Anda di halaman 1dari 2

Persiapan Anestesi Pre-Operatif Bedah Pediatrik di Instalasi Bedah

Sentral
No Dokumen
No Revisi
Halaman
SPO.AN.009
00
1/1
Tanggal Terbit
Ditetapkan :
Direktur

R
U
M
A
H
S
A
K
I
T

3 Desember 2013
Dr. Esa Dhiandani

D K
DADI
KELUARGA

RSU Dadi Keluarga


Purwokerto
Jl. Sultan Agung No. 8A

SPO
PENGERTIAN

TUJUAN

KEBIJAKAN

PROSEDUR

Merupakan serangkaian persiapan tindakan anestesi pada pasien


pediatrik pada tindakan bedah elektif.
1. Penilaian kesadaran
2. Penilaian kelayakan dengan anestesi umum
3. Penilaian kelayakan dengan anestesi regional atau lokal
4. Pertimbangan perawatan pasca operasi
1. Memberikan pelayanan maksimal kepada pasien dengan
mempertahankan kondisi pasien berdasarkan kondisi awal sebagai
pedoman hasil tindakan anestesi.
2. Penentuan teknik, alat, dan obat mempertimbangkan berat badan dan
umur pasien.
1. Lakukan evaluasi ulang kesiapan pasien untuk menjalani prosedur
anestesi dan resiko-resiko yang mungkin terjadi sebagaimana dalam
informed consent.
2. Lakukan evaluasi hemodinamik, respirasi, dan kesadaran
3. Lakukan tindakan premedikasi, bila perlu dengan menggunakan :
a. Atropin sulfat
b. Diazepam / midazolam
c. Ondansetron
d. Opioid
4. Lakukan persiapan alat-alat dan obat yang akan digunakan untuk
tindakan anestesi minimal 30 menit sebelum operasi dimulai.
5. Alat-alat yang dapat digunakan untuk tindakan anestesi umum :
a. LMA (laryngeal mask airway)
b. ET (endotracheal tube)
c. Laringoskop, atau laringoskop McCOy, atau glidescope, dan atau
fiberoptic laryngoscope.
d. Oropharyngeal tube
e. Nasopharyngeal tube
f. Suction cathether
g. Nasogastric tube
h. Spuit pengembang
i. Plester untuk fiksasi

UNIT TERKAIT

1. Dokter umum yang diberikan kewenangan oleh dokter anestesi DPJP


2. Perawat anestesi dan ruang pulih sadar
3. Dokter anestesi atau konsultan anestesi pediatrik