Anda di halaman 1dari 51

Course : Pengantar Akuntansi (1507PAK09)

online.uwin.ac.id
Bachelor in Economics (S.E): Manajemen

UWIN eLearning Program

Session Topic : Neraca Lajur


Course: Pengantar Akuntansi
By Wrin B. Djamaludin, SE, MBA, M.Ak

Content

Part 1

Neraca Lajur

Part 2

Contoh Soal

Part 3

Jurnal Khusus

Part 4

Jurnal Umum

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK09-

Hal 3

Part1: Neraca Lajur

Neraca Lajur: Pengantar

Sebagaimana perusahaan Jasa,


sebelum menyusun laporan keuangan secara manual,
dapat digunakan alat bantu utk menyusun laporan keuangan yg
disebut Neraca Lajur.
Penyusunan neraca lajur sama sekali bukan keharusan bagi akuntan.
Neraca lajur hanya merupakan alat bantu bagi akuntan utk
memudahkan proses penyusunan laporan keuangan suatu perusahaan.
Seperti dalam perusahaan Jasa,
neraca lajur perusahaan dagang dapat mempergunakan,
1. 10 kolom + 1 atau
2. 12 kolom + 1.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK09-

Hal 5

Neraca Lajur: Pengantar (Lanjut)

Tidak banyak bedanya dgn perusahaan jasa, kolom ke,


a. 1 & 2 berisi daftar saldo yg belum disesuaikan.
b. 3 & 4 berisi penyesuaian beberapa transaksi yg tepat.
c. 5 & 6 berisi daftar saldo yg telah disesuaikan.
d. 7 & 8 berisi laporan laba rugi.
e. 9 & 10 berisi laporan perubahan ekuitas. Sementara,
f. 11 & 12 berisi laporan posisi keuangan.
Contoh berikut,
dapat memperjelas pemahaman tentang teknik penyusunan laporan
posisi keuangan lajur dalam perusahaan dagang.
Akuntan PT. Niaga Jaya (sebuah distributor Komputer) pada akhir
bulan September 2012
menyajikan laporan posisi keuangan saldo sebagai berikut:
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK09-

Hal 6

Neraca Lajur: Laporan Posisi Keuangan

Kas & Bank


Piutang Usaha
Persediaan
Perlengkapan kantor
Aset Tetap
Ak. Peny. Aset tetap
Utang usaha
Utang bank
Modal Saham
Laba Ditahan
Dividen
Penjualan
Pembelian
Beban Pemasaran
Beban Adminsitrasi & Umum
Total
Powered by HarukaEdu.com

72.000.000
80.000.000
220.000.000
26.000.000
170.000.000
34.000.000
82.000.000
200.000.000
150.000.000
51.000.000
25.000.000
310.000.000
190.000.000
25.000.000
19.000.000
827.000.000
- 1507PAK09-

827.000.000
Hal 7

Neraca Lajur: Laporan Posisi Keuangan (Lanjut)

Keterangan lain:
Pada akhir bulan September 2012,
a. Perlengkapan kantor yg tersisa sebesar
b. Persediaan barang dagang sebesar
c. Penyusutan aset tetap sebesar

Rp. 18juta
Rp. 215juta
Rp. 2.5juta

Jika berdasarkan data tersebut,


dibuat Neraca Lajur PT. Niaga Jaya per 30 September 2012,
maka akan terlihat sebagai berikut:

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK09-

Hal 8

Neraca Lajur: PT. Niaga Jaya (dalam Jutaan Rupiah)


Keterangan
Kas & Bank
Piutang Usaha
Persediaan
Perlengkapan Kantor
Aset tetap
Akumulasi Peny. Aset tetap
Utang Usaha
Utang Bank
Modal saham
Laba Ditahan (1/9)
Dividen
Penjualan
Pembelian
Beban pemasaran
Beban Adm & Umum
Beban Pemakaian
Perlengkapan
Ikhtisar Laba Rugi
Beban Peny. Aset Tetap
Laba Usaha
Total
Powered by HarukaEdu.com

