Anda di halaman 1dari 5

Makalah Pompa Sentrifugal

Written By ayub pagirik on Jumat, 24 Mei 2013 | 07.02

BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Pompa, mungkin alat yang tidak begitu asing bagi kita dan apalagi bila ditanyakan apa Anda
mengenal pompa?. Pertanyaan ini juga mungkin terlalu sederhana jika harus dilontarkan
kepada mereka yang sudah bekerja di suatu pabrik, bahkan bagi orang awam sekalipun.
Jika disebut nama pompa tentu yang pertama kita ingat, adalah pompa air karena pompa ini
mungkin yang berkenaan langsung dengan kehidupan kita sehari-hari. Padahal jenis pompa
sebenarnya tidak hanya pompa air saja, ada banyak jenis pompa yang digunakan manusia
untuk membantu meringankan tugasnya.
Pompa secara sederhana didefinisikan sebagai alat transportasi fluida cair. Jadi, jika
fluidanya tidak cair, maka belum tentu pompa bisa melakukannya. Misalnya fluida gas, maka
pompa tidak dapat melakukan operasi pemindahan tersebut. Namun, teknologi sekarang
sudah jauh berkembang di mana mulai diperkenalkan pompa yang multi-fasa, yang dapat
memompakan fluida cair dan gas. Namun dalam tulisan ini, hanya dibahas tentang pompa
yang mengalirkan fluida cair, dan topiknya dipersempit untuk yang berjenis sentrifugal.
Pompa jenis sentrifugal ini mungkin agak asing di telinga kita, padahal dia banyak memberi
manfaat bagi kita, terutama untuk dunia industri.
.
BAB II
PEMBAHASAN
1.1 Sejarah dan perkembangan pompa sentrifugal
Pompa sentrifugal merupakan pilihan utama para insinyur dalam aplikasi pompa. Hal ini di
karenakan pompa sentrifugal sangat sederhana dan serbaguna. Pompa sentrifugal
diperkenalkan oleh Denis Papin tahun 1689 di Eropa dan dikembangkan di Amerika Serikat
pada awal tahun 1800-an. Pada awalnya pompa ini dikenal sebagai baling-baling
Archimedean. Pada saat itu diproduksi untuk aplikasi head rendah yang mana fluida
bercampur sampah dan benda padat lainnya. Dan awalnya mayoritas aplikasi pompa
menggunakan pompa positive_displacement.
Gambar 1: Pompa Sentrifugal saat pertama dibuat
Tingkat kepopuleran pompa sentrifugal dimulai sejak adanya pengembangan motor elektrik
kecepatan tinggi (high speed electric motors), turbin uap, dan mesin pembakaran ruangan
(internal combustion engines). Pompa sentrifugal merupakan mesin berkecepatan tinggi dan
dengan adanya pengembangan penggerak kecepatan tinggi telah memungkinkan
pengembangan pompa menjadi lebih efisien.
Sejak tahun 1940-an, pompa sentrifugal menjadi pompa pilihan untuk berbagai aplikasi.
Riset dan pengembangan menghasilkan peningkatkan kemampuan dan dengan
ditemukannya material konstruksi yang baru membuat pompa memiliki cakupan bidang yang
sangat luas dalam penggunaannya. Sehingga tidak mengherankan jika hari ini ditemukan
efisiensi 93% lebih untuk pompa besar dan 50% lebih untuk pompa kecil.
Pompa sentrifugal modern mampu mengirimkan hingga 1,000,000,_ (gl/min) dengan head
hingga 300 feet yang biasanya dipakai pada industri tenaga nuklir. Dan boiler feed pump
telah dikembangkan sehingga dapat mengirimkan 300 (gl/min) dengan head lebih dari 1800
feet.

