Anda di halaman 1dari 14

PENYUSUNAN KTSP DOKUMEN I

Strategi / Langkah-langkah menyusun KTSP Dokumen I:


1. Bentuk tim penyusun KTSP Dokumen I
2. Laksanakan Workshoop/IHT untuk menyusun KTSP Dokumen I dengan melibatkan Komite Sekolah.
3. Penyusunan KTSP Dokumen I diawali dengan melaksanakan Analisis Konteks yang mencakup Identifikasi
Standar Nasional Pendidikan, Identifikasi Kekuatan dan Kelemahan Kondisi Sekolah (intern sekolah) dan
Identifikasi Peluang dan Tantangan yang terdapat di lingkungan sekitar sekolah ( ekstern sekolah).
4. Kembangkan KTSP Dokimen I dengan berdasar pada hasil analisis konteks.
5. Penyusunan KTSP Dokumen I pada workshoop menghasilkan Draft KTSP Dokumen I.
6. Bentuk Tim Reviu atau Tim Revisi untuk memeriksa dan merevisi hasil Tim Penyusun KTSP Dokumen I.
7. Hasil reviu dan revisi kemudian dijilid dan disahkan oleh pejabat yang terkait.
Contoh Draft Analisis Konteks:
ANALISIS KONTEKS IDENTIFIKASI STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN
SMP TAHUN PELAJARAN 2009-2010
NO
.
1.

KOMPONEN
DAN
ASPEK
Standar Isi
a. Kerangka
dasar dan
struktur
kurikulum
b. KTSP

c. Kalender
pendidikan

Workshoop KTSP

INDIKATOR

KONDISI SATUAN
PENDIDIKAN

UPAYA
PENCAPAIAN

Pelaksanaan kerangka dasar


dan struktur kurikulum
sesuai dengan tuntutan
standar isi
Penyusunan KTSP
Dokumen I melibatkan
semua pendidik dan tenaga
kependidikan serta komite
sekolah.

Pelaksanaan kerangka dasar


dan struktur kurikulum sudah
sesuai dengan tuntutan
standar isi
Belum semua pendidik dan
tenaga kependidikan serta
komite sekolah terlibat dalam
penyusunan KTSP Dokumen
I

Pembinaan melalui
pengawas terus
dilaksanakan

Penyusunan KTSP
Dokumen I diawali dengan
analisis konteks, sehingga
semua komponen
terakomodasi dengan baik
KTSP disosialisasikan
kepada semua pendidik dan
tenaga kependidikan
Sekolah menyusun
kalender pendidikan
lengkap dengan berbagai
kegiatannya dengan
mengacu pada kalender
pendidikan yang
dikeluarkan oleh dinas

Penyusunan KTSP belum


diawali dengan analisis
konteks
KTSP belum tersosialisasikan
kepada semua pendidik dan
tenaga kependidikan
Kalender pendidikan sudah
tersusun dengan lengkap
dengan mengacu pada
kalender pendidikan yang
dikeluarkan oleh dinas
pendidikan provinsi maupun
kota

Penyusunan KTSP
Dokumen I
dilaksanakan dalam
workshoop dengan
melibatkan
berbagai pihak
terkait
Melakukan analisis
konteks sebelum
menyusun KTSP
Disosialisasikan
melalui rapat dinas
di sekolah

halaman 1

NO
.

KOMPONEN
DAN
ASPEK
d. Silabus

e. Beban belajar

INDIKATOR
pendidikan, baik provinsi
maupun kota
Penyusunan silabus
dilakukan oleh setiap
pendidik secara mandiri
atau melalui MGMP dan
diawali pemetaan standar
isi dengan menganalisis SK
dan KD
Semua pendidik mendapat
beban mengajar minimal 24
jam pelajaran/minggu

Jumlah beban belajar


perminggu minimal 38 jam
pelajaran dan jumlah
minggu efektif dalam satu
tahun minimal 34 minggu
Alokasi wktu satu jam
pelajaran adalah 40 menit
f. SK/KD setiap Semua pendidik memiliki
mata pelajaran SK/KD sesuai dengan mata
pelajaran yang diampunya.

2.