Daftar Saldo

Penyesuaian

DR
72
80
220
26
170

DR

CR

CR

Saldo
disesuaikan
DR
CR

Laba Rugi
DR

CR

Posisi
Keuangan
DR
CR

34
82
200
150
51
25
310

190
25
19

827

827
- 1507PAK09-

Hal 9

Neraca Lajur: Daftar Saldo

Setelah saldo semua akun yg ada di buku besar diketahui,


saldonya lalu disusun dalam kolom daftar atau neraca saldo (kolom 1
& 2) yg ada di neraca lajur.
Daftar/nerasa saldo ini belum memperhitungkan penyesuaian atas
beberapa hal yg belum tercatat.
Jadi, daftar saldo ini merupakan daftar saldo yg hanya didasarkan
pada
saldo akun2 yg ada di buku besar yg telah dicatat & dibukukan
berdasarkan
transaksi yg telah dilakukan perusahaan selama periode tersebut.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK09-

Hal 10

Neraca Lajur: Daftar Saldo (Lanjut)

Kemudian hal2 yg belum dicatat oleh akuntan,


akan disesuaikan & dimasukkan ke dalam kolom penyesuaian (kolom
3 & 4).
Kolom ini berfungsi utk menyesuaikan akun,
a. pendapatan,
b. beban,
c. asset, &
d. kewajiban
agar sesuai dgn yg seharusnya pada periode tersebut.
Penyesuaian ini biasanya didasarkan pada data & informasi
internal yg menjadi bukti internal,
seperti bukti memorial yg dibuat oleh manajer akuntansi atau
kepala bagian akuntansi.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK09-

Hal 11

Neraca Lajur: Daftar Saldo (Lanjut)

Sebagai contoh,
Akun perlengkapan kantor sebelumnya memiliki saldo sebesar Rp.
26juta,
tetapi dari hasil stock opname diketahui bahwa pada akhir bulan
April, jumlah perlengkapan kantor tinggal Rp. 18juta
Itu berarti jumlah perlengkapan kantor yg digunakan selama
periode tersebut adalah sebesar Rp. 8juta.
Demikian pula, akun Beban Penyusutan Aset tetap pada periode
tersebut dibebankan sebesar Rp. 2.5juta,
sedangkan Persediaan barang dagang pada akhir bulan sebesar
Rp. 215juta.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK09-

Hal 12

Neraca Lajur: PT. Niaga Jaya (dalam Jutaan Rupiah)


Keterangan
Kas & Bank
Piutang Usaha
Persediaan
Perlengkapan Kantor
Aset tetap
Akumulasi Peny. Aset tetap
Utang Usaha
Utang Bank
Modal saham
Laba Ditahan (1/9)
Dividen
Penjualan
Pembelian
Beban pemasaran
Beban Adm & Umum
Beban Pemakaian
Perlengkapan
Ikhtisar Laba Rugi
Beban Peny. Aset Tetap
Laba Usaha
Total
Powered by HarukaEdu.com

Daftar Saldo

Penyesuaian

DR
72
80
220
26
170

DR

CR

215

220
8

CR

34
82
200
150
51

Saldo disesuaikan
DR
72
80
215
18
170

2.5

25

DR

CR

Posisi
Keuangan
DR
CR

36.5
82
200
150
51
25

310

310

190
25
19

190
25
19
8

827

CR

Laba Rugi

827

220
2.5

215

220
2.5

215

445.5

445.5

1.044,5

1.044,5

- 1507PAK09-

Hal 13

Part2: Contoh Soal

Contoh Soal: Neraca Lajur

Jika pada kolom berikutnya (kolom 7 & 8),


disusun laporan laba rugi dimana dihitung selisih antara penjualan &
seluruh beban yg dikeluarkan.
Selisihnya diakui sebagai laba usaha.
Saldo penjualan dimasukkan di sisi kredit sedangkan
saldo semua akun beban dimasukkan di sisi debet.
Selisih antara jumlah sisi kredit & sisi debet di akui sebagai laba
usaha periode tersebut.
Pendapatan PT. Niaga Jaya pada periode ini tercatat sebesar Rp.
310juta sedangkan,
beban yg dikeluarkan utk memperoleh penjualan mencakup beban
pokok penjualan & beban operasi.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK09-

Hal 15

Contoh Soal: Neraca Lajur (Lanjut)

Beban pokok penjualan dihitung dgn mendebet persediaan awal


sebesar Rp. 220juta &
mengkredit sebesar Rp. 215juta (dgn menggunakan akun Ikhtisar
Laba Rugi) serta
mendebet akun Pembelian sebesar Rp. 190juta.
Kemudian semua beban operasi dicatat disebelah debet, yg
mencakup beban pemasaran & beban administrasi & Umum.
Beban operasi tersebut mencakup pula beban pemakaian
perlengkapan kantor & beban penyusutan.
Jadi laba yg diperoleh sebesar Rp. 60.5juta merupakan selisih
antara penjualan & total beban yg dikeluarkan.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK09-