Pada fase selanjutnya pompa sentrifugal ini paling banyak digunakan di pabrik kimia. Pompa
sentrifugal biasa digunakan untuk memindahkan berbagai macam fluida, mulai dari air, asam
sampaislur ry atau campuran cairan dengan katalis padat (solid). Dengan desain yang cukup
sederhana, pompa sentrifugal bisa disebut sebagai pompa yang paling populer di industri
kimia.
1.2 Cara kerja pompa sentrifugal
Cairan masuk ke impeler dengan arah aksial melalui mata impeler (impeller eye) dan
bergerak ke arah radial diantara sudu-sudu impeler (impeller vanes) hingga cairan tersebut
keluar dari diameter luar impeler. Ketika cairan tersebut. meninggalkan impeler, cairan
tersebut dikumpulkan didalam rumah pompa (casing).
Salah satu desain casing dibentuk seperti spiral yang mengumpulkan cairan dari impeler
dan mengarahkannya ke discharge nozzle. Discharge nozzle dibentuk seperti suatu kerucut
sehingga kecepatan aliran yang tinggi dari impeler secara bertahap turun. Kerucut ini
disebut difuser (diffuser). Pada waktu penurunan kecepatan di dalam diffuser, energi
kecepatan pada aliran cairan diubah menjadi energi tekanan.
1.3 Elemen-Elemen utama pompa sentrifugal
Secara garis besar elemen atau komponen-komponen utama dari pompa sentrifugal ini
adalah sebagai berikut:
Gambar 2: Bagian bagian utama Pompa Sentrifugal
Keterangan :
A. Stuffing Box
Stuffing box berfungsi untuk mencegah kebocoran pada daerah dimana poros pompa
menembus casing.
B. Packing
Digunakan untuk mencegah dan mengurangi kebocoran cairan dari casing pompa melalui
poros. Biasanya terbuat dari asbes atau teflon.
C. Shaft
Poros berfungsi untuk meneruskan momen puntir dari penggerak selama beroperasi dan
tempat kedudukan impeller dan bagian bagian berputar lainnya.
D. Shaft Sleeve
Shaft sleeve berfungsi untuk melindungi poros dari erosi, korosi dan keausan pada stuffing
box. Pada pompa multi stage dapat sebagai leakage joint, internal bearing dan interstage
atau distance sleever.
E. Vane
Sudu dari impeller sebagai tempat berlalunya cairan pada impeller.
F. Casing
Merupakan bagian paling luar dari pompa yang berfungsi sebagai pelindung elemen yang
berputar, tempat kedudukan diffusor (guide vane), inlet dan outlet nozel serta tempat
memberikan arah aliran impeller dan mengkonversikan energi kecepatan cairan menjadi
energi dinamis (single stage).
G. Eye of impeller
Bagian sisi masuk pada arah isap impeller.
H. Impeller
Impeller berfungsi untuk mengubah energi mekanis dari pompa menjadi energi kecepatan
pada cairan yang dipompakan secara kontinyu, sehingga cairan pada sisi isap secara terus
menerus akan masuk mengisi kekosongan akibat perpindahan dari cairan yang masuk

sebelumnya. Impeler biasanya terbuat dari perunggu, polikarbonat, besi tuang atau stainless
steel, namun bahan-bahan lain juga digunakan.
I.
Wearing ring
Wearing ring berfungsi untuk memperkecil kebocoran cairan yang melewati bagian depan
impeller maupun bagian belakang impeller, dengan cara memperkecil celah antara casing
dengan impeller.
J. Bearing
Beraing (bantalan) berfungsi untuk menumpu dan menahan beban dari poros agar dapat
berputar, baik berupa beban radial maupun beban axial. Bearing juga memungkinkan poros
untuk dapat berputar dengan lancar dan tetap pada tempatnya, sehingga kerugian gesek
menjadi kecil.
K. Discharge nozzel
Berfungsi sebagai tempat mengalirnya fluida keluar setelah dari impeller.
1.4 Macam macam jenis impeler
1) Impeler tertutup
Impeler tertutup merupakan impeler yang sudu-sudunya ditutup oleh dua buah dinding baik
dibelakang maupun di depan sudu, pompa jenis ini cocok untuk fluida dengan sedikit sekali
kotoran.
2) Impeler setengah terbuka
Impeler jenis ini terbuka dibagian muka namun tertutup dibagian belakangnya. Pompa jenis
ini digunakan untuk cairan yang mengandung sidikit kotoran.
3) Impeler terbuka
Impeler ini terbuka di bagian depan maupun bagian belakangnya. Pompa ini digunakan
untuk pemompaan fluida yang mengandung kotoran cukup tinggi.

Gambar 3: macam macam jenis impeller

1.5 Sistem penyekat pompa sentrifugal


Dasar-dasar Penyekat (Seal)
Ada dua jenis seal: statis dan dinamis.
Seal statis dipakai di mana tidak ada gerakan yang terjadi pertemuan antara kedua
permukaan yang akan disekat. Gasket dan O-ring merupakan contoh yang umum dari seal
statis.
Seal Dinamis digunakan di mana ada permukaan yang bergerak relatif terhadap satu sama
lain. Seal dinamis misalnya digunakan pada poros yang berputar dan menghantarkan
power melalui dinding.
Gambar 4: Letak seal pada pompa sentrifugal
Sehingga dapat disimpulkan bahwa jenis seal yang dipakai pada pompa sentrifugal adalah
jenis seal dinamis. Karena pertemuan yang disekat mengalami pergerakan relatif satu sama

