Anda di halaman 1dari 23

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN HM DENGAN ANSIETAS

(KECEMASAN) DI RUANG A RSUD KLUNGKUNG


PADA TANGGAL 20 21 NOPEMBER 2014
I. PENGKAJIAN
Pengkajian dilakukan pada hari Kamis tanggal 20 Nopember 2014 pukul 09.00
WITA, di ruang A RSUD Klungkung. Data diperoleh dari hasil wawancara dengan
pasien, observasi, pemeriksaan fisik. Untuk menvalidasi data yang di dapat dari hasil
pengkajian tersebut didapatkan data sebagai berikut:
A. Identitas
Pasien

Penanggung Jawab

Nama

: HM

MS

Umur

: 65 tahun

28 tahun

Jenis kelamin

: Laki laki

Laki - laki

Pendidikan

: SD

SMA

Suku / Bangsa

: Bali/Indonesia

Bali/Indonesia

Agama

: Islam

Islam

Status

: Menikah

Menikah

Pekerjaan

: Tidak bekerja

Swasta

Alamat

: Kampung Sindu, Sidemen

Diagnosa Medis

: Obs. Hiperglikemia, DM Type II, DF Grade I-II

Sumber Biaya

: JKBM

No. RM

: 111321

Hubungan dengan pasien:

Anak Kandung

B. Alasan dirawat
1. Keluhan Utama
a. Saat Masuk Rumah Sakit
Pasien datang ke IRD RSUD Klungkung pada tanggal 13 Nopember
2014 karena pasien mengeluh badannya lemas. Setelah diberikan penanganan
pasien dinyatakan harus dirawat dan pasien dirawat di ruang A RSUD
Klungkung. Sebelumnya keluarga pasien mengatakan pasien pernah dirawat di
rumah sakit karena kadar gula darahnya yang tinggi (hiperglikemia).
b. Keluhan Saat Pengkajian
Saat pengkajian pasien mengatakan merasa pusing dan badannya masih
terasa lemas.

C. Faktor Predisposisi
1. Pernah mengalami gangguan jiwa dimasa lalu ?

ya tidak

2. Pengobatan sebelumnya ?
berhasil

kurang berhasil

3. Penolakan dari lingkungan : ya

tidak berhasil

tidak

Jelaskan :
Di dalam lingkungannya tidak ada penolakan apapun, hubungan pasien dengan
orang-orang sekitar sangat baik.
4. Adakah anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa?
ya

tidak

5. Pengalaman masa lalu yang tidak menyenangkan


Pasien mengatakan tidak ada mengalaman yang kurang menyenangkan
Masalah Keperawatan

: Tidak ada masalah keperawatan

D. Fisik
1. Tanda vital

: TD : 140/90 mmHg N : 80 x/mnt S : 36,8 C, RR : 20 x/mnt

2. Ukuran

: TB : 170 cm

3. Keluhan fisik

Ya

BB : 55 kg Turun

Naik

Tidak

Jelaskan:
Pasien mengeluh merasa pusing dan badannya terasa lemas.
Masalah Keperawatan : Intoleransi aktivitas
E. Psikososial
1. Genogram :

65
5

Keterangan :
= meninggal

= laki-laki masih hidup


= perempuan masih hidup
65

= umur dalam tahun


= hubungan perkawinan
= pasien
= orang tinggal serumah

Penjelasan Genogram: Pasien merupakan anak keenam dari tujuh bersaudara, pasien
telah memiliki istri dan 3 orang anak. Pasien sekarang
tinggal bersama istri dan anaknya.
Masalah keperawatan : Tidak ada masalah keperawatan
2. Konsep Diri
a. Citra Tubuh
Saat pengkajian, pasien mengatakan tidak ada yang dibenci pada dirinya,
pasien menerima tubuhnya apa adanya.
b. Identitas Diri
Saat pengkajian, pasien mampu menyebutkan nama lengkap, nama panggilan,
jenis kelamin, asal, pasien juga mampu menyebutkan umur.
c. Peran
Pasien sudah menikah, pasien sudah tidak bekerja karena merasa sudah tua
dan perlu istirahat. Tidak ada peran ganda pada pasien dan tidak ada konflik
dalam peran yang dijalani pasien.
d. Ideal Diri
Pasien mengatakan tidak ingin menjadi apapun. Ia bersyukur dengan
keadaannya yang sekarang. Pasien juga mengatakan tidak ada keinginannya
yang belum terpenuhi.
e. Harga Diri
Pasien tidak merasa malu dan biasa berhubungan/berinteraksi dengan
lingkungan dan orang lain.walaupun sudah tua
Masalah keperawatan
3. Hubungan Sosial
a. Orang yang berarti

