Anda di halaman 1dari 4

Kebutuhan Cairan Tubuh Pada Bayi dan Anak

1.

Intake Output Cairan Pada Bayi dan Anak

2.

Intake Cairan

Jurnlah air yang dianjurkan untuk diberikan pada bayi penting, terutama pada bayi muda
dibandingkan dengan golongan umur selanjutnya, karena air merupakan nutrien yang medium untuk
nutrien yang lain. Oleh karena itu, intake nutrien ditentukan oleh kadarnya dalam cairan dan jumlah
cairan (termasuk air) yang diberikan. Sebaliknya, air dapat diberikan tanpa bersama-sama dengan
nutrien yang lain. Menurut umur, dalam keadaan biasa, kebutuhan air rata-rata bayi sebagai berikut.
Tabel Kebutuhan air pada bayi per kg berat badan.

Umur

Rata rata Kebutuhan Air / Kg BB / 24 Jam

6 Bulan

130 -140 ml

9 Bulan

125 145 ml

1 Tahun

120 135 ml

Sumber: Vaughan, Mckay dan BehrnamM 01.9111.


Kebutuhan intake cairan berbeda-beda pada berbagai usia, berhubungan dengan luasnya
permukaan tubuh, kebutuhan metabolik dan berat badan.
Tabel. Kebutuhan intake cairan berdasarkan umur dan berat badan

No

Umur

BB (Kg)

Kebutuhan Cairan

3 hari

250-300

1 tahun

9,5

1150-1300

2 tahun

11,8

1350-1500

6 tahun

20

1800-2000

10 tahun

28,7

2000-2500

14 tahun

45

2200-2700

18 tahun

54

2200-2700

1.

Output Cairan :

Kehilangan caiaran tubuh melalui empat rute (proses) yaitu :

Urine :
Proses pembentukan urine oleh ginjal dan ekresi melalui tractus urinarius
merupakan proses output cairan tubuh yang utama. Dalam kondisi normal output
urine sekitar 1400-1500 ml per 24 jam, atau sekitar 30-50 ml per jam.
Usia

Volume Urine ( ml/kg BB/hari )

Bayi Lahir

10 90

Bayi

80 90

Anak anak

50

Paru paru
IWL terjadi melalui paru-paru dan kulit, Melalui kulit dengan mekanisme difusi. Pada
orang dewasa normal kehilangan cairan tubuh melalui proses ini adalah berkisar
300-400 mL per hari, tapi bila proses respirasi atau suhu tubuh meningkat maka
IWL dapat meningkat.

Keringat :
Berkeringat terjadi sebagai respon terhadap kondisi tubuh yang panas, respon ini
berasal dari anterior hypotalamus, sedangkan impulsnya ditransfer melalui
sumsum tulang belakang yang dirangsang oleh susunan syaraf simpatis pada kulit.
Cairan dan Elektrolit

Normal

Demam (35C )

Keringat

600 1000

1000 1500

1500 2000

Na ( mEq )

Sedikit

25 50

25 50

Cl ( mEq )

Sedikit

15 35

15 35

Air

Feces :
Pengeluaran air melalui feces berkisar antara 100-200 mL per hari, yang diatur
melalui mekanisme reabsorbsi di dalam mukosa usus besar (kolon).

Kulit ;

Rata rata 500 600 dari kehilangan cairan tuhuh.Pada bayi lahir dengan BB rendah, khususnya
dengan BB kurang dari 1 kg, cenderung mengalami kehilangan cairan tubuh yang sangat cepat
karena berbagai factor termasuk luas permukaan kulit yang lebih besar dan peningkatan kandungan
air kulit. Penggunaan penghangat radian akan sccara bermakna meningkatan kehilangan cairan
takkasatmata pada bayi.

Faktor yang Berpengaruh pada Keseimbangan Cairan dan Elektrolit


Faktor-faktor yang berpengaruh pada keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh antara lain :

Umur :
Kebutuhan intake cairan bervariasi tergantung dari usia, karena usia akan

berpengaruh pada luas permukaan tubuh, metabolisme, dan berat badan. Infant
dan anak-anak lebih mudah mengalami gangguan keseimbangan cairan dibanding
usia dewasa.Sesuai aturan, air tubuh menurun dengan peningkatan usia.
Perubahan pada cairan tubuh total sesuai umur

Umur

Kilogram Berat Badan ( % )

Bayi Prematur

80

3 Bulan

70

6 Bulan

60

1 2 Tahun

59

11 16 Tahun

58

Dari Groer MW: Physiology and pathophysiology of the body fluids, ed ke-1, St Louis, 1981, MosbyYear Book.
Rumus IWL :
IWL Anak : ( 30 Usia ( tahun ))cc/kg BB/hari
IWL Bayi : 30 50 cc/kg BB/ hari