KONDISI SATUAN
PENDIDIKAN

UPAYA
PENCAPAIAN

Penyusunan silabus sudah


dilaksanakan secara mandiri
oleh setiap pendidik tetapi
belum diawali dengan
pemetaan standar isi dan
analisis SK dan KD

Pelatihan pemetaan
standar isi dan
analisis SK dan KD
melalui MGMP,
workshoop atau
IHT

Belum semua pendidik


mendapat beban mengajar 24
jp/minggu karena jumlah
rombel yang kecil

Disarankan untuk
menambah jam
pelajaran di
sekolah lain atau
diberi tugas
tambahan

Jumlah jam pelajaran dan


minggu efektif sudah sesuai
dengan kriteria.
Sudah terpenuhi
Pengecekan ulang

Semua pendidik telah


memahami SK/KD mata
pelajaran yang diampunya

Semua pendidik telah


memiliki SK/KD sesuai
dengan mata pelajaran yang
diampunya
Belum semua pendidik
memahami SK/KD mata
pelajaran yang diampunya

Semua warga sekolah


mengetahui dan memahami
SKL sekolahnya.

Sebgian besar warga sekolah


belum mengetahui dan
memahami SKL sekolahnya

b. SKL
Kelompok
Mapel

Semua pendidik memahami


dan menerapkan SKL
kelompok mapel sesuai
dengan mapel yang
diampunya

Belum semua pendidik


memahami dan menerapkan
SKL kel.mapel sesuai dengan
mata pelajaran yang
diampunya

c. SKL mata
pelajaran

Semua pendidik memahami Belum semua pendidik


SKL mapel sesuai dengan
memahami dan menerapkan
mapel yang diampunya dan SKL sesuai dengan mata

Dilakukan
sosialisasi melalui
IHT, Workshoop,
rapat dinas
Dilakukan
sosialisasi melalui
pembinaan, IHT,
Workshoop atau
MGMP dan
supervisi
Pembinaan dan
supervisi oleh
kepala sekolah dan

Standar
Kompetensi
Lulusan
a. SKL Satuan
Pendidikan

Workshoop KTSP

Pembinaan,
supervisi oleh
Kepala Sekolah
dan Pengawas

halaman 2

NO
.

3.

KOMPONEN
DAN
ASPEK

Standar Proses
a. Penyusunan
RPP sesuai
tuntutan
standar proses

b. Pelaksanaan
proses
pembelajaran

4.

c. Pemanfaatan
lingkungan
sekolah
sebagai
sumber
belajar
Standar
Penilaian
a. Penilaian
hasil belajar

Workshoop KTSP

INDIKATOR

KONDISI SATUAN
PENDIDIKAN

UPAYA
PENCAPAIAN

mengaplikasikan
pelajaran yang diampunya
pencapaiannya dalam setiap dalam proses pembelajaran
pembelajaran
sehari-hari

pengawas

Semua pendidik menyusun


RPP secara mandiri sesuai
dengan tuntutan standar
proses

Sebagian besar pendidik telah


menyusun RPP secara
mandiri, tetapi belum sesuai
dengan tuntutan standar
proses, seperti belum
mencantumkan TM,PT, dan
KMTT, distribusi waktu pada
kegiatan pembelajaran,
kegiatan eksplorasi, elaborasi,
dan konfirmasi pada kegiatan
inti pembelajaran, serta
kegiatan remidial dan
pengayaan
Belum semua pendidik
melaksanakan proses
pembelajaran sesuai dengan
tuntutan tersebut. Masih ada
pendidik yang senang dengan
metode ceramah, bahkan anak
disuruh mencatat

Dilakukan melalui
IHT, workshoop,
MGMP, dan
pembinaan lain
yang relevan

Belum semua pendidik


memanfaatkan lingkungan
sekolah dan sekitarnya
sebagai sumber belajar

Pembinaan melalui
MGMP, supervisi
akademis

Semua pendidik memahami


dan menerapkan prinsipprinsip penilaian
berdasarkan KTSP

Belum semua pendidik


memahami dan menerapkan
prinsip penilaian berdasarkan
KTSP

Pembinaan
dilaksanakan
melalui IHT,
workshop,
pelatihan, MGMP,
supervisi, dan
diskusi

Semua pendidik
menyosialisasikan
rancangan penilaian kepada

Belum semua pendidik


menyosialisasikan rancangan
penilaiannya

Semua pendidik
melaksanakan proses
pembelajaran dengan
prinsip PAIKEM,
menekankan pada aktivitas
peserta didik, dengan
metode yang variatif dan
menampakkan kegiatan
eksplorasi, elaborasi dan
konfirmasi
Semua pendidik
memanfaatkan lingkungan
sekolah dan sekitarnya
sebagai sumber belajar
sesuai dengan mata
pelajaran yang diampunya

Pembinaan melalui
supervisi,
pemantauan dan
diskusi

halaman 3

NO
.

