : Deformitas (+), oedema (+)
Hematom (-), perdarahan aktif (-)
Warna sama dengan warna disekitarnya
Palpasi : Nyeri tekan (+)
Krepitasi (-)
NVR : Sensibilitas normal
Vascularitas normal
Status lokalis fraktur : Regio Femur Dextra
q. Sistem saraf
Klien nampak sadar, bicara baik, suara jelas
IV. PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK
Pemeriksaan Rontgen : Tampak fraktur pada os femur Dextra 1/3 medial tertutup.

V. POLA KEGIATAN SEHARI-HARI


1.

NUTRISI
a. Kebiasaan
-

Pola makan : Nasi, sayur, ikan dan buah

Frekuensi : 3 x sehari

Nafsu makan : Baik

Banyaknya minum dalam sehari 10 12 gelas air

Pantangan : Tidak ada

a. Perubahan selama sakit


Tidak ada perubahan / mengikuti aturan RS
2. ELIMINASI
BAB
a. Kebiasaan
-

Frekuensi : 1 2 / hari

Warna : Kuning

Konsistensi : Lembek

b. Perubahan Selama Sakit


Klien belum BAB sejak KLL
BAK
a. Kebiasaan
-

Frekuensi : 5 7 x / hari

Warna : Kuning

Bau : Pesing

b. Perubahan selama sakit


Tidak ada perubahan
3. Olahraga dan Aktifitas
Klien suka olahraga : Sepak bola
4. Istirahat tidur

a. Kebiasaan
-

Tidur malam jam 23.00 s/d 07.00

Tidur siang jam 16.00 s/d 17.00

b. Perubahan selama sakit


Klien mengatakan tadi malam tidak pernah tidur karena sakit pada daerah
pahanya
5. Hygiene
a. Kebiasaan
-

Mandi

: 2 x sehari

Sikat gigi

Kebersihan gigi : 3 4 seminggu

: 2 x sehari

b. Perubahan selama sakit


Klien mengatakan tadi pagi dia tidak mandi karena tidak bisa bangun dari
tempat tidur
VI. POLA IMTERAKSI
1.

Orang yang terdekat dan terpenting ialah ibunya

2.

Interaksi dalam keluarga baik, harmonis, keluarga dan teman klien banyak
yang datang menjenguknya

VII. KESEHATAN SOSIAL


Keadaan rumah dan lingkungan menurut klien dan keluarga klien
-

Kebersihan rumah cukup bersih

Status rumah : Tinggal dengan orang tua

VIII. KEADAAN PSIKOLOGIS SELAMA SAKIT


-

Klien cemas dan bertanya tanya tentang keadaannya

Klien berharap agar cepat sembuh

Klien cemas akan ada perubahan pada kakinya setelah sembuh

CP. I
DATA FOKUS

DATA OBJEKTIF
Tekanan Darah : 110/70 mmHg

DATA SUBJEKTIF
Klien menyatakan cemas akan terjadi

Denyut Nadi : 88 x / mnt

perubahan

Suhu : 370 C

sembuh

Pernafasan : 24 x / mnt

Klien mengatakan nyeri pada pahanya

Ekspresi wajah meringis

Klien berharap agar cepat sembuh

Nyeri tekan pada femur

Klien mengatakan tidak pernah tidur

Deformitas (+) pada femur

Oedem (+) pada femur

Pemeriksaan Rontgen, tampak fraktur


pada os. Femur dextra

kakinya

setelah

karena sakit pada daerah pahanya


-

/3 medial

Klien tidak tidur karena kesakitan

Aktifitas dibantu oleh keluarga

Klien bertanya tentang keadaannya

Klien nampak cemas

Klien nampak berbaring ditempat

mengatakan
aktivitas

tidak

bisa

karena

kalau

bergerak pahanya sakit


-

Klien

melakukan

tertutup

Klien mengatakan belum mandi pagi

tidur
-

pada

Klien Tampak takutr menggerakkan


kaki kanannya

ANALISA DATA

NO
1 DO :

