Anda di halaman 1dari 11

MANUAL

WELDING & INSTALLATION PROCEDURES


FOR THE PE100 PIPELINES
BUTT FUSION
UmumPenyambungan butt-fusion adalah
proses termofusi yang melibatkan
pemanasan secara bersama di kedua ujung
pipa yang akan disambung sampai kondisi
leleh tercapai pada kedua ujungnya. Lalu
kedua ujung pipa digabung pada tekanan
tertentu untuk sambungan yang senyawa.
Hasil penyambungan pipa harus tahan
terhadap gaya tarik dan mempunyai
kekuatan yang sebanding dengan pipa.
Metode
penyambungan
jenis
ini
membutuhkan plat pemanas elektrik untuk
dapat mencapai suatu temperatur tertentu
yang digunakan untuk jenis pipa dari
bahan PE 80 dan PE 100 untuk ukuran 90
mm ke atas dengan SDR yang sama.

General
Butt fusion jointing is a thermofusion
process which involves the simultaneous
heating of the ends of two components
which are to be joined until a melt state
is attained on each contact surface. The
two surfaces are then brought together
under controlled pressure for specific
cooling time and homogeneous fusion is
formed upon cooling.
The resultant joint is a resistant to end
thrust and has comparable performance
under pressure to the pipe.
This method of jointing requires an
electrically heated plate to raise the
temperature and is used for both PE 80
and PE 100 grades of material for pipe
of size 90 mm and above of the same
Standard Dimension Ratio (SDR).

PENYAMBUNGAN BUTT FUSION


PERALATAN
Generator
digunakan
untuk
mengalirkan daya listrik kepada plat
pemanas, pemotong dan pompa
hidrolik.
Mesin butt-fusion dilengkapi dengan
pengencang pipa, pemotong atau
penyayat, plat pemanas, pompa
hidrolik dan pengatur waktu.
Roda penyangga pipa
Tenda pengelasan

BUTT FUSION JOINTING


EQUIPMENT
Generator to supply the heater plate,
trimmer and hydraulic pump.
Butt-fusion machine fitted with the
correct size clamp shells, trimmer,
heater plate,hydraulic pump and
timer.
Pipe support rollers
Welding tent

BUTT FUSION WELDING

MANUAL

WELDING & INSTALLATION PROCEDURES


FOR THE PE100 PIPELINES

Cleaning material, lint free cotton


cloth or paper towel.
Bead gauge
Digital thermometer with surface
probe to check heater plate
Pipe and covers
Baseboard
Pipe cutters
Air temperature thermometer
Indelible marker pen
Timer

Alat pembersih, kain katun atau


handuk kertas (tissue).
Alat ukur sambungan
Thermometer digital untuk memeriksa
suhu plat pemanas
Pipa dan penutupnya
Papan landasan
Pemotong pipa
Thermometer temperatur udara
Spidol putih
Alat pencatat waktu

JOINTING METHOD

METODE PENYAMBUNGAN

Pre-welding checks
Before commencing a welding operation
check that :

Pemeriksaan awal
Sebelum
dimulainya
pengelasan,
dilakukan pemeriksaan sebagai berikut :

There is sufficient fuel for the


generator to complete the joint and
that it is functioning correctly before
it is connected to the machine.
The trimming tool and hydraulic
pump are in working order.
The heater plate is clean and residues
from previous welds have been
removed.
A tent is available to provide shelter
during welding.

The machine is complete and


undamaged.
You know the correct welding
parameters for the machine and pipe
being welded.
The heater plate is at the correct
temperature. (Connect the heater
plate to the power supply and retain
for at least 20 minutes inside the
thermally insulated guard).

Adanya bahan bakar yang cukup di


generator dan dalam keadaan benarbenar berfungsi sebelum dihubungkan
ke mesin.
Perlengkapan mesin dan pompa
berfungsi dengan baik.
Plat pemanas dalam keadaan bersih
dan lakukan pembersihan apabila
sebelumnya sudah digunakan.
Siapkan tenda untuk memberikan
perlindungan
selama
pekerjaan
dilakukan.
Perlengkapan mesin harus lengkap dan
tidak rusak.
Anda harus mengetahui langkahlangkah penyambungan yang benar
dan pipa yang akan disambung.
Plat pemanas harus pada temperatur
yang benar (sambungkan plat pada
sumber listrik dan biarkan selama 20
menit pada kondisi temperatur yang
disarankan).