KOMPONEN
DAN
ASPEK

INDIKATOR

KONDISI SATUAN
PENDIDIKAN

UPAYA
PENCAPAIAN

peserta didik
Semua pendidik
menyosialisasikan KKM
mata pelajaran yang
diampunya
Semua pendidik
melaksanakan penilaian
hasil belajar dengan
menggunakan berbagai
jenis dan bentuk penilaian
serta menganalisis hasilnya
untuk program remedial
dan pengayaan
b. Dokumentasi Semua pendidik
hasil penilaian mendokumentasikan hasil
penilaiannya (arsip soal,
arsip tugas, pekerjaan
peserta didik, nilai peserta
didik anaisis butir soal, dll)
dengan baik
c. Pengawasan
Semua pendidik mendapat
pembelajaran pengawasan pembelajaran
dari kepala sekolah dan
pengawas Pembina melalui
supervisi

Belum semua pendidik


menyosialisasikan KKM
mapel yang diampunya
Belum semua pendidik
melaksanakan penilaian
dengan menggunakan
berbagai jenis dan bentuk
penilaian

Belum semua pendidik


melaksanakan poengarsipan
dokumen penilaian dengan
baik dan lengkap

Penyedian loker
setiap pendidik,
pembnaan dan
supervisi

Belum semua pendidik


mendapat supervisi dari
kepala sekolah atau pengawas
pembina mengingat
keterbatasan waktu

Disusun jadwal
supervisi dan
pendelegasian
supervisi kepada
wakasek atau guru
senior serta tindak
lanjutnya

ANALISIS KONTEKS ANALISIS KONDISI MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN


SMP .. TAHUN PELAJARAN 2009-2010
NO
.
1.

KOMPONEN
Pengurus
Yayasan

Workshoop KTSP

KONDISI IDEAL

PELUANG

TANTANGAN

Terjalin hubungan yang


harmonis dengan pengurus
yayasan

Hubungan
dengan
Yayasan
terjalin dengan
harmonis

Perlu
meningkatkan
hubungan yang
kondusif

Yayasan memberi kebebasan

Kebebasan

Perlu sosialisasi

KESIAPAN
DAN
TINDAK
LANJUT
Siap dan
komunikasi
ditingkatkan

Siap dan
halaman 4

NO
.

KOMPONEN

KONDISI IDEAL

PELUANG

kepada sekolah dalam


mengembangkan pendidikan

yang diberikan
masih sangat
terbatas
Program
sekolah
mendukung
program
yayasan

Yayasan mendukung
program sekolah

2.

Komite
sekolah

TANTANGAN
yang lebih gencar
terhadap yayasan
Program yayasan
belum sepenuhnya
mendukung
program sekolah

KESIAPAN
DAN
TINDAK
LANJUT
komunikasi
ditingkatkan
Siap dan
komunikasi
ditingkatkan

Terjalin hubungan yang


harmonis dengan komite
sekolah
Komite sekolah mendukung
seluruh program sekolah

3.

Dinas
pendidikan

Komite sekolah dapat


menjadi media antara
sekolah dengan orang tua
peserta didik
Terjalin hubungan yang
harmonis dengan Dinas
Pendidikan
Terjalinnya komunikasi yang
efektif dengan Dinas
Pendidikan

4.

Organisasi
profesi

Berbagai informasi yang


berhubungan dengan
kebijakan pendidikan dan
persekolahan dapat diterima
tepat pada waktunya
Terjalin hubungan yang
harmonis dengan organisasi
profesi (PGRI, MKKS, K3S,
AKSI, dll)
Organisasi profesi dapat
memfasilitasi berbagai
informasi yang berhubungan
dengan perkembangan
pendidikan
Organisasi profesi dapat
membantu peningkatan

Workshoop KTSP

halaman 5

NO
.