DATA

ETIOLOGI
Jatuh/Benturan

T : 110/70 mmHg

N : 88 x / mnt

S : 370 C

Terputusnya kontinuitas

P : 24 x / mnt

jaringan tulang dan otot

Ekspresi wajah meringis

Nyeri tekan pada femur

RO : Tampak fraktur femur

MASALAH
Gangguan rsa nyaman :
Nyeri

Merangsang pengeluaran
Bradikinin, serotinin, histamin

/3 medial tertutup

DS :
-

Klien mengatakan nyeri pada

Saraf-saraf

pahanya
2

DO :
-

Klien

tidak

tidur

malam

Hipothalamus

karena kesakitan
-

Nyeri tekan pada femur

DS :
-

Klien

Cortex cerebri
mengatakan

tidak

pernah tidur karena kesakitan


Persepsi nyeri

Gangguan rsan nyaman : nyeri

Nyeri
Gangguan pola istirahat
tidur

Stimulasi pusat jaga

Jumlah tidur kurang

Gangguan istirahat tidur

NO
3

DATA
pada daerah pahanya

ETIOLOGI

MASALAH

Terputusnya kontinuitas

Gangguan konsep diri

DO :
-

Deformitas femur (+)

Oedema (+) pada femur

jaringan tulang dan otot

RO : Tampak fraktur femur


1

/3 medial tertutup

DS :

Kurang informasi

Klien mengatakan cemas akan

terjadi
4

perubahan

pada

kakinya setelah sembuh

Perubahan status kesehatan

DO :
-

Klien nampak cemas

Klien bertanya tanya tentang

Anggoata tubuh rusak

keadaannya
DS :
Klien mengatakan cemas akan

terjadi

perubahan

kakinya setelah sembuh

Harga diri rendah

pada
Gangguan konsep diri

Harga diri rendah

Koping tidak efektif

Stress

Cemas
=

10

Kecemasan

NO
5 DO :
-

DATA

Klien tampak takut meng-

ETIOLOGI
Terputusnya kontinuitas

MASALAH
Gangguan Aktivity

jaringan tulang dan otot

Dayling Living (ADL)

gerakkan kaki kanannya


-

Aktivitas

dibantu

oleh
Pemasangan traksi

keluarga
DS :
-

Klien mengatakan tidak bisa


melakukan aktivitas karena

Nyeri

kalau bergerak pahanya sakit


-

Klien

mengatakan

belum

Bedrest

mandi pagi
6

DO :
-

Klien

nampak

berbaring

Gangguan ADL

ditempat tidur
-

Klien

tampak

takut

menggerakkan kaki kanannya


DS :
-

Klien

mengatakan

belum

mandi pagi

Bedrest
Risiko terjadi gangguan
Pembuluh darah perifer
tertekan
Metabolisme anaerob

11

integritas kulit

Penimbunan as. Laktat


Suplay nutrisi dan O2
kejaringan kurang
Risiko dekubitus
Risiko gangguan integritas
kulit

DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Gangguan rasa nyaman nyeri B/D Terputusnya kontinuitas jaringan tulang dan
otot
2. Gangguan pola istirahat tidur B/D Stimulasi pusat jaga terhadap nyeri
3. Gangguan ADL B/D Terputusnya kontinuitas jaringan tulang dan otot
4. Gangguan konsep diri B/D Harga diri rendah
5. Risiko terjadi gangguan integritas kulit B/D Pembuluh darah perifer tertekan
akibat bedrets
6. Kecemasan B/D Koping tidak efektif
INTERVENSI KEPERAWATAN
TGL

DIAGNOSA DAN

TUJUAN

DATA PENUNJANG

31-10-03 1. Gangguan rasa nyaman nyeri

INTERVENSI

RASIONAL

Nyeri dapat teratasi / 1. Kaji dan catat lokasi 1. Hasil Pengkajian ten

B/D Terputusnya kontinuitas

hilang

jaringan

dengan kriteria :

sitas nyeri memban-

Klien tenang / rileks

tu dalam mengidenti

Klien dapat beristi-

fikasi kebutuhan kli-

tulang dan otot

ditandai dengan :
DO :

