Anda di halaman 1dari 20

Bagian 1

Dokume
n SKB
PROPOSAL

STUDI KELAYAKAN BISNIS

CAFÉ

“CASTLE CAFÉNET DAN GAME STATION”

MY HOME FOR BUSINESS


2010
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Sebuah rumah yang tidak ditempati seringkali terlihat kusam,
tidak menarik dan terkadang menyeramkan karena tidak dirawat.
Karena tidak ditempati maka rumah tersebut menjadi sebuah aset
diam yang menganggur dan menjadi rusak. Walaupun sebetulnya
investasi pada rumah merupakan salah satu alternatif investasi yang
popular disamping membeli emas. Akan tetapi rumah yang tidak
ditempati akan menjadi beban dalam hal perawatan rumah. Rumah
perlu dirawat dengan memperbaiki kerusakan-kerusakan, kebocoran,
pengecatan, secara berkala. Disamping itu harus membayar pajak
rumah setiap tahunnya. Kalaupun di sewakan kepada orang,
pendapatan yang diterima tidaklah banyak, dan biasanya yang
menyewa seringkali tidak merawatnya dengan baik dan bersikap acuh
tak acuh. Dengan demikian kami menawarkan suatu konsep bisnis
untuk rumah yang tidak ditempati agar dapat digunakan sebagai
tempat usaha yang profitable. Oleh karena itu perusahaan kami yang
dinamakan My Home For Business (MHFB) ingin menawarkan
konsep bisnis pada rumah. MYFB adalah sebuah perusahaan yang
bergerak di bidang jasa untuk pengembangan usaha bisnis bagi
rumah-rumah yang pemiliknya ingin membisniskan rumahnya. Bisnis
tersebut dapat berupa:
1. Café
2. Game Online dan Warnet
3. Disewakan untuk perkantoran
4. Fotokopian
5. Minimarket
Berangkat dari pemikiran tersebut maka kami berencana untuk
membuka sebuah usaha cafenet di dalam rumah dengan
mengedepankan kenyamanan layaknya berada di rumah. Kenyamanan
kepada pelanggan merupakan fokus kami sehingga café tersebut kami
desain dengan konsep castle. Castle merupakan bangunan tua yang
kebanyakan berada di daerah Eropa. Castle merupakan bangunan
dengan struktur yang sangat kuat yang diasosiasikan dengan jaman
pertengahan (middle age). Walaupun bangunan tua tetapi struktur
yang unik tersebut mampu memberikan kenyamanan karena
membangun suasana pada abad pertengahan. Akan tetapi tentunya
pembangunannya disesuaikan dengan budget yang dimiliki. Kami tidak
akan merubah banyak struktur rumah, tetapi lebih pada penyesuaian
material yang murah, tetapi dapat terbangun suasana Castle di café
tersebut secara optimal. Area yang akan kami gunakan adalah
halaman depan rumah kesamping. Rumah tersebut terletak di dalam
Komplek Bukit Pamulang Indah (BPI) Blok A3 No. 6, Pamulang Timur,
Tangerang Selatan, Propinsi Banten. Rumah berada di hook, dan
walaupun berada di dalam komplek, rumah tersebut posisinya berada
di area depan komplek dengan jarak 100 meter dari jalan raya dan
berada dipinggir jalanan utama komplek.
Melihat kesempatan tersebut maka kami mencoba menganalisa,
merencanakan dan meralisasikan usaha cafenet dan game station ini
sebagai peluang usaha yang menguntungkan dan dibutuhkan banyak
orang dari semua kalangan.
Namun yang akan kami kembangkan terlebih dahulu adalah
Castle Cafenet baru kemudian dalam jangka waktu yang tidak terlalu
lama akan dilanjutkan dengan pengembangan Internet dan Game
Online dengan konsep yang sama dengan Castle Cafenet.