Hal 16

Neraca Lajur: PT. Niaga Jaya (dalam Jutaan Rupiah)


Keterangan
Kas & Bank
Piutang Usaha
Persediaan
Perlengkapan Kantor
Aset tetap
Akumulasi Peny. Aset tetap
Utang Usaha
Utang Bank
Modal saham
Laba Ditahan (1/9)
Dividen
Penjualan
Pembelian
Beban pemasaran
Beban Adm & Umum
Beban Pemakaian
Perlengkapan
Ikhtisar Laba Rugi
Beban Peny. Aset Tetap
Laba Usaha
Total
Powered by HarukaEdu.com

Daftar Saldo

Penyesuaian

DR
72
80
220
26
170

DR

CR

215

220
8

CR

34
82
200
150
51

Saldo disesuaikan
DR
72
80
215
18
170

2.5

25

DR

CR

Posisi
Keuangan
DR
CR

36.5
82
200
150
51
25

310

310

190
25
19

190
25
19
8

827

CR

Laba Rugi

827

220
2.5

215

220
2.5

445.5

445.5

1.044,5

- 1507PAK09-

310

190
25
19
8
215

220
2.5
60.5
1.044,5 525

215

525
Hal 17

Contoh Soal: Neraca Lajur (Lanjut)

a.
b.
c.

Pada kolom terakhir (kolom 9 & 10) semua akun,


Aset,
Utang &
Modal Saham
Dalam kolom daftar saldo yg disesuaikan dipindahkan ke kolom
laporan posisi keuangan.
Laba usaha yg telah diketahui dari kolom sebelumnya
lalu dipindahkan ke kolom ini disebelah kredit sebagai penambah
Saldo Laba Ditahan.
Pada saat yg sama, akun Dividen dimasukkan disisi debet sebagai
pengurang laba ditahan.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK09-

Hal 18

Neraca Lajur: PT. Niaga Jaya (dalam Jutaan Rupiah)


Keterangan
Kas & Bank
Piutang Usaha
Persediaan
Perlengkapan Kantor
Aset tetap
Akumulasi Peny. Aset tetap
Utang Usaha
Utang Bank
Modal saham
Laba Ditahan (1/9)
Dividen
Penjualan
Pembelian
Beban pemasaran
Beban Adm & Umum
Beban Pemakaian
Perlengkapan
Ikhtisar Laba Rugi
Beban Peny. Aset Tetap
Laba Usaha
Total
Powered by HarukaEdu.com

Daftar Saldo

Penyesuaian

DR
72
80
220
26
170

DR

CR

215

220
8

CR

34
82
200
150
51

Saldo disesuaikan
DR
72
80
215
18
170

2.5

25

DR

CR

36.5
82
200
150
51
25

310

310

190
25
19

190
25
19
8

8
220
2.5
827

CR

Laba Rugi

827

445.5

215

445.5

220
2.5
1.044,5

- 1507PAK09-

Posisi
Keuangan
DR
CR
72
80
215
18
170
36.5
82
200
150
51
25

310

190
25
19
8
215

220
2.5
60.5
1.044,5 525

215

525

580

60.5
580
Hal 19

Contoh Soal: Laba Rugi

Setelah neraca lajur diselesaikan,


maka berdasarkan catatan pada kolom laba rugi akuntan dapat
menyusun laporan laba rugi dgn hanya memindahkan dari neraca lajur.
Penjualan dikurangi dgn beban pokok penjualan akan menghasilkan laba
kotor.
Dan laba kotor yg diperoleh dikurangi dgn beban operasi akan
menghasilkan laba usaha sebelum pajak EBIT (Earning Before Interest &
Tax).
Beban operasi dibagi menjadi 2 kelompok besar, yaitu beban,
1. Pemasaran serta
2. Administrasi & umum.
Dalam kasus PT. Niaga Jaya, tercatat akun beban pemasaran sebesar
Rp. 25juta,
sementara beban administrasi & umum sebesar Rp. 19juta.
Disamping itu, masih tercatat beban pemakaian perlengkapan sebesar
Rp. 8juta & beban penyusutan aset tetap sebesar Rp. 2.5juta
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK09-

Hal 20

Contoh Soal: Laba Rugi (Lanjut)

Kedua beban tersebut sebenarnya masuk kelompok beban administrasi &


umum,
karena itu, keduanya ditambahkan pada saldo beban administrasi &
umum sehingga saldo beban administrasi & umum menjadi Rp. 29.5juta.