/ terkontrol

12

dan intensitas nyeri

tang lokasi dan inten

T : 110/70 mmHg

N : 88 x / mnt

rahat dengan tenang

en untuk mengatasi

Klien

nyeri

S : 37 C

nyeri

P : 24 x / mnt

hilang

Ekspresi wajah meringis

Nyeri tekan pada femur

RO : Tampak fraktur femur

mengatakan
berkurang

/ 2. Tinggikan dan dukung 2. Meningkatkan aliran


ekstremitas yang terke-

balik vena, menurun

na (femur)

kan

3. Beri

/3 medial tertutup

posisi

yang 3. Meningkatkan relak-

nyaman

sasi sehingga nyeri

DS :
Klien

dan

nyeri

oedema

berkurang
mengatakan

nyeri

4. Alihkan

pada pahanya

perhatian 4. Agar respon klien

klien

terhadap nyeri berku


rang sehingga dapat
meningkatkan

rasa

nyaman
5. Kolaborasi untuk pem- 5. Pemberian analgetik
berian obat analgetik

dapat

merangsang

saraf sehingga menu


runkan rasa nyeri

DIAGNOSA DAN

TGL

DATA PENUNJANG

31-10-03 2. Gangguan pola istirahat tidur

TUJUAN

Klien akan mengata- 1. Kaji pola tidur klien

3. Mengetahui kecuku-

kan kebutuhan istira-

pan jumlah istirahat

hadap nyeri ditandai dengan :

hat tidurnya terpenu-

tidur dari klien

hi dengan kriteria :

- Klien dapat tidur

Klien tidak tidur malam


karena kesakitan

sesuai kebutuhan

Jumlah jam tidur kurang

6 - 8 jam / hr

dari 5 jam
-

RASIONAL

B/D Stimulasi pusat jaga terDO :

INTERVENSI

Nyeri tekan pada femur

DS :
- Klien mengatakan tidak per-

- Nyeri klien berku-

2. Ciptakan

lingkungan 4. Akan

yang tenang menjelang

kesempatan

tidur dan selama sakit

klien untuk istirahat

3. Atur posisi yang nya- 5. Dapat


man bagi klien

rang / hilang

nah tidur karena kesakitan

pada

menambah

rasa nyaman untuk


istirahat klien

- Klien dapat tidur 4. Batasi pembesuk pada 6. Agar


dengan nyenyak

memberikan

waktu klien istiarahat

tidur

klien

tidak terganggu

5. Kolaborasi untuk pem- 7. Pemberian obat da-

pada daerah pahanya

13

berian obat sesuai in-

pat merangsang sa-

dikasi

raf sehingga nyeri

dapat

distimulasi

sehingga klien dapat


tidur
31-10-03 3. Gangguan ADL B/D terputusnya kontinuitas jaringan

kan ADLnya terpenu-

tulang

hi dengan kriteria :

dan

otot

ditandai

dengan :

terpenuhi

Klien tampak takut meng-

nakan pemenuhan ke-

bekerja sama untuk

gerakkan kaki kanannya

butuhan klien

tujuan yang telah di-

TUJUAN

Aktivitas

dibantu

3. Dekatkan barang / alat 3. Memudahkan dalam

mengatakan

tidak

kebutuhan yang mudah

aktivitas ringan da-

dijangkau klien

lam memenuhi kebu

bisa melakukan aktivitas


karena
-

RASIONAL
rencanakan

DS :
Klien

INTERVENSI

oleh

keluarga
-

klien
dan keluarga dapat

DATA PENUNJANG
-

tingkat kemampuan

luarga dalam merenca-

DIAGNOSA DAN

TGL

vitas klien

mengetahui

- Personal hygiene 2. Libatkan klien dan ke- 2. Agar perawat, klien

DO :
-

Klien akan mengata- 1. Kaji kemampuan akti- 1. Untuk

kalau

tuhannya

bergerak

4. Bantu dan libatkan ke- 4. Agar klien merasa

pahanya sakit

luarga dalam personal

Klien mengatakan belum

hygiene

mandi pagi

31-10-03 4. Gangguan konsep diri B/D


HDR ditandai dengan :

diperhatikan

5. Anjurkan pada klien 5. Aktivitas yang berleuntuk tidak melakukan

bihan dapat memper

aktivitas yang berlebi-

berat / meningkatkan

han

nyeri dari fraktur

Konsep diri / body 1. Jalin hubungan saling 1. Dapat

mendorong

image klien akan ter-

percaya dengan komu-

klien untuk mengu-

DO :

penuhi dengan krite-

nikasi terapeutik

ngkapkan perasaan-

Deformitas femur (+)

ria :