B. Kondisi Industri Secara Umum


Kabupaten Tangerang merupakan kabupaten yang memiliki
konsentrasi kegiatan ekonomi di sector industry pengolahan. Posisi
yang berdekatan dengan Jakarta membuat kabupaten ini sebagai
tempat bagi industry-industri yang tidak dapat ditampung oleh Jakarta.
Memiliki luas 1110 km2 dengan jumlah penduduk 3.435.205. Bagan di
bawah ini merupakan profil pendidikan penduduk Tangerang Selatan.
Berbagai bisnis dapat dikembangkan di wilayah Tangerang
Selatan khususnya wilayah Pamulang. Bisnis kuliner juga merupakan
peluang usaha yang cukup menarik. Walaupun dapat dikatakan
industry kuliner sudah pada posisi daur hidup produk yang sudah
dewasa (mature) tetapi perkembangannya cukup menarik. Pamulang
memiliki jumlah tempat kuliner yang cukup banyak, dimulai dari
restoran fastfood terkenal, makanan kaki lima, warung padang, warung
tegal dan café. Khusus untuk café, secara subyektif penulis katakan di
Pamulang belum ada café yang menarik dan nyaman dengan berbasis
pada kepuasan pelanggan (customer satisfaction), kecuali restoran-
restoran fastfood yang sudah terkenal, dan sebenarnya saingan kita
bukanlah restoran-restoran tersebut.
Usaha kuliner dengan berbasis pada café merupakan bisnis yang
cukup potensial mengingat kawasan Pamulang yang sekarang di
bawah Pemkot Tangsel saat ini berkembang dengan pesat. Menurut
Kepala Dinas Kabupaten Tangerang, Machdiar, kawasan Serpong dan
sekitarnya, termasuk Cisauk, Pondok Aren, serta Pamulang, saat ini
berkembang pesat. Berdasarkan data dari Dinas Koperasi Tangerang,
tercatat 200 ribu usaha kecil dan menengah hingga berskala besar ada
di wilayah itu. Machdiar juga mengatakan bahwa Perkembangan usaha
di sini sangat cepat dan tiga tahun lalu, jumlahnya masih sekitar
puluhan ribu. "Kami terlambat mengantisipasi masalah ini," kata
Machdiar. Oleh karena itu akan dibuat penyusunan zona berdasarkan
ekonomi usaha kecil, menengah dan besar sehingga zona ini bisa
membantu pedagang kecil tetap bertahan di tengah gempuran
pengusaha besar."

BAB II
ASPEK UMUM DAN ORGANISASI

A. Nama Unit Usaha


Unit usaha ini diberi nama “CASTLE CAFÉNET” dimana café

merupakan sarana utama untuk tempat makan yang nyaman serasa

berada di rumah sendiri. Sebagai pendukung kenyamanan kami akan

meyediakan fasilitas internet gratis mengunakan wifi dan menyediakan

permainan-permainan papan maupun kartu. Tentu kedepannya akan

dipikirkan penambahan-penambahan fasilitas demi kenyamanan

pelanggan, seperti Playstation, meja billiard, TV plasma, gameonline

station dll.

Nama organisasi : My Home For Business


Jenis organisasi : Perdagangan dan Jasa
Pemilik : Denny Eka Sumantri, SE, M.Sc
Alvian Luneto S.E
Aditya Wahendra Nugrahav S.E

B. Organisasi
Struktur organisasi “CASTLE CAFENET DAN GAME STATION”
• Job Description
Pemegang Saham Mengawasi Komisaris dan Direksi
: dalam mengelola usaha Castle Cafenet
dan bertanggung jawab terhadap
kebutuhan modal perusahaan
Dewan Direksi Mengelola, mengawasi dan
: bertanggung jawab terhadap
perkembangan usaha Castle cafenet
dan game station.
Penanggung Jawab
Operasional Café Bertanggung jawab mengawasi
: pertumbuhan café dan maintence
segala kebutuhan café.
General Affair Mengelola system manajemen yang
: berkaitan SDM, Keuangan, pemasaran,
dan produksi serta menjaga hubungan
baik dengan pelanggan dan supplier.
Pegawai Lainnya Melakukan pekerjaan berdasarkan
: system operasional CCGO

C. Personalia
Kebutuhan tenaga kerja pada Castle Cafenet adalah sebagai berikut:
1. Direksi : 1 orang
2. Koki : 1 orang
3. Pelayan : 3 orang
4. General Affair : 1 orang
Kami berusaha untuk melayani pelanggan sebaik-baiknya dengan
mempekerjakan 5 orang karyawan. Pada saat jam-jam sibuk seperti
pada hari Jumat dan Sabtu, kami akan mempekerjakan karyawan
honorer untuk membantu operasional café.
Kemudian untuk mendukung operasional pada saat pertama buka,
kami juga akan melakukan outsourcing sebagai konsultan yang ahli
pada bidang kuliner.

D. Tingkat Balas Jasa :


Tingkat balas jasa berupa Gaji, jenjang karir, Training, Bonus prestasi dan
bingkisan THR.
BAB III ASPEK PEMASARAN

A. Segmentasi, Targeting dan Positioning


1. Segmentasi Yang menjadi segmen dari cafénet dan game station
adalah segmen menengah ke atas
2. Targeting Yang menjadi target market adalah Orang tua,
eksekutif muda, dan anak-anak, selain itu komunitas-komunitas
yang ada juga bagian dari targeting kami.
3. Positioning Kami ingin menciptakan image atau citra perusahaan
di benak konsumen sebagai cafenet dan game station
terlengkap, nyaman, berkualitas dengan harga yang pas.