KOMPONEN

KONDISI IDEAL

PELUANG

TANTANGAN

KESIAPAN
DAN
TINDAK
LANJUT

kualitas pendidikan di
sekolah
5.

Dunia Usaha
dan Dunia
Kerja

6.

Sumber daya
alam

7.

Sosial budaya

Dunia usaha dan dunia kerja


yang berada di sekitar
sekolah dapat mendukung
peningkatan kualitas
pendidikan dengan
memfasilitasi pelaksanaan
praktik kegiatan
pembelajaran di lapangan
Dunia usaha dan dunia kerja
dapat menjalin kemitraan
dengan sekolah
Sumber daya alam dapat
menjadi sumber belajar bagi
sekolah
Sekolah dapat turut
melestarikan sumber daya
alam melalui berbagai
kegiatan sesuai dengan
program sekolah
Lingkungan sosial budaya
dapat menjadi sumber belajar
bagi sekolah
Sekolah dapat memanfaatkan
kehidupann sosal budaya
untuk meningkatkan kualitas
pembelajaran
Sekolah dapat menyusun
program unggulan lokal
dengan memanfaatkan
lingkungan sosial budaya di
sekitar sekolah

Workshoop KTSP

halaman 6

ANALISIS KONTEKS ANALISIS KONDISI SATUAN PENDIDIKAN


SMP .................
TAHUN PELAJARAN 2009-2010
No
.
1.

Komponen
Peserta didik

Kondisi Ideal
Pesert didik yang masuk
terseleksi, baik secara
akademik maupun non
akademik

Kekuatan
Jumlah peserta
didik yang
masuk/diterima
sesuai dengan
target

Kelemahan
Peserta ddik
yang masuk
tidak
terseleksi
secara
akademik

Kesiapan dan
tindak lanjut
Siap dan untuk
menyamakan
kemampuan
dasar dilkukan
matrikulasi

Kehadiran peserta didik 100%


dengan motivasi belajar yang
tinggi
Peserta didik aktif dalam
mengikuti pembelajaran
Peserta didik aktif dalam
mengikuti kegiatan
ekstrakurikuler
Peserta didik memiliki buku
pegangan untuk setiap mata
pelajaran

2.

Pendidik

Peserta didik menaati tata


tertib yang diberlakukan oleh
sekolah
Pendidik berkualifikasi
pendidikan S.1/D.IV
Pendidik mengampu mata
pelajaran sesuai dengan latar
belakang pendidikan dan
jurusannya
Pendidik memahami
kedelapan standar nasional
pendidikan dengan baik
Pendidik menyusun silabus
dan RPP sesuai dengan
tuntutan standar isi dan
standar proses

Workshoop KTSP

halaman 7

No
.

Komponen

Kondisi Ideal

Kekuatan

Kelemahan

Kesiapan dan
tindak lanjut

Pendidik melaksanakan proses


pembelajaran sesuai dengan
rencana yang telah disusunnya
Pendidik melaksanakan
penilaian sesuai dengan
tuntutan standar proses dan
standar penilaan
Pendidik melaksanakan
program remedial dan
pengayaan
Pendidik memberikan
Penugasan Terstruktur dan
Kegiatan Mandiri Tidak
Terstruktur

3.

Tenaga
kependidikan

Pendidik mendokumentasikan
dengan rapi semua perangkat
pembelajaran dan penilaian
secara lengkap
Kualifikasi tenaga
kependidikan sesuai dengan
tuntutan standar
Tenaga kependidikan
melaksanakan tugas sesuai
dengan latar belakang
pendidikannya
Jumlah tenaga kependidikan
sesuai dengan jumlah rombel
yang ada
Tenaga kependidikan
memiliki dedikasi dan
loyalitas kerja yang tinggi
Kehadiran tenaga
kependidikan 100%

4.

Sarana

Workshoop KTSP

Tenaga kependidikan
memahami dan menguasai
bidang tugasnya masingmasing
Sekolah memiliki gedung
halaman 8

No
.