: Tidak ada masalah keperawatan

Pasien mengatakan orang yang berarti baginya yaitu istri dan anak-anaknya.
b. Peran serta dalam kegiatan kelompok/masyarakat
Pasien tidak ada masalah dalam kegiatan kelompok/masyarakat.
c. Hambatan dalam berhubungan dengan orang lain
Pasien mengatakan, tidak ada hambatan dalam berhubungan dengan orang
lain. Pasien dapat bersosialisasi dengan semua orang.
Masalah Keperawatan

: Tidak ada masalah keperawatan

4. Spiritual
a. Nilai dan Keyakinan
Pasien beragama Islam bersama keluarganya. Pasien mengatakan, pasien
percaya dengan adanya Allah.
b. Kegiatan Ibadah
Pasien mengatakan, biasa beribadah setiap hari. Saat sakit pasien hanya
beribadah di tempat tidur saja.
Masalah keperawatan
F.

: Tidak ada masalah keperawatan

Status Mental
1. Penampilan
Rapi
Tidak Rapi

Penggunaan pakaian tidak sesuai

Cara pakaian tidak seperti biasanya


Jelaskan : Anak pasien mengatakan kalau pasien hanya diseka saja dari luar dan
tidak mandi bersih. Penampilan pasien tidak rapi. Rambut pasien
tampak tidak disisir.
Masalah keperawatan : Defisit Perawatan Diri
2. Pembicaraan
Cepat

Apatis

Kasar

Lambat

Gagap

Membisu

Inkoherensi

Tidak mampu memulai pembicaraan

Jelaskan : Saat melakukan pembicaraan, kata-kata pasien terdengar pelan, lambat,

dan masih jelas.


Masalah keperawatan : Tidak ada masalah keperawatan
3. Aktivitas motorik
Lesu

Gelisah

Tik

Tremor

Tegang

Agitasi

Grimasem Kompulsif

Tenang

Jelaskan : Saat pengkajian, pasien tampak lesu. Pasien mau menjawab apa yang
ditanyakan oleh perawat.
Masalah keperawatan : Tidak ada masalah keperawatan
4. Alam perasaan
Sedih

Putus Asa Gembira berlebihan

Ketakutan

Khawatir

Jelaskan : Pasien mengatakan merasa cemas dengan keadaannya, pasien


mengatakan khawatir dengan penyakitnya dan operasi yang akan
dijalani.
Masalah keperawatan : Kecemasan/Ansietas.
5. Afek/ emosi
Datar

Tumpul

Labil

Tidak sesuai

Jelaskan : Saat pengkajian, tidak ada tanda-tanda pasien emosi. Pasien


menyerahkan semuanya kepada tuhan dan tetap bersabar dengan
keadaan yang dialami
Masalah keperawatan : Tidak ada masalah keperawatan
6. Interaksi selama wawancara
Bermusuhan

Mudah tersinggung

Kontak mata kurang

Curiga

Defensif

Kooperatif
Tidak kooperatif

Jelaskan : Saat pengkajian, pasien sangat kooperatif. Pasien mampu menjawab


semua pertanyaan, pasien berjanji untuk mengikuti saran yang
diberikan perawat
Masalah keperawatan : Tidak ada masalah keperawatan