B. Permintaan
1. Perkembangan permintaan saat ini Dewasa ini, kalau kita
cermati, permintaan akan tempat internet yang nyaman serta
kondusif dan lengkap dengan segala atribut pendukung seperti
cafenya sangat dibutuhkan. Perkembangan permintaan
meningkat untuk wilayah Jakarta pada umumnya dan
tanggerang selatan pada khususnya.
2. Prospek permintaan di masa yang akan datang
Di era golablisasi seperti saat ini mewajibkan kepada masyarakat
agar dapat menggunakan internet untuk kemudahan-
kemudahan. Tidak hanya untuk bermain games saja akan tetapi
internet sudah dapat dijadikan sarana mencari nafkah. Internet
sebagai sarana informasi yang cepat dan akurat smakin banyak
diminati, dengan segala kemudahan yang ditawarkan internet
membuat masyarakat semakin ingin dapat menggunakan
internet dengan baik. Oleh karena itu kami sebagai pengelola
jasa tersebut memberikan pelayanan dan fasilitas yang terbaik.
C. Penawaran
1. Perkembangan penawaran
Saat ini Perkembangan penawaran disektor usah cafenet dan
games station pada saat ini cukup luas. Akan tetapi yang kami
tawarkan disini tidak hanya sebatas kenyamanan saja service
exlent menjadi moto kami. Dengan begitu para konsumen akan
merasa nyaman dan terpuaskan dan akan kembali datang ke
tempat usaha kami
2. Prospek penawaran di masa yang akan datang
Mengingat adanya peluang yang besar dalam usaha penjualan
buah pada masa yang akan datang, maka perlu adanya
penawaran produk yang memberikan nilai lebih dan manfaat
bagi konsumen. Penawaran tersebut akan semakin variatif
maupun lebih kompetitif karena sudah ditunjang dengan
perangkat teknologi informasi yang memberikan kemudahan
bagi bagi penjual maupun pembeli dalam melakukan transaksi
atau sebatas bertukar informasi. Oleh karena itu, bagi pelaku
usaha di sektor ini harus mampu melakukan penawaran yang
inovatif untuk menarik pasar.

E. Analisis Kelayakan Pemasaran


Dalam melakukan analisis Permintaan, kami menggunakan
model matrik pembobotan berskala 1 – 5.

Keterangan :
Sangat lemah :1
Lemah :2
Sedang :3
Kuat :4
Sangat kuat :5

NO ITEM YANG DINILAI SANGAT LEMAH SEDANG KUAT SANGAT


LEMAH KUAT
1 SDM √
2 Pesaing √
3 Konsumen √
4 Teknologi √
5 Mode/Trend √
6 Armada Pemasaran √
7 Harga √
8 Promosi √
9 Produk dan Lini √
10 Produk √
11 Mutu Produk √
12 Peraturan √
13 Pemerintah √
14 Lingkungan Bisnis √
15 Ketersediaan Bhn √
16 Baku √
17 Rencana √
18 Pemasaran √
19 Penyimpanan √
Produk
Margin Laba
Ketersediaan Modal
Pangsa Pasar
Manajemen
Pemasaran
TOTAL 0 2 4 60 5

Interval = Nilai tertinggi dari interval – Nilai terendah dari interval


Jumlah Kelas
= 5–1
5
= 0,8
1,00 – 1,80 = Sangat tidak layak
1,81 – 2,60 = Tidak layak
2,61 – 3,40 = Sedang
3,41 – 4,20 = Layak
4,21 – 5,00 = Sangat layak

Untuk mengetahui layak atau tidaknya dari segi pemasaran maka


dapat dicari dengan rumus ;

Kelayakan usaha = Total bobot


Jumlah item yang dinilai
= 71/19
= 3,73

Berdasarkan hasil yang diperoleh sebesar 3,73 maka usaha cafenet dan
games station dari sisi pemasaran dikatakan layak karena masuk pada
range 3,41 – 4,20.