Komponen
Prasarana

Kondisi Ideal

Kekuatan

Kelemahan

Kesiapan dan
tindak lanjut

sendiri
Luas bangunan sekolah sesuai
dengan tuntutan standar sarana
dan prasarana
Sekolah dilengkapi dengan
sarana laboratorium (Fis,
Bio,Bhs, dan Komputer)
Sekolah memiliki ruang multi
media
Sekolah memiliki sarana
bermain dan olah raga yang
memadai
Ruang KS, Guru, Tu dan BK
dilengkapi dengan komputer
Sekolah dilengkapi dengan
sarana pengamanan, sarana
ibadah, dan sarana kantin yang
memadai

5.

Pembiayaan

Sekolah memiliki
sarana/media pembelajaran
yang lengkap
Sekolah melaksanakan
penggalangan dana untuk
kegiatan ekstrakurikuler
dalam bentuk kemitraan
dengan pihak lain
Sekolah dapat memenuhi
segala pembiayaan, baik untuk
penggajian, keperluan ATK,
dll
Sekolah mengelola sendiri
keuangan
Sekolah selalu menyusun
laporan pertanggungjawaban
keuangan secara rutin dan
berkala

Workshoop KTSP

halaman 9

No
.

Komponen

Kondisi Ideal

Kekuatan

Kelemahan

Kesiapan dan
tindak lanjut

Sekolah mendapat bantuan


dana dari pemerintah

6.

Programprogram

Sekolah mengelola keuangan


seara transparan dan akuntabel
Sekolah menyusun program
tahunan lengkap dengan
evaluasi pelaksanaan program
tahun sebelumnya/evaluasi
diri
Sekolah menyusun rencana
strategis untuk 4 tahun ke
depan
Sekolah menyusun RKAS
sesuai dengan pedoman dari
pemerintah
Wakasek Kurikulum
menyusun program kerja
kurikulum
Wakasek urusan kesiswaan
menyusun program kerja
kesiswaan
Wakasek sarana prasarana
menyusun program kerja
sarpras
Setiap rencana kegiatan selalu
diawali dengan proposal dan
program kegiatan
Para pembina ekstrakurikuler
selalu menyusun program
kegiatannya.
Program
UTS,UAS,UKK,UN,US
disusun secara tersendiri
Sekolah mendokumentasikan
setiap program dengan baik

Catatan :
Workshoop KTSP

halaman 10

Undangan Rapat, SK Panitia, Daftar Hadir dan Berita Acara Rapat harus didokumentasikan.

Workshoop KTSP

halaman 11

PENYUSUNAN KTSP DOKUMEN II


( PEMETAAN SK-KD, SILABUS, RPP DAN PENILAIAN)
1. Persiapan:
a. Siapkan SK-KD setiap mata pelajaran
b. Siapkan format pemetaan, silabus, RPP, kisi-kisi, dan kartu soal)
c. Siapkan undangan rapat/workshoop, daftar hadir, dan format notula rapat (bila perlu)
d. Guru-guru diminta membawa silabus dan RPP yang sudah mereka susun.
2. Pelaksanaan:
a. Penjelasan dari narasumber tentang kewajiban guru menyusun RPP dan manfaat penyusunan perangkat
pembelajaran oleh guru
b. Guru mengkaji SK dan KD mata pelajaran yang diampunya.
c. Guru mengisi format pemetaan SK KD dengan cara :
1) SK dan KD diambil dari SK-KD mata pelajaran yang diampunya
2) Penentuan tahap berpikir berdasarkan taksonomi Bloom, dilihat dari tuntutan kata kerja operasional
yang ada pada KD dan konteks kalimatnya, dengan berpedoman pada daftar kata kerja operasional
yahg tersedia.
3) Kembangkan indikator berdasarkan KD, dengan memperhatikan hal-hal berikut:
a) Satu KD dapat dikembangkan menjadi tiga indikator atau lebih;
b) Penyusunan indikator disesuaikan dengan tuntutan kata kerja operasional pada KD
c) Urrutan indikator dimulai dari yang mudah menuju yang sukar atau dari yang sederhana menuju
yang kompleks/rumit.
d) Karena KD merupakan kompetensi minimal, maka tahap berpikir indikator boleh satu tingkat di
atas tahap berpikir KD ( Misal: Tahap Berpikir KD : C2, maka Tahap Berpikir Indikator boleh
mulai dari Tahap Berpikir C1 sampai dengan C3)
e) Kembangkan materi pokok berdasarkan indikator dan kompetensi dasar.
Pengembangan materi pokok dapat dijelaskan per indikator atau dapat pula dikembangkan secara
umum per KD ( walaupun yang lebih baik apabila per indikator)
4) Ruang lingkup menggambarkan bahwa materi yang dituntut oleh KD itu termasuk ruang lingkup
materi tertentu yang cakupannya lebih luas dari materi tersebut (lihat pada SK-KD setiap mata
pelajaran pada Bab I bagian C ).
5) Alokasi waktu dapat diambil dari Program Semester yang telah disusun.
SK