7. Persepsi
Pendengaran

Pengelihatan

Pengecapan

Penghidu

Perabaan

Jelaskan : Pasien mengatakan tidak ada persepsi yang salah pada pendengaran,
pengelihatan, perabaan, pengecap, dan pengidu yang dimiliki pasien,
semuanyaa dalam keadaan normal.
Masalah keperawatan : Tidak ada masalah keperawatan
8. Proses pikir
Sirkumstansial

Tangensial

Kehilangan asosiasi

Flight of ideas

Blocking

Pengulangan pembicaraan/ preservarasi

Logis

Jelaskan : Tidak ada masalah pada proses fikir pasien. Proses pikir pasien logis,
pasien menjawab dengan spontan, dan pasien menyadari masih dirawat
di rumah sakit.
Masalah keperawatan : Tidak ada masalah keperawatan
9. Isi pikir
Obsesi

Hipokondria

Ide yang terkait

Phobia

Depersonalisasi

Pikiran magis

Waham
Agama

Somatik Kebesaran Curiga

Nihilistik

Sisip piker

Siar piker Kontrol piker

Jelaskan : Pasien tidak mengalami gangguan isi pikir baik obsesi, fobia, tidak ada
anggapan bahwa adanya gangguan pada organ tubuh yang sebenarnya
tidak ada, tidak ada pikiran magis maupun depersonalisasi.
Masalah keperawatan : Tidak ada masalah keperawatan
10. Tingkat kesadaran
Bingung

Sedasi

Stupor

Tempat

Orang

Disorientasi:
Waktu

Jelaskan : Saat pengkajian, pasien tidak terlihat bingung. Pasien tau waktu

tanggal bulan tahun sekarang, tempat ia berada sekarang dan orang


yang diajaknya berbicara.
Masalah keperawatan : Tidak ada masalah keperawatan
11. Memori
Gangguan daya ingat jangka panjang Gangguan daya ingat jangka pendek
Gangguan daya ingat saat ini

Konfabulasi

Jelaskan : Pasien tidak mengalami gangguan daya ingat baik jangka panjang,
jangka pendek maupun saat ini. Pasien mengingat dirinya sekarang
sedang berada di rumah sakit.
Masalah keperawatan : Tidak ada masalah keperawatan
12. Tingkat konsentrasi dan berhitung
Mudah beralih

Tidak mampu berkonsentrasi

Tidak mampu berhitung sederhana


Jelaskan : Pasien tidak mengalami gangguan pada tingkat konsentrasi dan
berhitung. Pasien dapat menjawab pertanyaan berhitung dengan
benar. Saat ditanya 2 + 2. Pasien menjawab 4.
Masalah keperawatan : Tidak ada masalah keperawatan
13. Kemampuan penilaian
Gangguan ringan

Gangguan bermakna

Jelaskan : Pasien tidak mengalami gangguan pada kemampuan penilaian, Jadi


pasien mampu dalam mengambil suatu keputusan. Saat ditanya,
makan dulu atau cuci tangan terlebih dahulu, pasien menjawab cuci
tangan terlenih dahulu.
Masalah keperawatan : Tidak ada masalah keperawatan
14. Daya tilik diri
Mengingkari penyakit yang diderita Menyalahkan hal-hal di luar dirinya
Jelaskan : Pasien tidak mengingkari penyakit yang sedang dideritanya. Pasien
juga tidak menyalahkan hal-hal diluar dirinya. Pasien sudah
menyerahkan semuanya kepada Tuhan.
Masalah keperawatan : Tidak ada masalah keperawatan

G. Kebutuhan Persiapan Pulang


1. Kemampuan pasien memenuhi/menyediakan kebutuhan :
a. Makan : Mandiri Bantuan total
b. Keamanan : Mandiri Bantuan total
c. Tempat tinggal : Mandiri Bantuan total
d. Perawatan kesehatan : Mandiri Bantuan total
e. Berpakian / berhias: Mandiri Bantuan total
f. Transportasi : Mandiri Bantuan total
g. Uang : Mandiri Bantuan total
2. Kegiatan hidup sehari-hari
a. Perawatan diri : Mandiri Bantuan
b. Nutrisi :
-

Apakah anda puas dengan pola makan : ya tidak

Apakah anda memisahkan diri : ya tidak

Frekwensi makan perhari : 3 kali sehari

Frekwensi kudapan perhari : 2 kali sehari

Nafsu makan : Baik

BB : 55 kg

Diet khusus : Rendah Gula

c. Tidur
: ya tidak

Apakah ada masalah?