MANUAL
WELDING & INSTALLATION PROCEDURES
FOR THE PE100 PIPELINES
To remove dirt deposits the heater plate
may be washed, when cold, with
copious quantities of clean water at the
start of the jointing session. Only clean,
lint free materials must be used to clean
the plate. To remove grease and oily
films the plate maybe wiped with lint
free material dampened by a suitable
solvent. Eg. ISO PROPANOL.

Untuk membersihkan kotoran pada plat


pemanas bisa dicuci pada saat dingin
dengan sedikit air yang cukup sebelum
memulai
penyambungan.
Gunakan
bahan yang
bersih yang
tidak
meningggalkan
bekas.
Untuk
membersihkan kotoran lapisan minyak
atau pelumas harus menggunakan kain
dan bahan pembersih yang sesuai, seperti
ISO PROPANOL.

Check that the pipes and/or fittings


to be jointed are of the same size,
SDR and material.

Dummy welds
Even though washing may remove large
deposits of dirt, very fine particles of
dust may still remain on the heater plate.
To remove such dust it maybe necessary
to make a dummy joint at the start of
each jointing session, whenever the plate
has been allowed to cool below 180C,
or at change of pipe size.

Periksa dan pastikan bahwa pipa-pipa


dan atau fitting yang akan disambung
mempunyai ukuran diameter, SDR dan
bahan yang sama.

Sambungan percobaan
Meskipun pencucian plat pemanas dapat
menghilangkan kotoran yang tertinggal,
akan tetapi partikel kecil daripada debu
seringkali
masih
ada.
Untuk
membersihkannya diperlukan pembuatan
sambungan percobaan pada tiap sesi
penyambungan, dimana ketika temperatur
plat mulai menurun atau dibawah 180C,
atau pada saat adanya perubahan ukuran
pipa yang akan disambung.
Sambungan percobaan dapat dibuat
dengan menggunakan potongan pipa
dengan ukuran, SDR dan bahan yang
sama. Hal ini bukan untuk membuat
sambungan. Prosedur tersebut dapat

A dummy joint can be made using pipe


off cuts of the same size, SDR and
material as the pipe being installed. It is
not necessary to actually make a joint.
The procedure can be discontinued after
the full heat cycle.
3

MANUAL
WELDING & INSTALLATION PROCEDURES
FOR THE PE100 PIPELINES
dihentikan
tercapai.

setelah

proses

pemanasan

Welding Procedure
Place the pipes in the clamps with
the ends against the trimming tool
and with the pipe marking aligned.
Align and level the components
using the support rollers.
Tighten the pipe clamps to grip and
re-round the pipes.

Check that both surfaces are


completely planed. If they are not
then repeat the trimming process.

Prosedur Penyambungan
Tempatkan pipa pada penjepit (clamp)
dimana ujung pipa berhadapan dengan
plat pemotong dalam posisi lurus.
Luruskan dan ratakan posisi seluruh
komponen dengan roller.
Kencangkan penjepit (clamp) untuk
memegang dan membulatkan kembali
pipa.
Tutup ujung pipa yang terbuka untuk
mencegah pendinginan plat oleh
masuknya udara ke bagian dalam pipa.
Nyalakan alat pemotong dan geserkan
penjepit pipa secara perlahan sehingga
ujung
pipa
tepat
berhadapan
dengannya
sampai
terjadinya
pemotongan permukaan pipa yang
kontinyu.
Jaga agar alat pemotong tetap menyala
sementara penjepit (clamp) dibuka
untuk
menghindari
terjadinya
pemotongan permukaan yang tidak
rata.
Angkat alat pemotong perlahan dan
hindarkan bersinggungan dengan
permukaan pipa .
Bersihkan sisa potongan dari mesin
dan pipa.
Dilarang menyentuh permukaan
yang sudah dipersiapkan.

