Anda di halaman 1dari 6

DIAGNOSA KEPERAWATAN

MENURUT NANDA

Menurut NANDA diagnosa


keperawatan
merupakan
keputusan klinik tentang respon
individu, keluarga dan masyarakat
tentang masalah kesehatan aktual
atau
potensial,
dimana
berdasarkan
pendidikan
dan
pengalamannya, perawat secara
akontabilitas
dapat
mengidentifikasi dan memberikan
intervensi secara pasti untuk
menjaga, menurunkan, membatasi,
mencegah dan merubah status
kesehatan klien. (Carpenito, 2000;
Gordon, 1976 & NANDA)
BEBERAPA NAMA DIAGNOSA
NANDA :
Domain 1 Promosi Kesehatan
Kelas 1: Kesadaran Kesehatan
1. Defisiesnsi Aktivitas Pengalihan
2. Gaya Hidup Menonton
Kelas 2: Manajemen Kesehatan
3. Defisiensi Kesehatan Komunitas
4. Perilaku Kesehatan Cenderung
Berisiko
5. Ketidakefektifan Pemeliharaan
Kesehatan
6. Kesiapan Meningkatkan Status
Imunisasi
7. Ketidakefektifan Perlindungan
8. Ketidakefektifan Manajemen
Kesehatan-Diri
9. Kesiapan Meningkatkan
Manajemen Kesehatan-Diri

10. Ketidakefektifan Manajemen


Regimen Terapeutik Keluarga

Domain 2 Nutrisi
Kelas 1: Makan
11. Ketidakcukupan Air Susu Ibu
12. Ketidakseimbangan Pola Makan
Bayi
13. Ketidakseimbangan Nutrisi:
Kurang dari Kebutuhan Tubuh
14. Ketidakseimbangan Nutrisi:
Lebih dari Kebutuhan Tubuh
15. Kesiapan Meningkatkan Nutrisi
16. Risiko Ketidakseimbangan
Nutrisi: Lebih dari Kebutuhan Tubuh
17. Gangguan Menelan
Kelas 2: Pencernaan
Saat ini belum tersedia
Kelas 3: Absorpsi
Saat ini belum tersedia
Kelas 4: Metabolisme
18. Risiko Ketidakstabilan Kadar
Glukosa Darah
19. Ikterik Neonatus
20. Risiko Ikterik Neonatus
21. Risiko Gangguan Fungsi Hati
Kelas 5: Hidrasi
22. Risiko Ketidaksimbangan
Elektrolit
23. Kesiapan Meningkatkan
Keseimbangan Cairan
24. Kekurangan Volume Cairan
25. Kelebihan Volume Cairan
26. Risiko Kekurangan Volume
Cairan
27. Risiko Ketidakseimbangan
Volume Cairan
Domain 3 Eliminasi dan Pertukaran
Kelas 1: Fungsi Urinarius
1

28. Inkontinensia Urinarius


Fungsional
29. Inkontinensia urine aliran
berlebih
30. Inkontinensia urine refleks
31. Inkontinensia urine stress
32. Inkontinensia urine dorongan
33. Risiko Inkontinensia urine
dorongan
34. Gangguan eliminasi urine
35. Kesiapan meningkatkan
eliminasi urine
36. Retensi urine
Kelas 2: Fungsi Gastrointestinal
37. Konstipasi
38. Persepsi konstipasi
39. Risiko konstipasi
40. Diare
41. Disfungsi motilitas
gastrointestinal
42. Risiko Disfungsi motilitas
gastrointestinal
Kelas 3: Fungsi Integumen
Saat ini belum tersedia
Kelas 4: Fungsi Pernapasan
43. Gangguan pertukaran gas
Domain 4 aktivitas / istirahat
Kelas 1: Tidur/Istirahat
44. Insomnia
45. Deprivasin tidur
46. Kesiapan meningkatkan tidur
47. Gangguan Pola Tidur
Kelas 2: Aktivitas/Latihan
48. Risiko sindrom disuse
49. Hambatan mobilitas ditempat
tidur
50. Hambatan mobilitas fisik
51. Hambatan mobilitas berkursi
roda