nya dan menumbuh-

Oedema (+) pada femur

- Klien dapat beradap

kan

RO : Tampak fraktur femur

tasi dan menerima

klien sehingga inter-

/3 medial tertutup

keadaan dirinya

vensi efektif

DS :
-

Klien mengatakan cemas

- Klien berperan aktif 2. Diskusikan


selama rehabilitasi

akan terjadi perubahan pada

klien

tentang

persepsi 2. Untuk
hubu-

ngan dengan konsep

14

percaya

ngambil

dapat

diri

me-

keputusan

bersama dalam me-

kakinya setelah sembuh

dirinya

ngatasi dan pemecahan masalah klien

DIAGNOSA DAN

TGL

DATA PENUNJANG

TUJUAN

INTERVENSI

RASIONAL

3. Ikut sertakan keluarga 3. Keluarga


dalam

memberikan

support kepada klien

sebagai

orang terdekat sangat mendorong keefektifan

intervensi

sehingga klien merasa diperhatikan


4. Motivasi

partisifasi 4. Motivasi

kepada

dalam aktivitas sehari-

klien untuk mening-

hari

katkan kemandirian
dan kepercayaan diri

31-10-03 5. Risiko terjadi gangguan in-

terjadi 1. Kaji

kulit dengan kriteria :

ka dan menefektif-

bedrest ditandai dengan :

- Klien dapat mela-

kan intervensi

klien

kukan gerakan se- 2. Massage


nampak

Klien

tampak

menggerakkan

berbaring

hingga tidak terja-

komplikasi pada lu-

kulit

dan 2. Menurunkan

penonjolan tulang

di decubitus

nan pada area yang


peka

dan

risiko

abrasi / kerusakan

kaki

kulit
3. Pertahankan

DS :
Klien mengatakan belum
mandi pagi

tempat 3. Menurunkan

DIAGNOSA DAN
DATA PENUNJANG

teka-

tidur kering dan bebas

nan pada area yang

kerutan

peka

4. Ubah posisi dengan 4. Mengurangi tekanan


sering

TGL

teka-

takut

kanannya
-

kulit 1. Mengantifasi adanya

darah perifer tertekan akibat

Klien

integritas

keadaan

gangguan

ditempat tidur
-

akan

tegritas kulit B/D Pembuluh

DO :
-

Tidak

TUJUAN

INTERVENSI

konstan pada area yg

RASIONAL
peka

5. Kolaborasi untuk trak- 5. Mencegah cedera pa


si tulang dan perawa-

da bagian tubuh lain

tan kulit
31-10-03 6. Kecemasan B/D Koping ti-

Cemas klien akan ber 1. Kaji perasaan dan ting- 1. Untuk

15

mengetahui

dak efektif ditandai dengan :

kurang hingga hilang

kat pemahaman klien

sejauh mana kecema

DO :

dengan kriteria :

tentang penyakitnya

san klien tentang ke-

Klien nampak cemas

- Klien nampak rileks

Klien

bertanya

adaannya

tanya - Klien tidak bertanya 2. Berikan HE tentang 2. Dengan

tentang keadaannya

labi

DS :

penyakit dan perawa-

yang banyak dapat

tan penyakitnya

mengurangi kecema-

- Klien mengatakan cemas


akan
pada

terjadi

san klien

perubahan

kakinya

informasi

3. Dorong partisifasi ke- 3. Agar klien merasa

setelah

sembuh

luarga atau orang yang

diperhatikan sehing-

berarti dalam perawa-

ga cemasnya berku-

tan pasien

rang

4. Beritahu klien tentang 4. Untuk


tindakan yang dilaku-

mengurangi

kecemasan klien

kan untuk mengurangi


terjadinya akibat dari
fraktur

CATATAN TINDAKAN KEPERAWATAN


TGL
30-10-03

NDX
1

JAM
07.30 1.

TINDAKAN KEPERAWATAN
Mengkaji dan mencatat lokasi nyeri dengan hasil klien
mengatakan nyeri pada paha kanan dan bertambah sakit jika

08.00

bergerak / digerakkan

08.00 2.

Meninggikan daerah ekstremitas dengan menggunakan bantal

09.30 3.

Memberikan posisi yang nyaman dan disukai oleh klien

09.30 4.

Mengajak klien berbincang-bincang (mengalihkan perhatian


klien)

30-10-03

07.30 5.