Cover the free ends of the pipes to


prevent cooling of the plate by
internal draughts.
Switch on the trimming tool close
the clamps slowly so that the pipe
ends are moved against the trimming
tool until continous shavings are cut
from each surface.
Keep the trimming tool turning
whilst opening the clamps to avoid
steps on the trimmed surfaces.
Remove the trimming tool taking
care not to touch the trimmed ends.
Remove loose shavings from the
machine and component ends.
Do not touch the prepared
surfaces.

MANUAL
WELDING & INSTALLATION PROCEDURES
FOR THE PE100 PIPELINES

Periksa bahwa kedua permukaan sudah


rata. Jika tidak, ulangi proses
pemotongan.

Close the clamps and check that


there is no visible gap between the
trimmed faces.
The maximum permitted outsider
diameter mismatch is :
- 1,0 mm for pipe sizes 90 mm to
315 mm.
- 2,0 mm for pipe sizes 316 mm to
800 mm.
If the mismatch is greater than these
values then the pipe must be realigned
and re-trimmed.

Open and then close the clamps and


note the drag pressure needed to
move the pipes together using the
hydraulic system.
Drag pressure is the minimum gauge
pressure required to overcome the
sliding frictional drag on the rams
due to operation of the machine and
the weight of the pipes/fittings being
jointed.
Note: the drag pressure (kPa) must
be assesed accurately prior to
making each fusion and must be
added to the basic ram pressure
values shown on the machine.
(When fully automatic machines are
used this operation will normally be
carried out automatically)
Remove the heater plate from its
protective cover. Check that it is
clean and up to temperature.

Dekatkan kedua pipa dan periksa tidak


adanya celah antara permukaan
potongan.
Maksimum selisih diameter yang
diijinkan adalah :
- 1,0 mm untuk pipa ukuran 90
mm s/d 315 mm.
- 2,0 mm untuk pipa ukuran 316
mm s/d 800 mm.
Jika ketidaksesuaian tersebut lebih
besar dari batas tadi maka pipa
harus diluruskan dan dipotong lagi.
Buka dan kemudian tutup clamp dan
perhatikan
tekanan
tarik
yang
dibutuhkan untuk menggerakkan pipa
bersama-sama secara hidrolik.
Tekanan tarik adalah ukuran tekanan
minimal yang dibutuhkan untuk
mengatasi gaya gesek akibat tarikan
kerja mesin dan berat pipa/fitting yang
sedang disambung.
Catatan: Tekanan tarik (kPa) harus
diperkirakan secara tepat sebelum
pembuatan sambungan dan harus
ditambahkan tekanan ram dasar yang
ditunjukkan pada mesin.
(Apabila yang digunakan mesin adalah
otomatis, maka pekerjaan ini akan
terlaksana secara otomatis)
Pindahkan lempengan pemanas dari
tempat pelindungnya. Periksa bahwa
plat tersebut bersih dan baik suhunya.

MANUAL
WELDING & INSTALLATION PROCEDURES
FOR THE PE100 PIPELINES

Place the heater plate in the machine


and close the clamps so that the
surfaces to be joined are touching the
plate. Using the hydraulic system
apply
the
pressure
previously
determined.
Maintain the applied pressure untill the
pipe begins to melt and a uniform bead
1 6 mm is formed on each end. Refer
to PE butt welding schedule for SNI
06-4829-2005 PE pipes.

After the initial bead up, the pressure


in the hydraulic system shall be
released so that the pressure gauge
registers between zero and the drag
pressure so as to control the bead
growth during the heat soak time.
Check that the pipe does not slip in the
clamps. The pipe ends must maintain
contact with the heater plates.

When the heat soak time is completed,


open the clamps and remove the heater
plate ensuring thet the plate does not
touch the melted surfaces.
Immediately close the clamps (with 8
to 10 second of removing the plate)
and bring the melted surfaces together
at the previously determined pressure.
Maintain the require pressure for the
minimum cooling time as indicated in
the table.
Tempatkan alat pemanas pada mesin
dan tutup klem supaya bagian
permukaan yang akan disambung
menyentuh
lempengan.
Gunakan
sistem hidrolik dengan menggunakan
tekanan yang ditentukan sebelumnya.
Jaga tekanan yang dipakai sampai pipa
mulai meleleh dan lelehannya merata 1
6 mm terbentuk tiap ujungnya. Lihat
tabel PE butt welding SNI 06-48292005 untuk pipa PE.