52. Hambatan Kemampuan


Berpindah
53. Hambatan berjalan
Kelas 3: Keseimbangan Energi
54. Gangguan medan energi
55. Keletihan
56. Keluyuran
Kelas 4: Respons
Kardiovaskuler/Pulmonal
57. Intoleransi aktivitas
58. Resiko Intoleransi aktivitas
59. Ketidakefektifan pola nafas
60. Penurunan Curah Jantung
61. Risiko Ketidakefektifan Perfusi
Gastrointestinal
62. Risiko Ketidakefektifan Perfusi
Ginjal
63. Gangguan Ventilasi Spontan
64. Ketidakefektifan Perfusi
Jaringan Perifer
65. Risiko Penurunan Perfusi
Jaringan Jantung
66. Risiko Ketidakefektifan Perfusi
Jaringan Otak
67. Risiko Ketidakefektifan Perfusi
Jaringan Perifer
68. Disfungsi Respons Penyapihan
Ventilator
Kelas 5: Perawatan Diri
69. Hambatan Pemeliharaan
Rumah
70. Kesiapan Meningkatkan
Perawatan Diri
71. Defisit Perawatan Diri: Mandi
72. Defisit Perawatan Diri:
Berpakaian
73. Defisit Perawatan Diri: Makan
74. Defisit Perawatan Diri: Eliminasi
75. Pengabaian Diri
2

Domain 5 Persepsi/Kognisi
Kelas 1: Perhatian
76. Kealpaan Tubuh Unilateral
Kelas 2: Orientasi
77. Sindrom Gangguan Interpretasi
Lingkungan
Kelas 3: Sensasi/Persepsi
Saat ini belum tersedia
Kelas 4; Kognisi
78. Konfusi Akut
79. Konfusi Kronik
80. Risiko Konfusi Akut
81. Ketidakefektifan Kontrol Impuls
82. Defisiensi Pengetahuan
83. Kesiapan Meningkatkan
Pengetahuan
84. Kerusakan Memori
Kelas 5: Komunikasi
85. Kesiapan Meningkatkan
Komunikasi
86. Hambatan Komunikasi Verbal
Domain 6 Persepsi Diri
Kelas 1: Konsep Diri
87. Keputusasaan
88. Risiko Pelemahan Martabat
89. Resiko kesepian
90. Gangguan Identitas Pribadi
91. Risiko Gangguan Identitas
Pribadi
92. Kesiapan meningkatkan konsep
diri
Kelas 2: Harga Diri
93. Harga diri rendah kronik
94. Harga diri rendah situasional
95. Risiko Harga Diri Rendah Kronik
96. Risiko harga diri rendah
situasioal

Kelas 3: Citra Tubuh


97. Gangguan citra tubuh
Domain 7 hubungan peran
Kelas 1: Peran Pemberi Asuhan
98. Ketidakefektifan Pemberian ASI
99. Diskontinuitas Pemberian ASI
100.Kesiapam Meningkatkan
Pemberian ASI
101.Ketegangan Peran Pemberi
Asuhan
102.Risiko Ketegangan Peran
Pemberi Asuhan
103.Ketidakmampuan Menjadi
Orang Tua
104.Kesiapan Meningkatkan
Menjadi Orang Tua
105.Risiko Ketidakmampuan
Menjadi Orang Tua
Kelas 2: Hubungan Keluarga
106.Risiko Gangguan Perlekatan
107.Disfungsi Proses Keluarga
108.Gangguan Proses Keluarga
109.Kesiapan Meningkatkan Proses
Keluarga
Kelas 3: Performa Peran
110.Ketidakefektifan Hubungan
111.Kesiapan meningkatkan
Hubungan
112.Risiko Ketidakefektifan
Hubungan
113.Konflik Peran Orang Tua
114.Ketidakefektifan Performa
Peran
115.Hambatan interaksi sosial
Domain 8 seksualitas
Kelas 1: Identit5as Seksual
Saat ini belum tersedia
Kelas 2: Fungsi Seksual
3

116.Disfungsi seksual
117.Ketidakefektifan pola
seksualitas
Kelas 3: Reproduksi
118.Ketidakefektifan Proses
Kehamilan-Melahirkan
119.Kesiapan Meningkatkan Proses
Kehamilan-Melahirkan
120.Risiko Ketidakefektifan Proses
Kehamilan-Melahirkan
121.Risiko Gangguan Hubungan
Ibu-Janin
Domain 9 Koping/Toleransi Stres
Kelas 1: Respons Pascatrauma
122.Sindrom Pascatrauma
123.Risiko Sindrom Pascatrauma
124.Sindrom Trauma Perkosaan
125.Sindrom Stres Akibat
Perpindahan
126. Risiko Sindrom Stres Akibat
Perpindahan
Kelas 2: Respons Koping
127.Ketidakefektifan Perencanaan
Aktivitas
128.Risiko Ketidakefektifan
Perencanaan Aktivitas
129.Ansietas
130.Koping Defensif
131.Ketidakefektifan Koping
132.Kesiapan Meningkatkan Koping
133.Ketidakefektifan Koping
Komunitas
134.Kesiapan Meningkatkan Koping
Komunitas
135.Penurunan Koping Keluarga
136.Ketidakmampuan Koping
Keluarga
137.Kesiapan Meningkatkan Koping