KD

Lihat
SK-KD
Mapel

Lihat
SK-KD
Mapel

THP
BPKR
Lihat
KKO
KD

INDIKATOR
Kembangkan dari
KD dengan fokus
KKO KD

THP
BPKR
Lihat
KKO
Indikator

MATERI
POKOK
Boleh per
KD atau per
indikator

RUANG
LINGKUP
Lihat Bab I
SK-KD
Mapel

ALOKASI
WAKTU
Lihat
Promes

d. Menyusun silabus, dengan langkah-langkah sebagai berikut:


1) Kolom identitas dapat diisi sendiri.
2) Standar Kompetensi tinggal memindahkan dari Pemetaan
3) Pengisian KD, tinggal memindahkan dari Pemetaan
4) Materi Pokok tinggal memindahkan dari Pemetaan
5) Alokasi wktu tinggal memindahkan dari Pemetaan
6) Kegiatan pembelajaran menggambarkan bagaimana proses pembelajaran yang
Workshoop KTSP

halaman 12

7) dilakukan oleh siswa berlangsung. Untuk itu, maka :


a) Dalam kegitn pembelajaran yang menjadi subjek adalah siswa
b) Dalam kegiatan pembelajaran tersirat metode yang digunakan
c) Dalam kegiatan pembelajaran tergambar kegiatan yang dilakukan untuk mencapai tuntutan
indikator yang telah disusun
d) Dalam kegiatan pembelajaran tergambar adanya kegiatan eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi
e) Kegiatan pembelajaran terbagi atas kegiatan Tatap Muka dan Penugasan Terstruktur ( TM dan
PT) untuk kategori sekolah standar, sedangkan untuk kategori sekolah mandiri ketentuannya
berbeda
f) Kolom penilaian diisi dengan jenis dan bentuk penilaian serta contoh instrumen penilaian.
g) Jenis, bentuk, dan instrumen penilaian mengacu pada tuntutan indikator. Dengan kata lain
indikator akan menentukan jens dan bentuk penilaian apa yang akan dilakukan untuk mencapai
ketuntasan tersebut
h) Sumber belajar diisi dengan buku sumber apa yang digunakan lengkap dengan nama pengarang ,
media apa yang digunakan untuk menunjang kelancaran proses pembelajaran yang dilakukan
dan alat peraga apa yang digunakan untuk lebih memperjelas dan memperlancar pemahaman
materi pembelajaran, sehingga indiktor dan tujuan pembelajaran dapat dicapai dengan baik.
Contoh :
SILABUS
Satuan Pendidikan : ....................................................................................................
Kelas
: ......................................................................................................
Mata Pelajaran
: ......................................................................................................
Semester
: .....................................................................................................
Standar Kompetensi : ....................................................................................................
...................................................................................................
.....................................................................................................
KD

INDIKATOR

Ambil
dari
Pemetaan

Ambil dari
Pemetaan

MATERI
POKOK
Ambil
dari
Pemetaan

KEGIATAN
PEMBEAJARAN
Menggambarkan
proses pembelajaran
yang dilakukan oleh
siswa untuk mencapai
ketun-tasan belajar

PENILAIAN
Disesuaikan
dengan KKO
dalam indikator
dan tuntutan
indikator itu
sendiri