Apakah anda merasa segera setelah bangun tidur? : ya tidak

Apakah ada kebiasaan tidur siang : ya tidak

Apa ada yang menolong anda untuk tidur? ya tidak

Waktu tidur malam : Pukul 21.00 WITA

3. Kemampuan pasien dalam


a.

Mengantisipasi kebutuhan sendiri? : ya tidak

b. Membuat keputusan berdasarkan keinginan sendiri : ya tidak

c.

Mengatur penggunaan obat? :

ya tidak

d. Melakukan pemeriksaan kesehatan (Follow up) : ya tidak


4. Pasien memiliki sistem pendukung
Keluarga : ya tidak

Teman Sejawat : ya tidak

Profesional/terapis : ya tidak

Kelompok social :

ya

tidak
5. Apakah pasien menikmati saat bekerja, kegiatan yang menghasilkan atau hobi :
ya tidak
Masalah keperawatan : Tidak ada masalah keperawatan
H. Mekanisme Koping
Adaptif

Maladaptif

Bicara dengan orang lain

Minum alcohol

Mampu menyelesaikan masalah

Relaksaksi lambat berlebih

Teknik relakasi

Berkerja berlebihan

Aktivitas konstruktif

Menghindar

Olahraga

Mencederai diri

Lainnya

Lainnya

Alasan : Menurut pasien cara menyelesaikan masalah yaitu dengan menceritakan


masalahnya pada keluarganya dan orang orang terdekat dengan begitu
beban yang dirasakan dapat berkurang. Di rumah sakit pasien biasa
mengobrol dengan keluarga untuk mengalihkan kecemasannya.
Masalah keperawatan : Tidak ada masalah keperawatan
I. Masalah Psikososial dan Lingkungan
Masalah dengan dukungan kelompok :
Pasien tidak memiliki masalah dengan keluarganya. Pasien mengatakan keluarganya
sangat mendukung kesembuhan pasien.
Masalah dengan Lingkungan :
Pasien mengatakan biasa bersosialisasi dengan lingkungan.
Masalah dengan pendidikan :

Pasien mengatakan pernah mengikuti pendidikan sampai SD.


Masalah dengan Pekerjaan :
Pasien mengatakan sekarang sudah tidak bekerja, pasien pernah bekerja sebagai
petani. Pasien mengatakan tidak ada masalah dengan pekerjaannya.
Masalah dengan perumahan :
Pasien mengatakan tidak memiliki masalah dengan perumahan. Keluarga
mengatakan kalau pasien tidak memiliki masalah dengan anggota keluarga di rumah.
Masalah dengan ekonomi:
Keluarga mengatakan pasien saat ini tidak bekerja.Yang memberikan bantuan
tambahan perekonomian keluarga saat ini adalah anak-anak pasien, penghasilan yang
didapat cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Masalah dengan pelayanan kesehatan :
Terdapat sebuah Puskesmas Pembantu di dekat rumah pasien. Pasien tidak memiliki
masalah dengan pelayanan kesehatan. Keluarga juga mengatakan tidak memiliki
masalah dengan pelayanan kesehatan.
J. Pengetahuan Kurang Tentang :
Penyakit jiwa
Faktor presipitasi
Koping
Lainnya
Sistem pendukung
Penyakit fisik
Obat-obatan
Masalah keperawatan : Tidak ada masalah keperawatan
K. Aspek Medik
- Diagnosa medik : Obs. Hiperglikemia, DM Type II, DF Grade I-II
- Diagnosis multiaxial : L. DAFTAR MASALAH KEPERAWATAN
Data

Masalah Keperawatan
Kecemasan / ansietas

Subjektif :
-

Pasien mengatakan merasa cemas


dengan
mengatakan

keadaannya,

pasien

khawatir

dengan

penyakitnya dan operasi yang akan


dijalani.
Obyektif :
-

Pasien tampak khawatir

Raut wajah pasien lesu

Pasien tampak bertanya tanya

tentang penyakitnya
Subjektif :
- Pasien mengeluh merasa pusing dan

Intoleransi aktivitas

badannya masih terasa lemas.