Keluarga
138.Ansietas Kematian
139.Ketidakefektifan Penyangkalan
140.Gagal Bertumbuh Dewasa
141.Ketakutan
142.Dukacita
143.Dukacita Terganggu
144.Risiko Dukacita Terganggu
145.Kesiapam Meningkatkan
Kekuatan
146.Ketidakbedayaan
147.Risiko Ketidakberdayaan
148.Gangguan Penyesuaian
Individu
149.Kesiapan Meningkatkan
Penyesuaian
150.Risiko Gangguan Penyesuaian
151.Kepedihan Kronis
152.Stres Berlebihan
Kelas 3: Stres Neurobehavioral
153.Disrefleksia Autonomik
154.Risiko Disrefleksia Autonomik
155.Disintegrasi Perilaku Bayi
156.Kesiapan Meningkatkan
Integrasi Perilaku Bayi
157.Risiko Disintegrasi Perilaku
Bayi
158.Penurunan Kapasitas Adaptif
Intrakranial

Domain 10: Prinsip Hidup


Kelas 1: Nilai
159.Kesiapan meningkatkan
harapan
Kelas 2: Keyakinan
160.Kesiapan menigkatkan
kesejahteraan spiritual
Kelas 3: Keselarasan
4

Nilai/Keyakinan/Tindakan
161.Kesiapan Meningkatkan
Pengambilan Keputusan
162.Konflik Pengambilan keputusan
163.Distress moral
164.Ketidakpatuhan
165.Hambatan religiositas
166.Kesiapan menigkatkan
religiositas
167.Risiko hambatan religiositas
168.Distress spiritual
169.Risiko Distress spiritual
Domain 11:
Keamanan/Perlindungan
Kelas 1: Infeksi
170.Risiko infeksi
Kelas 2: Cedera Fisik
171.Ketidakefektifan bersihan jalan
nafas
172.Risiko aspirasi
173.Risiko Perdarahan
174.Kerusakan gigi
175.Risiko Mata Kering
176.Risiko jatuh
177.Risiko cedera
178.Kerusakan membran mukosa
oral
179.Risiko cedera akibat Posisi
perioperatif
180.Risiko disfungsi neurovaskular
perifer
181.Risiko Syok
182.Kerusakan integritas kulit
183.Risiko Kerusakan integritas
kulit
184.Risiko Sindrom Kematian Bayi
Mendadak
185.Risiko asfiksia

186.Pelambatan Pemulihan
Pascabedah
187.Risiko Cedera Termal
188.Kerusakan integritas jaringan
189.Risiko trauma
190.Risiko trauma vascular
Kelas 3: Perilaku Kekerasan
191.Risiko perilaku kekerasan
terhadap orang lain
192.Risiko perilaku kekerasan
terhadap diri sendiri
193.Mutilasi Diri
194.Risiko Mutilasi Diri
195.Risiko Bunuh Diri
Kelas 4: Bahaya Lingkungan
196.Kontaminasi
197.Risiko Kontaminasi
198.Risiko Keracunan
Kelas 5: Proises Pertahanan Tubuh
199.Risiko Efek Samping Media
Kontras Beryodium
200.Respons Alergi Lateks
201.Risiko Respons Alergi
202.Risiko Respons Alergi Lateks
Kelas 6: Termoregulasi
203.Risiko Ketidakseimbangan
Suhu Tubuh
204.Hipertermia
205.Hipotermia
206.Ketidakefektifan Termoregulasi
Domain 12: Kenyamanan
Kelas 1: Kenyamanan Fisik
207.Gangguan Rasa Nyaman
208. Kesiapan Meningkatkan Rasa
Nyaman
209.Mual
210.Nyeri Akut
211.Nyeri Kronis
Kelas 2: Kenyamanan Lingkungan
5

Kelas 3: Kenyamanan Sosial


212.Isolasi Sosial
Domain 13
Pertumbuhan/Perkembangan
Kelas 1: Pertumbuhan
213.Risiko Pertumbuhan Tidak

Proporsional
214.Keterlambatan Pertumbuhan
dan Perkembangan
Kelas 2: Perkembangan
215.Risiko keterlambatan
Perkembangan