Setelah laba usaha perusahaan diketahui,


akuntan dapat membuat laporan perubahan ekuitas dimana
saldo akun Laba Ditahan/Retained Earning awal periode ditambah dgn
laba usaha yg diperoleh selama periode tersebut,
seperti yg tercatat dalam laporan laba rugi, dikurangi dgn jumlah dividen
yg dibagikan pada periode tersebut akan
menghasilkan saldo Laba Ditahan akhir periode.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK09-

Hal 21

Contoh Soal: Laba Rugi (Lanjut)

Setelah Laporan Perubahan Ekuitas selesai dibuat & diketahui saldo ekuitas
pada akhir periode tersebut,
akuntan dapat menyusun Laporan Posisi keuangan pada akhir periode
tersebut.
Pada sisi debet akan dicatat seluruh harta perusahaan, termasuk 3 jenis
persediaan yg dimiliki perusahaan.
Sementara pada sisi kredit akan dicatat seluruh,
a. Utang kepada kreditor,
b. Saldo modal saham, &
c. Saldo laba ditahan
seperti yg tercermin dalam laporan perubahan ekuitas yg telah dibuat
sebelumnya.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK09-

Hal 22

Contoh Soal: Laba Rugi (Lanjut)

PT. Niaga Jaya


Laporan Laba Rugi
Periode 1-30 September 2012
# Penjualan
# Harga Pokok Penjualan:
- Persediaan awal
- Pembelian
# Persediaan Total
- Persediaan akhir
# Beban Pokok Penjualan
# Laba Kotor
# Beban Operasi:
- Beban Pemasaran
- Beban Adm. & Umum

310.000.000
220.000.000
190.000.000 +
410.000.000
(215.000.000)
(195.000.000)
115.000.000
25.000.000
29.500.000 +
(54.500.000)
60.500.000

# Laba Usaha
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK09-

Hal 23

Contoh Soal: Laporan Perubahan Ekuitas

PT. Niaga Jaya


Laporan Perubahan Ekuitas
Periode 1-30 September 2012
Keterangan
# Saldo Awal
# Perubahan:
- Tambahan Modal
- Laba Ditahan
- Dividen
# Saldo Akhir 30 Sep 2012

Powered by HarukaEdu.com

Modal Saham Laba Ditahan


150.000.000 51.000.000
60.500.000
(25.000.000)

150.000.000

- 1507PAK09-

86.500.000

Ekuitas
201.000.000

60.500.000
(25.000.000)
236.500.000

Hal 24

Contoh Soal: Laporan Posisi Keuangan

PT. Niaga Jaya


Laporan Posisi Keuangan
Periode 30 September 2012
Kas
Piutang Usaha
Persediaan
Perlengkapan kantor
Aset Tetap
Ak. Peny. Aset Tetap
Total

Powered by HarukaEdu.com

72.000.000
80.000.000
215.000.000
18.000.000
170.000.000
(36.500.000)

Utang Usaha
Utang bank
Modal Saham
Laba Ditahan

518.500.000

- 1507PAK09-

Total

82.000.000
200.000.000
150.000.000
86.500.000

58.500.000

Hal 25

Part3: Jurnal Khusus

Jurnal Khusus: Perusahaan Dagang

Perusahaan Dagang
Defn: Perusahaan yg membeli barang dari perusahaan lain & menjualnya
kepada pihak yg membutuhkan barang tersebut.
Q: Apa fungsi perusahaan dagang?
A:
Sebagai jembatan antara konsumen yg membutuhkan suatu barang
tertentu & produsen yg membuat barang tersebut.
Dan perusahaan dagang menjualnya dalam bentuk yg sama ketika dia
membeli barang tersebut dari produsen.
Ini adalah alur transaksi dari perusahaan dagang:
Produsen

Powered by HarukaEdu.com

Pembelian

Kas Keluar

Perusahaan
Dagang

- 1507PAK09-

Penjualan

Konsumen

Kas Masuk
Hal 27

Jurnal Khusus: Perusahaan Dagang (Lanjut)