Objektif :
- Pasien tampak lemah, ADL pasien
tampak dibantu oleh keluarga, seperti
mandi, toileting dan berpakaian.
Subjektif :
- Anak pasien mengatakan kalau

Defisit Perawatan Diri

pasien hanya diseka saja dari luar


dan tidak mandi bersih
Objektif :
- Penampilan pasien tampak tidak rapi,
rambut pasien tampak tidak disisir.
II. DIAGNOSA
A. Daftar Masalah
1. Ansietas (Kecemasan)
2. Intoleransi Aktivitas
3. Defisit Perawatan Diri

B. Pohon Masalah:
Defisit Perawatan Diri

Ansietas (Kecemasan)

Masalah Utama

Intoleransi Aktivitas

Etiologi

C. Diagnosa Keperawatan
-

Ansietas (kecemasan) berhubungan dengan kurang pengetahuan tentang penyakit

(tindakan operasi) ditandai dengan pasien mengatakan merasa cemas dengan


keadaannya, pasien mengatakan khawatir dengan penyakitnya dan operasi yang akan
dijalani, pasien tampak khawatir, raut wajah pasien lesu, pasien tampak bertanya
tanya tentang penyakitnya.
III. RENCANA TINDAKAN KEPERAWATAN
No.

Dx

Dx
I.

Keperawatan
Ansietas

TUM :

(Kecemasan)

Klien

Perencanaan
Kriteria Evaluasi

Tujuan

merasa

Setelah 1 X 15 menit 1. Bina


tidak interaksi,

klien

cemas menunjukkan tanda-

lagi .

dapat

saling

percaya

dengan

menerapkan

prinsip

komunikasi terapeutik.

perawat:

a. Sapa
cerah,

tersenyum

membina

Mau berkenalan

hubungan saling

Ada kontak mata

percaya

hubungan

tanda percaya kepada


Wajah

TUK 1 :
Klien

Intervensi

klien

ramah

baik

menceritakan
perasaan

verbal

maupun nonverbal
b. Perkenalkan diri secara
sopan
c. Tanyakan

Bersedia

dengan

nama

lengkap klien dan nama


panggilan yang di sukai
klien

Bersedia
mengungkapkan
masalahnya

d. Jelaskan

tujuan

pertemuan
e. Jujur

dan

menepati

janji
f. Tunjukkan sikap empati
dan menerima klien apa
adanya
TUK 2 : klien
dapat
mempertahankan
kontak mata dan
mampu

Setelah 2 X 15 menit
interaksi, klien dapat
mengungkapkan rasa
cemasnya

dengan

a. Bina hubungan saling


percaya

terapeutik,

perkenalan

diri,

jelaskan

lingkungan

salam
tujuan,
yang

mengurangi rasa cara :


cemasnya .

terapeutik,
Melakukan

kontak mata
-

yang jelas.
b. Dorong

dan

beri

Bersedia

kesempatan klien untuk

menceritakan

mengungkapkan

perasaannya

perasaannya.

secara jujur
-

kontrak

c. Dengarkan

Wajah tenang

ungkapan

klien dengan empati.


d. Beri

reinforcement

yang

positif

atas

kemampuan

klien

mengungkapkan
perasannya.
e. Beri

pengetahuan

terhadap

pasien

mengenai penyakitnya
f. Latih

klien

untuk

melakukan

teknik

pernafasan dalam
a. Bina hubungan saling

TUK 3: klien
dapat

Setelah 2 X 15 menit

salam

terapeutik,

perkenalan

mengurangi

pasien

rasa cemas dan

mengurangi

rasa

diri,

mengetahui

cemasnya

dan

lingkungan

yang

cara-

mengetahui

cara-

terapeutik,

kontrak

cara

mampu

percaya

mengurangi

cara

cemasnya.

menguranginya

tujuan,

yang jelas.

dengan criteria :
- pasien tetap kontak
mata
-Pasien

jelaskan

b.