F. Analisis Persaingan
Dalam analisis persaingin disini, cafenet dan game station untuk
wilayah sekitar tangerang selatan umumnya dan pamulang khususnya
masih terbilang baru. Akan tetapi kami mencoba membandingkang
secara terpisah antara cafenet dan game station kami dengan yang
ada di sekitar. maka kami menggunakan analisis Matrik Persaingan,
yaitu dengan cara :

1. Membandingkan usaha satu dengan usaha lain yang sejenis pada


factor persaingannya, semakin bagus maka semakin tinggi
skornya. Skala penilaian yang digunakan adalah skala 1 – 5 .
2. Dengan membandingkan tingkat kepentingan dari masing –
masing factor. Semakin penting, maka skornya semakin tinggi.
Skala penilaian yang digunakan adalah skala 1 – 5 .

TABEL MATRIKS PERSAINGAN


Faktor CAFÉ WARNET CASTLE CASTLE
persaingan The great The patch CAFE GS
A B AB A B AB A B AB A B AB
Harga 3 3 9 4 4 16 4 4 16 4 4 16
Kualitas 3 3 9 5 5 25 4 4 16 3 4 12
Promosi 2 2 4 3 4 12 4 4 16 4 4 16
Jasa Khusus 2 2 4 2 2 4 4 4 16 4 4 16
Pelayanan 3 4 12 1 1 1 4 4 16 4 4 16
Suasana 4 4 16 3 3 9 2 3 6 4 4 16

Lokasi 2 3 6 3 3 9 2 3 6 2 2 4

60 76 92 90
Dari table matriks diatas maka dapat disimpulkan Castle cafenet dan
game station mendapatkan rating tertinggi. Akan tetapi dari segi lokasi
castle cukup lemah dibandingkan dengan saingannya. Akan tetapi pihak
management akan berusaha meningkatkan dari segi lainnya agar konsumen
merasa terpuaskan.

F. Program Pemasaran
1. Tingkat pelayanan
Dalam pelayanan cafénet dan game station kami memberikan
layanan yang memuaskan melalui layanan pemesanan, delivery
(untuk wilayah tertentu), free WIFI (untuk pengunjung café).
2. Penetapan harga
Penetapan harga yang akan dilakukan adalah dengan menetapkan
harga berdasarkan tingkat keberlangsungan usaha, dimana kami
mencari keuntungan yang relative sehingga dapat menjalankan
usaha secara kontinyu untuk meningkatkan pangsa pasar.
3. Kegiatan promosi
Beberapa kegiatan promosi yang dilakukan adalah dengan melalui
promosi word of mouth kepada khalayak dan komunitas –
komunitas, leaflet , brosur dan spanduk.
4. Kegiatan Distribusi
Untuk kegiatan distribusi, kami menggunakan armada distribusi
sendiri
BAB IV
ASPEK TEKNIS DAN OPERASI

A. Rencana Pengembangan
a. Evaluasi lokasi
Lokasi yang akan kami pilih sebagai tempat usaha Cafenet dan
Game Station adalah di Perumahan BPI (bukit pamulang indah) blok
A3/6,Pamulang Timur, Tangerang Selatan 15417.
b. Sarana dan prasarana
• Sarana yang akan kami gunakan untuk menunjang kegiatan
usaha kami adalah dengan menmanfatkan : AC, Toilet, Meja
Kursi, Sofa, Ruangan nyaman, Suasana Nyaman (tdk bising), Full
Musik, Tempat parkir kendaraan,dll
• Sedangkan untuk prasarananya kami menggunakan rumah seluas
300 m2 untuk cafenet dan game station.
c. Tenaga ahli dan tenaga biasa
Tenaga ahli yang kami pekerjakan untuk menunjang kelancaran
usaha kami adalah tenaga ahli IT, Masakan (rasa), pemasaran,
keuangan, produksi dan sdm serta teknisi sarana dan prasarana
pendukung usaha. Sedangkan untuk tenaga biasa yang kami
gunakan adalah wiraniaga, tenaga srabutan / kurir dan bagian
cleaning service.
d. Bahan – bahan utama / Peralatan
Bahan utama yang digunakan dalam menjalankan usaha cafenet
dan game station ini antara lain : berbagai bahan dengan kualitas
yang baik dengan harga terjangkau namun tidak mengurangi rasa
dan kehigienisan dan perlalatan yang telah kami survey dan nilai
dari berbagai aspek dan telah memenuhi standarisasi yang kami
butuhkan.
e. Bangunan dan tata letak bangunan
Berkaitan dengan bangunan dan tata letak bangunan, cafenet dan
game station akan didirikan di atas tanah seluah 300 m2. Antara
lain bangunan utama sebagai tempat Cafe, Game Station, toilet dan
tempat parkir.
f. Jadwal pelaksanaan Usaha cafénet dan game station akan mulai di
bangun pada tanggal 13 Januari 2010 sampai tanggal 27 Januari
2010 untuk dan kegiatan operasional penjualan mulai launching dan
diperkenalkan ke masyarakat selambat – lambatnya mulai tanggal 01
Februari 2010.
g. Perkiraan biaya teknis dan operasi
Biaya teknis dan operasional diperkirakan mencapai Rp130.000.000,-