Dgn alasan efisiensi waktu & tenaga,


jurnal perusahaan dagang dapat dipilah ke dalam 4 kelompok jurnal
tersebut.
Buku jurnal yg digunakan hanyalah utk mencatat 1 jenis transaksi saja,
yaitu yg disebut dgn Jurnal Khusus.
Karena perusahaan dagang memiliki 4 transaksi yg paling tinggi
frekuensinya,
maka jurnal khusus pada perusahaan dagang dapat dibagi menjadi 4:
Jurnal Khusus,
1. Pembelian
2. Penerimaan Kas
3. Penjualan
4. Pengeluaran Kas

Aktivitas perusahaan yg tidak dapat ditampung & dicatat pada ke 4 jurnal


khusus tersebut akan ditampung dalam media yg disebut Buku Jurnal Umum.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK09-

Hal 28

Jurnal Khusus: Penjualan

Jurnal Khusus Penjualan


Defn: Buku Jurnal yg hanya digunakan utk mencatat transaksi penjualan
produk perusahaan secara kedit.
Penjualan produk perusahaan secara tunai tidak dicatat di buku jurnal ini.
Demikian pula aktivitas penjualan aset perusahaan selain produk
perusahaan tidak dapat ditampung di buku jurnal ini.

Penjualan secara kredit,


jika dicatat dgn jurnal umum dilakukan dgn mendebet akun piutang usaha
& mengkredit akun penjualan masing2 sebesar nilai transaksinya.
Berapapun nilai transaksinya selama itu penjualan kredit,
pasti akan melibatkan akun piutang usaha di sebelah debet & akun
penjualan di sebelah kredit.
Karena itu, jika frekuensi transaksinya tinggi, maka dipandang tidak efisien
menggunakan jurnal umum
utk mencatat transaksi penjualan secara kredit.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK09-

Hal 29

Jurnal Khusus: Penjualan (Lanjut)

Jurnal Khusus Penjualan


Tgl.

Keterangan

Ref

Debet
Piutang

Lain2

Penjualan secara kredit,


cukup dicantumkan dibawah kolom piutang, sesuai dgn tanggal terjadinya
transaksi, sebesar nilai transaksinya.
Posisi kolom piutang berada di bawah perkiraan debet.
Itu artinya dgn mencantumkan nilai suatu transaksi dibawah kolom ini
akuntan telah mendebet sejumlah nilai tertentu pada akun piutang.
Sementara itu, akun penjualan tidak perlu dicatat tersendiri.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK09-

Hal 30

Jurnal Khusus: Penjualan (Lanjut)

Karena Buku Jurnal tersebut merupakan buku jurnal khusus penjualan


kredit,
maka dgn mencantumkan dibawah kolom piutang dianggap telah
mencatatnya di akun penjualan juga.
Jadi, pada saat diposting ke buku besar nilainya dipindahkan ke buku
besar sekaligus pada 2 akun, yaitu akun,
1. piutang &
2. penjualan.
Contoh jurnal khusus penjualan tersebut adalah jurnal khusus penjualan utk
perusahaan yg
menggunakan metode periodik/fisik dalam aktivitas pencatatan
transaksinya.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK09-

Hal 31

Jurnal Khusus: Penerimaan Kas

Jurnal Khusus Penerimaan Kas


Perusahan dagang dapat memperoleh penerimaan dari beberapa sumber
yg terkait dgn operasi perusahaan.
Sumber penerimaan yg paling tinggi adalah dari penjualan tunai & dari
penerimaan piutang.
Selain dari kedua sumber tersebut memang masih terdapat sumber
penerimaan dari beberapa transaksi, seperti:
a. Penjualan aset tetap,
b. Pembagian dividen dari investasi jangka panjang,
c. Penjualan surat berharga
Akan tetapi,
dari manapun sumber penerimaan perusahaan & berapapun besarnya,
dalam pencatatannya akun kas akan selalu di debet sebesar yg
diterimanya &
sisi kreditnya dicatat akun yg sesuai dgn sumber penerimaan tersebut.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK09-

Hal 32

Jurnal Khusus: Penerimaan Kas (Lanjut)

Karena frekuensi transaksi penerimaan kas dalam perusahaan dagang


cukup tinggi,
maka dipandang kurang efisien jika aktivitas penerimaan kas dicatat
dibuku jurnal umum.
Frekuensi transaksi yg cukup tinggi akan mengharuskan akuntan utk
menggunakan Buku Jurnal Khusus Penerimaan Kas, yaitu
buku jurnal yg hanya digunakan utk mencatat aktivitas penerimaan kas
dari berbagi sumber penerimaan perusahaan.
Jurnal Khusus Penerimaan Kas
Tgl