Telah diberikan obat analgetik oleh dokter

07.40 1. Mengkaji pola tidur klien dengan hasil klien mengatakan tidak
pernah tidur tadi malam karena nyeri / sakit pada pahanya
08.00 2. Menganjurkan pada klien / keluarga klien agar mencipatakan

16

08.45

lingkungan yang tenang / tidak ribut

09.30 3. Memberikan posisi yang nyaman dan disukai oleh klien


4. Menganjurkan kepada keluarga klien untuk mengurangi pembesuk
30-10-03

09.30 5. Telah diberikan obat


09.45 1. Mengkaji kemampuan aktifitas klien dengan hasil klien mengatakan
tidak bisa melakukan aktifitas karena kalau bergerak pahanya sakit
2. Melibatkan klien dan keluarga dalam merencanakan pemenuhan
kebutuhan klien

TGL

NDX

JAM
TINDAKAN KEPERAWATAN
00
10.
3. Mendekatkan makanan, minuman didekat klien / tempat yang dapat
dijangkau klien
11.30 4. Menganjurkan keluarga untuk melap / memandikan klien pada pagi
dan sore hari
12.00 5. Menganjurkan klien untuk istirahat dan mengurangi aktifitas yang
berlebihan

30-10-03

07.30 1. Melakukan hubungan terapeutik


08.00 2. Mendiskusikan persepsi klien tentang hubungan dengan konsep
dirinya dengan hasil klien mengatakan takut kalau nantinya dia bisa
pincang
09.00 3. Menganjurkan kepada keluarga klien untuk memberikan support
kepada klien
10.30 4. Memotovasi klien untuk dapat berpartisifasi dalam melakukan
aktifitas sehari-hari

30-10-03

09.00 1.

Mengkaji keadaan kulit klien

09.45 2.

Menganjurkan kepada keluarga untuk selalu mengubah posisi

17

baring tiap 2 jam sesuai dengan yang disukai

TGL

NDX

10.30 3.

Merapikan tempat tidur klien

JAM
11.20 4.

TINDAKAN KEPERAWATAN
Menganjurkan kepada keluarga untuk selalu mengubah posisi
baring tiap 2 jam sesuai dengan yang disukai

30-10-03

11.30 5.

Anjuran traksi 5 kg dari dokter ahli bedah

09.20 1.

Mengkaji perasaan dan tingkat pemahaman klien tentang

10.00

penyakitnya
2.

10.45

Menjelaskan kepada klien tentang keadaan penyakit dan


perawatan penyakitnya

3.
11.00

Menganjurkan kepada keluarga klien untuk membantu klien


dalam beraktifitas

4.

Memberitahu klien tentang tindakan yang dilakukan untuk


mengurangi terjadinya akibat dari fraktur
CATATAN PERKEMBANGAN

TGL
31-10-03

NDX
1

JAM
EVALUASI / SOAP
00
12.
S: Klien mengatakan nyeri berkurang dan hilang jika tidak digerakkan
O: Ekspresi wajah rileks
A: Masalah mulai teratasi
P: Lanjutkan intervensi 1 5

31-10-03

14.00 S: Klien mengatakan sudah tidur 2 jam tadi pagi


O: Klien nampak rileks dan masih mengantuk
A: Masalah mulai teratasi
P: Lanjutkan intervensi 1 5

14.30 S: Klien mengatakan sudah segar karena tadi pagi dia dilap-lap oleh

18

keluarga
O: Klien nampak bersih dan beraktifitas dibantu oleh keluarga
A: Masalah belum teratasi
P: Lanjutkan intervensi 1 5
4

15.15 S: Klien mengatakan mudah-mudahan dengan pengobatan dan


perawatan di RS, frakturnya tidak akan berakibat cacat
O: Klien nampak berharap cepat sembuh dan oedema berkurang

TGL NDX JAM

A: Masalah belum teratasi


P: Lanjutkan intervensi 1 4

S: Klien mengatakan sudah dipijit oleh keluarganya / ib


bagian punggungnya
O: Klien kadang baring dan kadang duduk ditempat tidur
Terpasang traksi 5 kg
A: Masalah tidak terjadi
P: Lanjutkan intervensi 1 5

S: Klien mengatakan sudah tidak cemas setelah me


penjelasan dari dokter dan perawat tentang frakturnya
O: Klien nampak mengerti tentang penyakitnya dan
penyakitnya
Klien nampak rileks
Klien tidak bertanya-tanya lagi
A: Masalah teratasi
P: Lanjutkan intervensi 2 dan 3
EVALUASI / SOAP

19

20