Anda di halaman 1dari 2

HIFEMA

DEFINISI
Hifema merupakan keadaan dimana terdapat darah did ala bilik mata depan, yaotu daerah
di antara kornea dan iris yang dapat terjadi akibat trauma tumpul yang merobek pembuluh darah
atau badan siliar dan bercampur dengan humor aqueous (cairan mata) yang jernih. Darah yang
terkumpul di bilik mata depan biasanya terlihat dengan mata telanjang. Walaupun darah yang
terdapat di bilik mata depan sedikit, tetap dapat menurunkan penglihatan.

PENYEBAB

Hifema biasanya disebabkan oleh trauma tumpul pada mata seperti terkena bola, batu,

peluru, senapan angin, dll.


Hifema juga dapat terjadi karena kesalahan prosedur operasi mata.
Keadaan lain yang dapat menyebabkan hifema namun jarang terjadi adalah adanya
tumor mata (contohnya retinoblastoma) dan kelainan pembuluh darah (contohnya
juvenile xanthogranuloma).

GEJALA DAN TANDA


Pasien akan mengeluh nyeri pada mata disertai dengan mata yang berair.
Penglihatan pasien akan sangat menurun.

Terdapat penumpukan darah yang terlihat dengan mata telanjang bila jumlahnya cukup
banyak.
Bila pasien duduk, hifema akan terlihat terkumpul di bagian bawah bilik mata depan dan
hifema dapat memenuhi seluruh bilik mata depan.
Dapat terjadi peningkatan tekanan intraocular, sebuah keadaan yang harus diperhatikan
untuk menghindari terjadinya glaucoma.

PENGOBATAN
Pengobatan hifema adalah dengan merawat pasien dengan tidur di tempat tidur yang
ditinggikan 45 derajat pada kepala dan mata ditutup.
Pada anak yang gelisah dapat diberikan obat penenang.
Biasanya hifema akan diserap kembali dan hilang sempurna dalam beberapa hari
tergantung dari banyaknya darah.
Memonitor tekanan intraocular untuk mencegah terjadinya glaucoma.
Untuk mengurangi nyeri dapat diberikan paracetamol. Tidak disarankan pemberian
pereda nyeri jenis aspirin, karena salah satu efek aspirin akan menyebabkan perdarahan
kembali pada hifema yang disebabkan trauma.
Obat-obatan untuk mengurangi tekanan intraocular dan kortikosteroid dapat diberikan.
Pada beberapa kasus, prosedur pembedahan parasentesis (mengeluarkan darah dari bilik
mata depan) dilakukan bila terdapat glaucoma akibat hifema, hifema yang penuh dan
berwarna hitam, atau bila setelah 5 hari tidak ada tanda-tanda hifema akan berkurang.

KOMPLIKASI
-

Kadang-kadang sesudah hifema hilang atau 7 hari setelah traua dapat terjadi perdarahan
atau hifema baru yang disebut hifema sekunder yang pengaruhnya akan lebih hebat

karena perdarahan lebih sukar hilang.


Glaucoma sekunder dapat pula terjadi akibat konfusi badan siliar berakibat suatu reses

sudut bilik mata depan sehingga terjadi gangguan pengaliran cairan mata.
Zat besi di dalam bola mata dapat menimbulkan siderosis bulbi yang bila didiamkan akan
dapat menimbulkan ftisis bulbi dan kebutaan.

Beri Nilai