Keterangan

Powered by HarukaEdu.com

Ref

Debet
Kredit
Kas
Potongan Penjualan Piutang

- 1507PAK09-

Lain2

Hal 33

Jurnal Khusus: Penerimaan Kas (Lanjut)

Buku Jurnal Khusus Penerimaan Kas dibagi menjadi 2 kelompok kolom,yaitu


1. debet &
2. kredit.
Dibawah kolom debet terdapat akun,
1. kas &
2. potongan penjualan.
Sedangkan di bawah kolom kredit terdapat akun,
1. penjualan,
2. piutang.
Jika terjadi transaksi tertentu, akuntan tinggal mencatat transaksi tersebut
di bawah kolom ng diinginkannya
sesuai nama akun yg terkait dgn transaksi tersebut.
Contoh jurnal khusus penerimaan Kas tersebut adalah jurnal khusus
penerimaan kas
utk perusahaan yg menggunakan metode periodik/fisik dalam aktivitas
pencatatan transaksinya.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK09-

Hal 34

Jurnal Khusus: Pembelian

Jurnal Khusus Pembelian


Perusahaan dagang dapat melakukan penjualan jika,
perusahaann tersebut telah membeli produk yg akan dijualnya dari
produsen atau dari supplier/pemasok lain.
Pembelian barang dagang dapat dilakukan secara tunai ataupun kredit.
Pembelian yg dilakukan secara kredit akan mengharuskan akuntan
perusahaan
mencatat transaksi tersebut disisi debet akun pembelian & disisi kredit
akun utang usaha.
Akan tetapi, jika frekuensi terjadinya transaksi cukup tinggi,
maka dapat dilakukan dgn membuat buku jurnal khusus yg mencatat
transaksi tersebut.
Buku Jurnal Pembelian
Defn: Jurnal yg hanya digunakan utk mencatat transaksi pembelian barang
dagang secara kredit.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK09-

Hal 35

Jurnal Khusus: Pembelian (Lanjut)

Buku jurnal ini,


tidak digunakan utk mencatat aktivitas pembelian,
1. Perlengkapan kantor,
2. Peralatan kantor,
3. Aset tetap,
4. Surat berharga.
Buku jurnal ini hanya digunakan utk mencatat aktivitas pembelian barang
dagang secara kredit.
Dalam Buku Jurnal Khusus Pembelian hanya terdapat kolom berisi kredit,
yaitu kolom akun Utang Usaha & Lain2.
Jika terjadi aktivitas pembelian barang dagang secara kredit,
biasanya di jurnal umum akan dicatat akun pembelian di sisi debet & akun
utang usaha di sisi kredit sebesar nilai transaksi.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK09-

Hal 36

Jurnal Khusus: Pembelian (Lanjut)

Jurnal Khusus Pembelian


Tgl.

Keterangan

Ref

Kredit
Utang

Lain2

Karena sisi debetnya selalu menggunakan akun Pembelian,


maka dalam buku jurnal ini tidak perlu lagi mencatat akun pembelian.
Jika terjadi transaksi pembelian secara kredit, cukup dimasukkan dibawah
kolom Utang usaha sebesar nilai transaksinya.
Dgn memasukkan dibawah kolom Utang itu berarti pada saat yg sama
akun Pembelian didebet sebesar nilai yg sama.
Sehingga pada saat diposting ke buku besar, nilai transaksi tersebut
dimasukkan ke akun Pembelian disisi debet &
pada saat yg sama, nilai transaksi tersebut dicatat di akun Utang Usaha di
sisi kredit.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK09-

Hal 37

Jurnal Khusus: Pembelian & Pengeluaran Kas

Contoh jurnal khusus pembelian tersebut adalah,


jurnal khusus pembelian utk perusahaan yg menggunakan metode
periodik/fisik didalam pencatatan transaksinya.
Jurnal Khusus Pengeluaran Kas
Salah satu aktivitas yg harus & selalu dilakukan perusahaan dagang adalah,
aktivitas pengeluaran kas utk berbagai alasan.
Pengeluaran kas tersebut dapat terjadi karena digunakan utk,
1. Membayar utang,
2. Melakukan pembelian secara tunai,
3. Membayar berbagai beban operasi, ataupun
4. Utk berbagai keperluan lain.
Apapun alasan pengeluaran kas tersebut, akun Kas akan dikredit sebesar
nilai transaksi &
sisi debetnya disesuaikan dgn aktivitas transaksi.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK09-

Hal 38

Jurnal Khusus: Pengeluaran Kas

Karena sisi kreditnya selalu tercatat akun Kas maka jika frekuensi tersebut
semakin tinggi perlu dibuat
jurnal khusus yg proses pencatatannya dapat lebih efisien.

