Anda di halaman 1dari 3

RESUME KASUS BEDAH COLOPEXY

ROTASI INTERNA HEWAN KECIL


Yang dilaksanakan di
RUMAH SAKIT HEWAN JAKARTA (RSHJ)

OLEH :
CANDRA LUQMANA, S.KH
140130100111010

PENDIDIKAN PROFESI DOKTER HEWAN


FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2015

Anamnesa
Pada tanggal 18 mei 2015 seekor kucing persia betina steril bernama nakal datang
bersama pemiliknya Dr Suci ke Rumah Sakit Hewan Jakarta (RSHJ). Klien mengeluhkan
adanya tonjolan berwarna merah dari anus nakal. Kucing nakal memiliki riwayat prolaps ani
yang berulang dimana sebelumnya sudah 3x dilakukan reposisi anus. Pada pemeriksaan
lanjutan didapatkan data berat badan 3,1 kg suhu tubuh 38oC, tidak terdapat discharge pada
hidung serta mulut, auskultasi jantung dan paru-paru normal.
Pemeriksaan penunjang
Pemeriksaan dilakukan dengan mengambil sempel darah kucing nakal untuk
pemeriksaan qbc, albumin dan feses natif
Prosedur pembedahan colopexy
1. Dilakukan premedikasi dengan induksi zoletil
2. Diposisikan hewan rebah dorsoventral
3. Dilakukan pencukuran rambut pada sekitar bidang incisi (umbilicus sampai puting
paling caudal)
4. Dilakukan anastesi inhalasi menggunakan isofluran
5. Dilakukan desinfeksi pada titik sekitar incisi menggunakan betadin
6. Dilakukan pemasangan drape dan fiksasi dengan towel clamp
7. Dilakukan incisi pada kulit dan musculus pada linea alba dengan menggunakan
scalpel
8. Dilakukan fiksasi colon dan retraksi colon dari dalam rongga abdomen
9. Dilakukan incisi serosa colon 1 cm
10. Dilakukan incisi fascia musculus abdomen 1 cm
11. Dilakukan penjahitan antara serosa colon dan fascia musculus abdomen dengan
menggunakan benang polyglactin 4.0 menggunakan tipe jahitan terputus sederhana
12. Dilakukan reposisi kembali letak colon
13. Dilakukan penjahitan musculus abdomen dengan menggunakan benang polyglactin
2.0 menggunakan tipe jahitan terputus sederhana
14. Dilakukan penjahitan subcutan dengan menggunakan benang catgut chromik 3.0
dengan tipe jahitan terputus sederhana
15. Dilakukan penjahitan intredermal dengan menggunakan benang catgut chromik 3.0
dengan tipe jahitan cushing
16. Diberikan salep betadin pada luka incisi

17. Dilakukan bandage pada luka


Post operasi
1. Diberikan antibiotik dan infus asering (2 hari)
2. Diberikan diet basah
3. Dimonitoring makan, minum, feses serta urin
4. Dilakukan monitoring luka setiap hari (ganti bandage)