lain.
1.6 Kelebihan dan kekurangan pompa sentrifugal
Pada beberapa kasus pemanfaatan pompa sentrifugal, pompa ini memberikan efisiensi yang
lebih baik dibandingkan pompa jenis displacement. Hal ini dikarenakan pompa ini memiliki
keunggulan dari pompa lainnya. Keunggulan-keunggulan tersebut diantaranya :
1. Konstruksinya sederhana dan kuat
2. Operasinya andal
3. Keausan yang terjadi cukup kecil
4. Kapasitasnya besar
5.
Jalannya tenang
6. Dapat digunakan untuk suhu tinggi
7. Aliran zat cair tidak terputus putus
8. Tidak ada mekanisme katup
Namun disamping memiliki keunggulan pompa sentrifugal ini juga tidak luput dari yang
namanya kelemahan. Adapun kelemahan dari pompa ini adalah:
1. Kurang cocok untuk mengerjakan zat cair kental, terutama pada aliran volume yang
kecil.
2. Tidak cocok untuk kapasitas yang kecil.
3. Dalam keadaan normal pompa sentrifugal tidak dapat menghisap sendiri (tidak dapat
memompakan udara).

1.7 Penggunaan pompa sentrifugal


Dalam kehidupan sehari-hari pompa sentrifugal banyak memberikan berbagai manfaat
besar bagi manusia, terutama pada bidang industri. Secara umum pompa sentrifugal
digunakan untuk kepentingan pemindahan fluida dari satu tempat ke tempat yang lainnya
Berikut ini beberapa contoh lain pemanfaatan pompa sentrifugal, diantaranya:
1. Pada industri minyak bumi, sebagian besar pompa yang digunakan dalam
fasilitas gathering station, suatu unit pengumpul fluida dari sumur produksi sebelum diolah
dan dipasarkan, ialah pompa bertipe sentrifugal.
2. Pada industri perkapalan pompa sentrifugal banyak digunakan untuk
memeperlancar proses kerja di kapal.
3. Pompa sentrifugal WARMAN dirancang khusus untuk memompakan lumpur, bahan
kimia, dan semua larutan cair yang bercampur dengan partikel padat.
4. Pompa sentrifugal dan reciprocating RUHRUMPEN untuk berbagai jenis aplikasi,
seperti: industri proses, perkapalan, dock & lepas pantai, oil & gas dan aplikasi umum
lainnya.
1.8 Perawatan pompa sentrifugal
1. Pemeriksaan kebersihan dan jumlahnya minyak pelumas pada bantalan (bearing), dan
penggantian minyak pelumas pada rumah bantalan dilakukan tiap 3 bulan sekali.
2. Pemeriksaan kebocoran dari kotak packing.
3. Jika pompa berhenti karena listrik padam pada waktu beropersi, sakelar listrik harus
dibuka (dimatikan) dan pada saat bersamaan, katup keluar ditutup.
4. Jika pompa tidak akan dioperasikan dalam dalam jangka waktu lama, zat cair di dalam
pompa harus dibuang dan pompa dikeringkan.

BAB III
KESIMPULAN
Berdasarkan pada bagian isi makalah dapat diambil beberapa buah kesimpulan:
a) Pompa sentrifugal pertama kali dibuat pada tahun 1689 oleh Denis Papin di eropa dan
dikembangkan di Amerika Serikat
b) Pompa sentrifugal terdiri dari beberapa komponen-komponen yang utama diantaranya :
stuffing box, packing, shaft, shaft sleeve, vane, casing, eye of impeller, impeller, wearing
ring, bearing, discharge nozzel.
c) Manfaat dari pompa sentrifugal banyak dipakai di bidang industri, seperti perminyakan,
perkapalan dan lain-lain.
d) Pompa sentrifugal lebih unggul dibanding pompa lainnya dalam beberapa hal.
e) Perawatan pompa sentrifugal

DAFTAR PUSTAKA
www.cheresources.com/centrifugal...s3.shtml
http://bpompa.blogspot.com/2009/09/sejarah-pompa-sentrifugal_04.html
http://www.scribd.com/doc/27804524/pompa-sentrifugal#
Sularso, Tahara, Pompa dan Kompresor, PT Pradnya Paramita, Jakarta,2004
Skripsi " PERANCANGAN POMPA LEAN AMINE PUMP
BERKAPASITAS 1500 GPM TEKANAN 700 PSI" oleh Muhammad Nur Ali Mahmudi
Semarang,Januari 2006

http://www.slideshare.net/PurwantoMagl/teori-dasarpompasentrifugal#