Latih kembali teknik


nafas

dalam

untuk

mengurangi rasa cemas


klien.

mampu

mengatakan
kecemasannya

c. Beri pujian bila klien


mau

mencoba

untuk

- Bisa
mempraktekkan

melakukan nafas dalam


d. Suruh

pasien

cara

mengulangi penjelasan

menanggulanginya.

dari

perawat

yang

diberitahu kemarin
e. Dengarkan

ungkapan

klien dengan empati.


f. Motivasi

klien

agar

mempertahankan
kontak

mata

saat

berbicara
g. Beri pujian bila klien
mau

mencoba

melakukannya
2. Berikan

HE

tindakan
3. Berikan
kolaboratif

prosedur
tindakan

IV. IMPLEMENTASI

No.
1

Hari/Tgl/

No.

Jam
TUK
Kamis, 20
1

Tindakan keperawatan

Respon pasien

Selamat pagi pak

Selamat pagi

Nopember
2014

Nama saya Rina, nama Bapak siapa? Nama saya HM, biasanya saya dipanggil Pak

Pukul

Bapak senang dipanggil siapa?

Apa yang adik rasakan saat ini?

Saya merasa cemas dengan keadaan saya, saya

09.00
09.15

WITA

merasa khawatir dengan penyakit ini dan operasi


yang akan saya jalani.
Baiklah pak, Saya di sini setiap hari dari Saya mau berbicara 15 menit saja
hari ini sampai dengan hari kamis depan
pada pukul 13.30-19.30 WITA untuk
merawat

bapak.

Bagaimana

kalau

sekarang bapak bercerita kepada saya


tentang keadaan bapak saat ini? Untuk
menceritakan hal tersebut, bapak mau
berapa lama? Kita berbicara dimana?
Tadi bapak sudah menyebutkan nama Usia saya 65 tahun

Paraf

dan panggilan, usia bapak sekarang


berapa?
Bapak tinggal bersama siapa dirumah?

Saya tinggal bersama keluarga saya, istri dan anak


saya

Setiap harinya bapak bekerja apa?

Saya sudah tidak bekerja, dulu saya bekerja


sebagai petani

Boleh saya tahu hobi bapak? Bagaimana

Hobi saya menonton TV berkumpul bersama

kalau sekarang kita bercerita tentang hobi keluarga


bapak?
Wah Bagus sekali bapak mau bercerita Bisa saat berkumpul dengan keluarga namun
tentang apa yang bapak sukai, menurut untuk menonton TV tidak bisa
bapak apakah hobi bapak masih bisa
dilakukan disini?
Nah, sekarang coba bapak bercerita Saya merasa lemas dan juga khawatir dengan
tentang perasaan bapak saat ini?

keadaan saya ini, saya khawatir dengan operasi


yang akan saya jalani dan kata dokter saya akan
diamputasi, jadi saya khawatir dengan hasilnya
nanti

Sudah berapa lama bapak merasakan Sejak diberi tahu oleh dokter
cemas terhadap operasi yang akan bapak
jalani?
Apa yang biasa bapak lakukan kalau Biasanya
sedang cemas?
Kalau

punya

saya

dan

menggobrol dengan keluarga


perasaan

yang

tidak Iya sus

menyenangkan, bapak bisa menceritakan


kepada orang lain yang bapak percayai
agar bapak tidak merasa cemas
Bapak supaya cepat sembuh tidak boleh Iya, Baiklah
memendam

diam

kecemasan

sendiri,

ajak

keluarga bapak disebelah bercerita atau


ajak saya bercerita.
Baiklah pak kita sudah berbicara selama Ya suster
15 menit, besok kita berbincang-bincang
lagi bagaimana? Apakah bapak bersedia?