Setelah lelehan awal muncul, tekanan


pada sistem hidrolik harus dilepas
supaya pencatat tekanan tercatat nol
dan tekanan tarik sedemikian sampai
pertumbuhan lelehan terkontrol selama
waktu pemanasan. Periksa bahwa pipa
tidak bergeser posisinya di klem dan
ujung pipa harus terus di jaga agar
tetap kontak dengan plat pemanas.

MANUAL

WELDING & INSTALLATION PROCEDURES


FOR THE PE100 PIPELINES
Setelah pemanasan selesai, buka klem
dan pindahkan plat pemanas, pastikan
bahwa
plat
tidak
menyentuh
permukaan yang meleleh.
Segera tutup klem (dengan 8 10 detik
dari pemindahan plat) dan rekatkan
permukaan yang sudah meleleh
bersama pada tekanan yang sudah
ditentukan sebelumnya.
Jaga tekanan yang dibutuhkan untuk
waktu pendinginan minimal sampai
yang diindikasikan pada tabel.

Allow untrained personel to use


welding equipment.

Cut corners in any part of the welding


procedure.
Weld pipes of different material on
site.
Use a generator of inadequate
capacity.

After this time the assembly can be


removed from the machine but should
not be handled for a further period
equal to the above cooling time.

Examine the joint for cleanliness and


uniformity and check that the bead
which is within the specified limits.

BUTT FUSION PARAMETERS


These parameters shall be used as a guide
to the butt fusion of polyethylene pipe
using SNI 06-4829-2005 material as a
basis.

Aturan untuk butt fusion


JANGAN PERNAH
Berusaha untuk menyambung pipa
dengan SDR yang berbeda
Menyentuh ujung pipa yang sudah
dipotong atau diratakan.
Membiarkan sisa potongan di bagian
dalam pipa atau pada mesin pengelas.
Membiarkan peralatan menjadi basah
atau berdebu.
Menggunakan mesin-mesin yang tidak
direkomendasikan.
Memindahkan pipa sebelum cooling
time selesai.

The rules for butt-fusion


NEVER
Attempt to weld together pipes of
different SDR (walthickness)
Touch trimmed pipe ends.

Leave trimming swarf inside pipe or


on welding machine.
Allow equipment to get wet or dusty

Use non-approved machinery.

Remove a weld from the machine


before cooling time has elapsed.

Setelah itu pipa yang disambung dapat


dipindahkan dari mesin tetapi tidak
boleh dipindahkan untuk periode
berikutnya
sama
pada
waktu
pendinginan di atas.
Periksa sambungan untuk kebersihan
dan keseragamannya dan cek bahwa
lelehan sesuai dengan batasan yang
ditentukan.

MANUAL

WELDING & INSTALLATION PROCEDURES


FOR THE PE100 PIPELINES
Mengijinkan operator yang belum
ditraining
untuk
menggunakan
peralatan penyambungan.
Tidak mengikuti prosedur.
Menyambung pipa dari bahan yang
berbeda di lapangan.
Menggunakan sebuah generator yang
kapasitasnya tidak memadai.

PARAMETER BUTT FUSION


Parameter ini harus digunakan sebagai
pembimbing ke butt fusion dari pipa
polyethylene yang menggunakan SNI 064829-2005 sebagai bahan dasarnya.

The installation contractor should always


check the applicability of the parameters
to any given project.

MANUAL
WELDING & INSTALLATION PROCEDURES
FOR THE PE100 PIPELINES
Butt Fusion
Parameter
Heater plate
temperature
Pressure value :
Bead up
Approx. bead width
after bead up
Bead up time

Units

Value

Degrees 220 235


C
P1 kPa
175 25

Mm

0.5 + 0.1

Comments

Insert this in the


formula (note 6) and
add drag pressure
= wall thickness (see
note 4)
Varies with ambient
temp.