Buku transaksi pengeluaran kas


Defn: Buku jurnal yg digunakan khusus utk mencatat transaksi pengeluaran
kas atas berbagai keperluan, baik pengeluaran kas utk,
1. Membayar utang,
2. Pembelian barang dagang secara tunai,
3. Membayar berbagai beban operasi, maupun
4. Utk berbagai keperluan yg ada.
Buku Jurnal Khusus Pengeluaran Kas dibagi menjadi 2 kelompok kolom.
Di bawah kelompok kolom debet terdapat beberapa kolom akun, yaitu
Akun Utang, Pembelian, Beban Operasi, & Lain2.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK09-

Hal 39

Jurnal Khusus: Pengeluaran Kas (Lanjut)

Jurnal Khusus Pengeluaran Kas


Tgl

Debet
Keterangan
Beban
Utang Pembelian
Operasi

Lain2

Kredit
Potongan
Kas
Pembelian

Sedangkan dibawah kelompok kredit terdapat beberapa akun Potongan


Pembelian & Kas.
Jika terjadi transaksi pengeluaran kas, maka tinggal dimasukkan dibawah
akun yg sesuai dgn transaksi disisi debet &
disisi kredit dimasukkan dibawah kolom kas.
Contoh jurnal khusus pengeluaran kas diatas merupakan jurnal khusus
pengeluaran kas
utk perusahaan yg menggunakan metode periodik/fisik dalam aktivitas
pencatatan transaksinya.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK09-

Hal 40

Part4: Jurnal Umum

Buku: Jurnal Umum

Buku Jurnal Umum


Berbagai aktivitas yg dilakukan perusahaan dagang,
tidak semuanya dapat ditampung dalam keempat jurnal khusus tersebut.
Terdapat beberapa aktivitas yg memerlukan media tersendiri utk
mencatatnya, seperti:
1. Pencatatan beban penyusutan aset tetap,
2. Pembelian peralatan kantor secara kredit,
3. Pembelian perlengkapan kantor secara kredit.
Transaksi semacam itu tidak dapat ditampung di jurnal khusus.
Transaksi tersebut harus dicatat di Buku Jurnal Umum.
Buku Jurnal Umum
Defn: Buku jurnal yg digunakan utk mencatat berbagai transaksi perusahaan
dagang yg tidak dapat ditampung di ke 4 buku jurnal khusus.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK09-

Hal 42

Buku: Jurnal Umum (Lanjut)

Contoh soal berikut mungkin dapat digunakan utk memperjelas pemanfaatan


buku jurnal khusus dalam mencatat transaksi perusahaan dagang.
PT. Niaga Jaya adalah distributor kalkulator yg berlokasi di Jakarta.
Perusahaan ini menggunakan metode periodik dalam mencatat
transaksinya.
Transaksi yg dilakukan perusahaan ini dicatat di buku jurnal khusus.
Berikut adalah transaksi perusahaan tersebut di bulan Februari 2012:
3/2 Menerima pelunasan piutang dari Toko Mifasol sebesar Rp. 12.5juta
4/2 Menjual barang dagang secara tunai ke Toko ABC seharga Rp. 35juta
dgn potongan tunai sebesar Rp. 1juta.
6/2 Membayar utang usaha ke PT. BB sebesar Rp. 4juta.
7/2 Membeli barang dagang secara tunai seharga Rp. 25juta dgn
potongan tunai sebesar Rp. 1juta
8/2 Membayar beban telepon sebesar Rp. 1.5juta tunai.
9/2 Membagikan dividen tunai sebesar Rp. 9juta.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK09-

Hal 43

Buku: Jurnal Umum (Lanjut)