B. Rencana Pengoperasian Usaha


a. Proses operasi usaha
Proses operasi perusahaan meliputi rencana penjualan, rencana
persediaan produk, penjadwalan pegawai dan penggajian,
pengawasan kualitas, dan pengawasan biaya penjualan dan
pemesanan.
b. Kebutuhan bahan operasi
Kebutuhan bahan operasi cafenet dan game station dikelola oleh
masing masing departemen dan nantinya dikoordinasikan dengan
pimpinan mengenai kebutuhan bahan operasi yang meliputi
pendanaan, jumlah produk dan kegiatan pemasaran.
c. Kegiatan perawatan
Kegiatan perawatan kami menggunakan tenaga ahli sesuai dengan
alat - alat yang kami gunakan. Misalnya perawatan komputer,
perawatan AC, pendingin, grill dan alat – alat operasional
lainnya.Perawatan dilakukan secara berkala dan berkelanjutan
dengan menggunakan tenaga ahli dari mitra kerja kami.

BAB V
ASPEK KEUANGAN

A. Kebutuhan Modal Untuk Castle Cafenet


a. Investasi
Investasi ini mencapai Rp 40.000.000,-
b. Rincian Penggunaan Dana
Pengeluaran Pra-Operasional:
 Perbaikan dan renovasi : Rp 10.000.000
 Peralatan : Rp 5.000.000
 Perabotan : Rp 7.000.000
 Perlengkapan : Rp 5.000.000
 Persediaan : Rp 3.000.000
 Iklan dan pemasaran : Rp 5.000.000
Total (pengeluaran Pra-Operasional : Rp 35.000.000

Dana Operasi
 Modal Kerja : Rp 5.000.000
Catatan: Modal kerja akan menjadi saldo kas awal saat restoran mulai
beroperasi

Total kebutuhan dana Investasi : Rp 40.000.000


B. Rencana Pembelanjaan dan Sumber Dana
a. Modal sendiri
Modal sendiri Rp 130,000,000,-

BAB VI
ASPEK EKONOMI DAN SOSIAL

A. Penambahan Devisa
Adanya investasi di dalam usaha Castle Cafernet membawa dampak
terhadap devisa negara Indonesia melalui pembelian bahan baku
cafenet dan peralatan game station.

B. Penyerapan tenaga kerja


Usaha cafenet dan game station memberikan kontribusi terhadap
penyerapan tenaga kerja sebanyak 6 orang dan memperkecil angka
pengangguran di masyarakat.

C. Dampak terhadap lingkungan masyarakat


a. Adanya peningkatan ekonomi masyarakat khususnya para
karyawan.
b. Adanya lowongan lapangan pekerjaan baru
c. Peningkatan mutu gizi melaui cafenet dan peningkatan
kecerdasan dalam bidang teknologi komputer

D. Dampak terhadap industri lain


a. Bagi usaha yang sejenis tentunya akan berdampak pada
meningkatnya persaingan.
b. Bagi pengguna internet atau penikmat masakan / minuman
tentunya akan merasa sangat terbantu dengan adanya cafenet dan
game station ini baik dalam hal kepuasan dalam menggunakan
internet dan game dan sudah pasti dalam hal cita rasa masakan
yang kami tawarkan dalam cafenet.

BAB VII
KESIMPULAN

A. Kesimpulan
Dari hasil analisis beberapa faktor, ternyata usaha cafenet dan
game station mampu memberikan hasil yang baik dan dapat dikatakan
layak untuk dijalankan. Terlebih ketika ada dukungan dari beberapa
kebijakan pemerintah yang mengarah pada UKM dan kesadaran
masyarakat akan pentingnya informasi melalui internet serta tingkat
persaingan yang belum terlalu komptetitif, maka kondisi tersebut
memberikan peluang yang baik untuk dibidik dijadikan peluang usaha.
Peluang tersebut memberikan rasa optimis untuk menjalankan usaha
ini.

B. Saran

Dalam menjalankan usaha cafenet dan game station, yang perlu


diperhatikan adalah mengenai bagaimana menjaga stabilitas rasa
masakan yang berkualitas, koneksi internet yang baik, kenyamanan
dan mencari segmen yang tepat serta Penentuan lokasi.

LAKSANAK
AN!!