terkadang

juga

Besok untuk mengurangi rasa lemas dan Iya suster


cemas bapak saya akan melatih bapak
untuk melakukan relaksasi, apakah bapak
bersedia?
Kalau begitu sekarang saya permisi Iya sama-sama suster
2

Jumat, 21

2,3

terimakasih
Selamat sore pak H

Selamat sore suster

Nopember
2014

Nah, sekarang saya akan menunjukkan Baiklah

Pk. 15.00

satu cara untuk mengurangi rasa cemas

bapak, sesuai dengan janji saya kemarin

15.15

WITA

Cara ini akan berhasil jika bapak mau


mencoba dan berlatih setiap hari.
Apakah bapak mau berlatih? Bagus. Iya saya mau berlatih suster
Sekarang akan saya tunjukkan caranya.
Ini namanya teknik nafas dalam. Caranya Iya
sangat sederhana, saya yakin bapak pasti
bisa melakukannya. Kita coba ya bapak.

Apakah bapak masih merasa lemas? Masih


Kalau bapak masih merasa lemas, bapak Sudah
cukup melakukannya dengan tiduran saja Bisa Sus
supaya lebih nyaman. Sudah nyaman pak?
Bagus. Mari kita lanjutkan. Sekarang
pusatkan perhatian bapak pada udara yang
keluar masuk melalui hidung bapak
sambil mulutnya ditutup, matanya juga
ditutup ya pak biar lebih fokus. Tarik
nafasnya, tahan 3, 2, 1, hembuskan. Bisa
pak? Bagus. Nah sekarang coba ulangi
ya.
Wah Bagus, bapak sudah bisa. Sekarang
mari kita lakukan bersama-sama. Tarik
nafas, tahan, hembuskan. Ulangi lagi ya
pak. Sekarang tahan nafasnya lebih lama,
siap, mulai, tarik, tahan, hembuskan.
Bagus.
Setelah kita latihan tadi, bagaimana Perasaan saya sedikit tenang
perasaan bapak?

Nah.Ini sudah 15 menit, jadi kita Iya suster, Terimakasih


cukupkan sampai disini dulu pembicaraan
kita

karena

waktunya

sudah

habis.

Sekarang bapak bisa istirahat. Kalau nanti


ada

yang

ditanyakan

ingin
kepada

diceritakan
saya

bapak

atau
bisa

langsung sampaikan saat kita bertemu


lagi.

V. EVALUASI
Hari/tanggal/jam
Jumat,

21

Diagnosa

Evaluasi

Keperawatan
Ansietas (Kecemasan)

S : Pasien mengatakan sudah merasa

Nopember 2014

nyaman

setelah

Pk 15.15 WITA

relaksasi

nafas

diajarkan
dalam,

dan

teknik
rasa

cemasnya sudah berkurang karena


sudah dijelaskan mengenai operasinya
oleh dokter, pasien mengatakan mulai
bisa menerima keadaannya.
O

: Pasien tampak kooperatif, tampak


tenang dan nyaman

A : TUK 1 , 2, 3 tercapai
P : Pertahankan kondisi pasien.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN HM


DENGAN ANSIETAS (KECEMASAN) DI
RUANG A RSUD KLUNGKUNG PADA
TANGGAL 20 21 NOPEMBER 2014

OLEH :

OLEH
NI KADEK RINA SUMAWATI
PO71 20012054
III.2 REGULER

KEMENTERIAN KESEHATAN R.I.


POLITEKNIK KESEHATAN DENPASAR
JURUSAN KEPERAWATAN
2014
Mengetahui,

Klungkung, November 2014

Pembimbing Praktek

Mahasiswa

Ida Bagus Rai Hartawan, Amd. Kep

Ni Kadek Rina Sumawati

NIP. 197703141996031002

NIM. PO7120012054

Mengetahui,
Pembimbing Akademik

I Nengah Sumirta, SST., S.Kep. Ns., M.Kes


NIP. 196502251986031002