ALOKASI
WAKTU
Ambil dari
Pemetaan

SUMBER
BELAJAR
Sesuaikan
dengan
materi
pokok

e. Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) merupakan program yang harus disusun sedemikian rupa
sehingga tuntutan Kompetensi Dasar, tuntutan indikator dan tuntutan Tujuan Pembelajaran dapat
tercapai dengan tuntas. RPP merupakan skenario atau desain dalam melaksanakan kegiatan
pembelajaran, sehingga peserta didik/siswa dapat mengikuti proses pembelajaran secara aktif, inovatif,
kreatif, efektif, dan menantang serta menyenangkan.
Penyusunan RPP tidak sesulit seperti yang dibayangkan, sebab hampir 75% data sudah ada pada silabus,
seperti :
1) Identitas dapat diambil dari silabus
2) Standar Kompetensi tinggal memindahkan dari silabus
Workshoop KTSP

halaman 13

3)
4)
5)
6)

Kompetensi Dasar tinggal memindahkan dari silabus


Indikator tinggal memindahkan dari silabus tanpa harus mengubah redaksinya
Alokasi waktu tinggal memindahkan dari silabus
Tujuan Pembelajaran tinggal mengembangkan dari KD dan Silabus, bahkan dikatakan bahwa
apabila tujuan pembelajaran sama spesifiknya dengan indikator, maka rujuan pembelajaran boleh
sama dengan indikator
7) Yang membedakn tujuan pembelajaran dengan indikator ialah bahw dalam tujuan pembelajaran
harus tergambar proses dan hasil pembelajaran, sedangkan dalam indikator proses tidak
tergambarkan.
Contoh Tujuan Pembelajaran : Melalui proses diskusi, siswa dapat mengidentifikasi cici-cici mahluk
hidup
Indikatornya : Mampu mengidentifikasi ciri-ciri mahluk hidup
8) Bahan ajar, tinggal dikembangkan dari materi pokok, sesuai dengan tuntutan Indikator
9) Metode pembelajaran sudah tersirat dalam kegiatan pembelajaran yang terdapat pada silabus, jadi
tinggal memindahkan
10) Kegiatan Pembelajaran, terbagi tiga bagian yaitu pendahuluan, kegiatan inti, dan penutup
11) Apa yang harus dilakukan guru pada kegiatan pendahuluan dan penutup, dapat dilihat pada bagian
Pelaksanaan Pembelajaran yang dimuat dalam Standar Proses.
12) Kegiatan inti diisi dengan kegiatan pembelajaran yang terdapat pada silabus, karena pada kegiatan
tersebut sudah tergambar adanya eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi
13) Media, sumber, dan alat pembelajaran ringgal mamindahkan dari silabus.
14) Penilaian :
a) Indikator sudah ada pada silabus
b) Jenis dan bentuk penilaian sudah ada pada silabus, tinggal memindahkan
c) Contoh instrumen penilaian sudah ada pada silabus, tinggal memnindahkan dan
mengembangkannya.
15) Dalamm penilaian, guru tinggal menentukan kunci jawaban dan pedoman penskoran serta pedoman
penilaian
16) Penugasan Terstruktur sudah ada pada silabus tinggal dipindahkan
17) Kegiatan Mandri Tidak Terstruktur merupakan tindak lanjut dari Penugasan Terstruktur, tinggsl
dikembangkan, karena tujuannya sama yaitu untuk memperdalam materi. Yang penting ialah bahwa
baik dalam Penugasan Terstruktur maupun dalam KMTT guru harus menggunakan pendekatan atau
teknin Discovery Inquiri.
f. Menulis Kisi-Kisi Penulisan Soal
NO.

SK

KD

Lihat Silabus Lihat


Silabus

MATERI
Lihat
Silabus

INDIKATOR
Lihat Silabus

BENTU
K SOAL
Lihat
Silabus

NO.SOA
L
Tentukan
sendiri

3. Evaluasi
Perangkat yang sudah disusun tersebut kemudian dicek ulang untuk memastikan bahwa sudah tidak ada
kesalahan dan keraguan lagi. Setelah itu dtandatangani. Kemudian dikumpulkan di wakasek bagian
kurikulum untuk diperiksa dan ditandatangani oleh Kepala Sekolah.
SELAMAT MENYUSUN KTSP DOKUMEN I DAN II.
Motto :
Di mana ada kemauan dan usaha di situ pasti ada jalan untuk meraih prestasi.
Workshoop KTSP

halaman 14