11/2 Membeli barang dagang secara kredit seharga Rp. 25juta dari PT.
Jaya Makmur.
12/2 Membeli barang dagang secara kredit seharga Rp. 27juta dari PT.
Roda Niaga.
15/2 Menjual barang dagang secara kredit kepada Toko Toko DoReMi
seharga Rp. 29juta.
16/2 Menjual barang dagang secara kredit kepada Toko Siswa seharga
Rp. 22juta.
18/2 Membeli peralatan kantor secara kredit dari took Ateka seharga Rp.
19juta.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK09-

Hal 44

Jurnal Khusus: Penjualan (dalam Ribuan Rupiah)

Jika transaksi tersebut dicatat dibuku jurnal khusus,


akan terlihat sekumpulan buku jurnal khusus sebagai berikut:
Jurnal Khusus Penjualan
2012
Keterangan
Tgl/bln.
15/2 Penjualan kredit ke toko DoReMi
16/2 Penjualan kredit ke toko Siswa

Ref

Debet
Piutang
Lain2
29.000
22.000

Transaksi tanggal 15 & 16 Februari merupakan transaksi penjualan kredit,


sehingga dicatat di buku jurnal khusus penjualan.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK09-

Hal 45

Jurnal Khusus: Peneriman Kas (dalam Ribuan Rupiah)

Jurnal Khusus Penerimaan


2012
Keterangan
Tgl/bln
3/2
Toko Mifasol
4/2
Toko ABC

Debet
Kredit
Ref
Kas Potongan Penjualan Piutang Lain2
12.500
12.500
34.000
1.000
35.000

Transaksi tanggal 3 & 4 Februari adalah transaksi penerimaan kas yg


berasal dari penerimaan piutang pelanggan & penjualan tunai dgn
potongan penjualan.
Karena itu, kedua transaksi ini dicatat di buku jurnal khusus penerimaan kas.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK09-

Hal 46

Jurnal Khusus: Pembelian (dalam Ribuan Rupiah)

Jurnal Khusus Pembelian


2012
Keterangan
Tgl/bln
11/2 Pembelian kredit dari PT. Jaya Makmur
12/2 Pembelian kredit dari PT. Roda Niaga

Ref

Debet
Utang
Lain2
25.000
27.000

Transaksi tanggal 11 & 12 Februari jelas merupakan transaksi pembelian


kredit,
sehingga dicatat di jurnal khusus pembelian.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK09-

Hal 47

Jurnal Khusus: Pengeluaran Kas (dalam Ribuan Rupiah)

Jurnal Khusus Pengeluaran Kas


Debet

Kredit

2012 Keterangan
Pembelia Beban
Utang
Lain2
n
Operasi
Tgl
6/2 Pelunasan
4.000
7/2 Pembelian tunai
25.000
8/2 Beban Telepon

1.500

9/2 Dividen

Potongan
tunai

1.000

Kas

4.000
24.000
1.500

9.000

9.000

Sedangkan transaksi tanggal 6, 7, 8, & 9 Februari dicatat di buku jurnal


khusus pengeluaran kas,
karena merupakan aktivitas pembayaran utang usaha, pembelian tunai
barang dagang, pembayaran beban telepon & pembayaran dividen.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK09-

Hal 48

Jurnal Khusus: Jurnal Umum (dalam Ribuan Rupiah)

Jurnal Umum
2012/Tgl
Keterangan
18 Feb Peralatan Kantor
Utang Usaha

Ref

Debet
19.000

Kredit

19.000

Posting
Jika sebuah perusahaan memutuskan,
utk menggunakan jurnal khusus dalam pencatatannya, maka proses
postingnya akan jauh lebih mudah dilakukan & lebih efisien.
Posting ke buku besar,
1. Tidak perlu dilakukan jurnal demi jurnal yg terdapat dalam buku jurnal.
2. Dapat dilakukan hanya dgn memindahkan jumlah setiap kolom yg ada di
jurnal khusus ke buku besar perusahaan.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK09-

Hal 49

Jurnal Khusus: Posting

Penjumlahannya dapat dilakukan,


per-halaman jurnal khusus, per-minggu, atau per-bulan.
Setelah dilakukan penjumlahan, angka hasil penjumlahan itulah yg
diposting ke buku besar sesuai dgn akun masing2.
Dgn cara tersebut, frekuensi posting tidak akan terlalu banyak & jauh
lebih efisien.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK09-

Hal 50

Course : Pengantar Akuntansi (1507PAK09)

online.uwin.ac.id
Associate Partners :
Powered
by HarukaEdu.com
Powered
by HarukaEdu.com

- 1507PAK09-

Hal 51