T1 Second

Approx.6

Pressure value :
Heat soak
Heat soak time
Max. changeover
time
Max. time to
achieve welding
pressure

P2 kPa

Drag only

T2 Second
T3 Second

15
3 + 0.01 D

T4 Second

3 + 0.03 D

Pressure value :
welding & cooling

P3 kPa

175 25

Welding & cooling


time :
1<15 mm
Welding & cooling
time :
1>15 mm
Min. bead width
after cooling
Max. bead width
after cooling

T5 Minute

10 + 0.5

D = pipe diameter (see


note 5)
Pressure should be
increased smoothly
using most of the time
allowed to reach weld
pressure.
Insert this value in the
formula (note 6) and
add drag pressure.
Time in clamps

T5 Minute

1.5

Time in clamps

Mm

3 + 0.5

Typical (see note 2)

Mm

5 + 0.7

Typical (see note 2)

Kontraktor
yang
melakukan
penyambungan harus selalu memeriksa
kemungkinan
penerapannya
dari
parameter yang ada untuk setiap proyek
yang diberikan.

MANUAL
WELDING & INSTALLATION PROCEDURES
FOR THE PE100 PIPELINES
Pipe annulus area x pressure value
Hyd.cylinder area
Where pipe annulus area = (D - )

Machine pressure
P1

Drag
Pressure

P2
Not to scale

T1

T2

T3
Time

Notes :
1. These parameters apply to the butt
fusion of PE80 or PE100 polyethylene
materials as specified in SNI 06-48292005.
2. These parameters may also apply to
the butt fusion of PE80 to PE100.This
may result in slightly different bead
formation without reducing weld
quality.
3. Only pipes and fittings of the same
diameter and wallthickness should be
butt fused together.

T4

T5

Catatan :
1. Parameter ini digunakan untuk butt
fusion bahan polyethylene PE80 atau
PE100 seperti yang dispesifikasikan
dalam SNI 06-4829-2005.
2. Parameter ini bisa juga digunakan
untuk butt fusion dari PE80 ke PE100.
Ini mungkin menghasilkan sedikit
perbedaan bentuk lelehan tanpa
mengurangi kualitas pengelasan.
3. Hanya pipa-pipa dan fitting-fitting
yang mempunyai diameter dan
ketebalan yang sama yang boleh dibutt
fusion bersama.
4. = rata-rata ketebalan dinding pipa
dihitung dari SNI 06-4829-2005
min/max pembulatan ke mm terdekat.

4. = mean pipe wallthickness calculated


from SNI 06-4829-2005 min/max
values, rounded to the nearest mm.
5. D = mean pipe outside diameter
calculated from SNI 06-4829-2005
min/max values, rounded to the nearest
mm.
6. Pressure calculation formula :

10

MANUAL
WELDING & INSTALLATION PROCEDURES
FOR THE PE100 PIPELINES
5. D = rata-rata diameter luar pipa
Typical butt fusion requirements
dihitung dari SNI 06-4829-2005
PE pipes to SNI 06-4829-2005
min/max, pembulatan ke mm terdekat.

6. Rumus perhitungan tekanan :


Luas anulus pipa x nilai tekanan
Hidrolik bag. Cilinder
Dimana luas anulus pipa = (D - )

7. Untuk suhu sekitar >25C, waktu


pendinginan harus ditambah dengan 1
menit perC setelah 25C ke atas.

7. For ambient temperature >25C,


Wallthick Bead up
Bead up Heat soak
(mm)
Width
Time
Time
(mm)
T1 (sec) T1 (sec)

2
4
6
8
10
12
15
20
25
30
35
40
45
50
55

1
1
1
1
2
2
2
3
3
4
4
5
5
6
6

12
24
36
48
60
72
90
120
150
180
210
240
270
300
330

30
60
90
120
150
180
225
300
375
450
525
600
675
750
825

Max
Max time Weld and Final bead width
Change
Achieve Cooling
(mm)
Overtime
Weld
Min.
T3
Press
T5*
(sec)
T4 (sec)
min
max
Calculate on pipe
diameter

PE100 pipe specific to FREEPORT Project


Dia. 630 Pn 6.3 SDR 26 enclosed on this below
25
3
150
375
10
cooling time must be increased by 1
minute perC above 25C.

11

22

11
12
13
14
15
16
17
30
38
45
53
60
68
75
83

4
5
6
7
8
9
10
13
16
18
20
23
25
28
30

7
8
9
11
12
14
16
20
24
27
31
35
38
43
47

38

16

24